E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    611 research outputs found

    Pendampingan Penyusunan Instrumen Asesmen Awal Berorientasi Minat dan Kompetensi bagi MGBK SMK Kota Semarang

    No full text
    Sekolah menengah vokasional/kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan yang menitikberatkan pada peserta didik yang ditempa menjadi lulusan berkualifikasi dan berkeahlian khusus/tertentu sehingga dapat langsung terjun berpraktik di lapangan kerja. Tantangan dunia kerja makin beragam dan masif, diperlukan modal dasar bagi peserta didik SMK yang dapat membantu mengarusutamakan minat dan keberlanjutan pengembangan karier mereka di kemudian hari melalui peran guru Bimbingan Konseling (BK) yang memetakan minat dan kompetensi mereka. Tidak terkecuali di SMK Kota Semarang, segenap guru BK (yang tergabung MGBK) perlu dapat menyusun instrumen asesmen awal untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut secara mandiri. Guru-guru MGBK direkomendasi dapat menyusun instrumen berdasar teori minat dan kompetensi, memanfaatkan teknologi dalam penyusunan instrumen dan pengintegrasiannya dalam platform digital, serta cermat dari segi penggunaan bahasa yang baik dan benar. Oleh karena itu, dilaksanakan pendampingan khusus melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) guna mengakomodasi kebutuhan tersebut. PKM dilaksanakan secara luring, bekerja sama dengan MGBK SMK Kota Semarang. Persentase pemahaman peserta sebelum mendapatkan pendampingan sebesar 68,57%. Setelah peserta mendapatkan pendampingan penyusunan instrumen asesmen awal berorientasi minat dan kompetensi, pemahaman peserta meningkat menjadi 81,86%

    Peningkatan Kompetensi Siswa SMKN 3 Bangkalan Melalui Pelatihan Trouble Diagnosis Sistem Injeksi

    No full text
    Perkembangan teknologi di dunia, bahkan di Indonesia saat ini meningkat begitu pesat termasuk di bidang teknologi otomotif. Jurusan Teknik Bisnis dan Sepeda Motor yang merupakan salah satu jurusan di SMK, hal tersebut menjadikan penguasaan pengetahuan dan keterampilan tentang sistem injeksi menjadi hal yang wajib untuk dimiliki. Berdasarkan survey awal yang telah dilakukan terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi mitra yaitu keterbatasan peralatan praktek serta kurangnya pemahaman siswa terhadap teknologi injeksi sehingga perlu adanya pelatihan terkait trouble diagnosis sistem injeksi. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah training of trainer dengan menggunakan model pembelajaran secara langsung sehingga dapat memudahkan siswa untuk memahami materi dan juga menerapkan konsep materi pada alat bantu pembelajaran yang sudah ditetapkan berdasarkan kompetensinya. Berdasarkan hasil kegiatan masyarakat yaitu Trouble Diagnosis Sistem Injeksi dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan kopentensi pemahaman siswa. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan jumlah prosentase aspek keterampilan proses yang rata-rata sebesar 50%

    Pemberdayaan Kelompok Usaha Aren di Desa Alu melalui Pelatihan Pemasaran dan Pengembangan E-Katalog Produk

    No full text
    Kelompok usaha Tappa Meppusu di Desa Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bergerak dalam produksi gula aren. Saat ini, mereka menghadapi beberapa tantangan, termasuk keterbatasan variasi produk, metode pengemasan tradisional, serta kurangnya branding dan sertifikasi. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran kelompok melalui pelatihan pemasaran digital dan pengembangan e-katalog berbasis web sebagai media promosi online yang lebih luas. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam enam tahapan, yaitu sosialisasi, pendampingan merek dagang, pelatihan, pengembangan e-katalog produk, pendampingan dan evaluasi, serta pembentukan tim pengelola. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa anggota mitra dapat meningkatkan jumlah produk menjadi tiga jenis, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuat kemasan yang lebih menarik dan praktis. Selain itu, anggota mitra juga berhasil melakukan pemasaran online melalui media sosial dan website, yang berdampak pada perluasan pasar dan peningkatan penjualan produk

