Jurnal Analisa
Not a member yet
    165 research outputs found

    Berpikir kritis matematis dengan kahoot

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the improvement of students\u27 mathematical critical thinking skills after obtaining mathematics learning using Kahoot-based Spontaneous Group Discussion models. The research method used was a quasi-experimental method with the Nonequivalent Control group Design. The subjects of this study were class X students in one of Bandung\u27s high schools. Data obtained using a research instrument in the form of a test. Based on the results of research and processing of N-Gain data, it was found that the average increase in students\u27 mathematical critical thinking skills (N-gain) after obtaining mathematics learning using the Spontaneous Group Discussion (SGD) model based on kahoot was 0.76 and the average N- The gain in conventional learning is 0.56. It can be concluded that increasing students\u27 mathematical critical thinking skills using the Spontaneous Group Discussion (SGD) model based on kahoot is better than conventional learnin

    Analisis kemampuan koneksi matematis siswa SMK pada materi trigonometri

    Get PDF
    Kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting dan merupakan salah satu standar proses pembelajaran matematika yang dirumuskan oleh NCTM. Apabila siswa tersebut mampu mengaitkan ide-ide yang ada dalam matematika maka pemahaman terhadap matematikanya akan bertahan lama dan semakin mendalam. Begitu pentingnya kemampuan koneksi matematis terhadap suatu pembelajaran, maka dilakukanlah sebuah penelitian dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa serta kesalahan apa saja yang sering dilakukan oleh siswa terkait soal koneksi matematis terhadap materi trigonometri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas salah satu SMK di Cianjur sebanyak 29 orang. Bentuk pengambilan datanya yaitu dengan pemberian soal tes uraian tertulis sebanyak 5 butir soal. Berdasarkan hasil analisisnya, didapatkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa di jenjang SMK pada materi trigonometri tergolong rendah. Hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan koneksi matematis siswa dari setiap indikatornya. Rendahnya kemampuan koneksi matematis tersebut karena ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh siswa diantaranya yaitu kesalahan konsep, kesalahan keterampilan komputasi, dan kesalahan interpretasi bahas

    Pengembangan media pembelajaran jimat menggunakan articulate storyline

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran JiMat menggunakan articulate storyline kelas VIII disalah satu smp di Jeneponto yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket respon guru. Hasil perolehan data menunjukkan bahwa media pembelajaran JiMat menggunakan articulate storyline valid dan praktis serta memenuhi kriteria minimum yang ditetapkan. Sehingga media JiMat dapat digunakan pada pembelajaran selanjutnya

    Kesulitan mahasiswa calon guru matematika dalam menyelesaikan soal pembuktian matematis pada mata kuliah geometri

    Get PDF
    The research is aimed to know the difficulties of learning that are faced by students in completing the questions proving math in the eyes of college geometry and knowing the factors that affect the students difficult to resolve the problems of proving mathematics. Research is a research qualitative by using strategies case study research that aims to describe the difficulties of students in solving mathematical proof problems with descriptive analysis methods. Difficulties are referred to is the difficulty in the concept and principles of geometry. The subjects of this study were 3th semester of Mathematics Education students at Islamic State University of North Sumatera Medan, academic  year 2019/2020 PMM1 class consisting  of 39 students. The instrument was the test which consisted of 4 proof problems at geometry, interview and documentation. Difficulties students in learning geometry includes things following namely : the student is difficult to respond to what the intention and purpose matter, is difficult determine the beginning or the beginning of a proof, difficult to find an idea and notion, difficult to apply the definition, nature, and the theorem in constructing the proof , and students still difficult to think logically determine the steps proving that true . The type of error that predominantly occurs in the model answers of students, in the form of the type of error the data is not appropriate, procedures are not appropriate, the conflict level of response, and the problem hierarchy of skills. Factors that make the students difficult to learn geometry, namely the factor of matter which is considered difficult to understand, apply, and applied in solving the proble

    Pengembangan bahan ajar berbasis cerita bergambar matematika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berbasis cerita bergambar matematika serta mengetahui kelayakannya pada materi statistika untuk siswa smp kelas VIII. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Media cerita bergambar ini dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukan kelayakan bahan ajar berbasis cerita bergambar matematika pada materi statistika untuk siswa SMP kelas VIII yang dikembangkan dan menghasilkan kriteria yang layak digunakan

