E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Rancangan Pengembangan Masjid An Nimah di Perumahan Bumi Endah Residence Kota Tasikmalaya
Masjid merupakan pusat kegiatan ibadah dan tempat bersosialisasi bagi umat Muslim. Dalam menjalankan perannya, Masjid memerlukan pembaruan dan pengembangan fasilitas untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Urgensi pengabdian ini dilakukan dikarenakan kondisi di Masjid An Nimah sekarang belum dapat menampung jumlah masyarakat dan belum bisa memfasilitasi secara maksimal pelayanan kepada masyarakat sekitar, sehingga perlu dilakukan perencanaan untuk pengembangan Masjid An Nimah. Pengabdian ini bertujuan untuk membuat perencanaan pengembangan pembangunan Masjid An Nimah, di mana beberapa fasilitas yang dibuat perencanaannya antara lain perencanaan tempat wudhu dan toilet, perencanaan penambahan area sholat, perencanaan kantor dan garasi ambulans, perencanaan menara Masjid. Selain perencanaan desain, akan di buat juga rencana anggaran biaya (RAB). Metode pendekatan penyelesaian masalah mitra dimulai dengan tahapan studi pustaka dan melakukan survei lapangan dan diskusi dengan mitra. Kemudian dilanjutkan pembuatan dokumen perencanaan yang dilakukan tim pengabdian. Dokumen perencanaan yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan juga kondisi lahan yang tersedia. Setelah dokumen perencanaan selesai kemudian dilakukan sosialisasi hasil dan penyerahan dokumen perencanaan kepada pengurus masjid sebagai perwakilan masyarakat sekitar
Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Kegiatan Menggambar dan Mewarnai
Kurangnya kreativitas anak di era digital menjadi alasan utama diadakannya kegiatan menggambar dan mewarnai di TBM Bersaudara RW 07 di BSD. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak agar lebih siap menghadapi tantangan zaman sekarang. Artikel ini menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menjelaskan proses kegiatan dan metode action research untuk merancangnya. Penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini melibatkan anak-anak dalam kegiatan praktis menggambar dan mewarnai dengan panduan untuk meningkatkan kemampuan kreatif mereka. Tujuan utamanya adalah agar kegiatan ini memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mengaktifkan kreativitas mereka lebih lanjut dan mampu mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih baik
Pencegahan Stunting pada Balita melalui Edukasi dan Inovasi Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pisang Barongko sebagai Pangan Lokal untuk Mendukung Tumbuh Kembang Balita di Desa Sidorejo
Tingginya kasus stunting di Desa Sidorejo mendorong dilakukannya program pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi gizi dan pelatihan pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, yaitu pisang Barongko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang pencegahan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pengukuran status gizi, edukasi interaktif, dan praktik pembuatan serta distribusi PMT. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran dan perubahan positif dalam praktik pemberian makan, meskipun secara statistik tidak signifikan (p = 0,120). Namun, stunting tetap terjadi karena faktor non-gizi seperti pola asuh dan rendahnya partisipasi posyandu. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, layanan kesehatan, dan kebijakan adaptif berbasis budaya untuk menurunkan stunting secara efektif
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Inovasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Maros
Kabupaten Maros di Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dalam sektor UMKM yang berfokus pada pertanian, perikanan, dan kerajinan tangan. Artikel ini membahas upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan inovasi UMKM untuk mengatasi tantangan keterbatasan teknologi, informasi, dan akses modal. Pemerintah Kabupaten Maros telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung UMKM, termasuk pelatihan keterampilan, skema pembiayaan yang fleksibel, dan fasilitasi pemasaran digital. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan organisasi non-pemerintah dinilai sangat penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan keberlanjutan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk dan proses produksi, peningkatan akses modal, serta pengembangan jaringan pasar melalui platform digital merupakan kunci peningkatan daya saing UMKM di Kabupaten Maros. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, pemberdayaan UMKM diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memberikan dampak positif pada berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi
Sosialisasi Film Pendek: Adaptasi Buku Cerita Konten Lokal “Semangat Uli Meraih Mimpi”
