Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
2345 research outputs found
Sort by
Pengendalian Kualitas Statistika Pupuk Urea PT Petrokimia Gresik Menggunakan Diagram Kendali MEWMV dan MSEWMA Berbasis Multiouput Least Square Support Vector Regression (MLS-SVR)”
Pupuk merupakan bahan penting untuk meningkatkan kualitas pertanian di Indonesia. PT Petrokimia Gresik merupakan perusahaan yang memiliki pabrik pupuk terlengkap di Indonesia. Salah satu jenis pupuk bersubsidi yang diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik yaitu pupuk urea. Terdapat tiga kandungan dalam pupuk urea yaitu Nitrogen (N), Biuret, dan Air (H_2 O). Semua kandungan yang terdapat di pupuk urea harus terkandung sesuai dengan kadar yang telah ditetapkan, agar manfaat dari pupuk tersebut didapatkan secara maksimal. Oleh karena itu, akan dilakukan pengendalian kualitas statistika pada pupuk urea menggunakan diagram Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV) dan Multivariate Sign Exponentially Weighted Moving Average (MSEWMA) berbasis residual Multioutput Least Square Support Vector Regression (MLS-SVR). Pemodelan dilakukan untuk mengatasi adanya autokolerasi pada data. Fungsi kernel yang digunakan pada MLS-SVR yaitu menggunakan Radial Basis Function (RBF) dan metode grid search untuk memilih hyperparameter γ^', γ^'', dan σ yang optimal. Pada penelitian ini hyperparameter yang terpilih yaitu γ^'=2^(-5), γ^''=2^(-7), dan σ=2^0 dengan nilai MSE sebesar 0,0013. Nilai residual dari pemodelan MLS-SVR akan digunakan dalam pembuatan diagram kendali MEWMV dan MEWMA untuk fase I dan MEWMV, MEWMA dan MSEWMA untuk fase II. Pada fase I, didapatkan pengamtan yang out of control baik dalam variabilitas maupun rata-rata proses sehingga belum terkendali secara statistik. Pada fase II, dengan menggunakan pembobot optimal yang didapatkan dari fase I, mendapatkan hasil bahwa masih terdapat pengamtan yang out of control dalam variabilitas sebanyak 6 pengamatan dan dalam rata-rata proses sebanyak 5 dan 4 pengamatan sehingga belum terkendali secara statistik yang diduga disebabkan oleh variabel nitrogen dan air. Hasil kapabilitas proses menujukkan bahwa proses produksi pupuk telah kapabel secara multivariat
Kajian Penerapan Konsep Ecotourism pada Desain Interior Terminal Internasional Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali Guna Mendukung Peningkatan Branding Pariwisata
Bali menjadi salah satu tujuan wisata utama di Indonesia. Pulau ini memiliki banyak faktor penarik pengunjung, terutama pada aspek ekowisata. Citra pariwisata yang memiliki jumlah peminat tinggi sebab kekayaan alam, budaya dan nilai estetika yang menjadi kekhasan pada daerahnya. Sektor pariwisata mempunyai peranan penting dalam usaha mencapai sasaran pembangunan. Dalam mendukung penyelenggaraan pariwisata tersebut, perlu mempertahankan ketertarikan wisatawan. Sebagai gerbang awal sebelum memasuki Pulau Bali, Bandar Udara Terminal Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi cerminan karakter, kekayaan budaya dan identitas Bali sebagai branding pariwisata daerah untuk meningkatkan minat wisatawan. Konsep ekowisata dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan branding. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji desain interior bandar udara yang menerapkan konsep pemasaran pariwisata dan menghadirkan pengalaman penumpang melalui budaya Bali dan ecotourism dalam bandar udara. Berdasarkan konsep tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemasaran dan branding pariwisata “Ecotourism” dengan ruang interaktif menggunakan metode media informasi industri pariwisata. Penelitian menggunakan metode design thinking melalui tahap empathize, define, ideate, prototype, dan kemudian pengembangan desain yang divalidasi dengan test evaluation menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) melalui kuesioner. Dari penelitian dihasilkan perancangan pada area Arrival Hall. Konsep ecotourism diaplikasikan melalui pola geometris Subak, cerminan motif tersebut diwujudkan melalui dinding, lantai, dan plafon sebagai elemen estetis. Konsep tersebut ditampilkan dengan pemakaian warna yang hangat bernuansa alam serta material yang heavy duty. Untuk mendapatkan informasi terkait pariwisata, disediakan kiosk sebagai penunjang media informasi bagi para penumpang. Hasil pada validasi desain CSI yang diajukan telah memenuhi variabel pernyataan yang disajikan dengan perhitungan skor sebesar 48,25 poin dari maksimum skor 50 poin. Melalui analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa rancangan telah menerapkan konsep ecotourism sesuai dengan nilai variabel yang diekspresikan dalam bandar udara
