39192 research outputs found
Sort by
PENGARUH OPINION SHOPPING, DEBT DEFAULT, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI SYARIAH (Studi Pada Perusahaan SubSektor Tekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024)
ABSTRAK
Studi ini menyedelidiki pengaruh opinion shopping, debt
default, dan kualitas audit terhadap penerimaan opini audit going
concern. masalah penelitian berasal dari berbagai hasil penelitian
sebelumnya mengenai faktor-faktor ini dan dampaknya terhadap
penerimaan opini audit going concern. Studi ini berfokus pada
perusahaan subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2020-2024.
Landasan teori dari penelitian ini meliputi Teori Agensi dan
Teori Sinyal. Penelitian ini juga menggunakan metode kuantitatif,
memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan dan laporan audit
perusahaan tekstik dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dan
analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian, analisis data, dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut: 1) opinion shopping, debt default, dan
kualitas audit berpengaruh secara parsial terhadap penerimaan opini
audit going concern pada perusahaan subsektor tekstil dan garmen; 2)
opinion shopping, debt default, dan kualitas audit berpengaruh secara
simultan terhadap penerimaan opini audit going concern pada
perusahaan subsektor tekstil dan garmen; 3) opinion shopping, debt
default, dan kualitas audit berpengaruh secara simultan terhadap
penerimaan opini audit going concern dalam perspektif akuntansi
syariah pada perusahaan subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024 ABSTRACT
This study examines the influence of opinion shopping, debt
default, and audit quality on the acceptance of going concern audit
opinions . The research problem stems from the results of previous
research on these factors and their impact on the acceptance of going
concern audit opinions . This study focuses on textile and garment subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2024.
The theoretical foundations of this research include Agency
Theory and Signal Theory. This research also uses a quantitative
method, utilizing secondary data from financial statements and audit
reports of textile and garment companies listed on the Indonesia Stock
Exchange. Data collection was conducted using purposive sampling
techniques and analysis was carried out using multiple linear
regression.
Based on the results of the research and data analysis, the
following conclusions can be drawn: 1) opinion shopping, debt default,
and audit quality have a partial effect on the acceptance of going
concern audit opinion in textile and garment sub-sector companies; 2)
opinion shopping, debt default, and audit quality have a simultaneous
effect on the acceptance of going concern audit opinion in textile and
garment sub-sector companies; 3) Opinion shopping, debt default, and
audit quality have a simultaneous effect on the acceptance of going
concern audit opinions from a sharia accounting perspective in textile
and garment sub-sector companies listed on the Indonesia Stock
Exchange in 2020-2024
POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK: ANALISIS NILAI SPIRITUAL TAFSIR LATHA’IF AL-ISYĀRĀT
ABSTRAK
Kesehatan mental anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang
diterapkan oleh orangtua sejak usia dini. Di tengah meningkatnya tantangan
psikologis anak dan remaja, diperlukan pendekatan pengasuhan yang tidak
hanya berorientasi pada aspek psikologis, tetapi juga mengintegrasikan nilai
nilai spiritual Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asuh orangtua terhadap
kesehatan mental anak dan mengintegrasikan nilai spiritual dalam Tafsir
Latha‟if al-Isyārāt karya Imam Al-Qusyairi. Dengan menggunakan metode
kualitatif dan pendekatan tafsir tematik (maudhu‟i), penelitian ini menela‟ah
pola asuh orang tua dari Diana Baumrind dan ayat-ayat Al-Qur‟an yang
berkaitan dengan pengasuhan, pembinaan jiwa, serta konsep kesadaran spiritual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh Diana Baumrind
otoritatif paling efektif dalam menciptakan stabilitas emosional, kemandirian,
dan ketahanan mental siswa, sedangkan pola asuh otoriter, permisif, dan
negligent cenderung memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental.
Integrasi nilai nilai spiritual seperti tawakkal, sabar, syukur, ikhlas, dan doa
memberikan landasan moral yang memperkuat ketahanan mental anak dalam
menghadapi tekanan akademik dan sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya
model pola asuh Islami yang mengedepankan keseimbangan antara disiplin,
kasih sayang, dan aspek spiritual sebagai intervensi ruhani dan psikologis yang
menyeluruh, sehingga pola asuh tidak hanya menjadi tanggung jawab sosial,
tetapi juga ibadah yang mendukung pertumbuhan mental dan spiritual anak
secara komprehensif.
Kata kunci: pola asuh, kesehatan mental anak, Diana Baumrind, Tafsir
Latha‟ifal-Isyārāt
iii
ABSTRACT
Children‟s mental health is strongly influenced by the parenting style
applied by parents from an early age. Amid the increasing psychological
challenges faced by children and adolescents, it is necessary to adopt a
parenting approach that not only emphasizes psychological aspects but also
integrates Islamic spiritual values.
