UNISNU Repository
Not a member yet
5531 research outputs found
Sort by
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, INTENSITAS MODAL, LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX AVOIDANCE (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Pada Tahun 2016-2021)
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik tax avoidance di Indonesia yang masih sangat tinggi, sehingga perusahaan menekan pembayaran pajak seminimal mungkin untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan. Menurut Pohan (2016) dalam Dewinta dan Setiawan (2016) mendifinisikan tax avoidance sebagai upaya penghindaran pajak yang dilakukan secara legal dan aman bagi wajib pajak karena dilakukan dengan cara yang tidak melanggar dan tidak bertentangan dengan peraturan perpajakan, dimana metode dan teknik yang digunakan bertujuan untuk memanfaatkan kelemahan yang melekat pada peraturan perpajakan. Dari definisi yang dikemukakan oleh para ahli tersebut maka penulis dapat menyimpulkan bahwa tax avoidance (penghindaran pajak) merupakan tindakan menghindari pembayaran pajak secara legal yang dilakukan oleh perusahaan dengan cara mengurangi jumlah pajak terutangnya tanpa melanggar aturan perpajakan. Dalam penelitian ini, data input berasal dari laporan tahunan perusahaan yang menjadi sampel penelitian mulai dari tahun 2016-2021 dengan kriteria sehingga diperoleh jumlah sampe sebanyak 54 perusahaan. Selanjutnya data input akan diproses sesuai dengan metode kuantitatif. Proses yang dimaksud adalah editing, tabulating, dan processing data yang kemudian data diolah menggunakan SPSS 26. Teknik analisis data dengan memakai analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Dengan Tax Avoidance (ETR) sebagai variabel dependen perbandingan rasio beban pajak dengan laba sebelum pajak, Ukuran Perusahaan (SIZE), Intensitas Modal (IM), Leverage (LEV), Profitabilitas (ROA), Sales Growth (SG) sebagai variabel independen. Hasil penelitian menyatakan bahwa data yang dipakai dalam penelitian ini lolos dan emmenuhi uji asumsi klasik, yaitu : data terdistribusi normal, tidak terjadi gejala multikolonieritas, tidak ada gejala heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, intensitas modal, dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan leverage dan sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance
PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, LEVERAGE, NILAI TUKAR DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP VOLATILITAS HARGA SAHAM (STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2017-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Kebijakan Dividen, Leverage, Nilai Tukar dan Ukuran Perusahaan terhadap Volatilitas Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2017-2022) bertujuan meneliti dan membahas tentang pengaruh Kebijakan Dividen, Leverage, Nilai Tukar dan Ukuran Perusahaan terhadap Volatilitas Harga Saham.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data sekunder time series. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan pertambangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2017-2022 dalam situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) di www.idx.co.id. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan Teknik purposive sampling, sehingga perusahaan yang sesuai dengan kriteria berjumlah 10 perusahaan 6 tahun penelitian, maka total sampel yang akan digunakan adalah 60. Pengolahan data pada penlitian kali ini menggunakan Microsoft Excel dan program SPSS 25. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis deskriptif, Uji asumsi klasik, Teknik analisis regresi, serta uji hipotesis.
Hasil penelitian ini adalah variabel Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap Volatilitas Harga Saham sedangkan variabel Kebijakan Dividen, Leverage dan Nilai Tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap Volatilitas Harga Saham
PERANCANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA PESERTA DIDIK KELAS II SD NEGERI 3 KALIOMBO
Belajar merupakan kewajiban bagi setiap anak yang dilakukan sejak dini, terutama dalam memahami aspek dasar seperti halnya mengenal huruf dan angka. Kedua aspek pemahaman dasar anak tersebut dapat disebut sebagai pemahaman tersehap pembelajaran literasi dan numerasi, dimana materi tersebut wajib dikuasai oleh setiap anak dalam proses pembelajarannya terutama pada jenjang sekolah dasar. Melihat dari salah satu kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di SD Negeri 3 kaliombo khususnya pada peserta didik kelas II, dalam satu kelas tersebut masih terdapat anak yang masih kurang atau bahkan sulit memahami materi dasar literasi dan numerasi seperti halnya mengenal huruf atau membaca kata serta memahami operasi hitung. Terlebih lagi dengan efek pasca pandemi yang mengharuskan peserta didik melakukan pembelajaran dirumah secara online membuat peserta didik kesusahan dalam memahami materi pembelajaran. Pengembangan media pembelajaran sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman, minat belajar dan juga penumbuhan semnagat belajar peserta didik melalui media bergambar (ilustrasi) yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi saat ini.
