6927 research outputs found
Sort by
PERAN PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI SISWA MELALUI PROGRAM POJOK BACA DI MI MANSYAUL HUDA GUNUNGSARI BOJONEGORO
Literasi menjadi aspek penting sebagai kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang, bukan
hanya dalam lembaga pendidikan namun juga dalam forum masyarakat yang luas. Peran pustakawan
ialah memberikan sumbangan pada misi dan tujuan sekolah termasuk prosedur evaluasi.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini
menggunakan obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah siswa yang diwawancarai berjumlah
9 informan yang meliputi 2 guru pembina program pojok baca, 1 pustakawan dan 3 siswa dari
kelas 1, 3 siswa dari kelas 4-6. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui Program Pojok Baca yang
dilaksanakan MI Mansyaul Huda Gunungsari Bojonegoro, terdapat beberapa peran pustakawan yang
teridentifikasi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa, yaitu pustakawan menjadi fasilitator
dan evaluator, pustakawan menjadi sosok yang bertugas dalam memberikan pemahaman, dan
pustakawan mendorong kemampuan literasi siswa, melalui kegiatan pembelajaran ataupun program
pojok baca yang tersedia. Faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian ini, yakni pertama
faktor pendukung seperti , budaya sekolah, dan dorongan masyarakat. Faktor penghambatnya minat
belajar siswa, fasilitas yang belum memadai, koleksi yang masih terbatas dan lingkungan yang tidak
kondusif. Faktor pendukung atau penghambat penting untuk diidentifikasi guru, pustakawan atau
lembaga pendidikan khususnya sebagai bentuk evaluasi agar pembelajaran yang dilaksanakan dapat
berjalan lebih baik lagi.
Keywords: librarian's role; student literacy; Pojok Baca progra
DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR OBYEK SUMBER UBALAN KEDIRI
ABSTRAK
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak pengenbangan Pariwisata Sumber Ubalan Kediri terhadap perekonomian masyarakat sekitar lokasi pariwisata. Metode penelitian yang digunakan dalam melaksanakan penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wawancara dan juga observasi lapangan. Teknik analisi data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman dimana data yang dikumpulkan secara terus menerus hingga data memenuhi dari kebutuhan penelitian. hasil dari penelitian ini adalah pengembangan Wisata Sumber Ubalan di Kabupaten Kediri memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Melalui pembangunan infrastruktur, pendirian organisasi pengelola wisata, dan pembangunan fasilitas di area wisata, Wisata Sumber Ubalan Kediri berhasil menarik wisatawan lokal dan luar daerah. Hal ini memberikan peluang kepada masyarakat sekitar untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui usaha kuliner dan warung makan yang dibuka di sekitar wisata. Pendapatan tambahan tersebut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian. Selain itu, pengembangan wisata juga menciptakan lapangan kerja baru dan penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Pihak pengelola wisata juga melibatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar, sehingga memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat. Upaya pemerintah dalam mengembangkan dan mempromosikan potensi wisata Sumber Ubalan sebagai bagian dari kebudayaan lokal juga memberikan manfaat dalam meningkatkan daya tarik wisatawan.
Kata kunci: Dampak ekonomi, Kesejahteraan masyarakat, Lapangan kerja, Pengembangan Pariwisata, Perekonomian masyaraka
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMP NEGERI 1 REJOTANGAN
Skripsi dengan judul “Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa SMPN 1 Rejotangan”. Tugas Akhir Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Febranti Putri Navion M.Pd.
