Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    359 research outputs found

    Hubungan Kompetensi Guru dengan Kompetensi Siswa Mengolah Makanan Kontinental pada Kelas XI Jasa Boga di SMK N 3 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Ikalia, Devi. 2013. Hubungan Kompetensi Guru dengan Kompetensi Siswa Mengolah Makanan Kontinental pada Kelas XI Jasa Boga di SMK N 3 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas  Negeri Malang, Pembimbing (1) Dra. Rini Sudjarwati, M.Pd, (II) Drs. Setiadi Cahyono Putro, M. Pd, M.T.   Kata Kunci : Hubungan, Kompetensi Guru, Mengolah, Makanan Kontinental, SMK N 3 Malang. Kompetensi mengolah makanan kontinental terkait dengan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa SMK jurusan tata boga, dimana siswa mempunyai pengetahuan,sikap dan keterampilan yang mandiri. Kompetensi guru adalah penunjang tercapainya kompetensi siswa mengolah makanan kontinental. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan seberapa tinggi kompetensi guru dalam mengajar kompetensi mengolah makanan kontinental; (2) mendeskripsikan seberapa tinggi kompetensi siswa mengolah makanan kontinental; (3) mengungkap hubungan kompetensi guru dengan kompetensi siswa mengolah makanan kontinental pada kelas XI Jasa boga di SMK N 3 Malang; dan (4) mengungkap seberapa besar kontribusi kompetensi guru terhadap kompetensi siswa mengolah makanan kontinental. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui hubungan kompetensi guru dengan kompetensi mengolah makanan kontinental pada siswa, dan mengetahui sumbangan efektif yang diberikan oleh kompetensi guru terhadap kompetensi siswa mengolah makanan kontinental. Hasil penelitian ini adalah : sebesar 48 responden (48%) menyatakan bahwa guru memiliki kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dalam kategori sangat tinggi; (2) kompetensi siswa mengolah makanan kontinental sebanyak 87 responden (87%) berada dalam kategori tinggi; (3) nilai koefisien regresi antara kompetensi guru dengan kompetensi mengolah makanan kontinental pada siswa adalah 0,532; dan (4) kontribusi yang diberikan kompetensi guru terhadap kompetensi mengolah makanan kontinental adalah sebesar 28,3% sebagai sumbangan efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional program keahlian jasa boga di SMK N 3 Malang  sesuai temuan penelitian dilihat dari  persepsi siswa termasuk kriteria sangat tinggi; (2) Kompetensi siswa mengolah makanan kontinental dilihat dari prestasi belajar yang diperoleh dalam satu semester termasuk kriteria tinggi; (3) Ada hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dengan kompetensi siswa dalam mengolah makanan kontinental pada kelas XI Jasa Boga di SMK N 3 Malang; dan (4) Kontribusi yang diberikan oleh kompetensi guru terhadap kompetensi siswa mengolah makanan kontinental kelas XI Jasa Boga di SMK N 3 Malang sebesar 28,3%

    Persepsi Siswa Dan Guru Tentang Kompetensi Profesional Guru Studi Pada Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Angkatan 2009

    No full text
    ABSTRAK   Widyastuti, Lisa. 2013. Persepsi Siswa Dan Guru Tentang Kompetensi Profesional Guru Studi Pada Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Angkatan 2009. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Rini Sudjarwati, M.Pd, (II) Dr. Rina Rifqie Mariana, M.P.   Kata kunci: persepsi, kompetensi profesional Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa dan guru tentang kompetensi profesional guru pada mahasiswa program studi S1 Pendidikan Tata Boga angkatan 2009 dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan Keguruan di SMK pada semester genap 2012-2013. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah kompetensi profesional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi S1 Pendidikan Tata Boga angkatan 2009. Lokasi penelitian ini adalah di SMK Kompetensi Keahlian Jasa Boga tempat mahasiswa melaksanakan kegiatan PPL Keguruan. Responden dalam penelitian ini adalah guru pamong yang bersangkutan dan siswa-siswi yang diajar saat melaksanakan kegiatan PPL Keguruan di SMK pada semester genap 2012-2013. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Hasil penelitian ini adalah (1) penguasaan materi mata pelajaran yang dimiliki mahasiswa dengan kategori sangat tinggi sebanyak 3 orang (7%), tinggi sebanyak 37 orang (88%), dan sedang sebanyak 2 orang (5%), (2) penguasaan standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang dimiliki mahasiswa dengan kategori sangat tinggi sebanyak 9 orang (21%), tinggi sebanyak 20 orang (48%), dan sedang sebanyak 13 orang (31%), (3) kemampuan mengembangkan materi mata pelajaran yang dimiliki mahasiswa dengan kategori sangat tinggi sebanyak 2 orang (5%), tinggi sebanyak 39 orang (93%), dan sedang sebanyak 1 orang (2%), (4) kemampuan mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan yang dimiliki mahasiswa dengan kategori sangat tinggi sebanyak 6 orang (14%), tinggi sebanyak 22 orang (53%), dan sedang sebanyak 14 orang (33%), (5) kemampuan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri yang dimiliki mahasiswa dengan kategori sangat tinggi sebanyak 3 orang (7%), tinggi sebanyak 38 orang (91%), dan sedang sebanyak 1 orang (2%), dan (6) persepsi siswa dan guru tentang kompetensi profesional guru pada mahasiswa program studi S1 Pendidikan Tata Boga angkatan 2009 tergolong positif dengan kategori tinggi

    Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan rumah makan pada keluarga di kota Batu

    No full text
    ABSTRAK   Rahmawati, Aulia, Nur. 2013. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Rumah Makan Pada Keluarga Di Kota Batu. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Dra. Mazarina Devi, M.Si. (II) Laili Hidayati, S.Pd, M.Si.   Kata Kunci: Faktor-Faktor, Rumah Makan, Keluarga Kota Batu merupakan kawasan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Salah satu bisnis di bidang kepariwisataan yang tumbuh dengan pesat adalah bisnis Rumah Makan dan Restoran. Konsumen Rumah Makan dan Restoran di kawasan Kota Batu dapat diidentifikasi adalah keluarga. Pengambilan keputusan pembelian oleh keluarga jauh lebih rumit dibandingkan dengan individu, karena setiap anggota keluarga mempunyai peranan masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi proses keputusan pemilihan rumah makan, bagaimanakah peranan anggota keluarga dalam pengambilan keputusan, atribut-atribut rumah makan apa saja yang dianggap penting oleh anggota keluarga. Penelitian ini termasuk penelitian Deskriptif  Kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah regresi. Populasi dalam penelitian ini yaitu konsumen keluarga yang membeli makanan pada rumah makan di Kota Batu. Sampel dalam penelitian ini yaitu konsumen keluarga yang berjumlah 91 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner (angket). Berdasarkan hasil analisis data; 1) Ada pengaruh yang signifikan antara variabel faktor budaya, faktor kelas sosial, faktor kelompok anutan, faktor keluarga dan faktor atribut terhadap variabel keputusan pemilihan rumah makan pada keluarga, 2)Variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pemilihan rumah makan adalah variabel keluarga sig 0.000, selanjutnya adalah variabel faktor kelompok anutan sig 0.004, faktor budaya sig 0.005, faktor kelas sosial sig 0.024, dan faktor atribut sig 0.029, 3) Anggota keluarga yang paling dominan berperan dalam pengambilan keputusan pemilihan rumah makan adalah istri sebesar 2.66, selanjutnya adalah suami 2.64, anak 2.44 dan yang berperan selanjutnya adalah keputusan bersama sebesar 2.40, 4) Atribut-atribut rumah makan yang dianggap penting oleh setiap anggota keluarga adalah lokasi sebesar 2.99, selanjutnya adalah harga 2.67, pelayanan 2.58, dan rasa 2.42. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat secara parsial dan secara simultan

    persepsi siswa tentang persiapan pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 1 batu

