Landmark University

Landmark University Repository
Not a member yet
    6927 research outputs found

    PERAN POS BANTUAN HUKUM DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENANGANAN PERKARA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KEADILAN (Studi Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Kelas II Trenggalek)

    No full text
    Skripsi dengan judul “Peran Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) dan Pengaruhnya Terhadap Penanganan Perkara Sebagai Upaya Mewujudkan Keadilan (Studi POSBAKUM Pengadilan Negeri Kelas II Trenggalek)” ini ditulis oleh Ria Regita, NIM. 12103183125, Prodi Hukum Tata Negara (HTN), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2023, dibimbing oleh Muksin, M.H Kata Kunci: POSBAKUM, Penanganan Perkara, Keadilan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelayanan yang diberikan POSBAKUM Pengadilan Negeri Trenggalek masih lambat dalam pelayanannya terhadap masyarakat pencari keadilan, hal ini menyebabkan proses persidangan serta penanganan berkas perkara masyarakat menjadi terhambat dan banyak masyarakat yang mengeluh dengan lamanya pelayanan POSBAKUM pengadilan negeri trenggalek. Selain masalah pelayanan, fasilitas yang kurang memadai menjadi keluhan masyarakat yang merasa tidak nyaman ketika sedang berada di dalam ruang POSBAKUM negeri trenggalek. Fokus Penelitian Ini Tentang Peran Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) Dan Pengaruhnya Terhadap Penanganan Perkara Sebagai Upaya Mewujudkan Keadilan (Study POSBAKUM Pengadilan Negeri Trenggalek) dengan pertanyaan sebagai berikut: 1) Bagaimana pelaksanaan layanan pos bantuan hukum (POSBAKUM) sebagai upaya mewujudkan keadilan bagi masyarakat di Pengadilan Negeri Trenggalek? 2) Bagaimanakah faktor penghambat pemberian bantuan hukum oleh POSBAKUM di Pengadilan Negeri Trenggalek? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui Bagaimana pelaksanaan pelayanan pos bantuan hukum (POSBAKUM) di Pengadilan Negeri Trenggalek sebagai upaya mewujudkan keadilan bagi masyarakat. 2) Untuk mengetahui faktor penghambat pemberian bantuan hukum oleh POSBAKUM di Pengadilan Negeri Trenggalek Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Penelitian ini menggunakan sumber data data primer dan, sekunder. Analisis data yang digunakan adalah teknis analisis deskriptif (analysis descriptive) dengan pendekatan Perundang- undangan (statue approach). Hasil penelitian Peran Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) Dan Pengaruhnya Terhadap Penanganan Perkara Sebagai Upaya Mewujudkan Keadilan (Study POSBAKUM Pengadilan Negeri Trenggalek) 1) Pelaksanaan POSBAKUM di Pengadilan Negeri Trenggalek jika dianalisis berdasarkan aturan layanan yang terdapat dalam PERMA Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu Di Pengadilan sudah berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang ada. Adanya POSBAKUM di Pengadilan Negeri Trenggalek sangat membantu masyarakat pencari keadilan, yang dibuktikan dengan terselesaikannya 40 kasus serta masih berjalan 10 kasus dari total 50 kasus yang ditangani oleh POSBAKUM Pengadilan Negeri Trenggalek. 2) Hal yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan POSBAKUM di Pengadilan Negeri Trenggalek yaitu keterbatasan petugas POSBAKUM Pengadilan Negeri Trenggalek, yang mengakibatkan pelayanan terhadap masyarakat menjadi lam dan kurang maksimal. Hambatan selanjutnya adalah sarana prasarana yang kurang memadai membuat petugas serta penerima layanan bantuan hukum menjadi kurang nyaman dalam pemberian konsultasi serta advis hukum di POSBAKUM Pengadilan Negeri Trenggalek

