IPTEK Journal of Proceedings Series
Not a member yet
757 research outputs found
Sort by
Studi Perbaikan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 Sesuai Dengan Limbah Yang Dihasilkan Dan Peraturan Terbaru Di PT. X
PT.X adalah perusahaan yang bergerak dibidang pemurnian minyak mentah, kapasitas produksi yang dihasilkan 32.000 BOPD. PT.X menghasilkan jenis limbah B3 yaitu: water waste, chemical waste, oil waste, empty drum waste, solid waste dan sulfatreat waste. PT. X memiliki TPS Limbah B3 yang belum sesuai dengan aturan, karena itu akan dilakukan studi perbaikan TPS Limbah B3. Studi peningkatan TPS limbah B3 diawali dengan pengambilan data limbah B3. Pengolahan data berupa evaluasi dan perancangan ulang sesuai dengan PP 101 tahun 2014, diantaranya adalah: pengemasan, pencahayaan, ventilasi, APAR, bak penampung, tata letak dan housekeeping. Sesuai hasil studi didapatkan kebutuhan penerangan pada TPS sebanyak 20 lampu (lampu pijar 300W). Total luas bukaan (ventilasi) yang dibutuhkan adalah 14,01m2. Jumlah kebutuhan APAR yaitu 3 buah. Volume bak penampungan pada setiap ruangan limbah cair yaitu 17m2 untuk water waste room, 3,88m2 untuk chemical waste room dan 4,09m2 untuk oil waste room. Housekeeping TPS perlu dilakukan untuk mengelola tempat kerja menjadi lebih baik lagi
PEMBERDAYAAN GURU DI PEDESAAN SEBAGAI SOCIAL CAPITAL PEMBANGUNAN MELALUI FASILITASI PENDIDIKAN BERBASIS KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KOMUNITAS BELAJAR GURU
Prinsip pembangunan berkeadilan sosial mengindikasikan pentingnya dilaksanakannya pembangunan secara menyeluruh, baik di area perkotaan ataupun daerah pedesaan. Area pedesaan seringkali tertinggal di bidang pendidikan dan pembangunan dikarenakan faktor geografis yang seringkali menghambat masuknya fasilitas dan modernisasi ke area pedesaan. Salah satu pembangunan yang seharusnya mendapat perhatian adalah perkembangan pendidikan di pedesaan. Seringkali siswa di desa tertinggal dalam hal pendidikan dibandingkan dengan siswa di perkotaan. Hal ini dikhawatirkan menimbulkan kesenjangan pendidikan yang dapat menghambat pembangunan. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengembangkan profesionalisme guru di area pedesaan yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan prestasi/kualitas pendidikan siswa di desa. Beberapa metode yang dapat dilaksanakan adalah dengan membentuk komunitas belajar guru sebagai sarana dan media guru untuk bersama-sama belajar dalam struktur komunitas yang lebih bersifat horizontal dan diadaptasikan dalam konteks sosial dan budaya area pedesaan yang bersifat kolektif. Komunitas belajar ini diharapkan lebih efektif untuk mengembangkan kualitas pendidikan dan pengetahuan guru karena lebih bersifat komunitas berkala serta menstimulasi diskusi dan kegiatan kegiatan akademis yang didasarkan pada isu-isu pendidikan yang kekinian dan sesuai dengan konteks sosial dan budaya. Metode yang kedua yaitu dengan melalui pembentukan kepemimpinan sekolah yang bersifat transformasional. Kepemimpinan tersebut diharapkan dapat menstimulasi perubahan/perkembangan dan dapat memberikan iklim yang kondusif untuk tumbuh kembangnya kepemimpinan guru. Model kepemimpinan transformasional dapat beradaptasi dan menerima perubahan-perubahan yang terjadi dengan cepat didunia pendidikan sebagai dampak globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui kepemimpinan transformasional, diharapkan guru dapat terpacu untuk selalu mengikuti perubahan dan perkembangan pengetahuan dan metode pembelajaran.