This study aims to analyze parenting styles in relation to children‟s
mental health and to integrate spiritual values found in Imam al-Qushayri‟s
Lata‟if al-Isharat. Using a qualitative method and a thematic (maudhu‟i) tafsir
approach, the research examines Diana Baumrind‟s parenting typologies along
with Qur‟anic verses related to parenting, soul cultivation, and spiritual
awareness.
The findings indicate that Baumrind‟s authoritative parenting style is the most
effective in fostering emotional stability, independence, and mental resilience in
children. In contrast, authoritarian, permissive, and negligent parenting styles
tend to have negative impacts on children‟s psychological well-being. The
integration of spiritual values—such as reliance on God (tawakkul), patience
(sabr), gratitude (shukr), sincerity (ikhlas), and supplication (du„ā)—provides a
moral foundation that strengthens children‟s mental resilience in dealing with
academic and social pressures.
This study emphasizes the importance of an Islamic parenting model that
harmonizes discipline, compassion, and spirituality as a comprehensive
psychological and spiritual intervention, positioning parenting not only as a
social responsibility but also as an act of worship that supports children‟s
holistic mental and spiritual development.
Keywords: parenting style, children‟s mental health, Diana Baumrind, Lata‟if
al-Isharat.
iv
ةصلاخ
خاىُسنا زُي ٌاذناىنا اهق
حخاحنا صشثت ،ٌىقهاشًناو لافطلأا اههخاىَ ٍتنا حُسفُنا
ثطَ ٍتنا حُتشتنا ةُناسأت ً اشُثك ً اشثأت لافطلأن حُسفُنا ححصنا شثأتت
خاَذحتنا ذَاضت مظ ٍفو .مفطنا شًع ٍي
فذهَ
.
ًنولأا
ولاسلإا ٍف حُحوشنا ىُقنا ً اضَأ حيذَ مت ،ةسحف حُسفُنا ةَاىدنا ًهع شصتقَ لا ٌىتشت حهُي ًنإ
حُحوشنا ىُقنا حيد عي ،لافطلأن حُسفُنا ححصنا ًهع اهشثأو ٍَذناىنا حُتشت طاًَأ مُهحت ًنإ ثحثنا ازه
ٍف خدسو اًك
شُسفتنا حتساقيو ٍعىُنا حهًُنا واذختساتو .ٌشُشقنا وايلإن
خاساشلإا فئاطن شُسفت
ةَاخ ًنإ ،ذَُشيوات اَاَد فُُصت قفو حُتشتنا طاًَأ ثحثنا ازه لواُتَ ،)ٍعىضىًنا( ٍعىضىًنا
ٍحوشنا ٍعىنا وىهفيو ،سفُنا حُكضتو ،حُتشتنات حقهعتًنا حَُآشقنا خاَِا
.
ىه ذَُشيوات اَاَد يذن )فُتَسىثولأا( ٌصاىتًنا ٌىطهسنا حُتشتنا بىهسأ
ىُقنا ح
ٌأ ثحثنا حئاتَ شهظُت
طاًَأ ذعُت اًُُت ،لافطلأا يذن حُسفُنا حَوشًناو ،حُنلاقتسلااو ،ٍفطاعنا ساشقتسلاا قُقحت ٍف حُهعاف شثكلأا
يد ٌإ .حُسفُنا ححصنا ًهع حُثهس ساثآ خار حهًهًناو ،حههاستًناو ،حيساصنا حَىطهسنا حُتشتنا
حُسفُنا جىقنا صضعَ ً اُقلاخأ ً اساسأ مكشَُ ءاعذناو ،صلاخلإاو ،شكشناو ،شثصناو ،مكىتنا مثي حُحوشنا
حُعاًتخلااو حًَُداكلأا طىغضنا حهخاىي ٍف لافطلأن
.
ٍحوشنا ذعُثناو ،حًحشناو ،طاثضَلاا ٍُت ٌصاىَ ٍيلاسإ ٌىتشت جرىًَ حًُهأ ثحثنا ازه ذكؤَو
ً
اُسفَ ً لاخذت هفصىت
ىًُنا ءاُت ٍف ىهسُت جداثعو حُعاًتخا حُنوؤسي حُتشتنا حثصت ثُحت ،ًلاياكتي ً اُحوسو
حهياش جسىصت لافطلأن ٍحوشناو ٍسفُنا
.
.
خاساشلإا فئاطن شُسفت
،ذَُشيوات اَاَد ،لافطلأن حُسفُنا ححصنا ،حُتشتنا ةُناسأ
:
ةيحاتفملا تاملكل
STRATEGI PEMASARAN PENDIDIKAN DALAM MENARIK MINAT SISWA BARU DI SMK AL-HIKMAH KALIREJO LAMPUNG TENGAH.
