Jurnal Analisa
Not a member yet
    165 research outputs found

    Analisis Kesulitan Belajar Aljabar Linear Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kesulitan belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring mata kuliah aljabar linear pada masa pandemi COVID-19 semester genap 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Prodi Teknik Informatika di salah satu kampus yang berada di Surakarta yang mengambil mata kuliah Aljabar Linear. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah Wawancara think aloud. Pengolahan data dengan teknik analisis deskriptif. Subjek dapat benar-benar menyuarakan apa yang dialami dan dipikirkan selama pembelajaran dalam wawancara jenis ini. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi beberapa kesulitan belajar yang digolongkan menjadi sarana prasarana, kesulitan habituasi dan minat, serta faktor pengajar. Untuk menunjang percepatan kebiasaan baru mahasiswa dalam pembelajaran daring diperlukan pengembangan strategi pembelajaran agar kesulitan-kesulitan tersebut dapat teratasi.  Selain itu, pengajar (dosen) juga harus meningkatkan kualitas pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan kesulitan teknis yang dihadapi. The purpose of this research is to identify the type of students\u27 learning difficulty in online learning of linear algebra in 2020/2021. The type of this research is descriptive qualitative research. The subjects in this research are students of technical information from one of the universities in Surakarta who took a linear algebra course. The instrument used to collect data in this research is the think-aloud interview. The data is processed by descriptive analysis techniques. This type of interview allowed subjects to explain the reality of what they experienced from learning. The results of the analysis show that college students are facing some difficulty learning grouped into infrastructure difficulty, habituation difficulty, and interest learning, also the teachers. To overcome the difficulties, it is needed development strategy which can support the adaption of students in online learning. In addition, the lecturer (teacher) must also improve the quality of instruction varies based on technical difficulties

    Kompetensi mahasiswa membuat multimedia pembelajaran matematika bernuansa nilai-islam

    Get PDF
    Mata kuliah media pembelajaran matematika menuntut mahasiswa memiliki kemampuan menguasai materi matematika, mengajar, juga harus mampu membuat multimedia pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam sebagai ciri khas mahasiswa di salah satu universitas Islam yang berada di Bandung. Penelitian menggunakan Metode deskriptif evaluatif. Penelitian dilakukan pada mahasiswa jurusan pendidikan matematika semester 4. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis tentang kemampuan mahasiswa dalam media pembelajaran matematika berbasis nilai-nilai Islam, instrumen yang digunakan angket dan produk multimedia berbasis nilai Islam. Hasil penelitian, pelaksanaan perkulihan dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa membuat multimedia matematika berbasis nilai-nilai islam termasuk kategori rendah, Hasil analisis tersebut dijadikan data untuk merancang model perkuliahan pada prodi matematika agar bisa melakukan kolaborasi antara mata kuliah konten Matematika, mata kuliah bidang Keguruan, dan mata kuliah bidang Agama.The mathematics learning media course requires students to have the ability to master mathematics, teach, and also to be able to create learning multimedia based on Islamic values as a characteristic of students of an Islamic university in Bandung. This research uses descriptive evaluative method. The research was conducted on students of the 4th semester of Mathematics education. This study aims to analyze students\u27 abilities in learning media of Mathematics based on Islamic values, the instruments used are questionnaires and Islamic values-based multimedia products. The results of the study, the implementation of learning in improving students\u27 abilities to create multimedia mathematics based on Islamic values is included in the low category. The results of the analysis are used as data to design lecture models in the mathematics study program so that they can collaborate between Mathematics content courses, Teacher training courses, and Religion field courses

    Permasalahan pembelajaran matematika pada masa pandemi covid-19 melalui whatsapp group

