Yogyakarta State University

library.fis.uny.ac.id
Not a member yet
    4351 research outputs found

    Identitas wong Banyumas

    No full text
    iskursus ihwal identitas tidak pernah tuntas dari pertarungan perebutan batas makna waktu dan ruang studi budaya. Identitias dalam konteks budaya menjadi demikian penting. Ia menjadi penanda seberapa besar seseorang merasa sebagai bagian dari sebuah entitas budaya atau etnis tertentu dan bagaimana identitas ini memengaruhi perasaan, persepsi dan perilakunya. Identitas budaya tidak pernah lepas dari faktor psikologis pribadi terhadap kelompoknya.Kontestasi tentang batas pemaknaan identitas ini selalu menarik, lantaran identitas bukan sesuatu yang tetap, ia selalu berubah. Konstruksi identitas dibangun melalui proses yang panjang. Batas identitas selalu memunculkan titik perbedaan, ia terus bergerak selaras dengan perkembangan peradaban. Identitas dalam konstruksi budaya selalu mengalami pergeseran, perubahan, lentur, bahkan luntur. Jika kebudayaan yang dianut sekelompok orang mulai luntur, maka luntur pula identitas anggota kelompok tersebut. Di sinilah pentingnya konservasi nilai-nilai budaya guna meneguhkan konstruksi identitas dan jati diri bangsa.Anasir budaya sebagai konstruksi jadi diri dapat digali dari khasanah teks sastra, sebab sastra tidak pernah lahir dalam situasi yang kosong budaya. Karya sastra acap kali lahir sebagai respon sastrawan terhadap situasi sosial budaya yang melingkupinya. Sastra dapat lahir sebagai resistensi terhadap dominasi, pada saat yang sama ia hadir sebagai wujud penerimaan kondisi budaya. Karya sastra secara simultan merefleksikan jati diri penulisnya sekaligus merepresentasikan identitas kultural masyarakat di sekitarnya.Buku ini berupaya mendokumentasikan identitas kultural wong Banyumas asli yang terepresetasi dalam teks sastra. Buku ini hadir sebagai rujukan budaya tentang identitas yang genuin wong Banyumas, yang saat ini telah mengalami pergeseran. Pada sisi yang lain, buku ini ditulis sebagai sebuah upaya konservasi teks kearifan lokal Banyumas

    Geografi tumbuhan dan hewan

    No full text
    Geografi sebagai ilmu yang mempelajari berbagai fenomena yang terdapat di permukaan bumi, juga banyak bersentuhan dengan hewan dan tumbuhan sebagai penghuni muka bumi. Hewan dan tumbuhan dengan segala keunikannya selalu berkaitan dengan bentang alam, karena faktor yang paling banyak terkait dengan bentuk kehidupan di muka bumi ini adalah keadaan bentang alam.Buku Geografi Hewan dan Tumbuhan ini hadir ke hadapan Anda untuk memenuhi kebutuhan bahan ajar, khususnya untuk mata kuliah Biogeografi

    Penelitian tindakan kelas

    No full text
    Penelitian tindakan kelas (PTK) pertama kali diperkenalkan oleh ahli psikologi sosial Amerika yang bernama Kurt Lewin pada tahun 1946. Inti gagasan lewin inilah yang selanjutnya dikembangkan oleh ahli-ahli lain seperti Stephen Kemmis, Robin Mc Tanggart, John Elliot, Dave Ebbutt, dan sebagainya. PTK di Indonesia baru dikenal pada akhir dekade 80-an. Oleh karenanya, sampai dewasa ini keberadaanya sebagai salah satu jenis penelitian masih sering menjadi perdebatan jika dikaitakan dengan dengan bobot keilmiaannya

    Kerajinan Tradisional

    No full text

    Pemanfaatan Permainan Tradisional Dalam Pembentukkan Karakter Anak

    No full text
    Masyarakat Indonesia yang majemuk kaya dengan permainan tradisional. Permainan tradisional ini terbagi menjadi dua golongan. Yaitu permainan untuk bermain (play) dan permainan untuk bertanding (games). Permainan untuk bermain biasanya dimainkan untuk mengisi waktu senggang atau rekreasi. Sedangkan permainan untuk bertanding mempunyai sifat terorganisasi, perlombaan, minimal dimainkan dua orang, mempunyai kriteria untuk menentukan yang menang dan yang kalah, mempunyai peraturan yang telah disepakati bersama. Ada dua kategori permainan bertanding, yaitu pertandingan keterampilan fisik dan pertandingan siasat. Karakter merupakan kualitas pribadi yang bersifat unik yang terwujud dalam sikap atau perilaku seseorang sehari-hari. Permainan tradisional adalah salah satu sarana yang dapat membentuk karakter anak. Hal ini disebabkan anak-anak sangat gemar bermain, karena bermain memang salah satu dunia mereka. Dengan permainan tradisional, anak-anak tanpa sadar telah membentuk karakter yang positif yang mungkin akan terbawa sampai tua, seperti sosialisasi, kejujuran, kerjasama, keakraban dan kreativitas. Buku ini memuat dua puluh jenis permainan tradisional dengan penjelasan nilai-nilai positif di dalamnya. Memang kemajuan teknologi telah mempengaruhi keberadaan permainan tradisional tersebut. Alangkah baiknya apabila kemajuan teknologi dipakai untuk menjaga dan mengembangkan permainan tradisional yang penuh nilai positif tersebut

    Asas negara hukum, peraturan kebijakan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik

    No full text
    Setiap orang yang belajar Ilmu Hukum (Dogmatika Hukum) sudah barang tentu pernah mendengar atau mempelajari dogma (asas) negara hukum sebab dogma negara hukum (asas negara hukum) merupakan salah satu dogma utama dalam ilmu hukum. Sebagai asas yang bersifat pokok, asas negara hukum sudah barang tentu memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pengajaran Ilmu Hukum, termasuk di Indonesia.Secara sederhana, asas negara hukum mencita-citakan supremasi hukum, yang berarti setiap orang dan penguasa harus tunduk kepada hukum. Namun, cita-cita yang tampak sederhana tersebut menjadi sangat kompleks ketika hendak diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Dalam rangka implementasi asas negara hukum dalam kehidupan nyata, seperangkat prinsip atau pokok-pokok pendirian atau asas hukum harus dideduksi dari asas negara hukum tersebut. sePrinsip-prinsip tersebut menjadi prinsip yang bersifat derivasi (turunan) asas negara hukum yang membutuhkan proses yang panjang, seiring dengan perkembangan zaman.Dalam buku ini disajikan uraian mengenai perkembangan pemahaman manusia terhadap asas negara hukum. Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa makna negara hukum tidaklah statis, tetapi dinamis. Prinsip atau pokok-pokok pendirian baru yang tidak dikenal asas negara hukum sebelumnya kemudian lahir dan berkembang sesuai dengan tuntutan kebutuhan manusia dan perkembangan zaman. Pada perkembangan terakhir, asas negara hukum melahirkan ajaran diskresi yang akhirnya melahirkan ajaran peraturan kebijakan (beleidsregel). Ajaran peraturan kebijakan melahirkan ajaran asas-asas umum pemerintahan yang baik. Karenanya, buku ini sangat dianjurkan bagi mahasiswa, dosen, dan praktisi hukum

    Politik Pemerintahan Desa di Indonesia

    No full text
    Desa sebagai organisasi pemerintahan formal dalam struktur kekuasaan politik berada pada posisi yang paling rendah. Meskipun demikian, perkembangan negara- negara modern saat ini tidak bisa dilepaskan dari tumbuh dan berkembangnya desa- desa di berbagai belahan dunia. Desa dengan huruf "D" besar merupakan entitas politik yang ribuan tahun berdialektika menjadi representasi komunitas masyarakat mandiri, yang di sisi lain juga dilihat sebagai komunitas ekonomi dan komunitas sosiologis. Desa dalam banyak hal telah memberikan pondasi bagi karakter peradaban masyarakat yang mewarisi dunia, bahkan yang paling maju sekalipun. Sebab, Desa memiliki otonomi asli yang tidak diberikan oleh negara, tetapi embedded sepanjang sejarah perkembangan desa.Di era modern dewasa ini, seiring meningkatnya kualitas hidup, peran negara semakin signifikan untuk mengatur masyarakat dalam koridor kebijakan politik. Namun signifikansi peran negara mengandung sejumlah kontradiksi, salah satunya adalah menyebabkan desa berada pada posisi yang paling lemah. Setiap kebijakan yang menyentuh pemerintahan desa selalu dilihat dalam konteks modernisasi dan perubahan kultur dalam jargon "pembangunanisme". Semua hal di desa yang dianggap kolot, lantas dilabeli dengan sebutan "kampungan". Desa kemudian tidak lagi dianggap sebagai rujukan norma dan perilaku bagi negara untuk mengatur masyarakatnya. Kepentingan-kepentingan supra-struktur, terutama pasar telah menggeser paradigma pembangunan desa menjadi penghancuran nilai-nilai lokal (local wisdom) yang seharusnya di rawat dan dilestarikan. Akibatnya, kebijakan politik pun tidak lepas dari dimensi kepentingan pasar dan ideologi negara.Melalui pendekatan historical-institutionalism, buku ini dalam kacamata politis menempatkan kajian tentang pemerintahan desa menjadi semakin menarik. Bukan saja sekedar berisi uraian kritis atas determinasi pendekatan yuridis-formal atau administratif, tetapi lebih jauh lagi, memberikan satu kajian alternatif dalam memahami persoalan-persoalan yang menyangkut desa

    Sejarah Indonesia masa kemerdekaan

    No full text
    Buku ini menguraikan secara runtut dan mendalam peristiwa seputar Proklamasi sampai jatuhnya rezim orba. Perhatian penulis tidak hanya pada peristiwa yang terjadi, melainkan juga pada pihak yang terlibat dan sebab-akibat dari peristiwa yang diuraikan dengan bahasa yang mudah dipahami

    Sejarah sosial: Konseptualisasi, model dan tantangannya

    No full text
    Buku ini merupakan kumpulan tulisan dari 7 penulis yang terkempok menjadi tiga bagian, yaitu konseptualisasi, historiografi, dan tantangan.Pada bagian konseptualisasi diuraikan pengertian, konsep sejarah sosial dan model penulisan metodologis dari sejarah sosial. Bagian historiografi memperlihatkan aspek-aspek dalam kajian sejarah sosial, antara lain gerakan sosial perkawinan dan sejarah keluarga; gaya pakaian dan kaum miskin kota. Bagian tantangan membahas tentang kegagalan historiografi Indonesia menghadirkan sejarah kehidupan sehari-hari masyarakat dari sejarah orang kebanyakan sebagai salah satu kategori dalam sejarah sosial

    0

    full texts

    4,351

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    library.fis.uny.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