ABSTRAK
Persaingan antar lembaga pendidikan, khususnya di
tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK), menjadi tantangan
nyata dalam era modern ini. Kualitas layanan, promosi yang
efektif, harga pendidikan yang terjangkau, hingga daya tarik
program unggulan menjadi faktor penentu dalam menarik minat
siswa baru. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis
bagaimana strategi pemasaran pendidikan diterapkan oleh SMK
Al-Hikmah Kalirejo Lampung Tengah dalam menarik minat
peserta didik baru di tengah persaingan yang semakin ketat.
Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena menurunnya
jumlah pendaftar dalam beberapa tahun terakhir, yang
mengindikasikan adanya persoalan dalam pendekatan pemasaran
lembaga pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri
dari Kepala Sekolah, Koordinator Humas, dan Tim PPDB.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memanfaatkan
kerangka teori bauran pemasaran jasa pendidikan (Marketing
Mix) yang terdiri dari tujuh elemen utama: Product, Price,
Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence (7P),
sebagaimana dikemukakan oleh Kotler dan Fox.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran
yang diterapkan oleh SMK Al-Hikmah Kalirejo Lampung Tengah
cukup komprehensif dan sesuai dengan teori yang digunakan.
Dari sisi produk, sekolah menawarkan program keahlian yang
relevan dengan kebutuhan industri seperti TKJ dan TKR serta
unggulan berbasis asrama dengan pendekatan keagamaan. Dari
sisi harga, sekolah memberikan fleksibilitas dan beasiswa untuk
siswa tidak mampu. Lokasi sekolah yang strategis serta promosi
aktif melalui media sosial, brosur, dan keterlibatan alumni
menjadi nilai tambah signifikan. Tenaga pendidik yang
profesional, proses penerimaan yang sistematis dan terbuka, serta
fasilitas fisik yang memadai seperti laboratorium, ruang praktik,
dan asrama mendukung citra positif sekolah.
iii
Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran
pendidikan yang dilakukan oleh SMK Al-Hikmah Kalirejo
Lampung Tengah terbukti mampu meningkatkan minat
masyarakat terhadap lembaga ini. Penerapan konsep 7P tidak
hanya relevan secara teori, tetapi juga berdampak langsung
terhadap peningkatan jumlah siswa baru dan membangun
kepercayaan publik. Namun demikian, sekolah masih perlu
mengembangkan unit promosi yang lebih sistematis dan
melakukan evaluasi tahunan untuk memperkuat daya saing.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi
lembaga pendidikan lain yang mengalami tantangan serupa, serta
memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan pemasaran
pendidikan berbasis kebutuhan pasar dan pendekatan Islami.
Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Minat Siswa Baru, SMK,
Pendidikan, 7P Marketing Mix.
iv
ABSTRACT
Competition among educational institutions, particularly at
the vocational high school (SMK) level, has become a significant
challenge in the modern era. The quality of services, effective
promotion, affordable tuition fees, and the attractiveness of
academic programs are key factors in drawing new student
interest. This study aims to analyze how educational marketing
strategies are implemented by SMK Al-Hikmah Kalirejo Lampung
Tengah, Central Lampung in attracting new students amid
increasing competition. The background of this research stems
from a declining number of student applicants in recent years,
indicating issues in the school’s marketing approach.
This research employs a qualitative descriptive approach
with data collected through observation, in-depth interviews, and
documentation. The subjects of this study include the school
principal, head of public relations, and the student admission
(PPDB) team. Data were analyzed through the processes of data
reduction, data display, and conclusion drawing. The study uses
the theoretical framework of the educational services marketing
mix (7P) developed by Kotler and Fox, which consists of
Product, Price, Place, Promotion, People, Process, and Physical
Evidence.
The results indicate that the marketing strategies applied
by SMK Al-Hikmah Kalirejo Lampung Tengahare comprehensive
and align well with the theoretical model. In terms of product,
the school offers relevant vocational programs such as computer
and network engineering (TKJ) and automotive engineering
(TKR), as well as a boarding school system that integrates
religious character development. In terms of price, the school
provides affordable tuition and scholarships for underprivileged
students. Its strategic location and active promotion through
social media, brochures, and alumni engagement add significant
value. Professional teaching staff, a systematic and transparent
admissions process, and adequate facilities such as laboratories,
practice rooms, and dormitories contribute to a positive
institutional image.
v
This study concludes that the educational marketing
strategies implemented by SMK Al-Hikmah have proven effective
in increasing public interest and enrollment. The application of
the 7P marketing concept is not only theoretically sound but
also practically impactful in improving student admissions and
building public trust. However, the school is advised to further
develop a more structured promotional unit and conduct annual
evaluations to enhance competitiveness. This research is expected
to serve as a strategic reference for other educational
institutions facing similar challenges and to offer practical
insights into the development of demand-driven, Islamic-based
educational marketing strategies.
