IPTEK Journal of Proceedings Series
Not a member yet
    757 research outputs found

    PENDEKATAN KRITIS MENANGKAL HOAX

    Get PDF
    Pembangunan nasional direcoki oleh hoax, yaitu informasi palsu, berita bohong, dan fakta yang dipelintir demi kepentingan tertentu. Fenomena ini sebagai konsekuensi kemajuan pesat teknologi informasi. Liberalisasi informasi dan transparansi komunikasi nyaris tidak terbentung. Energi bangsa terkuras untuk hal-hal yang tidak begitu penting, sehingga laju pembangunan pun tersendat. Media sosial dengan bermacam-macam hoax-nya sudah sangat dominan dalam relasi dengan masyarakat. Tulisan ini merupakan pengembangan dari hasil penelitian yang dilakukan penulis, yaitu Penelitian “Keberpihakan Pers dalam Konflik Ambon (Analisis Framing terhadap Pemberitaan Suara Pembaruan, Republika, dan Kompas).” Penelitian tersebut dilakukan pada tahun 2002. Kesimpulan dari pengembangan penelitian tersebut adalah, bahwa pendekatan kritis merupakan jawaban. Melalui pendekatan kritis pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk menghadapi hoax, sehingga tidak mudah “termakan” informasi palsu, berita bohong, dan fakta yang dipelintir. Pendekatan Kritis menjadi sangat relevan pada saat bangsa ini menyongsong pemilihan presiden (Pilpres) 2019, ketika hoax makin merajalela dengan sentuhan-sentuhan bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Pendekatan Kritis dapat diterapkan untuk mengeliminasi ancaman-ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

    Development of packaging appearance element design of dadih with Kansei Engineering approach

    Get PDF
    The appearance of a product influences consumer product choice in several ways. The concern of appearance packaging is necessary to encourage consumers to be more interested to consume the Dadih. Hence, improved Dadih packaging is expected to expand its market, extend the shelf life, and ease in consumption. Kansei engineering (KE) is defined as a technology that translates consumer’s feeling into design specifications. By using KE, we focused on analyzing and designing product and packaging appearance element design of Dadih based on consumer preferences. This paper was conducted to determine the requirement typical Dadih product main features packaging appearance element design by using KE. In order to determine the requirement typical Dadih product main features, Principal component analysis (PCA) was used as the methods to determine the product and packaging appearance element design. The result showed design support to find out the optimal combination product form element in term of sets of given product strategies. Finally, it was expected that using this methods will obtain optimal formulation on design of Dadih product on each personality type, so as to product attractive, innovative, preferred Dadih by consumer as well as minimize the risk of failure of new product design on the market

    Analisa Postur Kerja Pekerja Pengupas Mete Dengan REBA(Rapid Entire Body Assessment)

    Get PDF
    Proses pengupasan mete dan pengeluaran biji mete dilakukan secara manual. Biji mete dikupas satu persatu dengan menggunakan kacip, kemudian dikuluarkan dari cangkangnya menggunakan cukit. Stasiun kerja pengupas mete sangat segerhana. Umumnya mereka bekerja dengan duduk di kursi rendah, hanya beberapa yang bekerja pada kursi yang agak tinggi. Selama proses pengupasan ini terdapat keluhan dari pekerja mengenai rasa sakit pada beberapa bagian tubuh akibat proses pengupasan mete. Keluhan fisik yang dialami berupa rasa sakit ini terjadi pada jaringan musculoskeletal (musculoskeletal tissue). Didapati bahwa proses kerja yang tidak ergonomis dan alat yang sifatnya manual (kacip dan cukit) diduga menjadi penyebab keluhan fisik tersebut. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan postur kerja untuk menilai risiko dan keluhan muskuloskeletal (musculoskeltal disorders) yang dialami anggota tubuh dikarenakan posisi kerja yang tidak ergonomis. Metode yang digunakan adalah REBA (Rapid Entire Body Assessment). Ditentukan dua jenis operasi kerja yaitu mengupas mete dan mengeluarkan biji mete yang diamati pada tiga orang pekerja. Hasil penilaian REBA diketahui bahwa posisi kerja mengupas mete berada pada skor 12-14 dan mengeluarkan mete berada pada skor 13. Skor ini menunjukkantingkat aksi 4 yang artinya risiko pekerjaan sangat tinggi sehingga perlu segera diberikan tindakan perbaikan. Tindakan perbaikan yang nantinya dilakukan adalah perbaikan metode kerja yang dapat mengurangi risiko pada badan, leher, kaki, lengan atas, lengan bawah dan pergelangan tanga

    PEMANFAATAN LIMBAH ALUMINIUM SEBAGAI KOAGULAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DAN PENJERNIHAN AIR

    Get PDF
    Terinspirasi dari sulitnya limbah aluminium terdegradasi dan tidak bisa diuraikan oleh proses biologi di lingkungan, maka limbah aluminium yang sudah terbuang seperti kaleng bekas, aluminium foil pembungkus makanan dan minuman bahkan tidak sedikit limbah laboratorium berpotensi untuk dimanfaatkan kembali. Pada penelitian ini, limbah aluminium diekstrak menggunakan kalium hidroksida (KOH) dalam kadar dan jumlah tertentu, kemudian direaksikan dengan asam sulfat (H2SO4) dalam kadar dan jumlah tertentu pula. Proses itu menghasilkan kalium aluminium sulfat yang berpotensi sebagai koagulan untuk menjernihkan limbah cair dan air keruh. Kandungan aluminium yang berhasil diperoleh berkisar antara 2,33% dan 24,07%, dengan rendemen hasil 81,12% sampai 97,95%

