E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
ALAT PERMAINAIN EDUKATIF BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ALAT PERMAINAIN EDUKATIF BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI PENDIDIKAN ANAK USIA DIN
Penyuluhan Perkembangan Anak Usia Dini dan Anak Hyperactive Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan
Kesibukan orangtua yang bekerja berdampak pada kurang diperhatikannya aspek perkembangan anak-anak mereka karena mereka lebih memfokuskan pada pekerjaan. Hal ini diperparah dengan keterlibatan ibu-ibu dalam menunjang pekerjaan bapak-bapak. Kondisi dan situasi sosial ekonomi masyarakat menyebabkan banyak anak balita tidak mendapatkan perhatian yang seharusnya baik dari segi gizi maupun pertumbuhan dan perkembangan anak seperti perkembangan motorik halus, motorik kasar, perkembangan bahasa dan perkembangan sosial. Tidak diperhatikannya perkembangan anak tersebut berakibat sering ditemuinya anak balita yang terlambat bicara, terlambat berjalan maupun kemampuan sosialisasi yang rendah. Keterlambatan pada fase perkembangan anak tersebut akan menghambat perkembangan pada fase berikutnya sehingga anak semakin tertinggal dari segi perkembangannya dibanding anak-anak yang mendapat perhatian optimal dari orangtuanya. Sisi lain banyak juga orangtua maupun pendidik anak usia dini yang belum dapat membedakan antara anak hiperaktif dengan anak nakal sehingga sangat mungkin penanganan salah pada anak yang mengalami hiperaktivitas. Penanganan anak hiperaktif membutuhkan sinergi dari beberapa terapi yang antara lain terapi psikologis, medis dan terapi okupasi. ?é?á Kata kunci : Perkembangan Anak, Usia Dini, Anak Hyperactiv
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DAN VIDEO MENGGUNAKAN PROGRAM CAMTASIA OLEH KELOMPOK GURU-GURU SDIT
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DAN VIDEO MENGGUNAKAN PROGRAM CAMTASIA OLEH KELOMPOK GURU-GURU SDI
PEMBUATAN MEDIA GLENN DOMAN SEBAGAI UPAYA PENGAJARAN MEMBACA DAN MEMPERKAYA KOSA KATA BAHASA JAWA KRAMA KEPADA ANAK SECARA MANDIRI DI RUMAH
PEMBUATAN MEDIA GLENN DOMAN SEBAGAI UPAYA PENGAJARAN MEMBACA DAN MEMPERKAYA KOSA KATA BAHASA JAWA KRAMA KEPADA ANAK SECARA MANDIRI DI RUMA
PENYULUHAN HUMAN TRAFFICKING BAGI KARANG TARUNA KELURAHAN SAMBIROTO KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG
AbstractAdolescence is a period of transition from child to adult. In this transition period, teenagers tend to seek a new identity that is different from their previous identity. The process of search of the new identity makes the teens as a side that are vulnerable to crimes. One of them is human trafficking. Therefore, to anticipate the occurrence of human trafficking crime, Team of IKIP PGRI Semarang held counseling about human trafficking for Local Youth Association of Sambiroto Village, Tembalang, Semarang with the main goal is to make teenagers aware of the dangers of human trafficking and how to prevent this crime. The counseling was held on Saturday March 10, 2012 located at RW 1 Sambiroto Village, Tembalang, Semarang. This event was attended by 48 participants. The materials presented in this activity are the Youth and their problem, Human Trafficking (modus operandi and its main victims), and government efforts and how to prevent human trafficking crime. The methods used in this training include lectures, question and answer, and discussion. The resulting outputs are teenagers of Youth of Sambiroto Village are able to be aware of the dangers of human trafficking crime and know the ways to prevent this crime.Key Words: Counseling, Human Trafficking, Local Youth AssociationAbstrakMasa remaja adalah masa transisi dari anak ke dewasa. Dalam masa transisi, remaja cenderung untuk mencari identitas baru yang berbeda dari identitas mereka sebelumnya. Proses pencarian identitas baru membuat para remaja sebagai sisi yang rentan terhadap kejahatan. Salah satunya adalah perdagangan manusia. Karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan perdagangan manusia, Tim IKIP PGRI Semarang mengadakan konseling tentang perdagangan manusia untuk Asosiasi Pemuda Sambiroto Tembalang, Semarang dengan tujuan utama adalah untuk membuat remaja waspada bahaya perdagangan manusia dan bahgaimana mencegah tindak kejahatan. Konseling diselenggarakan pada Sabtu 10 Maret 2012 berlokasi di RW 1 Sambiroto, Tembalang, Semarang. Acara ini dihadiri oleh 48 peserta. Materi yang disajikan dalam kegiatan ini adalah mengenai remaja dan masalah mereka. Perdagangan manusia (modus operandi dan korban utamanya), upaya pemerintah dan bagaimana mencegah hal ini. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Hasilnya, remaja desa Sambiroto menyadari dan mewaspadi bahaya kejahatan perdagangan manusia dan mengetahui cara untuk mencegah kejahatan ini.Kata Kunci: Konseling, Perdagangan Manusia, Asosiasi Pemuda Loka