    Get PDF
    Pandemi covid-19 mengubah wajah pendidikan di Indonesia, perubahan kegiatan belajar yang biasanya dilakukan di dalam kelas dengan tatap muka menjadi pembelajaran daring. Pemerintah dan guru telah berusaha agar pembelajaran selama pandemi dapat tetap berlangsung dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problema pembelajaran matematika pada masa pandemi covid-19 melalui whatsapp group. Penelitian ini dilakukan di kelas VII.8 SMP Negeri 20 Pekanbaru sebanyak 40 siswa.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket respon siswa, rekapitulasi tugas siswa, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa banyak problema yang dihadapi guru dan siswa selama melakukan pembelajaran matematika  melalui whatsapp group. Kendala yang dihadapi guru adalah sulitnya mengawasi pengerjaan tugas siswa karena tidak dilakukan secara langsung sehingga banyak jawaban tugas siswa yang mirip dengan jawaban siswa lainnya, selain itu siswa juga kurang aktif selama pembelajaran berlangsung. Kendala yang dihadapi siswa berupa kuota internet yang terbatas, jaringan internet yang buruk, siswa kesulitan memahami materi pelajaran, serta kurangnya semangat dan motivasi belajar siswa. Untuk membantu pelaksanaan pembelajaran matematika di masa pandemi sebaiknya dikombinasikan dengan bahan ajar dan media pembelajaran lain berbasis digital.Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis permasalahan pembelajaran matematika pada masa pandemi covid-19 melalui whatsapp group.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket respon siswa, rekapitulasi tugas siswa, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa banyak permasalahan yang dihadapi guru dan siswa selama melakukan pembelajaran matematika melalui whatsapp group. Kendala yang dihadapi guru adalah sulitnya mengawasi pengerjaan tugas siswa karena tidak dilakukan secara langsung sehingga banyak jawaban tugas siswa yang mirip dengan jawaban siswa lainnya, selain itu siswa juga kurang aktif selama pembelajaran berlangsung. Kendala yang dihadapi siswa berupa kuota internet yang terbatas, jaringan internet yang buruk, siswa kesulitan memahami materi pelajaran, serta kurangnya semangat dan motivasi belajar siswa.Untuk membantu pelaksanaan pembelajaran matematika di masa pandemi sebaiknya dikombinasikan dengan bahan ajar dan media pembelajaran lain berbasis digitalThis research aims to analyze the problems of learning mathematics during pandemic through Whatsapp group. The type of this research is qualitative research by data collection techniques, the data are students’ response questionnaires, recapitulation of student assignments, and interviews. The result stated that there were many problems during learning activity. Teacher problems are it’s difficult to supervise students when they did the assignments because they aren’t supervised directly so that many of students\u27 assignment answers are similar to other students’ answers and students are also less active during learning. Students’ problems are their internet quota are limited, poor internet networks, difficult to understanding the subject matter, and lack of enthusiasm and motivation. To assist the implementation of mathematics learning during the pandemic, it should be combined with teaching materials and other digital-based learning mediaÂ

    Pengembangan modul pembelajaran segitiga berbasis metakognisi dan integrasi

    Get PDF
    Metakognisi memiliki peran penting terhadap keberhasilan dalam proses pemecahan masalah. Penguasaan peserta didik terhadap metakognisi untuk memecahkan masalah, perlu diimbangi dengan spiritual yang kuat. Selain itu, segitiga sebagai materi yang dipelajari di sekolah, masih memiliki masalah terkait pemecahan masalah. Dengan demikian, mengembangkan modul pembelajaran berbasis metakognisi dan integrasi dapat menjadi salah satu solusi. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui kevalidan modul pembelajaran segitiga berbasis metakognisi dan integrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket validasi kepada 5 ahli dan 3 praktisi pendidikan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis statistik untuk menghitung persentase skor angket. Hasil komentar dan saran pada angket, digunakan sebagai acuan untuk melakukan revisi modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran segitiga berbasis metakognisi dan integrasi berada pada kualifikasi valid dengan persentase nilai akhir 85%.Kata kunci: Modul, Segitiga, Metakognisi, IntegrasiMetacognition has played a significant role in the success of the problem-solving process. Mastery of learners of metacognition to solved problems needs to harmonized with solid spirituality. Additionally, the triangle as a material studied in school still has matters related to problem-solving. Thus, developing a learning module based on metacognition and integration could be one solution. The purpose of this study determining the validity of the triangle learning module based on metacognition and integration. Data collection techniques were carried by providing validation questionnaires to 5 experts and 3 education practitioners. Quantitative data were analyzed using statistical analysis to calculate the percentage of the questionnaire scores. The results of comments and suggestions on the questionnaire, used as a reference for revising the module. The results showed that the triangular learning module based on metacognition and integration was in a valid qualification with a final score percentage of 85%.Keywords: Modules, Triangles, Metacognition, IntegrationÂ

    Website jeruq.com sebagai alat evaluasi pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19

    Get PDF
    Salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai virus covid-19 yaitu dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh (daring) sehingga evaluasi pembelajaran pun dilakukan secara online. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan website jeruq.com sebagai alat evaluasi pembelajaran daring selama masa pandemic Covid-19. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMK di Kabupaten Bandung Barat dengan subjek yaitu siswa sebanyak 20 orang dan satu orang guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan respon yang baik dari siswa dan guru pada website jeruq.com. Kelebihan pada website ini yaitu tampilannya mudah dimengerti dan mampu menghemat waktu. Sehingga website ini dapat dijadikan sebagai alat evaluasi pembelajaran daring. Kata kunci: Jeruq, Covid-19, Evaluasi Pembelajaran, Pembelajaran DaringOne of the government\u27s efforts to break the chain of the Covid-19 virus is by implementing distance learning (online) so that learning evaluations are carried out online. This research was conducted to describe the advantages and disadvantages of the jeruq.com website as an online learning evaluation tool during the Covid-19 pandemic. This research was conducted in a high school in Bandung Regency with the subject of 20 students and one teacher. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of tests, interviews, questionnaires, and documentation. The results of this study show a good response from students and teachers on the website jeruq.com. The advantages of this website are that it looks easy to understand and can save time. So that this website can be used as an online learning evaluation tool. Keywords: Jeruq, Covid-19, Learning Evaluation, Online Learnin

