Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi
Not a member yet
    168 research outputs found

    Analisis Strategi Komunikasi Tim OZ Crew dalam Mempromosikan Event Musik pada Instagram @OZRADIOBANDUNG

    Full text link
    Promosi acara musik membutuhkan strategi komunikasi yang efektif supaya bisa mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi dalam promosi acara musik, terutama melalui platform Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan intepertatif, dengan menggunakan trianggulasi sumber data untuk pengujian kredibilitas data. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Dengan tujuan mengetahui pemahaman mendalam terkait strategi komunikasi yang diterapkan oleh pelaku promosi terutama oleh Oz Crew. Selanjutnya, pada penelitian ini memfokuskan pada pemahaman audiens, tren pasar, dan media yang tepat, serta langkah yang diambil oleh pelaku promosi terutama Oz Crew. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini menyoroti langkah-langkah strategis mulai dari penelitian, perencanaan, pelaksaaan, pengukuran, dan evaluasi. Faktor-faktor kunci termasuk konsistensi, efektivitas, teknologi, kolaborasi dengan influencer, dan evaluasi berkala. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan promosi event musik sangat bergantung pada strategi komunikasi yang dirancang dan dilaksanakan dengan baik. Melalui penelitian yang mendalam, perencanaan yang terperinci, pelaksanaan yang konsisten, dan evaluasi yang cermat, tim promosi dapat mencapai audiens target secara efektif dan mencapai tujuan promosi mereka. Rekomendasi akademis mencakup pengembangan teori spesifik, studi longitudinal, dan penggabungan metodologi kuantitatif dan kualitatif. Di sisi praktis, penelitian ini mendorong pemanfaatan teknologi, kolaborasi dengan influencer, dan evaluasi berkala untuk meningkatkan efektivitas promosi. Dengan memberikan panduan praktis bagi profesional industri musik, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang strategi komunikasi yang efektif dalam promosi acara musik di masa mendatang

    Pemetaan Aktivisme Digital Studi Netnografi Kampanye #FreePalestine di Media Sosial

    Full text link
    Kampanye digital #FreePalestine telah menjadi gerakan solidaritas global yang paling menonjol di media sosial, namun pemahaman tentang bagaimana kampanye ini berkembang di berbagai platform media sosial masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika aktivisme digital dalam kampanye #FreePalestine melalui pendekatan netnografi. Metode penelitian ini menggunakan netnografi, yang merupakan adaptasi dari etnografi untuk konteks digital, dengan mengumpulkan data dari berbagai platform media sosial seperti Twitter, TikTok, dan YouTube selama periode 28 Juni-28 Juli 2024. Data yang dikumpulkan melalui Brand24 mencakup mentions, interaksi pengguna, tren hashtag, dan sentimen publik. Temuan penelitian menunjukkan lonjakan signifikan dalam aktivitas mentions dan jangkauan sosial media terkait #FreePalestine, dengan TikTok dan YouTube sebagai platform utama yang memperluas jangkauan kampanye.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran lintas-platform dalam advokasi digital #freepalestine serta menawarkan wawasan praktis bagi para aktivis dan pembuat kebijakan dalam merancang kampanye yang lebih efektif dan komperhensif di media sosial. Signifikansi dari temuan ini terletak pada pemahaman baru mengenai peran kolaboratif berbagai platform media sosial dalam mendukung kampanye digital. Dengan memetakan interaksi sosial dan tren tagar, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pesan advokasi dapat diperkuat melalui sinergi lintas platform

    Kebocoran Data PDNS Analisis Strategi Komunikasi Krisis Pemerintah Berdasarkan Image Repair Theory

    Full text link
    Kebocoran data di Pusat Data Nasional dan Statistik (PDNS) merupakan isu serius yang menimbulkan kekhawatiran publik terhadap keamanan informasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemerintah dalam menangani krisis kebocoran data menggunakan pendekatan Image Repair Theory (IRT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten terhadap 37 video berita dari kanal YouTube KompasTV, yang mengidentifikasi dan mengkategorikan pernyataan pemerintah dalam 14 sub-strategi IRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat strategi yang paling dominan adalah Corrective Action, Defeasibility, Good Intentions, dan Bolstering. Corrective Action muncul sebagai strategi utama, mencerminkan komitmen pemerintah untuk   memperbaiki situasi. Sementara itu, Defeasibility digunakan untuk mengalihkan tanggung jawab atas insiden kebocoran kepada faktor eksternal. Good Intentions menekankan niat baik pemerintah dalam melindungi data publik, dan Bolstering memperkuat citra positif pemerintah dengan menyoroti keberhasilan sebelumnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi komunikasi yang proaktif dan transparan dalam membangun kepercayaan publik selama krisis. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktik komunikasi krisis di sektor publik dan membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai pengelolaan komunikasi pemerintah di masa depan