Kecerdasan emosional adalah mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan baik dengan orang lain. Untuk dapat mengelola tersebut di dalam pola asuh terdapat perilaku yang harus dibentuk saat di lingkup keluarga, contohnya pola asuh. Pola asuh merupakan pola interaksi antara orang tua dan anaknya yaitu bagaimana sikap antara perilaku orangtua saat berinteraksi dengan anak, termasuk caranya menerapkan aturan, mengajarkan nilai atau norma, memberikan perhatian dan kasih sayang serta menunjukkan sikap dan perilaku yang baik sehingga dijadikan contoh atau panutan bagi anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa SMPN 1 Rejotangan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional yang menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi 473 dan jumlah sampel yang didapat 70 Dengan menggunakan sampling dari Arikunto dengan besaran 15% dari total populasi serta teknik pengumpulan sampelnya menggunkan teknik sampel acak proporsional. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan skala likert sebagai pengukurannya. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan pearson correlation.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pola asuh demokratis p-value sebesar 0,002 yang diartikan berkorelasi signifikan dan adapun hasil nilai r sebesar 0,368 yang menunjukkan arah positif. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif yang berarti semakin tinggi pola asuh demokratis maka semakin tinggi juga kecerdasan emosional siswa. 2) Pola asuh otoriter p-value sebesar 0,004 yang menunjukka hubungan yang signifikan dan adapun hasil nilai r sebesar 0,341 yang menunjukkan arti korelasi lemah serta arah positif memiliki arti hubungan yang positif. Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif yang berarti semakin tinggi pola asuh otoriter maka semakin tinggi juga kecerdasan emosionalnya. 3) Pola asuh permisif uji hipotesisnya menunjukkan p-value sebesar 0,557 yang diartikan tidak berkorelasi dan adapun hasil nilai r sebesar -0,071 yang menunjukkan arah negatif. Sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan arah negatif yang berarti semakin tinggi pola asuh permisif maka semakin rendah juga kecerdasan emosional siswa.
Kata Kunci : Pola Asuh, Kecerdasan Emosiona
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN SISWA TERHADAP LAYANAN KONSELING INDIVIDU (Studi Survei Pada Kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Analisis Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Layanan Konseling Individual ”. Tugas Akhir Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Dzinnun Hadi, S.Sos, I, M.Pd.
Pentingnya peran dari konseling individual bagi perkembangan siswa menjadi hal yang mengharuskan pihak BK untuk lebih memperhatikan layanan yang telah diberikan. Dengan adanya proses evaluasi terhadap layanan konseling individual menjadi bahan kajian dalam perbaikan program bimbingan dan konseling di suatu sekolah. Salah satu cara untuk dapat mengevaluasi atau menilai layanan konseling individual yaitu dengan mengukur tingkat kepuasan siswa sebagai pengguna layanan ini. Kepuasan dapat diartikan suatu perasaan yang timbul dari seorang individu ketika mendapatkan pelayanan yang baik. Dalam memberikan layanan yang memuaskan dapat diberikan layanan konseling individu yang merupakan sebuah kegiatan konseling yang dilaksanakan oleh konseling guna dapat membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh konseli. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap layanan konseling individual kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan analisis data hasil presentase rata-rata kepuasan siswa. Dengan populasi 118 dan dan sample penelitian menggunakan total sampling atau keseluruhan populasi dijadikan sampel. Metode dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan skala linkert sebagai pengukurannya.
Hasil analisis deskriptif persentase diperoleh bahwa kepuasan rata-rata siswa kelas XII SMK tentang kualitas layanan bimbingan karier yang diberikan guru BK berada dalam kriteria sangat tidak puas dengan persentase 7,14%. Dengan presentase setiap aspek nya yaitu aspek bukti fisik dengan presentase 21,89%, aspek kehandalan dengan presentase 21,03%, aspek ketepatan waktu dengan presentase 13,28%, aspek jaminan dengan presentase 13,45%, dan aspek empati dengan presentase 17,84%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa hasil presentase dari rata-rata kepuasan siswa pada 7,14% yang mana kategorisasi tersebut berada pada sangat tidak puas. Sehingga dapat disimpulkan siswa masih tidak puas dengan layanan konseling individu yang diberikan oleh guru BK SMA Negeri 1 Tulungagung. Dimana indikator bukti fisisk mendapat persentase paling tinggi, sementara indikator empati mendapat indikator terendah. Disarankan kepada guru BK untuk bisa meningkatkan kualitas layanan bimbingan yang diberikan, terlebih untuk meningkatkan empati kepada siswa didiknya.