Materi ajar merupakan bagian yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Keberagaman materi ajar diperlukan untuk memfasilitasi pembelajaran yang menarik di sekolah dasar. Melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, sebuah film pendek bermuatan konten lokal telah disosialisasikan dan dibagikan kepada empat Sekolah Dasar di Kabupaten Toba yang menjadi mitra institusi. PkM dilaksanakan dengan kegiatan menonton bersama di masing-masing sekolah, diskusi, dan tanya jawab tentang film pendek. Selain itu, kuesioner juga dibagikan kepada peserta sosialisasi di keempat sekolah dengan total 260 peserta. Tujuan kuesioner adalah untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi/konten lokal yang disampaikan melalui film pendek dan saran. Dari analisis deskriptif yang dilakukan, secara umum peserta sosialisasi berpendapat bahwa film pendek tersebut sangat mudah dipahami, sangat dekat dengan budaya dan kehidupan sehari-hari, dan sangat menarik dijadikan sebagai materi ajar di kelas. Selain itu, para peserta juga mampu mengidentifikasi budaya Batak Toba dan pesan moral yang disampaikan. Melalui sosialisasi dan diseminasi film pendek ini, diharapkan sekolah memiliki materi ajar yang beragam untuk mendukung pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami
Penerapan Teknologi Roaster Berbasis Internet of Thing (IoT) dan Sachet Forming Machine untuk Meningkatkan Produktifitas dan Kualitas Usaha Kopi Jawico Jepara
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan bisnis kopi lokal, Jawico Coffee di Jepara, melalui penerapan teknologi roaster berbasis Internet of Things (IoT) dan mesin pembentuk sachet. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi kopi dengan memanfaatkan inovasi teknologi modern. Selama 8 bulan, tim memberikan bantuan manajemen keuangan kepada bisnis tersebut, termasuk pencatatan keuangan, pelaporan keuangan, dan dukungan administratif secara keseluruhan. Selain itu, pengembangan branding dan bantuan hukum untuk perizinan usaha juga diberikan untuk memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis kopi tersebut. Penerapan sistem manajemen keuangan sederhana dan strategi branding berhasil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional perusahaan kopi. Proyek ini menunjukkan bagaimana usaha kecil dan menengah (UMKM) lokal dapat memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan kualitas produk dan praktik bisnis mereka. Inisiatif ini juga memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di bidang akuntansi dan manajemen bisnis
Pendampingan Usaha Mikro dalam Peningkatan Produksi dan Perbaikan Teknik Pengemasan Produk Teh Fermentasi Kombucha
Pengabdian kepada masyarakat “Program Dosen Pendamping Wirausaha Masyarakat” telah dilaksanakan pada kelompok Usaha Mikro Kecil “Huma Fermentasi” di Kota Palangka Raya. Usaha produk teh fermentasi ini terbilang masih baru namun cukup banyak peminatnya di Kota Palangka Raya. Pembuatan teh fermentasi membutuhkan waktu 7-14 hari. Mitra hanya mampu memproduksi sebanyak 1-2 kali dalam setiap waktu fermentasi dengan produksi rata-rata 30-40 botol atau sekitar 7,5-10 liter pada setiap periode fermentasi. Selain itu pengemasan produk fermentasi dari mitra masih menggunakan bahan baku plastik yang belum diketahui sertifikasi food grade-nya. Proses pemberian label (labeling) dan penyegelan (sealing) masih manual, serta tidak ada pemberitahuan aturan konsumsi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu mitra dalam meningkatkan produksi dengan lebih efektif dan efisien serta pengemasan yang sesuai dengan standar pengelolaan pangan. Metode kegiatan terdiri dari: (1) peningkatan produksi secara kuantitatif, (2) peningkatan produksi secara kualitatif, dan (3) perbaikan teknik pengemasan produk. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan antara lain meliputi: (1) penambahan sarana penunjang, (2) membangun kerjasama dengan supplier, (3) mengikutsertakan mitra dalam pelatihan pembuatan kombucha, (4) pendampingan produksi kombucha, (5) administrasi usaha mitra, (6) melatih teknik pengemasan, dan (7) monitoring dan evaluasi dilakukan pada bulan ke-1 setelah intervensi, setiap 2 minggu sekali
Pengelolaan Koleksi dan Pelatihan Manajemen Perpustakaan bagi Guru di Sekolah Luar Biasa ABD Negeri Kedungkandang Kota Malang