    Pengaruh Komunikasi Pemasaran Akun Instagram @temanbincang.id Terhadap Minat Followers dalam Menggunakan Layanan Kesehatan Mental

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran melalui akun instagram @temanbincang.id terhadap minat followers dalam menggunakan layanan jasa dengan menggunakan teori S-O-R. Metode kuantitatif eksplanatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada followers pada akun Instagram @temanbincang.id yang ditentukan berdasarkan random sampling, sementara sampel minimal yang didapatkan melalui rumus slovin yaitu 100. Hasil uji hipotesis serta analisis data penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran melalui akun Instagram @temanbincang.id berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat followers dalam menggunakan layanan kesehatan mental. Komunikasi pemasaran mempengaruhi minat followers dalam menggunakan layanan kesehatan mental sebesar 69,4% dan kemudian 30,6%nya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti

    Leadership Communication in Project Management in Indonesia

    Full text link
    Abstract This study explores the signifi cance of leadership communication in project management within the Indonesian context. Utilizing a qualitative approach through literature review and document analysis, the research identifi es key communication strategies that project managers must adopt to enhance team collaboration and project success. Effective leadership communication is crucial for fostering a positive work environment, motivating team members, and addressing challenges that arise during project execution. The fi ndings highlight the importance of adaptive communication styles tailored to the specifi c needs of project teams. Furthermore, the study emphasizes the role of cultural factors in shaping communication practices among project managers in Indonesia. By understanding these dynamics, organizations can improve project outcomes and overall performance in the construction industry.   Keywords: Cultural Factors, Leadership Communication, Project Management, Team Collaboration   ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya komunikasi kepemimpinan dalam manajemen proyek dalam konteks Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi strategi komunikasi utama yang harus diadopsi oleh manajer proyek untuk meningkatkan kolaborasi tim dan keberhasilan proyek. Komunikasi kepemimpinan yang efektif sangat penting untuk menumbuhkan lingkungan kerja yang positif, memotivasi anggota tim, dan mengatasi tantangan yang muncul selama pelaksanaan proyek. Temuan ini menyoroti pentingnya gaya komunikasi adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tim proyek. Selain itu, penelitian ini juga menekankan peran faktor budaya dalam membentuk praktik komunikasi di antara para manajer proyek di Indonesia. Dengan memahami dinamika ini, organisasi dapat meningkatkan hasil proyek dan kinerja secara keseluruhan dalam industri konstruksi.    Kata Kunci: Faktor Budaya, Komunikasi Kepemimpinan, Manajemen Proyek, Kolaborasi Ti

    Penerapan Komunikasi Empatik Pada Penanganan Krisis Studi kasus Meledaknya Depo Pertamina Plumpang

    Full text link
    Krisis dapat terjadi pada setiap organisasi secara tiba-tiba kapan dan dimana saja, setiap organisasi pasti pernah mengalami suatu krisis. Salah satu krisis yang pernah terjadi pada PT. Pertamina yaitu meledaknya depo Pertamina Plumpang. Meledaknya depo Pertamina Plumpang mampu menyebabkan krisis karena banyaknya korban jiwa yang disebabkan oleh ledakan. PT Pertamina merespon krisis tersebut dengan cepat, strategi yang diterapkan merupakan strategi pembangunan kembali (rebuild) yaitu dengan cara memberikan pernyataan bahwa Pertamina siap bertanggung jawab secarah penuh terhadap kejadian tersebut, pertamina juga menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin, serta memberikan kompensasi kepada para korban. Pendekatan emosional dilakukan Pertamina untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat kembali, salah satunya dengan cara komunikasi empati, PT. Pertamina  berusaha untuk  memperkuat posisinya di mata stakeholder dengan melakukan permohonan maaf, kompensasi, dan juga memposisikan diri sebagai korban

