Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    MANAJEMEN DAKWAH DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN DAKWAH DI PONDOK PESANTREN YANBU’UL ‘ULUM DESA KARANG ANYAR KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memahami dan menganalisis penerapan manajemen dakwah dalam meningkatkan efektivitas kegiatan dakwah di pondok pesantren Yanbu‟ul „Ulum desa Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan. Secara khusus, tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi manajemen dakwah yang diterapkan oleh pondok pesantren Yanbu‟ul „Ulum dalam merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan dakwah Bil Lisan. Dan menganalisis efektivitas penerapan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) dalam menunjang kegiatan dakwah yang berkelanjutan. Serta menggali faktor faktor pendukung dan penghambat dalam proses manajemen dakwah di lingkungan pondok pesantren Yanbu‟ul „Ulum. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan deskriptif, yakni memberikan gambaran secara rinci dan menyeluruh agar informasi yang diperoleh sesuai dengan kenyataan di lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari pengurus dan dewan asatidz pondok pesantren Yanbu‟ul „Ulum, sementara data sekunder bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan referensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Yanbu‟ul „Ulum desa Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan sudah menjalankan strategi yang terencana untuk meningkatkan kegiatan dakwah bil Lisan di pondok pesantren. Manajemen dakwah yang diterapkan di pondok pesantren berperan penting dalam menciptakan kegiatan dakwah yang lebih terarah, terstruktur, dan berkelanjutan. Perencanaan kegiatan dilakukan secara sistematis dan melibatkan berbagai pihak internal pesantren.Pengorganisasian yang baik tercermin dari pembagian tugas yang jelas dan koordinasi antar unit dakwah yaitu dengan pembentukan struktur organisasi dakwah di pondok pesantren Yanbu‟ul „Ulum. Pelaksanaan kegiatan dakwah juga semakin inovatif dengan pemanfaatan media digital dan pendekatan kontekstual kepada santri dan masyarakat. Evaluasi rutin dilakukan untuk mengukur efektivitas kegiatan dan memperbaiki strategi dakwah yang telah berjalan. Kata Kunci : Manajemen Dakwah, Kegiatan Dakwah, Pondok Pesantren. ABSTRACT This research aims to find out, understand and analyze the application of da'wah management in increasing the effectiveness of da'wah activities in the Yanbu'ul 'Ulum Islamic boarding school, Karang Anyar village, South Lampung Regency. In particular, the purpose of this study is to identify the da'wah management strategies applied by the Yanbu'ul 'Ulum Islamic boarding school in planning, organizing, implementing, and evaluating da'wah activities. And analyze the effectiveness of the implementation of management functions (planning, organizing, implementing, and supervising) in supporting sustainable da'wah activities. As well as exploring the supporting and inhibiting factors in the da'wah management process in the Yanbu'ul 'Ulum Islamic boarding school. This research is a type of field research that uses a descriptive approach, which provides a detailed and comprehensive overview so that the information obtained is in accordance with the reality in the field. The approach used is a qualitative method with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. Primary data in this study was obtained from the management and board of asatidz of the Yanbu'ul 'Ulum Islamic Boarding School, while secondary data was sourced from books, scientific journals, and other references. The results of the study show that the Yanbu'ul 'Ulum Islamic boarding school in Karang Anyar village, South Lampung Regency has carried out a planned strategy to increase da'wah activities at the Islamic boarding school. Da'wah management applied in Islamic boarding schools plays an important role in creating more directed, structured, and sustainable da'wah activities. Activity planning is carried out systematically and involves various internal parties of the pesantren. Good organization is reflected in the clear division of tasks and coordination between da'wah units, namely by the formation of a da'wah organizational structure at the Yanbu'ul 'Ulum Islamic boarding school. The implementation of da'wah activities is also increasingly innovative with the use of digital media and contextual approaches to students and the community. Routine evaluations are carried out to measure the effectiveness of activities and improve the da'wah strategy that has been running. Keywords: Da'wah Management, Da'wah Activities, Islamic Boarding Scho

    KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN ISLAM DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Komunikasi persuasif merupakan sebuah proses antara seorang komunikator yang menyampaikan sebuah pesan untuk mempengaruhi perilaku komunikan. Penelitian ini berisi tentang komunikasi persuasif yang dilakukan oleh Pembina dalam kegiatan pembinaan keagamaan pada anak binaan dengan upaya meningkatkan kualitas seorang individu dalam spiritual dan sosial. Kegiatan pembinaan yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan di Lembaga Pembinaa Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui proses komunikasi persuasif dalam pembinaan keagamaan pada anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandar Lampung. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu menggunakan sumber data primer yang ditentukan oleh teknik purposive sampling dengan 7 informan. Sedangkan data sekunder diperoleh berdasarkan buku, jurnal, karya ilmiah, dan sumber-sumber lainnya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi non partisipan dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori pendekatan komunikasi persuasif AIDDA dan data pendukung teori lainnya yang bersumber dari kepustakaan. Hasil dalam penelitian ini bahwa komunikasi persuasif yang dilaksanakan dalam kegiatan pembinaan keagamaan telah terlaksana dengan baik. Dalam kegaiatan pembinaan keagamaan, Pembina agama menggunakan materi pembinaan ibadah, pembinaan aqidah dan pembinaan akhlak. Proses komunikasi persuasif memberi peran yang sangat penting dalam pembinaan keagamaan yang disampaikan kepada anak binaan di LPKA Kelas II Bandar Lampung. Terjadinya perubahan dalam proses komunikasi perusasif saat adanya kegiatan pembinaan keagamaan tentunya terjadi pada aspek kognitif, afektif, dan behavioral. Pada proses komunikasi persuasif dalam kegaiatan pembinaan keagamaan tentunya mengalami beberapa hambatan yang masih bisa ditoleransi meskipun hal ini berdampak pada hasil pembinaan keagamaan yang tidak terlalu signifikan. Hambatan tersebut tentunya berasal dari berbagai faktor salah satunya dari pribadi anak binaan dan beberapa hambatan lainnya yang harus lebih diperhatikan. Kata Kunci : Komunikasi Persuasif, Pembinaan Keagamaan, Anak Binaan. ABSTRACT Persuasive communication is a process between a communicator who conveys a message to influence the behavior of the communicant. This study contains persuasive communication carried out by the Coach in religious guidance activities for foster children with an effort to improve the quality of an individual in spiritual and social. The guidance activities carried out in this study were carried out at the Special Child Guidance Institution (LPKA) Class II Bandar Lampung. The purpose of this study was to determine the process of persuasive communication in religious guidance for foster children at the Special Child Guidance Institution (LPKA) Class II Bandar Lampung. This research is a type of field research (Field Research) with a qualitative descriptive approach. The data source in this study uses primary data sources determined by the purposive sampling technique with 6 informants. While secondary data is obtained based on books, journals, scientific works, and other sources. The data collection methods used in this study are interviews, non-participant observation and documentation. In this study, the researcher used the AIDDA persuasive communication approach theory and other supporting data from the literature. The results of this study are that persuasive communication implemented in religious guidance activities has been implemented well. In religious guidance activities, religious instructors use materials on worship guidance, faith guidance and moral guidance. The persuasive communication process plays a very important role in religious guidance delivered to foster children at LPKA Class II Bandar Lampung. Changes in the persuasive communication process during religious guidance activities certainly occur in the cognitive, affective, and behavioral aspects. In the persuasive communication process in religious guidance activities, of course, there are several obstacles that can still be tolerated even though this has an impact on the results of religious guidance that is not too significant. These obstacles certainly come from various factors, one of which is from the personality of the foster child and several other obstacles that must be considered more. Key words: Persuasive Communication, Religious Guidance, Foster Children

