E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    611 research outputs found

    Optimalisasi Kunjungan Industri sebagai Sarana Transfer Pengetahuan untuk Penguatan UMKM

    Full text link
    Kegiatan company visit merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami industri kreatif dan kewirausahaan lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses transfer pengetahuan dari hasil kunjungan ke industri kuliner Bakpia Wong Keraton Yogyakarta ke UMKM lokal, yaitu Pia Karomah di Pasuruan. Pendekatan yang digunakan adalah experiential learning (Kolb, 2015), yang menekankan pada keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengamati, merefleksikan, dan mengimplementasikan hasil pembelajaran di lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tujuh indikator, meliputi pemahaman SOP produksi, strategi pemasaran digital, kreativitas desain kemasan, integrasi nilai budaya dalam promosi, pemahaman target pasar, efisiensi proses produksi, dan inovasi varian produk. Rata-rata skor keseluruhan meningkat dari 2,8 sebelum kegiatan menjadi 4,3 sesudah kegiatan. Hasil ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan mampu memperkuat kapasitas kewirausahaan lokal sekaligus melestarikan nilai budaya daerah

    Penyusunan Pembukuan Keuangan melalui Digitalisasi Pembukuan Keuangan Batik Djanoer

    Full text link
    Pembukuan keuangan merupakan langkah pertama dalam mengelola keuangan kegiatan usahanya. Pembukuan keuangan bagi pelaku usaha memiliki tantangan besar, yaitu ketelatenan dan ketelitian dalam menyusun pembukuan keuangan. Tidak sedikit pelaku usaha terutama UKM yang kesulitan dalam menyusun pembukuan keuangan usaha karena tidak telaten dan kurang memiliki pengetahuan tentang pembukuan keuangan. UMKM yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah perajin batik Kudus “Djanoer”. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan bagi perajin batik tentang kemudahan menyusun pembukuan keuangan menggunakan aplikasi digital sehingga mitra dapat dengan mudah menyusun pembukuan usaha yang dijalankan. metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini antara lain diskusi dengan mitra sehingga diketahui akar masalah yang dihadapi mitra terutama dalam menyusun pembukuan keuangan. Setelah diketahui akar masalahnya, selanjutnya dilakukan pemaparan materi tentang pembukuan keuangan menggunakan aplikasi digital sebagai solusi permasalahan yang dihadapi mitra. Selanjutnya dilakukan simulasi praktik pembukuan keuangan menggunakan aplikasi digital “dompetku”. Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab terkait pembukuan menggunakan aplikasi digital “dompetku”. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah mitra dapat menyusun pembukuan keuangan menggunakan aplikasi digital sehingga mitra dapat dengan mudah menyusun pembukuan keuangan usaha yang dijalankan

    Inovasi Kreatif UMKM Desa Sukatani: Membangun Identitas dan Peluang Baru

    Full text link
    UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi lokal, namun masih menghadapi tantangan pada aspek inovasi, branding, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sukatani dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas inovasi UMKM melalui pendekatan partisipatif dalam lima tahap, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan meliputi inovasi produk lokal dengan diversifikasi varian baru, pembuatan logo dan kemasan sebagai identitas visual, pelatihan pemasaran digital menggunakan Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, serta penerapan pencatatan keuangan sederhana berbasis website. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pelaku UMKM dalam berinovasi, memperkuat branding, memanfaatkan media digital, dan mengelola keuangan lebih terstruktur. Evaluasi juga menegaskan bahwa pelaku UMKM semakin mandiri dan menyadari pentingnya inovasi untuk keberlanjutan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan inovasi UMKM Desa Sukatani sebagai strategi peningkatan daya saing di era digital

    Implementasi Teknologi, RME, dan Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika bagi MGMP Guru Matematika Kota Semarang Subrayon 9

    Full text link
    Kemampuan guru dalam merancang pembelajaran matematika berbasis konteks dan teknologi masih menjadi tantangan di berbagai daerah Indonesia. Sebanyak dua puluh guru yang tergabung dalam MGMP Matematika Subrayon 9 mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pedagogik melalui integrasi Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dan etnomatematika berbantuan teknologi informasi. Hasil evaluasi pra-pelatihan (pretes) menunjukkan skor rata-rata sebesar 35,53, sedangkan pasca-pelatihan (postes) meningkat menjadi 75. Peningkatan ini mengindikasikan penguatan pemahaman guru terhadap materi, metode, dan penerapan teknologi dalam pembelajaran. Integrasi teknologi informasi dapat mendorong guru mengembangkan sumber belajar interaktif, menarik, serta kontekstual (Goos, 2005). Pendekatan PMR menekankan pembentukan konsep matematika melalui konteks nyata (Gravemeijer Doorman, 1999), sedangkan etnomatematika menghubungkan konsep matematika dengan nilai dan budaya lokal (D’Ambrosio, 1985; Barton, 1996). Kolaborasi kedua pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan relevansi pembelajaran, keterlibatan peserta didik, pemahaman konsep secara mendalam, dan penguatan literasi budaya di kelas matematika