Peran BUMDes Lontar Sewu dalam Pembangunan dan Pengembangan Potensi Lokal Desa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik
Pembangunan pada desa menjadi fokus utama pada sistem pemerintahan terutama berkaitan dengan bagaimana desa mampu mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki dan memberikan dampak ekonomi yang lebih bermakna bagi warga desa. Pemerintah Desa Hendrosari membentuk suatu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan bekerjasama untuk mengoptimalkan potensi -potensi lokal yang ada di Desa Hendrosari melalui beberapa unit usaha yang dikelola oleh BUMDes Lontar Sewu. Penelitian ini dilakukan di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik dengan menggali informasi terkait peran BUMDes Lontar Sewu dalam pembangunan dan pengembangan potensi lokal Desa Hendrosari. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif, dengan jenis studi kasus. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Instrumen penelitian ini terdiri dari pedoman wawancara, catatan lapangan, dan perekam audio/visual. Pengelolaan data melalui analisis data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dan penyimpulan data. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan BUMDes Lontar Sewu terkait perencanaan, pengorganisasian, kepegawaian, pemotivasian, pengawasan berjalan dengan baik dan berkelanjutan karena adanya keterlibatan masyarakat. Peran BUMDes Lontar Sewu dalam melakukan pembangunan dan pengembangan potensi lokal Desa Hendrosari melalui unit-unit usaha antara lain berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pendapatan kas desa, dan kebersihan lingkungan. Faktor pendukung pengembangan potensi lokal yaitu adanya kerjasama yang baik dari berbagai pihak, sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya kreatifitas masyarakat dalam pengembangan produk usaha. Kata kunci : BUMDes, Peran BUMDes, Pembangunan dan Pengembangan Potensi loka
Evaluasi Kualitas Layanan Perguruan Tinggi Menggunakan Metode HEISQUAL (Studi pada Mahasiswa Program S1 dan D4 Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Perguruan tinggi semakin mengalami perubahan akibat globalisasi. Dalam menghadapi persaingan, Perguruan Tinggi perlu mengadopsi pendekatan customer-oriented dengan mengetahui bagaimana pelanggan mempersepsikan kualitas dan kepuasan. Dalam konteks Perguruan Tinggi, mahasiswa sebagai penentu utama keberhasilan layanan. Kepuasan mahasiswa dalam hal layanan pendidikan merupakan hal yang sangat abstrak dan hasilnya dapat sangat bervariasi, tergantung pada persepsi individu. Untuk mengukur dan meningkatkan kualitas pelayanan perlu dilakukan evaluasi yang valid dan andal. Sehingga, penelitian ini mengevaluasi kualitas layanan perguruan tinggi studi pada program S1 dan D4 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kualitas layanan ITS, memberikan rekomendasi perbaikan yang bisa diberikan untuk meningkatkan kualitas layanan ITS. Penelitian ini menggunakan metode HEISQUAL yang instrumennya secara komperehensif digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan secara khusus di Perguruan Tinggi dengan mempertimbangkan aspek operasional maupun teknis dari sudut pandang mahasiswa. Peneliti menggunakan metode analisis Importance-Performance Analysis (IPA). Pengumpulan data dilakukan dengan media kuesioner fisik dan online dengan jumlah responden terkumpul sebanyak 726. Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan screening data dan uji outlier dan didapatkan 449 data yang diolah ke tahap analisis. Selanjutnya dilakuan analisis deskriptif, dan IPA. Berdasarkan analisis IPA terdapat 14 indikator yang masuk ke kuadran I yani dengan tingkat kepentingan yang tinggi dan penilaian yang rendah
Monitoring Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Berdasarkan Rating Pasien di Google Maps Menggunakan Diagram Kendali p
Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dimana setiap rumah sakit diharuskan untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Setiap pasien yang telah menerima pelayanan dapat memberikan opininya melalui kolom komentar Google Maps yang dapat menggambarkan kualitas dari jasa layanan di rumah sakit. Data komentar tersebut dilabeli berdasarkan nilai rating yang diberikan pasien Selanjutnya, hasil pelabelan ini digunakan untuk memonitor kualitas pelayanan menggunakan Statistical Process Control (SPC) dimana ulasan negatif menunjukkan pelayanan yang cacat. Tools SPC yang cocok digunakan adalah diagram kendali p. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ulasan dari 1 Januari 2016 hingga 26 Desember 2023. Dari hasil pelabelan, diketahui bahwa sebanyak 68,01% ulasan dikategorikan sebagai kelas sentimen positif, 30,58% ulasan dikategorikan sebagai kelas sentimen negatif dan 1,41% ulasan dikategorikan sebagai kelas sentimen netral. Hasil monitoring menggunakan data rating memperlihatkan bahwa masih terdapat beberapa pengamatan yang belum terkendali secara statistik yang berarti pihak rumah sakit masih perlu melakukan evaluasi dan peningkatan kinerja pelayanan yang ada
