Jurnal Kesehatan Kusuma Husada
Not a member yet
418 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG KOMUNIKASI KEPALA BIDANG PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA
ABSTRAKKinerja perawat dapat dilihat dari pelaksanaan asuhan keperawatan. Selama ini perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan sudah baik namun masih ada yang kurang optimal. Kinerja yang kurang optimal dari perawat akan berdampak pada kualitas pelayanan yang pada akhirnya dapat menyebabkan mutu pelayanan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi tentang komunikasi kepala bidang pelayanan keperawatan dengan kinerja perawat pelaksana. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif noneksperimental dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 95 perawat diambil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data mengunakan kuesioner. Data dianalisis dengan product moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan persepsi tentang komunikasi kepala bidang pelayanan keperawatan dengan kinerja perawat pelaksana dengan p value 0,0001. Ada hubungan yang sedang antara persepsi tentang komunikasi kepala bidang pelayanan keperawatan dengan kinerja perawat pelaksana.Kata kunci: persepsi, pelayanan, keperawatan, kinerja,komunikasiABSTRACTThe performance of nurses can be seen from the implementation of nursing care. During this time a nurse in performing nursing care is good but there is still less than optimal. Less than optimal performance of the nurses will have an impact on the quality of services that can ultimately lead to lower quality of service. This study aims to determine the relationship perception of communication head of nursing services with the performance of nurses. This type of research is a quantitative research with cross sectional non eksperimental. The sample consisted of 95 nurses taken with purposive sampling technique. Data collection using the questionnaire. Data were analyzed using product moment. The results showed no relationship perception of communication head of nursing services with the performance of nurses with a p value of 0.0001. There is a moderate correlation between the perception of the communications chief of nursing services with the performance of nurses.Keywords: communication, nursing, perception, performanc
PERBANDINGAN PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAYAM HIJAU DENGAN PREPARAT FE TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL PASIEN PUSKESMAS
ABSTRAKAnemia dalam kehamilan adalah suatu kondisi ibu dengan kadar nilai hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester satu dan tiga, atau kadar nilai hemoglobin kurang dari 10,5 gr% pada trimester dua. Pencegahan anemia selama kehamilan dilakukan dengan pemberian tablet Fe selama 90 hari dengan dosis 60 mg. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan zat besi dapat dilakukan dengan konsumsi sayuran yang mengandung zat besi dalam menu makanan. bayam hijau merupakan salah satu sumber makanan yang mengantung senyawa yang diperlukan dalam sintesis hemoglobin seperti zat besi dan vitamin B Komplek. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan pengaruh pemberian ekstrak bayam hijau dengan preparat Fe terhadap perubahan kadar hemoglobin ibu hamil pasien Puskesmas. Metode penelitian meliputi T-test dependent, T-test independent dan non parametrik Wilcoxon test, Mann Whitney test. Pengukuran hemoglobin menggunakan alat Hemoglobin Testing System Quick-Check set. Hasil penelitian dilakukan pada 34 responden yang terdiri dari kelompok I (ekstrak bayam hijau) dan kelompok II (tablet Fe) selama 7 hari. Selama suplementasi rata-rata perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil kelompok I sebesar 0.541 gr/dl dan pada kelompok II sebesar 0.22 gr/dl.. Hasil uji uji non parametrik Man Whitney test didapatkan ada pengaruh konsumsi ekstrak bayam hijau terhadap perubahan kadar hemoglobin dengan p value 0.038. Kesimpulan pemberian ekstrak bayam hijau secara signifikan mempengaruhi perubahan kadar hemoglobin.Kata kunci: bayam hijau, kadar hemoglobin, ibu hamil