    Penguatan Literasi Membaca Melalui Program (LASITA) di SDN Pela

    No full text
    Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah dalam rangka melakukan penguatan Literasi membaca melalui Program Literasi sambil Wisata (LASITA) dengan Sasaran siswa Kelas 3 dan 4 SD kegiatan dilaksanakan di Kelas dan di Bendungan Pelaparado sebagai Lokasi Wisata. Kegiatan ini sangat membantu dan memberikan motivasi kepada siswa untuk meningkat daya baca serta kegiatan belajar yang menyenangkan di alam bebas. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 bulan sejak Agustus sampai September 2023. Adapun Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Pendampingan langsung di Lapangan bersama Guru Kelas. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi di sekolah bersama Guru, kemudian Identifikasi membaca siswa, praktik membaca teks kemudian terakhir membaca Gambar yang diberikan oleh Tim kemudian di Tulis. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan diatas, bahwa penguatan Literasi membaca dan menulis sambil Wisata dapat menumbuhkan minat membaca menulis siswa serta dapat meningkatkan nilai kebersamaan, tanggungjawab dan etos kerja bagi siswa. Kemudian program LASITA dapat memberikan konsep baru bagi sekolah dalam melakukan penguatan literasi berbasis wisata pendidikan di lokasi-lokasi wisata terdekat. Progam LASITA dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti: (1) membaca gambar, menulis dan menceritakan kembali sebagaimana alur gambar yang diamati; (2) kegiatan menulis dan melengkapi nama-nama benda dan hewan; (3) mencocokkan kata dan gambar berbantuan permainan Harta Karun; dan (4) permainan dan menyanyi bersama

    Optimalisasi Keterampilan Multimedia Video Pembelajaran melalui Pelatihan Teknik Editing dan Pengambilan Gambar di SMA Sutomo 1 Medan

    No full text
    Pentingnya literasi multimedia dalam editing dan pengambilan video kini menjadi salah satu kebutuhan utama, terutama dalam konteks pendidikan modern. SMA Sutomo 1 Medan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan keterampilan ini ke dalam proses pembelajaran di kelas dan media promosi, mengingat keterbatasan akses terhadap pelatihan dan peralatan yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam editing video dan pengambilan gambar menggunakan teknologi terkini. Melalui metode pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik, siswa diajarkan menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere untuk editing dan pengambilan gambar melalui smartphone. Hasilnya, 25 siswa yang mengikuti pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilannya, dengan sebagian besar mencapai tingkat penguasaan yang diharapkan. Sebelum pelatihan, hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata hanya 58% siswa yang memiliki pemahaman dasar tentang editing video dan pengambilan gambar. Setelah mengikuti serangkaian pelatihan yang mencakup penggunaan Adobe Premiere untuk editing dan pengambilan gambar, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan. Skor rata-rata siswa meningkat menjadi 80 dari skala 100, dengan rata-rata 90% siswa menunjukkan pemahaman yang baik tentang konsep dan praktik editing video serta pengambilan gambar. Ini menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 50% dari baseline awal dan peningkatan skor rata-rata sebesar 30 poin

    Pengenalan Penerapan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) di Bengkel Otomotif kepada Siswa-Siswi SMK Kanisius 1 Pakem

    Full text link
    Siswa-siswi SMK merupakan murid yang membutuhkan pengetahuan terapan yang dibutuhkan di dunia industri. Semakin sesuai materi di sekolah dengan pengetahuan yang dibutuhkan di industri maka semakin siap siswa tersebut memasuki dunia kerja dan semakin sedikit pelatihan yang harus diberikan oleh industri kepada siswa tersebut sebagai karyawan baru. Oleh karena itu, tim dosen IST AKPRIND perlu memberikan pelatihan penerapan 5S, yaitu: seiri (proper arrangement), seiton (orderliness), seiso (cleanliness), seiketsu (clean up), shitsuke (discipline) kepada para siswa-siswi SMK Kanisius 1 Pakem agar mereka lebih siap dalam memasuki dunia kerja. Penyampaian materi tersebut dilaksanakan melalui pelatihan yang meliputi tahap perkenalan, penyampaian materi oleh tim dosen, sesi tanya jawab, pengisian kuesioner pemahaman materi, pemberian kuis online, dan pemberian door prize bagi para pemenang. Efektivitas kegiatan ini diukur dengan kuesioner yang berisi 5 poin metode tersebut yang membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan dengan 5 skala likert. Evaluasi hasil kuesioner dilakukan dengan uji dan dengan confidence level 95%. Hasil dari uji tersebut menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan para siswa tersebut secara signifikan pada kelima poin metode tersebut. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini terlebih dengan adanya kuis online interaktif (quizizz.com) yang dapat diakses langsung dari smartphone mereka. Oleh karena itu, keberhasilan kegiatan ini diharapkan mampu menambah pengetahuan para siswa dalam bekerja yang bersih dan teratur di bengkel otomotif yang akan meningkatkan kepuasan pelanggan mereka

    Inisiasi Pembentukan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Menuju Desa Mandiri Ekonomi