    Proses representasi grounded-abstrak pada pemecahan word-problem perbandingan

    Get PDF
    Kesulitan dalam pemecahan word-problem perbandingan dialami karena proses representasi yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan mengkaji kasus representasi grounded-abstrak pada pemecahan word-problem perbandingan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Kasus yang dikaji dalam penelitian ini adalah kasus kolektif. Instrumen penelitian ini adalah Peneliti, word-problem perbandingan, rubrik indikator, lembar validasi, buku catatan dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini adalah proses representasi yang terbagi dua dalam pemecahan word-problem perbandingan, yaitu kategori proses representasi itu adalah proses representasi grounded ke representasi abstrak dan proses representasi abstrak ke representasi grounded. Kesimpulan penelitian ini terdapat empat karakteristik proses representasi grounded-abstrak. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi dosen untuk membelajarkan berbagi bentuk representasi matematis sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan representasinya. Difficulties in solving word-comparison problems are experienced due to improper representation processes. This study aims to examine the case of grounded-abstract representation in solving word-problem comparisons. This research is a qualitative-research with the type of case study. The case studied in this study is a collective case. The research subjects were two mathematics education students who had studied comparative studies. The research instrument is the researcher, word-problem comparison, indicator rubric, validation sheet, notebook and interview guide. The result of this research is the representation process that categorized into two in solving word-problem comparison, which are grounded representation processes to abstract representations and abstract representation processes to grounded representations. The conclusion of this study is there are four characteristics of the grounded-abstract representation process. Based on the results of this study, it is recommended for lecturers to teach various forms of mathematical representation so that students can develop their representational abilities

    Analisis kesulitan belajar aljabar ditinjau dari motivasi belajar siswa

    Get PDF
    Penelitan berikut termasuk pada penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi kesulitan belajar aljabar ditinjau dari motivasi belajar siswa. Subjek penelitian pada kegiatan ini adalah siswa kelas VII disalah satu smp di Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data memakai angket motivasi belajar, tes kesulitan belajar, dan pedoman wawancara. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa memiliki rerata motivasi belajar yang tinggi. Sedangkan kesulitan yang dialami siswa diantaranya kesulitan dalam mendefinisikan dan memahami konsep aljabar, menuliskan penjabaran dan menyederhanakan bentuk aljabar penjumlahan dan pengurangan, serta menyederhanakan bentuk aljabar perkalian dan pembagian

    Desain didaktis pembelajaran matematika untuk mengatasi hambatan belajar pada materi matriks

    Get PDF
    This research is motivated by the emergence of barriers to student learning in matrix. The aims of this research are to formulate didactic matrix material design and find out the results of didactic design implementation in matrix. The method of this research used Design Didactical Research (DDR). There were three stages, namely the didactic situation analysis before learning, the metapedactic analysis, and retrospective analysis. Data collection techniques were interviews, observation, tests and documentation. The subjects of this research were 10th grade students in majoring Banking-1 (X. Perbankan-1) of SMK Negeri 2 Cirebon. This research produces a product in the form of a matrix developed Lesson Plan (RPP) into Student’s Worksheet (LKS). The results of the research showed that the implemented of didactic design can overcome the student learning barriers

    Development of algebraic structure teaching materials to overcome learning difficulties for students

    Get PDF
    Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelayakan produk bahan ajar Struktur Aljabar I dalam menanggulangi kesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika disalah satu universitas kota Medan. Tipe riset ini ialah riset pengembangan (development research) dengan memakai model 4-D Thiagarajan yang dimodifikasi jadi 4 sesi yakni define, design, develop, serta disseminate. Sampel dalam riset ini berjumlah 242 mahasiswa. Hasil dalam riset ini yaitu produk bahan ajar Struktur Aljabar I dikatakan layak digunakan dalam menanggulangi kesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika karena memenuhi 3 kriteria, yakni: valid, praktis, serta efektif. Sehingga bahan ajar dapat digunakan untuk perkuliahan Struktur Aljabar I berikutnya

    Pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa

    Get PDF
     Hasil observasi awal menunjukkan rendahnya hasil belajar matematika siswa, dalam proses belajar mengajar matematika aktivitas belajar siswa masih rendah. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dengan subjek penelitian siswa kelas XI yang terdiri dari 28 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes tertulis bentuk uraian untuk mengukur hasil belajar siswa dan lembar observasi untuk mengukur aktivitas belajar siswa. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Rata-rata aktivitas belajar siswa siklus I yaitu 62% (katagori sedang) meningkat menjadi 73% (katagori tinggi) pada siklus II serta 85% (kategori sangat tinggi) pada siklus III ; Rata-rata nilai tes hasil belajar siswa adalah 68 pada siklus I dengan Persentase ketuntasan 43%, kemudian meningkat menjadi 74 dengan Persentase ketuntasan 68% pada siklus II, dan 83 pada siklus III dengan persentase ketuntasan 86%. Disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipeÂ

    147

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Analisa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