Keywords : Marketing Strategy, New Student Interest,
Vocational School, Education, 7P Marketing Mix
PENGARUHCARBON EMISSION DISCLOSURE, CARBON PERFORMANCE DAN GREEN INTELECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ( Studi Empiris pada Perusahaan Yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) Tahun 2020-2024 )
ABSTRAK
Kinerja keuangan merupakan cerminan keberhasilan perusahaan
dalam mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan usahanya.
Dalam konteks perusahaan yang tergabung dalam Jakarta Islamic
Index (II), isu keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan menjadi
perhatian penting seiring meningkatnya kesadaran terhadap dampak
emisi karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
Carbon Emission Disclosure, Carbon Performance, dan Green
Intellectual Capital terhadap kinerja keuangan perusahaan yang
terdaftar di Jakarta Islamic Index (III) periode 2020-2024.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data
sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report
perusahaan Jil. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
dokumentasi dan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan
regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS. Variabel
dependen dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan yang diukur
menggunakan Return on Assets (ROA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Carbon Emission
Disclosure, Carbon Performance, dan Green Intellectual Capital
berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini
berarti semakin baik pengungkapan dan kinerja lingkungan serta
pengelolaan modal intelektual hijau, maka semakin tinggi pula kinerja
keuangan perusahaan. Dalam perspektif Islam, hasil ini sejalan dengan
prinsip maqashid al-shariah, khususnya hifdzul bi’ah (menjaga
lingkungan) dan hifdzul ma’al (menjaga harta), sebagaimana
tercermin dalam QS. Ar-Rum ayat 41 tentang larangan berbuat
kerusakan di muka bumi. ABSTRACT
Financial performance reflects a company's success in managing
its resources to achieve business objectives. In the context of
companies listed in the Jakarta Islamic Index (UII), issues of
sustainability and environmental responsibility have become major
concerns in line with the growing awareness of carbon emission
impacts. This study aims to determine the effect of Carbon Emission
Disclosure, Carbon Performance, and Green Intellectual Capital on
the financial performance of companies listed in the Jakarta Islamic
Index (III) for the 2020-2024 period.
This research uses a quantitative method with secondary data
obtained from the companies' annual reports and sustainability
reports listed in the JIL. Data collection techniques were carried out
through documentation and literature studies, while data were
analyzed using multiple linear regression with the help of IBM SPSS
software. The dependent variable in this study is financial
performance, measured using Retum on Assets (ROA).
The results show that Carbon Emission Disclosure, Carbon
Performance, and Green Intellectual Capital have a significant
positive effect on financial performance. This indicates that the better
the disclosure, environmental performance, and management of green
intellectual capital, the higher the company's financial performance.
From an Islamic perspective, these results align with the principles of
maqashid al-shariah, particularly hifdzul bi'ah (preserving the
environment) and hifdzul mool (preserving wealth), as reflected in
Surah Ar-Rum verse 41, which prohibits acts of destruction on earth
PENGARUH INOVASI PRODUK, ORIENTASI PASAR, DAN SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP KINERJA PEMASARAN PRODUK UMKM DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada UMKM Askha Jaya Pagar Alam, Kec.Tj Karang Barat, Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian
Indonesia, termasuk dalam menciptakan lapangan kerja dan
meningkatkan daya saing daerah. Namun, banyak UMKM masih
menghadapi kendala dalam mempertahankan kinerja pemasaran di
tengah persaingan digital yang semakin ketat. UMKM Askha jaya di
Bandar Lampung, meskipun memiliki popularitas di media sosial,
belum sepenuhnya memanfaatkan inovasi produk, orientasi pasar, dan
strategi pemasaran digital sesuai prinsip bisnis islam. Hal ini
menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana ketiga faktor tersebut
mempengaruhi kinerja pemasarannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode survei. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling,
dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas
serta reliabelitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linier
berganda menggunakan software statistik, dengan mempertimbangkan
prespektif bisnis islam yang menekankan nilai keadilan, kejujuran,
dan keberkahan dalam praktik usaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, orientasi
pasar, dan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan
baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pemasaran
UMKM Askha jaya. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 87,7%
menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pemasaran dapat
dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan
bahwa penerapan strategi pemasaran yang berbasis inovasi, orientasi
pasar, serta memanfaatkan media sosial secara efektif sesuai prinsip
bisnis islam dapat meningkatkan daya saing dan berkelanjutan
UMKM. ABSTRACT
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an
important role in the Indonesian economy, including in creating
employment opportunities and enhancing regional competitiveness.
However, many MSMEs still face challenges in maintaining their
marketing performance amidst increasingly intense digital
competition. Askha Jaya MSME in Bandar Lampung, although
popular on social media, has not fully utilized product innovation,
market orientation, and digital marketing strategies in accordance
with Islamic business principles. This raises the question of how far
these three factors influence its marketing performance.
