E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    611 research outputs found

    Pelatihan dan Pendampingan Keuangan dan Akuntansi EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) dan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) di Wilayah Ciganitri dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung

    Full text link
    Pengusaha EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) dan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) yang memiliki usaha home industri garmen, perdagangan, dan jasa persewaan, di wilayah Ciganitri dan Dayeuhkolot, tidak memahami apa dan bagaimana laporan keuangan disajikan sesuai standar. Implikasinya, mereka tidak dapat menyajikan laporan keuangan, sehingga penilaian kinerja keuangannya gagal dilakukan, termasuk pelaporan perpajakannya. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta dari berbagai unit usaha EMKM dan BUMDES. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu entitas EMKM dan BUMDES memahami keuangan dasar dan mensosialisasikan penggunaan aplikasi akuntansi si Apik dan SIABDES untuk penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK) EMKM. Identifikasi masalah, yang merupakan tahapan kegiatan Abdimas yaitu kegiatan survei pendahuluan di lokasi, kegiatan sosialisasi dan pelatihan, FGD pasca pelatihan serta asesmen, untuk mengukur pencapaian hasil dari abdimas. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemahaman peserta Abdimas yang dapat mulai menerapkan aplikasi akuntansi si Apik atau SIABDES untuk tujuan penyusunan dan penyajian laporan keuangan mereka sesuai standar, sehingga kewajiban mereka dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dapat dibantu diwujudkan

    Kolaborasi Triplehelix dalam Workshop Pemasaran Berbasis Digital untuk Pelaku Usaha Mikro di Desa Cinunuk

    Full text link
    Sebagai salah satu pelaku bisnis di Indonesia, pelaku usaha mikro harus dapat beradaptasi dengan tuntutan revolusi industri 4.0. Salah satunya keharusan dimilikinya kemampuan untuk dapat memanfaatkan jaringan internet agar dapat memperluas jangkauan pemasaran sehingga meningkatkan pendapatannya. Namun pada kenyataannya, kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh pelaku usaha mikro, termasuk pelaku usaha mikro yang berada di Desa Cinunuk. Atas permasalahan tersebut, dalam pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad ini, arah kegiatan dimaksudkan untuk membantu pemerintah desa melaksanakan salah satu tugasnya, sedangkan tujuannya diarahkan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan kepada para pelaku usaha mikro agar dapat memanfaatkan jaringan internet untuk memasarkan produknya dengan berbasis digital melalui kegiatan workshop. Kegiatan dilakukan dengan kolaborasi triple helix yang melibatkan pihak Pemerintah Desa Cinunuk, mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad, dan pemilik online shop Crust Road. Rangkaian kegiatan pemberdayaan berhasil dilaksanakan sesuai rencana dengan capaian peningkatan pemahaman terkait pemasaran berbasis digital dan dimilikinya akun online shop oleh para pelaku usaha mikro. Capaian ini tidak terlepas dari keberhasilan dalam menjalankan kolaborasi triple helix dengan masing-masing pihak menjalankan perannya masing-masing tetapi secara bersinergi, dengan saling mengisi dan menutupi keterbatasan pihak lain

    Sosialisasi Smart Parenting Melalui Gerakan Literasi Bersama Para Ibu PKK Desa Ngampungan

    Full text link
    Seiring dengan perkembangan zaman peran orang tua dalam membantu tumbuh kembang anak agar mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas menjadi sebuah tanggung jawab yang harus dilakukan. Namun, kesadaran dan pemahaman masyarakat khususnya para orang tua nyatanya tidak benar-benar tahu bagaimana memberikan parenting/pola asuh yang baik kepada anak-anak. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perilaku anak yang tidak terarah dan tidak memiliki emosi yang stabil. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan untuk mensosialisasikan bagaimana literasi parenting yang baik dan benar terhadap anak-anak. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah orang tua/wali di Desa Ngampungan. Rencana kegiatan meliputi sosialisasi mengenai literasi parenting, edukasi mengenai pernikahan dini, serta dilakukannya sesi diskusi. Hasil dari pada kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam memberikan literasi parenting (pola asuh) yang benar dan yang tidak benar. Sehingga bisa dipraktikkan secara langsung oleh para ibu kepada para putra putrinya di rumah

