Landmark University

Landmark University Repository
Not a member yet
    6927 research outputs found

    PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA MI MUHAMMADIYAH 1 PARE

    No full text
    ABSTRAK Siti Sriwilujeng. NIM 12306193014. 2023. Pengembangan Buku Panduan Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Siswa MI Muhammadiyah 1 Pare. Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Febranti putri Navion, M.Pd. Kata kunci: Pengembangan, Panduan Permainan Tradisional, Perkembangan Sosial Emosional. Penelitian ini dilatarbelakangi hasil wawancara dan need asessment kepada guru Bimbingan Konseling di MI Muhammadiyah 1 Pare yang menyatakan bahwa sosial emosional siswa kelas bawah tergolong sedang cenderung rendah dimana siswa kurang berinteraksi sosial dengan baik akibat dampak dari pandemi covid 19 serta kurang bisa mengontrol emosi. Selain itu, pemberian layanan bimbingan konseling masih berupa diskusi kelompok, pemberian hukuman dan konseling individual saja dan kurang memanfaatkan fasilitas permainan tradisional yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk buku panduan permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional siswa MI Muhammadiyah 1 Pare yang memenuhi kriteria aspekbilitas yaitu kegunaan, kemudahan, keakuratan, ketepatan dan kemenarikan serta mengukur keefektifan produk buku panduan. Berdasarkan penilaian para validator, buku panduan permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional ini diterima secara teoritis. Hal ini dapat diketahui dari hasil penilaian terhadap aspek kegunaan sebesar 79,5%. Hasil penilaian terhadap aspek kemudahan sebesar 78%. Hasil penilaian terhadap aspek keakuratan sebesar 84,5%. Hasil penilaian terhadap aspek ketepatan sebesar 86%. Hasil penilaian terhadap aspek kemenarikan sebesar 83%. Dengan rata-rata persentase keseluruhan sebesar 82,2% masuk dalam kategori sangat baik. Kelayakan buku panduan juga diperkuat dari hasil uji coba kelompok kecil yang menunjukkan adanya pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan sosial emosional siswa dengan tingkat keefektifan sebesar 66,52% yang artinya cukup efektif

    PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDUKTIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII MTsN 4 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Induktif Terhadap Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Teorema Pythagoras Kelas VIII MTsN 4 Tulungagung” ini ditulis oleh Harinda Maulita, NIM. 12204183295, pembimbing Miswanto, M. Pd. Kata Kunci: Model Pembelajaran Induktif, Teorema Pythagoras Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan pada proses pembelajan. Hal ini merupakan dampak dari model pembelajaran yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi dan situasi siswa yang terkadang menimbulkan kejenuhan saat kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu pendidik harus mengubah model pembelajaran agar mampu mengembangkan pemahaman konsep dan meningkatkan hasil belajar yakni menggunakan model pembelajaran induktif. Pembelajaran induktif adalah sebuah pembelajaran bersifat langsung untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan keterampilan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran induktif terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Teorema Pythagoras kelas VIII MTsN 4 Tulungagung. 2) Mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran induktif terhadap hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras kelas VIII MTsN 4 Tulungagung. 3) Mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan model pembelajaran induktif terhadap pemahaman konsep dan hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras kelas VIII MTsN 4 Tulungagung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian sebanyak 50 siswa yakni kelas VIII-B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 25 siswa.dan kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Analisis data yang digunakan ada tiga macam, yakni uji instrumen, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran induktif terhadap pemahaman konsep siswa pada materi Teorema Pythagoras kelas VIII MTsN 4 Tulungagung. Berdasarkan perhitungan hasil uji t- test untuk nilai pemahaman konsep diperoleh nilai Signifikansi 0,004 < 0,05. 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran induktif terhadap hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras kelas VIII MTsN 4 Tulungagung. Berdasarkan perhitungan hasil uji t-test untuk nilai hasil belajar diperoleh nilai Signifikansi 0,000 < 0,05. 3) Terdapat pengaruh model pembelajaran induktif terhadap pemahaman konsep dan hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras kelas VIII MTsN 4 Tulungagung. Berdasarkan perhitungan hasil uji Manova diperoleh dari tabel Pillai’s Trace, Wilks, Lambda, Hotelling’s Trace, Roy’s Largest Root memunyai nilai Signifikansi 0,000 < 0,0

