Jurnal Teknik Elektro
Not a member yet
108 research outputs found
Sort by
Alat Resusitasi Jantung Paru
Alat Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang sudah tersedia di pasaran memiliki harga yang sangat mahal, hanya dimiliki dan di operasikan oleh tenaga ahli medis. Selain itu kesadaran masyarakat akan pentingnya Bantuan Hidup Dasar sangatlah rendah. Dalam TA ini akan dibuat alat resusitasi jantung paru (RJP). Dalam pembuatan alat resusitasi jantung paru menggunakan 2 buah motor stepper sebagai penggerak utama dan juga menggunakan Arduino uno sebagai controller. Perbedaan dengan alat-alat yang telah di buat sebelumnya sebagian besar menggunakan piston sebagai penggeraknya. Dengan adanya alat resusitasi jantung paru yang mudah di operasikan, diharapkan masyarakat dapat melakukan pertolongan pertama terhadap kasus henti jantung dan mengurangi angka kematian yang diakibatkan henti jantung. Hasil dari pembuatan alat ini adalah sebagai purwarupa alat resusitasi jantung paru (RJP) yang mudah di operasikan oleh masyarakat
Aplikasi untuk Memonitor PLC Pada Mesin Filling dan Capping
Seiring berkembangnya teknologi industri, suatu sistem otomasi industri membutuhkan teknologi PLC (Programmable Logic Controller) untuk memenuhi tuntutan adanya fleksibilitas. Kebutuhan untuk pengawasan kendali proses dan mesin oleh PLC dan pengelolahan data selama proses berlangsung dan dapat dikontrol jarak jauh melalui internet, membawa lahirnya konsep HMI dan aplikasi yang mendukung adalah visual studio C#. Paper ini dirancang untuk mengatur sistem pengisian cairan ke dalam botol kemasan dan dijalankan melalui aplikasi C#. Algoritma kontrol yang digunakan pada mesin ini adalah on/off. Semua penerapan ini dilakukan menggunakan PLC Siemens S7-1200. Semua sistem dapat dikontrol secara otomatis melalui PC dengan menggunakan TIA Portal v12 sebagai HMI software. Dan kontrol jarak jauh melalui laptop menggunakan visual studio C# sebagai aplikasi. Dalam aplikasi C# yang terkoneksi ke PLC menggunakkan library Snap7. Pengujian yang dilakukan dengan membandingkan jalannya plant dengan tampilan/HMI pada komputer serta koneksi PLC Siemens S7-1200 dengan aplikasi dari visual studio C#. Mesin ini memilki kapasitas yang dapat diatur sesuai produksi botol yang diminta dengan rata-rata botolnya berisi 8,4 ml. Aplikasi C# dapat mengontrol PLC S7-1200 yang dihubungkan pada plant
Studi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas
DAS (Daerah Aliran Sungai) Brantas yang terletak di Jawa Timur selain digunakan untuk irigasi, juga untuk pembangkit energy listrik. Setidaknya ada sekitar 12 PLTA yang beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik di Jawa Timur. Tetapi ada beberapa PLTA menghasilkan daya tidak sesuai dengan daya kapasitas masing- masing bahkan tidak memenuhi target produksi. Untuk itu perlu dikaji dan menemukan factor-faktor penyebab menurunnya produksi listrik. Metode yang dilakukan ialah mensurvei ke 3 PLTA yaitu Sengguruh (2×14,5 MW), Sutami (3×35 MW) dan Wlingi (2×27 MW); pengumpulan data, wawancara dan analisa data untuk menemukan faktor kapasitas, daya rata-rata dan jam operasi. Setelah itu mengkaji data pemeliharaan PLTA. Faktor penyebab ialah debit dan sedimen. Pada Sengguruh, dengan volume sedimen sebanyak 48036,15 m3 daya yang dihasilkan 9,43 MW dan debit inflow rata-rata 1,57 m3/det mencapai faktor kapasitas sebesar 42%. Pada Sutami, menghasilkan daya 25,67 MW – 29,14 MW dengan debit rata-rata 3 m3/det dan mencapai faktor kapasitas 46,72% - 62,03% dengan debit rata-rata 1,54 m3/det. Pada Wlingi, faktor kapasitas yang dicapai 29,12% - 39,43% dengan debit rata-rata 3,21 m3/det dan untuk menghasilkan daya sebesar 12,61 MW – 14,40 MW dengan debit rata-rata inflow sebesar 8,04 m3/det
Analisa Keandalan Sistem Kelistrikan Di Daerah Pelayanan P.T. PLN (Persero) Area Timika Berbasis SAIDI SAIFI
