Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI KEBIASAAN MEROKOK PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 20 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik self-control serta efektivitasnya dalam mengurangi kebiasaan merokok peserta didik di SMP Negeri 20 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru bimbingan dan konseling serta enam peserta didik yang memiliki kebiasaan merokok. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan konseling kelompok melalui tahapan identifikasi masalah, penetapan tujuan, pemantauan diri, evaluasi diri, penguatan diri, serta penerapan strategi alternatif berjalan secara sistematis dan efektif. Konseling kelompok juga terbukti meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai bahaya merokok, terlihat dari perubahan sikap, meningkatnya kemampuan mengontrol diri, serta berkurangnya frekuensi merokok. Secara keseluruhan, konseling kelompok dengan teknik self-control dapat dijadikan strategi layanan yang efektif dalam membantu peserta didik mengurangi perilaku merokok di lingkungan sekolah. Kata kunci: Konseling Kelompok, Self-Control, Kebiasaan Merokok ii ABSTRACT This study aims to describe the process of implementing group counseling using self-control techniques and its effectiveness in reducing smoking habits among students at SMP Negeri 20 Bandar Lampung. The study used a descriptive qualitative approach, with guidance and counseling teachers and six students with smoking habits as subjects. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of group counseling, through the stages of problem identification, goal setting, self-monitoring, self evaluation, self-strengthening, and the implementation of alternative strategies, was systematic and effective. Group counseling has also been shown to increase student awareness of the dangers of smoking, as evidenced by changes in attitudes, increased self-control, and reduced smoking frequency. Overall, group counseling using self control techniques can be an effective service strategy in helping students reduce smoking behavior in the school environment. Keywords: Group Counseling, Self-Control, Smoking Habit

    PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION TERHADAP PENINGKATAN PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Percaya diri merupakan aspek penting dalam perkembangan peserta didik yang berpengaruh terhadap prestasi akademik dan kemampuan bersosialisasi. Namun, masih ditemukan peserta didik di SMP Negeri 3 Bandar Lampung yang memiliki tingkat percaya diri rendah, ditandai dengan kurangnya keberanian mengemukakan pendapat, keraguan terhadap kemampuan diri, serta kecemasan saat menghadapi tantangan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self instruction terhadap peningkatan percaya diri peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 3 Bandar Lampung Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah 30 peserta didik kelas VIII, dengan sampel penelitian sebanyak 6 peserta didik yang memiliki tingkat percaya diri rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen percaya diri berupa angket dengan 16 item pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor percaya diri peserta didik sebelum diberikan perlakuan (pretest) adalah 39 dengan kategori rendah, sedangkan setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self-instruction selama 4 kali pertemuan (posttest) meningkat menjadi 69 dengan kategori tinggi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z hitung = -2,207 dengan signifikansi 0,027 < 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-instruction berpengaruh signifikan terhadap peningkatan percaya diri peserta didik di SMP Negeri 3 Bandar Lampung. Teknik ini efektif membantu peserta didik mengubah pola pikir negatif menjadi positif, meningkatkan keyakinan diri, serta menumbuhkan keberanian dalam berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Konseling Kelompok, Teknik Self-Instruction, Percaya Diri, Peserta Didik ii ABSTRAK Self-confidence is an important aspect in the development of students, affecting both academic achievement and social skills. However, some students at SMP Negeri 3 Bandar Lampung are still found to have low self-confidence, characterized by a lack of courage to express opinions, doubts about their abilities, and anxiety when facing challenges at school. This study aims to investigate the effect of group counseling using self-instruction techniques on improving the self-confidence of eighth-grade students at SMP Negeri 3 Bandar Lampung. This study uses a quantitative approach with a pre-experimental design of the One-Group Pretest-Posttest type. The research population consisted of 30 eighth-grade students, with a sample of 6 students who had low self-confidence, selected using purposive sampling. Data collection techniques included questionnaires, interviews, observations, and documentation. The self-confidence instrument consisted of a questionnaire with 16 statements that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Ranks Test with the assistance of SPSS version 26. The research results show that the average self-confidence score of the students before the treatment (pretest) was 39, which falls into the low category, while after receiving group counseling services using the self-instruction technique for 4 sessions (posttest), it increased to 69, which falls into the high category. The Wilcoxon test results showed a calculated Z value of -2.207 with a significance of 0.027 < 0.05, meaning that Ha is accepted and Ho is rejected. Thus, it can be concluded that group counseling with the self-instruction technique has a significant effect on improving students' self confidence at SMP Negeri 3 Bandar Lampung. This technique is effective in helping students change negative thinking patterns into positive ones, increase self-assurance, and foster the courage to actively participate in the learning process. Keywords : Group Counseling, Self-Instruction Technique, Self Confidence, Student

    LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK EXTINCTION DALAM MENCEGAH PERILAKU MALADAPTIF PESERTA DIDIKDI SMK NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Mencermati perilaku peserta didik SMK Negeri 5 Bandar Lampung, maka akan sangat mempengaruhi kegiatan belajar mengajar di dalam kelas oleh sebab itu diperlukan penanganan intensif yaitu dengan memberikan layanan bimbingan kepada setiap anak yang melakukan perilaku maladaptif, karena jika tidak segera diberikan penanganan atau layanan maka akan sangat berdampak buruk bagi pribadi siswa terutama pada hasil belajar atau proses Pendidikan dan bukan hanya itu saja tetapi juga berdampak buruk pada karakter atau akhlak mulia, potensi, dan kepribadian peserta didik tersebut. Begitu juga jika tidak segera diberikan pencegahan maka akan berdampak buruk bagi sekolah terutama nilai pemandangan masyarakat terhadap sekolah menurun, hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah atau guru-guru di dalam sekolah dan peserta didik semakin banyak yang melakukan perilaku maladaptif di dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian yang akan peneliti lakukan yaitu suatu penelitian yang bersifat deskriptif karena peneliti ingin mengetahui gambaran mengenai keadaan secara nyata dilokasi penelitian. Jadi penelitian yang akan peneliti lakukan ini jenis kualitatif karena data data yang akan dikumpulkan adalah berbentuk simbol bukan berbentuk angka. Dalam pelaksanaan layanan yang menggunakan teknik extinction, sempat terlihat adanya peningkatan perilaku maladaptif pada sebagian peserta didik. Hal ini merupakan reaksi awal yang umum terjadi ketika penguatan terhadap perilaku negatif dihentikan secara tiba-tiba. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan konsistensi dalam pelaksanaan layanan, peserta didik mulai menunjukkan perubahan yang positif. Perubahan ini menunjukkan bahwa teknik extinction, jika diterapkan dengan tepat dan konsisten, dapat menjadi strategi dalam mengurangi perilaku maladaptif serta membentuk kebiasaan yang lebih baik pada peserta didik. Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Extinction, Perilaku Maladaptif. ABSTRACT Observing the behavior of students of SMK Negeri 5 Bandar Lampung, it will greatly affect teaching and learning activities in the classroom, therefore intensive handling is needed, namely by providing guidance services to every child who does maladaptive behavior, because if not immediately given treatment or service then it will have a very bad impact on the student's personality, especially on learning outcomes or the educational process and not only that but also have a bad impact on the character or noble morals, potential, and personality of the students. Likewise, if prevention is not immediately given, it will have a bad impact on the school, especially the value of the public's view of the school decreases, the loss of public trust in the school or teachers in the school and more and more students are doing maladaptive behavior in the school environment. This study uses a qualitative method with a descriptive research type. The research that the researcher will conduct is descriptive in nature because the researcher wants to obtain a picture of the actual conditions at the research location. Therefore, the research that the researcher will conduct is qualitative because the data that will be collected is in the form of symbols rather than numbers. In the implementation of services using extinction techniques, there was an increase in maladaptive behavior among some students. This is a common initial reaction when reinforcement of negative behavior is suddenly stopped. However, over time and with consistency in the implementation of services, students began to show positive changes. These changes indicate that extinction techniques, if applied appropriately and consistently, can be an effective strategy in reducing unwanted behaviors and forming better habits in students. Support and guidance from guidance counselors are also important factors in helping students go through this process of change. Keywords: Group Counseling, Extinction, Maladaptive Behavior

    PELAKSANAAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK MODELING DALAM MENGURANGI PRILAKU BULLYING PESERTA DIDIK SMP NEGERI 5 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Bullying merupakan perilaku menyimpang yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dan dapat menghambat perkembangan sosial maupun akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan dan konseling dengan menggunakan teknik modeling dalam upaya mengurangi perilaku bullying di SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, serta peserta didik yang teridentifikasi melakukan perilaku bullying. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individu dengan teknik modeling berjalan efektif dalam membantu peserta didik memahami dampak negatif bullying serta meniru perilaku positif yang ditunjukkan melalui contoh model yang diberikan oleh konselor. Proses konseling meliputi tahap pembentukan hubungan baik, identifikasi masalah, pemberian model perilaku positif, latihan perilaku, dan penguatan. Selain itu, kolaborasi antara guru Bimbingan dan Konseling dengan wali kelas turut mendukung perubahan perilaku peserta didik secara berkelanjutan. Temuan penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan intensitas perilaku bullying setelah peserta didik mengikuti sesi konseling individu menggunakan teknik modeling. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik modeling dalam layanan bimbingan dan konseling dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi perilaku bullying peserta didik di SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Implementasi layanan yang terencana, konsisten, serta melibatkan berbagai pihak sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan intervensi. Kata kunci: bimbingan dan konseling, bullying, teknik modeling, iii ABSTRACT Bullying is a deviant behavior frequently found in school environments and can hinder students’ social and academic development. This study aims to describe the implementation of guidance and counseling using modeling techniques to reduce bullying behavior among students at SMP Negeri 5 Bandar Lampung. The research employed a descriptive qualitative method with research subjects consisting of guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and students identified as engaging in bullying behavior. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of individual counseling services using modeling techniques was effective in helping students understand the negative impacts of bullying and imitate positive behaviors demonstrated through the models provided by the counselor. The counseling process involved establishing rapport, identifying problems, presenting positive behavioral models, practicing desired behaviors, and reinforcement. In addition, collaboration between guidance and counseling teachers and homeroom teachers supported sustainable changes in student behavior. The findings indicated a decrease in the frequency and intensity of bullying behavior after students participated in individual counseling sessions using the modeling technique. Overall, this study concludes that modeling techniques within guidance and counseling services can be an effective strategy to reduce bullying behavior among students at SMP Negeri 5 Bandar Lampung. Well planned and consistent service implementation, as well as the involvement of various school stakeholders, are key factors in the success of the intervention. Keywords: guidance and counseling, bullying, modeling technique

    ANALISIS TATA RUANG LAYANAN REFERENSI TERHADAP MINAT KUNJUNG MAHASISWA (Studi Di Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Perpustakaan perguruan tinggi berperan penting dalam mendukung aktivitas akademik, namun sering kesulitan menarik minat mahasiswa. Salah satu faktor penentu minat kunjung adalah estetika tata ruang. Observasi di ruang referensi UIN Raden Intan Lampung menunjukkan bahwa tata ruang belum memenuhi standar, terutama dalam hal penataan, sirkulasi udara, dan pencahayaan, yang berdampak pada rendahnya minat kunjung mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata ruang layanan referensi perpustakaan UIN Raden Intan Lampung terhadap minat kunjung mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 392 mahasiswa aktif UIN Raden Intan Lampung Tahun Ajaran 2024 / 2025, dipilih melalui teknik purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalu observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, serta analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang layanan referensi perpustakaan UIN Raden Intan Lampung mempengaruhi minat kunjung mahasiswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis SEM-PLS yaitu tata ruang layanan referensi perpustakaan UIN Raden Intan Lampung terbukti memiliki pengaruh yang dihasilkan dari nilai t-statistic sebesar 15.121 terhadap minat kunjung mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Besaran pengaruh tata ruang layanan referensi perpustakaan terhadap minat kunjung mahasiswa dapat dilihat dari nilai f² sebesar 0.691. Kata Kunci : Layanan Referensi Perpustakaan, Minat Kunjung, SEM-PLS, Tata Ruang. iii ABSTRACT University libraries play a vital role in supporting academic activities, yet they often struggle to attract student interest. One of the determining factors for student interest is the aesthetics of the layout. Observations in the reference room of UIN Raden Intan Lampung indicate that the layout does not meet standards, particularly in terms of layout, air circulation, and lighting, which impacts student low interest. This study aims to determine the effect of the layout of the library's reference service at UIN Raden Intan Lampung on student interest. The study used a quantitative method with a sample of 392 active students at UIN Raden Intan Lampung in the 2024/2025 academic year, selected using purposive and snowball sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, then analyzed using validity and reliability tests, as well as Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis. The results of the study indicate that the layout of the UIN Raden Intan Lampung library reference service influences student visiting interest. This is shown from the results of the SEM-PLS analysis, namely the layout of the UIN Raden Intan Lampung library reference service is proven to have an influence resulting from a t-statistic value of 15.121 on the visiting interest of UIN Raden Intan Lampung students. Key Word : Library Reference Services, SEM-PLS, Spatial Planning, Visiting Interest

    PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS PONDOK PESANTREN (STUDI PADA PONDOK PESANTREN AL FAATIH DESA JATI MULYO KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pondok pesantren, menganalisis peran pondok dan masyarakat dalam pelaksanaannya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Al Faatih, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif berupa studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, pengelola usaha ponpes, serta masyarakat penerima manfaat; observasi partisipatif terhadap unit-usaha pesantren; dan dokumentasi dokumen internal pondok. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian tema (thematic analysis), dan triangulasi data guna menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi di Ponpes Al Faatih dilaksanakan melalui beberapa program utama: pelatihan keterampilan pengelolaan unit usaha oleh pondok yang melibatkan santri dan masyarakat, serta fasilitasi akses pasar untuk produk-produk pesantren. Partisipasi masyarakat cukup signifikan; masyarakat menyediakan tenaga kerja, bahan baku lokal, dan turut membantu distribusi produk. Peran pondok sangat penting dalam hal penyediaan pelatihan, penyusunan pola usaha, dan pendampingan teknis serta moral dampak dari pemberdayaan ini meliputi peningkatan pendapatan rumah tangga masyarakat penerima manfaat, terciptanya lapangan usaha tambahan, peningkatan ketrampilan usaha anggota masyarakat, dan tumbuhnya kesadaran kemandirian ekonomi. Namun, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha, pengelolaan usaha yang lebih profesional, serta perluasan jaringan pemasaran. Kata kunci : Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pondok Pesantren ii ABSTRACT This study aims to describe the forms of community economic empowerment based in a pesantren, analyze the roles of the pesantren and the surrounding community in its implementation, and identify the supporting and inhibiting factors as well as its impact on the welfare of the community around Pondok Pesantren Al Faatih, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. The research is field-based and uses a qualitative case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews with the pesantren’s caretakers, its business managers, and community beneficiaries; participatory observation of the pesantren’s business units; and documentation of the pesantren’s internal records. Data are analyzed through data reduction, thematic presentation (thematic analysis), and data triangulation to ensure validity. The findings show that economic empowerment at Ponpes Al Faatih is carried out through main programs such as training in skill management of business units run by the pesantren involving both santri (students) and the community, and facilitating market access for pesantren products. Community participation is quite significant; local residents provide labor, supply raw materials, and assist in product distribution. The pesantren plays a critical role by providing training, designing business models, and giving technical as well as moral guidance. The impacts of this empowerment include increased household income of beneficiary community members, creation of additional business opportunities, improvement in business skills among community members, and growing awareness of economic self-reliance. However, there is a need to enhance business sustainability, manage enterprises more professionally, and expand marketing networks. Keywords : Pesantren-based Community Economic Development; Economic Empowerment; Community Participation; Market Access; Sustainabilit

    KOMUNIKASI EFEKTIF KELUARGA DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU ANAK DI DESA TALANG SEPUH KABUPATEN TANGGAMUS.

