E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    611 research outputs found

    Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Dasar Desain dan Strategi Branding pada Rumah Kopi Sanggabuana

    Full text link
    Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan branding dan desain yang dihadapi UMKM Rumah Kopi Sanggabuana di Bogor, Indonesia. Masalah utama meliputi identitas visual tidak konsisten, positioning merek yang lemah, dan strategi pemasaran kurang efektif, sehingga menghambat perkembangan usaha. Metode yang digunakan terdiri dari dua tahap: (1) perencanaan, meliputi identifikasi masalah dan penyusunan materi, serta (2) pelaksanaan, berupa pelatihan dasar desain dan strategi branding. Peserta diajak praktik langsung merancang logo dan kemasan baru menggunakan Canva. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait konsistensi branding, ditunjukkan melalui nilai post-test dan terciptanya identitas visual terpadu untuk produk baru "Kopi Kebon." Program ini berhasil memperkuat identitas merek UMKM dengan mengedepankan nilai lokal dan keberlanjutan. Disarankan adanya pendampingan lanjutan untuk mempertahankan hasil ini

    Pemberdayaan Masyarakat melalui Eduecowisata: Sosialisasi Agrowisata Berbasis Kopi dari Pertanian hingga Penyajian Desa Gunungsari Kabupaten Pati

    No full text
    Desa Gunungsari, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memiliki potensi pertanian yang besar melalui komoditas kopi yang ditanam dengan sistem agroforestri bersama tanaman manggis, sehingga berpeluang dikembangkan menjadi eduecowisata berbasis pertanian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan kopi melalui survei lapangan, penyuluhan, diskusi interaktif, serta praktik pembuatan kompos dari limbah kulit kopi dan pengembangan kemasan produk. Hasil survei menunjukkan bahwa kopi Gunungsari memiliki cita rasa khas dan kualitas tinggi, namun masih terkendala dalam standarisasi kemasan dan strategi pemasaran. Pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan peserta terkait teknik budidaya ramah lingkungan, pemanfaatan limbah organik sebagai kompos, branding produk, dan pemanfaatan pemasaran digital. Evaluasi pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep eduecowisata serta keterampilan pengolahan kopi, yang tercermin dari antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat meskipun terdapat keterbatasan akses teknologi dan sumber daya. Kegiatan ini menegaskan bahwa masyarakat Desa Gunungsari tidak hanya berperan sebagai produsen kopi, tetapi juga dapat mengelola potensi desa secara berkelanjutan melalui eduecowisata yang berdaya saing. Dengan demikian, eduecowisata kopi berpotensi meningkatkan ekonomi lokal, memperluas lapangan kerja, serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan, dengan catatan diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan, inovasi pemasaran, dan dukungan infrastruktur agar potensi ini dapat dikembangkan secara optimal

    Pemberdayaan Komunitas dalam Pengelolaan Ekowisata Tongkonan Lempeng di Desa Wisata Lolai Kabupaten Toraja Utara

    No full text
    Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal dalam pengelolaan ekowisata Tongkonan Lempeng di Desa Wisata Lolai, Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi besar desa dalam sektor pariwisata berbasis budaya dan alam, namun belum didukung oleh kapasitas kelembagaan dan keterampilan masyarakat yang memadai. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi identifikasi masalah melalui observasi langsung dan wawancara dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, pengelola wisata, pemuda lokal, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup pelatihan pengelolaan wisata berbasis komunitas, pendampingan promosi digital, dan penguatan kelembagaan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, peningkatan partisipasi pemuda dan perempuan, serta terbentuknya jejaring kerjasama antara komunitas lokal, pemerintah, dan perguruan tinggi. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam hal infrastruktur dan kesinambungan program, semangat partisipatif masyarakat menjadi modal penting bagi keberlanjutan pengelolaan wisata. Dengan demikian, pemberdayaan komunitas terbukti menjadi strategi efektif dalam mewujudkan ekowisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kearifan lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan serupa di wilayah lain yang memiliki potensi wisata berbasis komunitas

    Pendampingan Guru dalam Merancang Pembelajaran Inovatif Berbasis Coding dan AI untuk Meningkatkan Literasi Teknologi