    PENGARUH PELAKSANAAN KEGIATAN BERMAIN PERAN TERHADAP RASA PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI DI RA KARTINI PAKISREJO

    No full text
    Elfa Nia Damayanti. 12206183006. 2023. “Pengaruh Pelaksanaan Kegiatan Bermain Peran Terhadap Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini di RA Kartini Pakisrejo”, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing : Zun Azizul Hakim, M.Psi. Kata Kunci : Bermain Peran, Rasa Percaya Diri Penelitian ini dilatar belakangi oleh anak yang memiliki permasalahan kurang percaya diri. dengan menunjukkan karakter cenderung pendiam dan kurang dalam berinteraksi, kurang yakin dengan kemampuan yang dimiliki, masih menunjukkan sikap pemalu. Dengan adanya permasalahan tersebut peneliti berinisiatif untuk melakukan penelitian menggunakan kegiatan bermain peran untuk meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini di RA Kartini Pakisrejo. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana pengaruh kegiatan bermain peran dalam meningkatkan rasa percaya diri pada subjek penelitian di RA Kartini Pakisrejo? (2) Apakah kegiatan bermain peran menunjukkan perubahan terhadap rasa percaya diri pada subjek penelitian di RA Kartini Pakisrejo?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen Single Subject Reseach (SSR) dengan desain A-B-A yang terdiri dari tiga kondisi yaitu kondisi baseline 1, intervensi, dan baseline 2. Subjek yang diamati adalah siswa dari RA Kartini Pakisrejo, berjumlah tiga anak, berusia 5-6 tahun dengan subjek AV, RF, dan AS. Pengumpulan data diperoleh menggunakan teknik observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk grafik. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh kegiatan bermain peran dalam meningkatkan rasa percaya diri subjek, yaitu dengan perhitungan hasil overlop analisis antar kondisi pada baseline 1 ke intervensi seluruh subjek menunjukkan presentase 0% yang artinya kegiatan bermain peran memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan rasa percaya subjek. Untuk melihat ada atau tidaknya perubahan yaitu dengan melakukan perbandingan analisis antar kondisi pada perubahan level baseline 1 ke intervensi menunjukkan adanya peningkatan. Pada subjek AV menunjukkan hasil 17,5 pada subjek RF 15, dan pada subjek AS 12,5 yang artinya bahwa kegiatan bermain peran memberikan pengaruh positif berupa peningkatan rasa percaya diri pada subjek penelitian di RA Kartini Pakisrejo

    NILAI-NILAI DAN MAKNA SIMBOLIK TRADISI TUMBAL RUMAH (Studi Kasus Di Desa Karangrejo Kampak Trenggalek)

    No full text
    ABSTRAK Ayu Sariat, 12102193087, Nilai-Nilai Dan Makna Simbolik Tradisi Tumbal Rumah (Studi Kasus Di Desa Karangrejo Kampak Trenggalek). Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Islam, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2023, Pembimbing: Dr. Syahril Siddik, M.A Kata Kunci : Tradisi, Tumbal Rumah, Nilai, Simbolik Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya suatu tradisi yang di lestarikan Masyarakat Desa Karangrejo Kampak, bahwa tumbal rumah adalah wujud permintaan perlindungan kepada Allah melalui tradisi, tradisi tumbal rumah memiliki nilai-nilai dan makna dari simbol-simbol yang ada pada tradisi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana Nilai-Nilai Dan Makna Simbolik yang terkandung dalam tradisi tumbla rumah? 2. Bagaimana ritual Tradisi dan kaitanya dengan keberlangsungan Rumah tangga?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai dan makna dari simbolik yang terdapat pada tradisi tumbal rumah, bagaimana pelaksanaan tradisi ini dan kaitanya tradisi tumbal rumah dengan keberlangsungan rumah tangga pada Masyarakat desa karangrejo. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang berfungsi untuk mengetahui sebab-sebab dan proses terjadinya peristiwa. Dimana pengumpulan data dengan melalui Observasi lapanagan, Wawancara, dan sumber data primer maupun skunder. Penelitian ini di lakukan di Desa Karangrejo Kampak Kabupaten Trenggalek. Hasil dari penelitian adalah bahwa Tumbal rumah merupakan ajaran yang di bawa oleh syekh Subakir yang merupakan wali generasi pertama yang menyebarkan agama islam di jawa, yang pasa saat itu tanah jawa merupakan hutan belantara banyak jin nya sehingga menyebabkan sulitnya maju pada Masyarakat, lalu datanglah syekh Subakir ketanah jawa untuk memberantas jin-jin yang ada di tanah jawa. Makna dari simbolik tradisi tumbal rumah adalah rajah merupakan mantra atau doa berupa tulisan aksara arab memiliki makna tolak balak, makna dan nilai dari simbolik lainya yaitu mule metri memiliki makna memuliakan para nabi, Caos khormat memiliki makna hormat kepada kanjeng nabi, brokohan adalah supaya di berikan keberkahan, sego punar memiliki makna menentramkan dan mendamaikan rumah tangga, keleman memiliki arti menjauhkan dari lelembut atau makhluk halus, dan yang terakhir jenang sengkolo memiliki arti menjauhkan dari musibah

    KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MANAJEMEN KONFLIK (Studi Kasus Humas Dprd Blitar terkait Konflik Agraria Pt.Tjengkeh Branggah Banaran dengan Masyarakat Sidorejo)

    No full text
    Artikel ini mengkaji fenomena komunikasi interpersonal dalam manajemen konflik:humas DPRD Blitar terkait konflik agraria PT.Tjengkeh branggah banaran dengan masyarakat Desa Sidorejo. Bagaimana komunikasi interpersonal dalam manajemen konflik memahami dan menyelesaikan konflik agraria PT.Tjengkeh branggah banaran dengan masyarakat Desa Sidorejo terkait fasilitasi pembangunan kebun masyarakat menjadi salah satu focus utama artikel ini. Artikel ini merupakan hasil penelitian lapangan dengan menggunakan metode study kasus yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulan data adalah observasi dan wawancara mendalam. Dengan menggunakan teori manajemen konflik dari Joseph A. De Vito. Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa tahapan dalam menyelesaikan konflik tersebut tahapan pertama humas dprd kabupaten blitar telah melakukan wawancara dan kunjungan lapangan terhadap konflik agrarian yang terjadi di desa sidorej. Tahap kedua humas dprd kabupaten blitar mengkaji ulang data dan fakta yang telah terkumpul untuk menyelesaikan konflik. Tahap ketiga humas dprd kabupaten blitar berhasil menjadi mediator dalam menyelesaikan konflik tersebut. Tahap keempat humas kabupaten blitar belum berhasil dalam melaksanakan program-program terkait konflik agrarian. Tahap kelima Pt.Tjengkeh branggah banaran menolak rekomendasi dari pemda karena takut terjadi okupasi. Tahap keenam tawaran humas dprd kabupaten blitar yang diberikan kepada Pt.Tjengkeh branggah banaran adalah menjalin komunikasi dan kemitraan dalam mengelola kebun sehingga masyarakat danperkebunan menjalin hubungan yang saling menguntungkan. Kata kunci: manajemen konflik, konflik agraria, huma

    BIMBINGAN KEAGAMAAN DALAM PROSES REHABILITASI PECANDU NARKOBA DI PONDOK PESANTREN SIROJUTH THOLIBIIN DUA SAMAN ALHADAD DESA BACEM KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR

    No full text
    Indah Putri Lailatul. A., NIM 12306193013. 2023. Bimbingan Keagamaan dalam Proses Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibiin Dua Saman Alhadad Desa Bacem Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Skripsi. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Jurusan Dakwah, Program Pendidikan Bimbingan Konseling Islam Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Lilik Rofiqoh, S.Hum., M.A. Kata Kunci : Rehabilitasi, Narkoba, Pondok Pesantren Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses rehabilitasi atau pemulihan pada pecandu narkoba yang secara menyeluruh mencangkup aspek pembentukan karakter baik itu secara sosial maupun agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pelaksanaan rehabilitasi atau pemulihan pada pecandu narkoba yang tinggal di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibiin Dua Saman Alhadad Desa Bacem Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling dengan pengambilan dari 4 subject yaitu 2 orang terapis, 1 ketua yayasan, dan 1 santri rehab. Data dari penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan keagamaan terhadap santri pecandu narkoba memberikan kesadaran pada diri santri rehabilitasi tentang hakikat ketenangan yang sesungguhnya hanyalah dengan cara mendekatkan diri dan kembali kepada Allah swt dengan taubat nasuha, selain itu terdapat 7 proses terapi bimbingan dengan menggunakan metode keagamaan yang dilaksanakan dengan intensitas yang beruntun dan konsisten, sebagai berikut : 1.kungkum dengan membaca selawat nabi dan mandi taubat, 2. salat sunnah malam, 3. zikir jahar setiap selesai salat, 4. membaca surah waqiah setelah salat dzuhur, 5. mendengarkan ceramah agama setiap selesai salat maghrib, 6. mengaji, hafalan surah pendek dan do’a sehari-hari, 7. puasa sunnah senin dan kamis. santri rehabilitasi akan dibawa dan di doktrin dengan mindset positif sehingga ada perubahan pada ucapan, perilaku bahkan kebiasaan yang lebih baik dari sebelumnya