    KOMUNIKASI ORGANISASI KANTOR WILAYAH (KANWIL) KEMENTERIAN AGAMA DALAM PROGRAM MODERASI BERAGAMA DI PROVINSI LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Dalam rangka mencapai kehidupan beragama, dan mewujudkan harminonisasi antar umat beragama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama melaksanakan program moderasi beragama. Tentunya dalam pelaksanaan program penguatan moderasi beragama melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama tidak selalu dapat berjalan dengan mulus, sehingga pada pelaksanaannya memerlukan komunikasi organisasi yang efektif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi organisasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama dalam pelaksanaan program moderasi beragama kepada masyarakat di Provinsi Lampung? Tujudn penelitian ini berupa hasil analisis mengenai Komunikasi Organisasi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Dalam Program Moderasi Beragama Di Provinsi Lampung. Metode penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan bagaimana komunikasi organisasi di Kanwil Kemenag berperan dalam penguatan program moderasi beragama. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi di Kanwil Kemenag Lampung telah berjalan sesuai dengan teori tersebut, yang mencakup tujuh aspek utama. Pertama, aliran informasi yang terorganisir dengan baik baik melalui komunikasi internal dan eksternal mendukung implementasi program moderasi beragama secara efisien dan efektif. Kedua, pesan yang disampaikan jelas, relevan, dan konsisten, meliputi pesan yang mencakup komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi lokal yang memastikan pesan diterima dengan baik oleh audiens. Ketiga, jaringan komunikasi internal dan eksternal, termasuk dengan tokoh agama dan masyarakat, berjalan lancar, memfasilitasi kolaborasi yang harmonis. Keempat, saling ketergantungan antar berbagai pihak dalam organisasi menciptakan sinergi dalam mencapai tujuan bersama. Kelima, hubungan antara pimpinan, staf, dan stakeholders bersifat terbuka, transparan, serta memperkuat kepercayaan dan keterlibatan aktif. Keenam, faktor lingkungan, baik sosial, budaya, maupun keagamaan, diperhatikan dalam proses komunikasi. Ketujuh, meskipun terdapat ketidakpastian, komunikasi yang dilakukan dapat mengurangi ketidakpastian tersebut dengan menyediakan informasi dan solusi yang tepat. Secara keseluruhan, penerapan ketujuh aspek komunikasi organisasi menurut Goldhaber terbukti efektif dalam memperkuat program moderasi beragama, dan setiap aspek saling mendukung untuk mencapai hasil yang diinginkan. Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Kemenag, Moderasi Beragama. ABSTRACT In order to achieve religious life and foster harmony among religious communities, the Regional Office (Kanwil) of the Ministry of Religious Affairs implements the program of religious moderation. Of course, the implementation of the program to strengthen religious moderation through the Regional Office (Kanwil) of the Ministry of Religious Affairs does not always run smoothly, which is why it requires effective organizational communication. The problem formulation in this study is how the organizational communication of the Regional Office (Kanwil) of the Ministry of Religious Affairs is carried out in the implementation of the religious moderation program to the community in Lampung Province. The aim of this study is to provide an analysis of the organizational communication of the Regional Office (Kanwil) of the Ministry of Religious Affairs in the Religious Moderation Program in Lampung Province. This study uses a descriptive qualitative approach, aimed at describing how organizational communication in Kanwil Kemenag plays a role in strengthening the religious moderation program. The data sources for this study are primary and secondary data. The data collection methods include interviews and documentation. The data analysis uses a descriptive qualitative data analysis approach. The research findings indicate that the communication process at the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs in Lampung has been implemented in accordance with the theory, encompassing seven key aspects. First, a well-organized flow of information through both internal and external communication supports the efficient and effective implementation of the religious moderation program. Second, the messages conveyed are clear, relevant, and consistent, covering commitments to nationalism, tolerance, anti-violence, and acceptance of local traditions,ensuring they are well received by the audience. Third, internal and external communication networks, including those with religious figures and the community, function smoothly, facilitating harmonious collaboration. Fourth, interdependence among various parties within the organization creates synergy in achieving shared goals. Fifth, relationships between leaders, staff, and stakeholders are open, transparent, and foster trust and active engagement Sixth, environmental factors social, cultural, and religious are taken into consideration in the communication process. Seventh, despite uncertainties, communication helps mitigate them by providing accurate information and appropriate solutions. Overall, the implementation of these seven aspects of organizational communication, as outlined by Goldhaber, has proven effective in strengthening the religious moderation program, with each aspect supporting one another to achieve the desired outcomes. Keywords: Organizational Communication, Ministry of Religious Affairs (Kemenag), Religious Moderation

