Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Not a member yet
    545 research outputs found

    The effect of side friction on road capacity (case study: teuku umar road and imam bonjol road)

    No full text
    AbstractSide friction are side-road activities that have a significant effect. The high level of roadside activity affects the capacity and performance of roads in an urban area, with the cause of the growing and developing population activity every year. This study uses a method that is guided by the Guidelines for Indonesia's Road Capacity (PKJI 2014).  In this study, the value of side friction on Teuku Umar's road (Advent Hospital – Koga Market) was 567 skr / hour (medium class), while on Imam Bonjol's road (Langkapura) it was 158skr / hour (low class). For the Teuku Umar's road there was a decrease in capacity by 4%, while on the Imam Bonjol's road there was a decrease in capacity by 1%. The cause of congestion on Teuku Umar's road is due to vehicles turning around and vehicles coming in and out of the road, while on Imam Bonjol's road it is due to vehicles going in and out of the road. So that the alternative solution to overcome traffic jams on Teuku Umar's road (Koga market - RS Advent) is to curb motorists who stop carelessly on the road, and set the traffic signs that prohibited from stopping on each side of the road, while on Imam Bonjol's road (langkapura– kemiling) it is necessary to monitor vehicles entering / exiting the alley, because it has the potential to cause long traffic jams. Keywords : Side friction, Guidelines for Indonesia's Road Capacity, Traffic

    Hubungan Sifat-Sifat Fisik Tanah dan Aktivitas Tanah Terhadap Nilai Koefisien Permeabilitas Yang Dipengaruhi Campuran Semen Berdasarkan Uji Laboratorium

    Get PDF
    Soil is the materials that has a very important role to support the construction on it. Soil permeability value for every construction is different. Such differences affect the strength of a civil construction to be built. The problem that is caused by settlement as seen in Palembapang, Umbul Ligoh, the soil is soft in the rainy season and its bearing capacity becomes low, so it makes a lot of construction problems. Therefore it is necessary to attempt to manipulate the soil permeability value by adding cement as an additive ingredients with the percentage of 0%, 4%, 8% and 12% to a soil permeability values obtained in order to meet the standard of civil construction to be built. Cement has very fine particles so that it can fill the soil pores and has a function as a strong binder. In testing physical properties, the soil includes the classification of A-7-6 soil or poorly categorized soil types.Due to cement addition into soft clay, compaction with the standard proctor experienced a decrease the optimum moisture content (OMC) and an increase in the weight of maximum dry volume, then in the permeability test, the permeability coefficient decreased 2,52%. The composition of the cement mixture affects the value of soil permeability. The lower permeability value follows the amount of cement mixture on the soil. The most change on permeability coefficient was recorded by the sample mixed with 12% of cement

    Analisis Nilai Indeks Kerawanan Bencana Kabupaten Lampung Barat

    Get PDF
    Lampung Barat merupakan suatu kawasan atau wilayah yang memiliki potensi bencana alam yang cukup besar. Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Provinsi Lampung diketahui bahwa Kabupaten Lampung Barat merupakan wilayah dengan jumlah kejadian bencana terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi ancaman, kerentanan, dan risiko bencana alam. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner, Dinas Kesehatan, BPBD, dan BPS Kabupaten Lampung Barat. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan, maka tingkat ancaman gempa bumi yang diperoleh termasuk dalam kriteria kelas rendah (58,94%), sedang (21,54%), dan tinggi (19,5%). Tingkat ancaman longsor dalam kriteria kelas rendah (57,09%), sedang (19,79%), dan tinggi (21,52%). Tingkat ancaman banjir yang termasuk dalam kriteria kelas rendah adalah (7,76%), sedang (12,29%), dan tinggi (19,18%). Sedangkan tingkat risiko bencana gempa yang termasuk dalam kriteria kelas rendah adalah (11,7%), sedang (54,2%), dan tinggi (29%). Tingkat risiko longsor termasuk dalam kelas rendah (11%), sedang (38%), dan tinggi (35%). Tingkat risiko banjir termasuk dalam kriteria kelas rendah (34%), sedang (42%), dan tinggi (15%). Disimpulkan bahwa Kabupaten Lampung Barat perlu meningkatkan kualitas infrastruktur dan pemeliharaan dari potensi risiko bencana

