Landmark University

Landmark University Repository
Not a member yet
    6927 research outputs found

    THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ HABIT IN WATCHING MOVIES SUBTITLE AND THEIR VOCABULARY MASTERY AT MTS MIFTAAHUL ULUUM SUTOJAYAN

    No full text
    Solekah, Wardatus. NIM. 12203183028. The Correlation between Students’ Habit in Watching Movies Subtitle and Their Vocabulary Mastery at MTs Miftaahul Uluum Sutojayan. Thesis. English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. Sayyid Ali Rahmatullah State Islamic University (UIN) Of Tulungagung. Advisor: Dr. Sukarsono, M.Pd. Keywords: habit in watching movie, vocabulary mastery, subtitle. The most important element of language is vocabulary and learning English can start with learning vocabulary. Without mastering vocabulary, it will be difficult for students to communicate of convey their ideas effectively to others. Vocabulary mastery refers to the number of words from certain language that someone knows. Students can do many things to increase their vocabulary mastery. The habit of watching movies subtitle provide some opportunities to learning English especially vocabulary mastery. The formulation of research question in this study was: Is there any significant correlation between students’ habit in watching movies subtitle and their vocabulary mastery at MTs Miftaahul Uluum Sutojayan? Based on the formulation of research question above, the objective of this research was to know there is any correlation between students’ habit in watching movies and their vocabulary mastery at MTs Miftaahul Uluum Sutojayan. This study used correlation research design. The population of this study was the third grade of MTs Miftaahul Uluum Sutojayan. The sample was 37 students by using purposive sampling in one class (A class). In collecting data, the researcher used questionnaire to find out the students’ habit in watching movies subtitle and vocabulary test for measure their level of vocabulary mastery. The collected data were using Pearson Product Moment Correlation by SPSS version 26. The result of this research shows that there is no significant relationship between students’ habit in watching movies and their vocabulary mastery at MTs Miftaahul Uluum Sutojayan. It can be proved by the value of r xy = 0.012 and the score for 5% level of significance is 0.325, it should be noted that the value of r t 5% level of significance was obtained from the d f = 35 which was attained from list of r table. It means 0.012 < 0.0325 (the correlation is lower than r table). The researcher concluded that there is very low correlation between students’ habit in watching movies and their vocabulary mastery at MTs Miftaahul Uluum Sutojayan

    PENGARUH UMUR DAN KETERAMPILAN TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA USAHA KONVEKSI UD. ISABEL DI DESA KARANGREJO BOYOLANGU TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Umur dan Keterampilan terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Pada Usaha Konveksi UD. Isabel di Desa Karangrejo Boyolangu Tulungagung”. Ditulis oleh Laila Dewi Nur Jannah, NIM. 12402193232, pembimbing Jusuf Bachtiar, S.S,. M.Pd. Latar belakang penelitian adanya penurunan produktivitas tenaga kerja, dimana dalam proses produksi yang dihasilkan kurang memenuhi target produksi, penurunan produktivitas dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu umur dengan batasan yang jelas akan memperoleh tenaga kerja yang sesuai dan keterampilan dengan kecakapan dan kemampuan melaksanakan tugas produksi yang tepat, dapat berpengaruh pada produktivitas tenaga kerja. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) sebagai pengujian pengaruh umur terhadap produktivitas tenaga kerja pada usaha konveksi UD. Isabel, (2) sebagai pengujian pengaruh keterampilan terhadap produktivitas tenaga kerja pada usaha konveksi UD. Isabel, (3) sebagai pengujian pengaruh umur dan keterampilan terhadap produktivitas tenaga kerja pada usaha konveksi UD. Isabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan non probability sampling dengan teknik sampel jenuh. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 35 responden yaitu tenaga kerja usaha konveksi UD. Isabel. Sumber data yang digunakan adalah data primer dengan kuisioner dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS 25.0. Hasil penelitian, (1) secara parsial pada umur memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada usaha konveksi UD. Isabel di Desa Karangrejo Boyolangu Tulungagung, (2) Hasil penelitian secara parsial pada keterampilan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada usaha konveksi UD. Isabel di Desa Karangrejo Boyolangu Tulungagung, (3) Hasil penelitian umur dan keterampilan secara (simultan) bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada usaha konveksi UD. Isabel di Desa Karangrejo Boyolangu Tulungagung. Produktivitas mengacu pada peningkatan produksi apabila dalam suatu produksi mengalami penurunan kinerja atau target tidak terpenuhi maka dapat dilakukan peningkatan keterampilan dalam menguasai pekerjaan yang dibebankan dan juga dapat merekrut dengan beberapa kriteria seperti keahlian ataupun umur tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan produksi. Kata Kunci: Umur, Keterampilan, dan Produktivita