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran inovatif berbasis coding dan artificial intelligence (AI) guna memperkuat literasi teknologi di era digital. Program dilaksanakan di salah satu sekolah dasar mitra di Kabupaten Temanggung dengan melibatkan 20 guru menggunakan pendekatan mixed method untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang efektivitas pelatihan. Kegiatan meliputi pengenalan konsep computational thinking, penggunaan platform Code.org untuk praktik coding sederhana, serta pemanfaatan AI tools seperti ChatGPT dan Gemini dalam penyusunan perangkat ajar digital. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan guru, dari rata-rata pre-test 65,55 menjadi post-test 85,35 (Sig. 0,001), menandakan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan keterampilan integrasi teknologi. Secara kualitatif, guru menunjukkan perubahan positif dalam sikap, minat, dan kepercayaan diri terhadap pemanfaatan teknologi pembelajaran. Produk kegiatan mencakup 15 RPP inovatif, 5 media pembelajaran digital berbasis Code.org, dan 1 modul panduan pembelajaran berbasis coding dan AI. Secara keseluruhan, model pendampingan berbasis praktik dan kolaboratif efektif membangun literasi teknologi guru serta mendorong pembelajaran kreatif, adaptif, dan kontekstual di sekolah dasar

    Pemanfaatan Teknologi Web dalam Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Panti Asuhan

    No full text
    Kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi permasalahan serius di lingkungan lembaga pengasuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Panti Asuhan Ash-Shidiqqiyah, Kokap, Kulon Progo, dalam pencegahan kekerasan seksual anak melalui pemanfaatan teknologi web. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 31 anak asuh dan 6 pengasuh sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, implementasi, dan refleksi partisipatif. Hasil pretest-posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 50% (dari 42% menjadi 92%), dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan mengenali bentuk kekerasan seksual sebesar 57 poin persentase. Keterampilan digital pengasuh meningkat dari 25% menjadi 93%, dan tingkat kepuasan terhadap sistem aduan berbasis web mencapai 92%. Program ini juga menghasilkan e-book dan video edukatif tentang perlindungan anak serta pembentukan Satgas Anti Kekerasan Seksual sebagai tindak lanjut keberlanjutan program. Hasil kegiatan membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis teknologi web efektif dalam meningkatkan literasi perlindungan anak dan kesadaran digital di lingkungan panti asuhan

    Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal dan Brownies dari Blondo Minyak Kelapa sebagai Makanan Tambahan Pencegahan Stunting Desa Tanjung Baik Budi Ketapang

    No full text
    Mitra pada Pengabdian Kepada Masyarakat adalah kelompok masyarakat yang tidak produkstif secara ekonomi yaitu kelompok ibu-ibu rumah tangga dan tenaga Kesehatan pada puskesmas Desa Tanjung Baik Budi. Profil mitra 1 adalah seorang ibu rumah tangga berumur 51 tahun bekerja sebagai pembuat minyak kelapa memiliki 3 orang anak dengan mata pencarian suami sebagai petani, sedangkan mitra 2 adalah tenaga Kesehatan bekerja di puskemas. Permasalahan mitra adalah kurangnya informasi, ilmu pengetahuan dan keterampilan dari mitra dalam pemanfaatan blondo dari minyak kelapa, teknologi pengolahan minyak yang masih tradisional sehingga pembuatan minyak tidak maksimal dan meningkatnya jumlah anak stunting di Desa Tanjung Baik Budi. Metode menggunakan metode community development. Metode community development adalah metode pendekatan yang berorientasi kepada pengembangan pemeberdayaan masyarakat dengan menjadikan masyarakat sebagai subyek dan dilibatkan secara langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang pendekatan yang digunakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat agar masalah mitra dapat terselesaikan akan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan mitra, meningkatkan produksi minyak kelapa, produksi brownies dan minuman herbal dan mencegah terjadinya anak stunting. Tahapan kegiatan pengabdian adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan produk, FGD tentang stunting, kegiatan monitoring dan evaluasi. Peningkatan ilmu pengetahuan mitra melalui pretest awal kegiatan dan posttest setelah kegiatan. Hasil posttest menunjukkan peningkatan ilmu pengetahuan sebesar 50%

    Identifikasi Faktor Penghambat Produksi pada Industri Perintis Keripik Pisang Lumajang sebagai Dasar Pendampingan Penguatan Usaha

