E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam (Drowning) di SMKN 9 Makassar
Indonesia merupakan negara maritim dengan garis pantai yang panjang dan memiliki laut yang sangat luas yang membuat Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata pantai dan banyaknya masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan. Hal tersebut membuat tingginya risiko kecelakaan akibat kegiatan wisata pantai dan nelayan seperti kejadian tenggelam (drowning). Namun kenyataannya masyarakat masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang minim dalam memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat khususnya siswa siswi di SMKN 9 Makassar tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam. Kegiatan ini telah dilaksanakan di SMKN 9 Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 36 siswa siswi. Kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi menggunakan metode ceramah tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam dirangkaikan dengan pelatihan melalui simulasi Resusitasi Jantung Paru (RJP) menggunakan manekin sebagai salah satu bentuk pertolongan pertama dan upaya untuk menyelamatkan nyawa korban yang tenggelam. Untuk mengevaluasi keberhasilan dari kegiatan ini, maka tim membagikan angket/kuesioner pengetahuan dan sikap RJP dan juga menilai keterampilan melakukan RJP menggunakan 5 indikator kualitas RJP. Kegiatan ini dinilai berhasil dibuktikan dengan Sebagian besar (88,9%) peserta telah memiliki pengetahuan dan sikap RJP kategori baik, dan 91,6% peserta telah terampil melakukan RJP. Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat agar dapat memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam
Pembekalan Keahlian Akuntansi IFRS, Penyusunan Anggaran dan Pengelolaan Kas Kecil di SMK Al-Muhtadin Bekasi
Kebutuhan akan keahlian tambahan bagi lulusan SMK agar siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan studi ke pendidikan tinggi semakin meningkat. Hal ini menjadi bekal yang dapat meningkatkan kesiapan lulusan SMK dalam memasuki era globalisasi yang semakin tinggi persaingan. Bagi para siswa SMK di jurusan akuntansi, wawasan terkait standar akuntansi internasional serta kemampuan teknis akuntansi sangat diperlukan. Adanya kebutuhan pembekalan akuntansi berbasis IFRS, penyusunan anggaran berbasis kas serta pengelolaan kas kecil mendorong tim pelaksana PkM melaksanakan kegiatan pelatihan ini. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Al-Muhtadin dengan jumlah peserta sebanyak 67 orang siswa. Kegiatan dibagi dalam 3 tahap pelatihan pada 2 hari yang berbeda. Metode yang digunakan pada pelatihan ini dengan pendekatan service learning melalui tiga tahapan yaitu persiapan, melayani dan refleksi. Hasil akhir dari pembekalan ini didapati peningkatan persentase jawaban benar pada tahap 1 sebesar rata-rata 51% dan untuk tahap 2 dan 3 sebesar rata-rata 66%. Selain itu, terkait kepuasan pelaksanaan kegiatan, diperoleh tingkat kepuasan mitra sebesar 53% pada kategori sangat puas
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kerajinan Decoupage sebagai Pembekalan untuk Bisnis Kelompok dan Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga
Pada tahun 2018 Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat (PKPM) Unika Atma Jaya bekerjasama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) melakukan asesmen bisnis prospektif dan potensial yang dapat dikembangkan secara berkelompok di tiga daerah di Jakarta yaitu Menteng Tenggulun, Cakung Timur dan Rawa Badak Selatan. Salah satu rekomendasi dari asesmen tersebut adalah memberikan keterampilan yang dibutuhkan oleh calon pelaku usaha untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang dapat dikembangkan. Terkait dengan hal tersebut, maka dilakukan pelatihan membuat kerajinan decoupage, yang dipandang sebagai produk yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat dijalankan sebagai bisnis kelompok yang potensial untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan di RW 01 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang ibu anggota PKK RW 01 dan RW 02 Kelurahan Rawa Badak Selatan. Kegiatan bertujuan untuk memberikan para ibu dengan keterampilan membuat kerajinan decoupage sebagai modal untuk memulai bisnis kelompok
Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Skincare Berbahan Alami untuk Perawatan Kulit Wajah di PC PERSISTRI Tawang Kota Tasikmalaya
Ingin menjadikan kulit bersih dan sehat terkadang banyak cara dan perlunya melakukan perawatan diri terutama bagian wajah yang menjadikan percaya diri, namun di era saat ini tersebarnya banyak pilihan skincare wajah yang dengan cepat bisa memutihkan wajah yang banyak mengandung bahan kimia berbahaya, maka dari itu Dosen dan Mahasiswa dari Fakultas Farmasi Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada ibu-ibu pengajian rutin PC PERSISTRI mesjid Al-Wutsqo Tawang Kota Tasikmalaya terkait penggunaan skincare alami dari herbal untuk kesehatan wajah. Metode yang digunakan yaitu dengan peyuluhan dan pembagian kuesioner serta memberikan poster tentang tata cara pengolahan bahan herbal dan penggunaan untuk masker wajah. Hasil pengabdian masyarakat ini berjalan lancar dan adanya pemahaman peserta pengabdian terntang penggunaan skincare dari bahan alami
Pengembangan Kewirausahaan bagi Penyandang Disabilitas
Tujuan dari pengabdian program kemitraan dengan masyarakat ini adalah pemberdayaan ekonomi dan pengembangan karakter bagi penyandang disabilitas pada kelompok usaha bersama penyandang disabilitas (KUBEPENDA). Pelatihan dan pendampingan yang akan dilakukan adalah meliputi (1) pelatihan motivasi kewirausahaan, (2) pelatihan ketrampilan produksi kue bagi penyandang disabilitas cacat fisik, tuna daksa, dan tuna grahita, serta (3) pelatihan akuntansi yang meliputi perhitungan biaya produksi, Metoda pelaksanaan untuk mencapai hasil kegiatan yang maksimal melalui metoda diskusi, pelatihan produksi, pelatihan dan pendampingan perhitungan biaya produksi. Hasil akhir dari kegiatan program kemitraan dengan masyarakat mitra penyandang disabilitas mampu memproduksi kue kering dan mampu menghitung biaya produksi
Pemberdayaan Komunitas Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel Semarang Timur untuk Mewujudkan Program Kampung Iklim
Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel menjadi alternatif untuk menyelesaikan masalah sampah di daerah Karangtempel dan berpartisipasi dalam perlindungan lingkungan. Tujuan dibangunnya Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel untuk membangun kepedulian masyarakat Karangtempel agar dapat "˜berkawan' dengan limbah rumah tangga untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari limbah rumah tangga beriintegrasi dengan gerakan 3R sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat. Bank Sampah Hasil Makmur Jaya hanya mengelola limbah anorganik rumah tangga saja sedangkan limbah organik rumah tangga belum dikelola dengan baik. Masyarakat Karangtempel diberikan sosialisasi, pemberian materi dan pelatihan berupa keterampilan dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi eco enzym dan magot. Kegiatan mitigasi perubahan iklim di Bank Sampah Hasil Makmur Jaya dimulai dari pengelolaan limbah organik rumah tangga di wilayah Kelurahan Karangtempel yang dilaksanakan secara berkelompok dengan melibatkan masyarakat di lokasi kampung iklim Karangtempel. Perilaku pengelolaan limbah organik rumah tangga yang melibatkan masyarakat Karangtempel adalah contoh kegiatan mitigasi perubahan iklim. Kampung iklim Karangtempel terdiri dari masyarakat Karangtempel, komunitas Bank Sampah Hasil Makmur Jaya yang diharapkan memiliki ketahanan terhadap perubahan iklim yang sedang dan akan berlangsung
Literasi ADA-AMARI-COVID-19 pada Kader Kesehatan sebagai Upaya Pemeriksaan Mandiri Risiko Terpapar Infeksi Coronavirus Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi Jawa Barat
Saat ini masyarakat mulai kembali beraktivitas dengan ketentuan protokol COVID-19 yang tentunya perlu kesiapan dan partisifasi aktif masyarakat dalam mencegah penularan COVID-19. Universitas Padjadjaran telah mengembangkan program ADA-AMARI (Aplikasi Mawas Diri) COVID-19 sebagai upaya pencegahannya. Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi Jawa Barat termasuk salah satu lokasi tempat implementasi program tersebut. Literasi sangat diperlukan agar masyarakat memahami tentang penggunaan aplikasi ADA AMARI COVID-19 ini.Tujuan dari kegiatan ini adalah kader memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan aplikasi ini sehingga dapat memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai identifikasi awal untuk menilai resiko terpapar COVID-19 secara mandiri. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan penyuluhan dan simulasi. Metode tersebut dipilih untuk meningkatkan pemahaman kader Kesehatan tentang penggunaan aplikasi ADA AMARI COVID-19. Sedangkan simulasi dipilih dengan pertimbangan untuk pamahaman yang baik tentang teknis pengisian aplikasi ADA AMARI COVID-19. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: terdapat 48 peserta yang mengikuti kegiatan literasi, rata-rata pengetahuan peserta pasca kegiatan PKM termasuk dalam kategori baik yaitu 83,8 yang artinya kegiatan PKM ini berdampak terhadap peningkatan pemahaman kader kesehatan tentang penggunaan aplikasi ADA AMARI COVID-19. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah peserta sudah memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan aplikasi ADA AMARI COVID-19
Pendampingan Pengolahan Video Menggunakan Software Video Editing bagi Karang Taruna Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul
Kawasan wisata Gunungkidul memiliki daya tarik wisata yang sangat tinggi. Jumlah wisatawan mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya. Hal ini disebabkan beberapa faktor yang mendukung daya tarik wisata seperti keindahan alam, sarana dan prasarana di lokasi wisata, biaya yang terjangkau, kondisi lingkungan, lokasi yang strategis dan dukungan sistem transportasi. Peningkatan ini dapat meningkatkan pendapatan daerah secara umum dan warga sekitar obyek wisata. Obyek wisata di Gunungkidul sangat beragam seperti wisata pantai, goa, cave, taman bunga, sungai, air terjun, embung, waduk, gunung api purba, dan lain-lain. Obyek-obyek ini dapat dipromosikan oleh Karang Taruna di Patuk Gunungkidul menggunakan media video guna pemasaran obyek wisata. Teknik editing dan teknik impor video diperlukan sehingga terbentuk video utuh yang menarik. Hasil nilai pendampingan untuk kegiatan mengimpor video diperoleh nilai "baik" sama dengan 85%, penilaian "cukup" sama dengan 15% dan untuk penilaian kurang adalah 0%. Sedangkan untuk teknik menggunakan tools editing pada video oleh Karang Taruna di Kecamatan Patuk bahwa penilaian "baik" adalah 69% dan penilaian "cukup" adalah 31%, sedangkan penilaian "kurang" 0%
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kegiatan Pembuatan Batik Eco Print di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur
Batik eco print mengusung konsep ramah lingkungan dan memiliki keunikan secara motif maupun desain. Batik eco print juga berkaitan dengan ranah kehidupan masyarakat, seperti bidang sosial, ekonomi, dan pariwisata. Pemberdayaan perempuan melalui kegiatan pembuatan batik pewarna alam memiliki potensi besar dalam menciptakan ekonomi kreatif baru di desa Bulu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan hasil kegiatan pemberdayaan perempuan yang dikemas dalam bentuk training atau pelatihan pelatihan pembuatan batik eco print. Proses kegiatan pengabdian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksperimen. Dari hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui batik eco print di Desa Bulu sebagai salah satu upaya mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat, (2) terdapat sejumlah faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pelatihan batik eco print di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan
Petatis (Penyiram Tanaman Otomatis) guna Membentuk Pola Pikir Technopreneurship pada Siswa di Wilayah Pesisir
Setiap desainer perlu memahami tahapan-tahapan pada proses desain rekayasa untuk menghasilkan sebuah inovasi berbasis teknologi yang merupakan solusi untuk masyarakat, selain itu perguruan tinggi juga telah melihat akan pentingnya pemahaman terhadap proses desain rekayasa untuk menghasilkan calon Technopreneur dan ilmuwan dimasa depan yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pada paper ini akan memberikan pemahaman kepada desainer mengenai tahapan-tahapan untuk mendapatkan konsep awal perancangan sebuah teknologi yang akan dihasilkan dan prototipe yang dihasilkan juga hanya sebuah prototipe sederhana, namun sudah dapat di pergunakan untuk diuji coba bersama calon pengguna guna mendapatkan perbaikan rancangan. Berbagai permasalahan ditemukan yang menjadikan siswa malas untuk menyiram tanaman seperti jarak untuk mengambil air yang cukup jauh, siswa basah ketika menyiram tanaman, siswa merasa lelah saat mengambil air karena berat dan harus bolak balik telah menyebabkan tanaman banyak kekeringan hingga mengalami kematian. Untuk mengatasi hal ini maka diperlukan sebuah alat yang mampu menghindari tanaman mati, oleh sebab itu dirancang sebuah prototipe sederhana alat Penyiram Tanaman Otomatis (PETATIS). Apabila tanaman didekatkan maka sensor ultrasonik akan mendeteksi dan selanjutnya akan diteruskan ke Arduino, lalu arduino uno akan memberi perintah kepada relay untuk menyalakan pompa air mini. Dengan inovasi ini, diharapkan akan dapat mendorong siswa berpikir technopreuner, yaitu kreatif, inovatif dan tidak gampang menyerah, serta menumbuhkan minat siswa terhadap teknologi dan inovasi untuk mengatasi permasalahan di lingkungan sekolah