Jurnal ProNers
Not a member yet
    328 research outputs found

    PENGARUH YOGA TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT DEPRESI PADA PECANDU NARKOBA REHABILITASI DI WISMA SIRIH RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SUNGAI BANGKONG PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Pecandu narkoba adalah individu yangmenggunakan narkoba secara berlebihan danterus-menerus tanpa mengikuti aturan ataupengawasan dari dokter, yang seringkalimenyebabkan ketagihan atau ketergantungan baiksecara fisik maupun psikologi dan menimbulkangangguan pada tubuh, pikiran, perasaan danperilaku (Sumiati et al., 2009).Jumlah pecandu narkoba yang semakinmeningkat, dapat dipandang sebagaipromblematika yang memerlukan perhatiankhusus yang disebabkan karena pemakaiannarkoba yang secara terus-menerus dapatberdampak bagi kesehatan fisik ataupun mental.Kondisi tersebut menimbulkan berbagai masalah,yaitu terganggunya fungsi otak, keracunan obat,overdosis, gejala putus zat, gangguan kesehatan,gangguan perilaku, mental dan sosial,menurunnya produktifitas kerja, bahkan yanglebih memperhatin kan adanya kasus pecandunarkoba yang melakukan tindakan kekerasan(Martono, 2008)

    EFEKTIFITAS TERAPI AKUPRESUR TERHADAP FREKUENSI ENURESIS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang: anak usia prasekolah ialah anak yang berusia 3-6 tahun. Pada periode ini seharunya anak telah melewati fase toilet training, dan apabila fase tersebut telah terlewati dan anak gagal dalam menjalankan fase tersebut maka akan terjadi gangguan tumbuh kembang yaitu enuresis. Enuresis termasuk masalah yang sering ditemukan pada anak-anak. Diperlukan penangan yang serius terhadap masalah tumbuh kembang ini, salah satunya dengan terapi komplementer Akupresur. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi akupresur terhadap frekuensi enuresis pada anak usia prasekolah di Kota Pontianak. Metodologi Penelitian: penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-ekperimental dengan rancangan One Group Pretest Postest design tanpa adanya kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 responden yang diberikan terapi Akupresur dalam satu kali perlakukan dengan durasi selama 15 menit. Analisis yang digunakan adalah menggunakan uji T berpasangan. Hasil: hasil menunjukan frekuensi rata-rata sebelum diberikan terapi akupresur 4,9 kali per minggu dan frekuensi rata-rata setelah diberikan terapi akupresur yaitu 3,7 kali per minggu, dengan nilai significancy 0,017 (p<0,05). Nilai ini menyatakan bahwa terapi akupresur efektif terhadap frekuensi enuresis pada anak usia prasekolah di Kota Pontianak Kesimpulan: terapi akupresur efektif terhadap frekuensi enuresis, adanya perbedaan frekuensi enuresis sebelum dan setelah diberikan intervensi. Kata Kunci : Terapi Akupresur, enuresis, anak, prasekola

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2014

    Get PDF
    Latar Belakang: Jumlah penderita gagal ginjal kronik di Indonesia semakin meningkat. Pasien GGK harusmenjalani terapi pengobatan untuk mengganti fungsi ginjal yang rusak. Terapi GGK yang paling banyak digunakanadalah terapi dialisis dengan metode hemodialisa. Terapi hemodialisa bagi pasien GGK harus dilakukan secararutin. Faktor penguat seseorang melakukan terapi hemodialisa antara lain dukungan keluarga dan sikap perawatsebagai salah satu petugas kesehatan di ruang hemodialisa. Kepatuhan terapi pada pasien yang menjalanihemodialisa merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, namun masih ada pasien yang tidak patuh denganberbagai alasan.  Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan sikap perawat dengan kepatuhan pasien gagal ginjalkronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD dr. Soedarso Pontianak.  Metode: Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 48 responden yang didapat denganmetode simple random sampling. Metode pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner. Hasil: Dari 48 responden hampir seluruhnya (81,3%) patuh menjalani terapi hemodialisa. Dukungan keluarga padapasien GGK yang menjalani hemodialisa hampir seluruhnya baik (85,4%). Sikap perawat terhadap pasien GGKyang menjalani hemodialisa hampir seluruhnya mendukung pasien (91,7%). Ada hubungan yang bermakna antaradukungan keluarga dengan kepatuhan pasien GGK dalam menjalani hemodialisa dengan nilai p=0,001 dan nilaiodd ratio (OR) sebesar 23,125, yang berarti dukungan keluarga mempengaruhi 23,125 kali kepatuhan pasien dalammenjalani hemodialisa. Ada hubungan yang bermakna antara sikap perawat dengan kepatuhan pasien GGK dalammenjalani hemodialisa dengan nilai p=0,017 dan nilai OR sebesar 19,000, yang berarti sikap perawatmempengaruhi 19,000 kali kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisa. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan sikap perawat dengan kepatuhanpasien GGK dalam menjalani terapi hemodialisa di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata kunci   : dukungan keluarga, sikap perawat, kepatuhan terapi hemodialisa

    DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET RENDAH GLUKOSA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KLINIK KITAMURA PONTIANAK TAHUN 2014

    Get PDF
    Latar Belakang : Dalam Mengelola Diabetes Melitus, salah satu cara adalah dengan perencanaanmakan melalui terapi diet DM, kepatuhan pasien DM dalam pengelolaannya membutuhkan waktuyang lama dan diperlukannya dukungan keluarga sebagai pendamping utama dalampenatalaksanannya sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada diabetes. Objektif : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengankepatuhan diet rendah glukosa pada pasien DM tipe 2. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian analatik dengan pendekatan cross sectional.Jumlah sampel 65 responden yang dilakukan dengan accidental sampling. Analisa penelitianmenggunakan uji alternatif Mann Whitney. Hasil : Dari analisa hunbungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien DM tipe 2deengan menggunakan Uji alternatif Mann Whitney didapatkan hasil nilai p = 0,002 dimana nilai p< 0,05. Kesimpulan : Pada penelitian ini, terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhandiet rendah glukosa pasien DM tipe 2 di Klinik Kitamura Pontianak tahun 2014. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Kepatuhan Die

    PENGARUH TERAPI MUROTTAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUANG ICCU RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan kondisi yang dihasilkan dari penumpukan plak dalam dinding arteri koroner yang memasok oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Kecemasan yang dialami olehpenderita penyakit jantung dapat menyebabkan spasme pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan infarkmiokard yang disebut dengan serangan jantung dan akan mempengaruhi penyembuhan.Tujuan: Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pasien denganPJK.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment, dengan desain pretest dan posttest.Sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan penyakit jantung koroner di ruang ICCU RSUD dr. SoedarsoPontianak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dengancara observasi dan menggunakan instrument Zung Self Rating Anxiety Scale (ZSRAS). Analisa data denganmenggunakan uji t-dependent (paired sample t test).Hasil: Hasil pengkajian sebelum diberikan terapi sebagianbesar pasien mengalami kecemasan sedang. Uji beda tingkat kecemasan pasien sebelum dan sesudah diberikanterapi murottal diperoleh nilai thitung sebesar 9,812 (p = 0,000 ≤ 0,05) sehingga H0 ditolak. Kesimpulan: Adapengaruh terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pasien dengan penyakit jantung koroner di ruang ICCURSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata kunci: Penyakit Jantung Koroner (PJK), Kecemasan, Terapi Murotta

    PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK (MOZART) TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 PONTIANAK TAHUN 2015

    Get PDF
    Latar Belakang : Menstruasi merupakan tanda bahwa remaja putri telah memasuki masa pubertas. Salah satu masalah yang sering terjadi pada saat menstruasi  yaitu nyeri haid(dismenore). Nyeri haid (dismenore) dapat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama dapat menurunkan konsentrasi belajar. Salah satu intervensi yang bisa dilakukan untuk menurunkan  nyeri haid (dismenore) adalah terapi nonfarmakologi yaitu terapi musik klasik (Mozart). Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik (Mozart) terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 1 Pontianak Tahun 2015. Metodologi Penelitian : penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre-experiment dengan jenis tipe one-group pretest posttest design terhadap 19 orang  remaja putri di SMA Negeri 1 Pontianak yang mengalami dismneore derajat sedang sampai berat. Analisa penelitian menggunakan uji T berpasangan. Hasil : Dari analisa perubahan intensitas nyeri haid sebelum dan sesudah terapi musik klasik (Mozart) didapatkan hasil p=0,000, dimana nilai p<0,05. Kesimpulan : Terapi musik klasik (Mozart) berpengaruh untuk menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA Negeri 1 Pontianak tahun 2015. Kata Kunci : Remaja, Nyeri Haid, Musik Klasik (Mozart)

    PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DALAM APLIKASI MODERN DRESSING PADA LUKA DIABETES MELITUS DI RSUD PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT

    Get PDF
    Latar Belakang luka kaki diabetes memerlukan perawatan yang komprehensif untuk mempercepatpenyembuhan luka. Salah satu mempercepat penyembuhan adalah penggunaan modern dressing yangmemberikan lingkungan lembab pada luka. Diperlukan peningkatan pengetahuan yang baik dalampenggunaan modern dressing dengan cara memberikan edukasi pada perawat. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan perawat dalam aplikasimodern dressing pada luka diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian preekperimentalone-grouppretes-posttestdesigntanpakelompokkontrol.TekniksamplingmenggunakanNonProbability Sampling dengan purposive sampling terdapat jumlah sampel 16 orang perawat.Pemberian edukasi diberikan selama 60 menit dan di ukur tingkat pengetahuan 2 minggu kemudian.Hasil penelitian ini menunjukan perhitungan nilai p-value = 0,000 < 0,05. Artinya ada peningkatanpengetahuan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasimengenai perawatan luka menggunakan modern dressing.  Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan perawat dalam aplikasimodern dressing pada luka diabetes melitus di RSUD Pemangkat Kabupaten Sambas tahun 2015.Kata Kunci : Edukasi, Pengetahuan, Modern Dressing, Diabetes Melitu

