E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
IbM TPR Warm Up Game dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Pendidikan Karakter bagi Guru-guru PAUD di Kecamatan Tembalang Semarang
Abstrak Ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan di transfer kepada HIMPAUDIKecamatan Tembalang Semarang adalah pelatihan bagi guru-guru PAUD dalamimplementasi TPR Warm Up Game dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasisendidikan Karakter bagi Guru-guru PAUD di Kecamatan Tembalang Semarangehingga guru-guru PAUD dapat menerapkan pengajaran bahasa Inggris yangmenyenangkan sesuai dengan kebutuhan anak. Ada tiga materi yang disampaikan dalampelatihan ini yaitu: (1) Pendidikan Karakter/Character Building, (2) Perkembangan danKreativitas Anak Usia dini, dan (3) Total Physical Response (TPR) Warm Up Game. elama pelatihan atau workshop guru-guru PAUD diberi pelatihan bagaimana mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris denganmenggunakan metode pembelajaran TPR Warm Up Game yang bertujuan untukmeningkatkan kreativitas anak usia dini. Guru-guru PAUD juga berlatih untukmengembangkan ide-ide mereka dalam pembelajaran bahasa Inggris dengan metode TPRWarm Up Game yang disesuaikan dengan kebutuhan anak usia dini dan juga kurikulumang ada di Taman Kanak-kanak ataupun PAUD.Kata kunci: TPR Warm Up Game, Pembelajaran Bahasa Inggris, Pendidikan Karake
IbM KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA DALAM PRODUKSI TEPUNG MAIZENA DI DESA TANGGUNGHARJO, GROBOGAN
Desa Tanggungharjo adalah salah satu lumbung jagung untuk Grobogan. Namun, harga jagung relatif murah, terutama ketika panen melimpah, membuat mereka pendapatan tidak memadai. Ibu rumah tangga ingin melakukan kegiatan produktif yang dapat membantu pendapatan keluarga dengan mengolah jagung menjadi produk tepung jagung. Oleh karena itu aplikasi yang diperlukan dari ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan IbM. Mitra kegiatan IbM adalah ibu rumah tangga/ petani jagung di RT 02 dan RT 03 RW 06, Desa Tanggungharjo, Grobogan. Kegiatan IbM yang dilakukan adalah untuk memberikan pendidikan, pelatihan, dan bantuan dalam pengembangan dan pengolahan jagung menjadi tepung jagung (maizena). Metode ini dilakukan melalui konseling dan pelatihan pengolahan jagung, praktek membuat tepung jagung, praktek kemasan, dan kegiatan mentoring. Hasil dari program IbM membaik keterampilan mitra dalam memproduksi pati jagung yang dapat dikembangkan sebagai usaha kecil dengan sumber penghasilan tambahan
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI PADA USAHA BATIK TULIS: UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DAN KEMANDIRIAN
Kelompok Batik (tulis)"Mutiara 1" dan "Mutiara 2" adalah adalah kelompok usaha batik tulis yang masing-masing beranggotakan 10 orang wanita tani yang baru bebas dari buta huruf (tindak lanjut dari program pasca keaksaraan fungsional/buta huruf). Kelompok ini berlokasi di Desa Wonolopo Kecamatan Tirtomoyo sudah terbentuk mulai Tahun 2011. Usaha batik tulis yang dikelola selama ini belum dikembangkan potensinya sebagai produk sandang yang kompetetitif dan bernilai ekonomis dengan mengikuti kaidah Good Manufacturing Practices (GMP's), seperti penggunaan berbagai alat teknologi tepat guna untuk membatiksehingga selama ini kelompok hanya menjual dalam bentuk batik mentah dengan harga yang relatif murah yaitu berkisar antara Rp 75.000,- sampai Rp 80.000,-, sementara harga batik yang sudah di finishing seharga Rp 250.000 sampai Rp 300.000,-. Perlu pendampingan kelompok tersebut agar pendapatan meningkat. Kegiatan pendampinganyang telah dilakukan adalah pelatihan finishing batik tulis, introduksi alat finishing batik, pameran (expo), dan pendampingan yang dilakukan dengan beberapa teknik pendekatan
PELATIHAN PELAFALAN KATA-KATA BAHASA INGGRIS DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENGAJARAN GURU-GURU SAKINAH ENGLISH COURSE