    Konsumsi Media Informasi Sebagai Wadah Pemahaman Seks Bagi Remaja

    Full text link
    ABSTRACT   The large number of teenagers in Lamongan who apply for dispensation to enter into early marriage has raised suspicions that there are problems with the information media they consume. The development of technology has given teenagers the freedom to access various things about sex which in the end can trigger premarital sexual behavior. Negligence and lack of understanding in accessing information media about sex can trigger premarital sexual behavior in teenagers, so it is hoped that they will use this media wisely to be able to prevent teenagers from the bad influences that are the negative impact of using information media itself. Therefore, this research aims to reveal how information media can impact teenagers' understanding of sex. This research used a qualitative descriptive method and was analyzed using the uses and effect theory by Sven Windahl. Data collection used in-depth interview techniques and documentation with 10 teenage informants. The results of this research show that all informants use social media as a medium for information regarding understanding sex. The form of content and intensity of media use can influence the behavior of understanding sex in adolescents. Apart from the use of information media, teenagers' understanding of sex is also influenced by their social environment, such as family, friendship, school and so on. In addition, this research reveals different motivations for premarital sexual behavior in adolescents. Keywords: information media; sexual understanding; teens     ABSTRAK   Banyaknya remaja di Lamongan yang mengajukan dispensasi untuk melakukan pernikahan dini telah menimbulkan dugaan adanya permasalahan dari media informasi yang dikonsumsi oleh mereka. Perkembangan teknologi telah memberikan kebebasan bagi para remaja untuk mengakses berbagai hal mengenai seks yang pada akhirnya dapat memicu perilaku seks pranikah. Kelalaian dan kuranganya pemahaman dalam mengakses media informasi mengenai seks dapat memicu perilaku seks pranikah pada remaja, sehingga diharapkan untuk menggunakan media tersebut secara bijak agar mampu dapat menghindarkan remaja dari pengaruh buruk yang menjadi dampak negatif dari penggunaan media informasi itu sendiri. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana media informasi dapat berdampak kepada pemahaman seks bagi remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dianalisis menggunakan teori uses and effect oleh Sven Windahl. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara secara mendalam dengan 8 informan remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keseluruhan informan menggunakan media sosial sebagai media informasi mengenai pemahaman seks. Bentuk konten dan intensitas penggunaan media tersebut dapat mempengaruhi perilaku pemahaman seks pada remaja. Di luar penggunaan media informasi, pemahaman seks pada remaja juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial mereka, seperti keluarga, lingkungan pertemanan, sekolah dan lain sebagainya. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan motivasi yang berbeda pada perilaku seks pranikah pada remaja. Kata Kunci: media informasi; pemahaman seks; remaj

    Pengaruh Stres, Konflik Kerja, Dan Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik UNTIRTA

    Full text link
    ABSTRACT   The organization becomes a place where people can develop and learn to achieve the goals of the organization. This research examines the effect of stress, work conflict, and organizational communication on performance at the Sultan Ageng Tirtayasa University Public Administration Student Association. The student association is a student organization that acts as a forum for students to develop themselves, organize, and contribute to society, so it is necessary to overcome and manage stress, conflict, and organizational communication problems effectively to improve organizational performance, strengthen relationships between members, and achieve predetermined goals. This research aims to see the influence between the independent variable on the dependent variable both partially and stimulant (together). This research uses a quantitative correlation method that aims to see the influence between variables and one another. The data used in this study were obtained by distributing questionnaires to internal members of the UNTIRTA Public Administration Student Association using a total sampling technique totaling 48 respondents and the primary data was also supported by literature studies to complete the research. Based on the results that have been analyzed, it is found that the stress and conflict variables both do not affect performance while the organizational communication variable from the research results affects performance. Meanwhile, the contribution made by the independent variables to the performance variable as the dependent variable in this study was 57.5%, while the other 42.5% was influenced by other factors or variables outside this study where these factors or variables were not discussed by the researcher. In addition to aiming to see the magnitude of the influence between variables, researchers hope to contribute to helping to improve overall organizational performance and create a harmonious and better HIMA AP UNTIRTA  work environment in the next management period. Keywords:  Conflict; Organizational Communication; Stress   ABSTRAK Organisasi menjadi sebuah tempat dimana orang-orang dapat berkembang dan belajar guna mencapai tujuan dari organisasi tersebut. Penelitian ini meneliti pengaruh stress, konflik kerja, dan komunikasi organisasi terhadap kinerja pada Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Himpunan mahasiswa merupakan organisasi mahasiswa yang berperan sebagai wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan diri, berorganisasi, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat, sehingga perlu untuk mengatasi dan mengelola stress, konflik, dan masalah komunikasi organisasi secara efektif agar dapat meningkatkan kinerja organisasi, mempererat hubungan antar anggota, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen baik secara parsial maupun simultan (bersama). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi yang bertujuan untuk melihat pengaruh antar variabel satu dengan lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada anggota internal Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik UNTIRTA dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 48 responden dan data primer tersebut juga didukung dengan studi pustaka dalam melengkapi penelitian. Berdasarkan hasil yang telah dianalisis didapatkan bahawa variabel stress dan konflik keduanya tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja adapun variabel komunikasi organisasi dari hasil penelitian berpengaruh terhadap kinerja. Sedangkan kontribusi yang diberikan variabel independen terhadap variabel kinerja sebagai variabel dependen dalam penelitian ini adalah sebesar sebesar 57.5%, sedangkan 42.5% lainnya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain di luar penelitian ini yang dimana faktor atau variabel tersebut tidak dibahas oleh peneliti. Penelitian ini selain bertujuan melihat besarnya pengaruh antara variabel, peneliti berharap dapat memberikan kontribusi dalam membantu meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan dan menciptakan lingkungan kerja HIMA AP UNTIRTA yang harmonis dan lebih baik lagi pada kepengurusan periode selanjutnya. Kata Kunci: Komunikasi Organisasi; Konflik; Stre