    Analisis Indeks Risiko dan Potensi Kebencanaan (Studi untuk Wilayah Kabupaten Lampung Tengah)

    Get PDF
    AbstrakKabupaten Lampung tengah merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana alam. Hal ini sesuai pada data Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI) yang dikeluarkan BNPB tahun 2018 sebesar 131,20. Sehingga menuntut suatu alternatif penanganan yang dapat mengurangi kerugian di masa yang akan datang, maka dilakukan pemetaan daerah risiko bencana untuk memberikan informasi lokasi-lokasi yang memiliki risiko terjadi bencana.Penentuan parameter, klasifikasi dan pembobotan indeks ancaman, kerentanan dan kapasitas mengacu pada Peraturan Kepala BNPB No. 2 Tahun 2012 tentang pedoman umum pengkajian risiko bencana yang dimodifikasi sesuai situasi dan kondisi wilayah penelitian.Berdasarkan hasil pemetaan risiko bencana diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kelas, yaitu: tinggi, sedang dan rendah. Kecamatan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi, kekeringan dan banjir yaitu kecamatan Terbanggi Besar, Gunung Sugih, Bandar Mataram, Kota Gajah, Trimurjo, Selagai Lingga, Kalirejo, Seputih Mataram, Bumi Nabung, dan Seputih Surabaya. Berdasarkan hasil kajian tersebut diketahui bahwa daerah dengan tingkat risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi, kekeringan, dan banjir perlu diatur di dalam rencana pola tata ruang Kabupaten Lampung Tengah untuk menghasilkan penggunaan ruang yang efisien dan meminimalkan risiko bencana.Ini adalah bagian Kata kunci : Ancaman, Kerentanan, Kapasitas, Risiko

    Analisis Kinerja Struktur Gedung Bertingkat Terhadap Beban Gempa Dengan Metode Pushover Analysis (Studi Kasus: Gedung Rawat Inap Non – Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek)

    Get PDF
    AbstractThe condition of the tectonic arrangement is so complex that the Indonesian territory becomes an active seismic area with a high frequency of earthquakes. Considering that earthquakes can cause casualties and damages to infrastructure, it is necessary to analyze the structure of the building using the right method. This study aims to analyze the structure in needed to fulfill the safety requirements based on SNI 1726:2019 with the interstory drift and ATC-40 which is observed based on the maximum total drift and see the mechanism of the collapse that occurs. Structural analysis was carried out using the pushover anaysis method added with a structural analysis program. From the analysis results, the displacement values obtained by the ATC-40 method are 63,939 mm in the x – direction and 85,299 mm in the y – direction. The performance level generated based on this method is immediate occupancy where the structural and non-structural elements experience minimum damage so that the building remains safe for reuse. The structure collapse mechanism shows the concept of a strong column weak beam mechanism. The interstory drift that occurs is still in the safe category because it does not exceed the interstory drift, which is 42 mm. Key words:pushover analysis, performance level, failure mechanism, interstory drift. AbstrakKondisi tatanan tektonik yang begitu komplek menyebabkan wilayah Indonesia menjadi kawasan seismik aktif dengan frekuensi kegempaan yang tinggi. Mengingat gempa bumi dapat mengakibatkan korban jiwa dan hancurnya infrastruktur sehingga diperlukan analisis terhadap struktur bangunan tersebut dengan menggunakan metode yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dalam memenuhi persyaratan keamanan berdasarkan SNI 1726:2019 dengan tinjauan simpangan antar tingkat dan ATC-40 yang ditinjau berdasarkan maximum total drift serta melihat mekanisme keruntuhan yang terjadi. Analisis struktur yang dilakukan menggunakan metode pushover analysis dengan bantuan program analisis struktur. Dari hasil, didapatkan nilai displacement dengan metode ATC-40 sebesar 63,939 mm arah – x dan 85,299 mm arah – y. Level kinerja yang dihasilkan adalah immediate occupancy dimana elemen struktural dan non-struktural mengalami kerusakan minimum sehingga bangunan tetap aman digunakan kembali. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukkan konsep mekanisme strong column – weak beam. Simpangan antar tingkat yang terjadi masih dalam kategori aman karena tidak melebihi simpangan antar tingkat izin yaitu 42 mm. Kata kunci: analisis pushover, level kinera, mekanisme keruntuhan, simpangan antar tingkat