Determining fair value and maximum price in corporate acquisition (case study: Palm Oil Industry)
Acquisition is an act of taking over, in which negotiation may occur. Acquirer values target to determine the purchase price, based on existing condition of the target. This paper values the target with income approach on perspective of the acquirer. The approach applies financial model, estimating future income and cost of the target unto defined period. Net Present Value in free cash flow through the end of projected year is reflected as target value. On the other hand, maximum price acts as regards of the acquirer to point out the highest amount it could afford, yet still attaining positive return from the acquisition. This valuation is conducted in palm oil industry. Thus, the income and cost estimated are in regards to income and cost from oil palm plantation and palm oil mill. Value of the target is Rp. 249,518,452,138.67. The maximum purchase price applies similar cash flow to valuation, in addition to the expected purchase price in outflow component. Internal Rate of Return generated from this cash flow, in which is slightly above the required return, has the price as the maximum purchase price. It is accounted at Rp. 220,726,834,579.33
Design of Torque Control Strategy for Hybrid Electric Vehicle (HEV) with Maximum Work of Self Commutation Brushless DC Motor using Fuzzy-PI
Hybrid Electric Vehicle (HEV) is vehicle with least two energy sources, such as Internal Combustion Engine (ICE) and Brushless DC Motor (BLDCM). BLDCM provide additional torque, to purpose of HEV can reach the set point speed according to the reference model. Commutation of BLDCM still complicated, because between the rotational speed of the motor and the speed of the rotary field on the stator should be kept synchronized. Self Commutation used to maintain synchronization between rotation of the rotor and rotary field velocity on BLDCM stator. In addition, this research also applies torque control strategy by using fuzzy-PI controller. Vehicle performance still follows the reference curve with steady state error of 0.1506 km/h and RMSE relative response speed HEV <2
Implementasi Program Campus Social Responsibility (CSR) ITS pada Masyarakat Di Sekitar Kampus ITS Surabaya
Keberadaan ITS memberikan pengharapan besar bagi masyarakat di sekitarnya terutama dalam usaha peningkatan sosial ekonomi. Untuk merealisasikan harapan warga di sekitar kampus, maka ITS bermaksud mengadopsi konsep tanggung jawab sosial perusahaan. Konsep perusahaan yang dikenal dengan corporate social responsibility (CSR) akan disesuaikan oleh ITS menjadi campus social responsibility (CSR). Penelitian ini bertujuan menyusun program CSR ITS, yang dilaksanakan di masyarakat di sekitar Kampus ITS Sukolilo. Kegiatan CSR ITS akan melibatkan dosen dan mahasiswa ITS. Berdasarkan data dan kebijakan-kebijakan yang ada, maka disusun Visi CSR ITS yaitu ITS pioneer kawasan cerdas berteknologi, berwawasan bahari dan lingkungan. Sedangkan misi CSR ITS adalah Menciptakan Kawasan ITS dan Sekitarnya yang Aman, Nyaman dan Tentram; Membangun, Melestarikan dan Menumbuhkembangkan Kawasan Pesisir; Menciptakan Kawasan Cerdas, Berkelanjutan dan Manusiawi. Setelah disusun Visi dan Misi selanjutnya dapat membuat strategi dan roadmap untuk CSR ITS selama 5 tahu
Analysis of rice supply chain mechanism with simulation approach
