Jurnal Buana Informatika
Not a member yet
274 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Pemanfaatan Internet Untuk Peningkatan Kualitas Guru dan Mutu Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini
Abstract. Internet is one of the types of information technology can be utilized to facilitate and improve the quality of human life in various aspects. In the field of education, wide open opportunities the Internet can be used to improve the quality of teachers and quality of teaching and learning process. This study attempted to get an idea about the condition of Internet used by teachers of Early Childhood Education and give solutions that can be used by the community of early childhood educators. The solutions we give are (1) socialize the use of the Internet for early childhood teachers in Indonesia so that they can dig their own needs that can be obtained from the Internet, (2) procure computer for teachers so they will have access to the Internet, and (3) construct a portal that can be used as a community center of early childhood teachers in Indonesia. Keywords: Early Childhood Education, portal, Internet utilization, quality of teachers, quality of teaching and learning process Abstrak. Internet merupakan salah satu jenis Teknologi Informasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup manusia dalam berbagai aspek. Dalam bidang pendidikan, terbuka luas peluang Internet dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas guru dan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini berusaha untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi pemanfaatan Internet oleh para pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan selanjutnya memberikan solusi yang dapat digunakan oleh komunitas pendidik anak usia dini. Solusi yang penulis berikuan adalah (1) melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan Internet untuk para guru PAUD se-Indonesia sehingga mereka dapat menggali sendiri kebutuhan-kebutuhan mereka yang bisa didapatkan dari Internet, (2) pengadaan komputer untuk guru di seluruh Indonesia. Pengadaan ini diperlukan supaya guru-guru mendapat kemudahan dalam mengakses Internet, dan (3) pembangunan sebuah portal yang dapat digunakan sebagai pusat komunitas guru PAUD se-Indonesia.Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), portal, pemanfaatan Internet, kualitas guru, kualitas proses belajar mengaja
Persepsi Mahasiswi Teknik Informatika Mengenai Karir Dalam Bidang Teknologi Informasi Setelah Menjadi Sarjana
Abstract. The Information Technology (IT) world tends to be dominated by men. Although some women have already worked in this field but the number is still very low. This study attempts to obtain information from female students taking Computer Science about their career goals in the IT field after they graduate later and to analyze the constraints and competencies that must be mastered by women to compete with men in the IT world. The research respondents were 50 female students of the Informatics Engineering Department in Atma Jaya University Yogyakarta, Indonesia. Questionnaires and interviews were carried out to obtain the data needed. The results show that although most respondents have high motivation and optimism in their IT education, they do not feel confident in taking a career path in the IT field after they graduate. There are some obstacles that may inhibit women’s IT career.Keywords: Female Computer Science Students' Perception, Information Technology Career Abstrak. Dunia Teknologi Infomasi (TI) sampai dengan saat ini masih didominasi oleh kaum laki-laki. Meskipun wanita sudah mulai eksis di bidang ini namun jumlahnya masih sangat sedikit dan posisinyapun kebanyakan bukan di posisi strategis. Penelitian ini berusaha untuk mendapatkan informasi dari para mahasiswi Teknik Informatika tentang tujuan karir mereka dalam bidang TI setelah mereka lulus, menganalisa tentang kendala dan kompetensi yang harus dimiliki wanita untuk dapat bersaing dengan laki-laki di dunia TI. Sampel penelitian adalah 50 orang mahasiswi Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Metode penggalian data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Dari hasil penelitian didapatkan informasi bahwa mayoritas responden memiliki motivasi yang tinggi dalam menempuh pendidikan, memiliki optimisme yang tinggi dalam bidang TI namun sayangnya mayoritas tidak yakin akan berkarir di bidang TI nantinya. Banyaknya kendala yang ditemui turut berkontribusi dalam hal ini.Kata Kunci: Persepsi, Mahasiswi Teknik Informatika, Karir Teknologi InformasiÂ
