E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Peningkatan Kreativitas Anak dalam Pemanfaatan Sampah Bekas Guna untuk Menumbuhkan Kesadaran Pelestarian Lingkungan
Sampah anorganik tidak mudah terurai secara alami, terutama sampah plastik. Produksi sampah plastik terus meningkat setiap harinya, terutama sampah botol plastik. Kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah masih kurang. Salah satu upaya mengatasi permasalahan sampah yaitu melalui pemberian edukasi dan pendampingan kepada masyarakat khususnya anak usia sekolah mengenai daur ulang sampah plastik. Tujuan kegiatan edukasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan kreativitas anak tentang penggunaan barang bekas. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 001 Sungai Pinang, Desa Bandara, Kota Samarinda. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kreativitas siswa dalam mendaur ulang botol plastik bekas menjadi barang berguna dan berharga sehingga dapat mengurangi volume sampah plastik di lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran dan motivasi bagi siswa untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi pot tanaman
Peranan Customer Service dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai
Sebagai bentuk perwujudan atas pertumbuhan ekonomi Indonesia, diperlukan sebuah bandar udara guna untuk mempermudah segala proses kegiatan pariwisata dan perekonomian di Indonesia. Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu bandara terbesar di Bali dengan rata-rata penerbangan sebanyak 165.000 per tahun dan 20-25 juta penumpang pertahun. Namun, pada tahun 2021 saat pandemic Covid-19 mencuat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menghentikan sementara penerbangan internasional. Dengan adanya hal ini, tentu akan mempengaruhi peran customer service sebagai wajah utama bandara dalam memenuhi kepuasan konsumen melalui kualitas pelayanan yang diberikan. Tujuan laporan ini dibuat adalah untuk mengetahui bagaimana peran dan kualitas layanan customer service dalam mempengaruhi dan meningkatkan adanya kepuasan konsumen pada Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Customer service menjalankan perannya dengan melayani cases, problem dan laporan dari penumpang dengan tingkatan cases ringan, sedang hingga berat. Memberikan good customer experience dapat menunjukkan bahwa kualitas layanan customer service memuaskan
Pemanfaatan E-Commerce sebagai Upaya Peningkatan Penjualan Produk Bank Sampah
Bank sampah memiliki peran penting dalam proses daur ulang sampah. Sampah yang berubah menjadi sesuatu bernilai ekonomis dapat memberikan penghasilan bagi pengelolanya. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang digital marketing melalui marketplace Shopee di Kelurahan Langenharjo Kendal. Metode pelaksanaan menggunakan metode PAR yang mencakup tiga tahapan, meliputi persiapan, pelatihan dan evaluasi. Adapun peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang, meliputi 30 kader lingkungan Kabupaten Kendal, 10 pengelola bank sampah dan 10 perwakilan ibu-ibu PKK. Hasil pengabdian menunjukkan adanya pemahaman digital marketing sampai 100%. Namun, pada tahap praktik terdapat 23% peserta yang belum berhasil mengikuti pelatihan. Agar pelatihan ini benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan, maka dibutuhkan pendampingan dan pelatihan lanjutan oleh pengelola bank sampah setempat dan kader lingkungan Kabupaten Kendal yang paham akan marketplace Shopee. Tujuannya untuk melihat perkembangan dari produk yang sudah dijual pada akun Shopee sebelumnya
Program "Ceria (Cerdas Bermedia)": Optimalisasi Kreasi dan Inovasi Guru-Guru di SMP Negeri 6 Langsa Melalui Pelatihan Membuat Komik Digital Berbasis Budaya Aceh
Di era digital saat ini, terlebih masa pasca pandemi yang memerlukan penyesuaian dari berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Dari segi pembelajaran, peran teknologi sudah tidak dapat dipisahkan. Pembelajaran yang menarik bagi siswa, dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sehingga belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan tidak terkesan belajar karena terpaksa. Peran serta pendidik sangat berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar yang optimal. Salah satunya adalah usaha pendidik melaui pengembangan media pembelajaran yang menarik dan terintegrasi dengan nilai-nilai budaya. Alhasil peserta didik tidak hanya mendapat ilmu pengetahuan yang diharapkan tetapi juga tidak merasa asing dengan budaya sendiri nantinya. Program "Ceria (Cerdas Bermedia)" ini diajukan tim sebagai usaha optimalisasi kreasi dan inovasi guru-guru di SMP Negeri 6 Langsa melalui pelatihan membuat komik digital berbasis budaya Aceh. Adapun tujuan diselenggarakannya program pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) Menumbuhkembangkan budaya peduli dan peka bagi dosen dan mahasiswa pendidikan Matematika Universitas Samudra dalam pengembangan media pembelajaran yang menarik dan terintegrasi dengan nilai-nilai budaya lokal; (2) Memberikan pelatihan kepada guru untuk dapat mengembangkan komik digital sesuai dengan materi pelajaran yang diampu dan berbasis budaya Aceh; dan (3) Membantu guru-guru di SMPN 6 Langsa menghasilkan buku komik digital yang ber-ISBN sebagai hasil karya kreasi dan inovasi media. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan secara langsung, ceramah dan praktik. Hasil pada pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan kompetensi guru dan membuat media pembelajaran yaitu komik digital berbasis budaya Aceh. Pada akhirnya melalui program ini, diharapkan guru-guru dapat terus mengembangkan berbagai media pembelajaran lainnya secara berkelanjutan
Penerapan Ekonomi Hijau dan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan di Pedukuhan Jaranan, Tempelan Kabupaten Bantul
Sampah merupakan salah satu permasalahan kompleks diseluruh negara termasuk Indonesia yang mencakup masalah kebersihan, lingkungan dan juga sosial yang berdampak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Sistem pengolahan sampah di masyarakat umumnya masih dilakukan dengan pembuangan sampah di tempat pembuangan sampah tanpa dipilah terlebih dahulu. Pedukuhan Jaranan Tempelan merupakan salah satu pedukuhan di Banguntapan Bantul, di mana di penampungan sampah sementara terkumpul sampah sebesar 24,06 m3 per hari yang terdiri dari sampah rumah keluarga, sampah pertanian dan sampah industri kecil. Sampah tersebut sebenarnya masih mempunya nilai ekonomis dan dapat dijadikan sumber penghasilan bagi masyarakat. IST AKPRIND Yogyakarta melalui program Pengabdian kepada Masyarakat/PkM, memiliki komitmen untuk berkolaborasi dengan mitra Kelompok Peduli Sampah (KPS) Merpati membuat inovasi teknologi pengolahan sampah organik. Sampah plastik menjadi cacahan plastik melalui proses mekanisasi dan dijual secara curah dengan menerapkan pertumbuhan ekonomi hijau (Green Economy) dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut dengan mitra Kelompok Peduli Sampah (KPS) Merpati RT 05/ RW 39 Jaranan yang diketuai oleh Ibu Tri Handayani Rahayu. Program telah dilaksanakan antara lain membangun inovasi teknologi pengolahan sampah organik, pengolahan sampah plastik, budi daya lele sistem bioflok dan rumah pengolahan peduli sampah terpadu yang juga menjadi Laboratorium Lapangan Pengelolaan Sampah Pemukiman IST AKPRIND
Pendampingan Pengelolaan Kampung Pancasila Berbasis IT
Kampung pancasila adalah kelurahan yang dijadikan contoh penerapan nilai-nilai pancasila. Pengamalan nilai-nilai pancasila sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Pengabdian ini dilakukan di Kampung Pancasila Kota Semarang. Terbentuknya Kampung pancasila, pengamalan pancasila dihargai dalam masyarakat setempat sesuai dengan pancasila masyarakat desa yang majemuk. Mewujudkan kepribadian dan memiliki jati diri berdasarkan nilai-nilai Pancasila yang mengagungkan Bhinneka Tunggal Ika. Tujuan pengabdian adalah pengembangan Kampung pancasila berbasis IT. Setelah pendampingan manajemen dan pelatihan yang didukung IT, pengelolaan Kampung Pancasila mampu dapat merencanakan kegiatan Kampung Pancasila yang didukung IT
Pemberdayaan Inovasi Pupuk Organik Cair Jakaba Super untuk Mengoptimalkan Hasil Panen Bawang Merah di Desa Puhkerep, Rejoso, Nganjuk
Langkanya pupuk subsidi dari pemerintah menjadi permasalahan utama bagi petani bawang merah di Desa Puhkerep, Rejoso, Nganjuk. Kondisi ini memaksa para petani untuk membeli pupuk impor di desa lain yang harganya melebihi harga wajar hingga mencapai dua kali lipat. Maka dari itu, peneliti berinisiatif melakukan pemberdayaan pada warga dengan membuat Pupuk Organik Cair (POC) Jakaba Super sebagai alternatif pupuk bagi petani. Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk memberikan keterampilan pembuatan POC Jakaba Super guna menekan biaya pengeluaran modal petani sebagai solusi alternatif. Metode yang digunakan adalah metode PAR (Participatory Action Research) untuk menemukan suatu hal serta mengkorelasikan jalannya penelitian terhadap proses perubahan sosial. Pengambilan data menggunakan observasi dengan menggunakan beberapa teknik PAR, yaitu Kalender Musim, Daily Routine, Diagram Venn, Trend and Change, serta Transect, Pohon Masalah dan Pohon Harapan. Sasaran kegiatan ini adalah perwakilan kelompok tani di Dusun Tinampuh, Puhkerep, dan Kentingan. Pemberdayaan berbasis penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu wawancara semi-terstruktur, observasi dan teknik PAR, perencanaan pemberdayaan, implementasi pemberdayaan, monitoring, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat kemajuan pemahaman warga tentang POC Jakaba Super dan antusiasme warga untuk membuat POC tersebut untuk ke depannya
