Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    99 research outputs found

    Pengembangan media pembelajaran berbasis website pada materi bangun ruang sisi datar di SMP

    Get PDF
    The purpose of this study is to describe the steps of learning media development and design of web-based learning media content with Adobe Dreamweaver CS5 on the building flat side room easy to understand for students as well as test the feasibility of media-based learning website so worthy of use as teaching materials and media self-learning for student. In this research use development method with model used ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).Validation trials conducted in this study are validation testing on media experts, validation test on the material experts, as well as trials on students of class VIII B which amounted to 37 students. Based on the results of validation of learning media based on this website, among others, the results of validation testing on media experts with a percentage of 85.83%. Result of validation experiment on material expert with percentage equal to 83.70%. And the results of the test on the students get a percentage of 76.72%. And the average yield percentage of the three test cobatersebut of 82.08%. So from the average result of validation percentage obtained that this web-based learning media declared valid and decent for use in learning

    Partisipasi siswa pada pembelajaran matematika SMA menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan CTL (Contextual Teaching & Learning) dapat meningkatkan partisipasi siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Depok pada materi Peluang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation) dan refleksi (reflection). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Observasi Partisipasi Siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching & Learning) dapat meningkatkan partisipasi siswa kelas XI IPS 3 SMAN 1 Depok dari kategori cukup ke tinggi

    Peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dengan model ideal problem solving mata kuliah kapita selekta matematika 1

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dengan model IDEAL Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada mahasiswa pendidikan matematika IKIP Veteran Semarang, dengan subyek penelitian adalah mahasiswa S1 yang mengambil mata kuliah Kapita Selekta Matematika 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran IDEAL Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis

    Metode guided inquiry efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pembelajaran matematika dengan metode guided inquiry pada pokok bahasan Peluang. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Martapura, dipilih dua kelas yang dipilih secara acak. Kelas pertama merupakan kelas eksperimen diberikan pembelajaran matematika dengan metode pembelajaran guided inquiry, sedangkan kelas kedua merupakan kelas kontrol yang diberikan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan metode guided inquiry efektif ditinjau dari aspek prestasi belajar dan motivasi belajar siswa, pembelajaran konvensional efektif ditinjau dari aspek prestasi belajar dan motivasi belajar siswa, dan pembelajaran matematika dengan metode guided inquiry lebih efektif daripada pembelajaran konvensional ditinjau dari aspek prestasi belajar dan motivasi belajar siswa

    Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) materi lingkaran berbasis pembelajaran guided discovery untuk siswa SMP kelas VIII

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKS materi Lingkaran berbasis pembelajaran guided discovery untuk siswa SMP kelas VIII, dan  bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektivan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 12 Banjarmasin yang berjumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa, tes hasil belajar, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pengembangan LKS materi Lingkaran berbasis pembelajaran guided discovery untuk siswa SMP kelas VIII dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE; (2) kelayakan LKS materi Lingkaran berbasis pembelajaran guided discovery ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektivan dapat dilihat dari: (a) hasil validasi berada pada kategori baik sehingga LKS dinyatakan layak ditinjau dari aspek kevalidan; (b) hasil angket respon siswa berada pada kategori baik sehingga LKS dinyatakan layak ditinjau dari aspek kepraktisan; dan (c) hasil tes hasil belajar siswa berada pada kategori baik sehingga LKS dinyatakan layak ditinjau dari aspek keefektivan

    Peningkatan efektivitas pembelajaran matematika dengan metode kooperatif tipe STAD di STMIK Asia Malang

    Get PDF
    Tujuan pembelajaran dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran matematika dalam  mendapatkan nilai yang maksimal. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Teknik Informatika STMIK Asia Malang terhadap mahasiswa matakuliah matematika  semester 1 tahun akademik 2015/2016 menerapkan desain penelitian tindakan kelas dengan dua siklus . Data yang dikumpulkan berupa data nilai mahasiswa dan angket respon mahasiswa terhadap metode pembelajaran. Data dikumpulkan dengan  menggunakan tes uraian materi integral baik secara kelompok maupun individual dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aadanya peningkatan prosentase jumlah mahasiswa yang mendapat nilai 60 atau lebih. Pada siklus 1 prosentase tersebut mencapai 83% dan meningkat menjadi 93% pada siklus 2. Adapun prosentase respon positif dari hasil angket secara klasikal lebih besar dari 75% yaitu  mencapai 77,8%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mendukung, merasa senang dan berminat terhadap metode pembelajaran kooperatif tipe STAD

    Hubungan hasil belajar dan tingkat berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika

    Get PDF
    Sebagai makhluk sosial, kegiatan siswa erat kaitannya dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, tak jarang siswa kesulitan mengatasi masalahnya karena kurang kreatif dalam menggunakan pengetahuannya. Tidak hanya berfokus pada hasil belajar, siswa hendaknya diberikan ruang untuk dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatifnya. Studi ini meneliti hubungan antara hasil belajar dan tingkat berpikir kreatif siswa SMP Negeri 22 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar dan soal uraian untuk mengukur tingkat berpikir kreatif siswa. Data hasil belajar dianalisis menggunakan teknik skor yang dikonversi ke nilai-nilai. Sedangkan data berpikir kreatif siswa dikategorikan menurut tingkat berpikir kreatif, yaitu sangat kreatif (4), kreatif (3), cukup kreatif (2), kurang kreatif (1), dan tidak kreatif (0). Selanjutnya, kedua data diuji dengan analisis statistik nonparametrik menggunakan teknik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara hasil belajar dengan tingkat berpikir kreatif siswa

    Implementasi model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII SMA Negeri 10 Banjarmasin tahun pelajaran 2015/2016 pada materi barisan dan deret

    Get PDF
    Berdasarkan pengalaman mengajar dan hasil pengamatan kegiatan belajar matematika yang selama ini berlangsung di SMAN 10 Banjarmasin , ditemui pada saat pembelajaran berlangsung aktivitas siswa dalam kelas hanya datang, duduk, diam dan dengar saja. Selama pembelajaran siswa jarang bertanya kepada guru dan pada saat guru bertanya hanya beberapa siswa saja yang mau menjawab, mereka cenderung diam dan menundukan kepala. Kondisi pembelajaran seperti ini menyebabkan pencapaian hasil belajar siswa selama ini masih rendah khususnya pada materi Barisan dan Deret. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengakomodir masalah tersebut adalah model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa, pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Pengambilan data penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2016 dengan subjek siswa kelas XII IPA 1 yang berjumlah 32 siswa. Data yang dikumpulkan  meliputi data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penilaian tes pada akhir tindakan (Siklus I dan II) sedangkan data kualitatif diperoleh dari observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktivitas guru, lembar aktivitas siswa dan catatan lapangan. Setelah diterapkannya model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS), aktivitas siswa dalam belajar meningkat, siswa berani bertanya, mengemukakan pendapat, mengemukakan ide dan gagasan serta dapat meningkatkan kemampuan siswa yang berkemampuan rendah. Begitupun dengan persentase aktivitas belajar siswa mengalami kenaikan. Hasil belajar siswa kelas XII IPA.1 SMA Negeri 10 Banjarmasin  meningkat setelah dilakukan pembelajaran menggunakan Think-Pair-Share (TPS). Pada akhir tindakan I hanya terdapat 16 siswa yang tuntas belajar dengan persentase 50%. Hasil akhir tindakan II terdapat 26 siswa yang tuntas belajar dengan persentase 81,25%. Jadi terjadi kenaikan persentase jumlah siswa yang tuntas belajar yaitu sebesar 31,25% jika dibandingkan dengan tes akhir tindakan I. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII IPA  pada materi Barisan dan Deret

    Penggalian nilai karakter religiusitas siswa melalui kontekstual matematika

    Get PDF
    Pembelajaran yang didukung oleh peningkatan dan kemapanan akan konsep, khususnya adalah pembelajaran matematika tidak serta merta menjadikan siswa pintar dan cakap akan proses bertahan hidup di masyarakat. Mereka membutuhkan karakter sebagai jati diri manusia untuk dihormati dan menghormati orang lain. Sehingga dengan pembelajaran matematika yang diharapkan dapat menggali nilai karakter religius dapat menjadi kunci keberhasilan seorang guru untuk mendidik siswanya. Proses pendidikan yang menyeluruh dari pendidikan secara formal akan konsep, dan juga pendidikan yang mendukung pemenuhan karakter siswa menjadi suatu keharusan di era sekarang ini. Penelitian pengembangan ini bertujuan disamping mentransfer ilmu tentang konsep matematika, juga untuk menggali karakter religius siswa

    Kecerdasan dan kreatifitas dalam pemecahan masalah matematika

    Get PDF
    Dua hal yang cukup erat kaitannya dengan pembelajaran matematika dan menjadi aspek yang dikembangkan dalam Grand Desain Pendidikan Karakter adalah pengembangan kecerdasan dan kreatifitas. Kedua aspek tersebut harus dikembangkan dengan lebih sungguh-sungguh dan salah satu strateginya adalah melalui aktivitas pemecahan masalah matematika. Kecerdasan adalah kemampuan untuk menyelesaikan  masalah dengan benar dalam waktu yang relatif singkat. Berpikir kreatif adalah aktivitas mental yang terjadi dalam pikiran seseorang dan digunakan dalam pemecahan masalah yang memenuhi beberapa aspek, yaitu (1) lancar (fluent),(2) fasih (flexible) dan (3) baru (original).Pemecahan masalah merupakan bentuk belajar yang paling tinggi. Siswa yang memiliki kecerdasan dan kreatifitas yang baik mempunyai kapasitas yang lebih besar untuk menyimpan konsep-konsep yang telah dipelajari dalam memori otaknya, memiliki kemampuan untuk mengaktifkan fungsi otaknya dengan kemampuan untuk menghadirkan kembali konsep-konsep yang telah dipelajarinya untuk digunakan dalam pemecahan masalah, yang memungkinkan untuk mendapatkan solusi dengan berbagai cara

    97

    full texts

    99

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