JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Not a member yet
    159 research outputs found

    UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY LEARNING

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran IPA di SD menggunakan metode discovery learning. Peran guru dalam proses pembelajaran memang sangat berpengaruh, dan keberhasilan pencapaian tujuan belajar juga tergantung pada skenario pembelajaran yang direncanakan dalam kegiatan pembelajaran IPA di sekolah. Dengan menggunakan metode Discovery Learning diharapkan siswa  mampu berpikir sendiri sehingga dapat ”menemukan” prinsip umum yang diinginkan dengan bimbingan dan petunjuk dari guru berupa pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan dan akhirnya mendapatkan kesimpulan berupa pengetahuan. Artikel ini menggunakan jenis metode studi literatur

    PERAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SDIT ATTIN SUMBAR PADA MATA PELAJARAN PAI

    Full text link
    Dalam proses pembelajaran guru sangat berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang bermakna bagi peserta didik, sehingga terwujudnya pembelajaran yang menarik  dan peserta didik mendapatkan hasil belajar yang memuaskan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kompetensi seorang guru, salah satu kompetensi tersebut yaitu  kompetensi pedagogik dalam pelaksanakan kurikulum 2013 pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan kurikulum 2013 pada mata pelajaran PAI kelas IV di SDIT Attin Sumbar. Metode penelitian yang digunkan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil temuan pada penelitian ini yaitu peran kompetensi pedagogik guru belum berperan secara maksimal dalam melaksanakan kurikulum 2013 di SDIT Attin Sumbar   Hal ini dibuktikan ketika proses pembelajaran guru belum mampu menerapkan metode yang interaktif dalam proses pembelajaran, guru membuat RPP setelah kegiatan mengajar, guru belum menarapkan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013, serta penilian yang dilakukan hanya terfokus kepada penilaian kognitif saja

    Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau Dari Keterampilan Metakognitif

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari keterampilan metakognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-posstest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk keterampilan metakognitif dan tes untuk hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varians dua jalur dan uji scheffe. Untuk mengatahui peningkatan hasil belajar yang dialami oleh peserta didik, sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan N-Gain analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional. 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar IPA pada peserta didik. 3) Pada peserta didik yang memiliki keterampilan metakognitif tinggi, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional. 4) Pada peserta didik yang memiliki keterampilan metakognitif rendah, tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Selain itu, Peningkatan hasil belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran berada pada kategori tinggi. Dengan demikian penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik terutama yang memiliki keterampilan metakognitif

    Pengaruh Pembelajaran Active Deep Leaner Experience (ADLX) Terhadap Hasil Belajar Siswa SDIT Permata Mulia Mojokerto

    Full text link
    The purpose of this study was to observe the effect of ADLX (Active Deep learner Experience) learning toward the output of SDIT Permata’s students. The method used in this study is Wilk Shapiro normality test, homogeneity test and T-independent test. The sample is the third grade students of SDIT Permata Mulia. It consists of two group. First, the third grade (Hasan) students as a control group and second, the third grade (Husein) students as experiment group. The result of this study shows that the output of experiment group is better than the control group, because of using ADLX learning. While the control group uses conventional learning. This result can be analyzed from the difference of the score average of the two group. The score average of the control group is 79,33, however the the score average of the experiment group is 89,61. Beside, T-independent test shows that T-count (-17.289) is less than T-table (2,728), it means that there is a significant difference in output between an experiment and a control group. In conclusion, there is an effect of ADLX (Active Deep learner Experience) learning to a students’ output

