E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    611 research outputs found

    Diversifikasi Abon Ikan Tuna Madurasa Manokwari dalam Program PPPUD

    Get PDF
    Kabupaten Manokwari memiliki hasil perikanan yang sangat baik dimana jumlah tangkapan ikan tuna/ekor kuning (Thunnus albacares) mencapai 11.220 ton/tahun dengan nelayan tangkap 1561 orang. Ikan tuna adalah jenis tangkapan tertinggi dibandingkan dengan spesies ikan lainnya. Jumlah tangkapan ikan tuna di Kota Manokwari yang tinggi mendorong perusahaan CV. Madurasa (mitra Program Pengembangan Produk Unggul Daerah) untuk memproduksi abon ikan tuna. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain kurangnya informasi pasar, kapasitas produksi yang belum maksimal, perlunya inovasi IPTEKS berupa diversifikasi produk dan peningkatkan promosi untuk produk yang dihasilkan. Berdasarkan berbagai permasalahan yang timbul maka diinisasi untuk diadakan perbaikan melalui kegiatan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD). Program ini bertujuan untuk diversifikasi produk berupa membuat produk abon ikan dengan 3 level kepedasan, penggantian kemasan, peningkatan jumlah produksi, pengembangan pasar ke beberapa kabupaten, peningkatan promosi secara langsung ataupun online. Metode pendekatan yang digunakan untuk mendukung realisasi program PPPUD adalah metode studi kasus. Sasaran kegiatan pelatihan dan pendampingan yaitu pemilik dan seluruh pegawai perusahaan CV Madurasa berjumlah 10 orang selama 4 bulan. Hasil yang diperoleh berupa diversifikasi abon tuna Madurasa telah dilaksanakan berupa produk abon ikan tuna dengan 3 level kepedasan yang berbeda. Kemasan produk juga dipakai lebih ekonomis, berukuran kecil dan berbentuk standing pouch. Pengembangan jangkuan pasar terbuka ke 3 kabupaten yaitu Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Teluk Bintuni. Peningkatan promosi secara langsung ataupun online telah dilaksanakan oleh tim PPPUD bersama mitra. Untuk kedepannya, diharapkan adanya pendampingan yang berkelanjutan terhadap mitra khususnya dalam pemasaran produk abon ikan tuna

    Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Tambahan Keterampilan Andikpas di LPKA Kelas II Bandung

    No full text
    LPKA Kelas II Bandung merupakan lembaga pendidikan bagi anak yang berkonflik dengan hukum di daerah Provinsi Jawa Barat. Berbagai upaya pembinaan dilakukan LPKA berkerjasama dengan berbagai pihak salah satunya adalah Perguruan Tinggi sebagai tenaga pengajar kegiatan non-formal. Kegiatan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ditujukan untuk menambah keterampilan para peserta anak didik pemasyarakatan (andikpas) sebagai bekal keterampilan individu sehingga dapat digunakan kelak setelah kembali ke lingkungan masyarakat. Kegiatan diawali dengan trial pembuatan produk di laboratorium sebelum pelaksanaan pelatihan. Pelatihan disampaikan dalam bentuk presentasi dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan lilin aromaterapi secara eksperimentatif dalam berbagai variasi bentuk. Produk berupa lilin aromaterapi yang berfungsi ganda, yaitu sebagai alat penerangan, media terapi dan penyegar ruangan. Kegiatan pelatihan membuat suatu produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi melalui pembuatan lilin aromaterapi berbasis soy wax dalam wadah gelas dapat memiliki nilai jual yang tinggi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan mampu memotivasi peserta andikpas untuk berwirausaha dan peserta antusias mengikuti selama kegiatan pelatihan berlangsung

    Edukasi dan Workshop Pembuatan Makanan Bergizi bagi Anak "Homemade Healthy Child Food" bagi Tumbuh Kembang Anak di BKB dan Gugus PAUD di Cilandak, Jakarta Timur

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanaka pada Bina Keluarga Balita dan Gugus PAUD di Cilandak , Jakarta Timur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan workshop manfaat makanan sehat bagi tumbuh dan kembang anak. Hal ini dilakukan berdasarkan analisi situasi oleh tim pengabdi bahwa masyarakat khususnya para ibu ibu pada dasarnya sudah memiliki pengetahuan akan pentingnya pemberian gizi pada makanan anak akan tetapi tidak mengaplikasikan pengetahuannya dalam hal pemberian makanan pada anak, orang tua yang masih memberikan makanan instan yang menurut orang tua dapat mewakili gizi yang dibutuhkan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan melalui dua sesi, sesi pertama adalah edukasi pemberian makanan sehat bagi anak dimulai dari masa kehamilan hingga anak berusia 6 tahun. Sesi ke dua adalah workshop pembuatan makanan sehat yang meliputi cara memilih bahan makanan yang baik, cara pengolahan dan peyajian serta variasi makanan bergizi yang mendukung tumbuh dan kembang anak. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah peserta pelatihan dapat memiliki sotfskill dan hardskill dalam hal gizi bagi anak usia dini. Diharapkan melalui pemahaman yang baik dapat menjadi kontribusi bagi perbaikan gizi bagi anak