    ANALISIS ISI DAKWAH DALAM AKUN USTADZ @DasadLatif

    No full text
    Dakwah memiliki peranan penting dalam tatanan masyarakat muslim, pesan merupakan unsur penting dakwah yang di dalamnya berisi ajaran yang di dasarkan dari Al-Qur’an dan Al-Hadis, sebagai penyampai pesan pendakwah memiliki kepopuleran sendiri di mata masyarakat, Das’ad Latif merupakan salah satu pendakwah yang mengait keseluruhan masyarakat, baik melalui offline maupun online, termasuk penggunaan akun youtube @DasadLatif, sebagai pendakwah banyak kontennya dengan sajian menghibur serta tema-tema yang manarik, perumusan masalah akan melihat isi pesan dakwah baik berupa pesan dakwah yang berisi akidah, berisi akhlak maupun syariah, menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menyingkap makna dari isi vidio pada akun youtube @DasadLatif. Purposive sampling menjadi teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan fokus dan batasan penelitian pada unggahan vidio dakwah dalam kurun waktu Januari sampai Juni tahun 2023, batasan ini ditetapkan untuk mempermudah teknik pengolahan data analisis isi kualitatif, dalam penelitian yang dilakukan terdapat pesan dakwah yakni pesan aqidah 7 vidio meliputi iman kapada Allah SWT, iman kepada Nabi dan Rasul, iman kepada kitab-kitab Allah SWT, pesan akhlak 6 vidio meliputi akhlak kepada Allah dan akhlak kepada manusia, terakhir pesan syari’ah sejumlah 4 vidio, berupa peraturan-peraturan yang mengatur ibadah dan muamalah. Kata Kunci: Pesan, Dakwah, Youtube Short dan Das’ad Lati

    PERAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) REYENG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PERSPEKTIF PERATURAN PEMERINTAH NO. 7 TAHUN 2021 TENTANG KEMUDAHAN, PELINDUNGAN, DAN PEMBERDAYAAN KOPERASI DAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH. (Studi Kasus Pengepul Reyeng Desa Timahan Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek)

    No full text
    Nila Kristiani, Nomor Induk Mahasiswa 126101202140, Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Reyeng dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Perspektif Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Studi Kasus Pengepul Reyeng Desa Timahan Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024, Pembimbing Abd. Khair Wattimena, M.H. Kata Kunci: UMKM, Kesejahteraan Masyarakat, Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 2021. Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah unit usaha produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha di semua sektor ekonomi. UMKM memiliki kontrubusi atau peranan cukup besar, seperti perluasan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja serta penyediaan jarring pengaman terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk menjalankan kegiatan ekonomi produktif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) reyeng dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa Timahan Kecamatan Kampak Kabupaten Trengalek? 2)Bagaimana perspektif Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 2021 tentang kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Timahan Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek? 3) Bagaimana Perspektif hukum ekonomi islam terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Timahan Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek? Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif (descriptive research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan Reduksi data (Data Reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusions drawing and verification). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Reyeng Desa Timahan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi Masyarakat serta dapat mengubah pendapatan Masyarakat terutama ibu rumah tangga yang awalnya tidak mempunyai pendapatan, setelah menjadi pengrajin reyeng bisa mempunyai pendapatan dan memiliki perkerjaan sampingan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari serta dengan adanya usaha reyeng ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi Masyarakat dan mengurangi angka pengangguran. Dengan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat meningkatkan pendapatan kelompok berpenghasilan rendah guna mengurangi ketimpangan pendapatan kemiskinan dengan meningkatkan kemampuan usaha dan keterampilan pengelolaan usaha. 2) Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 2021 berfokus pada upaya pemberdayaan serta menopang antara usaha mikro, kecil dan menengah reyeng ini, sehingga dapat eksis dan mampu berkembang secara mandiri dan optimal. Bahwasannya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) reyeng diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi dan penopang stabilitas sistem keuangan. Usaha ini merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak Perusahaan yang memenuhi kriteria yang sebagaimana di maksud dalam Peraturan pemerintah ini. 3) Perspektif Hukum Ekonomi Islam terhadap Usaha Reyeng, dalam islam melakukan usaha atau berbisnis adalah hal yang tentu di halalkan. Dalam ekonomi islam merupakan salah satu kegiatan dari usaha manusia untuk hidup dan beribadah. Bahwa dalam islam sangat dianjurkan unutk bekerja dengan berkerja dapat memiliki penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi sosial yang lebih baik. Serta bekerja dilandaskan ketuhanan, akhlak yang baik melakukan prinsip jujur. Pelaku usaha reyeng di Desa Timahan tidak melakukan kecurangan dalam mengurangi ukuran atau menejual reyeng yang sudah rusak, hal tersebut merupakan implementasi prinsip kejujuran. Dengan adanya usaha reyeng ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam islam kesejahteraan dapat dilihat dalam pandangan islam yaitu terpenuhinya konsumsi, terpenuhinya rasa aman dan damai, terpenuhinya tauhid