    No full text
    ABSTRAK   Sari, Siti Murni Wulan. 2013. Persepsi Siswa Tentang Persiapan Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian Jasa Boga di SMKN 1 Batu. Skripsi. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes (II) Dra. Teti Setiawati, M.Pd.   Kata kunci: persepsi, uji kompetensi, keahlian jasa boga Persepsi merupakan proses masuknya pesan atau informasi ke dalam otak manusia. Uji kompetensi pada sekolah menengah kejuruan merupakan bagian ujian nasional terdiri atas ujian teori kejuruan dan ujian praktik kejuruan. Diharapkan persepsi siswa dalam uji kompetensi keahlian dapat dijadikan sebagai informasi atas kompetensi yang di miliki oleh calon tenaga kerja dan uji kompetensi keahlian sangat berperan penting dalam lembaga pendidikan, selain merupakan bagian ujian nasional yang menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi kelulusan. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana persepsi siswa tentang persiapan tempat pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 1 Batu., (2) Bagaimana persepsi siswa tentang persiapan bahan pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 1 Batu., (3) Bagaimana persepsi siswa tentang persiapan peralatan pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 1 Batu., (4) Bagaimana persepsi siswa tentang persiapan sosialisasi pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 1 Batu., (5) Bagaimana persepsi siswa tentang persiapan materi pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 1 Batu.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Batu dan subyek penelitian yakni siswa kelas XII program keahlian Jasa Boga dengan jumlah populasi 51 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dan observasi. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) persepsi siswa tentang persiapan tempat pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga menyatakan baik (70%)., (2) persepsi siswa tentang persiapan bahan pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga menyatakan baik (84,1%)., (3) persepsi siswa tentang persiapan peralatan pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga menyatakan baik (78%)., (4) persepsi siswa tentang persiapan sosialisasi pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga menyatakan baik (69%)., (5) persepsi siswa tentang persiapan materi pelaksanaan uji kompetensi keahlian jasa boga menyatakan baik (71%). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian sejenis, dapat dijadikan sebagai bahan referensi dan wacana untuk mengembangkan lebih lanjut penelitian-penelitian yang lain yang sejenis dan bukan hanya satu jenis uji kompetensi keahlian melainkan pada semua ujian program keahlian jasa boga, selain siswa kelas XII untuk lebih mengetahui secara jelas bahwa uji kompetensi keahlian tidak untuk kelas XII saja,  namun juga untuk kenaikan kelas X dan kelas XI

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI PADA MATA PELAJARAN PENGELOLAAN USAHA JASA BOGA (PUJB) DI SMK KARTIKA IV-I MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Dieka Arumeng. 2013. Implementasi Pembelajaran Berbasis Kompetensi pada Mata Pelajaran Pengelolaan Usaha Jasa Boga di SMK Kartika IV-I Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Teti Setiawati, M.Pd., (II) Dr.H. Dwi Agus Sudjimat, S.T., M.Pd.   Kata kunci: implementasi, pembelajaran, kompetensi, SMK Pendidikan merupakan sarana penting dalam rangka menciptakan generasi anak bangsa yang potensial dan bermutu. Salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan adalah dengan cara menyempurnakan kurikulum, yaitu dengan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Implementasi pembelajaran berbasis kompetensi menuntut adanya perubahan pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi yang berpusat pada siswa, serta penilaian yang semula berorientasi diskriminasi siswa kepada yang berorientasi diferensiasi siswa. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, pembelajaran berbasis kompetensi merupakan pembelajaran yang memadukan antara pengetahuan, kemampuan, dan sikap serta penerapan ketiga hal tersebut dalam melaksanakan tugas di lapangan kerja. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal, yaitu kelengkapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis kompetensi, kelengkapan pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi, dan kelengkapan pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis kompetensi dalam mata pelajaran Pengelolaan Usaha jasa Boga (PUJB) di SMK Kartika IV-I Malang. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Langkah-langkah yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan data kemudian menyusunnya, mendeskripsikan, menganalisis dan menginterprestasikan sesuai dengan jenis data yang dibutuhkan dan tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa kelengkapan Rencana Pelaksananaan Pembelajaran (RPP) termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 20,7, kelengkapan pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi termasuk ke dalam kategori cukup baik dengan persentase sebesar 64% dan kelengkapan evaluasi pembelajaran termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 12,3

    Evaluasi Mutu Fisik, Daya Terima dan Kadar Vitamin SElai Apel Formulasi Pare (momordica charantia L.)

