JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Not a member yet
159 research outputs found
Sort by
The internalization of Value in Thematic Learning Scientific Nuances by Primary Teacher Education
Internalizing the value of character in primary school children is fundamental, but the reality in school teachers is still difficult to do because of the inappropriateness of the approach used. The solution needs to be addressed by a scientific approach so that this study is expected to describe the design of learning to its implementation. This research uses the method of description through class action done by students peer teaching fellow colleagues. The findings show that the design of value internalization in scientific learning can be done well by the students from the mapping of themed concepts and sub-themes to the determination of KI, KD, Indicator, objective formulation, activities, and integrated evaluation of attitudes, skills, and knowledge in an integrated manner. Similarly, the well-packed implementation of the initial activity, the core activities to the final activity, it looks the scientific nuances that deliver the internalization of values on the participants of learning that will personally on themselves as individuals who are pious, noble, intelligent, skilled, creative , discipline, independence, responsibility and democratic. This achievement cannot be separated from the various obstacles experienced by students but can be overcome, so as not to reduce the acquisition of expected learning outcomes. The results of this study are expected to be used as a basic capital for the development of thematic learning either for the needs of students who are teaching in elementary school or for the development of integrated therapeutic learning in elementary school
PENINGKATAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS I SEKOLAH DASAR NEGERI 24 SUNGAI PINYUH
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kreativitas peserta didik pada pembelajaran tematik di kelas I SD Negeri 24 Sungai Pinyuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan perhitungan persentase rata-rata 3 kreativitas peserta didik berupa menafsirkan gambar/cerita, senang melibatkan diri dalam tugas-tugas dan bekerja lebih cepat diperoleh sebesar 54,2% pada siklus I dan 68,3% pada siklus II. Hasil ini memperlihatkan bahwa kreativitas peserta didik dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 14,2%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tematik dapat meningkatkan kreativitas peserta didik kelas I SDN 24 Sungai Pinyuh
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MELALUI KETELADANAN DAN PEMBIASAAN
Pendidikan karakter merupakan berbagai usaha yang dilakukan oleh berbagai personil sekolah, bahkan yang dilakukan bersama-sama dengan orang tua dan anggota masyarakat untuk membantu anak-anak dan remaja agar menjadi atau memiliki sifat peduli, berpendirian, dan bertanggung jawab. Menyikapi pentingnya pendidikan karakter, maka sangat diperlukan pendidikan karakter di sekolah untuk mewujudkan peradaban bangsa dengan memberikan keteladanan dan pembiasaan. Bagian pertama dalam studi ini akan memperkenalkan makna pendidikan karakter, fungsi dan tujuan pendidikan karakter. Bagian kedua akan membahas nilai-nilai pendidikan karakter dan pentingnya pendidikan karakter. Akhirnya, bagian terakhir dari tulisan ini akan menjelaskan tentang implementasi pendidikan karakter di sekolah melalui keteladanan dan pembiasaan
Character Education Based on Pancasila Values Through Curriculum 2013 on Primary Education Children in Madura
The importance of character education seems to have been recognized by the government. As an expression comes from the founding father of the nation that the battle will be more severe because the opponent is no longer come from the outside but from the inside, then through character education is proclaimed in the curriculum, especially in curriculum 2013, an obvious emphasis on the spiritual and social through their first core competencies and second core competencies that must exist in all subjects in school. This study is a qualitative descriptive study with triangulation, using data collection techniques, namely questionnaire, observation and interview. Research will be conducted in an elementary school using Curriculum 2013 in the District Kamal, there are five primary schools in Kamal those are SDN Banyuajuh 2, SDN Banyuajuh 3, SDN Banyuajuh 6, SDN Kamal 1, SDN Gili Anyar. The results of this study are expected to examine more deeper in the development of character-building nation, ie characters that contain values of Pancasila as education that contains the values of Pancasila with the essence of Pancasila as the outlook of the nation is a prime shield for the challenges and threats as forming the national character that is unique and distinctive that became distinguishing element between one nation by another nation
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Mengurangi Kesulitan Memahami Teks Percakapan pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SDN Kidalang
Upaya mengembangkan sikap dan keterampilan peserta didik merupakan tuntutan yang tak terpisahkan dari tugas dan tanggung jawab guru dalam melaksanakan PBM (proses belajar mengajar). Dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang harus dikuasai guru erat kaitannya dengan penggunaan metode dan alat peraga yang sesuai dengan materi pelajarannya. Kemampuan komunikasi sangat diperlukan karena mampu mendorong seseorang untuk aktif, dapat membangun gagasan, ide, dan konsep. Sehingga siswa dapat mengembangkan skil-skilnya dalam proses pembelajaran. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan dalam mempelajari Pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Namun, pada kondisi pembelajaran di sekolah saat ini masih menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi percakapan bahasa siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan percakapan bahasa indonesia siswa adalah pembelajaran menggunakan Metode demontrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan percakapan siswa yang menggunakan metode demontrasi, untuk mengetahui kualitas peningkatan kemampuan percakapan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan metode demontrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kidalang siswa kelas IV tahun. Berdasarkan data hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan memahami teks percakapan siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan metode demontrasi pada pelajaran bahasa indonesia. Siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran serta bersikap positif terhadap penggunaan metode demontrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode demontrasibisa menjadi salah satu alternatif bagi guru untuk melakukan proses belajar mengajar di kelas
PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA DI SEKOLAH DASAR (SEBUAH KAJIAN ANALISIS ETNOPEDAGOGI)
Dalam etnopedagogi, unsur utama adalah kearifan lokal masyarakat yang diintegrasikan ke dalam pendididikan. Kearifan lokal atau local wisdom dapat dipahami sebagai suatu pemahaman kolektif, pengetahuan, dan kebijaksanaan yang mempengaruhi suatu keputusan penyelesaian atau penanggulangan suatu masalah kehidupan. Pendidikan mitigasi bencana berbasis kearifan lokal dapat dilaksanakan pada Kurikulum 2013 dengan (1) mengidentifikasi kearifan lokal dalam mitigasi bencana dan (2) mengintegrasikan dalam pembelajaran. Sejak usia dini anak didekatkan dengan bencana dan menjaga serta memperlakukan lingkungan dengan baik, maka akan membentuk anak yang tangguh dalam menghadapi bencana dan mencintai lingkungan untuk kehidupan yang berkelanjutan
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Pendekatan Scientific Terintegrasi dengan Multimedia Interaktif pada Peserta Didik Kelas VI SD Negeri 10 Singkawang Utara
Salah satu permasalahan yang dialami peserta didik kelas VI SD Negeri 10 Singkawang Utara dalam pembelajaran IPA adalah kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran dan nilaipeserta didik selalu rendah. Alternatif yang dipilih untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pendekatan scientific terintegrasi dengan multimedia interaktif.Penelitian dilakukan melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan pendekatan pembelajaran tersebut, peserta didik dapat terlibat aktifmengikuti pembelajaran yang berdampak pada peningkatan hasil belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dari prasiklus dengan nilai rata-rata 63 meningkat 78 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 96 pada siklus II
Pengaruh Metode Pembelajaran Examples Non Examples Terhadap Kognitif Siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai Dengan Kebutuhan
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode Examples Non Examples terhadap kognitif siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai dengan Kebutuhan di Kelas III Sekolah Dasar Negeri No 47 Sinar Kasih. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian Quasi-Eksperimen. Hasil analisis data observasi guru dengan persentase 100%, berkriteria baik, sedangkan data observasi siswa dengan persentase rata-rata 86,93% berkriteria baik. Berdasarkan perhitungan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen 41,66, serta kelas kontrol 46,85 dan nilai rata-rata posttest untuk kelas eksperimen 77,59, serta kelas kontrol 69,07. Peningkatan Kognitif siswa dihitung dengan rumus Indeks Gains dan didapat nilai 0,62 artinya terdapat peningkatan yang tinggi kognitif siswa setelah menggunakan metode pembelajaran examples non examples. Teknik pengolahan data menggunakan Uji t-dua sampel karena jumlah siswa 27 orang kelas ekperimen dan 27 orang kelas kontrol serta data berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari uji hipotesis diperoleh Pada hasil pretest diketahui bahwa nilai thitung adalah -1,7 sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˂ttabelyaitu -1,7 ˂ 2,011 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan pada hasil posttest diketahui bahwa nilai thitung adalah 2,79 sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˃ttabelyaitu 2,79 ˃ 2,011 maka Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket respon siswa dengan rata-rata 88,15% dengan kriteria sangat kuat
STUDY OF PRIMARY SCHOOL TEACHER COMPETENCE IN TANAH BUMBU REGENCY
Teacher competence is central factor that influencing teacher performance to create human resources with certain quality. Teacher competence influenced by many factors, such as educational background and teaching experience for his specific subject. This study aims to: 1) map the competence of primary school teachers in Tanah Bumbu Regency, and 2) analyze the effect of educational background and teaching experience to teacher competence. This study used quantitative approach. Population of this research is all primary school teachers in Tanah Bumbu regency which already followed Online Test of Teacher Competence (UKG Online) as many as 1,106 teachers. Samples were taken by using purposive random sampling as much as 20% of the total population that numbered 160 people. Variables of this study are: 1) Teacher Competence, 2) Educational Background and 3) Teaching Experience. This study used quantitative analysis includes percentage technique and multiple linear regressions. The results showed: 1) Primary school teacher competence in Tanah Bumbu Regency is above the national average score of 53.05, but still below the Minimum Competence Standards (SKM) of 55. The average score of pedagogic competence is 48.15 and professional competence is 55.91. 2) There is a significant simultaneous effect of educational background and teaching experience to teacher performance. Partially, only teacher experience variable that that significantly influence the teacher competence
RISING STUDENT’S ACADEMIC HONESTY: THE IMPLEMENTATION OF CLASSROOM DEVELOPMENTAL BIBLIOTHERAPY (CDB) IN BAHASA INDONESIA LEARNING AT MADRASAH IBTIDAIYAH
The aims of this research are to find out: (1) the implementation of classrooom developmental bibliotherapy (CDB) in Bahasa Indonesia learning process to improve student’s academic honesty, and (2) the result of the implementation of CDB in Bahasa Indonesia learning to improve student’s academic honesty. This is a classroom action research. The subjects are 28 students from 5th grade of MI (Madrasah Ibtidaiyah) Cahaya. This research has 3 cycles with 3 to 4 sessions in every cycle. In every session, the learning process are integrated CDB’s stage into Bahasa Indonesia learning process in competencies: reading, writing, and speaking. The qualitative and quantitative data are collected with several technics: observation, interview, students self report and students journals analizes. The process of data analysis are: data reduction, data display, and an overview of conclusions / verification. The data analizes is explained as findings and reflections in every cycle that will be follow up to the next cycle or stop the action. The result are: (1) the implemention of CDB in Bahasa Indonesia learning are success especially in playing drama, and (2) the improvement of student’s academic honesty is known from by the number of honest student increase to 96%, and the students show some behavior to maintain their academic honesty