    Pengembangan Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah Melalui Penguatan Keterampilan Coaching di Sekolah Dasar Kota Yogyakarta

    No full text
    Program pengembangan kepemimpinan instruksional untuk kepala sekolah dasar bertujuan memperkuat keterampilan coaching yang diperlukan dalam supervisi pembelajaran. Program ini menggunakan model pelatihan "in-on-in" yang dilaksanakan dalam tiga tahapan: pembelajaran in-service 1, pembelajaran di tempat kerja, dan pembelajaran in-service 2. Empat belas kepala sekolah dasar negeri di Yogyakarta berpartisipasi. Program ini fokus pada pengembangan keterampilan coaching, termasuk mendengarkan aktif, membangkitkan kesadaran, dan memfasilitasi pertumbuhan. Setelah seluruh tahapan program dilaksanakan, 85% peserta melaporkan pemahaman yang lebih dalam tentang peran kepala sekolah dalam coaching, sebagian besar pun merasa lebih percaya diri untuk mendukung pengembangan guru. Selain itu, program ini memperoleh wawasan tambahan mengenai pentingnya pemahaman terhadap budaya sekolah dan bagaimana kepala sekolah dapat melakukan coaching dengan metode percakapan yang lebih reflektif serta berorientasi pada tujuan dengan guru

    Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran bagi Guru-guru IPA di MGMP Kabupaten Kendal

    No full text
    Dalam menjalankan tugas melakukan pembelajaran, guru dituntut melakukan inovasi untuk mengembangkan potensi peserta didik sehingga menjadi individu yang dapat adaptif di era abad 21 yang penuh tantangan dan kompetitif. Salah satu inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan oleh guru adalah pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi merombak pendekatan konvensional yang hanya menggunakan metode seragam bagi seluruh peserta didik, diubah menjadi cara pengajaran yang lebih personal dan adaptif. Pemahaman dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi sebagai pembelajaran inovatif bagi guru-guru IPA se Kabupaten Kendal perlu ditingkatkan mengingat pembelajaran inovatif dibutuhkan di era abad 21, maka tim pengabdian Universitas PGRI semarang memberikan pelatihan pembelajaran berdiferensiasi bagi guru-guru IPA se Kabupaten Kendal. Dalam hal ini tim pengabdian berkoordinasi dengan MGMP IPA Kabupaten Kendal. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan pemberian materi pembelajaran berdiferensiasi dan pelatihan pembuatan modul ajar IPA pembelajaran berdiferensiasi, selanjutnya implementasi modul ajar dalam bentuk peer teaching. Keanekaragaman kebutuhan peserta didik membuat guru selalu berinovasi dalam pembelajarannya

    Meningkatkan Daya Saing UMKM: Pendampingan Sertifikasi Halal dan Pelatihan Pengemasan Produk di Desa Domas

    No full text
    Seiring meningkatnya jumlah usaha mikro dan kecil di kawasan olahan pangan Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, muncul tantangan baru bagi para pelaku usaha, khususnya pengemasan produk dan sertifikasi halal. Produk unggulan seperti nasi samin, sate bandeng, ikan asin, keripik bontot, dan keripik tike masih dikemas secara tradisional dan belum tersertifikasi halal. Hal ini penting segera diatasi karena pengemasan yang baik dan sertifikasi halal menjadi persyaratan utama industri makanan untuk meningkatkan daya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal serta pengemasan produk menggunakan teknologi tepat guna. Tujuan khususnya adalah meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya kemasan yang baik dan praktik pengemasan yang sesuai standar, serta mendampingi mereka dalam pengurusan sertifikasi halal agar nilai jual produk meningkat. Program pengembangan masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) untuk memberikan edukasi, memecahkan masalah, dan memenuhi kebutuhan praktis masyarakat melalui integrasi pengetahuan dan perubahan sosial. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pentingnya pengemasan dan sertifikasi halal, bimbingan teknis proses sertifikasi halal, pelatihan teknik pengemasan produk, serta pendampingan langsung selama proses sertifikasi. Hasil kegiatan menunjukkan para pelaku usaha memperoleh pemahaman dan keterampilan baru, serta difasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi halal dan penerapan sistem jaminan halal sesuai UU Jaminan Produk Halal, sehingga meningkatkan kualitas dan daya saing produk unggulan Desa Domas

