39192 research outputs found
Sort by
PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI KEBIASAAN MEROKOK PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 20 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses
pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik self-control serta
efektivitasnya dalam mengurangi kebiasaan merokok peserta didik di
SMP Negeri 20 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru bimbingan dan
konseling serta enam peserta didik yang memiliki kebiasaan merokok.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi,
kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelaksanaan konseling kelompok melalui tahapan identifikasi
masalah, penetapan tujuan, pemantauan diri, evaluasi diri, penguatan
diri, serta penerapan strategi alternatif berjalan secara sistematis dan
efektif. Konseling kelompok juga terbukti meningkatkan kesadaran
peserta didik mengenai bahaya merokok, terlihat dari perubahan sikap,
meningkatnya kemampuan mengontrol diri, serta berkurangnya
frekuensi merokok. Secara keseluruhan, konseling kelompok dengan
teknik self-control dapat dijadikan strategi layanan yang efektif dalam
membantu peserta didik mengurangi perilaku merokok di lingkungan
sekolah.
Kata kunci: Konseling Kelompok, Self-Control, Kebiasaan Merokok
ii
ABSTRACT
This study aims to describe the process of implementing group
counseling using self-control techniques and its effectiveness in
reducing smoking habits among students at SMP Negeri 20 Bandar
Lampung. The study used a descriptive qualitative approach, with
guidance and counseling teachers and six students with smoking
habits as subjects. Data were collected through interviews,
observation, and documentation, then analyzed through data
reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results
indicate that the implementation of group counseling, through the
stages of problem identification, goal setting, self-monitoring, self
evaluation, self-strengthening, and the implementation of alternative
strategies, was systematic and effective. Group counseling has also
been shown to increase student awareness of the dangers of smoking,
as evidenced by changes in attitudes, increased self-control, and
reduced smoking frequency. Overall, group counseling using self
control techniques can be an effective service strategy in helping
students reduce smoking behavior in the school environment.
Keywords: Group Counseling, Self-Control, Smoking Habit
PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION TERHADAP PENINGKATAN PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Percaya diri merupakan aspek penting dalam perkembangan
peserta didik yang berpengaruh terhadap prestasi akademik dan
kemampuan bersosialisasi. Namun, masih ditemukan peserta didik di
SMP Negeri 3 Bandar Lampung yang memiliki tingkat percaya diri
rendah, ditandai dengan kurangnya keberanian mengemukakan
pendapat, keraguan terhadap kemampuan diri, serta kecemasan saat
menghadapi tantangan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self
instruction terhadap peningkatan percaya diri peserta didik kelas VIII
di SMP Negeri 3 Bandar Lampung
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi
penelitian adalah 30 peserta didik kelas VIII, dengan sampel
penelitian sebanyak 6 peserta didik yang memiliki tingkat percaya diri
rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik
pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Instrumen percaya diri berupa angket dengan 16 item
pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data
menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan bantuan SPSS
versi 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor percaya diri
peserta didik sebelum diberikan perlakuan (pretest) adalah 39 dengan
kategori rendah, sedangkan setelah diberikan layanan konseling
kelompok dengan teknik self-instruction selama 4 kali pertemuan
(posttest) meningkat menjadi 69 dengan kategori tinggi. Hasil uji
Wilcoxon menunjukkan nilai Z hitung = -2,207 dengan signifikansi
0,027 < 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan
teknik self-instruction berpengaruh signifikan terhadap peningkatan
percaya diri peserta didik di SMP Negeri 3 Bandar Lampung. Teknik
ini efektif membantu peserta didik mengubah pola pikir negatif
menjadi positif, meningkatkan keyakinan diri, serta menumbuhkan
keberanian dalam berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
Kata Kunci : Konseling Kelompok, Teknik Self-Instruction,
Percaya Diri, Peserta Didik
ii
ABSTRAK
Self-confidence is an important aspect in the development of
students, affecting both academic achievement and social skills.
However, some students at SMP Negeri 3 Bandar Lampung are still
found to have low self-confidence, characterized by a lack of courage
to express opinions, doubts about their abilities, and anxiety when
facing challenges at school. This study aims to investigate the effect of
group counseling using self-instruction techniques on improving the
self-confidence of eighth-grade students at SMP Negeri 3 Bandar
Lampung.