    STRATEGI GURU FIQH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTSN 5 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Strategi Guru Fiqh dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di MTsN 5 Tulungagung” ini ditulis oleh Elsa Fendi Prasetyo, NIM: 17201163404, Pembimbing Abdul Aziz Faradi, M.Hum. Kata kunci : Strategi Guru, Prestasi Belajar. Peneliti ini dilatarbelakangi oleh strategi guru Fiqh yang digunakan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Adanya beberapa sebab yang mengakibatkan turunnya prestasi belajar khusunya dalam pembelajaran Fiqh sehingga perlu dikaji secara khusus untuk mencari solusinya. Untuk itu perlu dikaji strategi pembelajaran yang tepat yang bisa menarik perhatian peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran dan strategi pembelajaran yang dapat membuat proses pembelajaran Fiqh lebih efektif dan efisien, sehingga prestasi belajar peserta didik dapat meningkat. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana perencanaan guru fiqh dalam menggunakan metode, sumber, dan media dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik di MTsN 5 Tulungagung? (2) Bagaimana pelaksanaan guru fiqh dalam menggunakan metode, sumber, dan media dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik di MTsN 5 Tulungagung? (3) Bagaimana evaluasi guru fiqih dalam menggunakan metode, sumber, dan media dalam meningkatkan prestasi belajar pesertadidik di MTsN 5 Tulungagung? Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan studi kasus. Untuk metode pengumpulan data menggunkan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode wawancara dan observasi digunakan untuk menggali informasi tentang Strategi Guru Fiqh dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik di MTsN 5 Tulungagung, sedangkan metode dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang profil sekolah, struktur organisasi, kegiatan pembelajaran dan sarana dan prasarana sekolah. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Strategi guru Fiqh dalam merencanakan proses belajar mengajar seperti, mempersiapkan silabus dan RPP sebagai langkah awal untuk mengetahui arah dari pembelajaran yang akan disampaikan, membuat skenario atau rencana pembelajaran. Guru Fiqh mempersiapkan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik baik dari segikonsep dan penguasaan materi, menentukan strategi (metode, media, sumber belajar) dan dukungan dari pihak sekolah mengadakan workshop, pelatihan, diklat-diklat yang dilaksanakan setahun seakali sebelum tahun pelajaran dimulai. (2) Guru Fiqh dalam pelaksaan pembelajaran menggunakan metode yang bervariasi, di antaranya seperti metode ceramah, diskusi, hafalan, tanya jawab, pemecahan masalah, dan literasi. Guru fiqh dalam pengggunaan media pembelajaran menggunakan LCD dan proyektor. Akan tetapi guru Fiqh tidak hanya mengandalkan media yang berasal dari sekolah, melainkan juga dari guru tersebut yang mampu membuat media tersendiri. Sumber belajar yang digunakan Guru Fiqh dari LKS, internet, buku paket, Al-Qur’an dan buku-buku pendukung lainnya yang ada di perpus. Pembelajaran tidak cuma dilakukan di dalam kelas saja, misalnya bisa juga di masjid, perpustakaan, dan lingkungan sekolah dan bisa juga di luar sekolah. (3) Guru Fiqh mengadakan evaluasi terhadap metode, media dan sumber belajar yang digunakan dalam proses pembelajaran perlu dievaluasi, karena apakah ini sesuai atau tidak, kalau seperti ini situasi yang seperti ini, maka harus perbaiki dan kembangkan lagi. Guru melakukan evaluasi setiap harinya, setiap minggunya, setiap tengah semesternya, setiap semesternya dan juga setiap tahunnya. Guru Fiqh melalukan evaluasi dengan cara pre test maupun post test, dilakukan oleh guru sendiri. Sebelum pelajaran dimulai peserta didik diberikan kuis dan begitu juga setelah selesai pelajaran ada beberapa soal yang ditanyakan kepada peserta didik, untuk memberikan stimulasi kepada peserta didi