    Introduksi Budidaya Tanaman Sayuran Sistem Raised Bed pada KWT Desa Sokaraja Kidul Kabupaten Banyumas

    Full text link
    Kegiatan budidaya tanaman yang dilakukan oleh kelompok wanita tani (KWT) dalam pemanfaatan pekarangan seringkali tidak berkelanjutan akibat dari penurunan kesuburan tanah pekarangan, tidak tersedianya pupuk organik padat yang mencukupi dalam siklus budidaya dan limbah plastik dari polybag. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan sistem raised bed pada budidaya tanaman sayuran untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas lahan. Kegiatan ini dimulai dengan pre-test untuk mengetahui kemampuan awal anggota KWT dan diakhiri dengan post-test untuk mengetahui dampak kegiatan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan dan demplot melalui partisipasi aktif peserta, sehingga transfer teknologi dan pengetahuan dapat tercapai dengan efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam budidaya sayuran dan pembuatan pupuk kompos, serta adanya penurunan produksi sampah

    Usaha UMKM Sepatu: Perspektif Manajemen, Inovasi, dan Lingkungan di Kota Bogor

    Full text link
    Industri kerajinan UMKM sepatu di Kota Bogor memainkan peranan penting dalam ekonomi lokal yang tidak hanya berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja, tetapi juga melestarikan keterampilan tradisional dalam membentuk identitas budaya. Meskipun demikian, subsektor ini mengalami berbagai tantangan seperti keterbatasan manajerial, kebutuhan untuk berinovasi dalam design, dan permasalahan lingkungan seperti limbah bahan baku. Artikel PkM ini berfokus pada tiga dimensi utama yaitu praktik manajemen usaha (governance dan kapasitas), inovasi (produk, proses, dan pemasaran digital), serta praktik lingkungan (pengelolaan limbah dan penggunaan bahan ramah lingkungan). UMKM sentra sepatu ini tetap bertahan sampai saat ini karena adanya jaringan sosial antar pengrajin dan loyalitas pelanggan lokal. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan para palaku sentra sepatu Ciomas-Ciapus, di Kota Bogor. Data dianalisis secara tematik yang digunakan untuk mengidentifikasi praktik, tantangan, dan peluang penguatan keberlanjutan usaha para UMKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan usaha sentra sepatu dipengaruhi oleh kombinasi antara kapasitas manajerial, kemampuan berinovasi, dan tingkat kesadaran terhadap praktik ramah lingkungan. Kontribusi utama PkM ini berupa pendampingan berbasis temuan lapangan, yang selanjutnya selanjutnya memeberikan kontribusi dalam peningkatan manajemen keuangan sederhana, pengembangan desain, serta penerapan ramah lingkungan. Hasil dari artikel ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti, pembuat kebijakan, dan pelaku usaha dalam merancang program intervensi menuju keberlanjutan UMKM sentra sepatu

    Pemberdayaan Pelaku UMKM melalui Sosialisasi Program “Njagong Bareng” di Kota Batu

    No full text
    Pelaku usaha kecil, usaha menengah, dan bisnis mikro menjadi salah satu penopang perkembangan ekonomi di Indonesia. Njagong Bareng adalah inisiatif untuk memberdayakan pelaku usaha kecil, usaha menengah, dan bisnis mikro Kota Batu dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kemampuan usaha agar dapat meningkatkan usahanya. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dan menciptakan kemitraan antar pelaku usaha dengan penandatanganan kerjasama. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini yaitu, Sosialisasi, Pertemuan pelaku UMKM dan Pelaku Usaha Besar, dan Penandatanganan MOU. Hasil dari program Njagong Bareng telah menghasilkan tiga kerjasama, yaitu antara Kusuma Agrowisata dengan Kantin Karyawan, Museum Angkut dengan Pemilik Usaha Kuliner Apung 6 Negara, dan PT Selecta dengan UMKM Konveksi Garment, Percetakan, Kerajinan. Manfaat yang diperoleh pengusaha UMKM melalui kemitraan yaitu perluasan produk, pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara UMKM dan mitranya. Mitra memberikan bimbingan serta pelatihan kepada para pelaku UMKM guna memperbaiki kemampuan dalam pemasaran, produksi, dan manajemen keuangan mereka

    293

    full texts

    611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