Rice is the staple food consumed by most of Indonesian population, which is about 89.22 kg/capita/year during 2007-2014 with consumption percentage of 85.88%-91.73% during the year. Rice issues are a strategic issue given that food sovereignty is one of the government's strategic plans. The supply chain of rice is a complex system involving many interacting variables. Rice production exceeds its consumption, causing Indonesia to become a surplus country. Despite Indonesia's rice surplus, the government is still engaged in rice imports to ensure the availability of rice in some deficit provinces. This research aims to develop national rice supply chain model and distribution mechanism model between surplus and deficit province. The complexity of the mechanism and behavior of the system is considered in the selection of research methods using system dynamics simulation to solve the problem. The mechanism applies the principle of the transfer process in which displacement will occur if there are differences in conditions in the two adjacent materials. The result of the research shows that the built model has a MAPE value of 1.58% for wetland variables, 3.81% for rice production variables, 2.57% for population variables and 3% for rice distribution variables, with evaluation of each province availability is above zero
Studi Sloshing pada Independent Tank Type C secara Memanjang Akibat Gerakan Kapal LNG dengan Metode Computational Fluid Dynamic (CFD)
Sloshing merupakan fenomena yang terjadi pada tangki muatan cair akibat permukaan bebas yang bergerak. Paper ini membahas tentang pengaruh terjadinya sloshing pada tangki yang memuat LNG (Liquid Natural Gas) akibat gerakan kapal LNG selama beroperasi di laut. Tanki LNG ini berjenis Iso Tank berbentuk bilobe yang merupakan tipe C Independent Self Supporting Tank dengan ukuran yang dirancang untuk kapal pengangkut LNG dari Simenggaris menuju Tanjung Batu di Provinsi Kalimantan Timur. Sloshing disimulasikan secara numerik dalam dua dimensi tangki secara memanjang dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Gerakan tangki mengikuti gerakan kapal yang timbul akibat gaya gelombang selama beroperasi di laut, dan gerakan kapal yang dipertimbangkan dalam simulasi sloshing tangki secara memanjang adalah surge, heave, dan pitch. Dalam simulasi ini, tiga variasi muatan LNG dalam tangki yang meliputi: kondisi muatan kosong yaitu muatan LNG 10% dari ketinggian tangki (h), kondisi muatan setengah penuh, (50%h), dan kondisi muatan penuh, (90%h) yang diujikan selama beberapa kali gerakan berulang (oscillasion) tangki dengan tujuan mendapatkan nilai tekanan maksimum yang terjadi pada dinding dalam tangki LNG. Hasil simulasi menjelaskan bahwa besarnya tekanan maksimum statis pada kondisi muatan penuh adalah paling besar 31235.92 Pa dibandingkan dengan kondisi muatan setengah penuh sebesar 17345.54 Pa dan muatan kosong sebesar 3473.65 Pa. Peningkatan tekanan yang terjadi akibat sloshing adalah sebesar 9.4% pada kondisi muatan penuh, 4.9% pada kondisi muatan setengah penuh, dan 9.1% pada kondisi muatan kosong. Hasil perhitungan probability exceed diperoleh bahwa peluang terjadinya tekanan maksimum pada semua daerah dinding dalam tangki LNG pada semua kondisi pengisian muatan LNG nilainya tidak melebihi 6%
PENDEKATAN REKAYASA SOSIAL DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA AIR (Studi Kasus Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Bendungan Semantok Di Kabupaten Nganjuk-Jawa Timur)
Salah satu isu strategis dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs (Sustainable Development Goals) tahun 2016-2030, adalah sumber daya air. Penelitian pendekatan rekayasa sosial dalam pengelolaan sumberdaya air ini merupakan penelitian terapan dari studi kasus pengadaan tanah dalam Kajian LARAP (Land Acquisition and Resettlement Action Plan) untuk pembangunan Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk-Jawa Timur, yang bertujuan untuk menunjang kegiatan pembangunan yang sedang berjalan. Penelitian ini untuk melandasai kebijakan pengambilan keputusan dan bertujuan untuk menerapkan pendekatan rekayasa sosial dalam pengelolaan sumber daya air di daerah. Pemindahan masyarakat sebagai akibat pembangunan infrastruktur sumberdaya airseperti pembangunan bendungan memerlukan lahan untuk genangan. Seringkali lahan tersebut milik masyarakat sehingga masyarakat terkena dampak ini harus dipindahkan. Pemindahan