    No full text
    ABSTRAK Komunikasi Efektif Keluarga diperlukan dalam komunikasi antara orang tua dan anak.Komunikasi keluarga adalah proses pertukaran informasi, pikiran, dan perasaan antaranggota keluarga yang bertujuan menciptakan hubungan harmonis dan saling memahami.. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi komunikasi keluarga yang efektif untuk mengurangi dampak negatif media sosial pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Komunikasi Keluarga dan pola komunikasi dalam membangun kesadaran anak tentang penggunaan media sosial yang bijak. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu data primer ,dimana informan dalam Penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dan memiliki 10 informan .Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini meliputi buku,jurnal,karya ilmiah dan sumber sumber lainnya. Teknik analisis yang digunakan meliputi wawancara,obsevasi,dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi efektif keluarga dan pola komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Salah satu cara efektif dalam komunikasi orang tua kepada anak untuk mengurangi ketergantungan pada media sosial adalah dengan menawarkan alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat. Pola komunikasi yang baik, pendidikan literasi media,dan pengawasan orang tua dapat membantu anak berkembang menjadi individu yang sehat dan seimbang dalam era digital ini.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perubahan perilaku anak yang terjadi adalah menjalin interaksi sosial yang lebih baik,lebih banyak melakukan aktifitas fisik, dan hobi nyata,seperti membaca,bermain diluar,atau berkreasi. Kata Kunci: Komunikasi Efektif, Komunikasi Keluarga, Dampak Negatif, Media Sosial, Perilaku Anak ABSTRACT Effective Family Communication is essential in the communication between parents and children. Family communication is the process of exchanging information, thoughts, and feelings among family members with the aim of creating a harmonious and mutually understanding relationship. This condition highlights the need for effective family communication strategies to reduce the negative impact of social media on children.The aim of this study is to explore family communication and communication patterns in building children’s awareness of wise social media use. This study is a field research with a descriptive nature using a qualitative approach. The data sources in this study consist of two types: primary data, in which the informants were selected using purposive sampling and include 10 informants; and secondary data, which includes books, journals, scientific works, and other relevant sources. The data collection techniques used in this research are interviews, observation, and documentation. The data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The theories used in this research are effective family communication and communication patterns. The results of this study indicate that one effective way for parents to communicate with their children to reduce social media dependence is by offering alternative, more beneficial activities. Good communication patterns, media literacy education, and parental supervision can help children develop into healthy and balanced individuals in this digital age.The conclusion of this research emphasizes that the changes in children’s behavior include improved social interactions, increased physical activity, and engagement in real-world hobbies such as reading, playing outdoors, or being creative. Keywords: Communication, Effective, Family Communication, Negative Impact, Social Media, Child Behavior

    PENGARUH PERCEIVED USEFULNESS, PERCEIVED EASE OF USE DAN SELF EFFICACY TERHADAP PENGGUNAAN QRIS SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Kasus Pengguna Qris Pada UMKM Di Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Perkembangan teknologi keuangan digital mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena perbedaan persepsi terhadap kemudahan, kegunaan, dan keyakinan diri pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, dan Self Efficacy terhadap penggunaan QRIS dalam perspektif bisnis Islam pada pelaku UMKM di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan QRIS, sedangkan Self Efficacy berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan QRIS dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,679. Dalam perspektif bisnis Islam, penggunaan QRIS sejalan dengan prinsip keadilan, kemudahan, dan pencatatan transaksi yang jelas sebagaimana dianjurkan dalam AlQur’an (QS. Al-Baqarah: 282). Dengan demikian, persepsi kemudahan, kegunaan, dan keyakinan diri yang baik dapat mendorong penggunaan QRIS secara optimal di kalangan UMKM serta mendukung transaksi yang efisien dan sesuai dengan prinsip syariah. ABSTRACT The development of digital financial technology encourages Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt to non-cash payment systems such as QRIS. However, its utilization has not been optimal due to differences in users’ perceptions of ease of use, usefulness, and self-efficacy. This study aims to analyze the influence of Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Self-Efficacy on the use of QRIS from the perspective of Islamic business among MSME actors in Bandar Lampung. This research employs a quantitative approach using a survey method by distributing questionnaires to 100 respondents determined through the Slovin formula. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25 software. The results show that Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use have a positive and significant effect on QRIS usage, while Self-Efficacy has a positive but not significant effect. Simultaneously, all three variables have a positive and significant effect on QRIS usage with an adjusted R² value of 0.679. From the Islamic business perspective, the use of QRIS aligns with the principles of justice, convenience, and transparent transaction recording as recommended in the Qur’an (Surah Al-Baqarah: 282). Therefore, positive perceptions of usefulness, ease of use, and selfefficacy can encourage optimal QRIS adoption among MSMEs, supporting efficient and Sharia-compliant digital transactions

    PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN DAN BRAND IMAGE TERHADAP UTILISASI LAYANAN DIGITAL PERBANKAN SYARIAH (Studi Pada Masyarakat Di Kota Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem layanan keuangan, termasuk perbankan syariah. Namun, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terhadap layanan digital syariah di Kota Bandar Lampung masih rendah sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan brand image terhadap utilisasi layanan digital perbankan syariah, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan layanan berbasis teknologi yang sesuai prinsip Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat Kota Bandar Lampung yang menjadi nasabah bank syariah dan telah menggunakan layanan digital seperti mobile banking dan internet banking. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh 96 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap utilisasi layanan digital perbankan syariah, sedangkan inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan. Secara bersama-sama, ketiga variabel berpengaruh terhadap peningkatan penggunaan layanan digital syariah. Disarankan agar bank syariah memperluas program inklusi keuangan digital, meningkatkan edukasi literasi keuangan, serta memperkuat citra merek yang mencerminkan nilai keislaman dan kepercayaan masyarakat ABSTRACT The rapid development of digital technology has transformed financial services, including Islamic banking. However, the level of financial literacy and inclusion among the public toward Islamic digital banking services in Bandar Lampung remains relatively low, resulting in suboptimal utilization. This study aims to analyze the influence of financial literacy, financial inclusion, and brand image on the utilization of Islamic digital banking services, while also contributing to strategies for improving technology-based services in accordance with Islamic principles. This research employs a quantitative method with an explanatory survey approach. The population consists of Bandar Lampung residents who are customers of Islamic banks and have used digital services such as mobile banking and internet banking. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 96 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the assistance of SmartPLS software. The results indicate that financial literacy and brand image have no significant effect on the utilization of Islamic digital banking services, whereas financial inclusion has a positive and significant effect. Simultaneously, the three variables influence the increased use of Islamic digital banking services. It is recommended that Islamic banks enhance digital financial inclusion programs, strengthen financial literacy education, and build a brand image that reflects Islamic values and public trust

    ANALISIS INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PENERIMAAN PAJAK TERHADAP PDB PER KAPITA DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2004-2024 DENGAN PENDEKATAN VECM

    No full text
    Abstract. This study analyzes the influence of Environmental Quality Index (EQI) and tax revenue on GDP per capita in Indonesia from 2004-2024 using Islamic economic perspective with Vector Error Correction Model (VECM) approach. The research aims to examine the relationship between environmental quality, tax revenue, and GDP per capita within the framework of Islamic economic principles. Using time series data and VECM methodology, the study tests stationarity, optimal lag, VAR stability, causality, cointegration, and structural analysis through Impulse Response Function (IRF) and Variance Decomposition (VD). The results show that Environmental Quality Index has no significant effect on GDP per capita in both short-term and long-term perspectives, while tax revenue has a significant positive effect on GDP per capita in both periods. From Islamic economic perspective, GDP per capita should not only focus on quantitative growth but also consider qualitative aspects based on justice, blessing, and sustainability principles. This research contributes to policy formulation that aligns with Islamic economic principles while supporting national economic stability and sustainable development. Abstrak. Penelitian ini menganalisis pengaruh Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) dan penerimaan pajak terhadap PDB per kapita di Indonesia tahun 2004-2024 dalam perspektif ekonomi Islam dengan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM). Penelitian bertujuan untuk menguji hubungan antara kualitas lingkungan hidup, penerimaan pajak, dan PDB per kapita dalam kerangka prinsip ekonomi Islam. Menggunakan data time series dan metodologi VECM, penelitian menguji stasioneritas, lag optimal, stabilitas VAR, kausalitas, kointegrasi, dan analisis struktural melalui Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Kualitas Lingkungan Hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB per kapita baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sedangkan penerimaan pajak berpengaruh signifikan positif terhadap PDB per kapita pada kedua periode tersebut. Dalam perspektif ekonomi Islam, PDB per kapita tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan kuantitatif tetapi juga memperhatikan aspek kualitatif yang berpijak pada nilai-nilai keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada perumusan kebijakan yang selaras dengan prinsip ekonomi Islam sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional dan pembangunan berkelanjutan

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