Pada perancangan tugas akhir ini analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitiatif dan journalist question method (5W+1H). Sedangkan pada metode perancangan menggunakan metode kotak kaca (Glass Box) yang memiliki korelasi intradisiplin ilmu. Dalam analisis karya perancangan, menulis menggunakan teori estetika dari Dr.A.A.M. Djelantik untuk mengkaji karya perancangan yang dibuat. Hasil akhir dari perancangan ini adalah sebuah media pembelajaran multimedia interaktif sebagai media utama yang dapat menyajikan sebuah visual seperti gambar, animasi, suara dan video sebagai pemanfaatan teknoligi. Selain itu media pendukung juga dibuat untuk menunjang pembelajaran, media tersebut yaitu, buku pegangan anak, pembatas buku, huruf tempel, dadu angka, papan tabel perkalian, map tugas, poster berhitung, puzzle tetris dan kotak monitoring hari. Tidak hanya itu, media penunjang dalam bentuk merchandise juga dibuat, seperti halnya gantungan kunci, mug, totebag, kaos dan plakat hias
PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN, PENCATATAN ADMINISTRASI, KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PENYERAPAN ANGARAN (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Kedung)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perencanaan anggaran, pencatatan administrasi, kompetensi sumber daya manusia terhadap penyerapan anggaran pada SMK Negeri 1 Kedung. Sampel penelitian adalah 45 responden yang menduduki jabatan di bidang yang berkaitan dengan anggaran, diantaranya adalah pejabat pembuat komitmen, pejabat pelaksana teknis kegiatan, pejabat pengguna anggaran, pejabat penandatangan surat perintah membayar dan bendahara pengeluaran pada SMK Negeri 1 Kedung.
Hasil penelitian dengan regresi linier berganda menunjukkan perencanaan anggaran memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran. Pencatatan administrasi memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan anggaran. Kompetensi sumber daya manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan anggaran
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) BERBANTUAN MEDIA IMAGE SORTING CARD (ISC) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA SISWA KELAS IV SD N BAPANGAN JEPARA
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SDN Bapangan pada mata pelajaran IPA. Hasil belajar siswa masih banyak yang dibawah KKM. Sekolahan telah menentukan KKM mata pelajaran IPA yaitu 70. Dari 26 siswa hanya ada 13 siswa saja yang nilainya diatas KKM. Hal ini disebabkan oleh Guru yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional. Selain itu guru juga belum menggunakan media pembelajaran yang menarik. Adapun hal lain yaitu pembelajaran merupakan peralihan dari sistem pembelajaran daring ke sistem pembelajan luring. Fokus penelitian ini yaitu pada hasil belajar ranah kognitif saja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan serta mengetahui seberapa besar pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Berbantuan Media Image Sorting Card (ISC) Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Gaya Siswa Kelas IV SD N Bapangan Jepara.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif eksperimen. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN Bapangan Jepara. Subjek serta populasi penelitiannya yaitu 26 siswa kelas IV. Adapun sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh, yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampelnya. Teknik pengumpulan data menggunakan Tes yang terdiri dari pretest dan posttest. Desain penelitian yang digunakan yaitu one grup pretest and posttest design. Teknik analisis data dibantu menggunakan IBM SPSS 26 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan dari nilai Nilai terendah hasil pretest adalah 27, nilai tertinggi adalah 80 dan memiliki rata rata 57,9, artinya tingkat pemahaman siswa terhadap materi masih tergolong rendah. Sedangkan setelah adanya perlakuan berupa pembelajaran dengan model pembelajaran STAD berbantuan media ISC terhadap materi gaya seluruh siswa lulus KKM. Nilai terendah dari hasil posttest adalah 73 sedangkan nilai tertingginya yaitu 100 memiliki rata rata 84,5. Uji