E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Diversifikasi Olahan Ikan Bandeng oleh UKM Primadona dalam Program Pengabdian IbPE 2016-2018
Ikan bandeng merupakan bahan makanan yang tinggi akan protein, vitamin dan mineral. Salah satu cara untuk meningkatkan pemasaran adalah mix marketing, salah satunya adalah mix marketing produk. Mix marketing produk yang dapat dilakukan adalah dengan diversifikasi produk. Olahan ikan bandeng yang terkenal adalah di kabupaten Pati. UKM Primadona merupakan UKM yang bergerak pada olahan ikan bandeng dan merupakan salah satu UKM binaan dari Universitas Diponegoro dalam program pengabdian Ipteks bagi Produk Ekspor (IbPE) 2016-2018. Dalam binaan tersebut, yang menjadi salah satu program adalah diversifikasi produk UKM Diversifikasi produk yang dilakukan oleh UKM Primadona atas binaan tim pengabdi adalah keripik kulit dan abon duri ikan bandeng. Kulit ikan bandeng merupakan hasil filet dari daging ikan bandeng. Kulit ikan bandeng dicampur dengan tepung beras, tepung tapiokan dan rempah-rempah lainnya untuk diolah menjadi keripik kulit yang renyah. Tekstur keripik kulit ikan bandeng adalah renyah, mempunyai pola sisik ikan. Kandungan protein, vitamin dan mineral keripik kulit ikan bandeng juga cukup tinggi. Untuk abon duri ikan bandeng sangat berkhasiat karena kandungan kalsiumnya cukup tinggi
PKM Sekolah Dasar di Desa Tumpang Krasak Kecamatan Jati dan Desa Dersalam Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah
Salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya bagi anak usia sekolah dengan menyediakan makanan jajanan yang bergizi guna memenuhi kebutuhan tubuh selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. Di Indonesia saat ini sudah banyak variasi makanan jajanan yang dijual untuk anak termasuk di lingkungan sekolah tetapi sayangnya tidak semuanya aman dikonsumsi oleh anak. Penelitian yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebutkan bahwa makanan jajanan yang banyak dijual di sekitar sekolah masih dicampur dengan berbagai zat berbahaya untuk menarik minat anak untuk membelinya. SD 01 Tumpang Krasak dan SD 02 Dersalam Kudus memiliki masalah yang hampir sama terkait dengan warung atau pedagang jajanan di lingkungan sekolah, dimana warung tidak memenuhi syarat jajanan sehat pada anak serta jajanan yang dijual banyak mengandung pengawet, pewarna dan perasa makanan Meskipun ada sebagian makanan yang memenuhi kriteria jajanan sehat, banyak anak sekolah yang lebih memilih jajanan yang tidak memenuhi kriteria sehat karena lebih menarik. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti diare, radang tenggorokan, influenza, yang menyebabkan lemahnya daya tahan tubuh anak sehingga mengganggu kegiatan belajar. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat melalui sosialisasi tentang jajanan sehat kepada mitra, pembentukan paguyuban pedagang makanan dan minuman jajanan sehat, pembentukan kader kesehatan terkait jajanan sehat, penyusunan job description pengurus dan pengawas, serta kesepakatan pelaksanaan monitoring dan evaluasi ke depan, Pelatihan Pedagang makanan dan minuman jajanan tentang cara menyiapkan makanan dan minuman jajanan sehat beserta variasi makanan yang bisa disiapkan, cara menyajikan makanan dan minuman jajanan sehat untuk menjamin kebersihan, keamanan dan kualitasnya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terbentuknya kader sekolah dan paguyuban pedagang sekolah, terbentuknya kantin sehat di sekolah. Dengan demikian terpeliharanya kualitas jajanan anak sekolah sehingga mencapai status gizi yang baik dan menurunnya kejadian sakit pada anak sekolah
Penyusunan Skenario Pembelajaran Inovatif sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika bagi Guru di SD 4 Karangbener Kudus
