Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Not a member yet
    545 research outputs found

    Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Ukuran Recycled Coarse Aggregate (RCA) Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton Mutu Normal.

    Get PDF
    AbstractScattered concrete waste can cause adverse effects for the surrounding environment. It  must be recycled to reduce the waste, one of which is as a substitute for coarse aggregates of broken stones. To find out the feasibility of RCA concrete must be done material testing as well as testing of compressive strength and tensile strength using a cylinder test object measuring 15 x 30 cm. In this study, the materials used were RCA with a maximum aggregate size of 1 cm, 2 cm, and 4 cm which were randomly taken around the Materials and Construction Laboratory. So it is expected that unused concrete can be reused to reduce existing concrete waste. The results of 28-day split compressive strength for aggregate size of 1 cm on 28,99 MPa, 2 cm on 28,52 MPa, and 4 cm on 26,29 MPa. 28-day RCA size of 1 cm on 28,21 MPa, 2 cm on 27,72 MPa, and 4 cm on 25,09 MPa. The results of 28-day split tesnsile strength for 1 cm on 3,18 MPa, 2 cm on 2,81 MPa, and 4 cm on 2,58 MPa. 28-day RCA for aggregate size of 1 cm on 2,99 MPa, 2 cm on 2,48 MPa, and 4 cm on 2,31 Mpa. From these results, it is also known that the decrease in concrete testing results using RCA against splits is 2,69–4,56% for compressive strength and 5,97–10,47% for tesnsile strength.Keyword: RCA, size, compressive strength, splitting tesnsile test. AbstrakLimbah beton yang berserakan dapat menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Untuk mengurangi limbah tersebut harus dilakukan daur ulang, salah satunya yaitu sebagai pengganti agregat kasar pada beton. Untuk mengetahui kelayakan RCA tersebut harus dilakukan pengujian material serta pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah pada beton dengan menggunakan benda uji silinder berukuran 15 x 30 cm. Pada penelitian ini, material yang digunakan yaitu RCA dengan ukuran maksimum agregat 1 cm, 2 cm, dan 4 cm yang diambil secara acak di sekitar Laboratorium Bahan dan Konstruksi. Diharapkan beton yang sudah tidak terpakai dapat digunakan kembali agar mengurangi limbah beton yang ada.Hasil pengujian kuat tekan beton 28 hari yang menggunakan split ukuran 1 cm sebesar 28,99 MPa, 2 cm sebesar 28,52 MPa, dan 4 cm sebesar 26,29 MPa. Pada beton RCA umur 28 hari untukukuran 1 cm sebesar 28,21 MPa, 2 cm sebesar 27,72 MPa, dan 4 cm sebesar 25,09 MPa. Hasil pengujian kuat tarik belah 28 hari pada beton yang menggunakan split ukuran 1 cm sebesar 3,18 MPa, 2 cm sebesar 2,81 MPa, dan 4 cm sebesar 2,58 MPa. Pada beton RCA umur 28 hari ukuran 1 cm sebesar 2,99 MPa, 2 cm sebesar 2,48 MPa, dan 4 cm sebesar 2,31 MPa. Dari hasil tersebut juga diketahui penurunan hasil pengujian beton RCA terhadap beton split yaitu sebesar 2,69 – 4,56% untuk kuat tekan dan 5,97 – 10,47% untuk kuat tarik belah. Kata kunci: RCA, ukuran, kuat tekan, kuat tarik belah

    Evaluasi Kinerja Struktur Bangunan Bertingkat Akibat Gempa Berdasarkan Simpangan Dengan Analisis Respon Spektrum

    Get PDF
    Apartemen Kingland Avenue Serpong adalah gedung bertingkat tinggi yang berada di Jalan Raya Serpong KM. 08 Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Gedung ini terdiri dari 2 Basement, 24 lantai, dan atap dengan elevasi ±116,70 m. Sebuah gedung harus memiliki kinerja yang optimal termasuk dalam menahan gempa sehingga keselamatan penghuni lebih terjamin. Analisis respon spektrum adalah salah satu metode yang umum digunakan dalam menganalisis beban gempa untuk mengetahui kinerja bangunan berdasarkan nilai simpangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kinerja struktur dan simpangan antar tingkat.Berdasarkan hasil analisis respon spektrum secara keseluruhan nilai simpangan antar tingkat berada dibawah simpangan antar tingkat izin, dengan nilai rasio simpangan total maksimum arah x sebesar 0,0016 dan 0,0020 pada arah y. Berdasarkan ATC-40, Level kinerja struktur Apartemen Kingland Avenue Serpong berada pada level kinerja Immediate Occupancy, dengan dampak sedikit kerusakan struktural yang terjadi, kapasitas sistem penahan gaya vertikal dan lateral pada struktur masih sama dengan kondisi dimana gempa belum terjadi, sehingga bangunan aman dan dapat langsung dipakai

    Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Terminal Rajabasa, Bandar Lampung

    Get PDF
    Terminal Rajabasa merupakan terminal bus di Kota Bandar Lampung dan menjadi pusat transportasi darat di Provinsi Lampung. Ditinjau dari aspek fungsi terminal sebagai prasarana penyedia transportasi darat, Terminal Rajabasa belum beroperasi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat efektivitas Terminal Tipe A Rajabasa dan menentukan penyelesaian yang tepat dalam mengoptimalkan kembali fungsi terminal. Metode pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis indeks. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa nilai indeks rata-rata untuk faktor fasilitas terminal dan kondisi lingkungan terminal memliki nilai paling rendah. Hal ini, menunjukan bahwa faktor tersebutmerupakan faktor utama yang menyebabkan ketidakefektivan Terminal Tipe A Rajabasa. Selain itu, adanya terminal-terminal bayangan di luar Terminal Rajabasa dan bus-bus AKAP yang telah memiliki pul masing-masing di sepanjang jalan lintas Sumatera menyebabkan penggunaanterminal semakin tidak efektif

    Studi Difraksi Gelombang Melalui Breakwater Tenggelam dengan Variasi Panjang Gelombang

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara dengan garis pantai terpanjang urutan kedua di dunia yang mempunyai panjang garis pantai lebih dari 50.000 kilometer.Dengan garis pantai sepanjang itu, daerah di sekitar kawasan pantai mempunyai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, akan tetapi daerah tepian pantai akan mudah mengalami kerusakan akibat terjangan gelombang yang besar. Breakwateradalah struktur yang dibangun untuk melindungi fasilitas di daerah pesisir/pantai.Dalam analisis ini digunakan data, antara lain : tinggi gelombang terdifraksi, koefisien difraksi, tinggi gelombang dating.Hasil penelitian menunjukan bahwa perambatan gelombang 2-D mengambarkan suatu pola perambatan gelombang yang terdifraksi akibat bangunan pemecah gelombang (breakwater) tipe trapesium. Jarak muka air bebas, panjang gelombang dan tinggi gelombang mempengaruhi terjadinya difraksi.Semakin kecil nilai jarak muka air maka semakin kecil koefisien difraksinya. Semakin kecil nilai jarak muka air maka semakin besar periodenya. Hasil dari running program sigerd menunjukkan bahwa jarak muka air bebas tenang juga mempengaruhi ketinggian elevasi gelombang itu sendiri

    Kajian Korelasi Hambatan Samping Terhadap Kecepatan di Jalan 2/2 UD

    Get PDF
    AbstractSide Obstacles that occur on Jalan Untung Suropati to be precise in the market area of Labuhan Ratu Station such as the use of the shoulder of the road as a parking lot, the road used by pedestrians, vehicles entering and leaving the market, loading and unloading of goods carried out on the road, as well as vehicles used by pedestrians. stop to go up and down. The railroad crossing adjacent to the market will affect traffic flow, and the entry and exit of vehicles on the train will cause side barriers. This study aims to determine how much influence the side barriers that occur and how these obstacles affect vehicle speed on Jalan Untung Suropati Labuhan Ratu. Side drag, speed and volume of direct traffic data by conducting a survey for 1 day and analyzed using the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines, while the effect of side barriers on speed was analyzed using linear regression with the help of Microsoft Excel. From this study, it was found that the highest volume on Monday afternoon at 17.15-17.20 WIB was 793, the highest speed on Monday afternoon was 16,422 km/hour, the highest side drag on Monday morning was 138.4. Based on the results of linear regression analysis, it can be seen that the side resistance is negative, this indicates that if the resistance variable increases by 1, it will affect the speed of 0.0464.  Keywords : Side barrier; speed, traffic flow.AbstrakHambatan Samping yang terjadi di ruas Jalan Untung Suropati Tepatnya di kawasan pasar Stasiun Labuhan Ratu seperti penggunaan bahu jalan sebagai tempat parkir, badan jalan yang digunakan oleh pejalan kaki, kendaraan yang masuk keluar pasar, bongkar muat barang yang dilakukan di badan jalan, serta kendaraan yang berhenti untuk menaik dan menurunkan. Palang kereta api yang berdekatan dengan pasar akan mempengaruhi arus lalu lintas, serta keluar masuknya kendaraan di kereta api kereta api akan menimbulkan hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh hambatan samping yang terjadi serta bagaimana pengaruh hambatan tersebut terhadap kecepatan kendaraan di Jalan Untung Suropati Labuhan Ratu. Data Hambatan Samping, kecepatan dan volume lalu lintas langsung dengan melakukan survei selama 1 hari dan dianalisis dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014, sedangkan untuk pengaruh hambatan samping dan arus lintas terhadap kecepatan dianalisis menggunakan regresi linier dengan bantuan Microsoft Excel. Dari penelitian ini didapat volume tertinggi pada senin sore pukul 17.15-17.20 WIB sebesar 793, kecepatan tertinggi pada senin sore sebesar 16.422 km/jam, hambatan samping tertinggi pada senin pagi sebesar 138,4. Berdasarkan hasil analisis regresi linier dapat diketahui bahwa hambatan samping bernilai negatif, hal ini menunjukkan bahwa jika variabel hambatan mengalami peningkatan 1 , maka akan mempengaruhi kecepatan sebesar 0,0464.Kata kunci : Arus lalu lintas; hambatan samping, kecepatan