    MAKNA SIMBOLIK UBO RAMPE DALAM PROSESI SPIRITUAL PENGESAHAN PSHT

    No full text
    Ubo Rampe in the spiritual procession of ratifying the Faithful Brotherhood of Terate (PSHT) is still a matter of pros and cons among the public. Ubo Rampe's culture in the procession of spiritual validation carried out by PSHT members became the author's attraction. The reason is, modern PSHT members have been decorated with Islamic nuances. However, PSHT members still use Ubo Rampe in the procession of spiritual validation, where Ubo Rampe is a culture that has existed since pre-Hindu-Buddhist times. So that raises questions for the author to research more about: What is PSHT validation? Why should you use Ubo Rampe in the spiritual procession of PSHT validation? What is the symbolic meaning of Ubo Rampe in the spirituality of PSHT endorsement? by using qualitative research combined with data collection from previous researchers. and using Paul Riceour's Hermeneutic theory to interpret the texts contained in symbols. Through this study the authors found that PSHT members still use Ubo Rampe as a spiritual element in PSHT. Ubo Rampe In spiritual validation is another form of manifestation of prayer. In this study the authors also found the conclusion that the use of Ubo Rampe in spiritual awareness is not an act of shirk, because the materials used in the spiritual validation procession do not contain elements of shirk in it. Because the ingredients used in Ubo Rampe in spiritual validation are one of the manifestations of prayer, regarding the hopes of PSHT members towards God Almighty. So do not be surprised if the Ubo Rampe culture is still used in the spiritual validation of PSHT. Keywords: PSHT teachings. Definition of PSHT validation. History of Ubo Rampe. The symbolic meaning of Ubo Rampe