ABSTRACTAnemia is a condition in pregnancy mothers with higher levels of hemoglobin values below 11 g% in trimesters one and three, or levels of hemoglobin values less than 10.5 g% in two trimesters. Prevention of anemia during pregnancy performed by administering tablets Fe for 90 days with a dose of 60 mg. One alternative to meet the needs of iron can be done with the consumption of vegetables containing iron in the diet. green spinach is one of the food sources that mengantung compounds required in the synthesis of hemoglobin such as iron and vitamin B complex. Objective proving comparison effect of extract green spinach with fe mixture against pregnancy hemoglobin change patient health center. The research method dependent T-test, independent t-test and non-parametric Wilcoxon test, Mann Whitney test. Measurement of hemoglobin using the tool Hemoglobin Testing System Quick-Check sets. Results of the study was conducted on 34 respondents consisting of group I (green spinach extract) and group II (Fe tablets) for 7 days. During the supplementation of the average change in hemoglobin levels in pregnant women in group I of 0.541 gr / dl and the group II at 0.22 gr / dl. The test results of non-parametric test Man Whitney test found no effect of extracts of green spinach consumption to changes in hemoglobin levels with p value of 0.038. Conclusion the green spinach extract in take significantly affect change in hemoglobin levels.Keywords: green spinach, hemoglobin, pregnant wome
PENGARUH TERAPI MUSIK GAMELAN UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS DI PANTI WREDHA AISYIYAH SURAKARTA
ABSTRAKProses menua adalah proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis dansosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Kondisi fisik yang menimbulkan masalah kesehatanpada lanjut usia (lansia) adalah nyeri yang ditimbulkan akibat osteoartrtritis. Tujuan penelitian iniadalah untuk menganalisis pengaruh terapi musik gamelan untuk menurunkan skala nyeri pada lansiadengan osteoarrthritis di Panti Wredha Aisyiyah Surakarta. Metode penelitian menggunakan desainquasi experiment dengan pendekatan desain pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan secaratotal sampling sebanyak 16 lansia yang mengalami osteoartritis di Panti Wredha Aisyiyah Surakarta.Intervensi pemberian terapi musik gamelan dilakukan setiap hari satu kali selama tujuh hari. Analisadata menggunakan Wilcoxon dan hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikanskala nyeri pada lansia dengan osteoartritis (p < 0,00).Kata kunci: musik gamelan, nyeri, osteoartritis, lansiaABSTRACTThe process of aging is a natural process that accompanied the decline of their physical, psychologicaland social that interact with each other. Physical conditions that cause health problems for the elderly ispain caused by osteoartrtritis. The purpose of this study was to analyze the influence of gamelan musictherapy to reduce pain scale in elderly with osteoarrthritis in Panti Wredha Aisyiyah Surakarta. Thisstudy uses a quasi-experimental design with pretest-posttest design approach. Sampling was done bysampling a total of 16 elderly who have osteoarthritis in Panti Wredha Aisyiyah Surakarta. Interventiongamelan music therapy performed every day one for seven days. Data were analyzed using the Wilcoxonand the results showed a significant decrease pain scale in elderly with osteoarthritis (p <0.00).Keywords : gamelan music, pain, osteoartritis, elderl
ANALISIS GENDER DENGAN PERSPEKTIF SOSIAL EKONOMI MENGENAI KELUARGA BERENCANA DI DESA BOLON KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR
ABSTRAKKeluarga Berencana (KB) merupakan sebuah isu penting yang relevan dengan masalah kependudukan dan kesehatan keluarga. Rendahnya partisipasi suami dalam ber-KB memberikan dampak negatif bagi kaum perempuan karena dalam kesehatan reproduksi tidak hanya kaum perempuan saja yang harus berperan aktif. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran gender dalam perspektif sosial – ekonomi mengenai Keluarga Berencana (KB) di Desa Bolon Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana peneliti menggali informasi keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) dalam program KB yang dianalisis gender dengan perspektif sosial ekonomi. Subyek penelitian yaitu 6 PUS yang terbagi 3 kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan PUS dari informan 1 – 6 menunjukkan bahwa KB merupakan metode yang digunakan untuk mengatur jarak kehamilan. Sedangkan sikap positif mengenai KB ditunjukkan oleh informan 1 – 4. Pandangan informan dan masyarakat terkait KB juga sangat beragam, namun hampir kesemuanya sepakat bahwa KB dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi karena jarak anak yang diatur. Pasangan Usia Subur (PUS) di era modern, memiliki pengetahuan yang baik mengenai KB. Sedangkan sikap dan perilaku mereka sudah sadar gender yaitu pembagian peran baik akses dan kontrol dalam rumah tangga. Lingkungan sosial dan ekonomi menjadi pertimbangan PUS dalam mengikuti KB.Kata Kunci: keluarga berencana, gender, pasangan usia subur, sosial, ekonomiABSTRACTFamily Planning (KB) is an important issue that is relevant to the issues of population and family health. Low husband’s participation in family planning have a negative impact for women because in reproductive health is not only women who should play an active role. The aim of research to analyze the role of gender in social perspective - economy on family planning (KB) in the village of Bolon Colomadu District of Karanganyar. The research methodology is descriptive qualitative case study approach where researchers gather information partner participation fertile age (EFA) in the program are analyzed gender with socio-economic perspective. The research subject is 6 EFA is divided into 3 groups. The results showed that the EFA knowledge of the informant 1-6 shows that family planning is the method used to adjust the spacing pregnancies. While the positive attitude shown by the informant about KB are 1 – 4 samples. The views of informants and the public on family planning is also very diverse, but almost all of them agree that family planning can increase the economic welfare of the child because the distance is set. Couples of fertile age (EFA) in the modern era, has a good knowledge about family planning. While attitudes and behavior that they are already aware of gender roles both access and control in the household. Social and economic environment into consideration for couples of childbearing age for the family planning program.Keywords: family planning, gender, couples of childbearing age, social, economi
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI DARI KULIT BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) DAN BUNGA ROSELA(HIBISCUS SABDARIFFA) DENGAN METODE DPPH (1,1 DIPHENYL-2-PICRYLHIDRAZYl) BESERTA BENTUK TUNGGALNYA
ABSTRAKAntioksidan merupakan senyawa yang mampu mencegah atau memperlambat reaksi oksidasi yangdisebabkan oleh radikal bebas. Kulit buah naga (Hyloroceus costaricensis) dan bunga Rosela (Hibiscussabdariffa L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa – senyawa aktif yang dapat berperansebagai antioksidan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan aktivitas antioksidan kombinasiekstrak kulit buah naga (Hyloroceus costaricensis) dan bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)dibanding dengan bentuk tunggalnya dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Penarikansenyawa – senyawa aktif dari kulit buah naga dan bunga rosela dilakukan dengan metode maserasidengan menggunakan pelarut etanolik 70%. Kombinasi ekstrak kulit buah naga dan ekstrak bungarosella dibuat dengan perbandingan 1:2 dan 2:1. Hasil penelitian menunjukkan IC 50 kulit buahNaga (Hylocereus costaricensis) sebesar 176,5653 ppm dan 183,9309 untuk bunga Rosela ( Hibiscussabdariffa L). Sedangkan pada kombinasi kulit buah naga dan bunga menghasilkan nilai IC50 sebesar175,6420 ppm untuk perbandingan (1:2) dan 133,1688 ppm untuk perbandingan (2:1). Kesimpulanpenelitian bahwa kombinasi ekstrak kulit buah naga dan ekstrak bunga rosela lebih baik dibandingkandengan bentuk tunggalnya.Kata kunci : kulit buah naga, bunga rosela, aktivitas antioksidan, DPPH, IC50.
