Jurnal Buana Informatika
Not a member yet
274 research outputs found
Sort by
Membangun Aplikasi Simulasi Rambut Berdasarkan Bentuk Wajah dengan Menggunakan Flash
Abstract. In the modern era, many people consider appearance is very important in supporting their career. However, some people ignore their appearance while interesting look is one one major factor for success beside brain. Many people groom and style their hair and even have routine treatment in order to have attractive appearance but the results are far from satisfying. It might result from the lack of the improper methods applied by a hairdresser that the majority of the community is disappointed with the result. To help people in need of grooming requires an application that can display and provide information as well as training to hairdressing trainees based on the shapes of the faces to make each look good and interesting. The method applied in this research is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC). This application was built by using Macromedia Flash 8 as a programming language design, Autodesk 3ds max9 and Adobe Photoshop CS3 to design the display. With the construction of this application is expected to provide trainee with the exisiting information needed and, therefore, the learning process can become more interesting and interactive so that the materials given can be more easily understood.Keywords: Attractive Appearance, Hairdro, MDLC, MacromediaFlash8, Autodesk 3dsmax9. Abstrak. Di zaman yang semakin modern ini, banyak orang berpendapat penampilan sangat penting dalam menunjang karier. Namun tidak sedikit dari masyarakat yang mengabaikan penampilannya, padahal unsur penampilan menarik menjadi salah satu faktor utama kesuksesan seseorang, selain faktor otak. Banyak dari sebagian masyarakat yang melakukan penataan rambut dan bahkan perawatan rutin agar memiliki penampilan menarik tetapi hasilnya kurang maksimal. Hal ini juga dipicu oleh kurang benarnya metode-metode dalam tata rambut yang dilakukan oleh seorang penata rambut, sehingga banyak dari sebagian masyarakat merasa kecewa akan hasil yang diharapkannya. Untuk membantu kebutuhan masyarakat dalam tata rambut tersebut dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat menampilkan dan memberikan informasi serta pelatihan untuk siswa trainning tentang tata rambut berdasarkan bentuk wajah secara baik dan menarik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Aplikasi ini dibangun menggunakan Macromedia Flash 8 sebagai bahasa pemrograman desain, autodesk 3ds max9 dan adobe photoshop CS3 untuk desain tampilan. Dengan dibangunnya aplikasi ini diharapkan dapat membantu dalam menyajikan informasi dan proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif sehingga materi yang diberikan lebih mudah dipahami.Kata Kunci: penampilan menarik, tata rambut, MDLC, Macromedia Flash 8, Autodesk 3ds max9
Pengembangan Single-Account Untuk Berbagai Aplikasi Berbasis Web dan Desktop Memanfaatkan Account Windows Live
Abstract. Along with the increasing number of applications provided for students, a student needs to have different accounts to access each application. The accounts are used to access each specific application from campus or applications provided by another partner, such as Microsoft Live @ edu. As a result, these students have many accounts to access email, courses site, the study plan, resulst of study, etc. This situation often makes students forget their usernames or passwords to access the existing system applications. As a result, the administrator or operator often gets requests to reset passwords from students. This research is conducted in the effort to minimize the number of students who cannot access the information system because they cannot login. A student only needs to remember one account, i.e. his/her account of windows live, to be able to access various applications of information system, both on desktop and via web, provided by the campus.Keywords: single-account, desktop, web, live@edu, windows live Abstrak. Seiring dengan bertambahnya aplikasi layanan teknologi informasi yang disediakan bagi mahasiswa, maka seorang mahasiswa harus mengingat berbagai account yang dimiliki untuk mengakses berbagai aplikasi tersebut. Account-account tersebut digunakan untuk mengakses ke masing-masing aplikasi khusus dari perguruan tinggi tersebut ataupun account untuk mengakses aplikasi yang disediakan pihak lain yang menawarkan kerjasama, misalnya Microsoft live@edu. Akibatnya, mahasiswa tersebut memiliki account untuk mengakses email, situs kuliah, pengisian rencana studi, dan sebagainya. Hal ini sering membuat mahasiswa tersebut lupa username atau password salah satu aplikasi yang ada, sehingga tidak bisa mengakses sistem. Akibatnya, administrator/operator mendapatkan permohonan untuk mereset password para mahasiswa yang lupa tersebut. Penelitian ini dilakukan sebagai usaha untuk meminimalkan kemungkinan mahasiswa tidak bisa mengakses sistem informasi karena tidak bisa melakukan login. Mahasiswa cukup mengingat sebuah account, yaitu account windows live, untuk bisa mengakses berbagai layanan sistem informasi, baik desktop maupun web, yang disediakan kampus.Kata Kunci: single-account, desktop, web, live@edu, windows liv