Sekolah luar biasa ABD Negeri Kedungkandang Kota Malang belum mempunyai perpustakaan yang dikelola berdasarkan standarisasi sehingga hal tersebut juga berdampak pada tata kelola koleksi di dalamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu pihak sekolah dalam tata kelola koleksi perpustakaan sekaligus memberikan sosialisasi kepada guru tentang prosedur manajemen perpustakaan untuk sekolah luar biasa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan model project-based participation yang dipilih untuk membantu pengelola perpustakaan dalam tata kelola koleksi. Metode kedua yang digunakan adalah sosialisasi yang berfokus pada diseminasi pengetahuan bagi guru tentang manajemen perpustakaan, dan metode ketiga yaitu pelatihan bagi pengelola perpustakaan dalam mengoperasionalkan sistem otomasi perpustakaan yang dirancang oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terbadi dalam dua kategori yaitu luaran bagi mitra dimana pengelola perpustakaan memperoleh simulasi dari tata kelola koleksi yang dapat dilanjutkan pengerjaannya oleh pihak pengelola perpustakaan. Guru juga memperoleh wawasan tentang manajemen perpustakaan, dan tim pengabdian juga memberikan donasi berupa koleksi Al-Quran Braille yang dapat digunakan sebagai pendukung pembelajaran siswa. Luaran bagi tim pengabdian yaitu dokumentasi berupa video kompilasi yang diunggah pada channel youtube Universitas. Luaran lain berupa publikasi di portal berita online, dan publikasi artikel di jurnal pengabdian masyarakat. Hasil yang diperoleh dari pengabdian kepada masyarakat berupa pembelajaran dan pengalaman bekerja bagi mahasiswa yang menjadi bagian dari tim, selain itu ada proses penjajakan kerjasama yang sampai saat ini masih didalami oleh pihak sekolah
Peningkatan Pengetahuan dan Praktik Manufaktur Material Komposit untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Penyelarasan keterampilan siswa SMK vokasi dengan kebutuhan industri sangat krusial untuk memastikan relevansi dan kesiapan tenaga kerja di industri penerbangan salah satunya pada pemanfaatan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA). Material komposit merupakan material yang sangat populer digunakan industri tersebut karena kekuatan yang tinggi dan berat yang ringan. Kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Penerbangan Bogor berperan penting dalam menjembatani kesenjangan tersebut dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam penggunaan material komposit. Melalui pelatihan intensif yang mencakup teori dasar serta praktik langsung, siswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang karakteristik dan aplikasi material komposit, yang merupakan komponen esensial dalam industri penerbangan modern. Metode pengabdian dilaksanakan dengan memberikan materi dilanjutkan dengan praktikum pembuatan benda dari material komposit dan kuesioner. Dalam mengukur penambahan pengetahuan mitra dilakukan pre-test dan post-test menunjukkan perubahan pengetahuan dimana 84% siswa memiliki peningkatan jawaban benar serta 57.6% memiliki ketepatan menjawab diatas 70% soal. Kepuasan mitra diukur dengan kuesioner dan mendapatkan 94% siswa kegiatan pelatihan mudah dipahami dan siap menerapkan pembuatan material komposit. Selain itu, tetap perlu adanya peningkatan terutama dalam menanggulangi bau resin ketika praktikum
Pelatihan Pengolahan Pascapanen Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) untuk Meningkatkan Nilai Tambah, Penjualan, dan Strategi Pemasaran Produk Hasil Budidaya Perikanan
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Banyumas selain ikan gurami dan lele. Nila mudah dibudidayakan, kemampuan hidup tinggi, pertumbuhan cepat dengan ukuran badan besar. Nila memiliki nilai ekonomis tinggi, digemari masyarakat, rasanya khas, dagingnya padat, tidak banyak duri, mudah diolah. Nila mengandung protein 17,5%, lemak 4,7%, dan air 74,8%. Minasari merupakan salah satu kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang ada di Desa Purwosari, Baturaden, Banyumas yang membudidayakan ikan nila secara intensif, yaitu dengan penggunaan kincir dan pelet pabrikan sehingga kapasitas produksi perkolam meningkat 3-4 kali lipat atau mencapai 800-1000 kg. Jumlah produksi ini ternyata belum bisa langsung diserap oleh pasar masih sering terjadi keterlambatan panen yang menyebabkan banyak kerugian: waktu pemeliharaan jadi lebih lama, biaya pakan bertambah dan kematian ikan meningkat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota pokdakan Minasari dalam pengolahan pascapanen produk budidaya perikanan yaitu pembuatan bakso dan nugget yang sehat, enak dan bergizi tinggi. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra ini diharapkan menjadi salah satu solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan berupa pemaparan materi, diskusi dan praktik serta dilengkapi dengan pretest, post-test dan evaluasi kepuasan peserta. Berdasarkan nilai hasil pretest (78,039 ± 5,659), post-test (94,510 ± 5,393), t (18) -8,77 dan P value sebesar 1,506 x 10-10 ( 0,05) dan kepuasan peserta sebesar 88% sangat puas. Dengan demikian kegiatan pelatihan pengolahan pascapanen hasil budidaya perikanan pembuatan nugget dan bakso telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan dan peserta merasa sangat puas