    PANDANGAN AKTIVIS PEREMPUAN TERHADAP PUTUSAN HAKIM YANG TIDAK MENETAPKAN HAK PEREMPUAN PASCA PERCERAIAN PADA PERKARA CERAI TALAK YANG DIPUTUS SECARA VERSTEK (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri)

    No full text
    Nur Lailatul Maghfiroh, NIM 12102183011, Pandangan Aktivis Perempuan Terhadap Putusan Hakim Yang Tidak Menetapkan Hak Perempuan Pasca Perceraian Pada Perkara Cerai Talak Yang Diputus Secara Verstek (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2023, Dosen Pembimbing: Muhammad Mufti Al Anam, M.H.I. Kata Kunci: Putusan Hakim, Verstek, Cerai talak, Hak Perempuan Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permohonan cerai talak yang diputus secara verstek di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri pada perkara Nomor 2189/Pdt.G/2022/PA.Kab. Kdr, Nomor 670/Pdt.G/2022/PA. Kab. Kdr, Nomor 290/Pdt.G/2022/PA. Kab. Kdr, Nomor 289/Pdt.G/2022/PA. Kab. Kdr, di mana dalam kasus cerai talak tersebut, pihak istri tidak menghadiri persidangan. Sehingga majelis hakim memutuskan perkara cerai talak dengan putusan verstek, yang mana dalam putusan tersebut majelis hakim tidak membebankan kewajiban suami pada istri perihal nafkah iddah dan mut’ah yang seharusnya didapatkan setelah terjadinya perceraian. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apa alasan hakim tidak menetapkan nafkah iddah dan mut’ah pasca perceraian dalam perkara cerai talak yang diputus secara verstek di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. 2) Bagaimana perspektif aktivis perempuan terhadap putusan hakim yang tidak menetapkan nafkah iddah dan mut’ah pasca perceraian dalam perkara cerai talak yang diputus secara verstek di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti merupakan jenis penelitian hukum empiris. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif di mana teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara dengan informan terkait permasalahan yang sedang diteliti untuk mendapatkan informasi. Selain wawancara, peneliti juga melakukan observasi dan dokumentasi sebagai pelengkap dalam pengumpulan data. Dalam teknik analisis data, peneliti menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pertimbangan hakim Pengadilan Agama Kabupaten Kediri atas perkara Nomor 2189/Pdt.G/2022/PA.Kab. Kdr, Nomor 670/Pdt.G/2022/PA. Kab. Kdr, Nomor 290/Pdt.G/2022/PA. Kab. Kdr, Nomor 289/Pdt.G/2022/PA. Kab. Kdr, untuk tidak menetapkan hak istri pasca perceraian adalah karena faktor ketidakhadiran pihak termohon dalam persidangan, meskipun termohon dianggap telah dipanggil secara patut dan sah oleh majelis hakim. Penetapan dan penentuan besaran nafkah iddah dan mut’ah istri pasca perceraian secara teknis dianggap sulit oleh hakim saat istri tidak pernah datang di persidangan. Persoalan inilah yang melatarbelakangi para hakim bersepakat dalam putusan verstek, dengan tidak membebankan hak-hak istri tersebut pada suami, kecuali istri menuntut atau meminta haknya di pengadilan. 2) Aktivis perempuan memandang bahwa apa yang dilakukan majelis hakim secara umum sudah sesuai dengan ketentuan pasal 125 ayat (1) HIR yang mengatur bahwa ketidakhadiran tergugat dapat menjadi alasan dijatuhkannya putusan verstek pada perkara cerai talak. Namun ada beberapa catatan yang perlu dievaluasi, tidak ada kontrol dari pengadilan terkait relaas panggilan yang dikirimkan ke pihak termohon. Kedepan, para pihak yang terkait dalam perkara verstek terutama pada legal substansi yang dalam hal ini adalah pembuat aturan hukum untuk bisa memperbaiki aturan hukum terkait nafkah iddah dan mut’ah pada perkara verstek, untuk legal structure yang dalam hal ini adalah pengadilan, untuk melakukan perbaikan pada teknis panggilan terhadap pihak termohon. Selain itu, hakim dalam mengadili perkara verstek untuk berani melakukan ijtihad progresif demi menemukan keadilan bagi kedua belah pihak yang berperkara, tidak hanya bertumpu pada asas sederhana, cepat dan biaya ringan. Adapun bagi legal culture yang dalam hal ini adalah para pihak yang bersengketa khususnya istri, untuk lebih melek dan sadar hukum agar hak-haknya tidak tercederai