    KECEMASAN MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII-A DI SMPN 3 KALIDAWIR TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Kecemasan Matematis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Tipe Kepribadian pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII-A di SMPN 3 Kalidawir Tulungagung” ini ditulis oleh Nina Saprina Wati, NIM. 12204193070, Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Maryono, M.Pd Kata Kunci: kecemasan matematika, pemecahan masalah matematika, tipe kepribadian, materi bangun ruang sisi datar Memecahkan masalah matematika adalah usaha atau cara siswa dalam mencari jalan keluar dari permasalahan matematika sesuai dengan prosedur, keterampilan, dan pengetahuan yang dimiliki siswa sebelumnya. Setiap siswa memiliki cara yang berbeda dalam memunculkan ide atau gagasan untuk mencari jalan keluar dari permasalahan matematika. Namun saat proses belajar terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam belajar salah satunya kecemasan, tetapi kecemasan merupakan gejala normal yang dialami oleh seseorang. Perbedaan setiap siswa dalam memecahkan masalah matematika dikarenakan setiap individu memiliki ciri atau karakter yang berbeda dalam menyampaikan informasi yang diperoleh bahkan perasaan yang dialami ketika memecahkan masalah matematika juga berbeda. Hal ini disebut kecemasan matematika. Ciri atau karakter itu kemudian dikenal dengan tipe kepribadian. Menurut Hippocrates-Galenus, tipe kepribadian ada empat yaitu sanguinis, koleris, melankolis, dan plegmatis. Setiap siswa memiliki satu tipe kepribadian yang dominan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan 1) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian sanguinis dalam memecahkan masalah matematika; 2) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian koleris dalam memecahkan masalah matematika; 3) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian melankolis dalam memecahkan masalah matematika; 4) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian plegmatis dalam memecahkan masalah matematika. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, tes, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data pada penelitian ini diambil dari kelas VIII A yang berjumlah 28 siswa. Dari 28 siswa tersebut diambil 2 siswa dengan tipe kepribadian sanguinis, 2 siswa dengan tipe kepribadian koleris, 2 siswa dengan tipe kepribadian melankolis, dan 2 siswa dengan tipe kepribadian plegmatis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian sanguinis dalam memecahkan masalah matematika berada pada tingkat kecemasan rendah. 2) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian koleris dalam memecahkan masalah matematika berada pada tingkat kecemasan rendah dan tinggi. 3) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian melankolis dalam memecahkan masalah matematika berada pada tingkat kecemasan tinggi. 4) kecemasan siswa dengan tipe kepribadian plegmatis dalam memecahkan masalah matematika berada pada tingkat kecemasan sedang

    DIAGNOSIS MISKONSEPSI SISWA KELAS XI MIPA MENGGUNAKAN INSTRUMEN TES FOUR TIER MULTIPLE CHOICE BERBASIS WEB PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA DI SMA NEGERI 1 WATES

    No full text
    Skripsi dengan judul “Diagnosis Miskonsepsi Siswa Kelas XI MIPA Menggunakan Instrumen Tes Four Tier Multiple Choice Berbasis Web pada Materi Kesetimbangan Kimia di SMA Negeri 1 Wates” ditulis oleh Dzurrotina Qurrota A’yun, NIM. 12212193087, pembimbing Tutik Sri Wahyuni, M. Pd. Kata Kunci: Miskonsepsi, Four Tier Multiple Choice, Kesetimbangan Kimia Miskonsepsi merupakan kesalahan atau ketidaksesuaian pemahaman konsep yang dimiliki siswa dengan konsep yang ditetapkan para ahli, pemahaman siswa terhadap suatu konsep secara tidak konsisten atau ketidakmampuan siswa menghubungkan konsep awal yang dimilikinya dengan konsep yang baru diterima. Miskonsepsi sering terjadi ketika mempelajari materi yang memuat pemahaman abstrak serta memiliki tiga tingkat representasi yaitu makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Materi kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi yang memuat tiga penalaran tersebut. Adanya miskonsepsi siswa pada materi ini dapat mengganggu, menghambat, bahkan menimbulkan miskonsepsi berkelanjutan pada materi berikutnya seperti pada materi asam-basa, reaksi reduksi-oksidasi dan kelarutan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah terdapat miskonsepsi pada materi kesetimbangan kimia ini dengan menggunakan instrumen tes four tier multiple choice berbasis web yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan instrumen tes lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan yakni : (1) untuk mendeskripsikan persentase miskonsepsi yang dialami siswa SMA Negeri 1 Wates pada konsep kesetimbangan kimia, (2) untuk mendeskripsikan pada sub konsep apa saja miskonsepsi yang dialami siswa SMA Negeri 1 Wates dalam materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMAN 1 Wates sebanyak 35 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan tes four tier multiple choice berbasis web atau dikerjakan melalui Google Formulir dengan setiap satu butir soal memiliki empat tingkat. Keempat tingkat tersebut antara lain: tier 1 merupakan pertanyaan konsepsional, tier 2 mengenai keyakinan siswa menjawab pertanyaan tier 1, tier 3 tentang alasan siswa menjawab pertanyaan tier 1, dan tier 4 tentang keyakinan siswa menjawab alasan mereka pada tier 3. Dari jawaban yang dipilih siswa pada tiap butir soal kemudian dianalisis menjadi 4 kategori yakni paham konsep, tidak paham konsep, miskonsepsi, dan eror. Setelah diperoleh hasil kategori pemahaman siswa selanjutnya hasil tersebut dicari persentase miskonsepsinya dalam tiap sub konsep. Hasil penelitian ini antara lain: (1)persentase miskonsepsi siswa pada materi kesetimbangan kimia secara keseluruhan sebesar 13,57% (2)persentase miskonsepsi pada tiap sub konsep yaitu: (a)definisi kesetimbangan kimia sebesar 11,91%; (b)kesetimbangan homogen dan heterogen sebesar 10,86%; (c) tetapan kesetimbangan sebesar 13,71%; (d)faktor pergeseran kesetimbangan sebesar 18,57 %

