E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA DI KELURAHAN PODOREIO KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA DI KELURAHAN PODOREIO KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARAN
SUSU KEDELAI SEBAGAI PRODUK KEWIRAUSAHAAN PKK
AbstractThis community service is carried out in form of entrepreneurship training and practicing making soybean milk (theory and practice) for the PKK women in Bulusan, Tembalang-Semarang. It was held on Saturday, March 18th 20012 at 09.00 A.M until 02.00 P.M. It was in the hall of Bulusan centre. The goal of this community service is to build the entrepreneurship by giving the training in making soybean milk in individual and groups. The audiences were also given the financial calculation of selling soybean milk and how to start selling it efficiently. The method which was used in this community service was explaining, question and answer, and direct practice. The result of this community servise shows that most of the PKK women are interested in developing the entrepreneurship by selling the product of soybean milk. It will be realized by their next trading of soybean milk.Key Words: Entrepreneurship, Business and Soybean MilkAbstrakKegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan (teori dan praktik) mengenai kewirausahaan dan praktik pembuatan susu kedelai bagi PKK Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 18 Maret 2012 jam 09.00 WIB ?óÔé¼Ã”Ç£ 14.00 WIB yang bertempat di aula kelurahan Bulusan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperdayakan PKK kelurahan Bulusan dalam berwirausaha dengan diberi pelatihan membuat susu kedelai secara mandiri dan kelompok. Informasi perhitungan dana berwirausaha dengan produk susu kedelai, dan bagaimana memasarkan produk susu kedelai juga disampaikan dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya minat yang besar dari PKK Bulusan untuk mengembangkan kewirausahaan dengan membuat susu kedelai. Hasil dari pelatihan ini akan direalisasikan dengan usaha kelompok pembuatan susu kedelai.Kata Kunci: Kewirauasahaan, Bisnis, dan Susu Kedela
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS KARAKTER BAGI GURU IPA SMP DI SMPN 30 KOTA SEMARANG
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS KARAKTER BAGI GURU IPA SMP DI SMPN 30 KOTA SEMARAN
PEMBINAAN PENGAJAR TK DALAM MEMAHAMI STATUS GIZI ANAK BALITA
AbstractNutritional status is a person's nutritional state, in this case can be detected by means of anthropometry is to measure the size of the body, such as body weight (BW), height (TB), the circle of the upper arm (LLA). This activity is usually done by all people but must be trained first. At this time of devotion, Tim IKIP PGRI want to follow up the IBM program, which is a kindergarten teacher guidance in understanding the nutritional status of children under five by providing training in nutritional measurement, manufacturing gauges nutrition, simulation, and frequently asked questions. Targets in service activities include kindergarten teachers all Sukorejo Village, District Gunungpati, the city, include: Earth TK 44, TK An-Nur, and Kindergarten ABA 38 with the problems now being faced by them are: 1) lack of knowledge in identifying the nutritional status of children under five are visually, 2) lack of available gauges nutritional status, 3) lack of skill make gauge nutritional status, 4) non optimal use of nutrition among children under five gauges. Achievements of these faculty development activities in the village kindergarten Sukorejo able to understand the nutritional status of children under five with a good and able to measure nutritional status, and be able to apply the measure nutritional status (anthropometry) correctly. In addition, the service team is also providing a stimulus to improve the nutritional status in the Village Sukorejo Kindergarten students, for students who assessed their nutritional status is still lacking.Key Words: Nutritional Status, Childhood and Kindergarten, AnthropometryAbstrakStatus gizi adalah keadaan gizi seseorang, dalam hal ini dapat dideteksi dengan cara antropometri yaitu dengan mengukur ukuran tubuh, misalnya berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkaran lengan atas (LLA). Kegiatan ini biasa dilakukan oleh semua orang tetapi harus dilatih terlebih dahulu. Tim IKIP PGRI ingin menindaklanjuti program pembinaan pengajar TK dalam memahami status gizi anak balita dengan memberikan pelatihan pengukuran gizi, pembuatan alat pengukur gizi, simulasi, dan tanya jawab. Sasaran kegiatan ini meliputi guru-guru TK se-Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, meliputi: TK Pertiwi 44, TK An-Nur, dan TK ABA 38 dengan permasalahan yang kini tengah dihadapi oleh di antaranya adalah: 1) kurangnya pengetahuan dalam mengidentifikasi status gizi anak balita secara visual; 2) kurang tersedianya alat pengukur status gizi; 3) kurangnya keterampilan membuat alat pengukur status gizi; 4) belum optimalnya penggunaan alat pengukur gizi anak balita. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan pembinaan ini pengajar TK di kelurahan Sukorejo mampu memahami status gizi anak balita dengan baik dan mampu membuat alat ukur status gizi, serta mampu mengaplikasikan alat ukur status gizi (antropometri) dengan benar. Selain itu, tim pengabdian juga memberikan bantuan stimulus untuk meningkatkan status gizi siswa TK di Kelurahan Sukorejo, untuk siswa yang dinilai masih kurang status gizinya.Kata Kunci: Status Gizi, Anak Balita dan TK, Antropometr
PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILLS) MELALUI CHILD FRIENDLY TEACHING MODEL (CFTM) SEBAGAI DASAR MEMBANGUN KARAKTER SISWA