    Pengaruh Konflik Pada Simpang Tidak Bersinyal Terhadap Tundaan Menggunakan Metode Gap Acceptance (Studi Kasus : Jalan Wolter Monginsidi – Jalan Raden Saleh)

    Get PDF
    Abstract Congestion is one of the transportation problems in the city of Bandar Lampung which often occurs at intersections. For example, at the intersection of Jalan Wolter Monginsidi - Jalan Raden Saleh which the traffic jams oftenly occur due to cross-level conflicts. As a result, the frequent occurences of long queue due to high traffic volume cause length of time delays. This study analyzes how many times the delay occur at the intersection of Jalan Wolter Monginsidi – Jalan Raden Saleh. Data taken from one day traffic field survey on weekday when it is morning and afternoon. Data analyzed are volume, time gap and travel delay. The gap acceptance method is used to measure the delay value that occur. Based on the study result, the value of delay at the crossing in the morning is 11,56 seconds/minute and 8,55 seconds/minute in the afternoon.  Keywords: gap acceptance, delay, unsignalized intersection  Abstrak Kemacetan merupakan salah satu permasalahan transportasi di kota Bandar Lampung yang sering terjadi di persimpangan. Seperti di persimpangan Jalan Wolter Monginsidi – Jalan Raden Saleh yang sering mengalami kemacetan akibat konflik persilangan sebidang. Akibatnya sering terjadi antrian kendaraan yang panjang dikarenakan volume lalu lintas yang tinggi serta lamanya waktu tundaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis seberapa besar waktu tundaan yang terjadi pada persimpangan Jalan Wolter Monginsidi – Jalan Raden Saleh. Pengambilan data dilakukan melalui survei lalu lintas selama 1 hari kerja ketika jam sibuk pagi hari dan sore hari. Data yang dianalisis adalah volume, waktu gap dan tundaan perjalanan. Digunakan metode gap acceptance untuk mengukur besarnya tundaan yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian, besar tundaan akibat persilangan sebidang ketika pagi hari sebesar 11,56 detik/menit dan sore hari sebesar 8,55 detik/menit.  Kata kunci : gap acceptance, tundaan, simpang tak bersinya

    Analisis Perbandingan Pengaruh Campuran Kawat Bendrat dan Serat Baja pada Self Compacting Concrete (SCC)

    Get PDF
    Self compacting concrete (SCC) is a concrete innovation that is carried out to overcome problems during casting that does not require manual compaction even in hard-to-reach places such as tight reinforcement. In this study, 3D Dramix steel fibers and bendrat wire were used as a mixture in SCC with volume fractions of 0%, 0.5%, 1%, 1.5%. The addition of this fiber aims to determine the effect of the two fibers on SCC on compressive strength, split tensile strength and flexural tensile strength. The sample in this study was a cylinder with a diameter of 150 mm and a height of 300 mm for testing the compressive strength and split tensile strength while the flexural tensile strength used a beam sample with a size of 100x100x400 mm. All samples of these specimens were tested when the concrete was 28 days old. The increase in the value of compressive strength, split tensile strength and flexural strength at the addition of 1.5% steel fiber were 26.39%, 64.71% and 111.88% respectively for concrete with 0% fiber. While the increase in compressive strength, split tensile strength and flexural strength with the addition of 1.5% bendrat wire was 20.31%, 60.74% and 76.18% for concrete with 0% fiber, respectively

    Studi Analisis Stabilitas Lereng Tanah Timbunan Menggunakan Metode Fellinius dan Bishop Serta Penanggulangannya (Studi Kasus : Perumahan Citraland Bandar Lampung)