    Penerapan model pembelajaran treffinger untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa

    Get PDF
    This study aims to determine the improvement of mathematical creative thinking skills of class XI students of Aliyah Mathla’ul Anwar Madrasah Menes Center through the treffinger learning model. This study uses a quasi-experimental method that is nonequivalent pretest-posttest control group design, while the research technique used is purposive sampling where in determining the sample based on certain considerations. The population in this study were all students of class XI of the Aliyah Mathla\u27ul Anwar Madrasah Menes Center, while the sample used was students of class XI IPA 1 and XI IPA 2 Aliyah Mathla\u27ul Anwar Madrasah Menes Center. The procedure for collecting data in this study uses the observation and test methods. The instrument used in this study was a test of students\u27 mathematical creative thinking skills in the form of a description test. The data obtained in this study are quantitative data. Quantitative data processing is done through normality test, homogeneity test, average difference test. The statistics used in processing data are parametric statistics with t-test. Based on the results of data processing and hypothesis testing, it was concluded that mathematical creative thinking skills of class XI students of Aliyah Madrasah Mathla\u27ul Anwar Menes Center who obtained the Treffinger learning model were better than students who obtained conventional learning

    Statistical reasoning through metacognitive brain-based learning

    Get PDF
    The low ability of students\u27 statistical reasoning needs a promising learning innovation. The aim of this paper is to evaluate students\u27 learning abilities through brain-based learning with metacognitive strategy. The Quasi Experiment Method, Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group design, involved a sample of two classes of third semester students from Gunung Djati Swadaya University Cirebon. Instruments of this paper are statistical reasoning test and statistical preliminary knowledge tests. The result shows an increase in the ability of statistical reasoning among students who conducted brain-based learning with metacognitive strategy in the smart category, higher than students who applied expository learning strategy that only classified as the moderate category. Based on initial statistical knowledge (low, middle, and high) students who applied brain-based learning with metacognitive strategy, got a higher level than students who applied expository learning strategy. It shows interaction between the type of learning as well as initial statistical knowledge with the escalation of the ability of statistical reasoning. Brain-based learning with metacognitive strategy facilitates the process of conflict, discovery, social interaction, and reflective processes of students. Therefore, students abilities of statistical reasoning are better than expository learning strategy

    Penerapan pendekatan metakognitif terhadap self-efficacy siswa SMP ditinjau dari kemampuan awal siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas pendekatan metakognitif dalam meningkatkan self-efficacy siswa SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa disalah satu SMP di Kota Cimahi, sedangkan sampelnya dipilih dua kelas dari dari SMP terpilih.  Instrumen dalam penelitian ini berupa non tes berbentuk skala Likert. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan kesimpulan bahwa self-efficacy siswa yang belajar dengan pendekatan metakognitif lebih baik daripada dengan pendekatan saintifik dan tidak terdapat interaksi antara pendekatan dengan tingkat kemampuan awal siswa terhadap self-efficacy

    Analisis pemahaman konsep sistem persamaan linear dua variabel

    Get PDF
    Kemampuan pemahaman konsep sistem persamaan linear dua variabel merupakan aspek kognitif yang dibutuhkan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bermaksud untuk memperoleh deskripsi dan analisis kemampuan pemahaman konsep sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan kemampuan siswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek yang diambil adalah siswa dari salah satu smp di Kota Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan sedang dan rendah belum mampu menyimpulkan dengan baik, sehingga frekuensi latihannya perlu ditingkatkan

    Identitas matematika dan penalaran matematis siswa dalam aljabar di sekolah menengah kejuruan

    No full text
    AbstrakMaksud penelitian ini adalah untuk mengungkapkan hubungan antara identitas matematika dan penalaran matematis siswa dalam barisan dan deret disalah satu smk di Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ex-post facto dan berbentuk penelitian korelasional yang dilakukan secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X tahun pelajaran 2019/2010. Sedangkan sampelnya merupakan siswa kelas Teknik Permesinan (TP), Kimia Industri (KI), dan Analisis Pengujian Laboratorium (APL). Teknik pengukuran sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara identitas matematika dan penalaran matematis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi identitas matematika siswa, maka semakin tinggi pula penalaran matematis siswa

    147

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Analisa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