This study employs a quantitative approach with a survey
method. The sample was determined using purposive sampling, and
data were collected through questionnaires that had been tested for
validity and reliability. Data were analyzed using multiple linear
regression with the help of statistical software, while also considering
the Islamic business perspective which emphasizes values of justice,
honesty, and blessings in business practices.
The results show that product innovation, market orientation,
and social media marketing have a positive and significant effect on
marketing performance, both partially and simultaneously. The
coefficient of determination (R²) of 87.7% indicates that most of the
variation in marketing performance can be explained by these three
variables. These findings suggest that implementing marketing
strategies based on innovation, market orientation, and effective use
of social media in line with Islamic business principles can improve
competitiveness and sustainability of MSMEs
PENGARUH ENDORSEMENT INFLUENCER INSTAGRAM, LEBELISASI HALAL, DAN COUNTRY OF ORIGINE TERHADAP PURCHASE DESICION PRODUK KOSMETIK WARDAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada Konsumen Masyarakat Bandar Lampung)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh endorsement
influencer Instagram, labelisasi halal, dan country of origin terhadap
keputusan pembelian produk kosmetik Wardah, ditinjau dari
perspektif bisnis Islam pada konsumen di Bandar Lampung. Latar
belakang penelitian didasari oleh pesatnya perkembangan media
sosial sebagai sarana promosi digital, meningkatnya kesadaran
konsumen Muslim terhadap kehalalan produk, serta pentingnya citra
negara asal dalam membentuk persepsi kualitas produk. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada
konsumen pengguna produk Wardah. Analisis data dilakukan
dengan menggunakan aplikasi SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
Endorsement influencer Instagram memiliki nilai original sample
0,561 dengan t-statistic 8,753 > 1,96. Labelisasi halal memiliki nilai
original sample 0,481 dengan t-statistic 8,999 > 1,96. Country of
origin memiliki nilai original sample 0,483 dengan t-statistic 8,104
> 1,96. Nilai R-square sebesar 0,610 menunjukkan bahwa variabel
endorsement influencer, labelisasi halal, dan country of origin
mampu menjelaskan keputusan pembelian sebesar 61%.
Dalam perspektif bisnis Islam, keputusan pembelian tidak hanya
dipengaruhi oleh faktor material, tetapi juga nilai kejujuran,
transparansi, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Oleh karena
itu, strategi pemasaran yang efektif bagi produk halal perlu
memperhatikan integritas informasi, kredibilitas influencer,
kejelasan label halal, serta citra negara asal produk untuk mendorong
keputusan pembelian yang sesuai dengan etika Islam. ABSTRACT
This study aims to analyze the influence of Instagram influencer
endorsements, halal labeling, and country of origin on consumers’
purchase decisions of Wardah cosmetic products, viewed from an
Islamic business perspective in Bandar Lampung. The background
of this research is based on the rapid development of social media
as a digital marketing tool, the growing awareness of Muslim
consumers regarding halal products, and the importance of countryof-origin perception in shaping product quality. The research
method employed a quantitative approach with data collected
through questionnaires distributed to Wardah product consumers.
The data were analyzed using SmartPLS.
The results indicate that all three independent variables have a
positive and significant effect on purchase decisions. Instagram
influencer endorsement shows an original sample value of 0.561
with a t-statistic of 8.753 > 1.96. Halal labeling has an original
sample value of 0.481 with a t-statistic of 8.999 > 1.96. Country of
origin has an original sample value of 0.483 with a t-statistic of
8.104 > 1.96. The R-square value of 0.610 demonstrates that these
three variables explain 61% of the variance in purchase decisions.
From the perspective of Islamic business, purchase decisions are not
only influenced by material factors but also by values of honesty,
transparency, and compliance with Sharia principles. Therefore,
effective marketing strategies for halal products should emphasize
information integrity, influencer credibility, the clarity of halal
labeling, and the country-of-origin image to encourage purchase
decisions aligned with Islamic ethics
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK KELAS V DI MI ISLAMIYYAH PIDADA
ABSTRAK
Pendidikan dasar memegang peranan krusial dalam
mengembangkan kompetensi holistik peserta didik, termasuk di
dalamnya apresiasi seni dan keterampilan. Mata pelajaran Seni
Budaya dan Keterampilan (SBK) membutuhkan pendekatan yang
kontekstual dan visual agar materi dapat dipahami dengan baik.
Penggunaan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi (TI)
dianggap dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan menyajikan
materi secara lebih menarik dan interaktif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penggunaan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi
terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Seni Budaya
dan Keterampilan kelas V di MI Islamiyyah Pidada. Metode penelitian
yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain nonequivalent
control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas
V, dengan sampel terdiri dari dua kelas: kelas eksperimen yang
menggunakan media TI (video YouTube dan kuis interaktif
Wordwall) dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional
(ceramah dan buku paket). Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar
(pretest dan posttest) dan dianalisis menggunakan uji statistik (uji
normalitas, homogenitas, dan uji-t).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok
kontrol. Hasil uji-t membuktikan bahwa t-hitung > t-tabel pada taraf
signifikansi 0.05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kelas
eksperimen mengalami peningkatan rata-rata nilai dan persentase
ketuntasan belajar yang lebih tinggi setelah mendapatkan perlakuan.