Kebutuhan akan energi listrik yang meningkat membutuhkan keandalan dari pendistribusian daya listrik yang baik. Semakin besar dan kompleks sistem distribusi akan memungkinkan keandalan semakin menurun dan mengakibatkan sering terjadinya gangguan/pemadaman. Pemadaman yang disengaja atau tidak disengaja yang diakibatkan oleh adanya gangguan listrik tentu akan merugikan ke dua belah pihak yakni pelanggan maupun pihak PLN sendiri. Beberapa parameter yang dapat dijadikan acuan dalam mengetahui keandalan suatu sistem distribusi yaitu dengan menghitung SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) yang merupakan perhitungan indeks jumlah rata-rata gangguan selama satu tahun dan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) yang merupakan indeks durasi rata- rata gangguan sistem selama satu tahun. Pada skripsi ini diteliti tingkat keandalan sistem kelistrikan di daerah pelayanan PT. PLN (Persero) Area Timika. Perhitungan tingkat keandalan diperoleh dari data sekunder gangguan di jaringan listrik kota Timika. Hasil perhitungan SAIDI adalah 3.5 jam/tahun dan hasil perhitungan SAIFI adalah sebesar 1.4 kali/tahun. Hasil perhitungan SAIDI SAIFI tersebut masih memenuhi target yang di tentukan oleh PT. PLN (Persero) Area Timika dan SPLN No. 68-2: 1986
Pembuatan Lengan Robot Dengan Sistem Pemrograman Menggunakan Gesture Control
Saat ini dibutuhkan peran otomasi dalam setiap industri. Beberapa permasalahan disebabkan karena peningkatan Upah Minimum Regional, dan susahnya melakukan kontrol terhadap para pekerja. Lengan robot ini akan mempermudah proses pemrograman robot industri agar robot industri dapat diterima di berbagai perusahaan di Indonesia. Lengan robot ini menggunakan mekanik sling dan memiliki kemampuan hanya untuk proses pick and place, dengan kapasitas 4 axis, dan metode pengajaran melalui kinesthetic teaching dengan gesture control. Lengan robot memanfaatkan myo armband serta sensor electromyograph untuk membaca gerakan lengan operator
Pengendalian Titik Berat pada Mobile Robot
Mobile robot saat melewati kemiringan medan tertentu memiliki berbagai macam masalah. Salah satu masalah yang dihadapi adalah mobile robot yang memiliki ketinggian tertentu saat melewati medan dengan kemiringan tertentu akan menyebabkan mobile robot terbalik. Desain dari mobile robot ini dikhususkan untuk melewati medan dengan kemiringan tertentu. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan beban tambahan yang disebut sebagai beban dinamis. Beban dinamis digunakan untuk melakukan pergeseran titik berat. Data kemiringan medan yang dilalui mobile robot diperoleh melalui pembacaan accelerometer sedangkan massa beban statis yang dibawa oleh mobile robot diinputkan melalui bluetooth. Kedua data tersebut diolah oleh Arduino untuk menggerakkan motor stepper yang akan menggeser beban dinamis pada posisi tertentu. Mobile robot yang dihasilkan memiliki massa total sebesar 2550 gram dan tinggi beban statis pada posisi 40 cm. Dari hasil pengujian diketahui bahwa massa beban statis maksimum yang dapat dilakukan kompensasi oleh beban dinamis adalah sebesar 350 gram pada kemiringan medan uji 30O dengan perpindahan beban dinamis sebesar 11 cm pada 30O dan 10 cm pada -30O. Pembacaan sensor accelerometer memiliki kesalahan rata-rata pembacaan sebesar 5,88 %. Persentase tingkat keberhasilan mobile robot melalui medan uji dengan kemiringan maksimal 30O sebesar 98,10
Pembuatan Smart Power Outlet Berbasis Smartphone Android