Pelafalan adalah salah satu bagian penting dari pembelajaran bahasa inggris. Dalam sistem bunyi bahasa inggris terdapat banyak cara pengucapan pada masing-masing individu yang disebabkan oleh berbagai macam faktor. Seperti daerah asal, pengaruh-pengaruh awal dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, banyak ahli bahasa inggris yang mengemukakan deskripsi rinci tentang bentuk pelafalan bahasa inggris, yang setidaknya dapat dengan mudah difahami oleh lingkungan pengguna bahasa inggris. Walaupun tidak standar, bentuk pelafalan tersebut diistilahkan sebagai "received pronunciation" yang berarti pelafalan yang dapat difahami secara luas. Berdasarkan uraian tersebut, para guru di lembaga kursus Sakinah English Course selalu dibina dan diarahkan bahwa berdassarkan standar kompetensi level pertama sangat perlu diperkenalkan pada kata, termasuk bagaimana cara membacanya dan juga menghilangkan paradigma yang menganggap guru adalah yang selalu tahu selalu benar. Seringkali para pengajar tidak mengetahui bagaimana melafalkan suatu kata dengan benar.Tujuan diadakan pelatihan pelafalan kata-kata bahasa inggris di Sakinah English Course adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengajar dan kualitas pengajaran sehingga dapat diaplikasikan pada proses belajar mengajar di lembaga tersebut
IbM PEMANFAATAN TINJA MENJADI PUPUK CAIR ORGANIK DI KELURAHAN TAMBAKREJO
IbM pemanfaatan tinja menjadi pupuk cair organik di Kelurahan Tambakrejo, bertujuan untuk memberikan keterampilan dalam pengelolaan tinja menjadi pupuk cair organik. Mitra dari IbM ini adalah masyarakat RT. 01 dan RT. 03 di Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang. Tinja merupakan limbah hasil metabolisme manusia, dengan populasi penduduk yang semakin besar, maka debit tinja pada kolam penampungan akhir tentu akan meningkat per harinya. Tindakan sekecil apapun dalam langkah pengolahan tinja akan sangat berarti untuk mengurangi limbah yang akan memenuhi ruang di Kota Semarang. Pemahaman dan meningkatkan keterampilan pemanfaatan tinja ini selanjutnya akan dikembangkan menjadi suatu usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan mitra dari segi ekonomi. Pada akhir kegiatan pengabdian ini untuk mewujudkan harapan tersebut, tim memberikan pelatihan dalam bidang manajemen usaha dalam pengolahan tinja menjadi pupuk cair organik, serta strategi pemasaran secara online kepada warga mitra di RT. 01 dan RT. 03 Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang
RANCANG BANGUN APLIKASI BERGERAK UNTUK MENDUKUNG PEMASARAN GAMELAN PADA SANGGAR AMERTA LAKSITA DAN GAMELAN NDELIK SEMARANG
Pemanfaatan teknologi informasi diperlukan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Teknologi informasi mampu mendukung UMKM memiliki daya saing global. Fakta yang ditemukan, masih banyak pemilik UMKM yang tidak memanfaatkan teknologi informasi, dengan alasan tidak mengerti komputer dan biaya yang tidak terjangkau. Sanggar "Amerta Laksita" dan "Gamelan Ndelik" merupakan mitra UMKM yang tidak menerapkan teknologi informasi dengan alasan tersebut. Aplikasi mobile (aplikasi bergerak) menjadi pilihan untuk mendukung pemasaran mitra. Aplikasi bergerak dapat mendukung mitra menjangkau pemasaran sampai ke tingkat global, biaya yang terjangkau, serta memberikan kebebasan bagi mitra untuk mengelola isi konten secara mandiri. Program pendampingan dilaksanakan dalam beberapa kegiatan yaitu analisis pemasaran terkait dengan perencanaan strategi pemasaran secara on-line, transfer pengetahuan tentang aplikasi bergerak, pengembangan aplikasi bergerak untuk pemasaran, teknik mengelola aplikasi bergerak, sampai ke publikasi ke pasar aplikasi, yaitu Google Play. Program ini mampu mendorong mitra untuk lebih mengetahui aplikasi bergerak, sehingga mitra dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam usahanya, dan mampu mengelola konten aplikasi, seperti memasang gambar, teks, dan lain sebagainya, secara mandiri
PEMBUATAN KERTAS SENI DARI ECENG GONDOK DI KWT SEKAR MELATI DAN I BONI