masyarakaat tidak hanya sekedar pemindahan fisik rumah dan individu dari satu lokasi ke lokasi lain, tetapi juga menyangkut pemindahan satuan masyarakat dengan segala aspeknya. Pendekatan aspek sosial sering belum mendapat porsi yang memadai dan sebagai akibatnya timbul ekses negatif terhadap pelaksanaan pembangunan tersebut. Hasil penelitian menujukkan bahwa pendekatan rekayasa sosial dalam pembangunan digunakan mulai tahap perencanaan dalam proses pembangunan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Pusat-Kementerian Pekerjaan Umum), Pemerintah Daerah (PEMKAB Nganjuk), instansi terkait (Dinas Pertanian, Perhutani,dll), LSM, Tokoh Lokal dan masyarakat yang terkena dampak di dua desa yaitu Desa Sambikerep dan Desa Tritik, Kecamatan Rejoso-Kabupaten Nganjuk
Proses Katalitik Pirolisis Untuk Cracking Bitumen Dari Asbuton dengan Katalis Zeolit Alam
Asbuton adalah aspal alam yang terkandung dalam deposit batuan terdapat di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Asbuton berpotensi menjadi bahan bakar alternatif. Penelitian tentang pirolisis bitumen menjadi hidrokarbon (heavy oil) sudah mulai dikembangkan, namun belum banyak dilakukan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh temperatur pirolisis terhadap % yield masing – masing produk, mempelajari pengaruh penambahan katalis pada masing-masing temperatur pirolisis terhadap % yield masing – masing produk, mempelajari pengaruh temparatur pirolisis terhadap % yield produk cair dengan dan tanpa katalis. Pirolisis bitumen yang terkandung dalam asbuton dilakukan secara semi-continue dalam reaktor pirolisis pada kondisi vakum dengan variable temperatur pirolisis sebesar 300oC, 350oC, 400oC, 450oC, dan 500oC. sedangkan zeolit klipnotilolit sebagai katalis divariasi sebesar 5%, 7%, dan 9% dari berat feed asbuton. Feed asbuton sebanyak 228 gram dicampur dengan katalis sesuai perbandingan kemudian dimasukan ke dalam reaktor pirolisis. Heater dioperasikan sesuai temperatur yang diinginkan kemudian di vakum dengan menggunakan pompa vakum. Gas yang terbentuk akan dialirkan melalui kondensor yang dijaga temperaturnya pada 25oC. Gas yang terkondensasi (produk cair) akan tertampung dalam erlenmeyer, sedangkan gas yang tidak terkondensasi (produk gas) akan ditampung dalam kantong gas. Kemudian %yield produk masing-masing dianalisa. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode pirolisis dapat digunakan untuk cracking bitumen yang terkandung dalam asbuton dengan kondisi terbaik untuk mendapatkan yield produk cair tertinggi sebesar 61.531% diperoleh dalam kondisi temperatur pirolisis 350oC dengan penambahan 9% katalis
Pemetaan Kerentanan Tsunami Kabupaten Lumajang Menggunakan Sistem Informasi Geografis
Kabupaten Lumajang merupakan wilayah yang rentan terhadap tsunami karena berbatasan langsung dengan Pantai Selatan yang menjadi pusat gempa bumi serta keadaan pesisir pantai selatan Lumajang yang memiliki tingkat kepadatan penduduk dan pemukiman, aktivitas pemerintahan dan perekonomian yang tinggi. Pemetaan tingkat kerentanan tsunami perlu dilakukan sebagai informasi mitigasi dan rencana tata ruang wilayah. Lokasi penelitian adalah 5 (lima) kecamatan di pesisir Pantai Selatan Lumajang yaitu Yosowilangun, Kunir, Tempeh, Pasirian, dan Tempursari. Tujuan penelitian ini adalah membuat peta kerentanan tsunami Kabupaten Lumajang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pendekatan variabel kerentanan meliputi elevasi daratan, kemiringan, morfometri pantai, penggunaan lahan, jarak dari pantai dan jarak dari sungai. Metodologi penelitian antara lain pengumpulan data primer dan sekunder, pengolahan data parameter yang mewakili tiap variabel kerentanan serta pemberian bobot dan skor. Hasil kajian ini menghasilkan peta-peta variabel kerentanan wilayah penelitian yang selanjutnya dapat digunakan untuk kebijakan pemerintah daerah dan tindakan mitigasi seperti pemetaan tingkat risiko tsunami