ABSTRACTAntioxidant is a compound that can prevent or slow down the oxidation reactions coused by free radicals.Dragon fruit’s peels (Hyloroceus costaricensis) and Rosela’s flower sepal (Hibiscus sabdariffa L.) areplants that contains active compounds as antioxidants. The aims of this study to determine the abilityof the antioxidant activity of the combination of dragon fruit’s peels (Hyloroceus costaricensis) andRosela’s flower sepal (Hibiscus sabdariffa L.) extracts compared with singular material with DPPH(1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) methods. Withdrawal active compounds from dragonfruit’s peels andRosela’s flower made by maceration method using 70% ethanolic. Combination of dragon fruit’s peels(Hyloroceus costaricensis) and Rosela’s flower sepal (Hibiscus sabdariffa L.) extract are made by 1:2and 2:1 ratio. The result showed that IC50 values of dragon fruit’s peels extract was 176,5653 ppm, IC50values of Rosela’s flower sepal extract was 183,9309 ppm. IC50 values of dragon fruit’s peels extract andRosela’s flower sepal extract combination with 1:2 ratio is 175,6420 ppm, and IC50 values of dragon fruit’s peels extract and Rosela’s flower sepal extract combination with 2:1 ratio is 133,1688 ppm. Theresult showed that dragon fruit’s peels extract and Rosela’s flower sepal extract combination is betterthan their first form.Keywords : Dragon fruit’s peel, Rosela flower, antioxidant activity, DPPH, IC5
PENGARUH EMPATHY PERAWAT TERHADAP LOYALITAS PASIEN UMUM
ABSTRAKPelayanan jasa rumah sakit membutuhkan empathy perawat sebagai salah satu bagian dari komunikasiperawat. Komunikasi perawat yang kurang baik menjadikan pasien kecewa dan mudah menceritakanpengalamannya kepada orang lain. Pelayanan keperawatan yang berkualitas didukung olehkomunikasi perawat sebagai sarana pemasaran interaktif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasiempathy perawat dan loyalitas pasien serta menganalisis pengaruh empathy terhadap loyalitas pasien.Penelitian kuantitatif, menggunakan sampel sejumlah 183 responden, dengan teknik purposive samplingdi RSUD Kabupaten Sukoharjo. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner. Analisa datamenggunakan product moment,regresi linier sederhana. Analisa univariat diperoleh hasil empathytergolong baik, dan pasien menunjukkan loyal. Analisa bivariat dengan studi korelasi product moment,dan regresi linier sederhana. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada pengaruh empathy terhadaployalitas pasien (p value 0,0001). Empathy perawat sebagai sarana pemasaran interaktif mempengaruhiloyalitas pasien, karena pemasaran interaktif menjadi salah satu pilar manajemen pemasaran jasa dirumah sakit. Manajemen rumah sakit sebaiknya melakukan evaluasi kepuasan pasienKata kunci: empathy perawat, loyalitas pasien.ABSTRACTHospital services requires empathy nurses as one part of the communication nurse. A bad communicationof a nurse will make the patient disappointed and this patient will easily tell his/her experience to otherpeople. A qualified nursing service is supported by a nurse’s good communication as a mean of interactivemarketing. This research is aimed to identify the characteristics of nurses’ empathy, and also patients’loyalty, as well as to analyze the influence of empathy to the patients’ loyalty. The quantitative researchused a sample of 183 respondents, using purposive sampling technique in RSUD Kabupaten Sukoharjo(Sukoharjo Regency). The data were collected by giving questionnaires. The data analysis used productmoment, a simple linier regression. Univariate analysis resulted in empathy is considered good, and thepatient showed loyalty. Bivariate analysis used a correlation study of product moment, and simple linierregression. The result of bivariate analysis showed there was an influence for empathy for the patients’loyalty (p value 0,0001). Empathy nurses as an interactive marketing influences patients’ loyalty sinceinteractive marketing becomes one of an important thing for service marketing management in thehospital. A hospital management should conduct an evaluation on the patients’ satisfactionKey words: empathy nurses, patients loyalty