    Pemanfaatan Website untuk Otomasi Manajemen Salon di Bekasi

    Full text link
    Aplikasi berbasis web menjadi salah satu pendukung bisnis di era modern. Aplikasi berbasis web dapat meningkatkan layanan bisnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bekerjasama dengan salah satu salon kecantikan di kota Bekasi. Tim PKM terdiri atas dosen dan mahasiswa. Pokok kegiatan ini yaitu mengembangkan aplikasi berbasis web untuk mitra. Aplikasi didesain menyediakan beberapa fasilitas utama yaitu menampilkan informasi tentang layanan yang disediakan oleh salon, pemesanan layanan secara online, pencatatan transaksi layanan, dan membuat laporan. Pengembangan website melibatkan mitra sebagai pengguna. Mitra berpartisipasi memberikan informasi mengenai fasilitas aplikasi yang mereka butuhkan. Tim PKM bertindak sebagai pengembang aplikasi. Pengujian aplikasi dilakukan oleh mitra dan pelanggan yang dipilih secara acak. Berdasarkan penilaian dari penguji, aplikasi yang dikembangkan memenuhi kebutuhan mitra dan dapat meningkatkan layanan salon kepada pelanggan

    Program Seminar dan Workshop sebagai Bentuk Penguatan Keterampilan Masyarakat Desa Pagerwangi dalam Pengelolaan Sampah

    No full text
    Permasalahan mengenai tidak berjalanya fungsi TPS3R dan menumpuknya sampah di Desa Pagerwangi menjadi latar belakang dilakukannya pemberdayaan dalam pengelolaan serta pemilahan sampah yang berbentuk seminar dan workshop dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Pagerwangi dalam pengelolaan sampah serta mengatasi permasalahan sampah yang terjadi di Desa Pagerwangi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel yakni menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menjelaskan bagaimana proses kegiatan berlangsung. Sedangkan, metode action research digunakan dalam merancang program pemberdayaan. Adapun, hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan yang dilakukan yakni berupa pemberian materi dan praktik pembuatan eco enzyme serta memberikan pelatihan bagaimana pembuatan ecobricks kepada masyarakat Desa Pagerwangi sebagai langkah ataupun cara yang dapat dilakukan dalam mengelola sampah untuk dijadikan sebagai produk yang dapat bernilai guna. Diharapkan dengan program tersebut mampu untuk mengatasi permasalahan sampah di Desa Pagerwangi dan diharapkan pula masyarakat dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama kegiatan berlangsung di dalam kehidupan sehari-hari

    Pemasangan dan Penyuluhan Sistem Pengolahan Limbah Batik di Kampung Batik Pasundan Desa Sayati

    Full text link
    Beberapa Industri batik menggunakan bahan yang lebih fleksibel dan mudah didapatkan untuk meningkatkan efisiensi produksi, salah satunya menggunakan bahan kimia sebagai pewarna sintetis. Penggunaan bahan-bahan ini untuk efisiensi dan biaya produksi yang dapat merusak kualitas air dan mengancam keseimbangan ekosistem. Kampung Batik Pasundan yang terletak di Desa sayati belum memiliki instalasi pengolahan air limbah. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pemasangan sistem pengolahan air limbah yang dapat digunakan komunitas batik di Kampung Batik Pasundan. Air limbah batik disaring dalam media penyaringan sebagai alat untuk mengolah air limbah. Air limbah yang sudah melewati pengujian laboratorium menghasilkan penurunan kandungan pH yakni dari 8.08 sebelum dilakukan penyaringan menjadi 7.75. Selain itu, dilakukan juga sosialisasi terkait bahaya limbah batik kepada komunitas batik serta pengoperasionalan sistem pengolahan air limbah yang telah terpasang. Komunitas ini dapat merasakan manfaat secara langsung

    Fun learning Matematika: Pendampingan Guru Matematika untuk Menciptakan Pembelajaran Menyenangkan

    No full text
    Kemampuan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan sangat penting untuk meningkatkan minat peserta didik dalam belajar matematika. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat digunakan adalah fun learning. Artikel ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim FTIK IAIN Lhokseumawe pada guru di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Al-Muslimun, Aceh Utara dalam menerapkan fun learning dalam pelajaran matematika, yaitu pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan metode permainan maju-mundur. Kegiatan dilakukan dengan metode participatory action research yang dibagi dalam 4 tahap, yaitu pengenalan fun learning, latihan praktik fun learning, implementasi fun learning, dan evaluasi implementasi fun learning. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru MIT Al-Muslimun yang dibagi dalam 5 kelompok. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan keterampilan bagi guru-guru di MIT Al-Muslimun dalam menerapkan fun learning di kelas. Beberapa kendala yang dihadapi dalam implementasi fun learning adalah terkait persepsi guru tentang kesesuaian materi dengan tingkat kemampuan peserta didik dan tingkat pemahaman guru tentang konsep materi yang disampaikan. Guru yang akan menerapkan pembelajaran ini sebaiknya memiliki kesiapan dan penguasaan konsep yang baik untuk menghindari kesalahan penyampaian di kelas. Hal ini perlu dipastikan sebelum guru mengimplementasikan fun learning di kelas

    Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dan Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas kepada Tokoh Masyarakat Kecamatan Semarang Utara

    No full text
    Kecamatan Semarang Utara merupakan kecamatan yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas, karena wilayahnya terdapat Pelabuhan Kontainer Tanjung Mas Semarang yang setiap hari ada keluar masuk mobil-mobil truk yang bermuatan berat dan lain-lain, rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu sekali adanya Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas. Peserta pelatihan dilatih mengenal penyebab kecelakaan lalu lintas terdapat beberapa faktor di antaranya, pengaruh kepribadian seseorang dalam mengemudi, konsentrasi, tertidur dan kelelahan, pengaruh minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang dalam mengemudi. Akibat kecelakaan dapat menimbulkan kerugian dan perbuatan melawan hukum serta tindak pidana, yang penyelesaiannya bisa melalui musyawarah, mediasi dan keadilan restoratif serta gugatan perdata di Pengadilan Negeri maupun di proses sesuai sistem peradilan pidana. Peserta paham bahwa ada sanksi hukumnya apabila tidak melakukan pertolongan pada korban kecelakaan dan menjadi tahu pula kalau menolong penderita kecelakaan pahalanya sangat besar, karena menyelamatkan orang yang ditimpa musibah kecelakaan

    Pelatihan Komunikasi Terapeutik Kepada Dokter dan Perawat di Rumah Sakit Ibu Anak Bina Medika Bintaro

    No full text
    Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pendampingan kepada dokter dan perawat mengenai komunikasi terapeutik untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Komunikasi Terapeutik merupakan komunikasi terencana yang difokuskan untuk membantu pasien sembuh dan mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup yang sehat. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyelenggarakan pelatihan tatap muka selama 4 pertemuan tatap muka dengan durasi masing-masing lebih kurang 8 jam. Selama 4 pertemuan tersebut dilakukan 4 fase yaitu: penyampaian materi, diskusi, role play dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan komunikasi terapeutik. Dokter dan perawat memiliki kemampuan dalam menyampaikan informasi kepada pasien dengan cara yang humanis. Pengabdian ini merupakan pengabdian berkelanjutan dari tahun sebelumnya, sehingga diharapkan para dokter, perawat serta tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan pelayanan prima kepada pasiennya. Kegiatan pengabdian ini, sebaiknya dilakukan secara berkala untuk memantau situasi dan kondisi penanganan pasien berikutnya dari dokter maupun perawat

    Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang

    Full text link
    Memiliki anak yang menyandang disabilitas bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya. Berbagai tantangan akan dihadapi oleh orang tua dalam pengasuhan dikarenakan orang tua adalah pengasuh utama dari anak mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih orang tua agar bisa menangani anaknya sendiri di rumah juga bisa menjadi tenaga sukarela di posko terapi yang mereka miliki di setiap kecamatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode pelatihan selama 4 hari dengan 4 materi yaitu penanganan disabilitas tunarungu wicara, tunanetra, autis dan cerebral palsy. Keempat materi ini sengaja dipilih karena sesuai kebutuhan yaitu dari penyandang disabilitas yang ada keempat kasus ini yang paling banyak .Adapun hasil yang didapat adalah dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan baik itu dari materi tunarungu wicara dari pretest dengan rata-rata sebesar 57% ke post-test dengan rata-rata sebesar 86,3%, materi tunanetra dari rata-rata pretest sebesar 42% ke post-test dengan rata-rata sebesar 87,6% materi autis rata-rata pre-test sebesar 58,7% dan rata-rata post-test sebesar 87,6%, materi cerebral palsy rata-rata pretest sebesar 22% ke post-test dengan rata-rata sebesar 88%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa orang tua mengikuti dengan baik dan dalam evaluasi akhir semua peserta menginginkan untuk dimonitoring setelah pelatihan

    293

    full texts

    611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