    PENGARUH KEGIATAN LITERASI DASAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V(LIMA) DI MI FASTABIQUL KHOIROT PLUS KEDIRI

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Kegiatan Literasi Dasar Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V (Lima) di MI Fastabiqul Khoirot Plus Kediri” ini ditulis oleh Yolandra Ajeng Fransiska, NIM 12205193005. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), UIN SATU Tulungagung, dibimbing oleh Irma Fauziah, M.Pd. Kata Kunci: Kegiatan literasi, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak- anak pada usia dasar yang kurang memahami akan literasi di sekolah saat Covid-19. Setelah Covid 19 mereda saat pembelajaran luring terlihat para siswa kurang memahami tentang apa yang mereka baca salah satunya saat pembelajaran Bahasa Indonesia, dan kurangnya penumbuhan motivasi belajar sehingga hasil belajar pada pelajaran Bahasa Indonesia kurang baik. Dengan ini peneliti menghubungkan kegiatan literasi dasar dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di MI Fastabiqul Khoirot Plus Kediri. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi adalah 1. Apakah kegiatan literasi dasar berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas V di MI Fastabiqul Khoirot Plus Kediri? 2. Apakah kegiatan literasi dasar berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas V di MI Fastabiqul Khoirot Plus Kediri? 3. Bagaimana Pengaruh kegiatan literasi terhadap motivasi belajar dan hasil belajar pada siswa kelas Vdi MI Fastabiqul Khoirot Plus Kediri?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yang menggunakan One Group pretest-posttest design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas V di MI Fastabiqul Khoirot Plus. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling yaitu 14 siswa kelas V. Teknik analisis data yang digunakan uji prasyarat hipotesis (uji normalitas) dan uji hipotesis (uji MANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa kegiatan literasi berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar dengan hasil uji t-test pretest-posttest diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 dengan kriteria < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. 2. Berdasarkan Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa kegiatan literasi berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar dengan hasil uji t-test pretest-posttest diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 dengan kriteria < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. 3. Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa kegiatan literasi berpengaruh dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar dengan hasil uji MANOVA yang diperoleh nilai signifikan 0,010 dengan kriteria < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima

    ابع الدرسةّفالسّبالصّماديونتليلالصعوبةالكتابيةفمهارة الكتابة علىطل6 التوسطة السلمية الكومية

