E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Edukasi Covid-19 bagi Siswa Sekolah Dasar di SD Luqman Alhakim Sumenep
Virus Covid-19 atau corona adalah salah satu jenis penyakit pernapasan akut yang berasal dari virus corona jenis baru. Penyakit ini pertama kali ada di Wuhan Cina dan menyebar ke seluruh dunia. Edukasi tentang penyebaran dibutuhkan bagi anak-anak tentang Covid 19 dan bagaimana cara-cara pencegahan terhadap Covid 19 tersebut. Hal inilah menjadi dasar pertimbangan tim pengabdian masyarakat program studi PGSD dan PBSI STKIP PGRI Sumenep untuk terlibat untuk meminimalisir pencegahan dan pengendalian virus Covid-19 dengan memberikan edukasi atau sosialisasi program terhadap penyebaran Covid-19 dan upaya pencegahan kepada siswa Sekolah Dasar Integral Luqman Alhakim melalui media ebook bergambar dan video animasi tentang Covid 19. Tujuan pengabdian adalah agar siswa sekolah dasar memiliki kesadaran tentang penyebaran Covid 19 dan memperoleh edukasi tentang pencegahan Covid-19 sehingga siswa dapat ikut serta melakukan berbagai upaya pencegahan penularan Covid-19 dimulai dari pribadi siswa
Penanganan Pasca Tangkap Ikan Julung-Julung untuk Peningkatan Ekonomi Kelompok Nelayan di Kampung Palareng, Sangihe
Sumberdaya ikan Julung-julung yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan salah satu jenis ikan pelagis yang bernilai ekonomis penting. Salah satu usaha penangkapan ikan tersebut berada di kampung Palareng. Penangkapan ikan Julung-julung menggunakan alat tangkap yang disebut giop merupakan pukat cincin atau mini purse seine. Permasalah Mitra yaitu sumberdaya perikanan ikan Julung-julung yang ada di kampung Palareng sangat melimpah tapi tidak ditunjang dengan fasilitas seperti Cool Box dan pengolahan yaitu alat pengasapan ikan sehingga hasil tangkapan yang melimpah hanya langsung dijual dengan harga yang rendah. Tahapan pelaksanaan PKM yaitu Survey, Pembangunan Rumah Pengasapan Ikan Julung-julung, Penyuluhan Penanganan Pasca Tangkap Ikan dan Pemberian Cool box, Pendampingan kepada Masyarakat, serta Monitoring Evaluasi. Dengan adanya Rumah Pengasapan Ikan Julung-julung membantu masyarakat di Kampung Palareng khususnya kelompok nelayan yang ada untuk lebih efektif dan efisien dalam pengolahan ikan Julung-julung. Harga jual ikan asap Julung-julung Rp 1.000,-/ekor, dibandingkan dengan harga jual ikan Julung-julung mentah Rp 250/ekor. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya keuntungan nelayan pada setiap ekor ikan asap Julung-julung yaitu Rp 750.-/ekor. Jika maksimum pengolahan dalam sekali pengoperasian Rumah Pengasapan ikan ada 2500 ekor, maka besar keuntungan yang diperoleh yaitu 2500 14×" Rp 1.000,- = Rp 2.500.000,-. Kegiatan PKM Penanganan Pasca Tangkap Ikan Julung- julung (Hemiramphus sp) di Kampung Palareng Kecamatan Tabukan Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe Propinsi Sulawesi Utara telah membantu meningkatkan ekonomi kelompok nelayan pengolah ikan. Masyarakat diharapkan dapat terus mengembangkan usaha yang ada untuk semakin menaikan taraf hidup nelayan
Seminar Online Pelayanan Bank X di Masa Pandemi Covid-19