This study uses a quantitative approach with a pre-experimental
design of the One-Group Pretest-Posttest type. The research
population consisted of 30 eighth-grade students, with a sample of 6
students who had low self-confidence, selected using purposive
sampling. Data collection techniques included questionnaires,
interviews, observations, and documentation. The self-confidence
instrument consisted of a questionnaire with 16 statements that had
been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted
using the Wilcoxon Signed Ranks Test with the assistance of SPSS
version 26.
The research results show that the average self-confidence score
of the students before the treatment (pretest) was 39, which falls into
the low category, while after receiving group counseling services
using the self-instruction technique for 4 sessions (posttest), it
increased to 69, which falls into the high category. The Wilcoxon test
results showed a calculated Z value of -2.207 with a significance of
0.027 < 0.05, meaning that Ha is accepted and Ho is rejected. Thus, it
can be concluded that group counseling with the self-instruction
technique has a significant effect on improving students' self
confidence at SMP Negeri 3 Bandar Lampung. This technique is
effective in helping students change negative thinking patterns into
positive ones, increase self-assurance, and foster the courage to
actively participate in the learning process.
Keywords : Group Counseling, Self-Instruction Technique, Self
Confidence, Student
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK EXTINCTION DALAM MENCEGAH PERILAKU MALADAPTIF PESERTA DIDIKDI SMK NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Mencermati perilaku peserta didik SMK Negeri 5 Bandar
Lampung, maka akan sangat mempengaruhi kegiatan belajar mengajar
di dalam kelas oleh sebab itu diperlukan penanganan intensif yaitu
dengan memberikan layanan bimbingan kepada setiap anak yang
melakukan perilaku maladaptif, karena jika tidak segera diberikan
penanganan atau layanan maka akan sangat berdampak buruk bagi
pribadi siswa terutama pada hasil belajar atau proses Pendidikan dan
bukan hanya itu saja tetapi juga berdampak buruk pada karakter atau
akhlak mulia, potensi, dan kepribadian peserta didik tersebut. Begitu
juga jika tidak segera diberikan pencegahan maka akan berdampak
buruk bagi sekolah terutama nilai pemandangan masyarakat terhadap
sekolah menurun, hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah
atau guru-guru di dalam sekolah dan peserta didik semakin banyak yang
melakukan perilaku maladaptif di dalam lingkungan sekolah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Penelitian yang akan peneliti lakukan yaitu suatu
penelitian yang bersifat deskriptif karena peneliti ingin mengetahui
gambaran mengenai keadaan secara nyata dilokasi penelitian. Jadi
penelitian yang akan peneliti lakukan ini jenis kualitatif karena data
data yang akan dikumpulkan adalah berbentuk simbol bukan berbentuk
angka.
Dalam pelaksanaan layanan yang menggunakan teknik
extinction, sempat terlihat adanya peningkatan perilaku maladaptif pada
sebagian peserta didik. Hal ini merupakan reaksi awal yang umum
terjadi ketika penguatan terhadap perilaku negatif dihentikan secara
tiba-tiba. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan konsistensi
dalam pelaksanaan layanan, peserta didik mulai menunjukkan
perubahan yang positif. Perubahan ini menunjukkan bahwa teknik
extinction, jika diterapkan dengan tepat dan konsisten, dapat menjadi
strategi dalam mengurangi perilaku maladaptif serta membentuk
kebiasaan yang lebih baik pada peserta didik.
Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Extinction, Perilaku
Maladaptif.
ABSTRACT
Observing the behavior of students of SMK Negeri 5 Bandar
Lampung, it will greatly affect teaching and learning activities in the
classroom, therefore intensive handling is needed, namely by providing
guidance services to every child who does maladaptive behavior,
because if not immediately given treatment or service then it will have
a very bad impact on the student's personality, especially on learning
outcomes or the educational process and not only that but also have a
bad impact on the character or noble morals, potential, and personality
of the students. Likewise, if prevention is not immediately given, it will
have a bad impact on the school, especially the value of the public's
view of the school decreases, the loss of public trust in the school or
teachers in the school and more and more students are doing
maladaptive behavior in the school environment.