    No full text
    oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/28096 ABSTRAK   Ramdhanaty,  Rizkiyah. 2013. Evaluasi Fisik, Daya Terima dan Kadar Vitamin Selai Apel Formulasi Pare (Momordica charantia L.). Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ir. Ummi Rohajatien, M.P., (II) Drs. Made Wena, M.Pd, M.T.   Kata Kunci: Pare (Momordica charantia L.), selai apel, kadar vitamin.             Selai adalah sejenis bahan pencampur atau pengoles makanan yang kental seperti pasta, lebih kental dari sirup atau saus. Selai apel formulasi pare merupakan selai apel dengan menambahkan buah pare di dalamnya. Buah pare sering kita temukan di pasar tradisional, buahnya bulat memanjang dan berbintil-bintil pada permukaan kulitnya. Pare kaya akan nilai gizi, salah satunya yaitu vitamin C dan β-karoten (Provitamin A). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik (pH, TPT, warna, dan daya oles), kandungan vitamin C, kadar β-karoten, dan uji penerimaan panelis (aroma, rasa dan tekstur).             Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pembuatan selai apel formulasi pare persentase 35%, 50% dan 65% dengan pengujian sebanyak tiga kali pengulangan. Data dianalisa menggunakan analisa one way ANOVA, jika terdapat perbedaan antar perlakuan maka dilanjutkan dengan uji BNT/ LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selai apel formulasi pare pada persentase 65% memiliki kadar vitamin C tertinggi (11,20 mg/100gr), kadar β-karoten tertinggi (35,822 ug/100gr) diperoleh dari selai apel formulasi pare pada persentase 65%, nilai pH tertinggi diperoleh dari selai apel formulasi pare persentase 65% (3,68), nilai tertinggi total padatan terlarut diperoleh dari selai apel formulasi pare persentase 35% (78,47 0brix), nilai warna L (kecerahan) berkisar antara 32,5 sampai 36,60, nilai warna a- (hijau) berkisar antara 6,6 sampai 10,2, nilai warna b+ (kuning) berkisar antara 12,6 sampai 16,9, nilai daya oles tertinggi (8,27) diperoleh dari selai apel formulasi pare pada persentase 35%. Hasil analisis LOA pada daya terima panelis terhadap tingkat kesukaan aroma, rasa dan tekstur selai apel formulasi pare dengan persentase 35%, 50% dan 65% secara keseluruhan dapat diterima oleh panelis

    pengaruh penyelenggaraan makanan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Terhadap Daya Terima Pasien Dewasa Ruang Dahlia II

    No full text
    ABSTRAK   Yudo, Mahardiyanto.2013. Pengembangan pembelajaran Peraturan permainan sepakbola (1,2,3 dan 4) Melalui vcd(video compact Disc) Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.Skripsi.Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sulistyorini,M.Pd (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd.   Kata kunci: pengembangan, pembelajaran, peraturan permainan1,2,3 dan  4, VCD, Sepakbola. Pada Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang terdapat matakuliah T&P Sepakbola 2. Matakuliah tersebut merupakan matakuliah lanjutan setelah menempuh matakuliah T&P sepakbola 1. Didalam matakuliah T&P sepakbola 2 terdapat beberapa materi ajar seperti, teknik dan pola penyerangan, teknik dan pola bertahan,  peraturan pertandingan, peraturan permainan. Berdasarkan observasi dan analisis kebutuhan yang dilakukan oleh peneliti, Penelitian awal (analisis kebutuhan) menunjukkan bahwa kurang lengkapnya media pembelajaran pada matakuliah T&P sepakbola 2.Media pembelajaran yang pernah di dapatkan responden hanya buku ajar saja dan 100%responden menyatakan memerlukan media pembelajaran peraturan permainan yang berupa video khususnya pada peraturan permainan (1, 2, 3, dan 4). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan pembelajaran peraturan permainan sepakbola point (1,2,3 dan 4) melalui VCD pada  mahasiswa fakultas ilmu keolahragaan PengembanganPembelajaranPeraturanPermainaninimenggunakanlangkah-langkahpenelitiandanpengembangan Research & Development (R&D) dari Borg & Gall (1983:775).Pengembanganpembelajaraninimenggunakan7 langkahyaitu: 1). Melakukanpenelitianawal, pengumpulan data,informasitermasukkajianpustakadanobservasilapangan. 2). Mengembangkanprodukawal. 3). Evaluasiahli. 4). Ujicobaprodukawal. 5). Revisiprodukawalsesuaidengankegiatanujicobaprodukawal.6).Ujicobalapangan. 7). Revisiproduksesuaidengankegiatanujicobalapangan. Berdasarkan data yang diperoleh dari analisis hasil uji kelompok kecil diperoleh persentasesebesar 86,2% dan masuk kategori valid. Dan hasil anlisis uji lapangan untuk kelompok besar menyatakan 85,9% danmasukkategori valid sehinggaproduklayakdigunakan. Agar pengembangan pembelajaran peraturan permainan ini dapat digunakan pada sasaran yang lebih luas lagi, maka ada beberapa bagian produk yang perlu direvisi. Hal ini dilakukan untuk lebih memaksimalkan VCD pembelajaran peraturan permainan (1,2,3 dan 4) yang dikembangkan sehingga beberapa kekurangan dalam proses editing video dapat tercukupi dan perlu ditambahkan keterangan divideo sehingga pesan yang disampaikan jelas