Kata Kunci : Kepuasan Siswa, Layanan Konseling Individ
PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN TENTANG PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT DESA KOTARANA KECAMATAN KHONGMAI, DISTRIK YARANG, PROVINSI PATTANI, THAILAND
Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis karakteristik pendapatan dan perilaku biaya, tata cara pencatatan akuntansi dalam rumah tangga dan mempelajari permasalahan dan kendala dalam penyusunan pembukuan rumah tangga di Desa Kotarana kecematan Khlongmai Kabupaten Yarang Provinsi Pattani Thailand. Teknik analisis responden yang digunakan sebanyak 74 orang yang memiliki penghasilan bersifat tetap. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah wawancara dengan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan pembukuan rumah tangga ta menggunakan pengujian statistik dengan frekuensi, mean dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki penghasilan tetap, rata- rata sebesar bath 4,001-10,000 dengan pengeluaran rata-rata sebesar bath 4,001-10,000. Pencatatan akuntansi rumah tangga dilakukan untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran secara mingguan. Faktor-fak\tor yang menyebabkan permasalahan dan kendala dalam penyusunan pembukuan rumah tangga masyarakat Desa Kotarana sebagian besar masyarakat Desa Kotarana mengalami kendala dalam mempersiapkan diri yaitu memiliki banyak tanggung jawab tidak terus menerus dalam pencatatan akuntansi rumah tangga dan secara konsisten kurangnya pengalaman dan rumit dalam pembukuan rumah tangga membuatkan membuangkan waktu tidak mampu untuk menghafalkan pos-pos pendapatan yang melakukan setiap hari kurangnya pengetahuan kurangnya pemahaman dan sumberdaya untuk studi lebih lanjut mencatat pembukuan rumah tangga mengakibatkan sebagian besar kelompok petani tidak memiliki catatan pembukuan rumah tangga yang berkesinambungan.
Kata kunci: Pengetahuan, Pemahaman, Akuntansi, Rumah Tangg
PENGARUH PEMBIAYAAN KREDIT USAHA RAKYAT DAN MODAL SENDIRI TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat dan
Modal Sendiri terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di
Kecamatan Ngunut Tulungagung” yang diteliti oleh Friska Helena Ariyani, NIM.
12401193160, dengan dosen pembimbing Risdiana Himmati, M.Si.
Kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam perekonomian
nasional menjadikannya sebagai pendorong perekonomian Indonesia. Di
Kecamatan Ngunut sendiri memiliki banyak UMKM yang bergerak diberbagai
bidang, seperti bidang makanan dan minuman, non makanan, konveksi,
perikanan, peternakan dan lainnya. Salah satu faktor yang mempegaruhi
pendapatan UMKM adalah permodalan. Keterbatasan modal yang dimiliki oleh
para pelaku usaha menjadi kendala dalam operasional usahanya. Maka dari itu
para pelaku usaha memerlukan modal pinjaman salah satunya adalah pembiayaan
KUR. Diharapkan dengan modal sendiri dan kredit usaha rakyat yang diterima
dapat meningkatkan pendapatan UMKM di Kecamatan Ngunut.
