PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    146 research outputs found

    PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERUPA KIT PERCOBAAN PEGAS BAGI SISWA TUNANETRA KELAS XI SEMESTER 1

    Get PDF
    Makalah ini bertujuan untuk (1) Menjelaskan pembuatan kit percobaan pegas bagi siswa tunanetra yang memenuhi kriteria baik. (2) Menjelaskan hasil uji coba terbatas kit percobaan pegas terhadap siswa tunanetra.Prosedur penelitian didalam pembuatan kit percobaan pegas ini melalui beberapa tahap, yaitu: analisis kebutuhan siswa tunanetra dengan memberikan angket kepada guru dan siswa tunanetra, tahap perencanaan dilakukan pembuatan rancangan kit percohaan pegas, tahap pembuatan dilakukan pemilihan alat dan bahan yang tepat untuk pembuatan kit percobaan pegas dan pembuatan rancangan yang sesuai untuk siswa tunanetra, selanjutnya tahap validasi. Validasi dilakukan oleh dosen Pendidikan Luar Biasa Universitas Sebelas Maret dan Guru SMA Muhammadiyah 5 Karanganyar sebagai ahli media dan dosen Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret sebagai ahli materi. Uji coba terbatas siswa tunanetra dilakukan kepada siswa tunanetra SMA Muhammadiyah 5 Karanganyar.Kit percobaan pegas bagi siswa tunanetra terdiri dari penggaris Braille, beban Braille, statif dan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang ditulis menggunakan huruf Braille. Pembuatan penggaris menggunakan alumunium yang memiliki ketebalan 0,18 mm dan penulisan angka skala penggunakan stilus (paku khusus untuk menulis pada papan pencetak huruf Braille) dan reglet (papan yang terdiri dari lubang-lubang yang digunakan untuk menulis huruf Braille) selanjutnya penggaris Braille ditempelkan pada statif yang terbuat dari kayu dan ditambah dengan penggaris awas (biasa) yang ditempel pada sisi lain sehingga dapat digunakan untuk siswa normal. Penggaris Braille yang dibuat pada kit percobaan pegas bagi siswa tunanetra memiliki ketelitian 0,25 cm. Beban Braille dibuat menggunakan botol bekas air zam-zam yang diisi dengan bijih besi dan diberi indikator huruf Braille sebagai penunjuk massa beban. Massa beban yang digunakan dalam kit percobaan pegas ini terdiri dari massa 40 gram dan 50 gram. Kit percobaan pegas bagi siswa tunanetra sudah dibuat memenuhi kriteria baik berdasarkan hasil validasi dari ahli media dan ahli materi. Hasil uji coba terbatas pada siswa tunanetra SMA Muhammadiyah 5 Karanganyar diperoleh konstanta pegas sebesar 6,53 N/m. Respon yang diberikan siswa tunanetra terhadap kit percobaan pegas baik,dilihat selama proses praktikum berlangsung.  Kata kunci: tunanetra, Braille, reglet dan stilus, konstanta pega

    PENERAPAN MODEL STAD MENGGUNAKAN HIPERMEDIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI FLUIDA STATIK KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 1 KLATEN SEMESTER 2 TAHUN 2010/2011

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk 1.mendeskripsikan aktifitas belajar dengan model STAD menggunakan hipermedia pada peserta didik   kelas XI IPA 3 semester 2 tahun pelajaran 2010/2011,2. mengetahui peningkatan hasil belajar fisika materi fluida statik setelah diberikan pembelajaran dengan model STAD menggunakan  hipermedia pada peserta didik kelas XI IPA 3 semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Klaten yang terletak di Jl Merbabu no 13 Klaten pada bulan Maret – Mei 2011. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Klaten semester 2 tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 30 siswa. Prosedur kerja dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus, tiap siklusnya terdiri dari empat  tahap yaitu  perencanaan, pelaksanaan  tindakan, pemantauan, refleksi dan analisis. Teknik analisis proses tindakan dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan data observasi. Dan analisis hasil tindakan dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan rumus gain ternormalisasi dengan nilai awal merupakan nilai kemampuan awalpra siklus pada konsep gaya, tekanan dan massa jenis,dan nilai akhir merupakan nilai pada materi fluida statik pada siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian ini menyatakan1. pada proses pembelajaran  aktifitas belajar peserta didik yang memperhatikan dan mendengarkan penjelasan guru (93,33%), mengerjakan lembar kerja siswa (96,66%), berdiskusi/bertanya antara peserta didik dengan guru (86,66%), berdiskusi antar peserta didik ( 83,33%), memperhatikan penjelasan  teman (90,00%), menulis hal-hal yang relevan dengan pembelajaran (90,00%), terampil dalam menggunakan alat-alat laboratorium (80,00%) dan berperilaku yang tidak relevan dengan kegiatan pembelajaran (16,66%).2. pada siklus 1 diperoleh gain sebesar 0,68 dan  pada siklus 2 meningkat menjadi  0,77 sehingga terdapat peningkatan hasil belajar materi fluida statik setelah diberikan pembelajaran dengan model STAD menggunakan hipermedia pada peserta didik kelas XI IPA 3 semester 2 tahun pelajaran2010/2011. Kata kunci: aktifitas belajar, hasil belajar , hipermedia, STAD