Penggunaan Picture and Picture untuk Pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Pengetahuan dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan bekal hidup sehat setiap anak. Pengenalan dan pembiasaan PHBS ini dapat berjalan dengan baik bila dikenalkan sejak dini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman PHBS melalui picture and picture untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini. Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan data observasi bahwa pembiasaan PHBS pada siswa di TK ABA 1, TK ABA 3, dan TK ABA 4 belum ideal. Kegiatan ini didesain untuk memberikan keterampilan pada guru TK untuk membiasakan PHBS pada siswa melalui picture and picture. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan alur pre-tes, penguatan pemahaman PHBS melalui picture and picture, simulasi PHBS melalui picture and picture oleh guru, pos tes, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru akan menjadikan media gambar sebagai pijakan dalam pengembangan pembelajaran dan pembiasaan PHBS. Peserta kegiatan ini berjumlah 74 orang. Respon atau evaluasi kegiatan dibedakan menjadi tiga, senang, biasa, dan kecewa. Respon guru mitra dikategorikan baik, yaitu 74% peserta senang pada kegiatan ini. Respon mereka pada materi 74% senang, modul kegiatan 85% senang, jadwal kegiatan 44% senang, metode pelaksanaan 60% senang, alat dan bahan 94% senang, dinamika kelompok 89% senang. Rencana tindak lanjut kegiatan ini adalah pendampingan penggunaan picture and picture sebagai media belajar dan bermain dalam mengenalkan dan membiasakan PHBS. Dengan demikian, kesadaran PHBS diharapkan mewujudkan anak sehat cerdas ceria
Pelatihan Penyusunan Program BK Masa Pandemi Covid-19 bagi Guru BK MTs di Kabupaten Probolinggo
Selama menjalankan tugasnya di masa pandemi COVID-19, guru bimbingan dan konseling MTs mendapatkan berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi. Berdasarkan dari hasil wawancara dengan Ketua MGBK MTs maka diperoleh data bahwa ada permasalahan utama yang dihadapi oleh guru bimbingan dan konseling yaitu kesulitan dalam menyusun program BK pada masa pandemi COVID-19. Guru bimbingan dan konseling MTs membutuhkan pelatihan penyusunan program bimbingan dan konseling masa pandemi COVID-19. Metode pelatihan penyusunan program bimbingan dan konseling masa pandemi COVID-19 meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil pelatihan. Peserta pelatihan mengisi angket kepuasan yang dapat dijadikan sebagai evaluasi dan umpan balik pelatihan pengembangan program BK masa pandemi COVID-19 bagi Guru BK MTs di Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan dari hasil evaluasi proses angket evaluasi pelatihan, maka dapat disimpulkan bahwa peserta merasa sangat puas dan mendapatkan manfaat dari kegiatan pelatihan yang diselenggarakan. Adapun hasil evaluasi hasil menunjukkan bahwa peserta pelatihan mampu menyusun program bimbingan dan konseling dengan baik dan benar
Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Anti Korupsi di Desa Watesari Sidoarjo
Tata kelola pemerintahan tidak hanya menjadi kajian yang dilematis di ranah pemerintahan pusat dan daerah, namun juga di taraf pemerintahan desa. Kebijakan pembangunan dengan memberikan dana desa di setiap desa di ilayah Republik Indonesa membuat tidak hanya desa sebagai sebuah wilayah terdampak modernisasi pembangunan, tapi juga diimbangi dengan kebutuhan sumber daya manusia termasuk aparatur desa di dalamnya untuk terus melakukan pembaruan pengetahuan serta kemampuan dalam pengelolaan dana desa tersebut. Salah pengelolaan, atau bahkan salah pengadministrasian dalam mengelola dana desa tidak hanya berdampak pada kemunduran pembangunan desa, tapi juga dianggap sebagai budgeting fraud dan termasuk dalam tindak korupsi. Pengabdian kepada masyarakat ini mencoba tidak hanya memberikan sharing knowledge terkait isu-isu tata kelola pemerintahan tapi juga memberikan pendampingan terkait pengadministrasian serta pengelolaan dana desa yang sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Hasil dari agenda ini diharapkan mampu memberikan pemahaman serta praktek pengadministrasian serta perencanaan pengelolaan dana desa agar terhindar dari upaya-upaya penyalahgunaan keuangan (korupsi)