Analisis Pola Persebaran Pelanggan Telat Bayar Listrik Menggunakan Spatial Poisson Point Process
Saat ini, permintaan energi listrik semakin meningkat dari hari ke hari, sementara sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi ini semakin sedikit. Oleh karena itu, penggunaan listrik harus diperhatikan dengan seksama. PT. Pe-rusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) merupakan perusa-haan penyedia jasa kelistrikan terbesar di Indonesia yang men-yediakan dua jenis layanan listrik, yaitu listrik prabayar dan pasca bayar. Pelanggan listrik pasca bayar perlu membayar tagihan listrik sesuai pemakaiannya di setiap akhir bulan kare-na pelanggan PLN telah diberikan hak untuk menggunakan aliran listrik di tempat tinggal mereka. Namun, masih banyak pelanggan PLN yang mengabaikan proses pembayaran tarif listrik tersebut. Salah satu metode yang cocok untuk melihat karakteristik pelanggan telat bayar listrik adalah dengan Spatial Poisson Process. Metode tersebut digunakan karena data lokasi pelanggan merupakan jenis data spatial point pattern, di mana jenis data tersebut dapat dianalisis dengan pendekatan Point Process. Model terbaik didapatkan dari model masing-masing kecamatan dengan AIC terendah, yaitu -299.012,122 dan jumlah pelanggan telat bayar listrik pada sebagian besar kecamatan secara signifikan dipengaruhi karakteristik daerah yang berbeda-beda, seperti jumlah keluarga pengguna listrik, jumlah koperasi aktif, dan proporsi pelanggan sukses bayar di bulan ke-6
Prediksi Financial Distress pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Indonesia dengan Pendekatan Deep Learning (DL)
Selama beberapa dekade, isu mengenai financial di-stress telah menjadi fokus kajian mendalam di bidang keuangan perusahaan. Dampaknya yang signifikan terhadap kelangsung-an hidup bisnis, serta keputusan investor dan kreditur ekster-nal, menjadikan pemahaman dan prediksi financial distress sa-ngat penting. Pentingnya memprediksi financial distress perusa-haan dengan akurat, terutama di sektor pertambangan, men-jadi krusial mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagaimana sektor pertam-bangan dan penggalian memberikan kontribusi sebesar 12,22% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2022. Me-mastikan prediksi yang tepat terkait financial distress menjadi kunci dalam memitigasi risiko dan menjaga stabilitas sektor ini. Dengan mengintegrasikan metode deep learning, yaitu Artificial Neural Network (ANN), khususnya One-Dimensional Convolu-tional Neural Network (1D-CNN). Dalam penelitian ini, diguna-kan variabel prediktor berupa 11 rasio keuangan dan 1 variabel respon berupa klasifikasi biner melalui pendekatan nilai indeks Interest Coverage Ratio (ICR). Data dibagi menjadi 80% untuk training dan 20% untuk testing dengan Stratified 10-fold Cross Validation. Dengan tujuan untuk mendapatkan model dengan akurasi terbaik sebagai early warning perusahaan, model terba-ik yang diperoleh dalam penelitian ini adalah model dengan ker-nel size 3, learning rate α 0,0001, dan regularization L2 pada 3 layer terpilih dengan nilai akurasi sebesar 92,31%
Implementasi CSR Zero Waste dan Ekonomi Berkelanjutan PT. Pertamina Patra Niaga JATIMBALINUS di Desa Kalanganyar Sidoarjo
Perkembangan global menuntut perusahaan untuk meningkatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan mereka. Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi solusi untuk mencapai keberlanjutan dan kesejahteraan sosial melalui integrasi kepedulian sosial dan lingkungan dalam aktivitas bisnis. PT Pertamina Patra Niaga JATIMBALINUS, sebagai bagian dari grup Pertamina, meluncurkan Program CSR KUCARI (Kampung Cabut Duri) Zero Waste di Desa Kalanganyar, Sidoarjo, untuk menangani masalah lingkungan dan ekonomi yang disebabkan oleh aktivitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pencabut duri ikan bandeng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengevaluasi dampak program CSR KUCARI terhadap lingkungan dan ekonomi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini efektif dalam mengurangi masalah lingkungan seperti penumpukan limbah padat dan pencemaran air, serta meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat dengan menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan, dan keterampilan. Inovasi utama dari program ini termasuk pengolahan limbah padat menjadi produk bernilai (kerupuk sisik ikan dan stik tulang) dan pengolahan limbah cair menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Implementasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga berkontribusi pada perbaikan kualitas air dan pengurangan bau tidak sedap. Meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakmerataan distribusi pemasok dan keterbatasan lahan, program ini berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung prinsip keberlanjutan. Program CSR KUCARI PT Pertamina Patra Niaga JATIMBALINUS menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap lingkungan dan ekonomi masyarakat RT 17 Desa Kalanganyar, mencerminkan keberhasilan dalam mengintegrasikan tanggung jawab sosial perusahaan dengan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
Dampak CSR PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Surabaya terhadap Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Kelurahan Jambangan
Dalam konteks persaingan global yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk tidak hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pada kontribusi sosial dan lingkungan. PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Surabaya, sebagai bagian dari industri energi vital, menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang efektif di Kelurahan Jambangan, Surabaya. Meskipun Kelurahan Jambangan memiliki potensi besar untuk pengembangan sosial dan ekonomi, daerah ini masih menghadapi tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, dan kerusakan lingkungan. Dengan mengevaluasi persepsi masyarakat, efektivitas implementasi, dan dampak program CSR, penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi untuk pengembangan program CSR yang lebih berkelanjutan dan efektif. Penelitian ini juga mempertimbangkan temuan dari studi-studi sebelumnya yang menyoroti pentingnya komunikasi, keterlibatan masyarakat, dan evaluasi berkelanjutan dalam implementasi CSR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dalam pengambilan data, data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dengan praktisi CSR, para penerima manfaat CSR, dan masyarakat sekitar di Kelurahan Jambangan, Surabaya. Sedangkan data sekunder bersumber dari dokumen perusahaan dan dokumen lainnya. Hasil penelitian ini memberikan gambaran jelas mengenai dampak program CSR terhadap kesejahteraan masyarakat serta menjadi dasar bagi PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Surabaya untuk melakukan perbaikan dan pengembangan program CSR yang lebih efektif, menciptakan harmoni antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan
Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata di Desa Wisata Bangelan
Desa Wisata Bangelan ditetapkan sebagai desa wisata sejak tahun 2023 di Kabupaten Malang, menawarkan kekayaan alam dan kebudayaan yang menarik bagi wisatawan pencari pengalaman autentik di pedesaan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan programnya Jejaring Desa Wisata (JADESTA) mengklasifikasikan Desa Bangelan sebagai desa rintisan. Partisipasi masyarakat memegang peranan krusial dalam pengembangan pariwisata, baik dalam aspek manajerial maupun aspek tingkat partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi, serta mengukur tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Desa Wisata Bangelan. Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, partisipasi masyarakat Desa Bangelan berada di tingkat tinggi dalam semua tahapan aspek manajerial, perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi dengan tahap perencanaan dengan skor 3.01 dari 4.00, pelaksanaan dengan skor 2.8, pengambilan manfaat dengan skor 3.06, dan evaluasi dengan skor 2.96. Kedua, partisipasi masyarakat Desa Bangelan menunjukkan partisipasi tingkat tinggi dalam semua anak tangga tahapan tokenism dan citizen power. Temuan ini menunjukkan komitmen masyarakat dalam memajukan kegiatan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan lokal, dan melestarikan warisan budaya. Studi ini diharapkan memberikan pemahaman lebih dalam tentang kontribusi partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata pedesaan serta relevansinya dalam konteks pembangunan lokal dan pelestarian budaya