Buletin Agrohorti
Not a member yet
    465 research outputs found

    Evaluasi Produktivitas Beberapa Varietas Padi

    Get PDF
    Penelitian ini berlangsung pada bulan Februari sampai Juni 2014 dan dilaksanakan di Balai Penelitian Padi Muara, Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari faktor-faktor tanaman yang mempengaruhi produktivitas beberapa varietas padi. Rancangan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan satu faktor yaitu varietas yang terdiri dari 6 varietas. Varietas yang digunakan adalah varietas unggul baru (varietas Inpari 13, Ciherang, Mekongga), padi tipe baru (IPB 4S), varietas lokal (Mentik Wangi), dan varietas hibrida (Hipa Jatim 2). Masing-masing varietas diulang sebanyak tiga kali sehingga terbentuk 18 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum varietas unggul (VUB) Inpari 13, Ciherang dan Mekongga memiliki produktivitas lebih tinggi dari varietas yang lain (lokal, PTB, hibrida). Produktivitas VUB berkisar antara 4.59 hingga 5.62 ton ha-1. Hasil produktivitas ketiga VUB ini dipengaruhi oleh komponen hasilnya yaitu anakan produktif, bobot 1000 butir, persentase gabah isi dan ketahanan terhadap hama penyakit

    Pertumbuhan Tanaman Cengkih (Syzygium aromaticum (L.) Merr Perr) Belum Menghasilkan pada Berbagai Dosis Pupuk Organik dan Intensitas Naungan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan memperoleh dosis pupuk organik dan intensitas naungan yang optimum untuk pertumbuhan maksimum tanaman cengkih belum menghasilkan. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan IPB Cikabayan, Dramaga, Bogor, mulai bulan September 2013 sampai dengan Februari 2014. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Split Plot dengan dua faktor dan empat ulangan. Petak utama adalah perlakuan naungan dengan empat taraf intensitas yaitu  0% (I1), 25% (I2), 50% (I3) dan 75% (I4), sebagai anak petak adalah pupuk organik dengan lima taraf dosis yaitu 0 kg (P1), 2.5 kg (P2), 5 kg (P3), 7.5 kg (P4) dan 10 kg (P5) per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dosis pupuk organik 10 kg per tanaman dapat meningkatkan diameter tajuk tanaman cengkih 30.0% dibandingkan dengan kontrol pada 4 minggu setelah perlakuan (MSP). Intensitas naungan secara tunggal tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman cengkih. Pemberian pupuk organik 2.5 kg per tanaman dengan intensitas naungan 50% dapat meningkatkan tinggi tanaman cengkih sebanyak 20.9% dibandingkan dengan kontrol pada 16 MSP, dan pemberian pupuk organik 5 kg per tanaman dengan intensitas naungan 75% dapat meningkatkan diameter batang tanaman cengkih sebesar 26.9% dibandingkan dengan kontrol pada 12 MS

    Pengelolaan Limbah Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Perkebunan Kelapa Sawit, Riau

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan di perkebunan kelapa sawit Riau selama tiga bulan yang dimulai pada 13 Februari sampai 13 Mei 2012. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, manajemen produk limbah dari perkebunan kelapa sawit, dan untuk menganalisis limbah produk minyak sawit sebagai pupuk organik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan tandan kosong sebagai pupuk organik belum mampu meningkatkan jumlah nutrisi pada daun kelapa sawit dan peningkatan produksi minyak sawit. Aplikasi limbah pabrik kelapa sawit yang mampu meningkatkan jumlah nutrisi pada minyak kelapa daun kelapa sawit terutama nitrogen dan fosfat dan dampak positif untuk meningkatkan produksi perkebunan kelapa sawit terutama pada produktivitas (ton / ha)

