Yupa: Historical Studies Journal
Not a member yet
    168 research outputs found

    Siak Masa Revolusi tahun 1945-1949

    No full text
    Kemerdekaan Indonesia 1945-1949 adalah rangkaian peristiwa yang penuh dengan gerakan heroik demi memperjuangkan kedaulatan Republik Indonesia. Siak termasuk wilayah yang tidak luput dari gelombang revolusi tersebut. Sultan Syarif Kasim II memainkan perannya dalam revolusi tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada pembahasan: (1) proses peralihan Siak menuju Republik, (2) alasan Sultan Syarif Kasim II mendukung Republik Indonesia, (3) Kebijakan Sultan Syarif Kasim II pada masa revolusi. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang relevan dengan penelitian ini. data dikumpulkan  melalui studi pustaka, wawancara dan  dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) sultan menunjukkan sikap antikolonial selama pemerintahannya (2) Ide demokrasi, pendidikan dan rasa nasionalisme menjadi alasan utama dibalik alasan sultan untuk mendukung Republik Indonesia. (3) sultan memberikan dukungan dengan dan ikut terlibat dalam konferensi raja-raja di Sumatera Timur

    Saranjana in Historical Record: The City's Invisibility in Pulau Laut, South Kalimantan

    Get PDF
    Saranjana is a mystical city that is a myth for the people of Pulau Laut, South Kalimantan. Rumours about this mysterious city became increasingly excited because its existence, but not recorded on the map of Indonesia. Therefore it is very interesting to examine from a historical point of view. The purpose of this paper is to uncover the historical side of the occult city suggestion on Pulau Laut. This study using the method of history is a method to test and analyze the critical records and relics of the past. The historical method consists of four stages, namely heuristics (data collection), source criticism, interpretation (interpreting facts) and historiography. The results show exist of Saranjana in a place between fact and myth. In conclusion, there are two hypotheses that the Saranjana is ethnic state Dayak Samihim tribe. Then the second hypothesis, that Saranjana is (only) the dream country of Prince Purabaya in the 18th century AD

    Pembelajaran Sejarah di Abad 21 (Telaah Teoritis terhadap Model dan Materi)

    Get PDF
    Model dan materi pembelajaran merupakan dua elemen inti yang masih mengalami banyak masalah dalam praksis pembelajaran Sejarah di abad 21. Artikel ini bertujuan untuk melakukan telaah teoritis terhadap model pembelajaran dan materi ajar Sejarah dalam bingkai pendidikan abad 21. Penelitian ini dilakukan dengan matode kepustakaan. Langkah penelitian yang dilakukan adalah: 1) menyiapkan alat dan perlengkapan; 2) menyusunn bibliografi kerja; 3) mengatur waktu penelitian; 4) membaca dan membuat catatan peneltian; dan 5) menyimpulkan dan menganalisis hasil peneltian. Hasil telaah menunjukkan bahwa: 1) Untuk mengembangkan keterampilan abad 21 dalam pembelajaran Sejarah, diperlukan model pembelajaran yang dapat menghubungkan materi pembelajaran Sejarah dengan kehidupan nyata peserta didik, terutama terhadap permasalahan sosial yang sedang terjadi di masyarakat.  Selain itu, model pembelajaran dalam bingkai pendidikan abad 21 adalah model pembelajaran yang di dalamnya terdapat proses pengumpulan dan analsis data, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Beberapa model yang memiliki orientasi ke arah keterampilan tersebut antara lain Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learnin, dan Inquiry Learning; 2) Untuk mendukung keterampilan abad 21, diperlukan perubahan dari materi yang bersifat text menjadi materi ajar yang berbasis website. Dari segi isi, materi ajar berbasis masalah sosial dan berbasis nilai, menjadi penting untuk dikembangkan