    Full text link
    Desa Gunungsari merupakan desa yang berlokasi di lereng Gunung Muria. Desa Gunungsari memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil kopi. Mata pencaharian utama masyarakat Desa Gunungsari adalah sebagai petani kopi. Metode penanaman petani kopi Desa Gunungsari dengan menggunakan sistem agroforestri. Beberapa masalah yang dihadapi oleh petani kopi di antaranya adalah fluktuasi harga kopi, lemahnya akses pemasaran, keterbatasan teknologi pertanian, dan kesulitan dalam mendapatkan pupuk. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi melalui pembentukan kelompok usaha perhutanan sosial. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terbagi dalam beberapa tahap meliputi pendekatan komunitas, membangun sinergitas dengan lembaga perhutanan setempat, sosialisasi, bimbingan teknis, dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para petani Desa Gunungsari memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya pendirian kelompok usaha perhutanan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan usaha. Dengan pemahaman yang kuat tentang manfaat kelompok usaha perhutanan sosial, maka di akhir kegiatan pengabdian para petani sangat antusias untuk segera membentuk kelompok usaha perhutanan sosial yang diberi nama "Sari Lestari Sejahtera"

    Pemanfaatan Limbah Minyak Menjadi Lilin Aromaterapi Layak Jual dengan Teknologi Pemasaran Website E-Commerce dan Google Ads

    Full text link
    Pandemi, disrupsi, dan inflasi menjadi tantangan besar dalam sektor ekonomi di Indonesia saat ini. Disrupsi teknologi digital merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi. Sasaran dalam pengabdian ini adalah Desa Pucangan yang terletak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Desa Pucangan memiliki beberapa penjual UMKM dimana desa tersebut menghasilkan limbah minyak jelantah yang cukup banyak. Jika limbah tersebut tidak diolah dengan benar maka akan mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan. Di desa tersebut belum ada pengolahan limbah minyak. Disisi lain, banyak masyarakat yang terdampak Covid 19 di desa tersebut sehingga kehilangan pekerjaan yang menjadi sumber penghasilan. Dalam pengabdian ini, diusulkan sosialisasi dan pelatihan mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang layak untuk dijual. Selain itu, masyarakat dilatih menggunakan teknologi website e-commerce untuk pemasaran yang diharapkan dapat memperluas area penjualan lilin tersebut. Dalam proses penjualan mengaplikasikan periklanan menggunakan Google Ads yang terintegrasi dengan website e-commerce yang dibuat. Tujuan dari pengabdian ini adalah membentuk/memberdayakan kelompok masyarakat di Desa Pucangan agar dapat mandiri secara ekonomi

    Simulasi Pendidikan Tanggap Bencana pada Anak-Anak di Panti Asuhan Harapan Mulia

    No full text
    Kabupaten Banyumas termasuk salah satu daerah di Indonesia dengan potensi bencana yang cukup besar. Kelompok masyarakat yang paling rentan menjadi korban bencana adalah anak-anak. Sehingga diperlukan sebuah kegiatan khusus untuk memberikan pengetahuan pada anak-anak mengenai jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di Indonesia, sebab dan cirinya, serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana. Peserta pengabdian masyarakat Pendidikan Tanggap Bencana ini adalah anak-anak di Panti Asuhan Harapan Mulia Purwokerto. Pengajaran pada anak-anak membutuhkan sebuah metode yang kreatif agar anak-anak tidak bosan dalam menyerap materi sekaligus mampu menangkap isi yang disampaikan. Maka, pengabdian masyarakat ini menggunakan metode simulasi permainan untuk mengenalkan macam-macam bencana dan langkah kesiapsiagaannya. Berdasarkan hasil survei lewat kuesioner yang disebarkan kepada peserta, didapatkan hasil bahwa secara keseluruhan peserta merasa puas terhadap kegiatan pengabdian yang sudah diberikan. Hasil dari pengabdian ini adalah tertanamnya sebuah kesadaran tentang potensi bencana di Indonesia yang dapat terjadi sewaktu-waktu dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana

    Rumah Belajar "Saung Himelnah" sebagai Tempat Edukasi Gaya Hidup Tanpa Sampah (Zero Waste) di Kampung Papakserang

    No full text
    Banyaknya kasus putus sekolah pada anak usia Sekolah Dasar di Kampung Papak Serang menjadi motivasi dibentuknya rumah belajar "Saung Himelnah". Kegiatan berlangsung setiap hari Minggu berupa bermain sambil belajar beragam ilmu seperti matematika, sejarah, bahasa Indonesia, Inggris dan Jepang. Penanaman disiplin, empati, tanggung-jawab, dan karaktar positif lain diaplikasi melalui pembiasaan. Penutupan tempat pembuangan sampah di Kampung Papakserang, menyebabkan warga membuang sampah ke sungai atau membakarnya yang dapat menyebabkan polusi lingkungan. Melalui rumah belajar "Saung Himelnah" ini anak-anak diedukasi untuk memahami dampak tercemarnya lingkungan dan mencari solusi untuk masalah sampah melalui gaya hidup tanpa sampah (zerowaste lifestyle), yaitu dengan pemanfaatan sampah plastik untuk ecobrick dan sampah organik untuk pupuk kompos. Melalui edukasi dan pembiasaan pada anak-anak diharapkan akan berdampak positif pada keluarga dan lingkungan

    293

    full texts

    611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