This study uses a qualitative method with a descriptive
research type. The research that the researcher will conduct is
descriptive in nature because the researcher wants to obtain a picture
of the actual conditions at the research location. Therefore, the
research that the researcher will conduct is qualitative because the data
that will be collected is in the form of symbols rather than numbers.
In the implementation of services using extinction techniques,
there was an increase in maladaptive behavior among some students.
This is a common initial reaction when reinforcement of negative
behavior is suddenly stopped. However, over time and with consistency
in the implementation of services, students began to show positive
changes. These changes indicate that extinction techniques, if applied
appropriately and consistently, can be an effective strategy in reducing
unwanted behaviors and forming better habits in students. Support and
guidance from guidance counselors are also important factors in
helping students go through this process of change.
Keywords: Group Counseling, Extinction, Maladaptive Behavior
PELAKSANAAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK MODELING DALAM MENGURANGI PRILAKU BULLYING PESERTA DIDIK SMP NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Bullying merupakan perilaku menyimpang yang kerap terjadi
di lingkungan sekolah dan dapat menghambat perkembangan sosial
maupun akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan dan konseling dengan
menggunakan teknik modeling dalam upaya mengurangi perilaku
bullying di SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian
guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, serta peserta didik yang
teridentifikasi melakukan perilaku bullying. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian
dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling
individu dengan teknik modeling berjalan efektif dalam membantu
peserta didik memahami dampak negatif bullying serta meniru perilaku
positif yang ditunjukkan melalui contoh model yang diberikan oleh
konselor. Proses konseling meliputi tahap pembentukan hubungan baik,
identifikasi masalah, pemberian model perilaku positif, latihan
perilaku, dan penguatan. Selain itu, kolaborasi antara guru Bimbingan
dan Konseling dengan wali kelas turut mendukung perubahan perilaku
peserta didik secara berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan
adanya penurunan frekuensi dan intensitas perilaku bullying setelah
peserta didik mengikuti sesi konseling individu menggunakan teknik
modeling.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik
modeling dalam layanan bimbingan dan konseling dapat menjadi
strategi efektif dalam mengurangi perilaku bullying peserta didik di
SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Implementasi layanan yang terencana,
konsisten, serta melibatkan berbagai pihak sekolah menjadi faktor
penting dalam keberhasilan intervensi.
Kata kunci: bimbingan dan konseling, bullying, teknik modeling,
iii
ABSTRACT
Bullying is a deviant behavior frequently found in school
environments and can hinder students’ social and academic
development. This study aims to describe the implementation of
guidance and counseling using modeling techniques to reduce bullying
behavior among students at SMP Negeri 5 Bandar Lampung. The
research employed a descriptive qualitative method with research
subjects consisting of guidance and counseling teachers, homeroom
teachers, and students identified as engaging in bullying behavior. Data
were collected through interviews, observations, and documentation,
and analyzed through the stages of data reduction, data presentation,
and conclusion drawing.
The results showed that the implementation of individual counseling
services using modeling techniques was effective in helping students
understand the negative impacts of bullying and imitate positive
behaviors demonstrated through the models provided by the counselor.
The counseling process involved establishing rapport, identifying
problems, presenting positive behavioral models, practicing desired
behaviors, and reinforcement. In addition, collaboration between
guidance and counseling teachers and homeroom teachers supported
sustainable changes in student behavior. The findings indicated a
decrease in the frequency and intensity of bullying behavior after
students participated in individual counseling sessions using the
modeling technique.
Overall, this study concludes that modeling techniques within guidance
and counseling services can be an effective strategy to reduce bullying
behavior among students at SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Well
planned and consistent service implementation, as well as the
involvement of various school stakeholders, are key factors in the
success of the intervention.
