Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Not a member yet
    187 research outputs found

    KETERAMPILAN PROSES SAINS, KETERAMPILAN SOSIAL, KETERAMPILAN PSIKOMOTORIK, SERTA PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI

    Full text link
    The purpose of this research to describe scientific proccess skills, social skill, psychomotor skill and mastery concept student through inquiry based learning.  Type of this research is descriptive with this subject 34 students of Science at 11th grade of SMAN 7 Pontianak. The measured of scientific procces skill by performance assessment test. The measured of the social skill by observation sheet of the social skill. The measured of the psychomotor skill by performance assessment test. The measured of the understanding concept by essay test about concept.  The result shows that scientific proccess skills, social skill, psychomotor skill and mastery concept are 100%, 100%, 87% and 78% respectively. Based on the result, we can conclude that inquiry based learning could evolved scientific proccess skills and social skill students, trained to use tools of lab work and make students to understanding concept. Key Word:  Scientific Proccess Skills, Social Skill, Psychomotor Skill, Mastery Concept, Inquiry Based Learning

    DESKRIPSI MISKONSEPSI SISWA TENTANG KONSEP-KONSEP DALAM RANGKAIAN LISTRIK

    Full text link
    The aim of this research were investigated misconception about electric circuit. Diagnostic tests and Certainly of Response Index used to survey 68 students in Pontianak. That misconceptions are current have been consumed by its closed circuit components; the more battery in the circuits, the more brightness of the bulb; the more of resistance in series circuits, the more current; battery to be seen as stationary source of current; if a circuit element changed in a circuit, student analyse circuit in terms before and after current passes that place; if the number of resistance increase in a circuit, equivalent resistance also increases as independent from their connection type. Keywords: misconception, electric circuit, CRI, diagnostic tests

    PENGARUH SSCS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN KONSEP LISTRIK DINAMIS

    Full text link
    Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai model sscs problem solving untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merumuskan dan memilih criteria pemecahan masalah pada konsep listrik dinamis. Penelitian ini menggunakan metodekuasieksperimendengandesain“The randomized Pretest-Posttest control group design” yang dilaksanakan di semester dua prodi pendidikan fisika fakultas KIP Universitas Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes awal dan tes akhir. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata N-gain berpikir kritis kelas eksperimen 0,49 dan rata-rata N-gain berpikir kritis kelas kontrol 0.24. N-gain paling tinggi pada indicator berpikir kritis strategi logis yaitu 0.6. N-gain indicator berpikir kritis membuat kesimpulan 0,44 dan N-gain indicator berpikir kritis menerapkan prinsip sebesar 0,42. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada pembelajaran konsep listrik dinamis di kelas eksperimen yang menggunakan model sscs problem solving.   Kata Kunci: model search, solve, create and share (sscs)problem solving, berpikirkritis,  listrikdinami

    Self Efficacy dan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA-Kimia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara self efficacy dan prestasi belajar IPA-Kimia siswa SMP, sehingga metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat korelasional digunakan. Teknik pengambilan sampel secara random dengan peng-undian, terpilih sampel penelitian sebanyak 72 orang. Sebelum dilakukan analisa data, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan terhadap data hasil penelitian, yang meliputi uji normalitas dan linieritas. Pengujian statistik menggunakan uji Pearson Correlation dengan bantuan komputer program SPSS versi 17.0 for windows diperoleh nilai r = 0,858 dengan ? = 0,001 berarti Ho ditolak. Disimpulkan, terdapat hubungan positif dan signifikan antara self efficacy dengan prestasi belajar IPA-Kimia. Dengan perkataan lain, semakin tinggi self efficacy maka semakin tinggi prestasi belajar IPA-Kimia siswa, sebaliknya semakin rendah self efficacy semakin rendah prestasi belajar siswa. Implikasinya, bagi para pengajar diharapkan dapat menciptakan suasana atau lingkungan belajar yang kondusif untuk peningkatan self efficacy siswa Kata kunci: self efficcy, ipa-kimi

    Isolasi dan Aktivitas Fermentasi Bakteri Asam Asetat pada Nira Nipah (Nypa fruticans)

    Full text link
    Penelitian tentang isolasi dan aktivitas fermentasi bakteri asam asetat pada nira nipah (Nypa fruticans) bertujuan menentukan jenis dan karakterisasi dari bakteri asam asetat sampai tingkat genus. Isolasi dilakukan menggunakan media spesifik Pepton – Yeast ekstrak – Glukosa + Etanol untuk mengamati jenis bakteri yang berperan dalam aktivitas fermentasi. Identifikasi menggunakan metode standar dari Bergey’s Manual Determinative of Bacteriology. Diperoleh 6 isolat bakteri asam asetat yang berperan dalam fermentasi nira nipah. isolat yang tumbuh tergolong genus Acetobacter.  Dari aktivitas bakteri dalam proses fermentasi nira nipah menjadi asam asetat, diketahui pH maksimal (derajat keasaman) cuka nipah adalah 2-3. Nilai kandungan asam yang dihasilkan dalam fermentasi 25 ml adalah sebesar 9,36%, dengan kandungan alkohol yang terbentuk sebanyak 24,8%