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG MANFAAT MUSIK KLASIK DENGAN MOTIVASI MENDENGARKAN MUSIK KLASIK PADA IBU HAMIL DI SURAKARTA JAWA TENGAH
ABSTRAKMusik merupakan seni antara lain ber-genre (beraliran) rock (heavy metal) hingga musik klasik. Musik klasik memiliki peranan penting dalam mengaktifkan otak kiri-kanan sang bayi sehingga terdapat keseimbangan antara aspek kognitif dan aspek emosi. Musik klasik dapat merangsang otak sehingga menimbulkan gerakan motorik tertentu pada janin dan bayi yang baru lahir. Ritme musik klasik berfungsi sebagai obat penawar stress (tekanan) bagi ibu hamil. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang manfaat musik klasik dengan motivasi mendengarkan musik klasik pada ibu hamil di Surakarta Jawa Tengah. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik Quota sampling sebanyak 100 ibu hamil. Pengumpulan data pengetahuan dan motivasi diukur dengan kuesioner. Uji instrument penelitian dilakukan pada 50 ibu hamil di Surakarta, Jawa Tengah, untuk dinilai validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Pengetahuan tentang manfaat musik klasik signifikan secara statistik ada hubungan dengan motivasi mendengarkan musik klasik dengan nilai signifikasi 0,01. Adjusted R Square 0,038 sehingga variabel motivasi sebesar 3,80%, sedangkan 96,20% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti ini. Dengan diketahuinya terdapat hubungan antara pengetahuan tentang manfaat musik klasik dan motivasi mendengarkan musik klasik maka pemerintah dapat meningkatkan program pendidikan kesehatan tentang manfaat musik klasik kepada ibu hamil, sehingga pengetahuan dan motivasi ibu hamil akan meningkat, serta janin bisa terstimulasi sejak dalam kandungan.Kata Kunci: ibu hamil, motivasi, musik klasik, pengetahuanABSTRACTMusic is an art among other genre (genre) rock (heavy metal) to classical music. Classical music has an important role in activating the left-right brain of the baby so that there is a balance between cognitive and emotional aspects. Classical music stimulates the brain giving rise to specific motor movements in the fetus and newborn. The rhythm of classical music serves as an antidote to stress (pressure) for pregnant women. The aim of research analyzed the relationship between knowledge about the benefits of classical music with the motivation to listen to classical music in pregnant women in Surakarta, Central Java. The study used observational analytic design with cross sectional approach. The sampling technique is a technique Quota sampling 100 pregnant women. Data collection knowledge and motivation were measured with a questionnaire. Test instrument research conducted on 50 pregnant women in Surakarta, Central Java, to assess its validity and reliability. Analysis of data using simple regression analysis. Knowledge about the benefits of classical music there is a statistically significant relationship with theHUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG MANFAAT MUSIK KLASIK DENGAN MOTIVASI MENDENGARKAN MUSIK KLASIK PADA IBU HAMIL DI SURAKARTA JAWA TENGAHArista Apriani 1), Deny Eka Widyastuti 2), Yunia Renny Andhikatias3)1,2,3Prodi D-III Kebidanan STIKes Kusuma Husada Surakarta1)[email protected])[email protected])[email protected] KesMaDaSka - Januari 2016motivation to listen to classical music with a significance value of 0.01. Adjusted R Square of 0.038 so the motivation variable 3.80%, while 96.20% is explained by other variables not studied this. By knowing the relationship between knowledge about the benefits of classical music and classical music listening motivation for the government to improve health education programs about classical music to pregnant women, so that the knowledge and motivation of pregnant women will increase, as well as the fetus can be stimulated.Keywords: pregnant women, motivation, classical music, knowledg
MUTU PELAYANAN DAN TINGKAT KEPUASAAN PASIEN DI KLINIK TERPADU POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA
ABSTRAKUkuran keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan ditentukan oleh tingkat kepuasan penerimapelayanan. Kepuasan penerima pelayanan dicapai apabila penerima pelayanan memperoleh pelayanansesuai dengan yang dibutuhkan dan diharapkan. Selain memperoleh pelayanan sesuai dengan yangdibutuhkan dan diharapkan maka pelanggan juga mengharapkan adanya pelayanan yang bermutu.Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran mengenai mutu dan pelaksanaan pelayanan sertagambaran pelayanan terhadap pelayanan fasilitas dan petugas di Klinik Terpadu Politeknik KesehatanSurakarta. Jenis penelitian adalah deskriptif metode pendekatan cross sectional. Subyek penelitianadalah seluruh pasien yang berkunjung di Klinik Terpadu Politeknik Kesehatan Surakarta sebanyak91 responden secara purposif sampling. Untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengantingkat kepuasan pasein mengggunakan uji korelasi Spearmen Rank. Hasil penelitian menunjukkanresponden yang menyatakan mutu pelayanan sangat baik 60,44%, cukup baik 38,46% dan kurang baik1,10%. Responden yang menyatakan sangat puas terhadap pelayanan petugas 39,59%, cukup puas58,24% dan kurang puas 2,20%. Responden yang sangat puas terhadap pelayananan fasilitas 41,76%,cukup puas 57,14% dan kurang puas 1,10%. Hasil analisis korelasi rank Spearman diperoleh nilai rs0,064 dengan nilai signifikansi 0,544 > 0,05 sehingga tidak ada hubungan mutu pelayanan dengankepuasan pasien terhadap pelayanan petugas di Klinik Terpadu Politeknik Kesehatan Surakarta. Hasilanalisis korelasi ransk Spearman diperoleh nilai rs 0,304 dengan nilai signifikansi 0,033 > 0,05 sehinggadinyatakan ada hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan terhadap fasilitas di Klinik TerpaduPoliteknik Kesehatan Surakarta.Kata kunci: mutu pelayanan, kepuasanABSTRACTMeasures of success of health services is determined by the level of satisfaction of the service recipient.Satisfaction of service recipients achieved if the recipient of the service receive services in accordancewith the required and expected. In addition to acquiring services in accordance with the required andexpected customer can also expect quality services. The aim of research to get a picture of the qualityand execution of services as well as an overview of the services and facilities services officer at theClinic of Integrated Health Polytechnic Surakarta. This type of research is a descriptive cross sectionalmethod. Subyak study were all patients who visit the clinic Integrated Health Polytechnic Surakartaas many as 91 respondents purposive sampling. To determine the relationship between the quality ofservice satisfaction level pasein mengggunakan Spearman Rank correlation test. The results showed respondents stated that service quality is very good 60.44%, 38.46% is quite good and less good 1.10%.Respondents who expressed great satisfaction with the services officer 39.59%, 58.24% fairly satisfiedand dissatisfied 2.20%. The respondents were very satisfied with the facilities pelayananan 41.76%,57.14% fairly satisfied and dissatisfied 1.10%. Spearman rank correlation analysis results obtained bythe value of rs 0,064 with significant value 0,544> 0,05 so that there is no connection with the servicequality of patient satisfaction with the service personnel at the Integrated Clinic Health PolytechnicSurakarta. Spearman correlation analysis ransk rs values obtained with significant value 0.033 0.304>0.05 so stated there is a relationship between the quality of service to the satisfaction of the facilities atthe Integrated Clinic Health Polytechnic Surakarta.Keywords: quality of service, satisfactio
EFEKTIVITAS SENAM HAID DALAM MENGURANGI INTENSITAS NYERI HAID PADA MAHASISWI PRODI DIII KEBIDANAN STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA
ABSTRAKDismenore adalah salah satu isu penting dalam kesehatan reproduksi perempuan, hal ini ditandaidengan nyeri saat menstruasi yang menyebabkan banyak siswa yang tidak masuk sekolah, belajarkonsentrasi adalah kerugian, dan kegiatan sosial terganggu. Beberapa wanita yang pingsan karenatidak bisa menahan rasa sakit dismenore dan yang lainnya merasa mual apalagi sampai muntah. nyerihaid adalah gejala tidak penyakit, tapi nyeri haid yang ekstrim membebankan para wanita beristirahatdan meninggalkan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari selama beberapa jam atau hari. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan menstruasi untuk mengurangi intensitas nyeri haiddi Prodi DIII Kebidanan mahasiswa STIKes Kusuma Husada Surakarta . Jenis penelitian adalaheksperimental analitik dengan Acak Terkendali Trial (RCT) desain. Sampel penelitian adalah 30 orang.efektivitas latihan menstruasi untuk mengurangi nyeri haid diuji dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada efektivitas latihan menstruasi untuk mengurangi nyeri haid (p <0,001). Inimenunjukkan efektivitas yang signifikan statistik untuk mengurangi intensitas nyeri haid. Kesimpulanpenelitian adalah latihan menstruasi memiliki efektivitas yang signifikan untuk mengurangi intensitasnyeri haid pada wanita.Kata kunci: intensitas, nyeri, haid, senamABSTRACTDysmenorrhea is one of the important issues in reproductive health of women ,it is characterized by painwhen menstruation that causes many students are absent from school, concentration learning are loss,and social activities are disrupted. Some of the women are faint because they can not endure the painof dysmenorrhea and the others feel nauseous moreover until vomit. Menstrual pain is a symptom not adesease, but the extreme menstrual pain imposes the women take a rest and leave the work or daily activityfor many hours or days. This study is aimed to know the effectiveness of menstrual exercise to reduce theintensity of menstrual pain at Prodi DIII Midwifery student of STIKES Kusuma Husada Surakarta. Thekind of this study is analytic experimental with Randomized Controlled Trial (RCT) design. The sampleof this study is 30 people. effectiveness of menstrual exercise to reduce menstrual pain was tested withWilcoxon test . The results showed that there was effectiveness of menstrual exercise to reduce menstrualpain (p <0.001). It showed a statistical significant effectiveness for reducing the intensity of menstrualpain. The conclusion of this study is the menstrual exercise has significant effectiveness to reduce theintensity of menstrual pain in womenKeywords: exercise, intensity, dymenorrhea, menstrua
EFEKTIFITAS RELAKSASI AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN DI POSYANDU LANSIA DESA PLESUNGAN KARANGANYAR
ABSTRAKPengaruh proses menua dapat menimbulkan masalah fisik, psikologis maupun sosial. Keadaan tersebut berpotensi menimbulkan masalah kesehatan salah satunya kecemasan. Relaksasi aromaterapi lavender dapat meningkatkan perasaan positif dan rileks. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas relaksasi aromaterapi lavender terhadap penurunan kecemasan di Posyandu lansia Desa Plesungan Karanganyar. Metode penelitian menggunakan metode Pre Experimental Design dengan rancangan penelitian One-Group Pretest Postest dengan jumlah sampel 15 lansia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HRS-A (Hamillton Ratting Scale for Anxiety) yang terdiri dari 14 item pertanyaan. Data dianalisis menggunakan Uji Statistik Paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan nilai p value 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini relaksasi aromaterapi lavender efektif untuk menurunkan kecemasan lansia.Kata kunci: aromaterapi lavender, kecemasan, lansiaABSTRACTThe influence of the aging process can cause physical problems, psychological and social. The state could potentially cause health problems one of anxiety. Relaxation lavender aromatherapy can enhance positive feelings and relaxed. The purpose of this study to determine the effectiveness of lavender aromatherapy relaxation to decrease anxiety in elderly Posyandu Plesungan Karanganyar village. This study uses the Pre Experimental Design with the study design One-group pretest posttest with a sample of 15 elderly. Collecting data using questionnaires HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety), which consists of 14 items Data were analyzed using Statistical Test Paired sample t-test. These results indicate p value of 0.000. The conclusion of this study relaxation aromatherapy lavender effective to reduce anxiety elderly.Keywords: aromatherapy lavender, anxiety, elderl