Authentic Couching Untuk Pengembangkan Perangkat Pembelajaran Character Building Berbasis Kearifan Lokal
Abstrak?é?áAuthentic Couching untuk Pengembangkan Perangkat Pembelajaran Character Building Berbasis Kearifan Lokal?óÔé¼?Ø merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SD IT Assalamah Ungaran. Target luaran dari kegiatan ini adalah 1) tersedianya perangkat pembelajaran character building beserta instrument penilaiannya. 2) optimalinya pengembangan, pengimplementasian dan evaluasi pembelajaran character building. 3) peningkatan kualitas pembelajaran character building
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA STRUKTUR ATOM DARI LIMBAH KERTAS UNTUK PEMBELAJARAN IPA TERPADU BAGI GURU-GURU SMP DI KOTA SEMARANG
Abstrak Keberadaan alat peraga IPA terpadu untuk pembelajaran di SMP adalah mutlak dibutuhkan. Namun alat peraga IPA yang murah dan nyaman masih sangat sulit didapatkan. Terlebih untuk menjelaskan konsep Kimia di SMP. IKIP PGRI Semarang telah membuat alat peraga dari limbah kertas yang ramah lingkungan untuk dapat membantu guru menjelaskan tentang konsep atom, ion dan ?é?ámolekul pada pembelajaran IPA Terpadu di SMP. Berhubungan dengan hal tersebut, maka diadakan kegiatan Ipteks bagi masyarakat ( IbM ), dimana dalam kegiatan ini selain sosialisasi produk ilmiah juga memberikan wacana mengenai inovasi-inovasi pembelajaran IPA Terpadu di SMP. ?é?á Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah pelatihan penggunaan alat peraga tentang struktur atom, praktik penyusunan inovasi pembelajaran IPA Terpadu, penyusunan lesson plan serta peer teaching. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 22-23 Mei 2010 ini berjalan lancar dan peserta menghendaki sering diadakan kegiatan yang sejenis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA Terpadu di SMP. Kata kunci : Pelatihan penggunaan, alat peraga, struktur atom, IPA Terpadu ?é?Ã
MEDIA GLENN DOMAN SEBAGAI PENGAJARAN MEMBACA DAN MEMPERKAYA ENGLISH VOCABULARY ANAK SECARA MANDIRI DI RUMAH
AbstractGlenn Doman is one of the fascinating learning medias for teaching vocabularies to children. This media fosters the students to memorize the words quickly, in this case is the English words. The children?óÔé¼Ã”äós eagerness to learn can be fostered by applying this media of playing and learning in their spare time. Parents can easily adopt the media by making of their own, using the things in their surrounding. The quick children memorization can be occurred by showing the children the letters in the card and then asking the children to utter the words in the cards several times. This media has been acknowledged to Sendangguwo Women Association. This media provides children with interesting and fun way for learning English vocabularies at home.Key Words: Glenn Doman, Teaching English, VocabularyAbstrakGlenn Doman adalah salah satu media pembelajaran yang menarik untuk mengajar kosakata anak-anak. Media ini mendorong para siswa untuk menghafal kata-kata dengan cepat, dalam hal ini adalah kata-kata bahasa Inggris. Keinginan anak-anak untuk belajar dapat dipupuk dengan menerapkan media bermain dan belajar di waktu luang mereka. Orang tua dapat dengan mudah mengadopsi media dengan membuat media mereka sendiri, menggunakan hal-hal di sekitar mereka. Hafalan anak-anak cepat dapat terjadi dengan menunjukkan anak-anak huruf dalam kartu, kemudian meminta anak mengucapkan kata-kata dalam kartu beberapa kali. Media ini telah diakui untuk Asosiasi Perempuan Sendangguwo. Media ini memberikan cara belajar kosa kata bahasa Inggris di rumah untuk anak-anak dengan cara yang menarik dan menyenangkan.Kata Kunci: Glenn Doman, Pengajaran Bahasa Inggris, Kosakat
PENTINGNYA BINTEK (BIMBINGAN TEKNIS) DALAM PENGEMBANGAN KARAKTERISTIK TENAGA PENGAJAR DI POS PAUD SEBAGAI PERWUJUDAN MUTU PENDIDIK PROFESIONAL