hipotesis menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,005 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil pengolahan data terdapat koefisien determinasi yaitu sebesar 80,4% yang artinya perlakuan dengan model pembelajaran STAD berbantuan media ISC pada hasil belajar IPA materi Gaya siswa kelas IV SDN Bapangan mempengaruh secara positif sebesar 80,4%, nilai ini tergolong tinggi. Sisanya yaitu 19,6% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PAI DI SMP KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA (Studi Kasus di SMPN 1 Mlonggo dan SMP Darun Najah Srobyong Mlonggo Jepara)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendidikan sangat penting pada era globalisasi ini terutama sumber daya manusia harus lebih ditingkatkan kompetensinya dalam menghadapi perkembangan zaman
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis bagaimana kompetensi guru PAI di SMPN 1 Mlonggo dan SMP Darun Najah Srobyong Mlonggo Jepara. Untuk mengidentifikasi bagaiaman strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI di SMPN 1 Monggo dan SMP Darun Najah Srobyong Mlonggo Jepara. Untuk menganalisis apa saja faktor pendukung dan penghambat strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI di SMPN 1 Mlonggo dan SMP Darun Najah Srobyong Mlonggo Jepara.
Hasil dari penelitian ini adalah strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI di SMPN 1 Mlonggo dan SMP Darun Najah Srobyong Mlonggo Jepara yaitu 1) Kompetensi pedagogik dengan melakukan supervisi akademik, mengikuti MGMP, melakukan pembinaan dan mewajibkan guru membuat RPP. 2) Kompetensi profesional dengan mengikuti BIMTEK atau IHT, Melanjutkan jenjang pendidikan dan mengikuti pelatihan/workshop. 3) Kompetensi sosial dengan melakukan komunikasi guru dengan sesama guru, komunikasi guru dengan peserta didik, dan komunikasi guru dengan orang tua/wali murid. 4) Kompetensi kepribadian adalah dapat menjadi teladan bagi peserta didik, bersikap adil dan jujur, serta bersikap disiplin,arif dan berwibawa. Adapun faktor pendukung dan penghambat strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI di SMPN 1 Mlonggo dan SMP Darun Najah Srobyong Mlonggo yaitu 1) Faktor pendukung yaitu, pengalaman mengajar guru, pembiayaan, dan etos kerja guru. 2) Faktor penghambat yaitu, keterbatasan sarana dan prasarana dan karakter peserta didik yang beragam
ANALISIS DISTRIBUSI ZAKAT DENGAN CIBEST (Studi Kasus Baznas Jepara)
Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh banyak negara adalah kemiskinan, tingkat kemiskinan yang terjadi di setiap negara menjadi salah satu ukuran dalam mengukur baik atau buruknya perekonomian suatu negara. Harapannya dengan adanya program ini masalah kemiskinan bisa teratasi. CIBEST merupakan singkatan dari Center for Islamic Business and Economic Studies, dimana model ini digunakan untuk megukur metode kedua dimensi tersebut, spiritual dan material (ekonomi) dan mengombinasikannya untuk mengetahui keadaan rumah tangga miskin tanpa atau dengan adanya bantuan zakat. Penelitian ini dilakukan di kota Jepara dengan menggunakan metode penelitian CIBEST. dan Bagaimana klarifikasi perubahan mustahiq sebelum dan sesudah menerima zakat. Dan metode Penelitianini bersifat deskriptif kuantitatif. Tujuannya untuk untuk Memberikan klasifikasi Pengelolan Zakat di BAZNAS Kabupaten Jepara bedasarkan Model CIBEST. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh jumlah rumah tangga mustahik yang berada pada kategori rumah tangga sejahtera mengalami peningkatan dari 0.40 menjadi 0.76%. Indeks kemiskinan material menggambarkan jumlah rumah tangga mustahik yang masuk dalam kategori miskin secara materialnya namun kaya secara spiritual juga mengalami penurunan dari 0.26 menjadi 0.18%. Indeks kemiskinan spiritual menggambarkan jumlah rumah tangga mustahik yang masuk ke dalam kategori miskin secara spiritual tetapi kaya secara material. Indeks kemiskinan spiritual rumah tangga mustahik mengalami perubahan dari 0.16 menjadi 0.02%. Indeks kemiskinan absolut menggambarkan jumlah rumah tangga mustahik yang masuk ke dalam kategori miskin secara material maupun secara spiritual. Rumah tangga pada kategori ini mengalami perubahan dari 0.18 menjadi 0.04%
