Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
    2345 research outputs found

    Redesain Interior Perpustakaan Bung Karno Berkonsep Edutourism dan Penguatan Identitas Tokoh

    Full text link
    Perjalanan sejarah menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah telah menciptakan banyak hal untuk mengenang sejarah, salah satunya adalah Perpustakaan Nasional Proklamator Bung Karno. Perpustakaan Bung Karno mempunyai koleksi yang beragam, tetapi banyak pengunjung yang hanya fokus mengunjungi museum dibanding masuk ke perpustakaan. Ketimpangan ini disebabkan oleh kurangnya branding dan informasi mengenai perpustakaan Bung Karno. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu perancangan desain interior yang menghasilkan pengalaman menyenangkan melalui konsep Edutourism yang menggabungkan konsep edukasi dan wisata dalam memberikan pengalaman baru mendalami tokoh Soekarno. Metode perancangan design thingking digunakan untuk mendapatkan hasil desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Pembelajaran yang berpariwisata diharapkan dapat menarik minat pemustaka untuk mengunjungi koleksi khusus Bung Karno, penguatan interior pada perpustakaan penting dilakukan untuk sarana branding dan penguatan kesadaran menegenai tokoh dalam mengenang jasa dan penghormatan

    Bioaugmentasi Bacillus cereus WN4 sebagai Penyedia Nitrat pada Media Tanam Sawi Daging (Brassica rapa L.)

    Full text link
    Kesuburan tanah sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, hal ini dikarenakan kandungan nutrisi pada tanah yang mampu membuat tanaman tumbuh dengan baik. Nitrogen diserap oleh akar tanaman dalam bentuk nitrat dan amonium, nitrat sendiri merupakan ion yang digunakan tanaman untuk proses pertumbuhannya. Metode perbaikan kualitas tanah secara biologis dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme. Bioaugmentasi dengan menambahkan kultur cair berisi mikroorganisme eksogenus pada media tanam dapat meningkatkan populasi mikroorganisme yang telah ada pada media tanam sehingga dapat memperbaiki kualitas tanah, salah satunya dengan meningkatkan kadar nitrat pada tanah. Berdasarkan hasil uji kualitatif, isolat Bacillus cereus WN4 memiliki kemampuan dalam menyediakan nitrat tersedia. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan uji kadar nitrat menggunakan metode brusin asam sulfanilat dan pengukuran parameter yang meliputi jumlah daun, tinggi tanaman, dan berat basah tanaman. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode statistik yaitu Analysis of Variance aplikasi SPSS dan dilanjutkan dengan uji lanjut Tukey taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bioaugmentasi Bacillus cereus WN4 berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi nitrat tersedia pada media tanam sawi daging (Brassica rapa L.) dengan kadar nitrat tertinggi ada pada perlakuan T2B3 dengan nitrat tersedia sebesar 19,79 ppm. Selain itu, aplikasi bioaugmentasi Bacillus cereus WN4 pada media tanam Brassica rapa L. berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman dengan hasil tertinggi ada pada perlakuan T2B1 dengan rata-rata tinggi tanaman 22,33 cm, jumlah daun sebanyak 11,33, dan berat basah sebesar 5,31 gram

    Analisis Pasar Produk LED Special Lighting untuk Budidaya Spirulina

    Full text link
    Spirulina berkualitas tinggi memiliki nilai ekonomi yang signifikan sehingga pengontrolan cahaya dalam budidaya spirulina menjadi salah satu hal yang dikembangkan saat ini. Dengan kemajuan teknologi, produk pencahayaan LED dibuat khusus untuk mendukung budidaya mikroalga spirulina. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peluang bisnis LED special lighting dan faktor yang mempengaruhi niat konsumen menggunakan produk LED dalam budidaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model UTAUT-3 sebagai kerangka penelitian. Hasil penelitian menunjukkan LED special lighting berpotensi pasar lebih dari satu juta unit pada 2024, diposisikan sebagai produk ekonomis dan dalam negeri dengan model bisnis B2B dan B2C. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaturan cahaya, water resistant, hemat listrik, serta layanan purna jual yang baik adalah faktor-faktor yang mendorong pembudidaya untuk menggunakan LED

    Taksiran Distribusi Frekuensi Poisson-Tweedie Loss Frequency dalam Memodelkan Kerugian Agregat Menggunakan Panjer Recursion untuk Menentukan Risk Premium