    An ANP (Analytic Network Process)-based Multi-Criteria Decision Approach for The Selection of Sugar-Cane Industry Development

    Get PDF
    Acknowledging the issue of energy sustainability, the sugar industry has begun to look at plans to sell electricity to address energy sustainability issues. A scenario with the potential to sell excess electricity motivates this research to analyze the strategies of the sugar industry development. In such situations an ANP approach is applied for the selection of appropriate strategies. This study analyzes the potential for electricity sales in two alternative plant development strategies of three sugarcane industries which from the results, Strategy A (cogeneration scheme) allows to sell electricity for 223-293 days while strategy B (independent power plant scheme) allows to sell throughout the year. The result also shows that by using ANP, it is found that strategy A is better than strategy

    Preface

    Get PDF
    Prefac

    Implementation of Kano Methods to Service Quality Improved at PT. Pos Indonesia

    Get PDF
    PT. Pos Indonesia is a state-owned company engaged in the field of receipt and delivery of goods which was first established in 1746. Frequent problems with freight forwarding services, especially PT. Pos Indonesia is a lack of competitiveness of companies with similar companies, especially private ones. This is because companies are less able to understand the desires and expectations of consumers so that they lose trust and loyalty from consumers. From these problems the purpose of this study was to find a solution using a canoe model in an effort to find improvement proposals to improve quality at PT. Indonesian post. From the research that has been done, there are 4 canoe categories on 11 variables studied. In the category of Must-be, the customer variable is comfortable and strategic location, One Dimensional, namely variable comfortable waiting place, adequate supporting facilities, timely delivery, appropriate price, fast service time and Attractive item security are only professional employee variables, and Indifferent is a lot of service and promotion in various media

    Analisis Evaluasi Lokasi Penempatan Gardu Induk yang Optimal dengan Mempertimbangkan Atribut dan Interaksi Spasial

    Get PDF
    Prediksi beban listrik memiliki hubungan yang erat dengan penempatan dan pengembangan gardu induk sebagai langkah balancing load capacity. Diperlukan prediksi konsumsi beban listrik secara tepat untuk dapat memberikan rekomendasi penempatan gardu induk sesuai pusat beban yang ada. Salah satu langkah awal adalah dengan mempertimbangkan analisis komponen spasial dalam peramalannya. Pada penelitian ini, pusat beban; topografi; demografi; geologi serta peta seismotektonik akan menjadi variabel atribut yang diolah dalam analisis peramalan spasial. Dengan adanya area pengelompokan pusat beban menurut tingkat konsumsi listrik masa depannya maka dapat dilakukan evaluasi penempatan gardu induk disesuaikan dengan kondisi konsumsi masing-masing daerah amatan. Untuk pengoptimalan penempatan gardu induk yang dilakukan, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) juga menjadi hal yang harus dipertimbangkan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk langkah strategik perusahaan dalam menyikapi dinamika ketidakpastian beban. Sehingga dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menganalisis lokasi penempatan gardu induk yang optimal dengan mempertimbangkan atribut dan interaksi spasial yang mengacu pada pusat beban /konsumsi beban listrik masa depan yang dilakukan dengan menggunakan metode Spatial Multicriteria Decision Analysis melalui perantara software ArcGIS (Geographic Information System). Pemilihan lokasi berdasarkan prinsip kriteria kecocokan menggunakan metode WLC (Weighted Linier Combination). Sedangkan untuk peringkat skor dan pembobotan faktor pada peta dianalisis dengan AHP (Analytic Hierarchy Process). Peta gabungan yang berisi prioritas lokasi potensial akan diwakili oleh beberapa poligon yang diperoleh dari analisis spatial MCDA pada software ArcGIS 10.1. Beberapa lokasi gardu induk yang optimal di area Jawa Timur dipilih sebagai lokasi kandidat setelah menghilangkan lokasi dengan nilai terendah melalui AHP pada software Expert Choice. Lokasi-lokasi tersebut di rangking untuk mendapatkan lokasi yang diinginkan

    An ergonomics and online marketing applications in leather products industry

    Get PDF
    Leather Handicraft Products has been fostered through IBPE (Ipteks Bagi Produk Ekspor) Program In Sidoarjo District, East Java Province to improve the management of SME (Small and Medium Enterprises) development covering management, marketing, human resources and facilities. SMEs that become partners are CMP and DJA. The products produced by both SMEs are products with high quality leather raw materials. Both SMEs wish to expand their business to foreign level but are constrained by quality, unqualified labor, and quality. From the menu then as a form of community service, researchers conduct training and mentoring which includes: Training 1: Online Marketing Training, Training 2: Occupational Health and Safety, Training 3: Practical English Training, Training 4: Website Creation Mentoring,. Finally expected after the above training, both SMEs can develop abilities to the level overseas and the results of this service can be a reference for other researchers to improve the welfare of SMEs in Indonesia. Ergonomics is applied in accordance with solution in all sectors

    OpenStreetMap Infrastructure Mapping and Its Usage on Flood Impact Assessment Using InaSAFE in Surabaya

    Get PDF
    OpenStreetMap has become one of the open data sources used for humanitarian purpose in the last decade. This paper focus on mapping process and flood impact assessment using InaSAFE on exposure data in Surabaya provided by OSM. Key infrastructure mapping by of one of the OSM groups HOT ID in Surabaya has provided various lessons and benefits for Surabaya. These lessons learned are very useful to improve the quality of OSM infrastructure data intrinsic quality and data management, particularly data that related to key and vulnerable infrastructure in the field of disaster risk reductio

    729

    full texts

    757

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IPTEK Journal of Proceedings Series
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