    KEMAMPUAN PENALARAN DEDUKTIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI HIMPUNAN DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN EXTROVERT DAN INTROVERT DI KELAS VII SMPN 3 BANDUNG TAHUN AJARAN 2022/2023

    No full text
    Skripsi dengan judul “Kemampuan Penalaran Deduktif Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Pada Materi Himpunan Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Extrovert Introvert Di Kelas VII SMPN 3 Bandung Tahun Ajaran 2022/2023” ini ditulis oleh Elsya Fahmi, NIM. 17204163045, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Maryono, M.Pd. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Deduktif, Extrovert, Introvert, Himpunan, Tipe Kepribadian Dunia pendidikan pada dasarnya sebagai fungsi dalam upaya memberikan pengetahuan, wawasan, keterampilan, serta keahlian tertentu pada manusia. Pendidikan dalam ilmu pengetahuan matematika tentunya akan lebih menekankan pada aktivitas dalam dunia penalaran. Kemampuan penalaran pada siswa dalam bidang pendidikan sendiri memiliki tingkat yang berbeda. Perbedaan dalam penalaran tersebut berpengaruh terhadap proses berfikir pada siswa. Dan proses berfikir pada tiap siswa dalam menyelesaikan masalah tentunya berbeda. Perbedaan dalam proses berfikir tersebut akan melatarbelakangi pada perbedaan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan penalaran deduktif matematis siswa yang memiliki kepribadian extrovert, (2) mendeskripsikan kemampuan penalaran deduktif matematis siswa yang memiliki kepribadian introvert. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini ada 4 siswa dengan tipe kepribadian yang berbeda dari 27 siswa kelas di VII-A, yang terdiri dari 2 siswa kepribadian extrovert dan 2 siswa kepribadian introvert. Teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, hasil tes tulis dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini, menunjukkan: (1) penalaran deduktif matematis siswa dengan tipe kepribadian extrovert hanya mampu memenuhi indikator melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu dan memperkirakan jawaban atau proses solusi. (2) penalan deduktif matematis siswa dengan tipe kepribadian introvert mampu memenuhi indikator dalam melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu, memperkirakan jawaban atau proses solusi, serta mampu dalam penarikan kesimpulan yang logis

    PENGARUH MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PERILAKU AKADEMIK MAHASISWA UNIVERSITAS TULUNGAGUNG

    No full text
    Berkembangnya media sosial saat ini memiliki pengaruhnya sendiri pada masyarakat, terutama kalangan mahasiswa. Karenanya, tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana media sosial TikTok memengaruhi perilaku akademik mahasiswa serta untuk mengetahui apasaja dampak yang mempengaruhi penggunaan media sosial TikTok terhadap perilaku akademik mahasiswa Universitas Tulungagung. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif serta metode pengambilan sampel acak sederhana, melibatkan partisipasi 100 responden yang dipilih dari populasi mahasiswa Universitas Tulungagung. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner yang telah disebar kepada responden yang kemudian tahap akhir dari metode penelitian ini yaitu menganalisis data dengan menggunakan program SPSS.Hasil penelitian memperlihatkan ada hubungan signifikan pemakaian TikTok serta perilaku akademik mahasiswa, dengan tingkat signifikansi sebesar 47,1%. Ini dapat diindikasikan oleh penggunaan aplikasi TikTok yang memberikan berbagai inovasi baru dalam proses pembelajaran. Selain itu, mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial TikTok cenderung lebih termotivasi untuk menetapkan target lulus tepat waktu. Kata Kunci: Media Sosial, TikTok, Mahasisw

    2,825

    full texts

    6,927

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Landmark University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