    Pengelolaan Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di perkebunan kelapa sawit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah dari tanggal 14 Februari-14 Juni 2011. Tujuan umum dari penelitian untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kerja lapang dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit, baik teknis atau manajerial. Tujuan khusus dari penelitian untuk mempelajari manajemen panen dan meningkatkan kemampuan manajemen panen di perkebunan kelapa sawit. Kegiatan selama penelitian termasuk beberapa pekerjaan yaitu, sebagai karyawan kebun dan membantu mandor masing-masing untuk satu bulan, dan membantu asisten divisi selama dua bulan. Data primer diperoleh langsung dari lapang  dengan melakukan diskusi atau wawancara mandor dan asisten divisi serta melalui pengamatan langsung di lapang. Data sekunder diperoleh dari data perusahaan atau catatan perusahaan. Berdasarkan pengamatan selama penelitian, pemanen di Divisi I perkebunan masih membuat beberapa kesalahan seperti memotong buah kurang matang 0.59%, buah lewat matang 4.23%, brondolan tinggal, tangkai panjang 0.59% dan buah tinggal 0.81%. Tapi kesalahan berada di bawah standar perusahaan kecuali buah yang tidak dipanen. Toleransi buah yang tidak dipanen adalah 0%, namun kenyataannya masih ditemukan buah yang tidak dipanen. Hasil kualitas buah cukup baik, persentase buah matang yang dihasilkan tinggi sebesar 95.09% dan tidak ada buah mentah yang ditemukan. Sistem pengawasan yang ketat dan penerapan  sistem eksplisit akan mengurangi terjadinya kesalahan pemanen

    Pengamatan Uji Daya Berkecambah dan Optimalisasi Substrat Perkecambahan Benih Kecipir [Psophocarpus tetragonolobus L. (DC)]

    Get PDF
    Ketersediaan dan pemanfaatan dari sayuran indigenous masih sangat terbatas. Pengujian mutu benih menjadi langkah dasar yang penting untuk memenuhi kebutuhan produksi dan konsumsi dari sayuran indigenous. Penelitian ini bertujuan: (1) pengembangan metode uji daya berkecambah benih kecipir pada aspek penentuan pengamatan hitungan pertama dan kedua; (2) pemilihan substrat alternatif perkecambahan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Mutu Benih dan Penyimpanan Benih IPB selama lima bulan. Penelitian dibagi ke dalam dua percobaan, percobaan pertama yaitu penentuan hitungan pertama dan kedua, percobaan kedua yaitu optimalisasi substrat perkecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan hitungan dalam pengamatan uji daya berkecambah benih kecipir menggunakan alat pengecambah tipe eco-germinator dilakukan pada hari ke-6 untuk hitungan pertama dan hari ke-8 untuk hitungan kedua. Kertas CD dapat digunakan sebagai substrat kertas alternatif apabila pengujian benih menggunakan metode UKDdp. Substrat pasir kontrol dengan metode in sand merupakan substrat terbaik apabila pengujian benih dilakukan tanpa menggunakan substrat kertas

    Potensi Hasil Galur – Galur Harapan Kedelai Hitam (Glycine max ( L.) Merr.) di Kabupaten Bogor

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi hasil dari 8 galur harapan kedelai hitam (Glycine max (L.) Merr.). Penelitian ini dilakukan di Bogor (Jawa Barat) pada bulan Oktober 2011 sampai Januari 2012 sebagai bagian dari uji coba multilokasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak dengan pengulangan dan tiga varietas nasional sebagai kontrol, yaitu Cikuray, Malika dan Willis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman, waktu berbunga dan waktu panen, jumlah cabang produktif dan jumlah polong hampa sceara statistik berbeda. SSD-82, SSD-91, dan SC-68-2 memiliki produktivitas tinggi dibandingkan varietas pembanding (Cikuray)

    Manajemen Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Kebun Tambusai Kec. Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau

    Get PDF
    Tujuan dari program magang ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial di perkebunan kelapa sawit. Kegiatan penelitian dilakukan di Rokan Hulu, Riau pada 13 Februari sampai 12 Mei 2012. Data primer dari pengamatan di lapangan dikhususkan untuk persiapan panen buah, dan aspek teknis dan manajerial lainnya dari panen, sistem pemanenan premi, dan produksi tandan buah segar. Data sekunder diperoleh dari arsip perusahaan selama 5 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif, persentase (%) dan nilai rata-rata. Pengamatan data dan hasil di lapangan menunjukkan bahwa manajemen pemanenan perlu ditingkatkan. Masalah yang terkait dengan hasil pemanenan, disebabkan kapasitas panen terlalu tinggi masing-masing pemanen, dan dan prediksi produktivitas per yield yang kurang akurat. Tidak ada resiko masalah dari keterlambatan transportasi ke pabrik dan pengolahan TBS di pabrik