    No full text
    Skripsi iniberjudul.“Analisis Kesulitan Menulis Pada Keterampilan Menulis Siswa Kelas VII MTsN 6 Madiun”. Ditulis oleh:Amalina Marfu’ah. NIM: 12202193119, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Sayyid Ali RahmatullahTulungagung, dibimbing oleh: Dr. Rikhlatul Ilmiah, S. Ag, M.Pd. I Kata Kunci: Keterampilan Menulis, Kesulitan Menulis PemilihanMadrasahTsanawiyahNegeri 6Madiun sebagai tempat penelitian,dilatar belakangi oleh keinginan peneliti menganalisa masalah yang seringterjadi pada siswa kelas VII yang dalam pembelajarannya terdapat matapelajaran bahasa arab. Serta, mengamatilatar belakangsiswa yang mayoritastidak bertempat tinggal di pesantren. Sehingga berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk mengangkat permasalahan tersebut. Berdasarkan pada permasalahan di atas rumusan penelitian ini adalah (1) Apa kesulitan-kesulitan dalam keterampilan menulis siswa kelas VII MTsN 6 Madiun? (2) Apafaktor-faktor kesulitan dalam keterampilan menulis siswa kelas VII MTsN 6 Madiun? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui kesulitan-kesulitan dalam keterampilan menulis siswa kelas VII MTsN 6 Madiun. (2) Untuk mengetahui faktor-faktorkesulitan dalam keterampilan menulis siswa kelas VII MTsN 6 Madiun. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis.Data diperoleh dengan cara observasi di lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukandengan cara menggunakan teknik induktif, yaitu metode yang pembahasannya dimulai dari kaidah-kaidah yang bersifat khusus agar diperoleh data kesimpulan yang bersifat umum. Hasil dari penelitian ini adalah:Pertama,Terdapat dua kesulitan dalam keterampilan menulis siswa yaitu kesulitan kesulitan fonetik dan kesulitan non fonetik.Kedua,Terdapat dua faktor kesulitan menulis siswa yaitu faktor internal dan faktor eksternal

    ANALISIS YURIDIS DAN HUKUM ISLAM TERHADAP IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI BOJONEGORO NOMOR 43 TAHUN 2020 TENTANG PROGRAM PETANI MANDIRI (Studi Kasus di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro)