AbstractLife-skills education is an educational model that builds hard skills and soft skills in an integrated way. Strengthening students' soft skills will strengthen the hard skills and vice versa. Characterized person is one who is able to keep upright the soft skills and hard skills as an attitude and a behavior in society. Child Friendly Teaching Model (CFTM) is a model that will build life skills to deal with four pillars of the Child Rights Convention, namely non-discrimination, best interests of the child; the rights to life and development; the right be heard and express its views, by strengthening of 3Ps (Provision , Protection, and Participation). This model endorses children to be met early in the child's rights to live, grow, develop and participate optimally in accordance with human dignity. Life skills education can be done through: 1) habituating in the school and classroom environment, 2) manipulating the content of the materials, 3) correcting and reinforcing behavior, and 4) manipulating the learning activities. Learning activities that have a nurturing effect on building character are collective, interactive, cooperative, and reflective learning with respect to children's rights through the strengthening of 3Ps.Key Words: Life Skills, Hard Skills, Soft Skills, Character Education, CFTMAbstrakLife-skills education adalah model pendidikan yang membangun hard skills dan soft skills secara terintegrasi. Penguatan soft skill siswa akan menguatkan hard skillsnya demikian juga sebaliknya. Orang yang berkarakter adalah orang yang mampu menyeimbangkan soft skill dan hard skills dalam bersikap dan berperilaku dalam masyarakatnya. Child Friendly Teaching Model (CFTM) adalah sebuah model pendidikan yang akan membangun kecakapan hidup siswa dengan meperhatikan empat pilar. Konnvensi Hak Anak yaitu non-diskriminasi; kepentingan terbaik bagi anak ; hak untuk hidup dan berkembang; hak untuk mengemukakan pendapat, melalui penguatan 3P (Provision, Protection, dan Participation). Melalui model ini, anak sejak dini diharapkan akan terpenuhi hak hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Pendidikan kecakapan hidup dapat dilakukan melalui: 1) pembiasaan di lingkungan sekolah dan kelas; 2) memanipulasi isi materi; 3) penguatan dan koreksi perilaku; dan 4) memanipulasi aktifitas pembelajaran. Aktivitas pembelajaran yang mempunyai nurturing effect terhadap pembentukan karakter adalah aktivitas pembelajaran yang bersifat kolektif, interaktif, kooperatif, dan reflektif dengan memperhatikan hak-hak anak melalui penguatan 3P.Kata Kunci: Life Skills, Hard Skills, Soft Skills, Pendidikan Karakter, CFT
PEMANFAATAN POHON PISANG UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT
Abstract: This community service was carried out in form of training for the society in Tlogosari Wetan, Semarang. It was held in the hall of Tlogosari wetan centre. In this training, the participants were given some materials relating to how to get money by making products from all parts of banana trees. The methods which were used in this community service were explaining and question and answer. All the participants were excited and did not go anywhere till the training was over. They asked many questions on how to make products from banana, banana leaves, etc. The result of this training shows that the participants are getting interested in making products from banana trees to increase their income Key words: banana, banana trees, income ?é?á Abstrak: kegiatan IbM ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan bagi masyarakat di tlogosari wetan, semarang. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kelurahan tlogosari wetan. Para peserta yang hadir diberikan materi-materi yang berkaitan dengan pemanfaatan pohon pisang untuk menjadi produk-produk yang bisa dipasarkan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah penjelasa, dan tanya jawab. Semua peserta sangat tertarik dalam kegiatan ini sehingga acara ini tetap berlangsung dengan baik hingga akhir acara. Para peserta memberikan banyak pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana membuat produk olahan dari pisang, daun pisang dan bahkan dari pohonya. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa semua peserta sangat tertarik untuk memulai membuat produk-produk olahan dari pisang dan pohonya untuk meningkatkan pendapatan mereka. ?é?á Kata kunci: pisang, pohon pisang, pendapata
PELATIHAN MENGGUNAKAN CD ANIMASI PEMBELAJARAN DAN MEMBUAT SOAL-SOAL INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI CINTA ANAK TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI TINGKAT TK DAN SD
Abstract ?é?á Teaching mathematics for kindergarten and elementary students will be successful if the teaching learning process has a lot of interesting and exciting activities towards to students. Team of community service tries to give them the alternative method in order to make students more interested in joining the lesson. Using visual aids is the best way in transferring knowledge to understand mathematics easily. This training was given to the mathematics teachers of kindergarten and elementary in how to design some materials using animation and how to make interactive tests. The aim of this training was to equip the mathematics teachers to be able to use the CD animation and interactive tests related to their?é?á?é?á mathematic materials. The animation made was about playing and calculating by using PowerPoint Application 2007. By having this method, it is expected that mathematics teachers will be able to explore the lesson using it effectively and creatively. ?é?á Key words: mathematic, CD animation, interactive test
MEMBENTUK GENERASI MUDA BERKARAKTER TANPA NARKOBA DI KELURAHAN TLOGOSARI KULON KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG
MEMBENTUK GENERASI MUDA BERKARAKTER TANPA NARKOBA DI KELURAHAN TLOGOSARI KULON KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARAN
PELATIHAN DAN WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYONGSONG PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) BAGI GURU MADRASAH ALIYYAH SE-KOTA SEMARANG
PELATIHAN DAN WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYONGSONG PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) BAGI GURU MADRASAH ALIYYAH SE-KOTA SEMARAN