Fuzzy Simple Additive Weighting Untuk Diagnosis Penyakit Pneumonia
Abstract. Pneumonia is an infection of the lungs that is caused by bacteria, viruses, fungi, or parasites. It is characterized primarily by inflammation of the alveoli in the lungs or by alveoli that are filled with fluid (alveoli are microscopic sacs in the lungs that absorb oxygen). The shortage of medical personnel at health community centers to serve a population often results in care delays for pneumonia patients. The purpose of this research is to make a modelling of group decision support system in diagnosing pneumonia in adult patients. The system is designed as a tool for medical personnel in diagnosing pneumonia patients.Group Decision Support System (GDSS) is developed by using Fuzzy Simple Additive weighting methods. The preference scoring of three experts i.e. a pulmonary specialist, an internist and a pharmacist is carried out by applying triangular fuzzy numbers. In the aggregation stage, preferences makes use of Fuzzy Linguistic quantifier, stage rangking employs Simple Additive Weighting while Forward Chaining is employed in the inference process. The system is tested by inputting the symptoms of pneumonia without the involvement of an expert. The results shows that the system is capable in diagnosing pneumonia.Keywords: GDSS, Fuzzy, Simple Additive Weighting, Pneumonia Abstrak. Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Hal ini ditandai terutama oleh peradangan alveoli di paru-paru atau alveoli yang berisi cairan (alveoli adalah kantung mikroskopis di paru-paru yang menyerap oksigen), terbatasnya tenaga medis di puskesmas disbanding dengan jumlah penduduk berakibat sering terlambatnya pelayanan terhadap pasien pneumonia. Tujuan penelitian ini adalah membuat pemodelan sistem pendukung keputusan kelompok untuk mendiagnosis pasien pneumonia pada orang dewasa. Sistem ini dirancang sebagai alat bantu tenaga medis dalam mendiagnosis pasien pneumonia. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (SPKK) dikembangkan menggunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting. Pemberian nilai preferensi tiga orang pakar antara lain ahli paru-paru, ahli internis dan ahli farmasi menggunakan bilangan fuzzy segitiga. Pada tahap agregasi preferensi digunakan Fuzzy Linguistic Quantifier, tahap perangkingan menggunakan Simple Additive Weighting dan proses inferensi menggunakan Forward Chaining. Sistem diuji dengan cara memasukkan gejala-gejala pneumonia tanpa melibatkan seorang pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat mendiagnosis penyakit pneumonia.Kata Kunci: SPKK, Fuzzy, Simple Additive Weighting, Pneumoni
Audit Tingkat Kematangan Penerapan Teknologi Informasi di STIE Musi Palembang Menggunakan COBIT Quickstart
Abstract. The application of Information Technology (IT) has been carried out in the business sector  globally, vast and turbulently. However, in general, the education sector has not been able to implement the information system properly. Thus, a research was conducted on the application of Information Technology maturity level in the School of Economics (STIE) Musi in Palembang. The method applied in this research is Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) Quickstart framework. The research stages start from formulating research problems and objectives, literature review, data collection, measuring as-is maturity level, Gap analysis and recommendations. The results state that the level of maturity of the application of Information Technology in STIE Musi is on level 2 (Repeatable but Intuitive). The conclusion of the research is to provide a suitable recommendation gudelines for the implementation of COBIT Quickstart framework in STIE Musi Palembang.Keywords: Information Technology, STIE Musi, COBIT Quickstart. Abstrak. Penerapan Teknologi Informasi (TI) telah dilakukan secara global, pesat dan turbulent di sektor bisnis, pendidikan, namun di sektor pendidikan pada umumnya berjalan lambat, bahkan belum dapat menerapkan sistem informasi dengan baik dan benar. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang maturity level penerapan teknologi informasi di salah satu sektor pendidikan yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Musi di Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) Quickstart. Tahapan penelitian dimulai dari merumuskan masalah dan tujuan, studi literatur, pengumpulan data, mengukur as-is maturity level, analisis Gap, serta rekomendasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat kematangan penerapan teknologi informasi di STIE Musi Palembang berada pada level 2 (Repeatable but Intuitive). Kesimpulan hasil penelitian adalah rekomendasi guide lines yang sesuai framework COBIT Quickstart untuk diterapkan selanjutnya di STIE Musi Palembang.Kata Kunci: Teknologi Informasi, STIE Musi, COBIT Quickstart
Desain dan Implementasi Media Pembelajaran Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanan Menggunakan Teknologi Augmented Reality pada Android
Abstract. Science is about learning natural environment systematically. At primary school, science is taught in a conventional way, mostly is not supported by appropriate learning media. By mainly learning from books as a learning medium, primary school students cannot completely understand about the subject. Therefore learning media which can increase the interests of study and completely understand the subject is needed. Based on the problem, learning media for animal classification based on the type of food by using augmented reality technology on android OS mobile device has been made. This research uses a prototype method to develop the learning media. From this learning media, primary school students can learn more about animal classification based on the type of food.Keywords: Learning, IPA, Augmented Reality, Android. Abstrak. IPA adalah ilmu yang berhubungan dengan cara mempelajari alam secara sistematis. Salah satu kendala pembelajaran IPA di sekolah dasar adalah cara belajar konvensional yang tidak didukung dengan media pembelajaran yang tepat. Proses belajar konvensional hanya mengandalkan buku sebagai media pembelajaran. Hal ini mengakibatkan siswa kurang menguasai materi yang disampaikan, untuk itu diperlukan media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman materi pembelajaran IPA. Berdasarkan masalah tersebut dibuat media pembelajaran penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan menggunakan teknologi augmented reality pada perangkat mobile android OS. Penelitian ini menerapkan metode prototype  dalam proses pengembangan media pembelajaran ini. Melalui media pembelajaran  inilah siswa dapat lebih memahami materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan.Kata Kunci: Pembelajaran, IPA, Augmented Reality, Android
Identifikasi Penyakit dengan Gejala Awal Demam Menggunakan K-Nearest Neighbor (K-NN)
Abstract. K-Nearest Neighbor (K-NN) is a method that uses a supervised algorithm where the results from the new sample test are classified based on the majority of the category on K-NN. K-Nearest Neighbor method (K-NN) is one of the clinical decision making method known as Clinical Decision Support System (CDSS). This Research employs the data of patients who have fever symptoms, in order to be classified into 10 possible diseases. The Research objects are 82 data and 72 data are used for training while 10 data are used for testing. Value K=3, will be used for the best results in the disease grouping, with the accuracy value result of classification is 97,2%. It is shown that the K-NN method is part of the CDSS because the value of accuracy that can be tolerated for grouping diseases reaches more than 97%.Keywords: Classification of disease, fever symptoms, K-NN. Abstrak. K-Nearest Neighbor (K-NN) adalah suatu metode yang menggunakan algoritma supervised dimana hasil dari sampel uji yang baru diklasifikasikan berdasarkan mayoritas dari kategori pada K-NN. Metode K-NN merupakan salah satu dari metode pengambilan keputusan klinik atau Clinical Decision Support System (CDSS). Penelitian ini menggunakan data pasien dengan gejala awal demam untuk mengelompokkan penyakit yang terdiri dari 10 penyakit. Obyek penelitian menggunakan data sebanyak 82 dengan 72 data digunakan untuk training dan 10 data digunakan untuk testing. Hasil terbaik pengelompokan penyakit menggunakan nilai K=3 dengan nilai akurasi hasil pengelompokkan sebesar 97,2%. Hal ini menunjukkan bahwa metode K-NN merupakan bagian dari CDSS karena nilai akurasi yang dapat ditoleransi untuk pengelompokan penyakit harus mempunyai nilai akurasi diatas 97%. Kata kunci: Gejala awal demam, K-NN, penyakit
