E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Produk Mangrove di Kelurahan Tambaan Kota Pasuruan
Berdasarkan survey lokasi yang kami lakukan bahwa Kelurahan Tambaan merupakan wilayah bagian Kota Pasuruan yang berada diwilayah pesisir dan memiliki banyak tanaman bakau (mangrove) yang dirawat serta dikelola oleh petani mangrove hal ini untuk mencegah abrasi di wilayah Kelurahan Tambaan saat air laut mengalami pasang. Selama ini tanaman mangrove di wilayah Kelurahan Tambaan belum pernah dilakukan pengolahan dan hanya dibiarkan saja karena terbatasnya pengetahuan dan belum ada bimbingan dari pihak lain. Tujuan kami melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan produk olahan mangrove ini untuk pemberdayaan masyarakat Kelurahan Tambaan dengan memanfaatkan potensi lokal sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyrakat di wilayah Kelurahan Tambaan. Tahap analisis situasi penentuan sasaran atau target program didasarkan pada parameter pemberdayaan masyarakat pesisir di wilayah Kelurahan Tambaan Kota Pasuruan, permasalahan memiliki potensi spesifik usaha yang memungkinkan untuk dilakukan pengembangan. Sosialisasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang manfaat mangrove. Pelatihan pembuatan produk mangrove power ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan masyarakat yang hadir yaitu petani mangrove, ibu-ibu kader PKK dan karang taruna dengan ikut pelatihan ini harapanya peserta yang hadir dapat mengembangkan produk mangrove powder ini sebagai kegiatan usaha. Kaji tindak partisipatif aktif yang kami laksanakan mulai dari perencanaan, implementasi maupun pengawasan. Program-program yang lebih menyentuh dan bersifat implementatif sangat dibutuhkan masyarakat sehingga hasilnya dapat dilihat secara terukur dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memotivasi dan menanamkan keyakinan akan kemampuan mereka dalam mengembangankan usaha pengolahan produk berbasis mangrove lebih aman dari sisi kesehatan dan kualitas produk
Pengelolaan Kualitas Kredit dan Upaya Pencegahan Kredit Bermasalah di PT BPR Mitra Bali Srisedana Mandiri
Industri perbankan sering kali meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan juga kesejahteraan masyarakat negara kita. Bank itu sendiri adalah lembaga keuangan di mana kegiatannya. Perbankan bertugas memberikan kredit dan kredit yang diberikan. Tujuan utama dari industri perbankan adalah untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dengan meningkatkan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi serta menciptakan stabilitas nasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Peran perbankan sering dianggap sebagai jantung dan penggerak perekonomian suatu negara. Dikatakan seperti itu karena usaha perbankan bertugas untuk memberikan kredit dan kredit yang diberikan mempengaruhi kehidupan masyarakat terutama di bidang ekonomi. BPR yang memiliki kepanjangan bank perkreditan rakyat bertugas memberikan pelayanan dalam bidang jasa keuangan kepada masyarakat. Salah satu BPR yang ada di bali adalah BPR Mitra Bali Srisedana mandiri yang juga menjadi instansi tempat penulis melaksanakan program PKL dan di mana penulis mendapatkan beberapa masalah terkait dengan perkreditan. Penulis dapat melakukan beberapa tindakan untuk menjaga kualitas pelayanannya. Serta memanfaatkan teknologi digital agar ikut berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Mengingat banyaknya saingan yang dimiliki oleh PT BPR Mitra Bali Srisedana Mandiri
Peningkatan Pemahaman Edukasi Seksual Guru SD Melalui Pop-Up Book Digital
Situasi pelecehan seksual di Kulon Progo semakin buruk dengan adanya pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) yang memicu perubahan sosial dan ekonomi. KKG Gugus 1 Kapanewon Temon menghadapi beberapa permasalahan: (1) minimnya pengetahuan guru dan siswa tentang bentuk dan jenis pelecehan seksual, (2) belum tersedianya sumber belajar bermuatan edukasi pencegahan pelecehan seksual di perpustakaan sekolah, (3) rendahnya kompetensi literasi digital guru, dan (4) belum adanya program KKG yang bertujuan untuk income generating. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi menawarkan solusi berupa sosialisasi dan pendampingan mengenai edukasi pencegahan pelecehan seksual melalui pop-up book digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan guru tentang edukasi seksual untuk siswa di SD yang awalnya 56% meningkat menjadi 90%
Pelatihan dan Pendampingan Kegagalan Teknologi Terkait Brainware dan Bencana Alam pada Distributor Sepatu