    ANALISIS CUSTOMER BONDING BERDASARKAN FASE LOYALITAS KONSUMEN DI KAFE KOPI AKHIR BULAN DI KOTA PARE KABUPATEN KEDIRI

    No full text
    Skripsi dengan judul ‘Analisis Customer Bonding Berdasarkan Fase Loyalitas Konsumen di Kota Pare Kabupaten Kediri” yang ditulis oleh Mario Ilham Nur Rizky, NIM 12405193169, pembimbing Dr. Sutopo M.Pd. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan dunia bisnis yang semakin cepat berubah-ubah sehingga mendorong pelaku bisnis untuk melakukan berbagai strategi guna bertahan dan memasarkan produk atau jasanya , salah satunya dengan strategi Customer Bonding, strategi ini dilakukan Kafe Kopi Akhir Bulan untuk menarik minat pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peran strategi customer bonding pada pemasaran di Kafe Kopi Akhir Bulan di Kota Pare Kabupaten Kediri (2) Mengetahui analisis customer bonding berdasarkan Fase loyalitas pelanggan terhadap kepuasan, dan keputusan pembelian konsumen di Kafe Kopi Akhir Bulan di Kota Pare Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. dalam penelitian ini peneliti menjadikan Kafe Kopi Akhir Bulan yang berlokasi di Kota Pare Kabupaten Kediri menjadi tempat penelitian. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian,ditemukan bahwa (1) peran strategi customer bonding pada pemasaran di Kafe Kopi Akhir Bulan di Kota Pare Kabupaten Kediri (2) Mengetahui analisis customer bonding berdasarkan Fase loyalitas pelanggan terhadap kepuasan, dan keputusan pembelian konsumen di Kafe Kopi Akhir Bulan di Kota Pare Kabupaten Kediri. Upaya strategi customer bonding untuk meningkatkan loyalitas pelanggan tidak sesuai dengan apa yang direncanakan, beberapa konsumen yang mengeluhkan kurangnya porsi makanan dan tidak sesuai dengan gambar membuat kesan pertama menjadi kurang baik dan mempengaruhi citra Kafe Kopi Akhir Bulan, sehingga kedepannya Kafe yang memiliki desain modern dan minimalis ini serta lokasi yang strategis dapat melakukan inovasi dan evaluasi terhadap strategi yang diberlakukan Kafe Kopi Akhir Bulan. Kata Kunci : Ikatan Pelanggan, Loyalitas Pelangga