    No full text
    M. LUTFI NURUL FAJARI ,12103193003 “Analisis Yuridis Dan Hukum Islam Terhadap Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Program Petani Mandiri (Studi Kasus di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro)” Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum ,Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, 2023, Pembimbing Yusron Munawir, S.H.I, M.H. Kata kunci: implementasi, kesejahteraan dan petani Penelitian ini di dasari oleh Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Program Petani Mandiri yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup petani menjadi sejahtera, namun dalam implementasinya di Desa Ngumpakdalem masih terdapat kekurangan seperti: Kurangnya Transparansi Dana Hibah, Perioritas Pelatihan Masih Kurang Efektif dan Merata, Jaminan pembelian hasil panen kurang efektif, Sosialisi asuransi gagal panen kurang informatif, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dalam bentuk skripsi dengan judul “Analisis Yuridis Terhadap Implementasi Program Petani Mandiri di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro” Fokus penelitian ini tentang Analisis Yuridus Terhadap Implementasi Program Petani Mandiri di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan program petani mandiri di Desa Ngumpakdalem? 2) Bagaimana tinjauan yuridis terhadap implementasi program petani mandiri di Desa Ngumpakdalem? 3) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap implementasi program petani mandiri di Desa Ngumpakdalem? Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan program petani mandiri terhadap kesejahteraan petani di Desa Ngumpakdalem. 2) Untuk mengetahui tinjauan yuridis terhadap implementasi Program Petani Mandiri di Desa Ngumpakdalem. 3) Untuk mengetahui tinjauan Hukum Islam terhadap Implementasi Program Petani Mandiri di Desa Ngumpakdalem. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa: 1) Pelaksanaan program petani mandiri di Desa Ngumpakdalem masih ada beberapa program yang belum efektif terlaksana, yaitu: kurang transparansinya pemberian dana hibah, kurang meratanya pelatihan pengembangan usaha pertanian, kurang efektifnya jaminan pembelian hasil panen, penyampain program asuransi gagal panen kepada petani masih kurang informatif sehingga para petani menjadi bingung, beasiswa yang tidak di akses sepenuhnya oleh para keluarga petani, sehingga peningkatan kesejahteraan petani yang diharapkan melalui program petani mandiri belum bisa sepenuhnya terwujud dan belum mampu meningkatkan taraf hidup para petani menjadi lebih sejahtera. 2) Pelaksanaan program petani mandiri di Desa Ngumpakdalem dari segi yuridis masih belum sesuai dengan Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 43 Tahun 2020 tentang Program Petani Mandiri, ketidaksesuaian tersebut diantaranya: a). Kurangnya Transparansi Dana Hibah: Dalam pasal 2 huruf (a) disebutkan bahwa, rumah tangga petani yang tergabung dalam poktan dan memenuhi syarat berhak mendapatkan bantuan dana hibah vii maksimal sebesar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) kemudian dalam pasal 6 ayat 2 di sebutkan dalam pembelanjaanya di lakukan secara non tunai, tetapi para poktan di desa ngumpak menerimanya hanya berupa barang dan tidak mengetahui berapa nominal yang mereka terima secara pasti. b). Perioritas Pelatihan Masih Kurang Efektif dan Merata: Dalam pasal 2 huruf (b) ini disebutkan dalam program PPM ini memberikan akses perioritas pelatihan dan pengembangan usaha pertanian, namun dilapangan terdapat 4 kelompok tani dan baru 2 yang mendapatkan pelatihan. c). Jaminan pembelian hasil panen kurang efektif: Pada pasal 2 huruf (c), disebutkan dalam program PPM ini hasil panen dari petani akan dijamin pembeliannya oleh Dinas pertanian yang bekerja sama dengan BUMD/BUMDES dengan harga yang lebih tinggi dari pada harga tengkulak, namun dalam prakteknya dilapangan para petani lebih memilih menjualnya kepada tengkulak dari pada ke-BUMD/BUMDES dengan alasan jika dijual kepada tengkulak, para petani tidak usah repot mencari tukang panen karena sudah satu paket dengan tengkulak, tetapi jika dijual ke-BUMD/BUMDES petani harus mencari tukang panen sendiri dan belum lagi masih terpotong untuk biaya tukang panen, oleh karena itu para petani lebih memilih menjual kepada tengkulak dan jika dikalkulasi perolehan sama saja antara menjual kepada tengkulak atau BUMD/BUMDES. d). Sosialisi asuransi gagal panen kurang informatif: Dalam pasal 2 huruf (d) disebutkan adanya fasilitas asuransi gagal panen dalam program PPM ini. Menurut keterangan dari bapak Muh. Ngatno selaku KORLUH BPP Kecamatan Dander, dana asuransi tersebut ditanggung sepenuhnya oleh APBD PEMKAB Bojonegoro, namun praktiknya dilapangan ada beberapa petani yang menyatakan asuransi tersebut berbayar antara 10.000 dan ada yang menyebutkan 30.000 rupiah, bahkan ada yang tidak mengetahuinya sama sekali, hal ini dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dengan adanya program ini masih kurang merata, sehingga banyaknya terjadi mis komunikasi antara Dinas yang bertanggung jawab menaungi program ini dengan para petani yang ada dilapangan. sehingga program tersebut masih belum efektif untuk meningkatkan taraf hidup rumah tangga petani menjadi sejahtera. terwujud. 3). Jika di tinjau dari hukum islam, Pemerintah Kabupaten Bojononegoro melalui Dinas Pertanian sudah berusaha meningkatkan kesejahteraan para petani di Desa Ngumpakdalem melalui program PPM ini hal tersebut sama dengan wajibnya seorang pemimpin dalam menjalankan amanah untuk kemaslahatan masyarakat petani, program PPM ini masuk kedalam kategori maslahah mursalah yakni tidak di larang oleh syariat Islam dan tidak diperintahkan juga oleh syariat Islam, dalam pelaksanaanya program PPM tersebut masih belum mampu mewujudkan kemaslahatan bagi seluruh petani yang ada di Desa Ngumpakdalem karena masih banyak terjadinya kekurangan dalam pengimplementasiannya di lapangan, seperti kurangnya keadilan, transparansi serta kurangnya amanah Pemerintah/khilafah yang dalam hal ini adalah Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro sehingga belum bisa terwujudnya kesejahteraan petani di Desa Ngumpakdalem. Jadi program PPM ini belum bisa di rasakan sepenuhnya oleh petani di Desa Ngumpakdalem sehingga target untuk kesejahteraan petani belum bisa tercapai, para petani di Desa Ngumpakdalem untuk hasil produksi sangat jarang mengalami surplus sering mengalami impas atau balik modal, hal itu di dasarkan pada temuan peneliti bahwa para petani tidak mengalami peningkatan pendapatan produksi pertanian, hasil panen habis di gunakan lagi untuk modal tanam selanjutnya. Jiika diklasifikasikan menurut teori dari BKKBN kesejahteraan petani di Desa Ngumpakdalem berada di tingkat keluarga sejahtera II yakni keluarga yang mampu memenuhi kebutuhan pesikologinya tetapi belum mampu memenuhi kebutuhan perkembangannya seperti menabung dan sarana informasi

    STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA GULA KELAPA DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN USAHA DI DESA SELOKAJANG KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Pengembangan Industri Rumah Tangga Gula Kelapa dalam Upaya Mempertahankan Kelangsungan Usaha di Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar” ini ditulis oleh Rofianik Dwi Kurniawati, NIM 17402163440, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Dr. Qomarul Huda, M. Ag. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh usaha industri rumah tangga gula kelapa yang ada di Desa Selokajang yang semakin hari semakin berkurang dikarenakan bahan baku yaitu pohon kelapa yang semakin berkurang dikarenakan terserang hama, para penderes yang usianya sudah lanjuat dan hilangnya minat generasi mudah untuk menjadi penderes disebabkan tingginya resiko pekerjaan, lebih memilih untuk pergi merantau dan mencari pekerjaan di bidang lain. Rumusan masalah dalam penelitian skripsi ini adalah (1) Bagaimana strategi pengembangan dalam menjalankan usaha industry rumah tangga gula kelapa? (2) Apa saja hambatan yang dialami selama menjalankan industri rumah tangga gula kelapa dan bagaimana cara mengatasinya? (3) Bagaimana kelangsungan usaha industri rumah tangga gula kelapa setelah diterapkannya strategi pengembangan di Desa Selokajang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian Studi Kasus. Lokasi penelitian ini berada di Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. sumber data menggunakan diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data yang digunakan dari dokumen pemerintah Desa Selokajang. Hasil penelitian menyatakan bahwa strategi pengembangan yang diterapkan oleh industri rumah tangga ini belum maksimal terkait mesin alat pengolah gula kelapa akan tetapi sebagian para pemilik usaha sudah mengembangkan produknya dari segi pemasaran produk. Permasalahan yang timbul dalam menjalankan usaha gula kelapa mayoritas mengenai kondisi cuaca yang tidak menentu, jenis tanah yang bisa mempengaruhi kualitas nira,banyak pohon kelapa yang terserang hama yang dapat diatasi dengan cara pemberian obat ulat. Hilangnya minat para generasi muda dalam meneruskan usaha menjadi penderes, strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara sosialisasi terkait cara pemanfaatan nira kelapa sehingga menghasilkan kualitas yang bagus, serta adanya pemberdayaan terhadap masyarakat dari berbagai pihak sehingga diharapkan para pemuda mau beralih profesi menjadi penderes, sehingga industri rumah tangga gula kelapa di Desa Selokajang terus bertahan dan tidak mengalami kepunahan Kata kunci: Gula Kelapa, Home Industry, Pengembangan, dan Strateg