    Dampak Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengenalisis: 1) dampak positif dan negatif media sosial terhadap siswa di SD Negeri 7 Singkawang, 2) dampak media sosial terhadap perubahan sosial siswa di SD Negeri 7 Singkawang. Jenis penelitian ini adalah termasuk jenis penelitian lapangan dan bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara untuk mengetahui bagaimana danpak negatif dan positif media sosial dan bagaimana dampak media sosial terhadap perubahan sosial di SDN 7 Singkawang, sedangkan data tambahan berupa dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Media sosial TikTok dan WhatsApp memberikan dampak positif dan negatif pada siswa kelas VI SD Negeri 7 Singkawang hal ini dapat dilihat dari hasil pembahasan oleh peneliti bahwa media sosial digunakan sebagai alat komunikasi, dijadikan sebagai media pembelajaran secara daring, meningkatkan kreatifitas, dijadikan sebagai media hiburan bagi siswa. Sedangkan dampak negatif media sosial TikTok dan WhatsApp, siswa secara terus menerus dan berkelanjutan setiap hari siswa menggunakan TikTok dan WhatsApp, lupa waktu untuk belajar, siswa  kecanduan bermain TikTok, siswa bebas berekspresi dengan mengunggah video joget-joget, foto yang tidak sopan menggunakan pakaian terbuka dan tidak ada batasan privasi, 2) Perubahan sosial yang ditemukan oleh peneliti dapat dilihat dari penggunaan media sosial secara terus menerus dan berkelanjutan setiap hari oleh siswa, siswa juga meniru isi konten yang ada di media sosial. Selain menjadikan media sosial WhatsApp sebagai media pembelajaran secara daring, adanya respon negatif dan positif dari komentar pada konten yang dibuat oleh siswa serta tidak adanya batasan pertemanan dengan siapa saja di media sosial oleh siswa

    Implementasi Program Adiwiyata untuk Meningkatkan Environmental Literacy Peserta Didik pada Sekolah Dasar Negeri Pekanbaru

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatatif dalam melaksanakan implementasi programm adiwiyata untuk meningkatkan environmental literacy peserta didik di sekolah Adiwiyata, tepatnya di SD Negeri 182 Pekanbaru Riau sebagai sekolah Adiwiyata Provinsi yang akan menuju adiwiyata Nasional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran pendidikan lingkungan hidup dalam mengupayakan agar peserta didik melek lingkungan (environmental literacy)dalam lingkup sekolah formal. Wujud dari pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup di sekolah adalah adanya program Adiwiyata sebagai program yang lebih terencana. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mempelajari dampak program adiwiyata terhadap keadaan lingkungan fisik SD Negeri 182 Pekanbaru dalam Upaya environmental literacy peserta didik sebagai Sekolah Adiwiyata. Data diperoleh dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa upaya peningkatan environmental literacy peserta didik di SD Negeri 182 Pekanbaru yaitu, melalui budaya sekolah, program Adiwiyata, dan pembelajaran

    Pengaruh Penggunaan Metode Modelling The Way Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Pada Pelajaran IPS Kelas IV SDN 88 Singkawang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Perbedaan kemampuan metode Modelling The Way terhadap kemampuan pemahaman konsep IPS siswa antara kelas yang diberikan metode Modelling The Way dengan kelas yang diberikan model pembelajaran langsung. untuk mengetahui pengaruh metode Modelling The Way terhadap pemahaman konsep IPS siswa. untuk mengetahui motivasi belajar siswa setelah menggunakan metode Modelling The Way. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan bentuk the posttest only design with nonequevalent group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 88 Singkawang. Sampel diambil yaitu Sampling Purposive, jumlah masing-masing kelompok 26 orang dikelompokkan menjadi dua kelas yaitu kelas 4A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan metode Modelling The Way dan kelas 4B sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung. Pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan uji statistic, Uji t, effect size dan rumus persentase. Terdapat perbedaan bahwa nilai thitung= 2,208 dengan  nilai ttabel = 2,004 untuk α = 5% dan dk = 50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep siswa antara kelas yang menggunakan metode pembelajaran Modelling The Way dengan kelas yang menggunakan pembelajaran langsung pada pelajaran IPS kelas IV SDN 88 singkawang. 2) pengaruh metode Modelling The Way terhadap kemampuan pemahaman konsep IPS sebesar 0,9 dengan kategori tinggi. 3.) Motivasi siswa berada pada ketegori tinggi dengan rata-rata sebesar 74,615.

    Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kesulitan belajar siswa pada pembelajaran tatap muka terbatas; (2) menganalisis faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada pembelajaran tatap muka terbatas. Jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek terdiri dari 5 orang siswa kelas IV-B SDN 21 Singkawang yang mengalami kesulitan belajar. Pengumpulan data menggunakan Teknik komunikasi langsung dan tidak langsung. Instrumen yang digunakan adalah panduan observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) kesulitan belajar pada pembelajaran tatap muka terbatas terjadi karena siswa tidak mampu menguasai materi pelajaran dengan waktu yang telah ditentukan, kurangnya kemampuan siswa baik kognitif, afektif, dan psikomotorik, kurangnya penguasaan pengetahuan yang menyebabkan hasil belajar menurun, dan kepribadian yang kurang baik saat belajar, seperti tidak menyimak penjelasan dari guru sehingga mengalami kesulitan saat mengerjakan tugas; 2) faktor-faktor kesulitan belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal tersebut yaitu kurangnya kemampuan siswa dalam kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Faktor eksternal tersebut yaitu kurangnya dorongan atau motivasi, serta perhatian dari orang tua, teman sebaya, dan terbatasnya waktu dalam pembelajaran

    PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER TANGGUNG JAWAB SAAT PEMBELAJARAN PADA SISWA SD KELAS IV

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru kelas dalam membentuk karakter tanggung jawab saat pembelajaran pada siswa SD kelas IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif, digunakan peneliti objek yang alamiah, dimana peneliti sebagai instrumen, teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan serta analisis dan bersifat induktif/kualitatif sehinggah hasil penelitian kualitatif lebih bermakna. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara, teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman, uji keabsahan data yaitu tringulasi sumber dan tringulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian serta hasil pembahasan disimpulkan bahwa peran guru dalam membentuk karakter tanggung jawab saat pembelajaran pada siswa SD Kelas IV yaitu berperan sebagai teladan, fasilitator dan motivator. Hal tersebut dilihat dari proses pengamatan di sekolah seperti, ketepatan guru saat datang ke sekolah, penggunaan kata yang baik serta sopan, guru menggunakan pakaian seragam sesuai jadwal, guru membimbing dan memotivasi siswa dalam proses pembelajaran. Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa guru sudah terlihat dalam membentuk karakter tanggung jawab pada diri siswa. Faktor pendukung guru dalam membentuk karakter tanggung jawab saat pembelajaran pada siswa sd kelas IV adalah : a) Adanya kontrol dan peran dari Kepala Sekolah secara langsung dengan terlibat langsung, b) Adanya peran aktif dari para guru, c), Kesadaran para siswa. Serta faktor penghambatnya yaitu a) Ligkungan keluarga yang kurang memberikan perhatian lebih serta kasih sayang kepada anaknya karena kesibukan masing-masing b) Adanya pengaruh lingkungan sekitar yang kurang bagus.

    Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Cerita Pendek Menggunakan Pendekatan Kontekstual pada Mahasiswa PGSD FKIP Untan

    Full text link
    Tujuan umum dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengapresiasi cerita pendek menggunakan pendekatan kontekstual pada mahasiswa PGSD FKIP Untan. Penelitian yang dilakukan menggunakan bentuk rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 3. Proses penelitian dalam bentuk siklus, diawali perencanaan, tindakan rencana, observasi, kemudian refleksi. Instrumen pengumpul data berupa lembar observasi dan dokumen hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dilanjutkan dengan penarikan simpulan. Hasil penelitian didapat bahwa penggunaan pendekatan konstekstual dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa mengapresiasi cerita pendek. Peningkatan ini terlihat pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian

    145

    full texts

    159

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