    CARCASS QUALITY AND ORGANOLEPTIC SENSORY ATTRIBUTES OF MEAT FROM RABBITS FED CONCENTRATE AND SYNEDRELLA NODIFLORA

    Get PDF
    As the demand for rabbit meat is increasing, efforts to meet cost effective nutritional requirement should as well increase. A ten-week feeding trial was carried out to assess the impact of incorporating Synedrella nodiflora into the diet of kit rabbits. Mixed-breed rabbits received concentrate along with varied Synedrella nodiflora supplementation. Kits with an initial average weight of 676.66g were randomly assigned to four treatment groups (A, B, C, and D) in a completely randomized design (CRD) with three replicates per treatment. Carcass values significantly improved (P<0.05) for rabbits on 25% and 50% Synedrella nodiflora levels compared to those on 0% and 75% inclusion. Organ weights showed no significant changes across all levels, except for the gastrointestinal tract, which exhibited a significant (p<0.05) effect based on plant inclusion, peaking at 75% inclusion (21.55g). No significant differences (P>0.05) were observed in appearance, taste, chewiness, and aroma at al linclusion levels. However, organoleptic parameters such as juiciness, texture, and acceptability were significantly (P<0.05) affected. Juiciness and texture were notably similar at 25% and 50% inclusion levels, superior to 0% and 75%. Acceptability peaked at 0% inclusion. The results suggest effective incorporation of Synedrella nodiflora into weaned rabbits' diets, with optimal utilization observed at 25% to 50% inclusion leve

    Impact of solid state fermented cassava stump and leaves on the production and egg quality of laying chickens

    Get PDF
    A 12-week experiment was conducted to assess the effects of replacing maize with graded levels of enhanced cassava stump (ECS) on the egg productivity and quality of chickens. Cassava leaves and stumps were fermented with the aid of Aspergillus niger (ATCC 16404) in solid state at room temperature (28.5oC) for 96 and 192 hours, respectively. Thereafter the fermented cassava stump was fortified with 5% fermented cassava leaves to make ECS. Four layer diets were formulated by replacing maize with ECS at 0, 20, 40 and 60% levels. The result showed that the proximate values of the cassava stump were enhanced by fermentation with 195.63, 59.17 and 118.33% increment in crude protein, ether extract and ash respectively. The egg production and quality were influenced (P 0.05) in the control group and diet that contained 40% ECS. The cost of feed decreased as the ECS increased in the diets. The eggshell index improved as ECS level increased in the diets, while the highest Haugh unit (HU) was observed in the diet containing 60% ECS. It was concluded that though the replacement of maize up to 60% by ECS gave better egg quality and economic benefit but for optimum performance, 40% ECS is recommended

    Finance Act 2020 and its impact on Nigeria tax revenue generation

    Get PDF
    ABSTRACT Taxation is one of the essential sources of a country’s revenue generation. Therefore, certain regulations and policies is needed to be put in place to foster it. The objective of this study was to examine the impact of ‘Finance act 2020 on Nigeria Tax Revenue Generation. Finance Act was measured using Company Income Tax (CIT), Personal Income Tax (PIT) and Value Added Tax (VAT) while Nigeria Tax Revenue Generation was measured using the Total Tax Collected. The study adopted ex-post facto research design. Data was obtained from the Federal Inland Revenue Service. The data was analyzed using E-views 9.1 under which Descriptive statistics was used to establish the relationship between the independent variables and the dependent variable. Regression Analysis was also used in the analysis. The data was also subjected to test for normality and stationarity. It was discovered that the amended Company Income Tax and amended Value Added Tax had a positive and significant influence on the Total Tax Collected by the Government. It was also found that the amended Personal Income Tax had a negative and no significant influence on the Total Tax Collected. Recommendations from this study include that the Government should critically examine the regulations they come up with before enforcing it. This study also recommends that the Federal Inland Revenue Service, the department saddled with the responsibility of tax collection, should review the tax system and policies with the aim of plugging loopholes in the existing tax system thereby preventing citizens from evading and avoiding taxes. Keywords: Finance Act 2020; Taxation; Value Added Tax; Revenue Generation; Nigeria JEL Classification H21, H3

    2,825

    full texts

    6,927

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Landmark University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