    Analisis Data Curah Hujan yang Hilang dengan Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Aljabar dan Linear Regression (Studi Kasus Data Curah Hujan Beberapa Stasiun Hujan Wilayah Lampung Tengah)

    Get PDF
    Data hujan sangat penting dan dibutuhkan dalam perhitungan teknik sipil maka kelengkapan data hujan merupakan salah satu bagian terpenting dalam kaitannya perencanaan manajemen keairan, menajemen sumber daya air, maupun perencanaan pembangunan, terlebih lagi untuk perencanaan bangunan air. Namun sering kali terjadi data pada periode perekaman pada stasiun hujan yang ada di suatu wilayah tidak lengkap. Untuk melengkapi data curah hujan yang tidak lengkap atau hilang, maka pada penelitian ini dilakukan penelitian untuk memprediksi data curah hujan dengan menggunakan metode Normal Ratio, Linear Regression, Inversed Square Distance, Rata-rata Aljabar. Dari hasil penelitian ini metode modifikasi rata-rata aljabar didapatkan sebagai metode terbaik untuk pencarian data hujan yang hilang. Terbukti dari nilai korelasi rata-rata tahunan yang paling besar, yaitu: 0,301. Nilai ini menunjukkan bahwa hubungan antara data hujan terhadap korelasi tahunan masih lemah. Hal ini disebabkan nilai korelasi masih jauh dari angka 1 (nilai maksimum

    Pengujian CBR Laboratorium Lapisan Subgrade Menggunakan Alat Uji Modifikasi Metode Tekan (Pressure Method)

    Get PDF
    Provinsi Lampung merupakan gerbang Pulau Sumatera, sehingga pembangunan infrastruktur saat ini semakin berkembang pesat. Pembangunan konstruksi tersebut sangat erat berkaitan dengan daya dukung tanah karena tanah merupakan material yang berperanan penting dalam menopang suatu konstruksi. Untuk mengetahui kekuatan daya dukung tanah yang baik maka dilakukan pengujian CBR. Sampel tanah yang dipakai diambil dari daerah Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung. Terdiri dari sampel CBR proctor standar dan modified tanpa rendaman, dan CBR tekanan sebesar 5 MPa, 10 MPa, 15 MPa menggunakan tiga sampel tanah pada masing-masing tekanan. Dari hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa hasil CBR proctor tanpa rendaman standar dan modified yaitu sebesar 3,3% dan 5,8%. Sementara nilai CBR tekanan tanpa rendaman standar 5 MPa, 10 MPa, 15 Mpa yaitu sebesar 2,6%, 3,8%, 5,8%, serta CBR tekanan tanpa rendaman modified yaitu sebesar 5%, 6%, 8,3%. Dari hasil tersebut nilai CBR proctor baik standar maupun modified berada di antara tekanan 5 MPa dan 10 Mpa