Permasalahan mitra guru di SD 4 Karangbener Kudus adalah kurangnya pengetahuan guru mengenai model-model pembelajaran matematika inovatif untuk menyusun skenario pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Ada pula guru yang sudah mempunyai sedikit pengetahuan mengenai pembelajaran inovatif, tetapi masih terkendala dalam implementasinya. Guru-guru di SD 4 Karangbener Kudus membutuhkan pengetahuan tentang inovasi pembelajaran matematika SD yang berorientasi pada implementasi skenario pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan pengetahuan kepada guru SD 4 Karangbener Kudus mengenai model-model pembelajaran inovatif untuk menyusun dan mengimplementasikan penyusunan skenario pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan cara memberikan pelatihan interaktif dan pendampingan. Hal ini menimbulkan interaksi dua arah sehingga guru SD 4 Karangbener Kudus memiliki kesempatan untuk saling bertukar ide, pikiran, pendapat, dan pengalamannya. Pelaksanaan pendampingan penyusunan skenario pembelajaran inovatif sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika bagi guru SD 4 Karangbener Kudus berlangsung dalam beberapa tahapan, antara lain: perencanaan, pelaksanaan, follow up, pemaparan dan diskusi, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru di SD 4 Karangbener Kudus mampu merencanakan, menyusun, dan memaparkan skenario pembelajaran matematika inovatif dan menyenangkan
Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Kampung Sayang Ibu Anak melalui Duta Asi Eksklusif dan Kesehatan Reproduksi Perempuan
Upaya peningkatan kualitas ibu dan bayi merupakan tanggung jawab bersama. Keterlibatan dan dukungan peran serta keluarga dan masyarakat dibutuhkan untuk mensukseskan gerakan sayang ibu dan bayi. Angka cakupan 40% ASI eksklusif belum memenuhi target di desa Garung Lor dari target 80%. Pengetahuan tentang ASI Eksklusif, cara menyimpan, memerah dan menyajikan sangat perlu sebagai informasi dimasyarakat. Sehingga pada mitra 1 kegiatan mitra masyarakat untuk mewujudkan kampung sayang bayi. Duta ASI Eksklusif dengan lintas generasi melibatkan bapak, ibu dan remaja sehingga program ini dapat berkelanjutan. Kanker serviks dan kanker payudara sebagai pembunuh nomor satu pada perempuan, sehingga deteksi dini perlu dilakukan secara continue sehingga pemantauan terhadap kanker pada perempuan perlu dilakukan. Kejadian di desa payaman terjadi 60% mengalami keputihan patologis yang merupakan salah satu tanda dari kanker serviks dan belum pernah dilakukan screening. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan Program Kemitraan Masyarakat melalui pelatihan Duta ASI Eksklusif dan Duta Kesehatan Reproduksi Perempuan, pembuatan media promosi kesehatan tentang ASI Eksklusif, kanker servik dan kanker payudara yang lebih mudah dipahami dan menarik. Hasil yang diperoleh Setelah dilakukan kegiatan ini terdapat 15 orang duta ASI Eksklusif dan 15 Duta Kesehatan Reproduksi Perempuan terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran bagi perempuan untuk memberikan makanan terbaik buat bayi yaitu ASI Eksklusif 6 bulan dan meningkatkan kesadaran perempuan untuk mendeteksi secara dini kanker serviks dan kanker payudara. Program kemitraan masyarakat ini sangat bermanfaat untuk peningkatan kesehatan perempuan dan bay
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Universitas Satya Negara Indonesia melalui Pembelajaran IELTS dan TOEIC dengan Teknologi Aplikasi Android
Salah satu keahlian yang harus dimiliki mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri dan bersaing didunia kerja adalah keahlian dalam bahasa inggris yang dibuktikan dengan sertifikat IELTS dan TOEIC. IELTS dan TOEIC adalah hal terpenting dalam mengukur kemampuan bahasa inggris seseorang secara komprehensif. Karena dengan memiliki kemampuan IELTS dan TOEIC yang baik menunjukkan kepiawaian berbahasa inggris seseorang baik berbicara, mendengar, membaca maupun menulis. Namun keahlian ini masih sangat susah dipelajari mahasiswa dimana harus fokus dengan tugas dan matakuliah yang sangat banyak dari dosen dan bahasa inggris bukannya bahasa ibu, sehingga pada saat dibutuhkan mahasiswa harus mengambil matari khusus untuk mempelajari IELTS dan TOEIC. Untuk itu maka kegiatan ini akan membantu mahasiswa belajar IELTS dan TOEIC dengan lebih mudah dan efisien, baik dalam segi waktu dan tempat, yang menggunakan media telpon genggang yang berbasis android
