E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    611 research outputs found

    Pendirian Taman Baca Masyarakat Bumi Melayu sebagai Bentuk Literasi Masyarakat

    Get PDF
    Literasi masyarakat bukan hal yang baru untuk terus ditingkatkan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Bentuk literasi yang dikenal secara Internasional adalah literasi informasi. Bentuk literasi informasi salah satunya dengan cara mendirikan TBM. Pendirian TBM Bumi Melayu merupakan tindak lanjut dari PkM sebelumnya tentang menumbuhkan minat baca anak usia sekolah di perumahan Bumi Mandala 2. Metode PkM yang digunakan untuk pendirian TBM adalah PAR. Sebuah metode yang mengharuskan setiap kegiatan terbentuk atas dasar kerjasama dengan warga sekitar. Pendirian TBM Bumi Melayu berdasarkan SK pengelola TBM yang diketahui oleh pengurus RT setempat. Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh TBM Bumi Melayu diantaranya membaca, berkunjung kerumah baca Anak Nagari Kecamatan Agam Sumatera Barat, hibah buku dari Kementerian Pertanian, dan kegiatan mewarnai. TBM Bumi Melayu telah terdaftar di website donasi buku Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. TBM Bumi Melayu juga memiliki akun media sosial seperti Facebook dan Instagram. Diperlukan keseriusan di dalam pengelolaan sebuah TBM agar mampu bertahan di tengah-tengah masyarakat

    Penyuluhan dan Pendampingan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Kelompok Arisan Dewi Sartika Denpasar Timur

    No full text
    Mitra pada pengabdian ini merupakan ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok arisan Dewi Sartika yang berasal dari lingkungan Banjar Yang Batu Kangin, Denpasar Timur. Selama ini mitra pernah mendapatkan penyuluhan dari puskesmas setempat, namun belum bisa memahami penjelasan yang disampaikan pihak puskesmas. Mayoritas kelompok anggota mitra kesulitan memahami penjelasan tersebut karena terlalu bersifat ilmiah dan menggunakan bahasa medis yang sulit dimengerti. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukanlah program berupa pemberdayaan mitra tentang kesehatan reproduksi khususnya pemilihan metode kontrasepsi. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelaksanaan pretest dan posttest, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, simulasi, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini antara lain: mitra telah berperan aktif dalam setiap kegiatan dengan persentase kehadiran dan partisipasi aktif sebesar 100%. Hasil rerata nilai pretest dan posttest mitra mengalami peningkatan sebesar 2 kali lipat dari 36,8 menjadi 58,4 point. Akan tetapi, hasil ini lebih rendah dari target yang diharapkan yaitu ≥85%, sehingga perlu dilakukan pendampingan berkelanjutan. Secara umum program sudah terlaksana dengan baik dinilai dari pelaksanaan kegiatan tepat waktu, keterlibatan dan kerjasama yang baik dari mitra, narasumber, ketersediaan alat dan bahan kegiatan yang memadai selama kegiatan, serta pelaksanaan kegiatan simulasi, pelatihan dan pendampingan yang juga berlangsung baik. Saran yang dapat penulis berikan dalam kegiatan ini antara lain agar mitra dapat menjadi ujung tombak perekrutan mitra lainnya sebagai sehingga pengetahuan dan keterampilan yang didapat dapat ditransfer kepada mitra lainnya