Abstract Technical assistance in developing a cadre post in early childhood Pudak Payung Banyumanik Semarang is an activity undertaken in order to provide insight into the implementation of early childhood in every RW Pos in order to realize the City/County Eligible Children. City/County deserve a child is the implementation of child rights in three areas, namely: profisi (meeting the needs of children of love), protection (children's rights in obtaining protection), and participation (involvement of children's rights in decision making). Third child rights will not be fulfilled properly, without a beginning and involving parents, teachers or early childhood educators. This activity aims to provide assistance for citizens in the realization of decent child starts from the family environment. The solutions offered are: (1) provide training and mentoring for teachers/teacher/early childhood in a cadre post bintek to achieve professionalism in the field of early childhood, (2) provide the skills for early childhood cadre post about active learning and creative developmentally appropriate early childhood, (3) provide training and skills in the construction of educational games based waste/scrap materials as a source of learning for AUD; (4) provide assistance in conducting the evaluation of early childhood education at the post, and (5) monitoring the implementation of sustainable results. Therefore, with this activity, is expected to citizens, parents, and children receive the same rights in accordance with the ideals that the realization of decent kids program. Key Words: Guidance, Lecturer, and Educator Quality ?é?áAbstrak Bimbingan Teknis dalam mengembangkan Kader Pos Paud di Pudak Payung Banyumanik Semarang adalah sebuah kegiatan yang dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman tentang pelaksanaan Pos PAUD di setiap RW dalam rangka mewujudkan Kota/ Kabupaten Layak Anak. Kota/Kabupaten layak anak merupakan implementasi hak-hak anak dalam tiga bidang, yakni: profisi (pemenuhan kebutuhan anak yang berupa kasih sayang), proteksi (hak anak dalam mendapatkan perlindungan), dan partisipasi (hak anak dalam keterlibatan pengambilan keputusan). Ketiga hak anak tersebut, tidak akan terpenuhi dengan baik, tanpa dimulai dan melibatkan orang tua, guru ataupun pendidik PAUD. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan bagi warga masyarakat dalam merealisasikan kota layak anak dimulai dari lingkungan keluarga. Solusi yang ditawarkan ini adalah: (1) memberikan pelatihan dan pendampingan bagi tenaga pengajar/guru/kader Pos PAUD dalam bintek untuk mewujudkan profesionalisme di bidang PAUD; (2) memberikan keterampilan bagi kader Pos PAUD tentang pembelajaran aktif dan kreatif yang sesuai dengan tahapan perkembangan AUD; (3) memberikan pelatihan dan keterampilan dalam pembuatan alat permainan edukatif berbasis limbah/bahan bekas sebagai sumber belajar bagi AUD; (4) memberikan pendampingan dalam melakukan evaluasi pendidikan di Pos PAUD; dan (5) monitoring hasil pelaksanaan secara berkelanjutan. Dengan kegiatan ini, diharapkan warga masyarakat, orang tua, dan anak memperoleh hak yang sama sesuai dengan cita-cita agar terealisasinya program kota layak anak. Kata Kunci: Bimbingan, Tenaga Pengajar, dan Mutu Pendidi
PELATIHAN PENYUSUNAN SILABUS DAN RPP BAHASA INGGRIS TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU-GURU BAHASA INGGRIS TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK
Demoralization occured in school life. Teachers as the person incharge of the students?óÔé¼Ã”äó education in school must find the way out to demolish the demoralization. Character Education needs to be developed in school to maintain students?óÔé¼Ã”äó behaviour. Character Building is important to be developed in the learning process. The development of Character Building is integrated into subject matters in elementary schools. Teachers should be involved in the character education for students. In running the process of learning, instructional materials are needed. Syllabus and lesson plan are parts of the instructional materials. Teachers are not only responsible for educating students in school but also responsible for building students?óÔé¼Ã”äó characters through the material they deliver. Character Buildings are integrated in the syllabus and lesson plan in order that the students can apply the moral values from the material they learn in their daily lifes. The syllabus and lesson plan improvement with all the potency can be used for supporting the effectivity of character education implementation which is becoming the prior attention. Teachers should know more about students personality and what students need in the learning process. Teachers can improve their skills in making syllabus and lesson plans based character education by joining this workshop. Teachers need to be ?óÔé¼?ôan up-date?óÔé¼?Ø person in giving materials and delivering the moral values to build the students?óÔé¼Ã”äó character. Through the program of repetition drills and monitoring, teachers can learn more about syllabus based character education to fulfill the students?óÔé¼Ã”äó need. Syllabus based character education has to be used for imprasing the character education in order for gaining teachers?óÔé¼Ã”äó and students?óÔé¼Ã”äó creativity.Key words: Syllabus, Character Buildings