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk menguji pengaruh pembiayaan
sebelum menggunakan KUR dan sesudah menggunakan KUR terhadap
pendapatan UMKM di Kecamatan Ngunut Tulungagung, 2) Untuk menguji
pengaruh modal sendiri terhadap pendapatan UMKM di Kecamatan Ngunut
Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Data dalam
penelitian ini menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara, menyebar kuesioner dan observasi. Teknik analisis data yang
digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiayaan kredit usaha
rakyat berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM di Kecamatan
Ngunut. Dengan menggunakan modal tambahan dari pembiayaan KUR para
pelaku UMKM mampu meningkatkan produktifitas usaha sehingga pendapatan
yang diperoleh semakin meningkat pula. Hal ini dibuktikan dengan tingkat
pendapatan yang diperoleh relatif lebih rendah sebelum menggunakan KUR,
sedangkan sesudah menggunakan KUR pendapatan UMKM yang diperoleh relatif
lebih tinggi. Modal sendiri tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan
UMKM di Kecamatan Ngunut. Hal ini dikarenakan modal sendiri yang sifatnya
terbatas membuat para pelaku UMKM kurang maksimal untuk meningkatkan
produktifitas usahanya sehingga pendapatan yang diperolehpun relatif lebih
rendah.
Kata Kunci: KUR, Modal Sendiri, Pendapatan, UMK
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI MATERI LETAK DAN LUAS INDONESIA SISWA KELAS VII DI MTsN 1 KOTA BLITAR
Tanwiril Muzdalifah. A. 122209183097. Pengembangan Media
Pembelajaran Animasi Materi Letak dan Luas Indonesia Kelas VII di MTsN 1
Kota Blitar. Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Pembimbing: Hendra Pratama, M.Pd.
Kata Kunci : Animasi, Pembelajaran, dan Pengembangan
Media pendidikan merupakan sarana untuk menyampaikan pesan atau
informasi untuk tujuan pendidikan atau informasi. Guna memotivasi peserta didik
pada belajar, maka guru juga harus mampu mendesign pembelajarannya dengan
sedemikian rupa. Salah satunya Media pembelajaran animasi pada materi letak
dan luas Indonesia. Sekolah tingkat menengah pertama MTsN 1 Kota Blitar sudah
banyak dilakukan penelitian mengenai media pembelajaran namun belum ada
publikasi mengenai penelitian media pembelajaran animasi.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui pengembangan media
pembelajaran animasi yang sesuai dengan materi letak dan luas Indonesia kelas
VII (2) Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran animasi materi letak dan
luas Indonesia kelas VII.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan atau Research
and Development Dengan model pengembangan ADDIE meliputi Analisis
(Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi
(Implementation) dan Evaluasi (Evaluation).
Hasil penelitian didapatkan (1) Tingkat kelayakan media pembelajaran
animasi setelah di validasi oleh validator yakni : ahli media sebesar: 90,7%,
sedangkan ahli materi sebesar: 86,3%. (2) Respon media pembelajaran animasi
yang diperoleh dari peserta didik hasilnya sebesar 88%. Dengan begitu dinyatakan
“sangat layak” sehingga respon peserta didik pada media pembelajaran animasi
dapat menarik perhatian dan minat belajar peserta didik meningkat, penggunaan
bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipaham
استراتيجيات التعليم فى تحسين تحصيل الإنجاز فى تعلم اللغة العربية لطلاب الصف الثامن بالمدرسة المتوسطة الإسلامية مفتاح الهدى(كارنج سونو نجونوت تولونج أجونج)
Nadia Lami’a Salsabila. NIM: 12202183046. Skripsi. Jurusan: Tarbiyah. Program Studi bahasa Arab. Strategi Pembelajaran dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas VIII MTs Miftahul Huda Karangsono Ngunut Tulungagung. Pembimbing: Dr. As’aril Muhajir, M.Ag.
Kata-Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Prestasi Belajar Bahasa Arab
Penerapan strategi pembelajaran merupakan suatu keniscayaan, namun demikian penerapannya tidak semudah yang dibayangkan, karena penerapan strategi ini berhadapan dengan siswa yang heterogen sifatnya. Strategi pembelajaran di kelas harus mampu menggugah semangat siswa untuk meningkatkan semangat belajarnya, sehingga terdapat suatu hubungan batin-suatu komunikasi yang mungkin diadakan melalui dialog komunikasi-dapat terjadi jika dalam proses identifikasi kedua belah pihak saling mendekati dan mencapai suatu momen dalam proses pendidikan. Ini maknanya bahwa kegiatan pembelajaran harus mampu membuka motivasi, minat atau semangat siswa untuk semakin meningkatkan kualifikasi belajarnya tertutama dalam materi pembelajaran bahasa Arab.
