4351 research outputs found
Sort by
Pengantar Filsafat Sejarah
Hakikat pengertian sejarah sesungguhnya hanya melihat dua hal, yakni: sejarah sebagai tulisan (history as written) dan sejarah sebagai kejadian (history as actuality). Buku ini memilih tujuh pengertian filsafat sejarah yang dikembangkan oleh Harry Ritter, R. G. Colingwood, Karl R. Popper, Patrick Gardiner, Ibn. Khaldun, W.H. Wals, D. C. Mulder, dan W.J. van der Meulen yang tentu saja selalu berkaitan erat dengan sejarah sebagai suatu tulisan dan sejarah sebagai suatu kejadian.Salah satu sarana penting untuk kegiatan ilmu pengetahuan ini juga dikemas dalam bentuk buku sejarah sebagai hasil kreativitas logis, afeksi, psikomotoris sejarawan Indonesia dewasa ini. Profesor A. Daliman menjadi salah satu dari sedikit sejarawan yang menaruh minat kepada filsafat sejarah untuk mengemas, membaca, mengembangkan dan bahkan mengkritik kembali tulisan-tulisan filsafat sejarah.Buku ini menyederhanakan dan sangat dibuat minimalis pemikiran tentang filsafat sejarah dalam empat hal, yakni: pertama, Konsep-Konsep Dasar Filsafat Sejarah; kedua, Filsafat Sejarah Spekulatif; ke tiga, Filsafat Sejarah Kritis dan; empat, Filsafat Sejarah Pragmatis. Sejarawan, mahasiswa sejarah dan masyarakat umum butuh pemikiran minimalis seperti ini supaya tidak terkooptasi oleh pemikiran yang serba "wah" sekarang ini.Akhirnya, buku ini akan mendapat tempat dalam gemuruhnya produk-produk ilmu pengetahuan berupa buku sejarah di Indonesia
Ulama dan Kekuasaan : Pergumulan elite muslim dalam sejarah Indonesia / Jajat Burhanudin
Buku ini berusaha menelusuri upaya para ulama membangun peran dan legitimasi sosio-intelektual dan budaya mereka di Indonesia. Satu poin penting untuk ditekankan adalah, posisi strategis ulama ini tidak datang secara tiba-tiba. Ia merupakan hasil perjuangan panjang melewati berbagai proses perubahan sosial-politik dalam sejarah Indonesia mulai dari masa awal perkembangan Islam, kolonialisme Belanda, jaringan dengan Timur Tengah
Perbandingan administrasi negara
Dalam buku ini penyusun berusaha memberi pencerahan informasi tentang kondisi administrasi negara perbandingan tidak hanya di negara Indonesia, tetapi juga negara-negara lain di ASEAN dan di dunia
Teori sosial kritis: Kritik, penerapan dan implikasinya
Buku inimenyuguhkan teori sosial kritis dengan bahasa yang mudah cibaca dan mencakup seluruh varian teori sosial kritis terbaru, teori posmodernisme, teori kritis Mazhab Frankurt, teori-teori feminis, cultural studies, multikulturalisme dan lainny
Habibie & Ainun
Ini adalah sebuah karya yang ditenun dan dibingkai dengan perasaan cinta suci yang mendalam, tulus dan sarat nilai. Suka-duka penulisnya berdampingan selama 48 tahun dengan Bu Ainun bertumpah-ruah dengan penuh kejujuran dalam karya ini, sebuah karya yang dapat dijadikan ilham bagi para pencari resep spiritual bagi bangunan rumah tangga sakinah, sesuatu yang tidak mudah bagi kebanyakan kita, termasuk saya.-- Ahmad Syafii Maari
Hukum acara pidana Indonesia
Dalam usaha penegakan hukum pidana dikenal suatu proses yang disebut dengan hukum acara pidana yang dalam praktiknya mempunyai rentetan mekanisme tersendiri. Buku ini hadir untuk menjelaskan seluk-beluk hukum acara pidana. Didalamnya termuat penjelasan yang lengkap serta komprehensif, dan cocok digunakan sebagai pengantar bagi mahasiswa, calon praktisi hukum, maupun masyarakat umum
Pendidikan Karakter Berbasis Pendidikan Seni Budaya Di Kota Surakarta
Puji Syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga laporan penelitian ini dapat selesai tepat pada waktunya. Penelitian ini mengambil tema Pembentukan Karakter Berbasis Pendidikan Seni-Budaya.Pembentukan Karakter Berbasis Pendidikan Seni-Budaya sedang menjadi pembicaraan hangat diberbagai kalangan dan media. Merujuk tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia. Amanah UU Sisdiknas tahun 2003 itu bermaksud agar pendidikan tidak hanya membentuk insan Indonesia yang cerdas, namun juga berkepribadian atau berkarakter, sehingga nantinya akan lahir generasi bangsa yang tumbuh berkembang dengan karakter yang bernafas nilai-nilai luhur bangsa serta agama.Pendidikan dasar diharapkan mampu menjadi dasar bagi siswa atau anak dalam tumbung kembang pembentukan karakter seorang anak. Salah satunya dapat melalui pendidikan seni budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter terutama bagi siswa Sekolah Dasar (SD) oleh sebab seberapa jauh atau seberapa penting pendidikan seni budaya dapat menjadi dasar atau bagian pendidikan karakter. Penelitian ini fokus di Kota Surakarta dengan mengambil objek empat SD, diantaranya adalah SDNMangkubumen Lor No. 15, SDN Begalon II, SD Al Azhar Syifa Budi, SD Pangudi Luhur