    Full text link
    Kerugian agregat merupakan total kerugian yang dialami oleh perusahaan asuransi pada periode waktu tertentu. Kerugia ini berasal dari klaim yang diajukan oleh para pemegang polis. Perhitungan kerugian agregat dimodelkan dari frekuensi dan severity klaim. Dalam memodelkan frekuensi klaim dari data, dilakukan dengan melihat nilai AIC dengan membandingkan distribusi Poisson, Negatif Binomial, Geometri, dan Poisson-Tweedie Loss Frequency. Sedangkan untuk distribusi severity dilihat melalui uji Anderson-Darling. Distribusi frekuensi dan severity tersebut digunakan dalam memodelkan kerugian agregat. Kemudian, dilakukan perhitungan risk premium menggunakan model kerugian agregat menggunakan metode Panjer Recursion. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah data klaim asuransi kecelakaan PT Jasa Raharja (Persero) KPJR Mojokerto tahun 2021-2022. Data tersebut kemudian dikelompokkan sesuai dengan periode yang digunakan dalam penelitian yaitu harian, mingguan, dan bulanan. Berdasarkan pada analisis periode yang digunakan, periode data yang paling baik dalam pemodelan yaitu data klaim bulanan. Pendekatan distribusi frekuensi menggunakan Poisson-Tweedie Loss Frequency dilakukan menggunakan data frekuensi klaim bulanan dan memiliki nilai AIC yang paling kecil jika dibandingkan dengan distribusi Poisson, Negatif Binomial, dan Geometri. Estimasi parameter yang dihasilkan yaitu a ̂=2,14286, b ̂=6,42408×〖10〗^3, dan c ̂=1,04907. Sedangkan distribusi yang paling baik dalam memodelkan severity klaim yaitu distribusi Lognormal dengan parameter μ=22,147689 dan σ=0,23259. Dari kedua distribusi ini kemudian dibentuk model kerugian agregat yang menghasilkan nilai risk premium. Nilai risk premium akan bertambah seiring dengan bertambahnya nilai loading factor

    Perbandingan Volatilitas Saham dengan Menggunakan Metode EWMA, GARCH, dan EGARCH dalam Pembentukan Portofolio Optimal

    Full text link
    Sebagai seorang investor tentunya mengharapkan keuntungan dalam berinvestasi. Salah satu investasi yang banyak digunakan oleh investor yaitu saham. Berinvestasi saham dapat menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi namun juga membawa risiko yang besar (high risk high return). Hal tersebut karena saham bersifat fluktuatif, artinya harga saham bisa naik dan bisa juga turun. Pergerakan harga saham dapat diukur dengan mencari nilai volatilitas harga saham. Saham yang digunakan dalam penelitian ini yaitu indeks LQ45 periode 4 Februari 2020 - 27 Januari 2023, yaitu sebanyak 30 saham. Dalam mencari nilai volatilitas dapat menggunakan metode Exponentially Weighted Moving Average (EWMA) dan metode Generalized Conditional Heteroskedasticity (GARCH). Pada penelitian ini, jika nilai volatilitas memberikan efek asimetris, maka akan digunakan model GARCH asimetris yaitu model Exponential GARCH (EGARCH). Selain mengukur pergerakan harga saham, investor perlu melakukan optimalisasi portofolio. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko serta mendapatkan return yang optimal. Pembentukan portofolio optimal dilakukan dengan membentuk matriks variance-covariance dan dipilih berdasarkan slope Capital Allocation Line (CAL) tertinggi. Selanjutnya, akan dilakukan analisis value at risk menggunakan Mean Variance Efficient Portofolio (MVEP) dan terakhir akan dilakukan evaluasi kinerja portofolio dari portofolio optimal yang terbentuk. Evaluasi kinerja portofolio pada penelitian ini menggunakan tiga indeks, yaitu indeks sharpe, indeks treynor, dan juga indeks jensen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risk dan return lebih baik dengan metode EWMA dengan nilai expected return portofolio sebesar 0,000653755. Kinerja portofolio optimal yang terbentuk dengan metode EWMA lebih baik dibandingkan dengan metode GARCH dan EGARCH dengan nilai indeks sharpe sebesar 0,013673512, indeks treynor sebesar 0,000573522, dan indeks jensen sebesar 0,000380382. Risiko pasar portofolio optimal yang terbentuk lebih baik menggunakan metode GARCH dengan nilai sebesar Rp26.905.896

    Peramalan Jumlah Kasus Kredit Bermasalah di Koperasi XYZ Kota Tebing Tinggi dengan Menggunakan Poisson Generalized Autoregressive Moving Average (GARMA)

