Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia
Not a member yet
77 research outputs found
Sort by
The Mediating Role of Ethical Atmosphere in the Influence of Religious Work Ethic on Deviant Behaviour
This study aimed to analyze the influence of religious work ethic on deviant behavior and mediating role of ethical atmosphere. The study design is corelational research. Variables in this research are deviant behavior, religious work ethic and ethical atmosphere as mediating variable. The population in this study were employees of government offices, universities, hospitals, schools in region of Surakarta. The samples this study are 100 people participant with conveniance sampling techniques. The analysis in this research used with path analysis by multiple linear regression. This study are expected to provide benefit in further developing a model that describes the concept of the religious work ethic with deviant behaviors of human resources in an organization. The results show that there is a negative and significant influence religious work ethics and athic atmosphere on deviant behavior, there is a positive and significant influence religious work ethic on ethical atmosphere. The conclution of this study that religious work ethics and ethical atmosphere are very important for development of human resources behavior
Benarkah Niat Beralih Dipengaruhi oleh Kewajaran Harga, Inconvenience, dan Atribut Produk Baru dengan Biaya Beralih Sebagai Moderasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kewajaran harga, inconvenience, dan atribut produk baru terhadap niat beralih dengan biaya beralih sebagai pemoderasi. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Surakarta yang memiliki niat beralih dari rokok tembakau ke rokok elektrik. Data penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner yang diberikan kepada responden. Sampel terdiri dari 150 responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM). Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kewajaran harga, inconvenience, dan atribut produk baru berpengaruh terhadap niat beralih. Biaya beralih memoderasi pengaruh kewajaran harga dan atribut produk baru terhadap niat beralih, sedangkan pengaruh inconvenience tidak dimoderasi biaya beralih. Saran yang diberikan untuk mendorong masyarakat agar beralih ke produk baru, maka pemasar harus memperhatikan perbedaan kewajaran harga, inconvenience dalam memperoleh produk dan nilai inovasi atribut produk dari produk lama dengan produk yang baru
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Nasabah dan Gethok Tular pada Bank Syariah di Kota Palu
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah di Kota Palu, (2) mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan nasabah terhadap gethok tular pada nasabah Bank Syariah di Kota Palu. Secara keseluruhan, sampel berjumlah 190 nasabah, yang terdiri dari 131 nasabah Bank Muamalat dan 59 nasabah Bank Syariah Mandiri. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Hasil peneltian ini mengungkapkan bahwa (1) kualitas layanan berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah di Kota Palu, (2) kepuasan nasabah berpengaruh signifikan dan positif terhadap gethok tular pada Bank Syariah di Kota Palu
Pengaruh Kepuasan Pelanggan dan Biaya Beralih serta Kepercayaan Merek Terhadap Retensi Pelanggan Kereta Api Mutiara Timur di DAOP IX Jember
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dari kepuasan pelanggan dan biaya beralih serta kepercayaan merek terhadap retensi pelanggan kereta api Mutiara Timur di DAOP IX Jember. Jenis penelitian adalah explanatory rasearch. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelanggan jasa kereta api Mutiara Timur di Daop IX Jember. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 119 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan pendekatan confirmatory. Variabel yang digunakan sebanyak 4 variabel. Hasil penelitian ini adalah kepuasan pelanggan dan biaya beralih serta kepercayaan merek berpengaruh positif signifikan terhadap retensi pelanggan kereta api Mutiara Timur di DAOP IX Jember
Pengaruh Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja dan Dampaknya Pada Kinerja Karyawan Bagian Marketing di PT. Diparanu Rucitra Property Surabaya
Penelitian ini membahas pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja dan dampaknya pada kinerja karyawan bagian marketing di PT. Diparanu Rucitra Property Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisa jalur. Instrumen kuesioner digunakan sebagai pengumpulan data dengan menggunakan simple random sampling. Alat uji yang digunakan untuk pengolahan data menggunakan software SPSS versi 18.0. Variabel-variabel dalam penelitian ini yaitu, variabel independen adalah kompensasi, variabel intervening adalah kepuasan kerja, dan variabel dependen adalah kinerja karyawan. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan
The Evolving Consumer Behavior: Fan Culture in Online Community
It is obvious how technology has reformed the way consumers behave. More than influencing factors to buying decision, the study of media consumers has attracted scholars to investigate various subjects related to it. Fan culture has never been this fun back in the days before new media. With the benefit of Internet, fans can be more active in terms of producing and sharing contents and enrich their fan experience. This paper aims to investigate fan practices and experience in an online community as not just media consumers but also producers.
The data for this research were collected through one-month online observation in exochocolate LiveJournal community, which is a forum-based community that has been chosen to represent fans in online community. Common practices and characteristics are among the focus chosen to understand the behavior.