    Mengapa Bumdes Tidak Berkembang: Studi pada Desa Sirnajaya, Kabupaten Garut

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi dan permasalahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kemudian, penelitian ini bermaksud untuk memajukan BUMDes melalui program-program spesifik, inovatif, dan berkelanjutan yang mampu menangkap potensi dan menjawab permasalahan yang ada di desa. Melalui proses wawancara dan survei lapangan yang telah dilakukan, Saya menemukan bahwa permasalahan utama yang dihadapi oleh BUMDes Sirnajaya adalah kualitas SDM yang rendah motivasi dan kompetensi sehingga banyak usaha yang dijalankan tidak beroperasi dengan baik. Oleh karena itu, saran praktis yang dapat dilakukan adalah merancang sistem perekrutan, pendampingan, renumerasi, dan pengawasan yang baik sebelum mengaktifkan kembali usaha yang telah diinisiasi. Beberapa usaha yang dapat diaktifkan kembali adalah usaha penjualan ATK dan penjualan bensin melalui pom bensin mini. Sedangkan usaha peretanian bunga sedap malam dapat dilakukan negosiasi ulang mengenai harga dan hal-hal teknis lainnya. Alternatif lain adalah mencari pasar tanaman sedap malam dan melakukan pemasaran langsung tanpa malalui sistem ijon. Kemudian BUMDes Sirnajaya dapat melakukan investasi terhadap jenis usaha yang dapat memberikan nilai tambah atas hasil alam yang ada sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan PADes

    Pelatihan Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Kegiatan Eco-enzyme di Gugus Lebah Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan

    No full text
    Kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi para guru TK belum menjadi pilihan dengan pemanfaatan model Belajar Berbasis Proyek. Pilihan pengabdian masyarakat untuk melakukan pelatihan model pembelajaran berbasis proyek mengambil tema dari P5, yaitu "Aku Sayang Bumi" dengan pilihan kegiatan pengolahan sampah menggunakan Eco-Enzyme. Tema tersebut dipilih berdasarkan masalah lingkungan di gugus Lebah Kecamatan Pancoran yang berada di area pemukiman padat dengan mempertimbangkan keperluan penanggulangan sampah. Kepadatan penduduk yang berarti memiliki banyak sampah harian berbentuk sampah organik dan non organik, sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan gangguan kesehatan akibat pembusukan yang terjadi. Metode pelatihan menggunakan blended learning (Daring dan Luring) serta kunjungan lapangan ke lokasi praktik pelatihan saat berproses melakukan pembuatan Eco Enzyme. Pelatihan diikuti oleh guru TK berjumlah 50 orang dari 11 Lembaga Taman Kanak-kanak anggota Gugus Lebah, Keterampilan guru dalam mengedukasi peserta didik melalui model pembelajaran berbasis proyek dengan tema "Aku Sayang Bumi" diharapkan dapat memenuhi capaian pembelajaran yang dapat membentuk karakter pelajar yang berbasis Pancasila

    Pemberdayaan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Raudhatul Athfal dalam Pelaksanaan Pendidikan Inklusif

    No full text
    Pendidikan pada hakikatnya dapat dinikmati oleh semua anak tidak terkecuali bagi siswa berkebutuhan khusus. Layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus saat ini telah mengalami banyak perubahan. Salah satunya yaitu penerapan pendidikan inklusif oleh seluruh sekolah yang ada di Indonesia. Hampir seluruh sekolah yang ada di Indonesia sudah menerapkan pendidikan inklusif termasuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Raudhatul Athfal (RA). Pada sekolah Madrasah Ibtidaiyah dan Raudhatul Athfal yang ada di wilayah PRCC (Pasar Rebo, Ciracas, dan Cipayung) saat ini terdapat kurang lebih 29 sekolah yang sudah menerapkan pendidikan inklusif, namun dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah tersebut para guru masih dikatakan belum mumpuni untuk memberikan pembelajaran bagi para siswa berkebutuhan khusus. Dengan adanya hal tersebut, peneliti memberikan pelatihan pendidikan inklusif yang melibatkan beberapa dosen pendidikan khusus yang sudah ahli dalam bidangnya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah serta praktek yang dilakukan secara online via zoom meeting oleh para guru sekolah MI dan RA. Kegiatan ini berisikan tentang pendidikan inklusif yang seharusnya serta pelaksanaan pendidikan inklusif yang sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus yang ada di sekolah. Dengan adanya kegiatan ini para guru diharapkan mampu lebih memahami serta mampu menerapkan pendidikan inklusif di sekolahnya serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khsuus di sekolahnya. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan, para guru memberikan saran yang sangat membangun dalam kegiatan ini. Serta para guru berharap kegiatan ini bersifat berkelanjutan terlebih lagi materi yang disuguhkan sangat penting dalam membangun sekolah yang inklusif karena selama ini para guru masih minim dalam ilmu pendidikan inklusif

    Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru IPA Kabupaten Batang melalui Pelatihan Merge Cube Augmented Reality (AR)

    Get PDF
    Guru IPA di Kabupaten Batang masih banyak yang mengalami kendala dalam kenaikan pangkat. Penyebabnya adalah guru mengalami kesulitan memenuhi persyaratan dari sisi karya inovatif unsur PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan). Kegiatan PKB dapat dilakukan melalui pelatihan STEM Education Berbasis Merge Cube Augmented Reality (AR) bagi guru melalui kegiatan MGMP dengan model Action Learning berbasis fasilitasi. PKB ini bertujuan membantu guru IPA dalam meningkatkan hasil karya inovatif dan penerapannya dalam pembelajaran berupa media pembelajaran IPA berbasis Paper Merge Cube AR. Metode pemecahan masalah dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan terprogram. Desain model pemecahan masalah yang dilakukan yaitu Action Learning berbasis fasilitasi. Kegiatan pelatihan dibangun dari hubungan antara refleksi dan aksi/ tindakan dilanjutkan dengan fase pendampingan. Refleksi dapat memberi tekanan untuk lebih mengefektifkan tindakan. Sebelum pelaksanaan pelatihan, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan dinas terkait dan ketua MGMP IPA Kabupaten Batang. Pada akhir kegiatan peserta telah memiliki keterampilan yang memadai terkait implementasi STEM education berbasis merge cube AR

    Penanganan Pascapanen Susu dan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sapi Perah dalam Mendukung Program Agrowisata di Banyuwangi

    Get PDF
    Kelompok ternak Ijen Makmur merupakan kelompok ternak yang menggeluti pemeliharaan sapi perah sehingga susu menjadi komoditi utama dari hasil kegiatan mereka. Permasalahan yang timbul pada peternakan ini adalah kuantitas serta kualitas susu yang diproduksi kurang dapat memenuhi permintaan konsumen terutama PT. Nestle. Sehingga hal tersebut menjadi tantangan untuk dapat diselesaikan yakni dengan menganalisa beberapa faktor yang dapat mempengaruhi rendahnya kuantitas dan kualitas produksi susu kemudian diberikan beberapa solusi untuk menyelesaikan permasalahn tersebut. Susu dengan kualitas rendah yang ditolak oleh PT. Nestle dapat diolah menjadi produk fermentasi bernilai gizi serta ekonomi yang cukup tinggi dibandingkan dengan susu segar. Sehingga anggota kelompok ternak Ijen Makmur mendapatkan pelatihan mengenai penanganan pascapanen susu yaitu dengan cara mengolah susu segar menjadi yogurt. Untuk permasalahan selanjutnya yaitu mengenai rendahnya kuantitas susu yang dihasilkan oleh ternak sapi perah mereka dapat diatasi dengan melakukan manajemen pemeliharaan ternak yang baik salah satunya adalah dengan melakukan recording untuk memantau masa birahi ternak sehingga proses pengawinan ternak maupun proses IB tidak mengalami keterlambatan dan ternak dapat segera bunting dan masa laktasi dapat dilakukan pada waktu yang tepat sehingga dapat membantu meningkatkan produksi susu. Kegiatan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi ternak sapi perah kepada anggota kelompok ternak Ijen Makmur telah dilaksanakan dengan baik

    Pengabdian kepada Masyarakat: Workshop Pengenalan 3D Printing Kelas XI SMK Muhammadiyah Larangan, Kabupaten Brebes