Virus COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi global yang terjadi di seluruh dunia. Sebagai akibatnya, banyak sektor yang terkena dampaknya tak terkecuali sektor perbankan. Berdasarkan hasil wawancara awal yang dilakukan terhadap karyawan frontliner di Bank X ditemukan bahwa selama pandemi COVID-19 perubahan lingkungan kerja berdampak pada perubahan cara kerja yang dapat menimbulkan masalah baru bagi karyawan. Masalah tersebut seperti kekhawatiran tertular virus, takut dianggap tidak sopan oleh nasabah, dan terhambatnya proses verifikasi nasabah karena tertutup masker. Beberapa kekhawatiran tersebut dapat berdampak pada peningkatan psychological distress dan penurunan performa kerja. Oleh karena itu, peneliti mengadakan seminar online untuk mengedukasi para karyawan di Bank X mengenai psychological distress dan cara mengatasinya. Diharapkan agar organisasi dapat memperhatikan kesehatan mental para karyawan khususnya di masa pandemi seperti hari ini, agar kinerja karyawan bisa tetap optimal
Aplikasi Asesmen HOTS Berbasis Android di SMK Al-Hidayah Jepara
Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah tidak adanya aplikasi ujian online berbasis android. Selama ini mitra hanya menggunakan ujian berbasis kertas, dan peserta didik dikenalkan ujian berbasis online hanya ketika simulasi ujian nasional berbasis komputer. Disamping itu, pemahaman guru tentang asesmen HOTS (higher order thinking skills) masih rendah yang dibuktikan dengan masih terdapat 14% guru yang belum mengetahui penilaian hots. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mitra pengabdian dalam dalam mengelola penilaian pembelajaran dengan cara pembuatan dan pendampingan aplikasi asesmen hots dan pelatihan pembuatan soal hots. Mitra pengabdian ini adalah SMK Al-Hidayah yang terletak di Desa Langon Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara yang terdiri dari kepala sekolah, guru, admin, dan peserta didik. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, maka solusi yang diberikan adalah 1) pembuatan aplikasi asesmen HOTS berbasis android yang dilakukan dengan tahapan: analisis kebutuhan, pembuatan aplikasi, simulasi penggunaan aplikasi asesmen HOTS berbasis android, sosialisasi kepada pengguna, dan pelatihan dan pendampingan penerapan asesmen hots. 2) Solusi kedua adalah dengan cara pembuatan modul HOTS. Pembuatan modul ini dilaksanakan dengan memperhatikan aspek bahasa, petunjuk, dan tampilan. Dalam panduan ini, petunjuk masing-masing pengguna dibedakan untuk memudahkan pengoperasiannya, sehingga akan ada petunjuk bagi admin, guru, dan peserta didik. 3) Solusi ketiga adalah pendampingan aplikasi asesmen berbasis hots bagi kepala sekolah/admin, guru, dan peserta didik. Aplikasi ini dapat diakses melalui 1) alamat web/url http://www. hotssmkalhidayahjepara.com/admin/login.php atau 2) melalui playstore dengan cara mendownload aplikasi tersebut. Bagi guru, mengupload soal akan lebih mudah jika mengakses melalui web/url, sedangkan bagi peserta didik akan lebih mudah mengakses melalui aplikasi
Pemberdayaan Kelompok Usaha Gula Semut Prima Tani Melalui Aplikasi Teknologi Vacuum Evaporator
Kelompok pengrajin gula semut "Prima Tani' memproduksi gula semut dan dijual melalui pengepul ke berbagai daerah dan dapat memproduksi gula semut sekitar 20 Kg/hari, hasil produksi tersebut masih kurang memenuhi permintaan pasar dikarenakan setiap tahapan proses produksi masih dilakukan secara tradisional (manual) dengan peralatan konvensional sehingga menyebabkan proses produksi gula semut kurang efektif dan efisien. Hal itu juga memberikan dampak terhadap kualitas dan kuantitas gula semut yang dihasilkan kurang baik dan tidak mampu bersaing dengan produk gula yang lain. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi para perajin gula semut agar dapat meningkatkan usaha dan dapat menjadi usaha yang produktif dan dapat bersaing tidak hanya di pasar lokal. Metode yang digunakan adalah implementasi teknologi dan pendampingan dari tim pelaksana, penyuluhan/edukasi tentang peningkatan kualitas mutu produk, pelatihan pembuatan gula semut herbal, pembuatan desain label dan packaging, dan pendaftaran ijin produk industri rumah tangga (PIRT). Hasil dari kegiatan ini yaitu bantuan alat vacuum evaporator untuk mengolah gula semut dengan kapasitas 50 liter. Pemahaman mitra tentang mutu produk juga meningkat melalui penyuluhan kemanan pangan dari dinas kesehatan kabupaten Banyuwangi