    Pemanfaatan Lingkungan Lokal dalam Kegiatan Laboratorium Berbasis Inkuiri terhadap Kinerja Mahasiswa Calon Guru Biologi

    Full text link
    The aim of this research is to compare the inquiry-based laboratory activities by utilizing the local environment with traditional laboratory activities on Environmental Pollution and Biological Diversity to develop a scientific performance pre-service biology teacher. The method of this research was used quasi-experiment research with groups design alternative treatment only post-test nonequivalent. The sample were 2nd semester pre-service biology teacher at biology education department that following the Environmental Science Course at FKIP Tanjungpura University, consist of 40 students. The instrument was used performance assessment. The results show the scientific performance of pre-service biology teacher who use inquiry-based laboratory activities by utilizing local environment was differ significantly with the use of traditional laboratory activities. Keywords: inquiry-based laboratory, traditional laboratory, scientific performance, local environmen

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Pemahaman Konsep Tentang Teori Kinetik gas dengan Metode Diskusi dan Tanya Jawab pada Siswa Kelas XI IPA MAN 2 Pontianak Tahun 2009

    Full text link
    Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar sains (Fisika) siswa dengan menerapkan melalui pemahaman konsep tentang teori kinetik gas dengan metode diskusi dan tanya jawab pada siswa kelas XI IPA Pontianak tahun 2009. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan (3 siklus). Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA tahun pelajaran 2008/2009 Pontianak pengumpulan data melalui ulangan dengan materi Teori Kinetik Gas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi dan kreatif siswa , hal ini dapat dibuktikan dari hasil ulangan dari siklus 1 sampai ke siklus 3 adanya peningkatan perolehan yang didapat pada siklus ke 3 menunjukkan dari 36 siswa (100%) telah berhasil .jadi secara umum pembelajaran menggunakan metode diskusi dan tanya jawab dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: teori kinetik gas, penelitian tindakan kelas, diskusi dan tanya jawa

    Deskripsi Kemampuan Mahasiswa Biologi Tahun Ajaran 2009/2010 Dalam Penyusunan Rencana Pembelajaran Berdasarkan KTSP di Sekolah Menengah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan mahasiswa program studi pendidikan Biologi jurusan P.MIPA FKIP UNTAN dalam menyusun rencana pembelajaran yang sesuai KTSP di sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa program studi pendidikan Biologi Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Bengkayang Jurusan P.MIPA FKIP UNTAN angkatan 2009 yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpul data berupa pengamatan lapangan, wawancara dan dokumentasi sedangkan alat pengumpul data adalah lembar pengamatan tentang Rencana Pembelajaran yang sesuai KTSP dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan dan dokumentasi hasil penyusunan rencana pembelajaran diperoleh rata-rata 74% sesuai dengan KTSP. Kata kunci : implementasi KTSP, rencana pelaksanaan pembelajaran, proses kegiatan pembelajara

    Role Playing Pada Perkuliahan Fisika Lingkungan Sub Bahasan Pencemaran

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas mahasiswa pada perkuliahan fisika lingkungan sub bahasan pencemaran. Penelitian yang digunakan adalah action research. Mahasiswa program studi pendidikan Fisika Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang Jurusan P.MIPA FKIP Untan angkatan 2006 yang berjumlah 18 orang berpastisipasi dalam penelitian ini. Teknik pengumpul data berupa pengamatan lapangan, dokumentasi sedangkan alat pengumpul data adalah lembar pengamatan aktivitas mahasiswa. Berdasarkan hasil pengamatan diperoleh peningkatan aktivitas mahasiswa sebesar 7,4% pada siklus kedua dari siklus pertama pada perkuliahan fisika lingkungan sub bahasan pencemaran tanah, air dan udara. Kata kunci: role playing, fisika lingkunga

    Implementasi Lesson Study untuk Meningkatkan Kualitas Perkuliahan Fisika Inti

    Full text link
    Lesson Study ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil dan proses perkuliahan Fisika Inti pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Tanjungpura. Lesson Study merupakan suatu model untuk meningkatkan profesionalitas guru atau dosen dalam melaksanakan tugasnya melalui kegiatan pengkajian proses pembelajaran secara kolaboratif. Pelaksanaan Lesson Study memiliki tiga tahap yaitu : Plan (merencanakan kegiatan perkuliahan); Do (pelaksanaan perkuliahan dengan dihadiri observer); dan See (diskusi dan refleksi proses perkuliahan). Penelitian ini menerapkan perkuliahan multimodel dengan pendekatan kontekstual. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan dan refleksi perkuliahan dapat meningkatkan kualitas hasil dan proses perkuliahan. Hasil perkuliahan mahasiswa meningkat dari rata-rata 49,25 % menjadi 78,75 %. Jadi secara umum pelaksanaan Lesson Study dapat meningkatkan kualitas perkuliahan Fisika Inti pada program studi Pendidikan Fisika. Kata kunci : lesson study, fsika int

    167

    full texts

    187

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