    Sosialisasi Budidaya Tanaman Tomat melalui Metode NFT (Nutrient Film Technique) di Desa Cileunyi Kulon, Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Perkembangan teknologi budidaya tanaman saat ini sudah berkembang dengan cepat. Salah satu teknologi yang sedang dikembangkan adalah teknologi budidaya tanaman tanpa tanah atau dengan menggunakan system hidroponik. Banyak jenis hidroponik yang salah satunya adalah metode Nutrient Film Technique (NFT). Tujuan dilakukanya kegiatan ini adalah untuk mengenalkan teknologi terbarukan budidaya tanaman tomat ke masyarakat, sehingga pengetahuan masyarakat akan meningkat. Kegiatan ini dilakukan di Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dengan metode survey dan sosialisasi pengenalan teknologi budidaya tomat melalui sistem NFT kepada masyarakat.Program ini berhasil menginformasikan kepada masyarakat desa mengenai teknik budidaya tanaman tomat menggunakan teknologi NFT dengan hasil yang memuaskan. Respon peserta penyuluhan yang antusian dan merasa tertarik dengan teknologi tersebut mendorong peserta untuk bersedia untuk melakukan budidaya tanaman tomat dengan teknologi NFT serta bekerja sama untuk dapat menghasilkan produk tomat dengan teknologi tersebut secara berkelanjutan

    Analisis Konsep Diri Lansia Melalui Program Siaran Radio Interaktif "Insan Lansia Ceria"

    Get PDF
    Salatiga sebagai salah satu kota di Jawa Tengah memiliki penduduk lanjut usia yang semakin meningkat. Dari tahun 2015 hingga tahun 2017, jumlah lansia terus mengalami peningkatan. Dengan demikian, perhatian terhadap kehidupan lansia menjadi penting, agar lansia tidak menjadi beban bagi keluarga, masyarakat, dan Negara. Salah satu cara untuk memberdayakan lansia adalah dengan menemani lansia melalui siaran radio. Radio menjadi teman setia para lansia agar lansia tetap semangat dan agar lansia memperoleh teman ketika merasa kesepian. Program siaran radio interaktif Insan Lansia Ceria menjadi sarana bagi lansia untuk mengenali dirinya. Teori yang digunakan dalam pengabdian ini adalah teori Konsep Diri. Hasil pengabdian ini yakni lansia memiliki konsep diri positif meskipun kondisi fisik mereka menurun. Mereka tetap menjadi lansia yang produktif di usianya dengan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar

    Pemanfaatan Microsoft Mathematics 4.0 dalam Pengembangan Pembelajaran Matematika di SMA/SMK

    Get PDF
    Salah satu program/software yang dapat digunakan agar siswa dapat memahami konsep matematika dengan baik serta membantu mereka dalam menyelesaikan permasalahan matematika yang kompleks adalah Microsoft Mathematics 4.0. Mitra dalam kegiatan ini ialah di SMA Adi Luhur 2 Jakarta dan SMK Adi Luhur 2 Jakarta. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: (1) Membantu guru agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di kelas. (2) Membantu guru agar memiliki kemampuan dalam memanfaatkan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. (3) Memberikan kemudahan bagi guru untuk menjelaskan pada siswa mengenai masalah matematika yang kompleks. Simpulan yang didapat antara lain: (1) Dapat membantu guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di kelas. (2) Guru memiliki kemampuan dalam menggunakan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. (3) Guru lebih mudah dalam menjelaskan materi pada siswa, terutama mengenai turunan, integral, dan menggambarkan grafik fungsi

    Efektivitas Permainan Kartu sebagai Media Pembelajaran Matematika

    No full text
    Belajar matematika menjadi momok tersendiri bagi siswa. Untuk itu diperlukan suatu metode supaya pembelajaran matematika menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi siswa sehingga kedepannya kesan sulit pada pelajaran matematika dapat dihapus. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengajak mereka belajar matematika sambil bermain. KARTIKA (Kartu Matematika) dirancang sebagai salah satu media pembelajaran matematika yang dikemas melalui permainan edukatif. Sasaran dari KARTIKA adalah siswa sekolah dasar kelas 4 dan 5. Permainan ini diterapkan pada siswa SD Islam Pangeran Diponegoro. KARTIKA adalah mainan kartu layaknya kartu bridge (kartu remi), perbedaan KARTIKA dengan kartu bridge adalah cara penomoran kartunya. Dalam KARTIKA setiap kartu berisikan operasi hitung yang disesuaikan dengan materi pembelajaran siswa sekolah dasar. Dimana jawaban dari operasi hitung itu adalah angka 1 sampai dengan 13. Sehingga untuk bisa bermain, siswa dituntut untuk bisa menyelesaikan operasi hitung yang ada di dalam kartu. Metode ini cukup efektif untuk mengajak anak belajar matematika. Karena pada pembelajaran matematika dengan media KARTIKA, anak menganggap dirinya sedang bermain, namun pikiran mereka tetap dijalankan untuk memecahkan operasi hitung yang ada pada kartu

    Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Transfer Teknologi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Ramah Lingkungan

    No full text
    Kegiatan usahatani yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Dwi Lestari Banjarnegara yaitu budidaya tanaman secara organik. Salah satu kendala yang ada yaitu kerusakan yang ditimbulkan oleh organisme pengganggu tumbuhan (OPT) tersebut tidak hanya mengurangi kualitas hasil tanaman, tetapi ada juga yang sampai membuat tanaman tidak berproduksi. Permasalahan yang dihadapi KWT Dwi Lestari adalah: (1) KWT Dwi Lestari belum memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknologi pengendalian OPT ramah lingkungan, (2) KWT Dwi Lestari belum memiliki pengetahuan tentang pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitarnya sebagai bahan atau sumber pengendali OPT. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu transfer teknologi melalui pemberdayaan anggota KWT dengan pemberian materi dan kuisioner tentang pengendalian OPT ramah lingkungan. Sebelum kegiatan dilaksanakan, peserta melaksanakan pre-test tentang pengendalian OPT. Selanjutnya peserta menyimak paparan dari pemateri yang dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan di lahan. Akhir kegiatan dilaksanakan post-test untuk mengetahui kemampuan peserta setelah pemberian meteri. Rerata hasil pre-test yaitu 56,32 sedangkan hasil post-test yaitu 80,00. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilaksanakan transfer teknologi menunjukkan pengaruh pengingkatan pengetahuan bagi seluruh peserta. Semangat tinggi dari seluruh peserta sudah menjadi modal untuk kemajuan kelompok ini. Kegiatan pemberdayaan KWT masih perlu yang lebih terintegrasi seperti pembuatan media tanam organik, pembuatan pupuk organik, pembuatan pestisida nabati, dan pembuatan pestisida hayati

    Membangun Sikap Optimis Remaja Yatim/Piatu Melalui Pelatihan Wirausaha di Dusun Sendang Biru Kabupaten Malang

    Get PDF
    Keberadaan remaja yatim/piatu sebagai salah satu sumber daya manusia dalam membangun bangsa perlu mendapat perhatian dan dukungan dalam proses pengembangan optimisme mereka dalam menghadapi kehidupan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun optimisme remaja yatim/piatu melalui pelatihan wirausaha kerajinan tangan. Subjek dampingan berjumlah 15 orang yang dipilih berdasarkan kriteria kegiatan pengabdian. Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini diantaranya Jemaah pengajian An-nisa, staf kelurahan, karang taruna dan masyarakat sekitar. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan secara simultan dalam proses pengabdian ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan optimisme para remaja dalam menghadapi kehidupannya setelah diberi pelatihan wirausaha kerajinan tangan

    Pelestarian Seni Dongkrek di SDN Pandean Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun

    Get PDF
    Dongkrek merupakan kesenian asli dari daerah Mejayan Kabupaten Madiun. Kesenian Dongkrek belum begitu dikenal dengan baik oleh masyarakat luas. Kelompok seni Dongkrek juga terbatas, yaitu hanya satu kelompok di Kelurahan Pandean Kecamatan Mejayan Madiun. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengenalan dan kaderisasi seniman Dongkrek bagi para siswa di SDN Pandean agar kesenian dongkrek tetap lestari dan dapat berkembang menjadi seni budaya khas Madiun yang dikenal masyarakat luas. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini meliputi (1) sosialisasi (pengenalan) seni Dongkrek di SDN Pandean, (2) pelatihan kesenian Dongkrek bagi para siswa di SDN Pandean, dan (3) pagelaran seni Dongkrek. Hasil yang diperoleh adalah (1) siswa SDN Pandean telah mengenal seni Dongkrek dan sejarahnya, (2) siswa SDN Pandean telah menguasai seni Dongkrek baik tarian maupun musikalisasinya, dan (3) terlaksananya pagelaran seni Dongkrek di Taman Kota Caruban Asti yang disaksikan oleh pemerintah daerah setempat, masyarakat luas dan mahasiswa asing anggota pertukaran pelajar dari Filipina

    293

    full texts

    611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