Brainware berperan dalam pengoperasian sistem. Brainware terdiri dari berbagai peran seperti System Analyst, Programmer, Engineer, dan lainnya. Brainware melakukan input data dan output data, serta menyiapkan perangkat lunak dan perangkat keras komputer. Pengabdian masyarakat terkait keamanan informasi dilakukan di salah satu distributor sepatu. Permasalahan yang dihadapi perusahaan antara lain perbedaan data stok antara Kantor Pusat dan toko, serta hilangnya data CCTV karena gangguan eksternal. Kegiatan pengabdian ini meliputi presentasi, tanya jawab, dan umpan balik dengan tujuan membantu memecahkan masalah yang ada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan informasi. Materi mencakup berbagai topik terkait kebijakan keamanan informasi, brainware, kebijakan penggunaan komputer dan printer, serta penanggulangan bencana alam. Hasil menunjukkan adanya kebijakan keamanan informasi, penggunaan komputer dan printer, serta penanggulangan bencana alam
Penguatan Kompetensi Profesional dan Pedagogik Guru MGMP Biologi dalam Mengembangkan Pembelajaran Inovatif untuk Mendukung Pemberdayaan Keterampilan Abad-21 Siswa
Paradigma pendidikan telah berubah menuju pendidikan abad-21 yang dikenal dengan masa pengetahuan (knowledge age). Pendidikan pada masa knowledge age tidak lagi didominasi dengan transfer pengetahuan namun telah diarahkan pada melibatkan siswa untuk mampu membangun dan mengembangkan keterampilan berpikir sehingga mampu mengkonstruksi pengetahuan baru sebagai upaya untuk meningkatkan penguasaan terhadap materi pelajaran. Guru abad-21 diharapkan memiliki lebih banyak pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi dan memahami tantangan perubahan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan soft skill dan hard skill guru dalam mengembangkan pembelajaran inovatif berbasis PBL, case based learning (CBL) dan PjbL dalam membangun keterampilan abad-21 siswa. Rencana kegiatan akan dilakukan dalam beberapa fase: (1) pendalaman materi biologi, (2) pembekalan keterampialan merancang pembelajaran PBL, CBL dan PjBL, (3) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis PBL/CBL atau PjBL, (4) mengimplementasikan pembelajaran berbasis PBL/CBL atau PjBL. Seluruh kegiatan akan dinilai sebagai evakuasi terhadap pelaksanaan kegiatan
Pendampingan Pemecahan Masalah Aljabar dan Geometri bagi Guru SD Kabupaten Magetan
Tujuan pembelajaran Matematika di SD, antara lain adalah agar peserta didik memiliki kemampuan pemahaman konsep, penalaran, memecahkan masalah, mengkomunikasikan gagasan, dan memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. Memberikan pengajaran tentang bagaimana menyelesaikan masalah, merupakan tugas seorang guru untuk memberikan tantangan atau motivasi kepada para peserta didik agar mereka mampu memahami masalah tersebut, tertarik untuk memecahkannya, mampu menggunakan semua pengetahuannya untuk merumuskan strategi dalam memecahkan masalah, melaksanakan strategi, dan menilai apakah jawaban tersebut benar. Untuk dapat memotivasi para peserta didik yang demikian, maka setiap guru matematika harus mengetahui dan memahami langkah-langkah dan strategi dalam penyelesaian masalah matematika dan terampil dalam menyelesaikan masalah tersebut. Dari sisi lain, hasil survei pengetahuan awal terhadap 8 Guru SD di Kabupaten Magetan hanya 2 guru yang mendapat nilai 52 dan 1 guru yang mendapat 65 (skala 0-100). Berdasarkan uraian tersebut, tim dari jurusan Matematika Universitas Negeri Surabaya, mengadakan kegiatan "Pendampingan Pemecahan Masalah Aljabar dan Geometri Bagi Guru SD Kabupaten Magetan". Metode pendampingan yang dilakukan adalah diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Pendampingan secara luring dilakukan pada tanggal 22 Juli 2023 yang diawali dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SDN Tambran, Achmad Maarif, S.Pd., M.Pd., dilanjutkan dengan survei kemampuan awal, diskusi terkait langkah-langkah penyelesaian masalah dan strategi pemecahan masalah, diskusi terkait penyelesaian masalah aljabar dan geometri, dan survei kemampuan akhir pemecahan masalah. Kegiatan penugasan dilakukan secara daring sebagai tindak lanjut dari pendampingan secara luring. Dengan demikian dapat disimpulkan ada peningkatan kemampuan pemecahan masalah aljabar dan geometri untuk guru SD di Kabupaten Magetan
Pelatihan Pembuatan Bukti Karya Guru Sesuai Platform Merdeka Mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Semarang