Perbandingan Metode Enhanced Confix Stripping dan Porter Stemmer Untuk Stemming Konten Bahasa Indonesia
Abstract. In Indonesian, there are many existing methods of stemming; among others are ECS and Porter. However, the advantages and disadvantages of both methods are not yet known. To find out which one of the stemmers is more effective and efficient it requires us to compare the effectiveness of both methods. This research compares and evaluates two Indonesian stemmers, ECS and the porter. Trial research documents are taken from Tala’s research as many as 50, 100 and 300. In evaluating 50 document’s, ECS is able produce 82% with elapsed time of 6.781 seconds and porter only produces 61% with elapsed time of 0.0148 seconds. In evaluating 100 document’s, ECS produces 81% with elapsed time of 11.8311 seconds, while the porter only 61% with elapsed time of 0.0291 seconds. While in trying 300 document’s, ECS produces 81% with elapsed time of 11.8311 seconds and porter is only able produce 61% of with elapsed time of 0.0291 seconds. Keywords: Stemming, Enhanced Confix Stripping, Porter stemmer Abstrak. Dalam Bahasa Indonesia, banyak metode stemming yang sudah ada, salah satunya yaitu ECS dan Porter. Namun, belum diketahui kelebihan dan kekurangan kedua metode tersebut. Untuk mengetahui stemmer mana yang lebih efektif dan efisien, diperlukan perbandingan efektifitas pada kedua metode. Penelitian ini membandingkan dan mengevaluasi dua stemmers Bahasa Indonesia, ECS dan porter. Dokumen uji coba diambil dari penelitian Tala yang berjumlah 50, 100 dan 300. Pada uji coba 50 dokumen, ECS mampu menghasilkan 82% dari total kata dengan kecepatan 6,781 detik dan porter hanya menghasilkan 61% dengan kecepatan 0,0148 detik. Uji coba 100 dokumen, ECS telah mampu menghasilkan 81% dengan kecepatan 11,8311detik, sedangkan porter hanya menghasilkan 61% dengan kecepatan 0,0291 detik. Uji coba 300 dokumen, ECS telah menghasilkan 81% dengan kecepatan 11,8311 detik dan porter hanya mampu menghasilkan 61% dengan kecepatan 0,0291 detik.Kata Kunci: Stemming, Enhanced Confix Stripping, Porter stemme
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Usaha Toko Komputer Dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process)
 Abstract. Computer Store business is one growing business in the Tembilahan, so competition in this business increases rapidly. Most decision makers make mistakes in finding a strategic location for business due to the lack and limitation of analysis in survey data. Therefore it is necessary to make a Decision Support System (DSS) to assist the survey data processing. The application of the method Analytical Hierarchy Process (AHP) in developing Decision Support System (DSS) to determine the Computer Store business development set by using 4 (four) criteria, such as population, competitors, population backgrounds, and investment value. The final results of the DSS process using AHP is a ranking of several alternative locations in the set, and alternative locations that have the highest global weight is recommended for the development of Computer Store business.Keywords: Analytical Hierarchy Process, Business Computer Store, Decision Support Systems. Abstrak. Usaha toko komputer merupakan salah satu usaha yang sedang berkembang di Tembilahan, sehingga persaingan di bidang usaha ini dapat dikatakan meningkat pesat. Untuk mendapatkan lokasi yang strategis, kebanyakan para pengambil keputusan salah dalam memilih, ini dikarenakan kurangnya analisa terhadap data hasil survey lokasi dan keterbatasan pengambil keputusan dalam menganalisa data hasil survey. Untuk itu perlu dibuat sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu dalam mengolah data hasil survey. Penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam pembangunan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penentuan pengembangan usaha toko komputer ditetapkan menggunakan 4 (kriteria) kriteria diantaranya jumlah penduduk, kompetitor, latar belakang penduduk, dan nilai investasi. Hasil akhir dari proses SPK menggunakan metode AHP ini berupa peringkat dari beberapa alternatif lokasi yang di tetapkan, dan alternatif lokasi yang mendapatkan bobot global paling tinggi yang menjadi rekomendasi untuk pengembangan usaha toko komputer.Kata Kunci: Analytical Hierarchy Proses, Sistem Pendukung Keputusan, Usaha Toko komputer