    Kontekstualisasi Pandemi Covid-19 dalam Pembelajaran Sejarah

    Get PDF
    Merebaknya pandemi COVID-19 di seluruh dunia khususnya Indonesia memberikan dampak besar terhadap berbagai aktivitas manusia, tak terkecuali aktivitas pendidikan dan kegiatan pembelajaran di sekolah. Pembelajaran secara tatap muka di sekolah dihentikan sementara sejak bulan Maret 2020 hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Kejadian pandemi terbesar yang dialami umat manusia pada perempat awal abad-21 ini, tentu akan menjadi catatan sejarah baru. Peristiwa besar yang sedang terjadi ini dapat menjadi bahan pembelajaran sejarah yang kontekstual bagi pendidik dan peserta didik di sekolah menengah. Sehingga kajian ini bertujuan untuk menganalisis peluang pemanfaatan situasi pandemi COVID-19 sebagai materi pembelajaran sejarah kontekstual.  Hasil kajian mengetengahkan bahwa dalam kontekstualisasi ini perlu memperhatikan tahap penyusunan rencana pembelajaran, pengembangan materi pembelajaran, kegiatan belajar berbasis portofolio, dan penilaian otentik. Kontekstualisasi pandemi COVID-19 dalam pembelajaran sejarah ini dapat melatih kemampuan berpikir historis peserta didik, mencari-temukan signifikansi historis, dan menumbuhkan empati historis. Selain itu kontekstualisasi ini adalah sebagai bentuk implementasi pembelajaran  sejarah yang adaptif dan responsif terhadap situasi, berorientasi pada nilai, dan melatih kreativitas pemanfaatan berbagai sumber dan media pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik

    Tionghoa (Muslim) di Makassar: Studi Atas Pembaurannya dalam Bidang Budaya dan Ekonomi Pada Masa Orde Baru

    Get PDF
    Orang Tionghoa yang datang di Makassar berasal dari berbagai suku bangsa dan mempunyai latar belakang kebudayaan yang berbeda. Etnis Tionghoa Muslim di Makassar pada masa Orde baru telah melakukan pembauran dengan masyarakat setempat sebagai usaha dan kelanjutan dari kebijakan pemerintah untuk melakukan asimilasi total. Namun usaha tersebut sampai sekarang belum membuahkan hasil yang dapat dijadikan pijakan bagi semua pihak atas masalah ini. Harus diakui bahwa usaha pembauran selama ini masih ada sikap tidak senang dan diskriminatif terhadap etnis Tionghoa di Indonesia. Meski demikian, masyarakat keturunan Tionghoa justru sangat unggul dalam bidang perekonomian, sehingga seringkali mereka menjadi sasaran kecemburuan sosial. Masyarakat Tionghoa Makassar telah berbaur dan membangun interaksi dengan masyarakat Bugis-Makassar. Bahkan sebagian Tionghoa Peranakan telah menganggap dirinya sebagai orang pribumi, walaupun identitas mereka tidak serta mereka lupakan begitu saja. &nbsp

    Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan minimnya model pembelajaran yang diterapkan oleh guru di sekolah menengah pertama. Hasil observasi diketahui bahwa pembelajaran yang dilakukan guru pada mata pelajaran IPS terkesan biasa saja dan membosankan. Oleh karena hal tersebut, maka pembelajaran menjadi kurang menarik siswa. Tentu imbasnya hasil belajar siswa menjadi menurun dan membutuhkan pembaharuan bagi model pembelajaran yang diberikan guru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan model pembelajaran Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitiannya eksperimen semu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VIII. 1 dengan jumlah siswa sebanyak 26 orang yang dijadikan sampel untuk model pembelajaran Jigsaw. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa bahwa thitung (2,270) > ttabel (1,706). Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Selain itu, model pembelajaran Jigsaw dinilai sangat efektif diterapkan dalam pembelajaran IPS di sekolah. Peningkatan yang signifikan memberikan dampak positif bagi pembelajaran. Guru dapat mengkreasikan model pembelajaran Jigsaw dengan media pembelajaran atau model pembelajaran lainnya. Simpulan dari penelitian ini bahwa model pembelajaran Jigsaw sangat efektif diterapkan di sekolah menengah pertama. Pembelajaran IPS menjadi contoh penerapan model Jigsaw yang paling efektif dan menarik siswa

    The Existence of First Indigenous Scouting Javaansche Padvinders Organisatie in Mangkunegaran

    Get PDF
    Scouting progress occurs when the national movement of Indonesia is progressive. Scouting is used as a forum to improve the noble character, skills, personality, and sense of nationality among Indonesian youth. Besides, scouting is a medium to strengthen a national awareness of Indonesian youth. The first indigenous scouting was Javaansche Padvinders Organisatie or abbreviated as JPO. This organization was founded by Mangkunegoro VII. The establishment of the JPO was followed by the establishment of other indigenous scouting organizations. This study aims to determine the background, development, and role of the first indigenous scouting of Javaansche Padvinders Organisatie (JPO) in Mangkunegaran

    Pergolakan Politik Kasultanan Demak dan Ambisi Arya Penangsang sebagai Sultan Demak ke-4 Tahun 1546-1549

    Get PDF
    Melalui metode sejarah, artikel ini membahas tentang pergolakan politik yang terjadi di Kasultanan Demak dan ambisi Arya Penangsang sebagai Sultan Demak ke-4 sejak tahun 1546-1549. Pergolakan politik tersebut timbul pasca wafatnya Sultan Trenggono sebagai Sultan Demak ke-3 1546 dan mengangkat anaknya yaitu Sunan Prawoto sebagai Sultan Demak ke-4. Pengangkatan tersebut menimbulkan kekecewaan yang mendalam terhadap Arya Penangsang karena menilai dirinyalah yang berhak menjabat sebagai Sultan Demak ke-4. Sebelum Sultan Trenggono diangkat menjadi Sultan Demak ke-3, terjadi sebuah peristiwa pembunuhan Pangeran Sekar Seda Lepen, yang tidak lain adalah ayah dari Arya penangsang hal tersebut menjadi dasar kekecewaan sekaligus pangkal dari permasalahan pergolakan politik di Kasultanan Demak. Pergolakan politik di Kasultanan Demak tidak berhenti sampai disitu, munculnya sosok baru dari menantu Sultan Trenggono yang digadang-gadang mampun mengemban tugas sebagai Sultan yang dijagokan oleh Sunan Kalijaga, menambah rumit pergolakan politik di Kasutanan Demak dan ambisi Arya Penangsang dalam usahanya menuntut balas atas kematian ayahnya serta merebut kembali tahta Sultan Demak kembali kepada dirinya

    Model Pembelajaran IPS Terintegrasi Nilai-Nilai Catur Guru sebagai Civic Intelligence di Bali

    Get PDF
    Materi lokal yang relevan dengan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran dan tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia telah mengatur dengan membuat regulasi Undang-undang Nomor 32 Tahun 2013 mengenai potensi muatan lokal dalam pembelajaran. SMP PGRI 1 Denpasar Provinsi Bali telah menindaklanjuti dengan mengembangkan pembelajaran IPS terintegrasi nilai-nilai Catur Guru sebagai kecerdasan warganegara. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2019 hingga Februari 2020 dengan mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya daya dukung dan intersection nilai-nilai Catur Guru, IPS, pendidikan nasional serta juga Civic Intelligence menjadi kunci keberhasilan model pembelajaran IPS terintegrasi nilai-nilai Catur Guru. Hal ini dikarenakan nilai-nilai Catur Guru sangat relevan dan dekat dengan lingkungan peserta didik. Dukungan dari pemerintah, satuan pendidikan serta daya inovatif-kreativitas guru IPS memegang peranan penting untuk mencapai ini semu

    Kajian Etimologis Kerajaan (Kutai) Martapura di Muara Kaman, Kalimantan Timur

    Get PDF
    Kerajaan pertama di Nusantara yang berpusat di Muara Kaman, Kalimantan Timur dikenal publik dengan nama Kerajaan Kutai. Tetapi, dari tujuh prasasti yupa yang dibuat pada abad V Masehi, tidak ada satu pun yang menyebutkan nama atau kata Kutai. Penelitian ini bertujuan mengungkap nama yang sebenarnya dari imperium dinasti yang didirikan Aswawarman putra Kundungga. Metode penelitian sejarah ditempuh dari tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi, hingga historiografi. Sumber utama penelitian adalah kitab Salasilah Kutai beraksara Arab Melayu yang selesai ditulis tahun 1849. Hasil penelitian menunjukkan, nama yang sebenarnya dari kerajaan dinasti Mulawarman yang runtuh pada tahun 1635 ini adalah Martapura, tanpa didahului kata Kutai

    152

    full texts

    168

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yupa: Historical Studies Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