Kecamatan Banyubiru merupukan Kecamatan yang terletak dekat dengan Danau Rawa Pening dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan yang lain. Di Kecamatan Banyubiru ada beberapa Kelompok Tani Wanita, dua di antaranya adalah KWT "Sekar Melati" dan "I" Boni. KWT "Sekar Melati" yang terletak di Dusun Sukondono, Desa Kebumen dan KWT "I" Boni terletak di Dusun Desa Rowokasum, Rowoboni. Kegiatan kedua kelompok tani wanita tersebut masih terbatas sebagai pencari eceng air, pengering eceng gondok, kolektor, dan pengayam eceng (produk setengah jadi untuk kerajinan) dan belum mampu mengolah eceng gondok menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga pendapatan anggota KWT masih rendah. Dalam program IbM ini dilakukan beberapa kegiatan: (1) persiapan peralatan, (2) proses konseling pembuatan kertas dari enceng gondok, (3) Workshop Enterpreneurshi, (4) pembuatan kertas pelatihan, dan 5) monitoring
PELATIHAN PROGRAM GEOGEBRA BAGI GURU MATEMATIKA SMP DI KABUPATEN SUMEDANG
Masalah yang dihadapi mitra dalam mengimplementasikan proses pembelajaran berbasis teknologi adalah kurangnya kemampuan guru dalam mengoptimalisasi teknologi untuk digunakan dalam proses pembelajaran serta kurangnya informasi mengenai pentingnya pemanfaatan software-software pembelajaran yang dapat mengkonstruksi konsep-konsep penting dalam matematika yang bahkan sulit dilakukan secara manual. Oleh karena itu, diperlukan strategi dalam rangka sosialisasi informasi tentang penggunaan teknologi dalam bidang pembelajaran matematika dalam upaya mengembangkan kemampuan pedagogik dan profesional guru yaitu dengan kegiatan pelatihan.Kegiatan pelatihan ini berbasis teknologi dengan menggunakan Program GeoGebra dalam pembelajaran matematika untuk guru-guru matematika di dua sekolah sebagai mitra yaitu SMP Negeri 7 Sumedang dan SMP Negeri 6 Sumedang.Melalui kegiatan kerjasama dengan mitra dalam mengatasi permasalahan di atas, diperoleh keluaran berupa modul dalam membuat media pembelajaran eksploratif berbasis program GeoGebra yang dapat langsung diaplikasikan guru dalam proses pembelajaran matematika di kelas. Harapan ke depan melalui pemanfaatan modul ini guru dapat lebih mengembangkan kemampuan dalam membuat media pembelajaran eksploratif dengan bantuan program GeoGebra dengan materi yang lebih luas. Selain itu dapat menjadi bahan pengembangan pembelajaran pada tingkatan lainya seperti di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Sumedang
INTRODUKSI BOOTH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BRAND AWARNESS KUE LEKER MENUJU UKM NAIK KELAS
Kue leker adalah jajanan tradisional yang populer di Jawa Tengah yaitu di Kota Semarang dan Surakarta. Penjual kue leker biasanya berjualan dengan bantuan gerobak dorong model gerobak mie bakso. Namun, usaha ini mulai terpinggirkan dengan adanya jajanan modern yang semakin bertambah variasinya di Kota Surakarta. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan introduksi booth sebagai upaya meningkatkan brand awarness kue leker di masyarakat. Metode kegiatan dilaksanakan dengan introduksi booth, observasi dan pendampingan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua UKM mitra dapat memanfaatkan booth sebagai media promosi dalam memperluas pemasaran ke segmentasi konsumen kelas menengah atas. Booth ini menciptakan brand awarness kepada konsumennya bahwa kue leker bukan lagi sebagai makanan pinggir jalan tetapi sudah menjadi makanan tradisional sekelas makanan jajanan modern. Konsumen mulai terkesan dengan kehadiran kue leker di mall-mall karena booth yang digunakan berbeda dengan booth yang ada di pasaran
Ibm BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Dalam dunia industri ada beberapasistem yang digunakan dalam mengoperasikan sistem pengendalielektromagnetik, antara lain sistem pengoperasian secara manual, semi otomatisdan otomatis.Tujuan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang adalah untuk memberikan kemampuan penggunaan software EKTS dan menambah pengetahuan atau wawasan teknik pengendali listrik di industri yang sedang berkembang dan banyak dipakai. Metode pelaksanaan kegiatan program Iptek bagi Masyarakat (IbM) yang digunakan adalah metode pelatihan yang dibagi dalam tiga tahap, yaitu pelatihan secara teori, pelatihan menggunakan softawre EKTS dan beberapa rancangan pengendali motor listrik, dan tahap evaluasi dalam kegiatan awal sampai dengan akhir. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SMU Setia Budi Semarang telah dibuat pengendali start stop, pengendali motor berurutan, dan pengendali membalik putaran motor listrik. ?é?á Kata Kunci : EKTS, motor listrik, kontaktor magne