Keywords: guidance and counseling, bullying, modeling technique
ANALISIS TATA RUANG LAYANAN REFERENSI TERHADAP MINAT KUNJUNG MAHASISWA (Studi Di Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung)
ABSTRAK
Perpustakaan perguruan tinggi berperan penting dalam
mendukung aktivitas akademik, namun sering kesulitan menarik
minat mahasiswa. Salah satu faktor penentu minat kunjung adalah
estetika tata ruang. Observasi di ruang referensi UIN Raden Intan
Lampung menunjukkan bahwa tata ruang belum memenuhi standar,
terutama dalam hal penataan, sirkulasi udara, dan pencahayaan,
yang berdampak pada rendahnya minat kunjung mahasiswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata ruang
layanan referensi perpustakaan UIN Raden Intan Lampung
terhadap minat kunjung mahasiswa.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel
392 mahasiswa aktif UIN Raden Intan Lampung Tahun Ajaran
2024 / 2025, dipilih melalui teknik purposive dan snowball
sampling. Data dikumpulkan melalu observasi, wawancara,
kuesioner, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan uji
validitas, reliabilitas, serta analisis Structural Equation Modeling
Partial Least Squares (SEM-PLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang layanan
referensi perpustakaan UIN Raden Intan Lampung mempengaruhi
minat kunjung mahasiswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis
SEM-PLS yaitu tata ruang layanan referensi perpustakaan UIN
Raden Intan Lampung terbukti memiliki pengaruh yang dihasilkan
dari nilai t-statistic
sebesar 15.121 terhadap minat kunjung
mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Besaran pengaruh tata
ruang layanan referensi perpustakaan terhadap minat kunjung
mahasiswa dapat dilihat dari nilai f² sebesar 0.691.
Kata Kunci : Layanan Referensi Perpustakaan, Minat
Kunjung, SEM-PLS, Tata Ruang.
iii
ABSTRACT
University libraries play a vital role in supporting academic
activities, yet they often struggle to attract student interest. One of
the determining factors for student interest is the aesthetics of the
layout. Observations in the reference room of UIN Raden Intan
Lampung indicate that the layout does not meet standards,
particularly in terms of layout, air circulation, and lighting, which
impacts student low interest. This study aims to determine the effect
of the layout of the library's reference service at UIN Raden Intan
Lampung on student interest.
The study used a quantitative method with a sample of 392
active students at UIN Raden Intan Lampung in the 2024/2025
academic year, selected using purposive and snowball sampling
techniques. Data were collected through observation, interviews,
questionnaires, and documentation, then analyzed using validity
and reliability tests, as well as Structural Equation Modeling
Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis.
The results of the study indicate that the layout of the UIN
Raden Intan Lampung library reference service influences student
visiting interest. This is shown from the results of the SEM-PLS
analysis, namely the layout of the UIN Raden Intan Lampung
library reference service is proven to have an influence resulting
from a t-statistic value of 15.121 on the visiting interest of UIN
Raden Intan Lampung students.
Key Word : Library Reference Services, SEM-PLS, Spatial
Planning, Visiting Interest
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS PONDOK PESANTREN (STUDI PADA PONDOK PESANTREN AL FAATIH DESA JATI MULYO KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk
pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pondok pesantren,
menganalisis peran pondok dan masyarakat dalam pelaksanaannya,
serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat serta
dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar Pondok
Pesantren Al Faatih, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung,
Lampung Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif berupa studi kasus. Teknik pengumpulan data
meliputi wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, pengelola
usaha ponpes, serta masyarakat penerima manfaat; observasi
partisipatif terhadap unit-usaha pesantren; dan dokumentasi dokumen
internal pondok. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian tema (thematic analysis), dan triangulasi data guna
menjamin validitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi
di Ponpes Al Faatih dilaksanakan melalui beberapa program utama:
pelatihan keterampilan pengelolaan unit usaha oleh pondok yang
melibatkan santri dan masyarakat, serta fasilitasi akses pasar untuk
produk-produk pesantren. Partisipasi masyarakat cukup signifikan;
masyarakat menyediakan tenaga kerja, bahan baku lokal, dan turut
membantu distribusi produk. Peran pondok sangat penting dalam hal
penyediaan pelatihan, penyusunan pola usaha, dan pendampingan
teknis serta moral dampak dari pemberdayaan ini meliputi
peningkatan pendapatan rumah tangga masyarakat penerima manfaat,
terciptanya lapangan usaha tambahan, peningkatan ketrampilan usaha
anggota masyarakat, dan tumbuhnya kesadaran kemandirian ekonomi.