IbM Kelompok Usaha Wanita Budidaya Kelinci Pedaging di Desa Wargasaluyu Kabupaten Bandung Barat
Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pelatihan dan meningkatkan semangat berwirausaha budidaya kelinci bagi masyarakat prasejahtera melalui pembentukan kelompok usaha wanita. Kegiatan memberdayakan potensi masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berwirausaha mitra melalui peningkatan usaha ekonomi produktif budidaya kelinci pedaging dan pengolahan daging kelinci. Metoda yang digunakan adalah pelatihan, metoda ini dianggap paling evektif bagi mitra karena selain melakukan edukasi budidaya dan pengolahan juga dilaksanakan praktik dan pendampingan. Hasil kegiatan di respon cukup baik karena usaha budidaya tidak asing bagi mitra hanya memerlukan perubahan dari pola tradisional ke pola intensif yang lebih terukur. Adanya peningkatan pengetahuan berternak kelinci, pemeliharaan fisik kelinci dan pembuatan pakan kelinci dengan formulasi complete feed, formulasi ini tidak diputuskan karena sumber bahan baku pakan di Wargasaluyu cukup tersedia baik berupa limbah terpakai maupun sumber makanan hijauan. Pada tahap pengolahan daging kelinci masyarakat memahami dan bisa melakukan pengolahan menjadi abon, nuget, dan bakso kelinci. Selanjutnya peningkatan pengetahuan mitra dalam melakukan pembukuan dalam usaha mereka. Berdasarkan kegiatan ini disimpulkan bahwa meskipun masyarakat dianggap sulit berubah kaum wanita untuk memiliki peran dalam mengatasi ekonomi keluarga, jika menggunakan pola pelatihan yang meliputi edukasi, praktik, pendampingan dan motivasi dapat menerima transfer ilmu dengan baik tergerak untuk maju dengan pola intensif
Peningkatan Kompetensi Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Financial Literacy bagi Guru-Guru Ekonomi di Kabupaten Lombok Timur
Pendidikan di Indonesia harus diakui masih jauh berada di bawah rata-rata negara berkembang lain jika dilihat dari sisi kualitas. salah satu penyebabnya, menurut UNESCO adalah faktor tenaga pendidik atau guru. profesinalisme guru hendaknya juga didukung oleh memadainya sarana dan prasana. namun, kondisi ideal tersebut tidak selalu dinikmati oleh tenanga pendidik khususnya guru yang berada jauh dari perkotaan. Selama kemampuan profesionalisme guru belum tercapai secara ideal maka guru seharusnya mendapatkan pelatihan guna memperkaya pengetahuannya. Salah satu materi penting dalam mata pelajaran ekonomi di tingkat SMA adalah materi tentang pasar uang dan pasar modal. Perubahan-perubahan dalam pasar modal begitu cepat, seringkali tidak bisa diikuti dengan baik oleh para guru khususnya yang berada jauh dari perkotaan. Oleh karena itu disusun guna menjembatani kebutuhan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kelompok masyarakat non produktif yaitu guru-guru ekonomi. Metode pelaksanaan pelatihan menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi. Tahap pertama tentang pemahaman financial literacy. Tahap kedua yaitu sosialisasi tentang pasar modal dan industri keuangan. Target yang ingin dicapai adalah diperolehnya pengetahuan dan pemahaman guru-guru ekonomi tentang financial literacy. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru-guru terkait literasi keuangan dan lembaga keuangan serta pasar modal yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai tes yang diperoleh sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan. Selain itu dari kegiatan ini guru merasa mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat yang selama ini tidak dapat mereka peroleh dari literatur
Digitalisasi Madrasah di Era Revolusi Industri 4.0: Refleksi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kabupaten Ponorogo