    Full text link
    Kredit bermasalah merupakan suatu kondisi dimana terjadinya cidera janji dalam repayment kredit yang mengakibatkan adanya tunggakan atau potensi kerugian sehingga memungkinkan timbulnya risiko pada usaha kreditur di kemudian hari. Berdasarkan publikasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah kredit bermasalah di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dan mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah kasus kredit bermasalah koperasi di Kota Tebing Tinggi. Berdasarkan hal ini perlu dilakukan peramalan pada data jumlah kasus kredit bermasalah koperasi di Kota Tebing Tinggi. Data jumlah kasus kredit bermasalah merupakan data count. Salah satu model peramalan yang umum digunakan yaitu Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA), namun metode ini tidak selalu tepat digunakan untuk data count. Generalized Linear Model (GLM) merupakan solusi yang digunakan untuk menganalisis data count. Penelitian terus dilakukan dan menghasilkan pengembangan model peramalan yaitu Generalized Autoregressive Moving Average (GARMA) untuk data yang mengikuti distribusi non–Gaussian seperti distribusi Poisson. Dalam mengestimasi parameter model Poisson GARMA digunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) dengan pendekatan optimasi Iteratively Reweighted Least Square (IRLS). Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah model Poisson GARMA (1,2) merupakan model terbaik untuk data tersebut dengan pemilihan model terbaik berdasarkan nilai RMSE dan MAPE terkecil. Nilai RMSE Poisson GARMA (1,2) sebesar 26,17369640 dan MAPE sebesar 16%. Poisson GARMA (1,2) diimplementasikan pada data jumlah kasus kredit bermasalah koperasi di Kota Tebing Tinggi dan didapatkan hasil peramalan pada tahun 2023 cenderung mengalami penurunan jumlah kasus dari bulan Januari – April 2023 dan peningkatan jumlah kasus dari bulan April – Desember 2023

    Analisis Curah Hujan di Kota Surabaya dengan Pendekatan Regresi Spasial Data Panel

    Full text link
    Curah hujan adalah tinggi rendahnya air yang terkumpul di tempat yang datar, tidak meresap, dan tidak mengalir. Pada wilayah tropis, curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang paling tinggi keragamannya dengan karakteristik curah hujan di berbagai daerah yang berbeda. Perbedaan tersebut salah satunya terjadi di Kota Surabaya dengan berbagai risiko yang timbul akibat diguyur hujan lebat di berbagai daerah. Berbagai upaya texrus dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai curah hujan yang lebih baik dan akurat terutama di Kota Surabaya, salah satunya adalah menggunakan metode regresi untuk melihat pengaruh maupun hubungan tertentu. Hubungan atau pengaruh yang bergantung dengan curah hujan dapat memuat banyak faktor tambahan seperti perbedaan curah hujan pada tiap wilayah, pengaruh hubungan antar wilayah, serta pengaruh musim (waktu) sehingga pendekatan regresi yang sesuai untuk mancakup pengaruh tersebut yaitu regresi spasial data panel. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data bulanan curah hujan Kota Surabaya per Kecamatan dari salah satu stasiun meteorologi di Surabaya dengan periode waktu dari Januari 2019 hingga Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor curah hujan di Kota Surabaya berpengaruh secara spasial. Pada regresi spasial data panel ini digunakan pembobot queen contiguity dan menghasilkan model spasial data panel berupa Spatial Error Model (SEM) dengan nilai AIC sebesar 1231. Tekanan Udara, Temperatur, Kecepatan Rata-Rata Angin, dan Banyak Hari Hujan merupakan faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap curah hujan di Kota Surabaya dan dapat menjelaskan curah hujan di Kota Surabaya sebesar 90,888% sedangkan 9,112% lainnya dijelaskan oleh variabel lain

    Pengembangan Permainan untuk Sarana Belajar sebagai Terapi Motorik Halus pada Anak Penyandang Autism (ASD) dengan Menggunakan Kayu Olahan