Smart power outlet adalah sebuah perangkat elektronik yang dapat digunakan untuk mematikan/menyalakan perangkat elektronink lain yang terpasang pada outlet. Smart power outlet dikendalikan menggunakan sebuah smartphone. Smart power outlet yang sudah ada di pasaran saat ini memiliki rentang harga sekitar 300.000 sampai 1.000.000 rupiah, dengan fitur yang bermacam-macam. Pada tugas akhir ini akan dibuat smart power outlet dengan harga yang murah dan memiliki fitur yang lengkap. Sistem ini terdiri dari perangkat smart power outlet dan smartphone android. Smartphone android digunakan untuk mengendalikan smart power outlet. Smartphone android berkomunikasi dengan smart power outlet dengan menggunakan jaringan WiFi. Untuk dapat menerima dan memproses perintah dari smartphone android, smart power outlet menggunakan 3 komponen utama yaitu board NodeMcu, modul relay 5V, serta sensor arus ACS712. Berdasarkan hasil pengujian, pengukuran arus AC dengan menggunakan sensor arus ACS712 memiliki error sebesar 3,6%. Untuk sebuah smart power outlet pada tugas akhir ini memiliki harga modal sebesar 263.000 rupiah
Pembuatan Inverter Satu Fasa 100 Watt Menggunakan Konverter Buck
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang konverter dc – ac (inverter) satu fasa 100 watt yang menghasilkan bentuk gelombang output ac sinusoidal. Inverter ini menggunakan konverter buck yang didukung oleh inverter dorong-tarik dan dikontrol menggunakan modulasi lebar pulsa (Pulse Width Modulation). Penguat operasional (op-amp) memiliki kemampuan untuk menghasilkan gelombang PWM. Inverter yang telah dirancang mampu menghasilkan gelombang sinusoidal dengan tegangan ac 211 volt tanpa menggunakan beban
Kendali Suara Berbahasa Indonesia Untuk Automasi Rumah Tinggal
Pembuatan sistem kendali suara berbahasa Indonesia ini bertujuan untuk mengaplikasikan bahasa Indonesia ke dalam sistem pengendali perangkat rumah tangga menggunakan perintah suara. Hal ini dibuat guna memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan terbatas dalam berbahasa asing. Fokus pembuatan sistem ini menggunakan Raspberry Pi sebagai “otak” dari keseluruhan sistem. Untuk mengenali perintah suara digunakan Speech-To-Text (STT) engine Julius. Pembuatan model bahasa dan model akustik menggunakan metode Hidden Markov Model (HMM), dengan bantuan perangkat lunak Hidden Markov Model Toolkit (HTK). Perekaman suara yang digunakan untuk training model akustik dilakukan dengan perangkat lunak Audacity. Penangkapan suara sistem menggunakan webcam USB dengan mikrofon built-in. Metode perancangan dan pembuatan dimulai dari studi literatur, perancangan dan pembuatan sistem, pengujian sistem, dan penarikan kesimpulan. Hasil akhir, didapatkan model training terbaik, yang memiliki jumlah sample training sebanyak 26 sample, dan dapat mengenali 11 perintah. Dengan menggunakan model tersebut, sistem dapat mengenali perintah yang diberikan pengguna baru dengan kesuksesan sebesar 49,09% sebelum melakukan training, dan 63,63% sesudah melakukan training (sebanyak 4 sample). Perintah dari pengguna lama dapat dikenali dengan kesuksesan sebesar 89,09% sesudah ditambahkannya training dari pengguna baru. Batas maksimal intensitas kebisingan yang ditangkap mikrofon agar sistem dapat mengenali perintah adalah 69 dB. Semakin jauh jarak pengguna saat memberikan perintah, dan semakin tinggi intensitas kebisingan yang ditangkap, menyebabkan turunnya kemampuan sistem dalam mengenali perintah
Prototipe Balancing Robot Dengan Metode Kendali PID
Saat ini teknologi untuk alat transportasi ataupun kegiatan yang mendukung manusia semakin berkembang. Salah satunya adalah balancing robot yang sekarang semakin banyak berkembang dan digunakan oleh perorangan ataupun industri. Balancing robot bisa digunakan dalam bentuk transportasi berupa segway atapun alat bantu untuk produksi pada pabrik. Untuk masalah keseimbangan pada robot, digunakan PID Control yang bertujuan untuk mengembalikan posisi robot dari posisi awal miring menjadi tegak atau seimbang. Berdasarkan hasil pengujian pada posisi tidur, robot tidak dapat mengembalikan posisi menjadi tegak atau seimbang dikarenakan adanya osilasi gangguan pada robot