Hadirnya revolusi industri 4.0 harus disikapi dan dipersiapkan dengan sangat baik, termasuk halnya oleh madrasah. Peluang yang ada justru harus dijadikan pelecut semangat untuk berbenah dan berinovasi agar madrasah semakin maju dan berkembang. Kenyataan yang ada, jangankan untuk menghadapi revolusi industri 4.0, keberadaan website sebagai sarana informasi resmi saja belum ada. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya memberikan solusi bagi madrasah swasta di Kabupaten Ponorogo yang belum memiliki website. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan participatory action research. Secara teknis, dilakukan melalui lima tahapan pengabdian berbasis kompetisi yang meliputi persiapan, pelatihan, pendampingan, kompetisi, dan apresiasi. Hasil nyata kegiatan pengabdian ini adalah keberadaan website resmi madrasah dampingan. Seluruh website tersebut selanjutnya dilakukan kompetisi antar madrasah dampingan dengan beberapa kategori perlombaan. Madrasah dengan website terbaik pada masing-masing kategori diumumkan dan diberikan apresiasi pada kegiatan abdimas award. Indikator lain keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah hasil umpan balik dari Kepala Madrasah dampingan. Sebanyak 94% madrasah menyatakan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana dengan sangat baik
Pelatihan Meminimalisir Efek Hoaks Media Sosial di Desa Namo Sialang Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Penyebaran berita hoax cukup meresahkan akhir-akhir ini. Banyaknya berita bersileweran tanpa filter terlebih dahulu membuat masyarakat termakan isu-isu yang menyesatkan. Hoax mudah viral jika seseorang dengan semberono membagikannya tanpa pengetahuan dan tanggungjawab. Untuk itu para pengguna harus menjadi netizen yang cerdas dan bijak. Ciri-ciri berita hoax biasanya yang mengajak pembacanya membenci, fitnah atau rekayasa. Lalu memakai gambar yang tidak berkaitan dengan informasi yang disebarkan. Salah satunya menggunakan media abal-abal yang tidak bertanggungjawab. Informasi yang dikeluarkan baik orang perorang maupun badan usaha melalui media sosial dan elektronik ketika telah terkirim dan dibaca oleh banyak orang dapat mempengaruhi emosi, perasaan, pikiran bahkan tindakan seseorang atau kelompok. Sangat disayangkan informasi tersebut adalah informasi bohong (hoax) dengan judul yang sangat profokatif kebencian yang diterima dan menyerang pihak atupun membuat orang menjadi takut, terancam dan dapat merugikan pihak yang diberitakan sehingga dapat merusak reputasi dan menimbulkan kerugian materi. Kita tidak bisa membuat berita hoax tidak ada. Tetapi dengan bisa kita adalah meminimalkan dampak buruk dari hoax. Misalnya pelatihan meminimalisir dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial
Permainan Interaktif Berkarakter bagi Anak Kelompok Basis Gereja Santu Fransiskus dalam Mengembangkan Kemampuan Konservasi
Konservasi merupakan salah satu realisasi perkembangan anak yang menyatakan bahwa sesuatu tetap konstan/konsisten meskipun ditempatkan dalam berbagai posisi dan permukaan wadah yang berbeda-beda. Hasil Penelitian pada 20 Sekolah Dasar di Kabupaten Manggarai menunjukkan bahwa kemampuan konservasi liquid dan substansi anak-anak usia 6-8 tahun masih sangat rendah. Anak-anak pada usia tersebut masih berada pada tahap operasional konkret. Oleh karena itu, cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah permainan. Permainan yang digunakan bersifat interaktif dan berkarakter dengan memanfaatkan permainan yang biasa mereka lakukan sehari-hari misalnya permainan ular tangga dan permainan kartu domino. Permainan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menjadi permainan Interaktif berkarakter. Agar bisa menjangkau anak-anak dari Sekolah Dasar yang bervariasi, maka kegiatan ini dilakukan di salah satu kelompok Basis Gereja, yaitu KBG Santu Fransiskus. KBG ini berada dalam sebuah Paroki yang biasanya melakukan kegiatan keagamaan. Sehingga kegiatan Permainan Interaktif berkarakter dilakukan secara terintegrasi dengan kegiatan keagamaan seperti renungan kitab suci, belajar lagu rohani dan doa bersama. Kegiatan dengan menggunakan permainan ini tidak hanya untuk anak usia 6-8 tahun, tapi juga untuk yang berusia 9 tahun. Kemampuan konservasi yang ingin ditingkatkan pun tidak hanya liquid dan substansi, tapi juga pada kemampuan konservasi panjang