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERUPA MAJALAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SMP PADA MATERI CAHAYA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran Fisika berupa Majalah yang baik untuk SMP pokok bahasan Cahaya ditinjau dari minat baca siswa SMP.Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang menggunakan metode research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif yang menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran. Data diperoleh melalui wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran berupa Majalah Fisika yang telah dikembangkan, disimpulkan dalam kriteria baik. Dari hasil rata-rata uji coba minat baca siswa terhadap Majalah Fisika yang dikembangkan baik dari uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar didapat hasil minat baca siswa senilai 72,9%. Hasil ini mengalami peningkatan sebesar 9,3% dari minat baca awal siswa. Sedangkan hasil rata-rata evaluasi terhadap kelayakan media  oleh evaluator ahli media dan ahli materi didapat kesimpulan media dalam kriteria baik dengan presentase sebesar 80,2%. Dapat simpulkan media pembelajaran berupa Majalah Fisika ini dalam kategori media baik  ditinjau dari minat baca siswa.Kata kunci : Media Pembelajaran, Majalah, Minat Baca, Metode Pengembanga

    ANALISIS BUKU AJAR FISIKA SMA KELAS XI SEMESTER I PADA TINJAUAN KESALAHAN KONSEPNYA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui letak kesalahan konsep pada materi pokok Energi, Usaha dan Daya dalam buku teks Fisika berikut ini: (a) Setya Nurachmandani. 2009. FISIKA 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. (b) Koesmanto. 2006. KONSEP FISIKA Untuk SMA/MA Kelas XI. Surakarta: Mefi Caraka. (c) Karya Mikrajuddin Abdullah. 2006. FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I. Jakarta: esis. (2) Mengetahui dari ketiga buku di atas, buku manakah yang paling baik digunakan oleh siswa dan guru jika dilihat dari kebenaran konsepnya dalam materi pokok Usaha, Energi dan Daya.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek peneliutian ini adalah tiga buah buku ajar Fisika SMA kelas XI semester 1, yaitu: (a) Setya Nurachmandani. 2009. FISIKA 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. (b) Koesmanto. 2006. KONSEP FISIKA Untuk SMA/MA Kelas XI. Surakarta: Mefi Caraka. (c) Mikrajuddin Abdullah. 2006. FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I. Jakarta: esis. Objek penelitian ini adalah konsep-konsep Fisika di dalam ketiga buku di atas, yang meliputi istilah, pengertian, penjelasan konsep, perumusan, simbol, satuan, besaran, diagram dan gambar. Teknik pengumpulan data adalah dengan kajian dokumen dan wawancara. Validitas data menggunakan teknik ketekunan atau keajegan pengamatan, triangulasi sumber data, uraian rinci, review informan kunci dan auditing. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan metode interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing buku teks Fisika SMA kelas XI semester 1 mengandung kesalahan konsep. Jumlah kesalahan konsep yang terdapat pada ketiga buku teks Fisika SMA kelas XI semester 1 ialah: (a) buku karya Setya Nurachmandani: 9, (b) buku karya Koesmanto: 8, (c) buku karya Mikrajuddin Abdullah: 2.Dengan melihat jumlah kesalahan konsep yang terdapat di dalam masing-masing buku teks Fisika di atas, maka dapat disimpulkan bahwa buku teks Fisika berjudul FISIKA SMA dan MA Kelas XI Semester I karya Mikrajuddin Abdullah adalah buku teks yang paling baik kualitasnya di antara tiga buku teks Fisika yang diteliti. Kata kunci: Analisis isi, buku teks, kesalahan konse

    PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS SETS DENGAN TEMA “PELESTARIAN LINGKUNGAN” (DALAM TINJAUAN VALIDITAS ISI)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul IPA Terpadu berbasis SETS dengan Tema “Pelestarian Lingkungan” (dalam tinjauan Validitas Isi). Modul ini diharapkan dapat membantu guru-guru di SMP untuk menyelenggarakan pembelajaran IPA Terpadu yang Tematik dengan Model Jaring Laba-laba.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menggunakan model penelitian pengembangan yang mengacu pada prosedur pengembangan dari Borg & Gall dengan tahapan sebagai berikut: (1) Kajian pustaka melalui penelitian pendahuluan; (2) Perencanaan; (3) Penyusunan draft awal; (4) Uji lapangan awal dengan melakukan validasi isi pada sejumlah ahli materi; (5) Revisi draft awal berdasarkan masukan dari para ahli; (6) Uji coba lapangan utama dengan validasi isi terhadap sejumlah dosen sejawat dan guru IPA SMP; (7) Revisi draft berdasarkan masukan peer reviewer (teman sejawat/dosen di Prodi Pendidikan Fisika JPMIPA FKIP UNS) dan para reviewer (guru IPA SMP di wilayah Surakarta). Dalam tinjauan Validitas isi, data diperoleh melalui kajian pustaka, kajian dokumen, FGD (Forum Group Discussion), dan wawancara. Data yang valid diperoleh berdasarkan proses iterasi dengan teknik triangulasi sumber data. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis kualitatif model interaktif dari Miles dan Hubertman, yang melaksanakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan secara bersamaan selama dan setelah proses pengumpulan data.Produk dari penelitian ini yaitu Modul IPA Terpadu yang berbasis SETS dengan Tema “Pelestarian Lingkungan” yang terdiri dari sub-sub tema materi antara lain: (1) Pemanfaatan Sumber Energi Alternatif yang Ramah Lingkungan; (2) Pengelolaan Ekosistem Air Tawar yang Bebas Polusi; (3) Mintigasi Bencana Hujan Asam  untuk Mengatasi Polusi Udara; (4) Pengelolaan Sampah untuk Mengatasi Pencemaran Tanah. Setiap sub-sub materi di atas dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar  berbasis KTSP yang sesuai Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan.Kata Kunci: Bahan Ajar, IPA Terpadu, Berbasis SET

    STUDI EKSPLORASI CARA MENDIDIK ANAK BERKARAKTER

    Get PDF
    Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.Konfigurasi karakter dalam proses psikologis dan sosial-kultural tersebut dikelompokan dalam: Olah Hati (Spiritual and emotional development), Olah Pikir (intellectual development), Olah Raga dan Kinestetik  (Physical and kinestetic development), Olah Rasa Karsa (Affective and Creativity development). Cara Mendidik Anak Berkarakter, pada gambar 1 ada tiga masalah yang harus diolah ketika pendidik menghadapi manusia, ialah : memberi isi kepala (head) berkaitan dengan otak (kognitip), memberi isi hati berkaitan dengan nilai agama (moral) dan memberi keterampilan tangan (psikomotorik). Sehingga ketiganya membentuk sikap berbasis aqidah yang benar yang menumbuhkan akhlaq mulia, bermotivasi untuk mandiri dan berprestasi.Khusus untuk sekolah yang berbasis agama Islam ada 5 konsep yang dapat diterapkan dalam mengelola sekolah, sebagai berikut :Menanamkanaqidah yang benarbertaqwa hanya kepada Alloh.Membentukakhlak mulia mengacu pada panutan  Nabi Muhammad saw.Meningkatkan motivasi belajarmendorong  semangat belajar.Menumbuhkan kemandirianMelatih belajar mandiri.Menghasilkanprestasi tertinggiNilai UAN  tinggi masukrangking. Kata Kunci : Karakter nilai-nilai perilaku Manusi

    ANALISIS REPRESENTASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN FISIKA

    Get PDF
    Dalam mengungkapkan konsep Fisika yang dipahami oleh mahasiswa dapat dilakukan dengan soal tes berbagai representasi. Bagi mahasiswa yang paham suatu konsep tidak akan mendapat kesuliatan untuk menyatakan pemahamannya dalam bermacam bentuk representasi. Dalam paper ini telah dilakukan evaluasi terhadap pemahaman mahasiswa dengan format berbagai representasi.  Fokus yang dilakukan adalah mahasiswa diminta menyelesaikan masalah soal test dengan empat bentuk representasi yaitu verbal, matematik, gambar dan grafik untuk materi pemantulan sempurna. Dari hasil jawaban dapat diketahui secara komprehensip terhadap konsep yang dipahami. Selain itu dapat diketahui pada representasi yang manakah mahasiswa mengalami kesulitan.  Ada beberapa mahasiswa yang dapat menjawab dengan benar pada salah satu representasi, namun salah dalam menjawab representasi yang lainnya dan sebaliknya.Kata kunci : Representasi, Kemampuan Fisik