    DIMANA AYAH KU ? INDIKASI FATHERLESS DALAM PROSES PENGASUHAN

    No full text
    Pengaruh budaya patriarki yang tinggi di Indonesia, dimana ibu yang bertugas mengasuh anak, dan tugas ayah untuk mencari uang. Hal ini berpengaruh pada kurangnya intesitas pengasuhan antara ayah dan anak yang menyebabkan fenomena fatherless, hal ini menjadi topik utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian fenomenologi dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi pada ketiga subjek dengan kriteria berstatus mahasisiwi dengan kondisi ayah yang bekerja dan jarang melakukan pertemuan. Dengan hasil penelitian menunjukan indikasi fatherless atau kurangnya peran ayah pada ketiga subjek dalam proses pengasuhan karena ayah bekerja, karena ayah karena merantau, dan karena perceraian dengan intesitas pertemuan yang kurang yang menyebabkan subjek mengalami rasa canggung pada sosok ayah, sehingga ketiga subjek mengalami beberapa dampak karenanya kurangnya peran ayah seperti kesalahan pemaknaan figur ayah kemudian gangguan psikologis seperti merasa cemas kemudian indikasi gangguan tidur, dan buruknya presepsi menikah yang dialami oleh subjek. Kata kunci : Ayah , fatherless, pengasuhan, patriark

    TRADISI PENENTUAN HARI PERKAWINAN DALAM PERSPEKTIF TEORI KONSTRUKSI SOSIAL (Studi Pada Masyarakat Muslim Jawa di Desa Damarwulan Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri)

    No full text
    Nadia Nurul Hikmah, 12102193108, Tradisi Penentuan Hari Perkawinan Dalam Perspektif Teori Konstruksi Sosial (Studi Pada Masyarakat Muslim Jawa di Desa Damarwulan Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri), Skripsi, Progam Studi Hukum Keluarga Islam, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2023, Pembimbing: Dr. Ahmad Musonnif, M.H.I. Kata Kunci: Tradisi, Hari Perkawinan, Konstruksi Sosial, Muslim Jawa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena tradisi penentuan hari perkawinan adat Jawa, yang dilakukan oleh masyarakat muslim di Desa Damarwulan, dimana dalam adat Jawa terdapat hari dan bulan tertentu yang dianggap baik dan tidak baik untuk akad nikah. Sehingga tradisi ini masih menjadi realitas yang masih dipertanyakan kebenarannya untuk diterapkan masyarakat muslim, karena berhubungan dengan keyakinan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana tradisi penentuan hari perkawinan pada masyarakat muslim Jawa di Desa Damarwulan Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri? 2) Bagaimana tradisi penentuan hari perkawinan pada masyarakat muslim Jawa di Desa Damarwulan Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri dalam perspektif teori konstruksi sosial? Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dari studi di lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial yang dicetuskan Peter L. Berger dan Thomas Luckman. Hasil dari peneltian ini yaitu: 1) Tradisi penentuan hari perkawinan yang terjadi di Desa Damarwulan, merupakan sebuah tradisi adat Jawa yang sudah ada sebelum agama Islam hadir, yang dilakukan untuk menentukan hari dan bulan baik akad nikah. Dalam implementasinya, tradisi ini didasarkan dari ilmu titen leluhur terdahulu. 2) Adapun konstruksi sosial masyarakat muslim Jawa di Desa Damarwulan mengenai tradisi penentuan hari perkawinan terbentuk melalui tiga tahap: Pertama eksternalisasi, yaitu proses penyesuaian diri dengan dunia sosiokultural sebagai produk manusia. Pada tahap ini, seluruh elemen masyarakat (tokoh adat, tokoh agama/kiai, maupun masyarakat biasa) mencurahkan sudut pandangnya mengenai penerapan tradisi penentaun hari perkawinan adat Jawa yang ada dilingkungannya. Kedua objektivasi, yaitu proses interaksi diri dengan masyarakat, yang menghasilkan realitas objektif bahwa tradisi tersebut tidak bertentangan dengan syari’at. Sebab dalam implementasinya, hanya dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan penghormatan terhadap para leluhur dimana hal tersebut, dikategorikan sebagai sikap ta’addub (mengambil akhlak yang baik). Ketiga internalisasi, yaitu identifikasi diri terhadap lingkungan. Pada proses ini melahirkan kesadaran dalam diri individu mengenai realitas objektif. Sehingga tradisi tersebut terus dilestarikan oleh masyarakat muslim di Desa Damarwulan, dan diajarkan kepada anak cucunya secara turun-temurun hingga saat ini

    KONTRADIKSI MAKNA CATATAN KEJAHATAN DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DENGAN UNDANG- UNDANG NOMOR 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS PERSPEKTIF FIQH SIYASAH DUSTURIYAH

    No full text
    Skripsi dengan judul “Kontradiksi Makna Catatan Kejahatan Dalam Undang- Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi Dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers Perspektif Fiqh Siyasah Dusturiyah" ini ditulis oleh Ajeng Sekar Arum, NIM. 12103193102, Prodi Hukum Tata Negara (HTN), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bimbing oleh Nurush Shobahah, M.H.I Kata Kunci: Kontradiksi, Perlindungan Data Pribadi, Kebebasan Pers, Hak Asasi Manusia, Fiqh Siyasah Dusturiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi pembahasan Undang- Undang Perlindungan Data Pribadi yang dianggap kurang terdapat sinkronisasi antara Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang-Undang Pers. Beberapa pasal yang ada dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi berpotensi mengancam kinerja jurnalistik yakni mengenai peliputan catatan kejahatan seseorang terlebih pejabat publik, serta meliput sengketa pelanggaran data pribadi di pengadilan dapat dikenakan hukuman penjara atau denda. Hal ini juga bersinggungan dengan hak dari kebebasan pers,serta hak asasi manusia perspektif islam. Kemudian dalam Islam hal tersebut termasuk dari kajian fiqh siyasah dusturiyah, yang di dalamnya membahas tentang peraturan perundang perundang-undangan Islam yang mengutamakan kemaslahatan umat. Sehingga kontradiksi ini perlu dikaji dengan prosedur pembuatan peraturan perundang-undangan sesuai syariat Islam dalam fiqh siyasah dusturiyah. Rumusan masalah yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu: 1) Bagaimana kontradiksi makna catatan kejahatan dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang- Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers? 2) Bagaimana kontradiksi makna catatan kejahatan dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers perspektif fiqh siyasah dusturiyah?. Adapun tujuan penelitian sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui kontradiksi makna catatan kejahatan dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. 2) Untuk mengetahui kontradiksi makna catatan kejahatan dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers perspektif fiqh siyasah dusturiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum yuridis normatif dan bersifat kepustakaan dengan pendekatan penelitian perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui dokumentasi berkas dan sumber literatur yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kontradiksi makna catatan kejahatan yang terjadi antara Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang-Undang Pers merupakan konflik norma hukum yang kedudukannya sejajar dalam hierarki peraturan perundang-undangan, serta tidak selarasnya pasal dalam undang-undang perlindungan data pribadi dengan semangat keterbukaan informasi publik yang dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945. Sehingga penyelesaian kontradiksi dilakukan dengan uji materi (judicial review) kepada Mahkamah Konstitusi untuk menguji Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi terhadap UUD NRI Tahun 1945, dan penyelesaian lain seperti revisi undang-undang, harmonisasi undang-undang, penafsiran yang lengkap oleh hakim untuk mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum yang dapat mencegah terjadinya keputusan yang inkonsisten dalam hukum. 2)Perspektif fiqh siyasah dusturiyah terkait kontradiksi yang terjadi antara Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dengan Undang-Undang Pers yakni menjunjung tinggi hak atas privasi serta menjunjung tinggi prinsip HAM yang ada dalam Deklarasi Kairo. Dalam membentuk suatu kebijakan, fiqh siyasah dusturiyah mengutamakan tujuan kemaslahatan umat dan menghindari kemudharatan, serta isi muatan yang dibentuk tidak bertentangan secara substansial dengan nash dan syariat yang bersifat universal. Sehingga upaya yang dapat diambil dalam penyelesaian kontradiksi tersebut yakni dengan Tastaqut al Dalilain, serta menggiring dilalah hadis kepada dilalah Al-Qur'an agar terhindar dari pemahaman yang jauh menyimpang dari prinsip Islam

    2,825

    full texts

    6,927

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Landmark University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