Media TI terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif,
meningkatkan motivasi, dan mengonkretkan materi abstrak SBK
melalui kombinasi stimulus audio-visual dan interaksi langsung.
Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis
Teknologi Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
peningkatan hasil belajar SBK peserta didik. Penelitian ini
merekomendasikan integrasi media TI sebagai alternatif strategi
pembelajaran inovatif, khususnya pada mata pelajaran yang bersifat
visual dan praktis seperti Seni Budaya dan Keterampilan.
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Teknologi Informasi, Hasil
Belajar, Seni Budaya dan Keterampilan.
ii
ABSTRACT
Primary education plays a crucial role in developing
students’ holistic competencies, including artistic appreciation and
practical skills. The subject of Arts, Culture, and Skills (SBK) requires
a contextual and visual approach to ensure that the material is well
understood. The use of Information Technology (IT)-based
instructional media is considered capable of meeting these needs by
presenting content in a more engaging and interactive manner.
This study aims to determine the effect of using IT-based
instructional media on students’ learning outcomes in the Arts,
Culture, and Skills subject for fifth-grade students at MI Islamiyyah
Pidada. The research employed a quasi-experimental method with a
nonequivalent control group design. The population consisted of all
fifth-grade students, with samples drawn from two classes: the
experimental class, which used IT media (YouTube videos and
Wordwall interactive quizzes), and the control class, which used
conventional methods (lectures and textbooks). Data were collected
through learning outcome tests (pretest and posttest) and analyzed
using statistical tests (normality, homogeneity, and t-test).
The results showed a significant difference between the
learning outcomes of the experimental and control groups. The t-test
indicated that the calculated t-value was greater than the t-table value
at the 0.05 significance level, leading to the rejection of H0 and the
acceptance of Ha. The experimental class experienced an increase in
average scores and a higher percentage of learning mastery after the
treatment. IT media proved effective in creating more active learning,
increasing motivation, and concretizing abstract SBK material
through a combination of audio-visual stimuli and direct interaction.
Based on these findings, it can be concluded that the use of IT-based
instructional media has a positive and significant effect on improving
students’ SBK learning outcomes. This study recommends integrating
IT media as an alternative innovative learning strategy, particularly
for subjects that are visual and practical in nature, such as Arts,
Culture, and Skills.
Keywords: Instructional Media, Information Technology, Learning
Outcomes, Arts Culture and Skills
PENGARUH AGLOMERASI INDUSTRI, UPAH MINIMUM PROVINSI DAN JUMLAH ANGKATAN KERJA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH SE- PULAU SUMATERA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Analisis Data Panel Tahun 2018-2024)
ABSTRAK
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan indikator kemandirian
fiskal dan keberhasilan pembangunan suatu daerah. Di Pulau
Sumatera nilai PAD memiliki variasi antar provinsi, dipengaruhi oleh
aglomerasi industri, kebijakan upah minimum, dan jumlah angkatan
kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga
faktor tersebut yaitu aglomerasi industri, upah minimum provinsi, dan
jumlah angkatan kerja terhadap PAD di sepuluh provinsi di Pulau
Sumatera periode 2018-2024 dengan pendekatan kuantitatif
berdasarkan analisis data panel menggunakan model Common Effect,
Fixed Effect dan Random Effect. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa aglomerasi industri tidak berpengaruh signifikan terhadap
PAD, sedangkan upah minimum provinsi dan jumlah angkatan kerja
berpengaruh positif signifikan dan secara simultan ketiganya
berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD. Temuan ini
menegaskan bahwa penguatan PAD lebih ditentukan oleh kebijakan
upah yang adil dan pemanfaatan tenaga kerja produktif dibandingkan
dengan konsentrasi industri. Dalam perspektif ekonomi Islam, hasil
penelitian ini sejalan dengan prinsip keadilan, keseimbangan, dan
maslahah yang menekankan pada pemerataan manfaat ekonomi.