    PERAN TAKMIR MASJID DALAM MEMBINA UKHUWAH ISLAMIYYAH DI MASJID AL-HUDA, WAY DADI KECAMATAN SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran takmir Masjid Al-Huda dalam membina ukhuwah Islamiyyah di tengah masyarakat Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung. Masjid sebagai pusat ibadah dan sosial umat Islam memiliki fungsi strategis dalam membangun persaudaraan berbasis nilai keislaman. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk memahami pelaksanaan program dakwah, pendidikan keislaman, serta kendala yang dihadapi takmir masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takmir Masjid Al-Huda aktif dalam mengelola berbagai program keagamaan seperti pengajian rutin, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), perayaan hari besar Islam, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya. Program-program ini secara signifikan membantu mempererat hubungan antar jamaah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan masjid. Namun, tantangan seperti kurangnya partisipasi jamaah, keterbatasan dana, perbedaan pemahaman keagamaan, serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam dakwah menjadi hambatan dalam mengoptimalkan ukhuwah Islamiyyah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran takmir masjid sangat penting dalam membina ukhuwah Islamiyyah, namun memerlukan strategi pengelolaan yang lebih inovatif dan partisipatif untuk mengatasi kendala yang ada. Diperlukan peningkatan kaderisasi, pengembangan program berbasis teknologi, serta upaya memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat fungsi masjid sebagai pusat persatuan umat. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan manajemen dakwah di lingkungan masjid. Kata Kunci: Peran Takmir Masjid, Ukhuwah Islamiyyah, Manajemen Dakwah, Masjid Al-Huda, Pembinaan Jamaah. ABSTRACT This study aims to examine the role of the Al-Huda Mosque takmir (management board) in fostering ukhuwah Islamiyyah (Islamic brotherhood) within the Way Dadi community, Sukarame District, Bandar Lampung. As a center for worship and social activities for Muslims, the mosque holds a strategic function in building brotherhood based on Islamic values. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, in depth interviews, and documentation, then analyzed to understand the implementation of dakwah programs, Islamic education activities, and the challenges faced by the mosque takmir. The results show that the Al-Huda Mosque takmir actively manages various religious programs such as regular study sessions, Qur'an Education Parks (TPA), Islamic holiday celebrations, and other religious social activities. These programs significantly contribute to strengthening the relationships among congregants and enhancing community participation in mosque activities. However, challenges such as low congregational participation, limited financial resources, differences in religious understanding, and the minimal use of technology in dakwah efforts hinder the optimization of ukhuwah Islamiyyah. The study concludes that the role of the mosque takmir is crucial in fostering ukhuwah Islamiyyah, yet requires more innovative and participatory management strategies to overcome existing challenges. Strengthening cadre development, advancing technology based programs, and expanding collaborative networks with various stakeholders are necessary to reinforce the mosque's function as a center of unity for the Muslim community. This research is expected to contribute theoretically and practically to the development of mosque based dakwah management. Keywords: Role of Mosque Takmir, Ukhuwah Islamiyyah, Dakwah Management, Al-Huda Development

    PENGARUH RELIGIUSITAS DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT MEMBAYAR ZAKAT NON TUNAI MELALUI SISTEM DIGITAL PERBANKAN SYARIAH (Studi Pada Milenial Muslim Di Bandar Lampung)

    No full text
    ian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan kepercayaan terhadap minat membayar zakat non tunai melalui sistem digital perbankan syariah pada generasi milenial Muslim di Kota Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasarkan pada pesatnya perkembangan teknologi digital serta meningkatnya tren donasi melalui kanal digital, khususnya selama dan pasca pandemi COVID- 19. Dalam konteks ini, religiusitas dan kepercayaan diasumsikan sebagai dua faktor utama yang memengaruhi keputusan individu untuk menyalurkan zakat secara non tunai. ABSTRACT2 Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (religiusitas dan kepercayaan) dan variabel dependen (minat membayar zakat non tunai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas tidak berpengaruh signifikan sedangkan kepercayaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat membayar zakat non tunai melalui platform digital perbankan syariah. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi lembaga pengelola zakat dan institusi keuangan syariah dalam mengembangkan strategi digitalisasi zakat yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik generasi milenial