Analisis Perbandingan Ketahanan Metode Steganografi LSB dan BPCS Menggunakan Metode Steganalisis Binary Similarity Measures
Abstract. Least significant bit (LSB) and Bit Plane Complexity Segmentation (BPCS) are two of the most commonly used steganoraphy methods. LSB is relatively simple and can be quickly implemented while BPCS offers an advantage in the capacity of storing hidden messages. These two methods are considered good if and only if the hidden messages in each of them are robust from a steganalysis implementation. This research specifically performs the robustness checks for both methods by using the Binary Similarity Measures (BSM). BSM measures the correlations between bits in a bit-plane to detect the message hidden in an image. Our test results show that the larger the size of the message hidden by using the BPCS method, the smaller is its detection probability. On the contrary, the size of the hidden message is directly proportional to its probability of being discovered in the LSB method. Keywords: steganography, Least Significant Bit, Bit Plane Complexity Segmentation, steganalysis, Binary Similarity Measures Abstrak. Least Significant Bit (LSB) dan Bit Plane Complexity Segmentation (BPCS) merupakan dua metode steganografi yang umum digunakan. LSB dapat diimplementasikan secara cepat dan sederhana sedangkan BPCS menawarkan kelebihan dalam penampungan kapasitas pesan rahasia. Agar dapat dikatakan sebagai metode steganografi yang baik maka kedua metode tersebut harus dapat mempertahankan pesan yang disisipkan dari serangan metode steganalisis. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui ketahanan dari masing-masing metode menggunakan metode steganalisis Binary Similarity Measures (BSM). BSM mengukur korelasi antar bit-bit dalam suatu bit-plane untuk mengetahui keberadaan pesan pada citra. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semakin besar pesan yang disisipkan pada suatu citra menggunakan metode BPCS, maka kemungkinan terdeteksinya pesan akan berkurang. Hal ini berbanding terbalik dengan metode LSB dimana ukuran pesan yang disisipkan berbanding lurus dengan kemungkinan terdeteksinya pesan tersebut.Kata Kunci: Steganografi, Least Significant Bit, Bit Plane Complexity Segmentation, Steganalisis, Binary Similarity Measure
Analisis dan Perancangan Alat Bantu Monitor Brand Universitas Atma Jaya Yogyakarta di Situs Jejaring Sosial Twitter
Abstract. Brand monitoring has become an important task for any individual or corporation along with the growing development of social networking sites. Positive images of a brand are very important so it is wise for the brand owner to make observations to the comments provided by public about the brand on social networking sites. Brand monitoring can be carried out by using software as a tool to automatically capture data from Twitter associated with the brand of University of Atma Jaya Yogyakarta. Brand monitoring tool can be useful to know the public opinions about the brand of Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Furthermore, the opinion can be a consideration to carry out a self examination, to correct mistakes, and to improve their services, and, in the end, to leverage the brand image.Keywords: brand monitoring, sentiment, twitter, Universitas Atma Jaya Yogyakarta Abstrak. Brand monitoring telah menjadi tugas penting bagi setiap individu atau korporasi seiring dengan perkembangan situs jejaring sosial. Citra positif akan suatu brand sangat penting sehingga bijaksana jika sang pemilik brand melakukan pengamatan akan komentar-komentar yang diberikan oleh masyarakat mengenai brand yang mereka miliki di situs jejaring sosial. Brand monitoring dapat dilakukan dengan menggunakan sebuah perangkat lunak sebagai alat bantu untuk mengcapture data-data dari situs jejaring sosial Twitter yang terkait dengan brand Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Jika dikembangkan lebih lanjut, alat bantu ini dapat bermanfaat untuk mengetahui bagaimana pendapat masyarakat (pengguna Twitter) mengenai brand Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Lebih jauh, pendapat tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki kesalahan, serta meningkatkan pelayanan dan pada akhirnya akan meningkatkan brand image.Kata Kunci: brand, sentiment, monitoring, twitter, Universitas Atma Jaya Yogyakart
Penerapan Algoritma Levenberg-Marquadt dan Backpropagation Neural Network Untuk Klasifikasi Suara Manusia