NAFKAH ANAK AKIBAT PERCERAIAN DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (Studi Kasus di Desa Kawak Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh peristiwa pengabaian tanggung jawab seorang ayah atas nafkah kepada anaknya menjadi salah satu jalan putusnya hubungan harmonis antara ayah dengan anaknya sehingga dapat berdampak pada psikologi anak juga dapat berpengaruh pada keberlangsungan pendidikan anak yang harusnya dapat mendapatkan fasilitas pendidikan yang sama seperti yang anak dapatkan ketika ayah dan ibunya masih bersama sebagai satu keluarga yang utuh dan harmonis. Dalam lingkungan masyarakat Desa Kawak Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara terdapat banyak perceraian yang mengakibatkan para anak menjadi korban ketidakmampuan seorang suami atau ayah dari anak yang telah berpisah dengan istrinya (bercerai) dalam memberi dan memenuhi kewajibannya yaitu nafkah. Perceraian ini mengakibatkan kedua orang tua berpisah sehingga nafkah yang biasanya diberikan suami untuk istrinya sebagai biaya keluarga serta biaya keperluan anak menjadi putus atau hilang walaupun dalam Undang-Undang Perkawinan serta peraturan yang ada tetap menjadi kewajiban suami dalam memberi nafkah kepada anaknya, meskipun anak tersebut tinggal bersama ibunya. Data yang telah didapatkan ada 25 janda cerai hidup belum menikah lagi dan 17 janda cerai hidup belum menikah lagi. Permasalahan pengabaian nafkah anak ini perlu adanya penelitian tentang:
1. Apa sajakah faktor-faktor yang melatarbelakangi nafkah anak tidak diberikan ayahnya?
2. Bagaimanakah tinjauan hukum Islam dan hukum positif terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi tidak adanya pemberian nafkah oleh ayahnya?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang yang menjadi faktor-faktor tidak adanya pemberian nafkah anak oleh ayahnya dan memahami bagaimana analisis hukum Islam dan hukum positif di Indonesia mengenai faktor-faktor yang menjadi latar belakang tidak adanya pemberian nafkah anak oleh ayahnya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang menerapkan riset lapangan (wawancara) dan pustaka literatur menggunakan pendekatan hukum Islam dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia serta al-Qur’an dan Hadis. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data primer dan sekunder.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa, pertama, faktor-faktor yang melatarbelakangi nafkah ayah tidak diberikan kepada anaknya yaitu karena ayah kabur hingga lost contact (tidak ada kabar/komunikasi), tidak peduli dengan anaknya hanya memperdulikan kehidupannya dengan istri barunya, tidak mau memenuhi nafkah anak, lepas tanggung jawab dan kewajiban. Kedua, analisis hukum Islam dan hukum positif terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi nafkah anak tidak diberikan ayahnya yaitu perbuatan ayah tersebut sangat melanggar peraturan-peraturan yang ada baik dari hukum Islam dan hukum positif yang dimana kewajiban nafkah ayah untuk anaknya merupakan keharusan yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab sehingga anak dewasa (21th) kecuali anak-anak berkebutuhan khusus
MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN TAHFIDHUL QUR’AN AMTSILATI BANGSRI JEPARA
Penelitan ini mempunyai tujuan: (1) Untuk mengrtahui tentang manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati Kecamatan Bangsri Kabupaen Jepara. (2) Untuk mengetahui tentang faktor pendukung dalam melaksanakan manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. (3) Untuk mengetahui tentang faktor penghambat dalam melaksanakan manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati Kecamatan Bangsri Kabupaen Jepara.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan didalam penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tentang pelaksanaan manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati Kecamatan Bangsri Kabupaen Jepara adalah Teknik wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data, yaitu dengan mereduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.