Pemberdayaan Masyarakat Prasekolah Melalui Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Busy Book
Pengabdian ini berbentuk pelatihan pembuatan Alat Peraga Busy Book yang bertujuan untuk melakukan pemberdayaan konseptual dan teknis terhadap Masyarakat Prasekolah yang ada di Kota Palopo. Pelatihan ini dilaksanakan di Auditorium IAIN Palopo Jl. Balandai Wara Kota Palopo melalui beberapa tahapan pelaksanaan, antaralain: (1) tahap persiapan; memilih mahasiswa sebagai pendamping dan menentukan guru dari berbagai sekolah target (2) tahap pelaksanaan; melaksanakan pelatihan pembuatan Busy Book dan (3) tahap refleksi; melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan. Dalam pelatihan ini, sebanyak 20 Guru TK/RA di Kota Palopo terlibat sebagai peserta pelatihan selama 2 hari yang dibimbing untuk membuat alat peraga Busy Book dari pemateri kompeten. Alat dan bahan yang digunakan antaralain: Mic, speaker, LCD Proyektor, gunting, jarum, lem bakar, benang, kertas, dan kain planel. Dari hasil analisis data penilaian prakarya dan keterlibatan peserta pada proses pelatihan diperoleh rata-rata jumlah peserta yang membuat Busy Book sesuai kriteria sebanyak 17 (85%) peserta dan sebanyak 18 atau (89%) peserta telah terlibat aktif dalam pelaksanaan pelatihan
Implementasi E-Government untuk Pengelolaan Data Administratif pada Desa Banjar Negeri, Lampung Selatan
Kelurahan Banjar Negeri merupakan kelurahan yang terletak di Kecamatan Natar Kabupeten Lampung Selatan dengan memiliki jumlah penduduk sebanyak 3925 jiwa dari 8 dusun. Proses permohonan surat yang dilakukan masyarakat harus datang ke kantor dengan memberikan berkas sayarat permohonan dan maskud permohonan, kemudian akan di setujui oleh petugas dan dibuatkan surat serta divalidasi oleh kepala desa. Informasi data penduduk dan permohonan dilakukan menggunakan aplikasi spreadsheet sebagai rekapitulasi data penduduk dan aplikasi word processing untuk mencetak laporan, media tersebut dalam jangka waktu semakin kedepan dirasa kurang fleksibel seperti pencarian data penduduk ketika terdapat perubahan data identitas dan informasi kependudukan yang tidak dapat diakses secara online. Hasil dari pengujian terhadap usability telah diperoleh nilai 92% sehingga dapat disimpulkan sistem sangat disetujui oleh pengguna. Pengujian fungsional suitability menghasilkan nilai sebersar 95,33% dengan kesimpulan diterima secara kelayakan fungsi oleh pengguna, terakhir adalah performance effeciency dihasilkan nilai kemampuan yaitu B dengan waktu respon 0.34 detik
Peningkatan Kapabilitas Pengurus Bumdes Asung Daya Melalui Pemahaman Akuntansi
