E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Edukasi Palang Merah Remaja SMP Negeri 13 Bandar Lampung dalam Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Lingkungan Sekolah
Penyakit tular vektor merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, penyakit tular vektor utama adalah demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, filariasis, dan malaria. Salah satu upaya pencegahan dalam mengurangi beban penyakit tular vektor adalah dengan perubahan perilaku yang dicapai dengan memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Penyelenggaraan edukasi di sekolah penting untuk dilaksanakan, terutama pemberian edukasi kepada palang merah remaja (PMR) sehingga dapat menjadi pionir peningkatan kesadaran, perubahan perilaku, dan peer educator dalam pencegahan penyakit tular vektor di lingkungan sekolah. Edukasi dilaksanakan di SMP Negeri 13 Bandar Lampung dengan peserta yaitu siswa PMR. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan evaluasi berupa uji awal dan akhir. Materi yang diberikan meliputi definisi, cara penularan, contoh penyakit tular vektor, contoh vektor dan cara pencegahannya di lingkungan sekolah yang dibagi menjadi dua sesi dan diikuti dengan tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan siswa PMR SMP Negeri 13 Bandar Lampung terkait penyakit tular vektor
Berlatih Keterampilan Public Speaking dengan Teknik CLAPS bagi Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Serang
Keterampilan public speaking penting untuk dimiliki siswa termasuk pada siswa Sekolah Dasar, namun masih banyak siswa yang enggan ataupun kurang percaya diri ketika harus berbicara di depan umum, seperti di SDN Tembakang 01 Pontang, sehingga tujuan diadakan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan kemampuan kepercayaan diri anak berupa berlatih keterampilan public speaking dengan teknik CLAPS yaitu Clear Loads and Powerfull. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode ceramah, metode praktik dan metode tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukkan siswa-siswa memahami teknik public speaking CLAPS yaitu teknik bicara yang dilakukan dengan menggunakan kata-kata yang jelas, teratur dan penuh energi, bukan berarti teriak namun menggunakan diafragma yang bulat sehingga suara yang keluar menjadi bagus dan cukup jelas didengar oleh semua audiens, dan hindari pembicaraan yang berbelit-belit atau berulang, sehingga mudah dipahami oleh audiens. Siswa-siswa juga mampu mempraktikkannya serta termotivasi untuk terus berlatih public speaking karena menyadari keterampilan public speaking diperlukan agar mereka lebih percaya diri saat tampil berbicara di depan umum. Keterampilan public speaking juga dapat terus diajarkan ataupun dilatih pada siswa di lingkungan sekolah, seperti misalnya dijadikan kegiatan ekstrakurikuler ataupun pelatihan yang bersifat insidental
Pelatihan Inovasi Produk Olahan Pala (Myristrica Fragrans Houtt.) di Dusun Toisapu Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon
Sasaran program PKM ini adalah kelompok masyarakat yang produktif secara ekonomi (kelompok usaha pala kecil). Tujuan program ini adalah untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi, terutama dalam usaha berbagai jenis olahan buah pala (Myristrica fragrans Houtt.) Mitra usaha dalam program ini adalah usaha pembuatan jus pala dan berbagai olahan pala HUNILAI Dusun Toisapu Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra ini adalah: (1) jus pala yang dihasilkan masih keruh dan warnanya kurang menarik; (2) kurang adanya variasi olahan buah pala yang dikembangkan; (3) belum adanya variasi olahan permen jelly buah pala; dan (4) sarana dan prasarana pengolahan dan kemasan permen jelly buah pala. Target dan luaran yang dihasilkan dari program PKM ini: (1) jus pala yang dihasilkan jernih dan tidak keruh; (2) ibu-ibu menghasilkan produk selai pala dari limbah sisa hasil olahan jus pala; dan (3) inovasi pengolahan permen jelly buah pala. Tingkat pengetahuan peserta meningkat setelah pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan pelatihan, sehingga menjadi lebih terampil menerapkan inovasi olahan daging buah pala
Promosi Kesehatan Mengenai "Bahaya Merokok" di Lingkungan Universitas Esa Unggul kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Tahun 2023