    Analisis Isi Pesan Persuasif dalam Konten Media Sosial Tiktok @Rubicommunity Mengenai Kampanye Pemberdayaan Perempuan

    Full text link
    ABSTRACT   In the current era of digitization, social media has become a powerful platform for spreading messages, sharing experiences and information, as well as mobilizing communities. One of the social media platforms that is currently popular among the people is TikTok, with a user base reaching 112.97 million people in Indonesia. On TikTok, persuasive messages are often found in the presented content, including campaigns that discuss women empowerment issues. Women empowerment campaigns through TikTok can provide opportunities for women, both individuals and communities, to express their voices, advocate for their rights, and share experiences and knowledge that can empower other women. Therefore, researchers are interested in analyzing the content of persuasive messages through the campaign content of one women empowerment community account, namely @rubicommunity, on TikTok. This research adopts a quantitative approach and utilizes content analysis as the method. The reliability between coders was tested using the Scott's Formula. Through this research, the researchers can determine that the campaign content #RUBIEmpoweringWomen conducted by @rubicommunity already contains persuasive messages targeted towards Indonesian women. Furthermore, this research also aims to serve as a source of inspiration and information for individuals and organizations interested in engaging in women empowerment campaigns through social media. The research results show that the social campaign regarding the issue of women's empowerment carried out by the TikTok account @rubicommunity contains persuasive messages through elements that have been tested in research. Keywords: Campaign, Women Empowerment, TikTok     ABSTRAK   Di era digitalisasi saat ini, media sosial menjadi platform yang kuat untuk menyebarkan pesan, berbagi pengalaman dan informasi, serta memobilisasi masyarakat. Salah satu media sosial yang tengah digandrungi oleh masyarakat saat ini ialah TikTok dengan jumlah pengguna mencapai 112,97 juta orang di Indonesia. Pada media sosial Tiktok seringkali ditemukan pesan persuasif pada konten yang disajikan, salah satunya melalui kampanye yang membahas isu pemberdayaan perempuan. Kampanye pemberdayaan perempuan melalui media sosial TikTok dapat memberikan kesempatan bagi perempuan, baik individu maupun dalam sebuah komunitas untuk mengungkapkan suara mereka, memperjuangkan hak-hak mereka, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan yang dapat memberdayakan perempuan lainnya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis isi pesan persuasif melalui konten kampanye yang dilakukan salah satu akun   komunitas pemberdayaan perempuan, yakni @rubicommunity pada media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian ini telah diuji menggunakan Formula Scott untuk mengetahui nilai reliabilitas antar koder. Melalui penelitian ini, peneliti dapat mengetahui bahwa konten kampanye #RUBIEmpoweringWomen yang dilakukan oleh @rubicommunity sudah memuat pesan persuasif yang ditujukan kepada perempuan Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan sebagai sumber inspirasi dan informasi bagi individu dan organisasi yang tertarik untuk terlibat dalam kampanye pemberdayaan perempuan melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye sosial mengenai isu pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh akun TikTok @rubicommunity telah mengandung pesan persuasif melalui unsur-unsur yang telah diuji dalam penelitian. Kata Kunci: Kampanye, Pemberdayaan perempuan, TikTo

    Representasi Budaya Korupsi Dalam Film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso

    Full text link
    ABSTRACT Corruption has become a common problem in Indonesia. Corruption in Indonesia has existed since the colonial era and continues, starting from even the smallest level. Even in 2022, the Indonesian NGO Wach Corruption found 579 cases, 1,396 suspects, and state losses of IDR 42,747 trillion, bribes of IDR 693 billion, illegal levies of IDR 11.6 billion, and money laundering of IDR 955 billion. Therefore, this research aims to find out how the culture of corruption is represented in the film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Researchers use a qualitative approach and use semiotic methods, especially John Fiske's codes. The subject used in this research is the film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, while the object of this research is the representation of corruption culture in the film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Through the film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Reza Indragiri and Yudi Wibowo succeeded in showing that in Indonesia today the culture of corruption is still very common, such as the bribery case told by Reza Indragiri and Yudi Wibowo's opinion that in Indonesia today everything is about money, which is even Justice can also be bought even by bribing the person concerned

    157

    full texts

    168

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