    PERAN GURU AL-QUR’AN HADITS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VII MTs AL-MA’MUR BANJARSARI TANGGAMUS

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik kelas VII di MTs Al-Ma’mur Banjarsari Tanggamus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru Al-Qur’an Hadits dan peserta didik kelas VII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pengajar, pembimbing, motivator, dan teladan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Peran guru terlihat melalui pembelajaran terstruktur, bimbingan individu bagi siswa yang mengalami kesulitan, serta pemberian motivasi dan keteladanan. Faktor pendukung meliputi sarana prasarana yang memadai dan dukungan lingkungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan strategi pembelajaran dan program pendampingan intensif untuk siswa yang mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an. Kata Kunci: Peran Guru, Al-Qur’an Hadits, Kemampuan Membaca Al-Qur’an. ii ABSTRACT This study aims to determine the role of the Qur’an Hadith subject teacher in improving the Qur’an reading ability of seventh-grade students at MTs Al-Ma’mur Banjarsari Tanggamus. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects consisted of the Qur’an Hadith teacher and seventh grade students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the teacher plays the roles of educator, guide, motivator, and role model in enhancing students’ Qur’an reading ability. These roles are implemented through structured learning, individual guidance for students facing difficulties, as well as motivation and exemplary conduct. Supporting factors include adequate facilities and supportive school environment, while inhibiting factors involve differences in students’ basic abilities and limited learning time. The study recommends enhancing learning strategies and implementing intensive mentoring programs for students struggling to read the Qur’an. Keywords: Teacher’s Role, Qur’an Hadith, Qur’an Reading Ability

    PENGARUH KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MEMBACA AL-QUR’AN TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII MTS BAHRUL ULUM MAMBAIYYAH LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Salah satu hal yang paling penting ketika seorang belajar adalah membaca, dengan tidak melihat keadaan fisik seseorang itu sebagai dasar dari sebuah pengetahuan. Banyak sebagian dari tuna netra mereka dapat membaca dengan baik dan benar menggunakan alat sendiri. Dengan membaca kita dapat memperoleh pengetahuan yang sebelumnya kita belum memiliki pengetahuan yang luas, dengan adanya membaca dapat menambah wawasan kita. Berkaitan dengan pentingnya membaca, umat Islam diwajibkan untuk membaca Al Qur‟an. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh kemampuan membaca Al-Qur‟an terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTS Bahrul Ulum. Metode penelitian yang digunakana dalam penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan jenis penelitian One-Group Pretest-Posttest Design, Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas vii MTS Bahrul Ulum. Sampel kelas VII B yang berjumlah 20 siswa, teknik pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan Probablity Sampling dengan menggunakan simple random sampling. Untuk mengetahui Pengaruh kemampuan membaca Al Qur‟an terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTS Bahrul Ulum pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Shilaturahmi. Untuk mengetahui Pengaruh kemampuan membaca Al-Qur‟an terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTS Bahrul Ulum, peneliti melakukan penelitian sebanyak tiga kali pertemuan, dengan menggunakan Pretest dan Posttest dengan menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 10 butil soal. diperoleh nilai rata-rata 67,50 untuk Pretest dan 83,0 untuk Posttest, kemudian hasil uji hipotesis diperoleh hasil Sig. (2-tailed) 0,000 dengan dasar keputusan Sig. (2-tailed) < 0,05. Yang artinya terdapat Pengaruh kemampuan membaca Al Qur‟an terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII MTS Bahrul Ulum. Kata Kunci: Kemampuan Membaca Al-Qur‟an, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam. ii ABSTRACT One of the most important aspects of learning is reading, regardless of one's physical condition as the basis for knowledge. Many blind individuals can read well and correctly using their own devices. Reading allows us to acquire knowledge that we previously lacked, broadening our horizons. Due to the importance of reading, Muslims are required to read the Quran. This study aims to determine the effect of Quranic reading skills on the learning outcomes of seventh-grade students at MTS Bahrul Ulum. The research method used in this study uses a Quantitative method with the type of One-Group Pretest-Posttest Design research, the population in this study were students of class VII MTS Bahrul Ulum. The sample of class VII B amounted to 20 students, the sampling technique in this study used Probability Sampling using simple random sampling. To determine the influence of the ability to read the Qur'an on the learning outcomes of class VII students of MTS Bahrul Ulum in Islamic Religious Education learning material Let's Study and Study QS. At-Tin and Hadith about Silaturahmi. To determine the influence of the ability to read the Qur'an on the learning outcomes of class VII students of MTS Bahrul Ulum, the researcher conducted research for three meetings, using Pretest and Posttest using multiple choice questions as many as 10 questions. obtained an average value of 67.50 for Pretest and 83.0 for Posttest, then the results of the hypothesis test obtained the results of Sig. (2-tailed) 0.000 with the basis of the decision Sig. (2-tailed) <0.05. Which means there is an influence of the ability to read the Qur'an on the learning outcomes of class VII students of MTS Bahrul Ulum. Keywords: Ability to Read the Qur'an, Learning Outcomes, Islamic Religious Education