Merokok akan mengakibatkan tingginya polusi udara dan meningkatkan masalah gangguan pernapasan di masyarakat. Masalah kesehatan ini tidak hanya berdampak kepada si perokok, namun juga pada orang-orang sekitar yang tidak merokok. Kampus merupakan salah satu KTR yang di tetapkan oleh Pemerintah dalam UU RI no.36 Tahun 2009 dan di lingkungan kampus wajib menerapkan KTR tersebut. Namun, hal yang terjadi di Universitas Esa Unggul adalah, benar jika Universitas telah mensosialisasikan KTR di Kampus, dengan membuat rambu "Dilarang Merokok di Kawasan Kampus" namun masih banyak masyarakat kampus yang tetap melakukan aktivitas merokok ini di area kampus, bahkan tepat di rambu-rambu larangan merokok tersebut. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat kampus dalam penerapan dan mengindahkan kebijakan KTR ini di Kampus. Kegiatan intervensi ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai bahaya rokok, cara berhenti merokok dan pemahaman tentang Kebijakan KTR di lingkungan Kampus yang dihadiri 37 orang terdiri dari Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan di lingkungan kampus. Selama kegiatan banyak respon dan tanggapan yang diberikan peserta. Beberapa peserta juga dapat memahami pentingnya menaati KTR di tempat umum khususnya di Kampus. Selain mengingatkan kembali tentang pentingnya KTR di kampus, penyuluhan ini juga membantu pihak kampus dalam menegakkan kembali peraturan KTR di lingkungan kampus
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pencegahan Perkawinan Usia Anak dan Kekerasan Berbasis Gender Model Kolaboratif-Pastisipatif
Perkawinan usia masih terjadi dan berdampak pada munculnya masalah sosial seperti kemiskinan, rendahnya kualitas kesehatan ibu dan anak, serta kekerasan dalam rumah tangga. Norma gender yang ada pada masyarakat Desa Polengan masih rentan memunculkan kekerasan berbasis gender dengan korban kekerasan paling banyak adalah perempuan. Tidak hanya itu, belum adanya instrumen pedoman tentang partisipasi masyarakat dalam pencegahan perkawinan usia anak dan kekerasan berbasis gender. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan cara memberikan sosialisasi dengan tujuan penguatan kapasitas masyarakat, membangun komitmen melalui pendekatan community based organization, dan menyusun pedoman Pencegahan Perkawinan Usia Anak dan Kekerasan Berbasis Gender. Terdapat tiga ruang lingkup partisipasi masyarakat dalam upaya merespon perkawinan usia anak: (1) upaya kolektif terintegrasi dalam mewujudkan lingkungan bebas pernikahan anak; (2) pengarusutamaan pendewasaan usia perkawinan minimal 21 pada level penyusunan kebijakan; dan (3) pendampingan dan pemberdayaan bagi keluarga rentan sebagai dampak dari pernikahan usia anak. Strategi pencegahan perkawinan usia anak antara lain dengan: (1) Pemberdayaan individu, keluarga, dan kelompok masyarakat, (2) pengarusutamaan pendewasaan perkawinan anak dengan Penyusunan kebijakan Pemerintah desa, (3) komitmen masyarakat dalam mengadvokasi dan memberikan pendampingan pada keluarga rentan, serta (4) nilai dari kegiatan gotong royong secara kolektif. Selain itu, perlu adanya pendekatan dalam mengintervensi perkawinan usia anak yaitu pendekatan primer dengan cara pencegahan dan pendekatan sekunder dengan cara pendampingan
Pengaplikasian Manajemen Keuangan Melalui Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana bagi UKM Batik Bakaran Kabupaten Pati
Laporan keuangan merupakan bagian penting dalam mengelola serta menjalankan usaha, baik usaha skala besar maupun kecil seperti UMKM, dengan laporan keuangan pemilik usaha dapat mengambil keputusan yang tepat bagi usaha yang dijalankan. Tetapi tidak sedikit UMKM yang tidak melakukan pencatatan laporan keuangan karena dianggap sulit dan membutuhkan waktu lama. UMKM yang menjadi mitra adalah UKM Batik Bakaran Misih dan UKM Batik Bakaran Yuliati Warno. Tujuan pengabdian pada UKM Batik Bakaran Juwana adalah memberikan suatu pemahaman bagi pengrajin batik mengenai pentingnya manajemen keuangan khususnya pencatatan keuangan sehingga mitra dapat mengimplementasikan pencatatan keuangan pada kegiatan usaha yang dijalankan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini di antaranya diskusi dengan mitra masalah yang dihadapi, pemaparan materi mengenai manajemen keuangan serta praktik dan simulasi pencatatan keuangan sederhana sesuai dengan transaksi yang digunakan dalam kegiatan usahanya, yang terakhir diskusi dan tanya jawab terkait materi yang belum dipahami oleh mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mitra dapat melakukan pencatatan keuangan sederhana dengan baik sesuai dengan standar akuntansi keuangan sehingga mitra dapat mengetahui laba rugi yang diperoleh, laporan perubahan modal serta laporan posisi keuangan sehingga mitra dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya serta dapat mengetahui keuntungan yang didapatkan setiap bulannya
Manajemen Pengelolaan English Course: Pendekatan Budaya Lokal dalam Mencapai Program Bahasa Inggris di YPPNH