Era digital menuntut para pendidik untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi yang mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kinerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM), sebuah inovasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Namun, hadirnya PMM tidak dapat digunakan secara maksimal oleh guru SMA Muhammadiyah 1 Semarang, karena belum mengerti dan memahami dalam pengoperasian dan pemanfaatannya terutama terkait dengan bukti karya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan SMA Muhammadiyah 1 Semarang dalam hal membuat bukti karya pembelajaran sehingga mendukung peningkatan kinerja guru yang profesional. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman PMM dan kemampuan guru dalam membuat bukti karya pembelajaran, yang ditunjukkan dengan semua guru (100%) menghasilkan modul ajar, bahan ajar, artikel ilmiah, dan praktik baik
Pelatihan Program Citizen Science bagi Guru Biologi SMA di Kabupaten Majalengka
Pengembangan profesi berkelanjutan (PKB) merupakan upaya guru untuk terus meningkatkan profesionalitas sebagai pendidik. Salah bentuk PKB yang dianjurkan adalah pengembangan pembelajaran yang inovatif seperti melalui implementasi pembelajaran berbasis Citizen Science (CS). Tujuan PKM ini adalah untuk menyebarluaskan gagasan CS dalam dunia pendidikan khususnya pada pembelajaran biologi di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka. Metode pelaksanaan PKM ini berupa pelatihan teoritis dan praktik mengenai implementasi program Citizen Science dalam pembelajaran biologi. Peserta yang terlibat dalam PKM ini sebanyak 27 guru di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka. PKM ini melalui tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Hasil PKM menunjukkan guru di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka memperoleh pengetahuan baru terkait pembelajaran inovatif berbasis CS dalam bentuk teoritis dan praktis untuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran biologi yang relevan. Online Citizen Science (OCS) melalui media sosial dan web seperti iNaturalist dapat dimanfaatkan guru dalam menunjang proses pembelajaran biologi secara online yang dapat terhubung dengan para Citizen Scientist di seluruh dunia. Respon peserta kegiatan sangat positif terhadap kegiatan PKM ini karena telah memberikan perspektif baru terkait pembelajaran biologi yang melibatkan komunitas belajar melalui keterlibatan dalam program CS
Pembuatan dan Pelatihan Perawatan Instalasi Keran Cuci Tangan Tanpa Sentuh untuk Mencegah Penyebaran Virus di Masa Pandemi bagi Umat di Gereja Bunda Maria Diangkat ke Surga, Klaten
Meskipun masa pandemi Covid 19 telah mereda, namun kebiasaan mencuci tangan tetap menjadi kebutuhan. Selain untuk mencegah tertular virus juga untuk menjaga kebersihan diri. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini melatih kompetensi membuat kran otomatis tanpa sentuh dan membuat instalasinya. Pelatihan membuat instalasi dan kran otomatis kepada umat Gereja Bunda Mara Diangkat ke Surga, Klaten ini diharapkan dapat menginspirasi umat untuk memperbanyak dan merawat kran otomatis ini dengan baik. Kran otomatis ini disederhanakan tanpa menggunakan mikrokontroler sehingga selain harga lebih terjangkau juga akan mudah dibuat sendiri. Sistem yang digunakan adalah deteksi oleh inframerah akan mengirimkan perintah ke modul relay untuk mengaktifkan solenoid valve membuka kran, ketika ada obyek yang mengenai sensor dengan jarak kurang lebih 15 cm. Solenoid akan menutup kran setlah obyek dihilangkan
PKM Steam Corner pada Guru-Guru PAUD di Jawa Tengah
Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan satu upaya yang ditujukan kepada anak semenjak lahir hingga usia enam tahun. Pendidikan dan pembiasaan merangsang otak anak untuk menerima pendidikan, sehingga pendidikan yang dimulai sejak dini berbeda. Dalam pertumbuhan fisiologis, anak PAUD membutuhkan permainan. Bermain meregenerasi saraf neurogenik di mana saraf ini merangsang kekuatan otak dan berkembang pesat. Namun pada kenyataannya, tidak ada alat permainan penelitian ilmiah. Banyak guru PAUD yang masih berjuang untuk melakukan penelitian ilmiah dalam pembelajaran. Selain itu, di lembaga PAUD, tidak banyak pembelajaran yang dapat diserap oleh pendidikan berbasis STEAM, dan tidak ada alat bermain konstruktif berupa KIT yang diintegrasikan ke dalam pendidikan STEAM. Salah satu mainan yang dapat merangsang otak, seperti STEAM corner, merupakan mainan konstruktif sebagai media pengenalan penelitian ilmiah sejak dini. Hasil pengabdian yang dilakukan oleh Tim Pengabdian UPGRIS di antaranya Mitra mampu mengoperasikan alat permainan STEAM corner dan memanfaatkan dalam pembelajaran di sekolah untuk menyimulasikan dan mengeksplorasi aktivitas siswa sehari-hari dengan menggunakan STEAM Corner