Abstract. Voice recognition technology is currently experiencing growth, especially in the case of speech processing. Speech processing is a way to extract the desired information from a voice signal. This study discusses the classification of human voice system male and female. Extract the characteristics of the voice signal in each frame time domain and frequency domain is to help simplify and speed calculations. The features for voice or other audio between Short Time Energy, Zero Crossing Rate, Spectral Centroid, and others. Test results show that the classification system the human voice using the backpropagation neural network and Levenberg-Marquadt algorithm to change matrix weight is very good because of the complexity and rapid calculation which is not too high. Database voice sample of 40 voices with the test data as much as 5 votes. The output of the system is the result of the classification that has been identified with a similarity value>=0.5 for male and <0.5 as a female. Testing using artificial neural network produced an average success rate in voice classification amounted to 91%.Keywords: Feature Extraction, Classification, Backpropagation, Levenberg-Marquadt Algorithm, Human Voice Abstrak. Teknologi pengenalan suara saat ini telah mengalami perkembangan terutama dalam hal speech processing. Speech processing merupakan suatu cara untuk mengekstrak informasi yang diinginkan dari sebuah sinyal suara. Penelitian ini membahas sistem klasifikasi suara manusia male dan female. Mengekstrak ciri dari sinyal suara setiap frame pada kawasan waktu dan kawasan frekuensi sangat membantu untuk menyederhanakan dan mempercepat perhitungan. Adapun fitur-fitur untuk suara atau audio antara lain Short Time Energy, Zero Crossing Rate, Spectral Centroid dan lain-lain. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa klasifikasi suara manusia dengan menggunakan jaringan saraf tiruan backpropagation dan algoritma Levenberg-Marquadt untuk perubahan matriks bobot, sangat baik dan cepat karena kompleksitas perhitungan yang tidak terlalu tinggi. Database sample suara sebanyak 40 buah dengan data test sebanyak 5 suara. Output dari sistem adalah hasil klasifikasi yang telah dikenali dengan nilai kemiripan >= 0,5 sebagai pria dan < 0,5 sebagai wanita. Pengujian dengan menggunakan jaringan saraf tiruan dihasilkan rata-rata tingkat keberhasilan dalam klasifikasi suara adalah sebesar 91 %.Kata Kunci: Feature Extraction, Klasifikasi, Backpropagation, Algoritma Levenberg-Marquadt, Suara Manusi
Pemampatan Intraframe pada Citra Sekuensial Menggunakan Gelombang Singkat Biorthogonal
Abstract. In the sequential image compression process there are two compression processes known as intraframe and interframe compressions. This paper focuses on intraframe compression on an image sequence by using the 14 Biorthogonal wavelet. Intraframe compression utilizes spatial redundancy within a frame. This happens because there is a correlation between a pixel with its neighboring pixels. This research uses different changes between frames in sequential images by moving the camera, and shifting objects in the middle. Then each sequential image is tested by using the 14 Biorthogonal wavelet toward its PSNR and compression ratio (%). The results of  the research can be concluded that the Biorthogonal 2.4 has the highest PSNR. As for the compression ratio, they show that the Biorthogonal 3.1 produces the highest compression ratio (%).Keywords: Sequential image, intraframe compression, compression ratio, PSNR, wavelet Abstrak. Pada citra sekuensial dikenal dua proses pemampatan yaitu pemampatan intraframe dan pemampatan interframe. Pada makalah ini lebih difokuskan pada pemampatan intraframe dari suatu citra sekuensial yang menggunakan 14 wavelet Biorthogonal. Pemampatan intraframe memanfaatkan redundansi spasial yang terdapat dalam suatu bingkai. Hal ini disebabkan karena adanya korelasi antara sebuah piksel dengan piksel di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan perubahan antar bingkai pada citra sekuensial, yaitu kamera yang bergerak dan obyek di tengah bergerak. Kemudian setiap citra sekuensial diuji dengan 14 wavelet biorthogonal terhadap PSNR dan prosentase rasio kompresinya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu pada pemampatan intraframe wavelet Biorthogonal 2.4 menghasilkan PSNR tertinggi. Sedangkan untuk porsentase rasio kompresi terlihat bahwa Biorthogonal 3.1 menghasilkan rasio kompresi tertinggi.Kata Kunci: citra sekuensial, pemampatan intraframe, prosentase rasio kompresi, PSNR, gelombang singka
Sistem Informasi ProMix untuk Peramalan Produk (Studi Kasus pada PT. Batik Danar Hadi - Solo)