    Persepsi Konsumen Terhadap Kualitas Layanan Bogasari Baking Center Kediri

    No full text
    ABSTRAK   Brahmantio, Riski. 2013. Persepsi Konsumen Terhadap Kualitas Layanan Bogasari Baking Center Kediri. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Aisyah Larasati, Ph D (2) Dr. Titi Mutiara Kiranawati, M.P.   Kata kunci: kualitas layanan, pelatihan, bogasari baking center. Bogasari Baking Center adalah lembaga pelatihan di bidang jasa yang memberikan pelayanan pelatihan produk olahan berbasis tepung terigu. Sesuai dengan tujuan lembaga yang bergerak dalam bidang jasa yaitu menghasilkan laba, Bogasari Baking Center berusaha memberikan kemudahan dan fasilitas-fasilitas dalam melayani konsumen, hal ini sangat penting yang perlu diperhatikan oleh pihak manajemen guna menciptakan konsumen yang loyal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan yang diberikan kepada konsumen oleh  Bogasari Baking Center berdasarkan lima dimensi servqual. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik purposive random sampling dengan jumlah sampel 200 orang. Instrumen penelitian berupa angket yang berisi pilihan jawaban yang telah disediakan (tertutup) dan dianalisa dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persepsi konsumen terhadap dimensi kualitas pelayanan Bogasari Baking Center diketahui sebagai berikut; (1) bukti langsung kualitas pelayanan dinyatakan baik dengan penilaian rata-rata sebesar (61,25%), (2) kategori baik untuk dimensi keandalan (59,5%), (3) kategori baik untuk dimensi daya tanggap (65,9%), (4) kategori baik untuk dimensi jaminan (60,5 %) dan (5) empati (69%) mendapatkan kategori baik. Berdasar persepsi konsumen terhadap lima dimensi kualitas layanan, dapat disimpulkan bahwa usaha peningkatan kualitas layanan di Bogasari Baking Center sebaiknya difokuskan pada usaha peningkatan lahan parkir (51%) sampel tidak nyaman dengan tempat parkir BBC) dan penampilan karyawan (68%)

    Evaluasi Mutu Ragi Alami Berbahan Dasar Kurma dalam Pembuatan Roti Tawar Sebagai Alternatif Pengganti Instant Yaest

    No full text
    ABSTRAK   Maulida, Tanzila. 2013. Evaluasi Mutu Ragi Alami Berbahan Dasar Kurma dalam Pembuatan Roti Tawar Sebagai Alternatif Pengganti Instant Yeast. Progam Studi S1 Pendidikan Tata Boga. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Wiwik Wahyuni, M. Pd. (II) Laili Hidayati, S. Pd., M. Si.   Kata kunci: kurma, roti tawar, ragi kurma, kalsium, kalium. Kurma adalah sejenis tanaman palem yang buahnya dapat dimakan, rasanya manis dan terkandung banyak vitamin, mineral dan serat. Roti tawar adalah jenis roti putih yang mempunyai kandungan gula dan lemak dibawah 10 % dan mempunyai tekstur yang soft atau lembut. Ragi kurma adalah ragi alami yang terbuat dari kurma air, dan madu yang dimasukkan dalam dimasukkan toples yang telah disterilisasi dan disimpan pada suhu ruang (25-27°C) selama 6 hari, yang berfungsi untuk mengembangkan roti. Kalsium adalah mineral yang sangat penting bagi tubuh khususnya bagi sistem metabolisme tubuh, dan penghubung antarsaraf yang bekerja diseluruh tubuh. Kalium adalah salah satu jenis mineral makro yang berfungsi untuk kesehatan jantung dan memperlancar keseimbangan cairan tubuh. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pembuatan roti tawar, dengan menggunakan 100% ragi kurma sebagai pengembang dan roti tawar ragi instant sebagai kontrolnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan kimia (kalsium,kalium), sifat fisik(warna dan tekstur), uji mutu hedonik (rasa dan aroma) dan uji hedonik (warna, aroma, rasa, tekstur). Panelis pada penelitian ini adalah panelis agak terlatih mahasiswa DIII/S1 Tata Boga Universitas Negeri Malang angkatan 2010- 2011 sebanyak 30 orang. Data dianalisa menggunakan analisa uji dua sampel atau uji T. Hasil sifat kimia, kalsium menunjukkan rerata tertinggi pada perlakuan P1 (roti tawar beragi kurma) dengan nilai rerata 38,24. Kandungan kalium pada roti tawar yang tertinggi adalah pada perlakuan P1 (roti tawar beragi kurma) dengan nilai rerata 44,89. Sifat fisik warna diperoleh nilai rerata dengan kisaran, warna L (kecerahan) antara 69,3 sampai 65,9 dan a+(kemerahan) antara 6,55 sampai 5,30 sedangkan warna b+ (kekuningan) antara 15,45 sampai 12,65.Sifat fisik tekstur tidak berbeda nyata dengan kisaran rerata 5,6 sampai dengan 5,65. Hasil uji mutu hedonik rasa tawar yang tidak berbeda nyata antara perlakuan P1 (roti tawar beragi kurma) nilai rerata 4,3 dengan nilai rerata perlakuan P2 (roti tawar menggunakan ragi instant) dengan nilai 4,1. Uji mutu hedonik aroma menunjukkan bahwa nilai rerata uji mutu hedonik aroma tidak berbeda nyata antar perlakuan dengan kisaran rerata 4,1 sampai 4,4. Hasil Uji hedonik warna menunjukkan P1(roti tawar beragi kurma) merupakan rerata yang paling tinggi dengan nilai 4,67. Uji hedonik aroma tidak berbeda nyata antar perlakuan dengan kisaran rerata 4,1 sampai 4,4. Uji hedonik rasa tidak berbeda nyata antar perlakuan dengan kisaran rerata 4,1 sampai 4,3. Uji hedonik tekstur tidak berbeda nyata antar perlakuan dengan kisaran nilai rerata 3,9 sampai 4,2