Berdasarkan dari hasil analisis yang penulis lakukan mendapatkan hasil bahwa: 1) Manajemen pembelajaran tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati sudah berjalan cukup baik, mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan serta evaluasi. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi yaitu perlunya menambah tenaga kepengurusan supaya assatidz Qur’an tidak memiliki tugas ganda, agar lebih efektif dalam proses pembelajaran tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati Kecamatan Bangsri Kabupaen Jepara. 2) Faktor pendukung dalam melaksanakan manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati yaiu dengan adanya program-program yang menunjang keberhasilan program tahfidz Qur’an diantaranya yaitu satu, pemutaran murottal Qur’an ketika santri tidur sangat membantu didalam menanamkan di alam bawah sadar supaya santri-santri lebih mudah dalam menghafalkan Al-Qur’an. Kedua, program hizib Qur’an setelah sholat dhuhur sangat membantu santri didalam menjaga hafalan Al-Qur’annya. Ketiga, Program khataman Al-Qur’an setiap satu minggu sekali yaitu pada hari Kamis supaya santri terbiasa dalam membaca Al-Qur’an dan akan memudahkan santri dalam menghafalkan Al-Qur’an. 3) faktor yang menajadi penghambat terlaksananya manajemen pembelajaran tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Amtsilati yaitu Satu, kurangnya motivasi dari dalam diri santri didalam menghaflkan Al-Qur’an. kedua, kurangnya kerjasama dari wali sanri dalam memotivasi dan penegakan aturan pondok
THE EFFECTIVENESS OF VOICE OF AMERICA ISLAM TO IMPROVE STUDENTS’ LISTENING SKILL THROUGH DICTOGLOSS TECHNIQUE AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL DARUL FALAH AMTSILATI
Menyimak adalah modalitas bahasa untuk komunikasi sehari-hari dan salah satu proses untuk menerima informasi dan pesan percakapan. Dalam proses menyimak, Banyak siswa yang kesulitan dalam menguasai keterampilan menyimak karena kosa katanya terbatas, siswa tidak memperhatikan selama proses pembelajaran dan fasilitas yang kurang mendukung dalam proses belajar mengajar sehingga siswa jarang berlatih keterampilan menyimak. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Voice of America (VOA) Islam melalui teknik dictogloss untuk meningkatkan kemampuan mendengar siswa? di kelas Markazullughoh Englishiyyah di Pesantren Darul Falah Amtsilati Bangsri.
Penelitian ini menggunakan desain true-experimental. Melibatkan 22 siswa Markazullughoh Englishiyyah A sebagai kelas eksperimen dan 22 siswa Markazullughoh Englishiyyah C sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah random sampling dengan menggunakan undian. Prosedur pengumpulan data sebagai berikut: Pertama, peneliti memberikan pre-test. Kedua, peneliti memberikan treatment selama dua kali pertemuan dengan menggunakan VOA Islam melalui Teknik Dictogloss. Setelah diberikan treathment lalu post-test diberikan kepada siswa. Selanjutnya analisis data menggunakan perhitungan statistik SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol (85,09 > 74). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil post test. Kemudian, hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa thitung lebih tinggi dari ttabel yaitu (8.025 > 2,000). Selain itu, 2 tailed sig lebih rendah dari alpha (0,00 <0,05). Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dari hasil tersebut, terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan podcast terhadap keterampilan menyimak siswa