 Abstract. One of the successful keys to compete in a business is the mastery of information. Marketing jobs in a company is to find the right products for customers rather than to find the right customers for the products. “ProMix†(comes from the term of "Product Mix") is one of some marketing tools to use in order to achieve its marketing objectives in target markets. It assesses the company's operations efficiently to avoid or minimize waste in the organization in the efforts to achieve the goals. Therefore, it is necessary to design a computerized system which, in this study, is called ProMix system. The system can be used to forecast the company's production volume and product distribution. ProMix system is designed and built by using Visual Basic as its programming language and SQL database server. The result is an information system that contributes to the efficiency of company operations and performance management of PT. Danar Hadi Batik Solo in making a decision.Keywords: information system, product mix, product, forecasting, marketing Abstrak. Salah satu kunci keberhasilan untuk mampu bersaing dalam menjalankan usaha adalah penguasaan informasi. Pekerjaan pemasaran dalam perusahaan bukan untuk menemukan pelanggan yang tepat melainkan menemukan produk yang tepat bagi pelanggan. ProMix (berasal dari Istilah “Product Mixâ€) merupakan salah satu alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran. Operasi perusahaan dinilai efisien bila mampu menghindari atau meminimalisasi pemborosan di dalam usahanya mencapai sasaran organisasi. Untuk itu dirancang suatu sistem terkomputerisasi dalam penelitian ini yang disebut Sistem ProMix dan dapat digunakan perusahaan untuk meramalkan volume produksi dan pendistribusian produk. Sistem ProMix dirancang dan dibangun menggunakan Visual Basic sebagai bahasa pemrogramannya dan database SQL Server. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah sistem informasi yang dapat memberikan kontribusi terhadap efisiensi operasi perusahaan dan kinerja manajemen PT. Batik Danar Hadi Solo dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat meminimalisasi kerugian perusahaan baik dari segi penjualan produk maupun distribusinya.Kata Kunci: sistem informasi, product mix, produk, peramalan, pemasara
Developing a Prototype of Mobile Dental Information System in Indonesia
Abstact. With the rapid development of wireless technology, mobile devices applications and services have become more convenient. One area that can be supported by this technology is the field of health, particularly in the dental information system. Processing the patient data is one of the many factors that have an important role in hospital industry. The manual processing of patient data in dental clinic 'X' Yogyakarta, Indonesia is inefficient and ineffective. It can't guarantee the accuracy of the calculation, recapitulations, and reporting system. The rapid development of information technology makes it possible to develop a dental information system, which gives accurate reports on the status of the patients in real time for the purpose of improving patient’s safety and quality of services. In this research, the application is developed with Java programming language and mySQL database. The testing results of the application have shown that the program can be operated easily, has a clear work flow, supports various facilities that help users, and is able to become valuable inputs for dental clinic management in the decision making process. Based on the questionnaire results, 80% respondents reported that the program met the requirements and was easy to use.Keywords: mobile technology, dental information system, registration, report Abstrak.Perkembangan teknologi nirkabel yang sangat pesat telah memicu aplikasi dan layanan seluler menjadi lebih nyaman. Salah satu bidang yang dapat didukung oleh teknologi ini adalah bidang kesehatan, terutama dalam sistem informasi klinik gigi. Pengolahan data pasien merupakan salah satu faktor yang memiliki peran penting dalam pengelolaan industri kesehatan. Saat ini, proses manual pengolahan data pasien di klinik gigi 'x' Yogyakarta tidak efisien dan tidak efektif. Hal ini tidak dapat menjamin keakuratan perhitungan, rekapitulasi, dan sistem pelaporan. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memungkinkan untuk mengembangkan sistem informasi gigi, yang memberikan laporan yang akurat tentang status pasien secara real time untuk tujuan meningkatkan keselamatan pasien dan mutu layanan. Dalam penelitian ini, aplikasi dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java dan database mySQL. Hasil pengujian aplikasi telah menunjukkan bahwa program ini dapat dioperasikan dengan mudah, memiliki alur kerja yang jelas, mendukung berbagai fasilitas yang membantu pengguna, dan mampu menjadi masukan yang berharga untuk manajemen klinik gigi untuk membuat keputusan. Berdasarkan hasil survey, 80% responden berkata bahwa program sudah memenuhi kebutuhan dan mudah untuk digunakan.Kata kunci: teknologi bergerak, sistem informasi dokter gigi, registrasi, lapora
Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Pemberian Beasiswa di STMIK Atma Luhur
Abstract. Top of FormEconomic conditions is one obstacle in implementing education especially higher education. This limitation can be overcome by granting scholarships. With the scholarship students who have excellent academic ability can continue their education. In STMIK Atma Luhur Pangkalpinang, scholarships are offered not only to students who have excellent academic achievements but also for those with special abilities in other fields, such as for outstanding athletes. The number of classifications gives top management a hard time to decide who will receive the scholarship. The difficulty lies on the lack of clear criteria in awarding the scholarships either from campus or from the government based on both academic and non academic achievements. This study presents several criteria that can be used to determine which students deserve to receive which scholarship. This study uses the Analytical Hierarchy Process (AHP) as a model of decision making in determining scholarship recipients. The results of data processing tools with AHP and Expert Choice 2000 indicate that the scholarship (Improved Academic Achievement or PPA) is the most popular fellowship that reaches 23.3%, followed by student’s achievements by 22.3%,. The third is a scholarship Student aid Study (BBM) that reaches 21.5%. While the most important criteria according to the expert respondents is on academic achievement that reaches 50.3%.Keywords: scholarship, academic and non academic achievement, Analytical Hierarchy Proces. Abtrak. Di STMIK Atma Luhur Pangkalpinang, beasiswa tidak hanya untuk mahasiswa yang mempunyai kemampuan akademik sangat baik, namun juga untuk mahasiswa yang mempunyai kemampuan istimewa lainnya seperti atlet berprestasi. Banyaknya klasifikasi beasiswa membuat manajemen puncak sebagai penentu akhir kepada siapa beasiswa akan diberikan cukup kesulitan. Penelitian ini menyajikan beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan mahasiswa dengan kategori seperti apa yang paling pantas menerima beasiswa – beasiswa tersebut. Penelitian ini menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai model pengambilan keputusan dalam menemtukan mahasiswa penerima beasiswa. Hasil pengolahan data dengan AHP dan tools Expert Choice 2000 menunjukkan bahwa beasiswa (Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) adalah beasiswa yang paling diminati dengan bobot mencapai 23,3%, selanjutnya adalah beasiswa mahasiswa berprestasi dengan bobot 22,3%, dan peringkat ketiga adalah beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dengan bobot mencapai 21,5%. Sedangkan kriteria paling penting menurut para responden ahli adalah prestasi akademik dengan bobot mencapai 50,3%.  Kata Kunci: beasiswa, beasiswa berbasis akademik, beasiswa non akademik, Analytical Hierarchy Process
Rancangan Model Manajemen Pengetahuan Untuk Perencanaan Pola Tanam Efektif Tanaman Pangan Berbasis Spatial Mining
Abstract. This paper discusses the knowledge management modeling for planning the effective planting pattern based on spatial mining. The knowledge management is developed as a portal from traditional pranata mangsa (season reading) knowledge which is well known among Javanese and Balinese people and is plotted to the digital map. The content of the system is also combined with the recent research results about pranata mangsa, and planting patterns of the crops in many places in Java and Bali.   The application is experimented in Boyolali District. This system gives practical knowledge to farmers, in addition to developing a knowledge sharing culture among farmers and agricultural service officers in many places by using Web.Keywords: Knowledge Management, Knowledge sharing, pranata mangsa, Effective planting pattern. Abstrak. Paper ini membahas tentang rancangan model manajemen pengetahuan (knowledge management) untuk perencanaan pola tanam efektif tanaman pangan berbasis pencarian data spasial (spatial mining). Aplikasi manajemen pengetahuan yang dibangun akan menjadi portal bagi pengetahuan-pengetahuan mengenai pranata mangsa tradisional yang diketahui oleh masyarakat diberbagai daerah di Jawa dan Bali, dilengkapi dengan lokasi masing-masing pengetahun yang dipetakan dalam peta digital. Selain itu sistem yang dibangun juga menggabungkan data hasil penelitian terbaru mengenai pranata mangsa terbarukan dan data pola tanam tanaman pangan di berbagai daerah di Jawa dan Bali. Rancangan model diuji coba di daerah Kabupaten Boyolali. Selain memberikan pengetahuan yang bermanfaat secara praktis bagi petani, sistem ini dapat menumbuhkan budaya penyebaran pengetahuan (Knowledge Sharing) diantara para petani dan petugas dinas pertanian di berbagai daerah melalui Web.Kata kunci: manajemen pengetahuan, knowledge sharing, pranata mangsa, pola tanam efektif