Penelitian ini memberikan kontribusi akademis terhadap literatur
ekonomi regional serta rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah
dalam merumuskan strategi fiskal yang berkelanjutan. ABSTRACT
Local Own-Source Revenue (PAD) is an indicator of fiscal
independence and the success of regional development. On the island
of Sumatra, PAD values vary between provinces, influenced by
industrial agglomeration, minimum wage policies, and the size of the
labor force. This study aims to analyze the influence of these three
factors, namely industrial agglomeration, provincial minimum wages,
and the size of the labor force, on PAD in ten provinces on the island
of Sumatra for the period 2018-2024 using a quantitative approach
based on panel data analysis using Common Effect, Fixed Effect, and
Random Effect models. The results show that industrial agglomeration
does not have a significant effect on PAD, while provincial minimum
wages and the size of the labor force have a significant positive effect,
and simultaneously, all three contribute significantly to the increase in
PAD. These findings confirm that strengthening PAD is more
determined by fair wage policies and the utilization of productive
labor than by industrial concentration. From an Islamic economic
perspective, these research results are in line with the principles of
justice, balance, and maslahah, which emphasize the equitable
distribution of economic benefits. This study contributes academically
to the regional economic literature and provides practical
recommendations for local governments in formulating sustainable
fiscal strategies
ANALISIS PENGARUH INFLASI, NON PERFORMING FINANCING DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP KINERJA KEUANGAN (PADA BCA SYARIAH TAHUN 2015-2023)
ABSTRAK
Kinerja keuangan merupakan indikator penting untuk menilai
keberhasilan bank dalam mengelola aset dan menghasilkan laba.
Dalam penelitian ini, kinerja keuangan diukur dengan Return On Asset
(ROA) yang mencerminkan efisiensi bank dalam memanfaatkan total
asetnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi,
NPF dan CAR terhadap Kinerja Keuangan BCA Syariah tahun 2015-
2023.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, jenis data
yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan
triwulan BCA Syariah periode 2015–2023 serta data inflasi yang
diperoleh dari publikasi resmi Bank Indonesia. Teknik pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan metode cluster sampling,
metode analisis data yang digunakan adalah regresi least squares
dengan menggunakan alat bantu E-Views versi 13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi dan
CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hal ini disebabkan
karena fluktuasi inflasi tidak secara langsung memengaruhi
pendapatan bank, mengingat BCA Syariah mampu menjaga stabilitas
keuangan melalui manajemen internal yang baik, sementara tingginya
modal belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal dalam
pembiayaan produktif. NPF berpengaruh positif terhadap ROA karena
pengelolaan risiko pembiayaan yang efektif memungkinkan bank
tetap memperoleh pendapatan meskipun terdapat pembiayaan
bermasalah. Inflasi, NPF dan CAR berpengaruh signifikan terhadap
ROA, interaksi ketiga variabel ini memberikan gambaran utuh
mengenai bagaimana faktor eksternal dan internal saling
memengaruhi profitabilitas bank syariah. Dalam perspektif ekonomi
islam, inflasi bisa terjadi karena faktor alamiah maupun akibat ulah
manusia, hal ini sesuai dengan Q.S. Ar-Rum ayat 41. Islam
menawarkan solusi dengan menetapkan dinar (emas) dan dirham
(perak) sebagai standar mata uang agar nilai uang tetap stabil. Dengan
demikian, penerapan sistem moneter islam dengan prinsip syariah,
dapat menjaga stabilitas harga, mencegah kerusakan ekonomi, dan
mewujudkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat. ABSTRACT
Financial performance is an important indicator for assessing a
bank’s success in managing its assets and generating profits. In this
study, financial performance is measured by Return On Assets (ROA),
which reflects the bank’s efficiency in utilizing its total assets. This
research aims to determine the effect of inflation, Non-Performing
Financing (NPF), and Capital Adequacy Ratio (CAR) on the financial
performance of BCA Syariah during the period of 2015–2023.
This study employs a quantitative approach, using secondary data
in the form of quarterly financial reports of BCA Syariah for the
2015–2023 period and inflation data obtained from official
publications of Bank Indonesia. The sampling technique used in this
study is cluster sampling, and the data were analyzed using the least
squares regression method with the help of E-Views version 13.
The results show that, partially, inflation and CAR have no
significant effect on ROA. This is because inflation fluctuations do not
directly affect the bank’s income, as BCA Syariah is able to maintain
financial stability through effective internal management. Meanwhile,
the high level of capital has not been fully utilized optimally for
productive financing. NPF has a positive effect on ROA, as effective
risk management allows the bank to maintain income despite the
presence of non-performing financing. Simultaneously, inflation, NPF,
and CAR have a significant effect on ROA, indicating how external
and internal factors interact to influence the profitability of Islamic
banks. From an Islamic economic perspective, inflation can occur due
to natural factors or human actions, as mentioned in the Holy Qur’an
(Surah Ar-Rum: 41). Islam offers a solution by establishing dinar
(gold) and dirham (silver) as currency standards to maintain
monetary stability. Thus, the implementation of an Islamic monetary
system based on sharia principles can maintain price stability, prevent
economic damage, and promote justice in society
PRAKTIK HUTANG MODAL PENGGARAP SAWAH DENGAN MEMBERIKAN TAMBAHAN HASIL SETIAP PANEN SECARA SUKARELA DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi di Desa Teladas Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang)
ABSTRAK
Keterbatasan modal merupakan permasalahan utama yang sering
dihadapi oleh petani penggarap sawah dalam menjalankan kegiatan pertanian.