    Full text link
    Kabupaten Lumajang dikenal sebagai komoditas pisang dan varietasnya yang unggul. Dengan melimpahnya varietas yang dimiliki, potensi dalam mengembangkan industri rumahan hingga UMKM olahan produk pisang dapat dikatakan sangat tinggi. Namun, dalam perkembangannya, terdapat berbagai faktor penghambat yang mempengaruhi proses produktivitas dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat produksi pada industri rumahan dengan produk olahan keripik pisang, sebagai dasar dalam merancang strategi pendampingan penguatan usaha. Metode yang digunakan dalam pendekatan dengan mitra meliputi observasi lapangan pada Pasar Gedang di Ranuyoso Lumajang dan lokasi industri, wawancara dengan Pelaku Usaha, serta Langkah identifikasi guna memberikan solusi terbaik yang meminimalkan risiko yang kemudian dilakukan diskusi dengan pelaku usaha. Hasil identifikasi yang dilakukan, menunjukkan bahwa faktor penghambat utama mencakup keterbatasan peralatan produksi, fluktuasi pasokan bahan baku, keterampilan manajemen usaha yang masih tergolong rendah, serta keterbatasan akses pemasaran digital. Temuan ini menjadi dasar perancangan program pendampingan berupa pelatihan digitalisasi sederhana dalam beberapa kategori capaian: produksi, kemasan dan pemasaran. Dengan adanya pendampingan terhadap Industri Rumahan pengolah Keripik Pisang Leunah Lumajang, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha, selaras dengan SDG’s poin 12

    Dokumen Spesifikasi Persyaratan Perangkat Lunak (SRS) untuk Aplikasi SIPAKARA: Pendampingan dalam Pengelolaan Aset Berbasis RFID

    Full text link
    Dokumen ini secara ekstensif menyajikan dan mendukung dokumen Spesifikasi Persyaratan Perangkat Lunak (SRS) untuk aplikasi SIPAKARA, sistem manajemen aset berbasis Radio Frequency Identification (RFID) yang dibuat untuk Pusat Promosi Rekreasi dan Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah. Tujuan utamanya adalah untuk menjamin bahwa SRS mencerminkan kebutuhan dan persyaratan semua pemangku kepentingan melalui program pelatihan dan bimbingan yang terstruktur. Penilaian efektivitas kegiatan menggunakan kuesioner, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam pemahaman dan kepercayaan diri peserta dalam menyusun SRS. Sebuah tim dengan keahlian dalam sistem informasi memeriksa dokumen SRS secara menyeluruh. Manajemen PRPP menerima kebutuhan fungsional dan non-fungsional. Peserta mendapatkan tingkat kepuasan dan keberhasilan yang tinggi untuk membentuk dokumen SRS

    Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMP di Kota Semarang melalui Pelatihan Penyusunan Lembar Kerja Interaktif Berbasis Liveworksheet

    Full text link
    Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru Bahasa Inggris tingkat SMP di Kota Semarang melalui pelatihan penyusunan lembar kerja peserta didik (LKPD) interaktif berbasis Liveworksheet. Sebanyak 25 guru anggota MGMP Bahasa Inggris mengikuti pelatihan dengan pendekatan praktik langsung yang menekankan pengalaman aplikatif. Rangkaian kegiatan mencakup penyampaian materi teori, latihan teknis, serta sesi pendampingan dalam proses perancangan, konversi, dan penerapan LKPD digital interaktif. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada literasi digital dan kreativitas pedagogis peserta. Penguasaan guru terhadap fitur-fitur Liveworksheet meningkat sebesar 66%, sedangkan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan LKPD interaktif ke dalam pembelajaran naik sebesar 62%. Guru berhasil menghasilkan lembar kerja digital yang kemudian diterapkan dalam kelas, sehingga berkontribusi pada peningkatan motivasi dan keterlibatan siswa. Pembentukan English Teacher Digital Learning Community turut menjamin keberlanjutan program melalui penguatan kolaborasi dan pengembangan profesional berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mengatasi kesenjangan kompetensi teknologi guru dan mendukung agenda nasional terkait pembelajaran mendalam berbasis digital

    Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Guwosari Pajangan Bantul Yogyakarta dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Pola Asuh

    Full text link
    Stunting masih menjadi masalah nasional dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, yang erat kaitannya dengan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat melalui kelompok PKK, yang memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi gizi dan pelatihan pola asuh. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p 0,001), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah kegiatan (W = 0,00; p 0,001). Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam praktik pemberian makanan bergizi, pola asuh, dan kesadaran pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak. Kesimpulannya, pemberdayaan PKK melalui edukasi gizi dan pola asuh terbukti efektif sebagai strategi pencegahan stunting di tingkat keluarga dan layak direplikasi di wilayah lain dengan dukungan lintas sektor

    293

    full texts

    611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