Namun, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha,
pengelolaan usaha yang lebih profesional, serta perluasan jaringan
pemasaran.
Kata kunci : Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis
Pondok Pesantren
ii
ABSTRACT
This study aims to describe the forms of community economic
empowerment based in a pesantren, analyze the roles of the pesantren
and the surrounding community in its implementation, and identify the
supporting and inhibiting factors as well as its impact on the welfare
of the community around Pondok Pesantren Al Faatih, Desa Jati
Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.
The research is field-based and uses a qualitative case study
approach. Data collection techniques include in-depth interviews with
the pesantren’s caretakers, its business managers, and community
beneficiaries; participatory observation of the pesantren’s business
units; and documentation of the pesantren’s internal records. Data
are analyzed through data reduction, thematic presentation (thematic
analysis), and data triangulation to ensure validity.
The findings show that economic empowerment at Ponpes Al
Faatih is carried out through main programs such as training in skill
management of business units run by the pesantren involving both
santri (students) and the community, and facilitating market access for
pesantren products. Community participation is quite significant;
local residents provide labor, supply raw materials, and assist in
product distribution. The pesantren plays a critical role by providing
training, designing business models, and giving technical as well as
moral guidance. The impacts of this empowerment include increased
household income of beneficiary community members, creation of
additional business opportunities, improvement in business skills
among community members, and growing awareness of economic
self-reliance. However, there is a need to enhance business
sustainability, manage enterprises more professionally, and expand
marketing networks.
Keywords : Pesantren-based Community Economic Development;
Economic Empowerment; Community Participation;
Market Access; Sustainabilit
KOMUNIKASI EFEKTIF KELUARGA DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU ANAK DI DESA TALANG SEPUH KABUPATEN TANGGAMUS.
ABSTRAK
Komunikasi Efektif Keluarga diperlukan dalam komunikasi
antara orang tua dan anak.Komunikasi keluarga adalah proses
pertukaran informasi, pikiran, dan perasaan antaranggota keluarga
yang bertujuan menciptakan hubungan harmonis dan saling
memahami.. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi komunikasi
keluarga yang efektif untuk mengurangi dampak negatif media sosial
pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Komunikasi
Keluarga dan pola komunikasi dalam membangun kesadaran anak
tentang penggunaan media sosial yang bijak.
Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research)
yang bersifat Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Sumber data
dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu data primer ,dimana
informan dalam Penelitian ditentukan dengan teknik purposive
sampling dan memiliki 10 informan .Sedangkan data sekunder dalam
penelitian ini meliputi buku,jurnal,karya ilmiah dan sumber sumber
lainnya. Teknik analisis yang digunakan meliputi
wawancara,obsevasi,dan dokumentasi.Teknik analisis data yang
digunakan adalah reduksi data,penyajian data dan penarikan
kesimpulan.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
komunikasi efektif keluarga dan pola komunikasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Salah satu cara efektif
dalam komunikasi orang tua kepada anak untuk mengurangi
ketergantungan pada media sosial adalah dengan menawarkan
alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat. Pola komunikasi yang baik,
pendidikan literasi media,dan pengawasan orang tua dapat membantu
anak berkembang menjadi individu yang sehat dan seimbang dalam
era digital ini.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa
perubahan perilaku anak yang terjadi adalah menjalin interaksi sosial
yang lebih baik,lebih banyak melakukan aktifitas fisik, dan hobi
nyata,seperti membaca,bermain diluar,atau berkreasi.
Kata Kunci: Komunikasi Efektif, Komunikasi Keluarga, Dampak
Negatif, Media Sosial, Perilaku Anak
ABSTRACT
Effective Family Communication is essential in the
communication between parents and children. Family communication
is the process of exchanging information, thoughts, and feelings
among family members with the aim of creating a harmonious and
mutually understanding relationship. This condition highlights the
need for effective family communication strategies to reduce the
negative impact of social media on children.The aim of this study is to
explore family communication and communication patterns in
building children’s awareness of wise social media use.