Kondisi tersebut mendorong munculnya praktik hutang modal antarwarga
sebagai bentuk tolong-menolong yang didasarkan pada kepercayaan dan
kebiasaan masyarakat. Salah satu praktik yang berkembang di Desa Teladas
Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang adalah pemberian
hutang modal kepada petani penggarap sawah yang dikembalikan pada saat
panen dengan disertai pemberian tambahan hasil panen secara sukarela
kepada pemberi modal. Praktik ini telah berlangsung cukup lama dan
dianggap sebagai bentuk solidaritas sosial. Namun demikian, dalam
perspektif Hukum Ekonomi Syariah praktik tersebut perlu dikaji lebih
mendalam karena adanya tambahan manfaat dalam akad hutang piutang yang
berpotensi bertentangan dengan prinsip akad Qardh dan larangan riba.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik
hutang modal penggarap sawah dengan pemberian tambahan hasil panen
secara sukarela serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Hukum
Ekonomi Syariah. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teori akad Qardh dalam fiqh Muamalah, khususnya yang berkaitan dengan
rukun dan syarat akad, konsep tambahan dalam hutang piutang, serta kaidah
fikih mengenai larangan pengambilan manfaat dari pinjaman. Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif analitis. Data penelitian diperoleh
melalui wawancara langsung dengan pihak pemberi modal dan petani
penggarap sawah, serta didukung oleh data sekunder berupa buku, jurnal
ilmiah, dan literatur fiqh yang relevan. Analisis data dilakukan melalui
tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hutang modal di Desa
Teladas dilakukan tanpa perjanjian tertulis dan hanya berdasarkan
kesepakatan lisan serta kepercayaan antar pihak. Jangka waktu pengembalian
hutang ditentukan hingga masa panen tiba dengan kewajiban pengembalian
pokok hutang secara utuh. Tambahan hasil panen yang pada awalnya
diberikan secara sukarela dalam praktiknya berkembang menjadi kebiasaan
yang dilakukan secara berulang setiap masa panen dan cenderung mengikat
secara sosial. Berdasarkan tinjauan Hukum Ekonomi Syariah, praktik
tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip akad Qardh karena
mengandung unsur pengambilan manfaat bagi pemberi pinjaman. Oleh
karena itu, dapat disimpulkan bahwa praktik hutang modal penggarap sawah
dengan pemberian tambahan hasil panen secara sukarela memerlukan
pembenahan akad agar selaras dengan prinsip keadilan, kerelaan, dan
terhindar dari unsur riba. ABSTRACT
Limited capital is a major problem commonly faced by sharecropping
farmers in carrying out agricultural activities. This condition encourages the
emergence of capital loan practices among community members as a form of
mutual assistance based on trust and local customs. One such practice found
in Teladas Village, Dente Teladas District, Tulang Bawang Regency involves
providing capital loans to sharecropping farmers, which are repaid at
harvest time along with an additional portion of the harvest given voluntarily
to the lender. This practice has been carried out for a long period and is
socially accepted as a form of solidarity. However, from the perspective of
Islamic Economic Law, this practice requires further examination due to the
existence of additional benefits in a loan agreement, which may conflict with
the principles of Qardh and the prohibition of riba.
This study aims to examine and analyze the practice of capital loans for
sharecropping farmers accompanied by voluntary additional harvest
contributions and to assess its conformity with the principles of Islamic
Economic Law. The theoretical framework of this research is based on the
concept of Qardh in Islamic jurisprudence (fiqh Muamalah), particularly
regarding the pillars and conditions of the contract, additional benefits in
loan transactions, and Islamic legal maxims concerning the prohibition of
deriving benefits from loans. This research employs a qualitative field
research method with a descriptive-analytical approach. The data were
collected through interviews with capital providers and sharecropping
farmers, supported by secondary data from books, academic journals, and
relevant Islamic legal literature. Data analysis was conducted through data
reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results of the study indicate that the capital loan practice in Teladas
Village is conducted without a written agreement and relies solely on verbal
consent and mutual trust between the parties. The loan repayment period is
determined until the harvest season, with the obligation to repay the
principal amount in full. The additional harvest contribution, which was
initially given voluntarily as an expression of gratitude, has gradually
developed into a recurring practice that tends to create social expectations.
From the perspective of Islamic Economic Law, this practice does not fully
comply with the principles of the Qardh contract, as it contains elements of
benefit-taking by the lender. Therefore, it can be concluded that the capital
loan practice accompanied by voluntary additional harvest contributions
requires contractual adjustments to ensure conformity with the principles of
justice, mutual consent, and the avoidance of riba