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR FISIKA SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar fisika siswa Kelas VII-D MTs Negeri Sumberlawang Tahun Pelajaran 2010/2011 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT).Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap persiapan kemudian dilanjutkan pelaksanaan, pengamatan, dan  refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII-D MTs Negeri Sumberlawang tahun pelajaran 2010/2011. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif.Dari hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-D MTs Negeri Sumberlawang Tahun Pelajaran 2010/2011 dalam proses pembelajaran fisika. Hal ini terlihat dari hasil pra siklus, siklus I, dan siklus II terjadi peningkatan aktivitas belajar secara signifikan pada tiap indikator aktivitas belajar yang ditentukan. Sedangkan, persentase siswa yang mempunyai nilai aktivitas belajar lebih dari atau sama dengan 60 meningkat dari 65,63% pada siklus I menjadi  87,5% pada siklus II, sehingga memenuhi target yang diharapkan yaitu 75% siswa mempunyai nilai aktivitas belajar lebih dari atau sama dengan 60. Kata Kunci :    Pembelajaran Kooperatif, Numbered Heads Together, Aktivitas Belajar

    UJI EFEKTIVITAS KOLOM FRAKSINASI DAN PEMVAKUMAN PADA PROTOTYPE TEKNOLOGI DESTILASI BIOETANOL TERHADAP PENINGKATAN KADAR ETANOL

    Get PDF
    Bioetanol merupakan sumber energi alternatif terbarukan hasil fermentasi zat pati yang ramah lingkungan. Telah dilakukan penelitian untuk merancang bangun alat destilasi fraksinasi vakum skala rumah tangga untuk meningkatkan kadar bioetanol serta menguji efektivitas jumlah kolom terhadap peningkatan kadar etanol dan pengaruh vakumisasi terhadap efisiensi energi. Penelitian ini dilakukan dengan alat destilasi fraksinasi vakum 0,4 bar dan menggunakan dehidrator 100 gram zeolit alam. Dehidrasi dilakukan dengan melewatkan uap hasil evaporasi pada adsorben zeolit alam. Destilasi dilakukan dengan variasi jumlah kolom.Variabel penelitian meliputi tekanan, jumlah kolom, kadar etanol, volume destilat, dan penampung destilasi. Setiap pengambilan data, 1 liter bioetanol didestilasi selama 2 jam dengan mengontrol suhu kolom pada 31,2 oC.Hasil penelitian ini adalah alat destilasi vakum berkapasitas 5 liter bioetanol, kolom fraksinasi setinggi 190 cm dari pipa stainless steel, pipa adsorben zeolit kapasitas 500 gram, kondensor dengan sistem cooler, penampung destilat berbahan pyrex kapasitas 300 mL, dan pompa vakum modifikasi pompa air. Destilasi paling efektif menggunakan 5 kolom fraksinasi dengan kadar 95%, debit 65 mL/jam. Vakumisasi memberikan keunggulan pada proses destilasi yaitu konsumsi energi (kalor) yang kecil karena dapat dilakukan pada suhu yang rendah. Kata kunci :  bioetanol, destilasi fraksinasi, vakum, azeotrop, kadar etanol

    PENGEMBANGAN CERPEN IPA TERPADU SEBAGAI SUMBER BELAJAR MANDIRI UNTUK MENANAMKAN KARAKTER SISWA SMP/MTs KELAS VIII SEMESTER 2

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan Cerpen IPA Terpadu sebagai sumber Belajar Mandiri untuk Menanamkan Karakter Siswa SMP/MTs Kelas VIII Semester 2; (2) mengetahui kualitas cerpen menurut ahli media, materi, karakter, sastra indonesia dan guru IPA SMP/MTs; (3) serta mengetahui respon siswa terhadap cerpen IPA Terpadu yang dikembangkan.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development(R&D) model prosedural, yakni model yang bersifat deskriptif, menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Prosedur pengembangan mengikuti prosedur Borgdan Gall yang dapat dilakukan  dengan lebih sederhana dengan melibatkan 5 langkah utama yaitu: 1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan;2) mengembangkanprodukawal;3) validasi ahli dan revisi;4) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk; 5) uji coba lapangan skala besar dan produk akhir.Hasil penelitian ini: (1) berupa cerpen IPA Terpadu Sebagai Sumber Belajar Mandiri Untuk Menanamkan Karakter Siswa SMP/MTs Kelas VIII Semester 2; (2) kualitas cerpen berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, ahli karakter, ahli sastra indonesia dan guru SMP/MTs adalah sangat baik(SB) dengan persentase keidealan masing-masing ahli media 86,59%, ahli materi 76,49%, ahli karakter 77,38%, ahli sastra Indonesia 85,75%, dan guru SMP/MTs 74,45%. Sedangkan respon siswa terhadap cerpen IPA Terpadu sebagai sumber belajar mandiri untuk menanamkan karakter siswa SMP/MTs kelas VIII semester 2 pada uji coba lapangan skala kecil dan uji coba lapangan skala besar adalah sangat setuju(SS) dengan persentase keidealan77,75% dan 80,17%.Kata kunci:Cerpen, IPA Terpadu, Karakte

    146

    full texts

    146

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