    AN ANALYSIS OF SEXIST LANGUAGE ENGLISH TEXTBOOK “STOP BULLYING NOW” PUBLISHED BY MINISTRY OF EDUCATION AND CULTURE

    No full text
    ABSTRACT AN ANALYSIS OF SEXIST LANGUAGE ENGLISH TEXTBOOK “STOP BULLYING NOW” PUBLISHED BY MINISTRY OF EDUCATION AND CULTURE By: YULIANA SARI Sexism in education often appears subtly, including through illustrations and language use in textbooks. For instance, women are frequently given less visual representation and portrayed in passive roles, while men are shown as active and dominant figures. As a learning tool, textbooks significantly shape students' linguistic, cultural, and communicative understanding, especially in learning English as a foreign language. This research aims to analyze the presence of sexist language in the English textbook Stop Bullying Now, published by the Ministry of Education and Culture. This study employed a qualitative research design with qualitative content analysis to identify the forms of sexist language in the textbook. The stages of analysis included data identification, classification, interpretation, and conclusion. The findings revealed 18 instances of sexist language, which were categorized into five types: 11 instances of “man as standard,” 2 of “women are different,” 3 of “non-human terms,” 1 of “negative words,” and 1 of “sex-role descriptors.” The representation of male characters was found to be more dominant than that of female characters throughout the textbook Based on these findings, it can be concluded that the textbook Stop Bullying Now still contains traces of sexist language, which may influence learners' perceptions of gender roles. These results highlight the need for more gender-sensitive materials in educational contexts to support inclusive learning environments Keywords: Analysis, Culture, Education, Linguistic; Sexist Language; Textboo

    ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP TREN PEMBELAJARAN BERBASIS GAME PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP TREN PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN PADA MATA PELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR Rachmadiah Putri 1 , Chairul Amriyah 2 Yuli Yanti 3 123Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Jl.Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Indonesia Surel: [email protected] Abstract Quality education is greatly influenced by the use of technology, especially in learning in the digital era. This study aims to analyze publication trends related to game-based learning in IPAS subjects in primary schools. The method used is qualitative with a bibliometric approach, where data is collected from publications indexed on Google Scholar using Publish or Perish and VOSviewer software. The research object included 100 documents published between 2023 and 2025. Data analysis techniques included keyword mapping, number of publications, and citation analysis. The results showed an increase in the frequency of publications on game-based learning, with Tuanku Tambusai University of Heroes as the top institution. The main keywords that emerged included 'learning,' 'game-based,' and 'learning media,' reflecting the focus on the interaction between games and the learning process. In conclusion, game-based learning has the potential to increase student motivation and engagement. Keywords: Bibliometrics, Game-based Learning, Natural and Social Sciences 1 2 Tren Abstrak Pendidikan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh penggunaan teknologi, terutama dalam pembelajaran di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi terkait pembelajaran berbasis game pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan bibliometrik, di mana data dikumpulkan dari publikasi yang terindeks di Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dan VOSviewer. Objek penelitian mencakup 100 dokumen yang dipublikasikan antara tahun 2023 hingga 2025. Teknik analisis data meliputi pemetaan kata kunci, jumlah publikasi, dan analisis sitasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam frekuensi publikasi tentang pembelajaran berbasis game, dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sebagai lembaga teratas. Kata kunci utama yang muncul mencakup "pembelajaran," "berbasis game," dan "media pembelajaran," mencerminkan fokus pada interaksi antara game dan proses belajar. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis game berpotensi meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Kata Kunci : Bibliometrik, Pembelajaran Berbasis Game, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosia

    DAMPAK HARGA DAN LUAS LAHAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI KAKAO DI KECAMATAN ADILUWIH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM SKRIPSI Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini berisi tentag dampak harga dan luas lahan terhadap kesejahteraan petani kakao di kecamatan adiluwih dalam persepektif ekonomi islam. Indonesia sebagai negara agraris dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki potensi besardalam sektor pertaniaan, khususnya kakao.meskipun kakao merupakan komoditas penting yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian, petani sering kali menghadapi tantangan dalam mendapatkan harga yang adil dan stabil. Peneliti ini menggunakan dataproduksi kakao dari tahun 2020hingga 2023, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pertanian seperti luas lahan dan kondisi lingkungan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengn pendekatan deskriptif kualitatif. Yang mana penelitian ini melibatkan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi serta data sekunder dari sumber yang telah ada. Teknik purposiv sampling digunakan untuk menentukan invormen yang relevan, dan pengumpulan data di lakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentas. Data yang telah dikumpulkan kemudian melalui proses verifikasi dan analisis yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Peroses ini penting untuk memastikan keakuratan data dan menghasilkan kesimpulan yang sahih berdasarkan bukti yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh harga dan luas lahan terhadap kesejahteraan petani kakao di kecamatan adiluwih mengidentifikasi dampak kondisi ekonomi terhadap pendapatan dan kestabilan kehidupan masyarakat. Ditunjukkkan bahwa pendapatan petani rendah mempengaruhi konsumsi dan kesejahteraan. Permasalahan harga yang tidak konsisten dari tengkulak serta pengaruh luas lahan terhadap produksi menjadi kunci utama dalam menciptakan ketidaksetaraan. Dalam konteks ekonomi islam, kesejahteraan diukur melalui keadilan dan keseimbangan dalam transaksi ekonomi, dimana harga harus mencerminkan manfaat bagi semua pihak. Oleh karena itu, peran pemerintah diperukan untuk menjamin harga yang adil dan mendukung petani dalam mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Kata Kunci: Harga, Luas Lahan, Kesejahteraan Dan Ekonoi Islam ii ABSTRACT This study contains the impact of price and land area on the welfare of cocoa farmers in Adiluwih District from the perspective of Islamic economics. Indinesia as an agricultural country with aundant natural resources, has great potential in the agricultural sector, especially cocoa. Although cocoa is an important commodity that contributes significantly to the economy, farmers often face challenges in getting fair and stale prices. This study uses cocoa production data from 2020 to 2023, as well as factors that agriculture, such land area and environmental conditions This study is a field research type with a qualitative descriptive approach. The research involves primary data collection through interviews and observations, as well as secondary data from existing sources. The purposive sampling technique was used to determine the relevant informants, and data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The collected data underwent a verification and analysis process, including reduction, presentation, and conclusion drawing. This process is essential to ensure the accuracy of the data and to produce valid conclusions based on available evidence. The research results indicate that the impact of price and land area on the welfare of cocoa farmers in Adiluwih District identifies the economic condition’s impact on income and the stability of the community’s life. It was found that low income affects consumption and welfare. The problem of inconsistent prices from middlemen and the effect of land area on production are key factors in creating inequality. In the context of Islamic economics, welfare is measured through fairness and balance in economic transactions, where prices should reflect benefits for all parties. Therefore, the role of the government is needed to ensure fair prices and support farmers in achieving better welfare. Keywords: Price, Land Area, Welfare, and Islamic Economics

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