    Pengujian Toleransi Genotipe Padi (Oryza sativa L) terhadap Salinitas pada Stadia Perkecambahan

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode yang sederhana, cepat dan murah untuk menguji toleran garam dari genotipe padi pada tahap perkecambahan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Institut Pertanian Bogor dan Stasiun Percobaan Rice Research di Muara, Bogor pada Juni 2010 sampai Januari 2011. Berkecambah benih dilakukan di atas kertas merang dengan metode UKDdp menggunakan 4000 ppm NaCl selama 2 minggu adalah metode terbaik untuk membedakan varietas toleran dan rentan pada kondisi laboratorium. Metode ini mudah diaplikasikan, membutuhkan waktu yang singkat dan efisien dalam ruang. Sebanyak 40 genotipe padi kemudian diuji untuk toleransi salinitas dengan metode ini dan metode standar. Dalam metode standar, bibit berumur dua minggu ditransplantasikan ke media tanah salin dengan 4000 ppm NaCl selama 6 minggu di rumah kaca. Variabel persentase daun mati dapat untuk membedakan 7 genotipe padi toleran, 19 genotipe agak toleran, 14 genotipe agak rentan, dan 4 rentan. Lalan adalah genotipe yang paling rentan terhadap kondisi salin, diikuti oleh B11844-MR-23-4-6, B13133-9-MR-3-KY-2, dan B13136-3-MR-1-KY-5. Koefisien korelasi yang rendah antara variabel toleransi salinitas di laboratorium dan di rumah kaca, mungkin disebabkan oleh tahap pertumbuhan yang berbeda

    Pemanfaatan Residu Biomulsa Arachis pintoi dan Legum Lainnya pada Pola Tanam Rotasi Jagung-Tomat

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pengaruh residu biomulsa Arachis pintoi dengan residu biomulsa lainnya pada budidaya tanaman tomat dengan pola tanam rotasi jagung-tomat. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Dramaga, Bogor pada bulan November 2014 sampai April 2015. Percobaan ini menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) satu faktor yaitu residu jenis biomulsa dengan 6 taraf perlakuan dan 3 ulangan pada tanaman tomat varietas Permata F1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu biomulsa meningkatkan status hara tanah, diameter batang, komponen hasil, produksi tomat, dan mempengaruhi pergeseran jenis gulma. Secara umum residu biomulsa Arachis pintoi dapat meningkatkan status hara tanah dan produksi tomat yang cenderung lebih baik daripada residubiomulsa legum lainnya

    Penanganan Penyimpanan Kentang Bibit (Solanum tuberosum L.) di Bandung

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh pengalaman dan mempelajari kegiatan budidaya tanaman kentang, penanganan pasca panen kentang konsumsi dan kentang bibit serta pemasarannya baik secara teknis. Penelitian dilaksanakan mulai Februari-Juni 2011 di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Hasil pengamatan terhadap pengaruh suhu simpan dan diameter umbi terhadap masa dormansi menunjukkan umbi yang disimpan di suhu dingin (40C) belum mengalami pertunasan setelah 16 minggu penyimpanan sedangkan umbi yang disimpan di suhu ruang mulai bertunas pada minggu ke-12 dan mencapai 100% pada minggu ke 16. Penurunan bobot umbi yang disimpan di suhu ruang lebih besar daripada umbi yang disimpan di suhu dingin. Hama penyakit lebih banyak ditemui pada umbi yang disimpan di suhu ruang yaitu sebesar 16.47%. Hasil pengamatan pengaruh perlakuan penyimpanan umbi terhadap pertumbuhan tunas menunjukkan bahwa umbi yang disimpan menggunakan metode II (penyimpanan umbi selama 2 bulan di suhu ruang dilanjutkan pemberian gas CS2) mengalami pertumbuhan tunas yang lebih lambat daripada metode simpan I (penyimpanan umbi selama 4 bulan di suhu ruang) dan metode simpan III (penyimpanan umbi selama 2 bulan di suhu ruang dan 3 bulan di suhu dingin)

    434

    full texts

    465

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Buletin Agrohorti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