Yayasan pondok Pesantren Nurul huda memiliki program berbahasa Inggris pada santri. Permasalahan yang dialami program sulit terlaksana karena materi pembelajaran yang diajarkan tutor bersifat tekstual dan tidak menyesuaikan Tingkat kebutuhan santri. Proses kegiatan melalui perbaikan manajemen pembelajaran berbasis budaya lokal santri dengan pembelajaran menggunakan contextual learning atau pembelajaran berbasis kontekstual berdasarkan melalui zona berbahasa Inggris. Metode yang digunakan, menggunakan metode pelatihan, pendampingan dan Pendidikan berkelanjutan dengan perbedaan hasil yang signifikan antara pretest dan posttest, serta hasil 79% santri sangat setuju jika proses pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari atau contextual learning berbasis budaya lokal santri, 19% santri setuju dan tidak ada santri yang tidak setuju jika proses pembelajaran berbasis budaya lokal
Optimalisasi Pemasaran Produk Kopi Kelompok Tani Desa Gunungsari Melalui Penerapan Platform Digital
Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran produk kopi dari Desa Gunungsari melalui platform digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan implementasi strategi pemasaran digital. Hasil menunjukkan peningkatan kehadiran online dan penjualan produk kopi sebesar 40%. Program ini menekankan efektivitas platform digital dalam meningkatkan visibilitas produk dan jangkauan pasar. Selain itu, program ini juga mengatasi keterbatasan akses informasi dan teknologi yang menjadi hambatan utama bagi kelompok tani kopi di Desa Gunungsari. Partisipasi aktif dari kelompok tani dan dukungan dari pemerintah desa sangat berperan dalam keberhasilan program ini
Pemberdayaan UMKM Atsiri Desa Selokarto Batang dalam Pembuatan Cat Aromaterapi Antimikroba dan Aplikasinya
Tanaman atsiri merupakan unggulan ciri khas Kabupaten Batang dimana produk minyak atsirinya menempati peringkat ke 3 di Indonesia dan utamanya terdiri dari minyak cengkeh, nilam, dan serai wangi. Minyak atsiri Indonesia mempunyai pangsa pasar lebih dari 90% kebutuhan dunia atau sekitar 35-40% dari total nilai ekspor minyak atsiri. Kabupaten Batang memiliki sekitar 30 UMKM yang bekerja secara sinergis di bidang wirausaha produksi dan pengolahan minyak atsiri. Meskipun demikian, harga minyak atsiri sangat mudah naik turun bergantung pada pasar. Hal ini menyebabkan perlunya upaya diversifikasi berbagai produk berbasis atsiri yang dapat dikerjakan oleh UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan diversifikasi produk berbasis atsiri yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan bertujuan melatih pembuatan diversifikasi produk berbasis atsiri. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan diversifikasi produk atsiri berupa pembuatan bahan tambahan cat aromaterapi antimikroba. Hasil kegiatan memperlihatkan UMKM dan KWT mengerti dan mampu membuat produk yang disuluhkan dengan baik dan bernilai ekonomi. Selain itu mereka juga sangat tertarik untuk mengaplikasikan cat aromaterapi antimikroba di lingkungan mereka agar tercipta lingkungan yang lebih sehat
Pengembangan Gerakan Literasi Sekolah Melalui Pendampingan Penyusunan Antologi Karya Kreatif SDKr YBPK Ngaglik Malang
Sekolah Dasar Kristen (SDKr) YBPK Ngaglik Sukun Malang telah melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan pendampingan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) sejak tahun 2019. Fokus program pengabdian kepada masyarakat tahun 2022 adalah pendampingan penyusunan antologi karya kreatif. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sebagai teladan literasi sekolah dan mendorong kreativitas peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan dan pendampingan menulis kreatif dan menggambar, serta penerbitan antologi karya kreatif guru dan siswa. Lokakarya penulisan karya kreatif bagi guru menghasilkan draf puisi dan cerpen yang kemudian diselesaikan dalam kegiatan pendampingan secara daring. Berdasarkan pengamatan atas puisi dan cerita pendek yang dihasilkan selama kegiatan pendampingan ini, peserta mampu menyampaikan idenya dengan sederhana tetapi mampu mengekspresikan berbagai tema tentang sekolah maupun pendidikan secara umum. Beberapa perbaikan draf karya sastra tersebut antara lain perlunya memperbaiki plot cerita, memperjelas kalimat, memeriksa kesesuaian diksi dengan gagasan yang ingin disampaikan, dan memperbaiki tata bahasa yang digunakan. Pelatihan menggambar untuk siswa akan dilaksanakan sebanyak 4 kali dengan tema lingkungan sekolah dan lingkungan alam. Selama pelatihan menggambar, siswa menunjukkan semangat dan mampu mengikuti petunjuk yang diberikan oleh instruktur. Dua puluh delapan karya sastra dan gambar hasil pelatihan ini kemudian disusun dalam sebuah antologi untuk diterbitkan