Pemodelan Lingkungan Virtual untuk Interaksi Avatar Berbasis Context Pada Proyek Digital Life at Campus (DiL@C)
Abstract. Campus activities that use information technology increasing rapidly, these activities e.g. studying activity, access to information and so on. The increased activities forces instance has an "assistants" who can help the real user to complete their works and responsibilities. Virtual world allows the user to be in a different context so that it can follow a different activity at one time. Avatar requires a virtual Environment for the activity. This research build a model in virtual world (VES) that would bring together between avatars, virtual objects and context to work in a scenario in Digital Life at Campus (Dil@C). Design written in this paper to formulate a model of Context based communication, system architecture and implementation that can be applied in the virtual world.Keywords: DiL@C, avatar, context, Virtual Environment System (VES). Abstrak. Aktifitas kampus yang memanfaatkan teknologi informasi semakin banyak, Aktifitas ini contohnya perkuliahan, akses informasi dan lain-lain. Peningkatan aktifitas ini memaksa instance di dalam kampus memiliki â€asisten†yang dapat membantu real user untuk menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabnya. Dunia virtual memungkinkan user dapat berada pada konteks yang berbeda sehingga dapat mengikuti aktifitas yang berbeda pada satu waktu. Pengembangan model avatar yang merepresentasikan user dalam dunia maya membutuhkan lingkungan virtual untuk beraktifitas. Penelitian ini memodelkan sebuah dunia virtual (VES) yang dapat mempertemukan antara avatar, obyek-obyek virtual dan konteks untuk bekerja dalam sebuah skenario dalam Digital Life at Campus (DiL@C). Perancangan yang ditulis dalam paper ini merumuskan model komunikasi berbasis konteks, arsitektur sistem dan implementasi yang bisa diterapkan dalam dunia virtual.Kata Kunci: DiL@C, avatar, konteks, Virtual Environment System (VES)
Perancangan dan Implementasi Sistem Reservasi Foodcourt Berbasis Web dengan Memanfaatkan Koneksi Wifi
Abstract. Reservation is a treaty process in the form of ordering a product of both goods and services. It becomes very important as the modern life demands everything to be fast and easy. It is this factor that encourages strategic use of technology. A reservation system is a web-based reservation system utilizing the foodcourt wifi connection and is a set of server-side Forms Controls to build applications of wireless mobile devices. These controls produce various outputs, namely WML, HTML, or compact HTML. From this research it can be concluded that the wifi connection can be used to design and implement web-based reservation system for ordering in a foodcourt.Keywords: Reservation system, Reservation Mobile. Abstrak. Reservasi adalah sebuah proses perjanjian berupa pemesanan sebuah produk baik barang maupun jasa. Hal ini menjadi sesuatu yang penting mengingat perkembangan jaman yang menuntut serba cepat dan mudah. Faktor inilah yang mendorong terciptanya strategi penggunaan teknologi mobile untuk membuat sistem reservasi foodcourt berbasis web dengan memanfaatkan koneksi wifi. Sistem Reservasi ini merupakan satu set server-side Forms Controls untuk membangun aplikasi perangkat mobile nirkabel. Kontrol ini menghasilkan output yang berbeda, yaitu WML, HTML, atau compact HTML. Penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa koneksi wifi dapat dimanfaatkan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem reservasi foodcourt berbasis web untuk pemesanan menu pada foodcourt.Kata Kunci: Sistem Reservasi, Reservasi Mobile