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pertama, pelatihan pencatatan keuangan BUMDes Asung Daya. Kedua, pendampingan penyusunan laporan keuangan BUMDes Asung Daya sehingga pertanggungjawaban dapat berjalan dengan lancar. Masyarakat sasarannya adalah pengurus BUMDes Asung Daya Desa Jatijajar. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan adalah pengurus BUMDes dapat melakukan pencatatan transaksi dengan benar. Setelah dilakukan pelatihan pengurus BUMDes dapat memahami pencatatan transaksi sederhana berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Selanjutnya, setelah dilakukan pendampingan pencatatan transaksi, mereka dapat melakukan pencatatan transaksi dengan runtut berdasarkan penerimaan kas dan pengeluaran kas. Laporan keuangan yang berhasil disusun adalah laporan laba rugi. Laporan tersebut dibuat setiap tiga bulan sekali. Ketika pencatatanpun sudah menggunakan istilah baku sesuai SAK, sehingga mempermudah pihak eksternal memahami laporan keuangan tersebut. Pemahaman akuntansi sederhana sangat penting bagi keberlangsungan usaha sehingga dapat berdampak pada kemiteraan dan relasi bisnis. Pemahaman akuntansi juga dapat menjadikan penyusunan laporan keuangan yang benar sesuai dengan SAK
Upaya Peningkatan Kesadaran terhadap Bencana Letusan Gunung Kelud di Desa Batuaji, Kabupaten Kediri
Tujuan dilaksanakannya pengabdian tentang tanggap bencana gunung meletus di wilayah Gunung Kelud khususnya Desa Batuaji adalah untuk memberikan pengetahuan dasar bagi masyarakat tentang bahaya dan posisi masyarakat jika Gunung Kelud meletus. Kegiatan pengabdian dilakukan sebab masyarakat belum pernah mendapatkan informasi terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah Gunung Kelud meletus. Melalui informasi yang diberikan, diharapkan dapat meminimalisir jumlah korban terdampak letusan Gunung Kelud. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif antara masyarakat dengan narasumber. Adapun masyarakat di Desa Batuaji yang diundang adalah kepala rumah tangga yang diarahkan dan diharapkan dapat menjadi relawan penanggulangan bencana letusan Gunung Kelud. Wilayah Desa Batuaji yang berdekatan dengan Gunung Kelud dan berpotensi terdampak langsung memang sudah seharusnya memiliki relawan penggulangan bencana. Pembekalan dilakukan melalui penyampaian informasi tentang gunung berapi di Indonesia, karakteristik Gunung Kelud, posisi Desa Batuaji, dan aktivitas yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebelum, saat, dan setelah Gunung Kelud meletus. Diharapkan melalui pengabdian ini, Desa Batuaji dapat menjadi desa tangguh terhadap bencana alam khususnya bencana gunung meletus
Pendampingan Perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) Minuman Serbuk Jahe Instan
Desa Dukuh Jeruk merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu. Masyarakat di Desa Dukuh Jeruk sebagian besar memiliki matapencaharian sebagai petani dan ibu-ibunya tidak bekerja. Desa ini merupakan salah satu desa yang mendapat pembinaan dalam membuat minuman jahe instan yang penah dilakukan oleh tim pengabmas dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA). Dari pelatihan tersebut dihasilkan produk minuman jahe instan. Permasalahan yang dihadapi pada produksi minuman jahe instan tersebut adalah produk yang dihasilkan belum terdaftar PIRT, sehingga kegiatan pengabdian kali ini difokuskan untuk dilakukan pendampingan Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT) hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan memberikan jaminan mutu serta nilai jual produk yang dihasilkan. Sehingga dengan produk yang memiliki nilai jual yang tinggi tentu akan menambah penghasilan warga dan dapat meningkatkan ekonomi warga. Target dan luaran yang ingin dicapai melalui solusi pemecahan masalah adalah permohonan ijin PIRT minuman jahe instan. Dengan PIRT yang dihasilkan oleh warga kualitas produk akan selalu terjamin karena dimonitor oleh dinas kesehatan daerah setempat