This study is a field research with a descriptive nature using a
qualitative approach. The data sources in this study consist of two
types: primary data, in which the informants were selected using
purposive sampling and include 10 informants; and secondary data,
which includes books, journals, scientific works, and other relevant
sources. The data collection techniques used in this research are
interviews, observation, and documentation. The data analysis
techniques include data reduction, data presentation, and conclusion
drawing. The theories used in this research are effective family
communication and communication patterns.
The results of this study indicate that one effective way for
parents to communicate with their children to reduce social media
dependence is by offering alternative, more beneficial activities. Good
communication patterns, media literacy education, and parental
supervision can help children develop into healthy and balanced
individuals in this digital age.The conclusion of this research
emphasizes that the changes in children’s behavior include improved
social interactions, increased physical activity, and engagement in
real-world hobbies such as reading, playing outdoors, or being
creative.
Keywords: Communication, Effective, Family Communication,
Negative Impact, Social Media, Child Behavior
PENGARUH PERCEIVED USEFULNESS, PERCEIVED EASE OF USE DAN SELF EFFICACY TERHADAP PENGGUNAAN QRIS SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Kasus Pengguna Qris Pada UMKM Di Bandar Lampung)
ABSTRAK
Perkembangan teknologi keuangan digital mendorong pelaku
UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai
seperti QRIS. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena
perbedaan persepsi terhadap kemudahan, kegunaan, dan keyakinan
diri pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, dan Self Efficacy
terhadap penggunaan QRIS dalam perspektif bisnis Islam pada pelaku
UMKM di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner
kepada 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui
aplikasi SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness
dan Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan
terhadap penggunaan QRIS, sedangkan Self Efficacy berpengaruh
positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel
tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan
QRIS dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,679. Dalam perspektif bisnis
Islam, penggunaan QRIS sejalan dengan prinsip keadilan, kemudahan,
dan pencatatan transaksi yang jelas sebagaimana dianjurkan dalam AlQur’an (QS. Al-Baqarah: 282). Dengan demikian, persepsi
kemudahan, kegunaan, dan keyakinan diri yang baik dapat mendorong
penggunaan QRIS secara optimal di kalangan UMKM serta
mendukung transaksi yang efisien dan sesuai dengan prinsip syariah. ABSTRACT
The development of digital financial technology encourages
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt to non-cash
payment systems such as QRIS. However, its utilization has not been
optimal due to differences in users’ perceptions of ease of use,
usefulness, and self-efficacy. This study aims to analyze the influence
of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Self-Efficacy on
the use of QRIS from the perspective of Islamic business among
MSME actors in Bandar Lampung. This research employs a
quantitative approach using a survey method by distributing
questionnaires to 100 respondents determined through the Slovin
formula. Data were analyzed using multiple linear regression with
SPSS version 25 software.
The results show that Perceived Usefulness and Perceived
Ease of Use have a positive and significant effect on QRIS usage,
while Self-Efficacy has a positive but not significant effect.
Simultaneously, all three variables have a positive and significant
effect on QRIS usage with an adjusted R² value of 0.679. From the
Islamic business perspective, the use of QRIS aligns with the
principles of justice, convenience, and transparent transaction
recording as recommended in the Qur’an (Surah Al-Baqarah: 282).