    Body Cliff Safety Study Of Double Track Railway With Geostudio Slope/W Analysis

    No full text
    Double track railway construction area railroad crossing many hills and rivers makes the railroad body located between the slopes of the hill. Around the area, disasters that often occur are landslides caused by increased pore water pressure on the slope resulting a decrease in the shear strength of the soil (c) and the deep shear angle (φ). Therefore in planning the handling of cliffs of railroad tracks it is necessary to analyze the stability of slopes or cliffs so as not to endanger the surrounding environment, especially in railroad transportation. The purpose of the research are: (1) To know the cross section of the safest slope by considering the slope angle, (2) To Find the value of the safe factor for shear and rolling on the slope by using software analysis, (3) To know type of slope safety in accordance with slope conditions. The location of this research was conducted in the Martapura-Giham area which is the location of the construction of double track railroad, Waykanan Regency, Lampung. The method used in the analysis of slope stability is Geostudio Slope/W Analysis by making 3 cross-section slope designs which are then analyzed further. The results of the analysis found that the slope conditions before handling obtained the number of safe factors with ordinary, bishop, and morgenstern methods, respectively 0.730; 0.911; and 0.950. While after handling with sheetpile construction, it was obtained the number of safe factors with ordinary, bishop, and morgenstern methods in a row that is 2,945; 3,633; and No Solution. It can be concluded that the slope condition after handling shows increase in the value of the safe factor by 500%. Keywords: Geostudio Slope/W Analysis, Double track railroad, Cliffs and slope stability

    Analisis Kebutuhan Parkir Eksisting Moda Transportasi di Bnadara Radin Inten II

    Get PDF
    The Indonesian government is increasingly active in improving the country's infrastructure, one of which is in the transportation sector. In 2016 the number of passengers of Radin Inten II Airport was 1.9 million after Radin Inten II Airport renovated on  the side of the air and land side section number of passengers increased  to 2.4 million passengers in 2017. If this continues, there will be a queue at the entrance and drop area zone.Data collection in this study was conducted in 2 stages. First, conducting a survey of vehicles at the entrance and exit of the airport for 14 hours, namely at 06:00 until 21:00, then the hand out the questionnaires in the waiting room and surveys in the drop zone area that is useful as supporting data. This study analyzes the characteristics of parking. Parking characteristics consist of parking time, parking duration, parking accumulation, parking usage level (PTO), parking capacity, parking indexThe study results show that in 2018 the Radin Inten II Airport parking lot is capable of accommodating all vehicles

    Analisis dan Perencanaan Pondasi Tiang Bored Pile pada Jembatan Jalur Ganda Kereta Api Bekri Kabupaten Lampung Tengah

    Get PDF
    Provinsi Sumatera Selatan memiliki cadangan batubara sekitar 22,24 milyar ton. Batubara di Provinsi Sumatera Selatan 85 % dari total batubara di Pulau Sumatera. Tambang Batubara berada di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Batubara tersebut diangkut menggunakan Kereta Api Barang. Setiap kereta api terdapat 60 gerbong. Setiap gerbong dapat memuat 50 ton batubara. Pembangunan rel ganda akan meningkatkan kuantitas angkutan kereta api. Pembangunan kereta api jalur ganda dapat menghemat waktu 20-40 menit kereta api penumpang dan 30 menit bagi kereta barang. Pembangunan kereta api jalur ganda melewati wilayah Bekri, Lampung Tengah. Pembangunan tersebut memerlukan jembatan kereta api untuk melintasi sungai di Way Tipo. Jembatan kereta tersebut dibuat dengan pondasi Bored Pile. Pondasi Bored Pile tersebut memiliki diameter 1 meter. Pondasi boredpile dibuat 9 buah dan panjang 9 meter. Dari hasil analisis diperoleh nilai daya dukung ijin lebih besar dari daya dukung rencana. Hasil analisis diperoleh nilai daya dukung ijin 3273,19 kN dan daya dukung rencana 3220,13 kN. Dari hasil perhitungan, pondasi bored pile dapat menahan beban yang bekerja.  Kata kunci : pondasi, jembatan, bored pile, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

    460

    full texts

    545

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