    Get PDF
    Citraland yang terletak di wilayah perbukitan, memiliki kontur yang curam dan elevasi yangberbeda. Sehingga pada daerah tersebut berpotensi terhadap longsor. Penelitian ini adalah untukmenganalisis nilai faktor aman lereng dan menghitung stabilitas lereng menggunakan dindingpenahan tanah dengan perhitungan manual. Metode yang digunakan adalah metode Fellenius danBishop. Dari hasil analisis perhitungan manual, didapatkan nilai faktor aman lereng eksistingdengan metode Fellenius dan Bishop masing-masing sebesar 0,7296 dan 1,0637. Setelahdilakukan penanggulangan menggunakan dinding penahan tanah dengan dimensi tinggi 2 meterdan tebal 1,7 meter didapatkan nilai stabilitas terhadap geser yaitu SF = 2,3871 ≥ 2 (aman) padakondisi normal. Stabilitas terhadap guling pada kondisi normal yaitu SF = 2,2502 ≥ 2 (aman).Stabilitas terhadap geser pada kondisi gempa yaitu SF = 2,1081 ≥ 2 (aman). Stabilitas guling padakondisi gempa yaitu SF = 2,054 ≥ 2 (aman).. Penanggulangan menggunakan dinding penahantanah cukup efektif terhadap meningkatnya nilai faktor aman, sehingga penanggulanganmenggunakan dinding penahan tanah cukup stabil jika diterapkan di lokasi penelitian. Kata Kunci: Stabilitas lereng, Faktor aman, Fellenius, Bishop, Dinding penahan tana

    Analisis Biaya Kerugian Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Akibat Volume Lalu Lintas di Ruas Jalan Kota Bandar Lampung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi beban emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor dan juga berapa besar biaya kerugian dalam rupiah akibat beban emisi akibat volume kendaraan pada JL. Urip Sumoharjo Kota Bandar Lampung. Data yang digunakan pada analisis berasal dari data volume lalu lintas, data penjualan mobil, faktor emisi dan asumsi biaya bedasarkan polutan. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu volume kendaraan mempengaruhi tingkat emisi yang dikeluarkan dari masing- masing kendaraan dan berdampak kepada besarnya biaya kerugian untuk JL. Urip Sumoharjo. Hasil prediksi kosentrasi emisi kendaraan yang terjadi yaitu karbon monoksida (CO) sebesar 211,92ton/tahun, karbon dioksida (CO2) sebesar 37.316,79 ton/tahun, hidrokarbon (HC) sebesar 64,03 ton/tahun, nitrogen oksida (NOX) sebesar 7,75 ton/tahun, partikulat (PM10) sebesar 2,46 ton/tahun dan sulfur dioksida (SO2) sebesar 0,25 ton/tahun. Beban emisi pencemar kendaraan tertinggi disebabkan oleh CO2 dan CO. Hasil prediksi biaya kerugian akibat beban emisi yang dihasilkan oleh CO2 senilai Rp 86.459.554.233 per tahun kemudian CO senilai Rp 491.004.269 per tahun, NOx senilai Rp 81.823.394 per tahun, HC senilai Rp 31.843.699 per tahun, SO2 senilai Rp 2.814.527 per tahun dan PM10 senilai Rp 87.984 per tahun. Beban emisi penyumbang biaya kerugian terbesar adalah CO dan CO2

    Penerapan Building Infromation Modeling (BIM) Menggunakan Software Autodesk Revit Studi Kasus Gedung 6 RSPTN Universitas Lampung

    Get PDF
    Building Information Modeling (BIM) merupakan salah satu inovasi teknologi yang memfasilitasi proses pengumpulan informasi berupa data digital desain konstruksi dalam model tiga dimensi (3D). Salah satu software yang mendukung konsep BIM adalah software Autodesk Revit. Tujuan dari penelitian ini adalah memodelkan Gedung 6 Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Lampung menggunakan konsep BIM serta mendapatkan data dan informasi volume bangunan. Langkah penelitain diawali dengan memodelkan bangunan yaitu menjalankan software Autodesk Revit, membuat grid dan level, membuat family struktur, memodelkan struktur, memodelkan tulangan struktur, membuat family arsitektur, serta memodelkan arsitektur. Setelah selesai melakukan proses pemodelan 3D selanjutnya adalah mengeluarkan volume bangunan. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa memodelkan Gedung 6 RSPTN Universitas Lampung dengan menggunakan konsep Building Information Modeling (BIM) menjadi lebih efektif dan efisien dikarenakan semua informasi dari elemen struktur dan elemen arsitektur tersimpan dalam satu file digital dalam model tiga dimensi (3D). Model akhir yang dibuat memiliki semua informasi mengenai elemen arsitektur, elemen struktur, serta informasi volume secara otomatis dikeluarkan menggunakan tools bawaan dari software Autodesk Revit

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