Fokus Pembahasan: 1). Bagaimana strategi memenej pembelajaran siswa dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas VIII di MTs Miftahul Huda Karangsono Ngunut Tulungagung? 2). Bagaimana strategi memilih metode dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas VIII di MTs Miftahul Huda Karangsono Ngunut Tulungagung?.
Kegunaan Penelitian: 1). Secara Teoritis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumbangan ilmiah bagi khazanah pendidikan terutama berkaitan dengan strategi guru dalam peningkatan prestasi belajar bahasa Arab. 2). Secara Praktis: a). Bagi Kepala Sekolah Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh kepala sekolah sebagai bahan menentukan kebijakan perbaikan kegiatan pembelajaran di sekolah. b). Bagi Guru: Bagi guru hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi upaya peningkatan kualitas strategi guru peningkatan prestasi belajar bahasa Arab. c). Bagi Peneliti Berikut: Bagi peneliti berikutnya hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai bahan masuk untuk penelitian yang lebih mendetail selanjutnya karena penelitian ini masih bersifat pendahuluan.
Metode. penelitian: Rancangan penelitian: Kualitatif. Kehadiran Peneliti: Hadir sebagai instrument penelitian. Lokasi: MTs Miftahul Huda karangsono Ngunut Tulungagung. Sumber Data: Guru Bahasa Arab. Teknik Pengumpulan data:
Observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data: analisis induktif.
Simpulan Penelitian: 1). Strategi memenej pembelajaran siswa dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas VIII di MTs Miftahul Huda Karangsono Ngunut Tulungagung dilakukan dengan upaya pembelajaran yang menyenangkan, melibatkan siswa dalam perencanaan dan pelaksanaan, bersama menyiapkan kegiatan pembelajaran dan adanya kerjasama pengembangan situasi dengan guru-guru di madrasah. 2). Strategi memilih metode dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas VIII di MTs Miftahul Huda Karangsono Ngunut Tulungagung diterapkan melalui uoaya memilih metode yang mudah dan memudahkan, menjajagi pemahaman bahasa Arab siswa, membangun kelompok belajar, mereviw pemahaman siswa, tanya jaqwab dan adanya penyelesaian kasus
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA JABON KECAMATAN KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Analisis Kelayakan Usaha Tani Padi di Desa Jabon Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Difa Ersy Septi, NIM.12402193179, Pembimbing Lativa Hartiningtyas, M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi sector pertanian merupakan sector terbesar pada hampir setiap negara ekonomi berkembang. Pertanian adalah suatu kegiatan pemanfaatan sumber daya alam yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, dan juga untuk mengelola lingkungan hidupnya. Sektor pertanian juga menjadi pemasok bahan baku Bagi sector industry dan menjadi sumber penghasil devisa. Fokus penelitian ini adalah (1) Berapa biaya usaha tani padi sawah yang dikeluarkan oleh petani padi di Desa Jabon Kecamatan kalidawir Kabupaten Tulunggung? (2) Berapa pendapatan usaha tani padi yang didapatkan oleh petani padi di Desa Jabon Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung? (3)Apakah usaha tani padi sawah layak diusahakan oleh para petani padi di Desa Jabon Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung?. Adapun tujuan yang akan dicapai yaitu (1) Untuk mengetahui biaya usaha tani padi sawah yang dikeluarkan oleh petani padi di Desa Jabon Kecamatan kalidawir Kabupaten Tulungagung (2) Untuk mengetahui pendapatan usaha tani padi sawah yang dilakukan oleh petani padi sawah di Desa Jabon Kecamatan Kalidawir (3) Untuk mengetahui kelayakan usaha tani padi desa Jabon Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode ini disebut dengan metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka dan analisis menggunakan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani padi per musimtanam per hektar rata-rata sebesar Rp3.314.144 /Ha/MT. dengan rata-rata penerimaan usahatani padi per-musim panen per Hektar sebesar Rp5.891.000/Ha/MT. dan rata-rata total biaya Produksi yang dikeluarkan sebesar Rp2.576.856/Ha/MT. Berdasarkan dengan hasil analisis kelayakan usahatani padi dengan Rumus Revenue Cost Ratio (R/C) diperoleh hasil sebesar 2.29. Berarti bahwa setiap penambahan biaya Rp 1000 maka akan diperoleh keuntungan sebesarRp 1.290 yang menunjukan usahatani layak untuk diusahakan. Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Usaha Tani, Tanaman Pad
DISPOSISI MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DI SMP NEGERI 2 SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Disposisi Matematis Peserta Didik Ditinjau Dari
Gaya Kognitif pada Materi Teorema Pythagoras Di SMP Negeri 2
Sumbergempol” ini ditulis oleh LESTARI, NIM. 12204193159, Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Matematika, Pembimbing:
Dr. Musrikah, S.Pd.I., M.Pd.
Kata kunci: Disposisi Matematis, Gaya Kognitif, Materi Teorema Pythagoras
Disposisi matematis penting dikembangkan karena dapat menunjang
keberhasilan siswa dalam belajar matematika, dengan menggunakan disposisi
matematis yang dimiliki oleh siswa, diharapkan siswa dapat menyelesaikan
masalah, mengembangkan kegiatan kerja yang baik dalam matematika, serta
bertanggung jawab dalam belajar matematika. Disposisi yang dimiliki antara
siswa satu siswa dengan siswa lainnya tentu berbeda, begitu pula dalam
memahami serta menyelesaikan masalah. Karakteristik yang berbeda antara siswa
dalam memahami serta menyelesaikan suatu masalah disebut gaya kognitif.
Skripsi ini menekankan kepada disposisi matematis peserta didik ditinjau dari
gaya kognitif khususnya pada materi teorema Pythagoras.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan disposisi matematis
siswa ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) pada materi Teorema
Pythagoras di SMP Negeri 2 Sumbergempol, (2) Untuk mendeskripsikan disposisi
matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif Field Dependent (FD) pada materi
Teorema Pythagoras di SMP Negeri 2 Sumbergempol.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sumbergempol dengan
mengambil subjek siswa kelas VIII-C sejumlah 4 subjek, yaitu subjek dengan
karakteristik gaya kognitif field independent 2 dan subjek dengan karakteristik
gaya kognitif field dependent 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu
tes dan wawancara. Analisis data melalui tiga langkah yaitu reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data melalui
ketekunan pengamat, triangulasi, dan diskusi dengan teman sebaya.
Hasil dari penelitian ini adalah (1) Disposisi matematis siswa dengan gaya
kognitif Field Independent dalam menyelesaikan suatu masalah pada materi
teorema Pythagoras memenuhi ketujuh indikator disposisi matematis, yaitu
memiliki rasa percaya diri, memiliki fleksibilitas, memiliki rasa gigih dan tekun,
memiliki ketertarikan dan keingintahuan, mampu mereflektif, mampu
mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan memiliki sikap apresiasi, (2)
Disposisi matematis siswa dengan gaya kognitif Field Dependent dalam
menyelesaikan suatu masalah pada materi teorema Pythagoras memenuhi
beberapa dari ketujuh indikator disposisi matematis, yaitu memiliki fleksibilitas,
memiliki rasa gigih dan tekun, memiliki ketertarikan dan keingintahuan, mampu
mereflektif, memiliki sikap apresiasi, dan mampu mengaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari