E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Pendampingan Pembentukan LKS Bipartit sebagai Strategi Penguatan Hubungan Industrial di Yogyakarta
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan berdasarkan permintaan dari salah satu Serikat Pekerja (SP) Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibidang transportasi di Yogjakarta untuk mewujudkan hubungan industrial yang harmonis. Salah satu alat yang efektif untuk tujuan ini adalah membentuk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit yang pada dasarnya berfungsi sebagai forum resmi untuk dialog dan negosiasi antara serikat pekerja dan pihak manajemen, guna mencapai kesepakatan mengenai berbagai isu ketenagakerjaan. Masalah utama yang dihadapi SP Yogyakarta ini adalah belum terbentuknya LKS Bipartit karena adanya keraguan dari pihak manajemen perusahaan. Sehingga, tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk mendampingi SP merancang dan membentuk LKS Bipartit serta mengadakan pelatihan agar SP dapat meyakinkan manajemen perusahaan untuk mencapai kesepakatan bersama. Metode yang digunakan adalah workshop untuk memulai proses pembentukan LKS Bipartit, dengan peserta sebanyak 30 anggota serikat pekerja pada bulan Juli 2024, di Surakarta. Hasil kegiatan PKM ini adalah (1) peningkatan pemahanan pengurus dan anggota terhadap LKS Bipartit dengan memberikan materi yang memperkenalkan LKS Bipartit. (2) Peningkatan kemampuan megosiasi pengurus dan anggota SP agar LKS Bipartit dapat dibentuk dalam kesepakatan bersama antara pihak SP dan manajemen perusahaan. (3) Peningkatan pemahaman pengurus dan anggota SP terkait langkah awal dam pembentukan LKS Bipartit
Peningkatan Kualitas Produksi Ternak Kambing Melalui Terapan Technofeeding di Kelurahan Galung
Mayoritas ternak kambing yang diternakkan di Kelurahan Galung adalah kambing kacang dan peranakan etawa dengan kualitas rendah, hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan yang lambat dengan berat badan di bawah standart. Faktor yang menyebabkan rendahnya performa produksi ternak kambing yang ada di wilayah tersebut karena pemberian pakan dengan kualitas rendah terutama saat musim kemarau. Permasalahan yang dihadapi mitra anggota kelompok ternak Tunas Kelapa yaitu pertama: Beternak masih menjadi usaha sampingan; kedua: Performa produksi ternak kambing yang tidak maksimal. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra maka penerapan technofeeding seperti silase dan completefeed dapat menjadi solusi sehingga dapat meningkatkan performa produksi ternak kambing. Pelaksanaan pengabdian menerapkan beberapa metode yaitu survei lokasi pengabdian, penetapan mitra sasaran, pelaksanaan kegiatan pengabdian yang terdiri dari penyuluhan, pelatihan, pendampingan serta monitoring dan evaluasi. Pengabdian ini diperoleh hasil yaitu adanya peningkatan persentase pengetahuan mitra mengenai potensi limbah pertanian sebagai bahan pakan ternak 83-92%, persentase pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan silase dan pakan komplit sebanyak 87%. Pengabdian ini secara umum dapat memberikan informasi pada mitra yaitu anggota kelompok tani bahwa limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang bernutrisi tinggi jika diolah menjadi suatu produk teknologi pakan ternak sehingga mampu mendukung peningkatan performa produktivitas ternak serta pendapatan peternak
Inovasi Efisiensi Energi dalam Produksi Ecoprint untuk Mendorong Produktivitas dan Keberlanjutan Usaha
Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan alami seperti daun, bunga, dan ranting untuk menciptakan pola unik pada kain, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Meskipun teknik ini memiliki keunggulan dalam mengurangi dampak lingkungan, proses pemanasan manual yang digunakan untuk mengunci warna sering kali tidak konsisten dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemanasan terkontrol berbasis minimum sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil ecoprint. Sistem ini memungkinkan pengaturan suhu pada 90°C dan durasi pemanasan secara otomatis, yang memastikan suhu tetap stabil dan durasi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem pemanasan terkontrol menghasilkan motif yang lebih konsisten, warna yang lebih tajam, dan mengurangi risiko kerusakan kain dibandingkan metode pemanasan manual. Selain itu, sistem ini juga mampu menghemat energi hingga 20% dan menurunkan biaya operasional. Implementasi teknologi ini memberikan dampak positif terhadap produktivitas UMKM, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas potensi pasar produk ecoprint. Dengan demikian, teknologi pemanasan terkontrol ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dan ramah lingkungan
Implementasi Kontrol Temperatur untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Kualitas Minyak Kelapa Murni pada Kelompok Usaha Maloppo
Kelompok Usaha Maloppo merupakan usaha mikro yang bergerak dalam produksi minyak kelapa murni di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Meskipun produk yang dihasilkan telah memiliki sertifikat halal dan berpotensi besar di pasaran, proses produksi masih menggunakan metode tradisional sehingga menyebabkan suhu pemanasan tidak stabil, kualitas produk tidak konsisten, dan masa simpan singkat. Selain itu, pemasaran masih terbatas pada pasar tradisional tanpa memanfaatkan media digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan proses produksi serta memperkuat kapasitas pemasaran melalui penerapan teknologi tepat guna dan strategi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan evaporator berbasis IoT mampu meningkatkan konsistensi produk, membuat minyak lebih jernih dan beraroma segar, serta memperpanjang masa simpan hingga dua bulan. Kapasitas produksi juga meningkat sekitar 40%. Dari sisi pemasaran, penerapan digital marketing memungkinkan mitra memanfaatkan media sosial seperti Facebook, WhatsApp Business, dan TikTok untuk promosi dengan konten yang lebih menarik. Perubahan ini memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan interaksi dengan konsumen. Dengan demikian, integrasi teknologi tepat guna dan strategi digital marketing berkontribusi signifikan terhadap pemberdayaan UMKM lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Kolaborasi Internasional dalam Edukasi Lingkungan Hijau dan Komunikasi Lintas Budaya di Pesisir Karimunjawa, Kampus UPGRIS-Yuntech Taiwan
Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, memiliki potensi ekologi dan wisata bahari unggulan, namun menghadapi tantangan berupa sampah plastik, degradasi pesisir, rendahnya kesadaran lingkungan, serta kerentanan ekonomi akibat ketergantungan pada pariwisata. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersama National Yunlin University of Science and Technology (YunTech), Taiwan, melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional dengan pendekatan partisipatif dan interdisipliner. Kegiatan meliputi aksi bersih pantai, edukasi pemilahan sampah, diskusi lintas budaya, produksi video kampanye digital, dan mini lecture internasional bertema eco-green innovation, sustainable tourism, serta cross-cultural communication. Program menghasilkan luaran nyata berupa 50 kg sampah terpilah, lima video edukatif, kelompok diskusi budaya, satu kuliah internasional, dan artikel ilmiah pengabdian. Dampaknya mencakup peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, perluasan wawasan global sivitas akademika UPGRIS, serta pengalaman lintas budaya bagi mahasiswa YunTech. Keberlanjutan diarahkan pada KKN internasional, jejaring penelitian, media edukasi sekolah pesisir, dan monitoring pantai, yang mendukung pencapaian SDGs poin 13, 14, dan 17
Pendampingan Edukasi Finansial Budidaya Jamur Tiram melalui Akuntansi Terkomputerisasi
Mitra Pengabdian pada Masyarakat ini adalah UMKM Jamur Tiram Sidojoyo. Tujuan pengabdian pada UMKM Jamur Tiram adalah memberikan suatu pemahaman bagi UMKM mengenai pentingnya manajemen keuangan khususnya pencatatan keuangan sehingga mitra dapat mengimplementasikan pencatatan keuangan pada kegiatan usaha yang dijalankan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini di antaranya diskusi dengan mitra tentang masalah yang dihadapi, pemaparan materi mengenai manajemen keuangan yang meliputi praktik dan simulasi pencatatan keuangan sederhana sesuai dengan transaksi yang digunakan dalam kegiatan usahanya, serta pelatihan input transaksi melalui sistem LAMIKRO, dan yang terakhir diskusi dan tanya jawab terkait materi yang belum dipahami oleh mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mitra dapat melakukan input transaksi di sistem LAMIKRO dengan baik sesuai dengan standar akuntansi keuangan sehingga mitra dapat mengetahui laba rugi yang diperoleh, laporan perubahan modal serta laporan posisi keuangan sehingga mitra dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya serta dapat mengetahui keuntungan yang didapatkan setiap bulannya
Pembekalan Bisnis Frozen Food dalam Rangka Menyiapkan Warga Binaan LPP Klas IIB Padang Berwirausaha Setelah Selesai Menjalani Masa Hukuman
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIB Padang mempunyai fungsi melakukan pembinaan terhadap perempuan yang berhadapan dengan hukum. Saat ini LPP melakukan pembinaan terhadap perempuan (anak maupun narapidana wanita). Ada 214 perempuan tahanan dan narapidana, 80% dari narapidana wanita di LPP adalah pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Artinya 80% para warga binaan menjalani pembinaan lebih dari 4 tahun. Dalam melakukan pembinaan terhadap narapidana wanita, LPP menghadapi kendala, antara lain kurangnya sumber daya manusia untuk berbagai kegiatan pembekalan, over capacity. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, LPP telah melakukan kerjasama dengan pihak lain, salah satunya dengan Universitas Bung Hatta. Dalam rangka melakukan pembinaan terhadap narapidana wanita, dilakukan kegiatan penyadaran bahaya penyalahgunaan narkotika dan pelatihan manajemen keuangan dan mengelola bisnis online, serta praktik frozen food. Tujuan jangka pendek kegiatan ini adalah: warga binaan LPP mempunyai keterampilan bisnis frozen food. Tujuan jangka panjang kegiatan ini adalah: terbentuknya unit usaha frozen food di LPP Klas IIB Padang, sehingga warga binaan mempunyai pendapatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini ada beberapa tahap: (1) Tahap persiapan: pemetaan tentang minat dan bakat dari warga binaan oleh LPP; (2) Tahap pelaksanaan: peningkatan pengetahuan warga binaan tentang bisnis online; peningkatan pengetahuan tentang bisnis makanan beku (frozen food); peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan. Dari kegiatan yang dilakukan disimpulkan bahwa: (1) telah meningkatnya pengetahuan warga binaan tentang pengelolaan bisnis frozen food; (2) perlu upaya lanjutan untuk mewujudkan unit bisnis frozen food di dalam LPP
Manajemen Budidaya Kangkung dan Lele Berbasis Aquaponik untuk Meningkatkan Pendapatan Warga Kelurahan Mlatiharjo
Kelurahan Mlatiharjo yang terbagi ke dalam 6 rukun warga dan 41 rukun tetangga, memiliki karakteristik warga yang mayoritas bekerja sebagai karyawan atau buruh. Karakteristik tersebut yang menjadi salah satu keterbatasan yang dihadapi oleh warga selain keterbatasan lain yaitu tempat dan sumber daya. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah mitra membutuhkan usaha yang mudah implementasinya, tidak memerlukan tempat yang luas, tidak membutuhkan modal yang besar dan mudah perawatannya. Permasalahan lain ialah mitra tidak memiliki pemahaman tentang pengelolaan usaha dan keuangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu menjaga ketersediaan pangan dan memberikan manfaat ekonomis melalui penjualan hasil budidaya. Tujuan lainnya ialah memberikan keterampilan dasar pengelolaan usaha budidaya dan pengelolaan keuangan. Metode tahapan pelaksanaan yang diterapkan yaitu tahap pengumpulan data, tahap sosialisasi, tahap pelaksanaan kegiatan, tahap pendampingan dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini dari sisi mitra ialah mitra memiliki media dan peralatan budidaya, memiliki keterampilan dalam mengelola usaha budidaya dan memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan. Dari sisi tim pengabdian kegiatan ini menghasilkan luaran yaitu publikasi artikel pada koran, video, poster dan artikel jurnal. Dari sisi mahasiswa kegiatan ini menghasilkan luaran berupa rekognisi mata kuliah sebanyak 6 SKS
Pemberdayaan Badan Usaha Minyak Kelapa Organik di Desa Kenje melalui Pelatihan Pemasaran dan Kios Digital Produk
Kelompok Usaha Kenje Bersinar yang merupakan produsen minyak goreng kelapa organik di Desa Kenje, Polewali Mandar, menghadapi permasalahan pemasaran yang masih terbatas dari mulut ke mulut dan produk yang belum memiliki merek. Kemasan produk belum terstandarisasi karena menggunakan botol plastik bekas dan jerigen, sehingga aspek sanitasi kurang diperhatikan dan tidak memiliki variasi ukuran. Selain itu, produk belum memiliki sertifikat halal dan izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang penting sebagai jaminan kualitas bagi pelanggan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu mitra melakukan diversifikasi kemasan, memberikan pelatihan pemasaran, dan mengembangkan kios digital berbasis web untuk memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan, pengembangan teknologi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari program ini adalah terciptanya empat kemasan baru yang lebih steril dan sesuai standar pasar, yaitu kemasan gelas plastik 220 ml, standing pouch 500 ml, botol plastik 1000 ml, dan jerigen 1 liter. Sebuah kios digital berbasis web juga berhasil dikembangkan untuk menampilkan produk dan memfasilitasi pemesanan secara real-time yang terintegrasi dengan WhatsApp. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan nilai tambah serta meningkatkan daya saing produk di pasaran
Pengembangan dan Implementasi Virtual Tour Objek Wisata Kura-Kura Beach Kota Singkawang
Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara kita menikmati dan mengapresiasi fotografi dan pariwisata. Salah satu inovasi terkini adalah teknologi Virtual Reality (VR) 360°, yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi destinasi wisata tanpa perlu melakukan perjalanan fisik. Kura-Kura Beach, yang terletak di Desa Karimunting dekat Kota Singkawang, menawarkan keindahan pantai dan fasilitas yang lengkap. Meskipun memiliki potensi besar, hasil survei menunjukkan bahwa promosi Kura-Kura Beach masih kurang efektif, terutama dalam hal informasi visual yang komprehensif. Calon pengunjung merasa tidak yakin untuk berkunjung karena kurangnya gambaran yang jelas mengenai pengalaman di pantai tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Tanjungpura mengusulkan pengembangan Sistem Informasi Virtual Tour berbasis web. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi VR 360° untuk memberikan visualisasi yang lebih mendalam dan menarik tentang Kura-Kura Beach, sehingga dapat meningkatkan promosi destinasi tersebut. Kegiatan PKM ini meliputi koordinasi dengan pihak terkait, pembuatan dan pengujian sistem Virtual Tour, serta sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola pantai dan masyarakat. Evaluasi hasil menunjukkan respon positif terhadap aplikasi Virtual Tour, dengan mayoritas pengguna dan pengelola setuju bahwa sistem ini efektif dalam meningkatkan promosi pantai dan memperbaiki visualisasi destinasi wisata