    Studi Pengembangan Bumbu Pecel Instan dalam Bentuk Bubuk dengan Teknik Pengeringan Menggunakan Vacuum Dryer. Skripsi

    No full text
    ABSTRAK   Pusporini, Diah Ayu.2013. Studi Pengembangan Bumbu Pecel Instan dalam Bentuk Bubuk dengan Teknik Pengeringan Menggunakan Vacuum Dryer. Skripsi, Program Studi Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat, S.T., M.Pd, (2) Dra. Rini Sudjarwati, M.Pd.   Kata kunci: pengembangan, bumbu pecel, instan, pengeringan, vacuum dryer Bumbu Pecel adalah pangan olahan yang terbuat dari bahan dasar kacang tanah yang diproses secara bertahap dari proses penggorengan atau penyangraian hingga mencapai tingkat kematangan tertentu dan proses pencampuran dengan bahan-bahan lain yang berperan sebagai bumbu diantaranya gula merah, garam, serta rempah-rempah dengan komposisi yang sedikit berbeda-beda tergantung ciri khas masing-masing daerah. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan formula dan langkah-langkah (proses) yang tepat pembuatan bumbu pecel instan dengan vacuum dryer serta menentukan waktu dan temperatur yang tepat. Selanjutnya produk diuji untuk mengetahui adanya perbedaan diantara dua sampel bumbu pecel instan dan tingkat kesukaan panelis dari segi rasa, tekstur, dan warna bumbu pecel instan. Pengujian terhadap rasa, tekstur, warna, dan tingkat kesukaan menggunakan format penilaian terhadap subjek uji coba, kemudian hasil uji coba dianalisis menggunakan Uji t untuk mengetahui apakah antara produk bumbu pecel instan satu (BPI 1) dan bumbu pecel instan dua (BPI 2) terdapat perbedaan. Hasil uji kesukaan dianalisis menggunakan persentase dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil analisis Uji t menunjukkan ada perbedaan dalam segi rasa, tekstur dan warna antara BPI 1 dan BPI 2. Hasil uji tingkat kesukaan terhadap produk BPI 1 dan BPI 2 menunjukkan bahwa BPI 1 yang lebih disukai dari segi rasa, tekstur dan warna. Berdasarkan hasil uji mutu dan tingkat kesukaan dapat diambil kesimpulan proses penghalusan bumbu pecel dengan cara diblender dan dikeringkan menggunakan mesin vacuum dryer selama 9 jam dinilai responden dapat menghasilkan bumbu pecel instan yang lebih baik dan maksimal, yaitu berbentuk bubuk dengan tekstur yang halus dan kering, rasa pedas manis, dan warna cokelat kekuningan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah perlu untuk meneliti daya tahan penyimpanan bumbu pecel instan

    0

    full texts

    359

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