    No full text
    3D Printing merupakan teknologi di bidang percetakan yang berkembang sebagai mesin pencetak dengan sangat presisi, mudah dan cepat. Pada proses pembuatannya, 3D printing memegang peranan 3 dimensi pada desain produk termasuk pada model pencetakannya salah satunya model gantungan kunci. Semua produk tadi bisa digunakan 3D Printing dalam proses pembuatannya melalui purwarupa dan produk modelling. Sebelum langkah-langkah tersebut kita proses melalui alternatif desain CAD/ CAM, digital modelling dan yang terakhir produk dengan 3D printing. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilaksanakan pembuatan 3D printing untuk SMK Muhammadiyah Larangan Kabupaten Brebes. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat diantaranya mengenalkan proses 3D printing kepada siswa SMK Muhammadiyah Larangan Kabupaten Brebes

    Pelatihan "Smartphone Photography" di Kampung Tematik Kampung Jawi Semarang

    No full text
    Pesatnya perkembangan media internet, berdampak besar bagi segala aspek kehidupan masyarakat, tak terkecuali Kampung Tematik. Dalam kondisi saat ini, Kampung Tematik dituntut untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menggunakan media internet serta merancang desain promosi produk mereka, dalam hal ini desain-desain visual berupa foto foto produk yang cukup menarik dan kreatif. Hal ini disebabkan oleh munculnya persaingan yang menonjolkan kreatifitas dan inovasi dalam kegiatan promosi dan pemasaran bagi Kampung Tematik menggunakan media internet sebagai sarana untuk melakukan kegiatan promosi, pemasaran serta transaksi mereka. Kemampuan tersebut, masih sangat jarang dimiliki oleh para anggota Kampung Tematik, kususnya Pelatihan "Smartphone Photography" Bagi Karang Taruna Kampung Tematik Kampung Jawi Semarang. Hal tersebut yang memotivasi tim pelaksana kegiatan masyarakat untuk memberikan pelatihan "Smartphone Photography" menggunakan peralatan yang ada, terjangkau dan mudah didapatkan serta menghasilkan foto produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka dalam melakukan promosi. Kegiatan ini akan dilaksanakan Kampung Tematik Kampung Jawi Jl. Kalialang Lama, RT.02/RW.01, Sukorejo, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50221

    Peningkatan Tatakelola dan Kompetensi Bumdes dan IRT Desa Pagerwangi Lembang Melalui Aplikasi Smart Asset

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan membutuhkan perhatian serius dan partisipasi holistik antara lembaga pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), bisnis industri rumah tangga (UMKM). Desa Pagerwangi adalah salah satu desa potensial di provinsi Jawa Barat, tetapi kondisi yang dihadapi saat ini, desa tersebut memiliki kendala dalam mengoptimalkan potensi desanya, yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan teknologi informasi dan kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola organisasi bisnisnya. Kondisi ini jika dibiarkan tidak terkendali tentu akan berdampak pada ekonomi desa yang tidak optimal dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu upaya yang diambil adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui penggunaan informasi dan kemajuan teknologi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan adalah salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam mendukung kesuksesan bisnis di Desa Pagerwangi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan konseling, demonstrasi dan pelatihan, serta pendampingan kepada mitra, yaitu: manajer Bumdes, pengusaha industri rumah tangga (UMKM), Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan antara kegiatan sibuk masyarakat desa dan dilakukan dengan pendekatan persuasif sehingga interaksi dengan target lebih mudah dilakukan dan alih pengetahuan serta peningkatan kompetensi berjalan sesuai dengan harapan. Berdasarkan hasil kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian serta pengamatan tim menunjukkan bahwa kompetensi SDM di Desa Pagerwangi telah meningkat dan penduduk desa umumnya antusias untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan PPMUPT ini terbukti dapat meningkatkan kompetensi SDM manajemen organisasi dan manajemen organisasi serta menunjukkan perbaikan organisasi bisnis menuju proses keberhasilan

    293

    full texts

    611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