    PENGGARUH PENGGUNAN LAMPU PADA SAAT TIDUR TERHADAP KUALITAS TIDUR REMAJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang: Tidur merupakan suatu keadaan bawah sadar saat orang tersebut dapat dibangunkan denganrangsang sensorik atau rangsangan lainnya. Remaja memerlukan waktu tidur 7-8 jam per hari. Kualitas tidurremaja di penggaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah cahaya. Cahaya yang ada pada saat tidur akanmenghambat produksi hormone melantonin di dalam darah, homon melantonin sangat berperan penting dalamproses tidur dan kualitas tidur seseorang.kualitas tidur sangat penting bagi dunia kesehatan karena berpengaruhterhadap fisik dan mental seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh PengguananCahaya Lampu Pada Saat Tidur Terhadap kualitas Tidur Remaja Di madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak Tahun2015. Metode: Merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross secional dengan survey analitikpada 246 sampel. Dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan dengan nilai significancy 0,000(p<0,05). Hal ini menyatakan ada pengaruh pennguaan cahaya lampu pada saat tidur terhadap kualitas tidurremaja. Kesimpulan: Ada pengaruh pengguaan cahaya lampu terhadap kualitas tidur remaja. Dengan tidakmenggunakan lampu pada saat tidur kualitas tidur seseorang akan semangkin baik.   Kata kunci: Cahaya lampu, Kualitas Tidur, Remaja*Mahasiswa Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.**Pembimbing 1 Skripsi, Dosen Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak.***Pembimbing 2 Skripsi, Dosen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak

    HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA ANGKATAN 2010 YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK

    Get PDF
    Latar belakang : Stres berpengaruh sebagai faktor pencetus berbagai gangguan penyakit salah satunyagangguan tidur berupa insomnia. Pemicu yang umum terjadi adalah masalah sekolah seperti pengerjaanskripsi. Bagi mahasiswa skrispsi merupakan sebuah keawajiban yang harus dikerjakan untuk mendapatkangelar sarjana. Pada kenyataannya begitu banyak tekanan yang terjadi pada proses pengerjaannya. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Angkatan 2010yang sedang Mengerjakan Skripsi di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode :Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2010 yang sedang mengerjakan skripsi di FakultasKedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak yang berjumlah 125 orang dengan sampel yang diambil 97responden. Analisis yang digunakan uji Kruskal Wallis. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwahipotesis Ho ditolak, p = 0,025 (<0,05)  menunjukan bahwa ada hubungan stres dengan kejadian insomniapada mahasiswa angkatan 2010 yang sedang mengerjakan skripsi di Fakultas Kedokteran UniversitasTanjungpura Pontianak.  Kesimpulan : Semua kategori stress mengalami insomnia ringan ditunjukan denganrata-rata skor insomnia pada setiap kategori stress yaitu 8-14.Kata kunci  : stres, insomni

    Hubungan Motivasi Dalam Memilih Program Studi Keperawatan Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Keperawatan Angkatan 2014 Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak

    Get PDF
    Latar Belakang : Prestasi akademik merupakan hasil yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti suatu kegiatan pembelajaran, yang hasilnya kemudian ditandai dengan skala nilaiberupa huruf atau kata atau simbol. Prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor-faktor yangterdiri dari faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasibelajar yaitu motivasi. Motivasi merupakan dorongan mental yang menggerakkan danmengarahkan perilaku manusia, termasuk perilaku belajar.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan motivasi dalam memilih program studi keperawatan dengan prestasi belajar pada mahasiswa keperawatan angkatan 2014 di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang menggunakandesain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakanadalah simple random sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 88 orang. Hasil : Penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswa mempunyai motivasi tinggi denganprestasi belajar sangat memuaskan berjumlah 38 (43.18 %) orang. Hasil uji chi-squaredidapatkan nilai p > 0.05 (p = 0.451), maka H0 diterima..Kesimpulan : Tidak ada hubungan motivasi dalam memilih program studi  keperawatandengan prestasi belajar pada mahasiswa keperawatan angkatan 2014 Fakultas KedokteranUniversitas Tanjungpura Pontianak.   Kata kunci  : motivasi dalam memilih program studi keperawatan, prestasi      belajarDaftar pustaka  : 34 (2004-2014

    310

    full texts

    328

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal ProNers
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