Therefore, positive perceptions of usefulness, ease of use, and selfefficacy can encourage optimal QRIS adoption among MSMEs,
supporting efficient and Sharia-compliant digital transactions
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN DAN BRAND IMAGE TERHADAP UTILISASI LAYANAN DIGITAL PERBANKAN SYARIAH (Studi Pada Masyarakat Di Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem layanan
keuangan, termasuk perbankan syariah. Namun, tingkat literasi dan
inklusi keuangan masyarakat terhadap layanan digital syariah di Kota
Bandar Lampung masih rendah sehingga pemanfaatannya belum
optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi
keuangan, inklusi keuangan, dan brand image terhadap utilisasi
layanan digital perbankan syariah, serta memberikan kontribusi dalam
pengembangan strategi peningkatan layanan berbasis teknologi yang
sesuai prinsip Islam.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
pendekatan survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat
Kota Bandar Lampung yang menjadi nasabah bank syariah dan telah
menggunakan layanan digital seperti mobile banking dan internet
banking. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling
dan diperoleh 96 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan
dianalisis menggunakan Partial Least Square – Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan
brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap utilisasi layanan
digital perbankan syariah, sedangkan inklusi keuangan berpengaruh
positif dan signifikan. Secara bersama-sama, ketiga variabel
berpengaruh terhadap peningkatan penggunaan layanan digital
syariah. Disarankan agar bank syariah memperluas program inklusi
keuangan digital, meningkatkan edukasi literasi keuangan, serta
memperkuat citra merek yang mencerminkan nilai keislaman dan
kepercayaan masyarakat ABSTRACT
The rapid development of digital technology has transformed
financial services, including Islamic banking. However, the level of
financial literacy and inclusion among the public toward Islamic
digital banking services in Bandar Lampung remains relatively low,
resulting in suboptimal utilization. This study aims to analyze the
influence of financial literacy, financial inclusion, and brand image
on the utilization of Islamic digital banking services, while also
contributing to strategies for improving technology-based services in
accordance with Islamic principles.
This research employs a quantitative method with an
explanatory survey approach. The population consists of Bandar
Lampung residents who are customers of Islamic banks and have used
digital services such as mobile banking and internet banking. The
sample was selected using purposive sampling, resulting in 96
respondents. Data were collected through questionnaires and
analyzed using the Partial Least Square – Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) method with the assistance of SmartPLS
software.
The results indicate that financial literacy and brand image
have no significant effect on the utilization of Islamic digital banking
services, whereas financial inclusion has a positive and significant
effect. Simultaneously, the three variables influence the increased use
of Islamic digital banking services. It is recommended that Islamic
banks enhance digital financial inclusion programs, strengthen
financial literacy education, and build a brand image that reflects
Islamic values and public trust
ANALISIS INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PENERIMAAN PAJAK TERHADAP PDB PER KAPITA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2004-2024 DENGAN PENDEKATAN VECM
Abstract. This study analyzes the influence of Environmental Quality
Index (EQI) and tax revenue on GDP per capita in Indonesia from
2004-2024 using Islamic economic perspective with Vector Error
Correction Model (VECM) approach. The research aims to examine
the relationship between environmental quality, tax revenue, and GDP
per capita within the framework of Islamic economic principles. Using
time series data and VECM methodology, the study tests stationarity,
optimal lag, VAR stability, causality, cointegration, and structural
analysis through Impulse Response Function (IRF) and Variance
Decomposition (VD). The results show that Environmental Quality
Index has no significant effect on GDP per capita in both short-term
and long-term perspectives, while tax revenue has a significant
positive effect on GDP per capita in both periods. From Islamic
economic perspective, GDP per capita should not only focus on
quantitative growth but also consider qualitative aspects based on
justice, blessing, and sustainability principles. This research
contributes to policy formulation that aligns with Islamic economic
principles while supporting national economic stability and
sustainable development. Abstrak. Penelitian ini menganalisis pengaruh Indeks Kualitas
Lingkungan Hidup (IKLH) dan penerimaan pajak terhadap PDB per
kapita di Indonesia tahun 2004-2024 dalam perspektif ekonomi Islam
dengan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM).
Penelitian bertujuan untuk menguji hubungan antara kualitas
lingkungan hidup, penerimaan pajak, dan PDB per kapita dalam
kerangka prinsip ekonomi Islam. Menggunakan data time series dan
metodologi VECM, penelitian menguji stasioneritas, lag optimal,
stabilitas VAR, kausalitas, kointegrasi, dan analisis struktural melalui
Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Kualitas Lingkungan
Hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB per kapita baik
dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sedangkan penerimaan
pajak berpengaruh signifikan positif terhadap PDB per kapita pada
kedua periode tersebut. Dalam perspektif ekonomi Islam, PDB per
kapita tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan kuantitatif tetapi
juga memperhatikan aspek kualitatif yang berpijak pada nilai-nilai
keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan. Penelitian ini berkontribusi
pada perumusan kebijakan yang selaras dengan prinsip ekonomi Islam
sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional dan pembangunan
berkelanjutan