This research concludes that various content producing and sharing; including the engagement between the fans forms the fan culture in the community. Furthermore, a sense of organization is also seen through how they manage the platform. The shared and common practice such as the style of commenting and the style of organizing the entries or posts are the most apparent examples of the self-organizing community. Fans join the community not only to find information and updates but also to share their opinion and feeling and these contribute to their fan experience because they have other fans to interact with
Semiotika dalam Bidang Manajemen Pemasaran
Semiotika adalah ilmu yang mengkaji tanda dalam kehidupan manusia karena manusia memiliki kemampuan untuk memberikan makna pada berbagai gejala sosial budaya dan alam. Karena tanda adalah bagian dari kebudayaan manusia semiotika dapat digunakan untuk mengkaji kehidupan manusia. Semiotika mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan disiplin ilmu yang lainnya, demikian juga dalam aplikasinya. Dalam manajemen pemasaran semiotika diaplikasikan pada periklanan, makna merek, dan makna sebuah produk. Dewasa ini, konsumen membeli suatu merek produk tidak lagi memperhatikan manfaat inti produk tersebut. Pusat perhatian konsumen adalah kemampuan produk tersebut untuk membantu mengekspresikan nilai-nilai yang diinginkan. Makna konotasi atau makna sekunder dari sebuah produk lebih diutamakan daripada makna denotasi atau makna primernya
Peran Pemerintah Dalam Memediasi Pengembangan Cluster Branding Kawasan Ngarsopuro untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Kota Solo
Penelitian ini berjudul Peran Pemerintah dalam Memediasi Pengembangan Cluster Branding Kawasan Ngarsopuro untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Kota Solo. Kawasan Ngarsopuro merupakan satu dari 8 lokasi kawasan creative millineau yang dominan di Kota Solo. Penyediaan ruang publik terbuka dan gedung-gedung publik selain sebagai leisure juga sebagai tempat transformasi nilai, ide, inovasi, dan kreatifitas. Sampel diambil dari populasi pedagang di Pasar Antik dan Seni Ngarsopuro dan night market Ngarsopuro Solo dengan teknik convenience sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner setelah lolos uji validitas dan relibilitas. Analisis regresi berganda dengan mediasi digunakan untuk membuktikan 4 hipotesis. Hasilnya yaitu: 1. Pengembangan cluster branding Kawasan Ngarsopuro berpengaruh signifikan terhadap peran pemerintah dalam Mengembangkan Kawasan Ngarsopuro, 2. Pengembangan cluster branding Kawasan Ngarsopuro berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan Ekonomi Kreatif Kota Solo, 3. Peran Pemerintah dalam Mengembangkan Kawasan Ngarsopuro berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan Ekonomi Kreatif Kota Solo, 4. Peran Pemerintah signifikan Memediasi Pengaruh Pengembangan Cluster Branding Kawasan Ngarsopuro terhadap Peningkatan Ekonomi Kreatif Kota Solo. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam menetapkan kebijakan tentang pengembangan Cluster Branding Kawasan Ngarsopuro sebagai pengembangan ekonomi kreatif kota Solo
Faktor Pendorong Keberhasilan Wanita Pedesaan dalam Berwirausaha
Pesatnya perkembangan entrepreneurship bisa menjadi salah satu alternatif karir wanita di pedesaan untuk bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Secara kultural masyarakat masih menganggap aneh atau tabu jika seorang wanita berwirausaha. Fakta dilapangan saat ini menunjukkan hal berbeda, banyak wanita di pedesaan yang berhasil berwirausaha mandiri, bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Penelitian ini mengangkat fenomena dimasyarakat yang berbeda dengan anggapan diatas, justru sekarang ini banyak wanita pedesaaan sukses berwirausaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi wanita di pedesaan dalam mengambil keputusan untuk berwirausaha. Kesimpulan yang bisa diambil menunjukkan adanya faktor internal dan eksternal yang mendorong wanita pedesaan berwirausaha. Dorongan untuk meningkatkan kebutuhan hidup, berkarir dengan waktu yang fleksibel, mengisi waktu luang dengan produktif adalah pendorong wanita pedesaan berwirausaha. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebuah referensi untuk dapat mendorong peningkatan jumlah entrepreneur wanita di Indonesia khususnya di daerah pedesaan, juga dapat dijadikan acuan untuk memotivasi para wanita agar mau menjadi seorang entrepreneur
Pengaruh E-Service Quality Dan E-Trust Terhadap Kepuasan Pelanggan Pengguna Moda Transportasi Grab di Tangerang Selatan
oai:ojs2.journal.apmai.org:article/24In this research used survey method, that is to explain influence between independent variable that is electronic service quality and electronic trust to dependent variable that is customer satisfaction and explain relation between variable. The population in this study is the consumer of Grab Car transport users in Bintaro, South Tangerang. The sampling technique uses accidental technique, ie random sampling of the sample that met on that day. Technique of collecting data that is done is test of questioner, that is data collecting technique by asking some direct statement to sample. Processing techniques and data analysis include correlation analysis, multiple linear regression analysis, classical assumption test, hypothesis test and coefficient of determination analysis. The result of T test statistic shows that the quality of electronic service partially has significant effect on customer satisfaction. Electronic confidence partially significant effect on customer satisfaction, while statistical test F shows the quality of electronic services and electronic trust simultaneously significant effect on customer satisfaction