    Full text link
    Autism (ASD) adalah gangguan perkembangan yang meliputi sistem motorik, interaksi sosial, gangguan pada komunikasi dan keterbatasan minat serta kemampuan imajinasi pada anak. Perkembangan motorik yang terlambat pada anak dapat mempengaruhi kualitas dari pembelajaran dan kegiatan sehari-hari yang membuat anak mengalami gangguan dalam menerima, memproses, menganalisis atau untuk menyimpan informasi. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan perkembangan dari keterlambatan motorik halus dengan melakukan terapi. Terapi yang dapat digunakan untuk menunjang perkembangan motorik halus adalah terapi okupasi dengan tujuan untuk membantu mencari cara agar anak-anak yang memiliki gangguan pada perkembangan motorik halus mampu memperbaiki kekuatan, koordinasi, dan keterampilannya. Tujuan dari perancanganyan ini adalah menghasilkan mainan edukatif yang dapat menunjang perkembangan keterampilan tersebut dengan menyesesuaikan dari kebutuhan anak penyandang autism (ASD). Dengan mengumpulkan data dari interview, shadowing, kuisioner dan usability tes pada terapis, pembimbing atau orang tua untuk mengoptimalkan kebutuhan dari perancangan mainan edukatif. Hasil dari penelitian ini berupa produk 1 set mainan edukasi dengan 4 macam keterampilan, diantaranya lacing toy, tracing, menusuk gambar dan puzzle grip. Keutamaan pada keterampilan lacing toys yang memiliki fitur sensor elektronika penghasil suara pada kegiatan meronce sebagai koordinasi mata dan tangan pada anak penyandang autism (ASD)

    Average Linkage-based Agglomerative Hierarchical Clustering terhadap Indikator Pembangunan Ekonomi Jawa Timur 2022

    Full text link
    Keberhasilan suatu daerah atau pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sering kali diukur melalui aspek ekonomi, terutama dengan memastikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang melebihi pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Average Linkage-based Agglomerative Hierarchical Clustering dalam analisis klaster indeks pembangunan ekonomi Jawa Timur tahun 2022. Clustering merupakan teknik analisis data yang digunakan untuk mengelompokkan unit-unit data yang sejenis ke dalam kelompok atau cluster berdasarkan kesamaan karakteristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cluster terbaik adalah metode average linkage dengan nilai cophenetic correlation sebesar 0.8953498. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan antar wilayah di Jawa Timur berdasarkan indeks pembangunan ekonominya. data seluruh variabel yaitu X1 (PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2022 menurut kabupaten/kota pada tahun 2022 dalam Triliun Rupiah), X2 (Indeks Pembangunan Manusia), X3 (Tingkat Pengangguran Terbuka), X4 (Tingkat Angkatan Kerja), dan X5 (Tingkat Kemiskinan). Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan Average Linkage menghasilkan tiga klaster yang berbeda yang menggambarkan karakteristik ekonomi yang berbeda di Jawa Timur. Hasil klaster menunjukkan 7 kabupaten/kota berada pada klaster pertama, 4 kabupaten/kota berada pada klaster kedua, dan 27 kabupaten/kota berada pada klaster ketiga

    Penerapan Arsitektur Sensoro untuk Menciptakan Ruang Transisi Bagi Anak Autis

    Full text link
    Penderita autisme memiliki beberapa gejala, yang pertama adalah violation of social relationships. Penderita ASD tidak memiliki keterikatan secara sosial dan emosional kepada orang lain, dan biasanya memiliki mimik wajah dan gesture yang tidak bisa dikontrol. Yang kedua adalah Speech and language disorders. Mereka tidak bisa berbicara dengan jelas, dan sering kali menyuarakan dengan lantang apa yang ada di dalam kepalanya. Yang terakhir adalah a stereotyped, repetitive repertoire of actions and interests. Penderita ASD seringkali berperilaku tidak normal yang dilakukan secara berulang-ulang. Mereka juga memiliki ketertarikan yang tidak biasa pada hal-hal yang menarik bagi indra sensory. Tujuan dari Objek rancangan ini adalah untuk melatih kemandirian anak autis, dan bagaimana arsitektur berkontribusi dalam proses sensory integration therapy. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah pendekatan sensory, untuk merespon permasalahan sensory yang mereka miliki. Pendekatan digunakan untuk mengeksplorasi karakter-karakter dan preferensi yang dimiliki oleh anak autis, dan perbedaan jenis hypersensitive dan hyposensitive pada anak autis. Selain itu, pendekatan juga digunakan untuk mengeksplorasi kebutuhan sensori anak autis dalam proses Terapi. Objek rancang ini berfokus pada jalur sirkulasi bagi anak autis agar mereka bisa berlatih bersirkulasi secara mandiri, dan melatih kemampuan sensori mereka melalui stimulasi-stimulasi disekitar bangunan

    2,187

    full texts

    2,345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Seni ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